Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Biografi Nabi Muhammad Saw

Wow, Menakjubkan! Kebenaran Nabi SAW Dibuktikan Oleh Google Earth

Google Earth Membuktikan Kebenaran Bahwa Nabi Muhammad Saw Menegetahui Sebagian Perkara Gaib

Google Earth – Ada sementara golongan (penganut  Wahabi) yang  meremehkan Nabi Saw dengan perkataan mereka yang senantiasa diucapkan: “Nabi saja tidak tahu perkara  gaib, apalagi bukan Nabi, hanya Allah yang tahu perkara gaib.” Lalu mereka membaca ayat AlQur’an (QS. 6:50 atau 6:59)  yang tidak ada kaitan dengan fakta bahwa Nabi Saw tidak tahu perkara Gaib. Inilah kebohongan mereka. Padahal sesungguhnya Nabi Saw sangat mengetahui sebagian perkara gaib. Misalnya tentang adanya siksa kubur, tentang sorga dan neraka, tentang kejadian-kejadian di masa depan, baik yang akan terjadi menjelang kiamat atau setelahnya yaitu alam akhirat.

Bahkan beliau pernah mengatakan akan munculnya fitnah kaum tanduk setan dari Najd (kaum Wahabi). Apakah semuanya itu bukan perkara gaib yang misterius tapi sudah diketahui oleh Nabi Saw?  Beliau Juga tahu tentang peristiwa masa lalu sebelum beliau lahir, misalnya tentang kisah para Nabi dan Rasul sebelum Nabi Muhammad Saw.

BACA JUGA:  Mufti Agung Mesir: Bergembira dengan Maulid Nabi Berpahala Besar

google earth membuktikan kebenaran Nabi Muhammad Saw - Wow, Menakjubkan! Kebenaran Nabi SAW Dibuktikan Oleh Google Earth

Nah, yang ingin kami ketengahkan di sini adalah tentang keakuratan Nabi Muhammad Saw dalam menentukan arah kiblat sebuah masjid. Ketahuilah bahwa ini juga perkara gaib yang misterius. Sebab Nabi Saw sendiri ketika itu belum pernah berkunjung ke wilayah di mana masjid tersebut dibangun. Padahal jarak antara masjid itu dengan Ka’bah terbentang jarak sedemikian jauh hingga ratusan km.  Sedangkan untuk menentukan arah kiblat dengan tepat dan akurat paling tidak dibutuhkan alat canggih. Anda tahu waktu itu belum ada tool secanggih Google Earth.

BACA JUGA:  Menyebut Rasulullah Saw dengan Sebutan Sayyidina

Dalam hadits riwayat Attabarani, Rasulullah Saw memberi perintah kepada seorang sahabat supaya membangun sebuah masjid di taman bernama Bathan di daerah San’a yang terletak di negeri Yaman. Baginda Nabi Saw memeberi petunjuk dan arahan  supaya qiblat masjid itu menghadap ke puncak gunung Deyn yang terletak sekitar 30 km dari San’aa.

Hal yang amat sangat mengagumkan adalah setelah 14 abad kemudian, Google Earth membuktikan kebenaran Nabi Muhammad Saw. Melalui rakaman satelit, dapat dilihat dengan jelas bagaimana qiblat masjid ini yang di perintahkan oleh Nabi Saw menghadap ke puncak gunung Deyn. Apabila dari masjid itu ditarik garis lurus dilanjutkan menuju kota  Makkah, maka garis lurus itu langsung mengarah ke tengah Ka’bah di Baitullah Al Haram.

BACA JUGA:  Muslim Radikal Taliban Serang Masjid Imamia Saat Shalat Jumat

Tiada manusia yang dapat mengetahui perkara ini tanpa bantuan alat-alat  canggih. Tapi Rasulullah Saw telah mampu menunjukkan mu’jizat Allah Swt sebagai bukti Kenabian dan Kerasulan beliau.  Sungguh benarlah apa-apa yang diperbuat oleh Nabi Muhammad Saw.

Mari kita saksikan bersama rekaman dalam video di bawah ini. Semoga bisa menambah keyakian kita akan kebenaran Nabi Muhammad Saw. Bahwa beliau tahu sebagian tentang perkara gaib, dan ini justru sebagai bukti benarnya beliau sebagai Rasul Allah Swt. Dan Google Earth telah membuktikan keakuratan Nabi muhammad saw dalam Mengetahui perkara gaib yang ada di negeri jauh yang belum pernah dikunjunginya. SUBHAANALLAH!

 

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

118 thoughts on “Wow, Menakjubkan! Kebenaran Nabi SAW Dibuktikan Oleh Google Earth”

  1. Subhanallah memang Wahabi/Salafi sering bikin sensasi tidak bermutu bahkan cenderung melecehkan Rosulallah SAW dengan perkataan ” “Nabi saja tidak tahu perkara gaib, apalagi bukan Nabi, hanya Allah yang tahu perkara gaib.”

    perkataan ini benar namun jika digunakan bukan pada tempatnya akan mengakibatkan pemahaman yang salah sebagaimana biasa digunakan oleh sekte Wahabi / Salafi.

    benar dalam arti bahwa pada hakekatnya tidak ada yang tahu perkara Ghaib kecuali Allah semata, namun juga tidak ada Nash yang menunjukkan bahwa Allah tidak akan memberitahu Hal Ghaib kepada manusia wabil Khusus para Nabi dan Rosul bahkan para Waliyullah pun Allah beritahu perkara Ghaib.

    jadi pernyataan ” Nabi saja tidak tahu perkara gaib, apalagi bukan Nabi, hanya Allah yang tahu perkara gaib.” dapat menjerumuskan pelakunya kepada pelecehan dan pengingkaran atas Mu`jizat para Nabi dan Rosul dan Karomah para Wali.

    1. he…he…mas Syahid aku jd ingat pernah ada yg ngomong spt itu ” Nabi saja tidak tahu perkara ghaib …bla…bla….bla… sampai keluar dalil n hadist buat pembenaran …..aku cuma tanya ” Nabi Isra mi’raj Ghoib bukan ? malaikat Jibril ghoib bukan ? kamu percaya ngga ? …he…he…. biasa ngga jawab ngloyoor ….

  2. 2 orang ini emang bencinya luar biasa trhdp jamaah yg ingin menegakkan sunnah,kayanya tdk puas kalo tdk ada kata2 wahabi,aneh…asal tdk sejalan dngnya wahabi,tdk tahlilan ,wahabi tdk dzikir jamaah wahabi,tdk tawasul wahabi.bukan kah ahmadiyah,syiah yg sesat jg tdk melakukan amalan itu,kenapa tdk sekalian di sebut wahabi,

    1. @ Nasiuduk
      baguslah kepada jamaah yg ingin menegakkan sunnah Rosul itu memang anjuran Nabi untuk mengikuti sunnahnya, tapi kalo ada orang yg tak sefaham dgn anda jangan gampang menuduh sirik, musrik, bidah dll padahal apa yg dituduhkan itu tidak benar dan ada dalilnya apa yg dilakukan mereka.

      ke 2 orang itu tidak benci wahabi tapi meluruskan tuduhan2 ngawur kaum anda, yg merasa paling sunnah dan benar sendiri.

      @ mas ahmadsyahid, mas mamo dll, teruslah menulis untuk menangkal tuduhan2 ngawur mereka, wahabi emang penyakit yg harus dienyahkan

      1. Tambahan untuk Nasiuduk, ahmaddiyah dan syiah walau tidak sefaham dengan Aswaja dan Wahabi, tapi mereka tidak seperti wahabi gampang menuduh orang sirik, kafir, bid’ah, musrik dll kata hujatan.
        juga setau saya mereka tidak pernah ngebom sana sini – yg korbannya orang yg tidak berdosa – seperti halnya Al Qaida yg Wahabi.

    2. aneh nasiuduk kok bisa tersinggung dengan kata wahabi ?

      Nasiuduk terusterang saya tidak benci dengan Wahabi begitu juga mas mamo , kami hanya kasihan melihat Wahabi/Salafi yang terus-terusan menebar fitnah , bid`ah dolalah dan menentang Sunnah.

      sedangkan Ahmadiyah dan Syia`h sudah jelas kesesatannya , ditambah mereka tidak mudah menuduh orang lain ahli bid`ah , dan Musrik maka tidak kami sebut , adapun wahabi/salafi kami sebut karena dua hal 1. karena kasihan 2. merupakan reaksi terhadap fitnah dan tuduhan yang sering disebarkan oleh Wahabi/Salafi itu sendiri.

    3. Nasiuduk @

      Wahabi kalau kebakaran jenggot jadi lucu ya? Masak yang bukan Wahabi juga dipaksain disebut Wahabi? Syi’ah bukan Wahabi, Ahmadiyah bukan Wahabi kenapa harus disebut Wahabi? Walaupun ketiganya memiliki kesamaan yaitu sama-sama sesat dan menyesatkan, tapi mereka beda. Wahabi adalah Wahabi, Syi’ah adalah Syi’ah, Ahmadiyah adalah Ahmadiyah.

      Nah, aku pilih ASWAJA, dan kukatakan tidak kepada ketiga firqah sesat tsb diu atas.

      1. kenapa Syiah dikatakan sesat? apa anda belajar dari A sampai Z tentang syiah? anda ngaku aswaja tapi klihatan syafii saja anda belum sampai B.

  3. Abu2an@,ahmad syahid,kalian ternyata tdk mengerti tentang keberadaan manhaj salaf yg ada di indonesia ini,kalian sama ratakan salafi 2 yg suka ngebom2,yg suka nuduh syirik,yg berhizby,yg berpartai dng manhaj salaf yg berda’wah dng pemahaman para sahabat,jumhur ulama,yg bersumber dari alqur’an dan hadist yg shohih.akhi,tentang kekafiran,kemusyrikan bukankah ada kaidahnya yg sudah dijelaskan oleh para ulama.

    1. nasiuduk @.

      Anggap saya tidak mengerti Manhaj Salaf versi anda, silahkan anda jelaskan Manhaj Salaf menurut versi Anda ? biar kita tidak salah faham dengan Manhaj Salaf , silahkan jelaskan ?

    2. Nasiuduk @

      Kebodohan nyata kaum Wahabi adalah suka menganggap orang lain tidak mengerti manhaj salaf. Mas Syahid yang jelas-jelas berilmu juga dianggapnya demikian. Habib Munzir yang jelas-jelas seorang Hafidz Al-Hadits (kalau mau nyombong dikit Habib munzir lebih berhak disebut sebagai Muhaddits ketimbang Albani) juga pernah dianggap sebagi orang jahil oleh oarng Wahabi.

      Ketahuilah Nasiuduk, Manhaj salaf yang antum maksud adalah manhaj sekte Wahabi. Tidak lain dari itu, Mas. Dan Wahabi yang jumlahnya kecil secara hitungan global (di seluruh dunia) ini sudah terpecah-pecah juga, semuanya mengaku paling lurus di antara sesama Wahabi. Wahabi saling menyesatkan, saling mengkafirkan di antara pengikut Wahabi sendiri. Nah, ini bukti jelas bahwa Wahabi adalah paham sesat, Allah Swt membuka kesesatan mereka secara tranparan kepada Ummat Islam, seperti inilah Wahabi. Kelompok/golongan sesat yang saling cakar-cakaran di antara sesama pengikut Wahabi. Kalau kalian punya hati dan akal pikiran pastilah sudah insaf dan bertobat meninggalkan Wahabi. Lebih dari itu kaluu kalian menyadari keadaan kalian sendiri pastilah tidak berani mengklaim diri sebagai penegak tauhid, pejuang sunnah atau pemberantas bid’ah. Semua itu omong kosong, sebab kalian sebenarnya adalah ahli bid’ah dlolalah sejati. Tapi sayang, kebanyakan dari kalian adalah orang-orang dungu yang tidak segera menyadari keadaan diri sendiri.

  4. @ Nasiuduk
    Ya deh ! manhaj salaf yg menurut engkau, yang paling benar sesuai Al Qur,an dan Al Hadits, yang lainnya menyimpang dan musrik, yang lainnya menyembah kuburan karena suka ziarah kubur dan semuanya pelaku bid’ah kecuali manhaj salaf yang menurut engkau yang paling lurus, dan hanya manhaj salaf yg menurut engkau yang berhak masuk sorga yang lainnya penghuni neraka

  5. Sungguh,keilmuan saya msh cetek,tp Alhamdulillah,Alloh berikan petunjuk untuk menghindari amlan amalan yg bs menjerumuskan kdlm kesyirikan.akhi,mengenai manhaj salaf,siapapun orangnya darimanapun dia,asal dia seorang muslim yg beribadah mengikuti pemahaman para sahabat,yg dijlskn oleh para ulama salafussholeh dan imam2 yg mu’tabar didalam kitab2nya.dialah seorang yg bermanhaj salaf ahlussunnah waljamaah.tdk mengada2 dlm beribadah, hanya mencukupkan diri dng amalan2 yg disampai kan Rosulullah.kalau kalian seperti itu,kalian jg seorang salafy.

    1. nasiuduk kenapa anda tidak jelaskan apa itu manhaj salaf ?

      anda bersukur karena menurut anda , anda mengikuti manhaj salaf sehingga terhindar dari amalan kemusyrikan, saya justru khawatir anda malah terjerumus kedalam kemusyrikan itu sendiri,

      anda merasa tidak melakukan Bid`ah padahal anda melakukan menyebarkan dan menda`wahkan Bid`ah dolalah ?
      lantas Salafusholihin yang mana yang mendukung pemahaman anda ?

      istilah Salafi/Wahabi sendiri baru muncul jauh setelah berakhirnya masa terbaik Ummat ini, lantas apa yang dibanggakan dengan istilah salafi ?

      kesesatan firqoh selain wahabi/salafi sangat gamblang terbaca ,hingga mudah terdeteksi dan mudah disembuhkan, sementara kesesatan Salafi Wahabi lebih halus, tidak kentara , seperti penyakit dalam inilah yang susah untuk disembuhkan , karena pelakunya tidak merasakan kalau sesungguhnya dia itu sakit parah.

    2. @ Nasiuduk
      apakah menurutmu mayoritas umat muslim didunia ini, tidak mengikuti pemahaman para sahabat Rosul, dan hanya firqah wahabi aja yg sesuai pemahaman sahabat yang lainnya sesat, kafir, pelaku bid’ah.
      wah GR benar engkau ini, seolah-olah enkau yang paling suci paling lurus dan paling benar, padahal wahabi adalah pemecah belah umat Islam sesuai keinginan Amerika dan sekutunya serta pembesar wahabi di Arab Saudi sana, supaya gampang di jajah dan dikuasai oleh Amerika. maklum dinasti Saudi masih keturunan musailimah yang yahudi.

        1. abu2an@.
          maaf mas, Manhaj Ahlusunnah adalah Tawassuth dan Tawazun
          terhadap apa yang terjadi dikalangan para Sahabat Rosulallah SAW ada kaidah yang dianut Aswaja :
          wama jaro baina sohabi naskutu # anhu waajrul ijtihadi nustbitu
          apa yang terjadi antar sahabat kita diam tentangnya# kita tetapkan pahala ijtihad bagi mereka,
          Sayidina Muawiyah adalah salahsatu sahabat Rosulallah SAW kita tidak boleh menjelekkannya.

    1. @ Ahmadyahid
      Benar Muawiyah adalah salah satu sahabat Rosulullah, kalau tidak salah muawiyah adalah khawarij dan keturanannya berasal dari nadj yg menurut hadits tempat munculnya tanduk setan, muawiyah dan keturunannya yg membunuh sayidina Ali dan anaknya Hasan dan husein dan dinasti Saudi asalnya dari nadj juga.
      silahkan lihat aertikel ini di Umati : Kebenaran Najd (Riyadh) Sebagai Tempat Keluarnya Tanduk Syaitan.htm dan ini : Mengenang Syayyidina Husain Awas Dituding Syi’ah Oleh Salafy Wahabi « UMMATI PRESS.htm

  6. Mas nasiuduk, yg namanya manhaj ahlussunah wal jamaah adalah konsisten berpedoman atas kaidah dan dasar-dasar yg telah disepakati didalam memahami nash-nash Alquran dan hadist pada khususnya dan nash-nash arab pada umumnya. Hal ini setelah adanya klarifikasi dan penetapan manhaj dalam membedakan antara akidah dan pemikiran yg batil dgn akidah yg benar dan lurus yg dibangun atas dasar logika dan ilmu. Barangsiapa yg berpegang teguh pada kaidah yg disepakati dan menggunakannya sebagai metode ijtihadnya, maka dia termasuk golongan ini. Para salaf merupakan guru dalam memahami kaidah-kaidah tersebut, batasannya dan cara mengaplikasikannya. Ittiba kepada salaf adalah kewajiban karena telah diwajibkan oleh Rasulullah, karena mereka menjadi acuan didalam memahami agama. Sedangkan mengklaim kelompoknya mengikuti manhaj salaf dan menamakan kelompoknya salafi adalah bidah. Karena menjadi ijma dan ulama telah sepakat dengan nama ahlussunah wal jamaah untuk menamakan manhaj yg lurus dan benar dari dulu sampai sekarang. Mengklaim kelompoknya salafi sebagai ahlussunah dan mengklaim diluar kelompoknya bukan ahlussunah tidak pernah dilakukan oleh umat islam sebelum mereka. Setiap mazhab yg ada berbeda tapi tetap satu manhaj ahlussunah yg membedakan kita dari syiah, khawarij, mu’tazilah dan kelompok-kelompok lain yg telah disepakati kebidahannya. Lalu bagaimana bisa ada kelompok baru yg memisahkan dirinya dari jamaah dan memgklaim sebagai ahlussunah? Bahkan menciptakan mazhab baru dan menyatakan bahwa golongan yg selamat adalah kelompoknya yg minoritas dgn alasan hanya sedikit manusia yg berada dalam kebenaran. Kalau memang benar klaim ini, konsekuensinya adalah telah terjadi penyimpangan besar yg dilakukan oleh mayoritas umat ini beserta para ulamanya dari manhaj ahlussunah. Benarkah demikian? Apakah Tuhan begitu kejam membiarkan sehingga mayoritas umatnya tersesat dari manhaj yg lurus. Apakah ulama-ulama islam mayoritas adalah bodoh dan tidak tahu atau tidak dapat warisan ilmu ttg manhaj yg lurus. Kalaulah hati kita jernih dan akal kita masih sehat tentu kita bisa memahaminya.

  7. Ahmad syahid@Syukron atas tegurannya pd abu2.jng sampai pemahaman syiah menyusup.
    Maaf masalah manhaj salaf kita stop dulu, saya agak pusing kepala,apalagi setelah baca komennya abu2.yg bisanya nuduh dan fitnah.kalaulah ada salafi nuduh bidah,syirik itu adalah salafi yg jahil,padahal ustd2 kami tdk mngajrkn seperti itu.maaf sy mau tdr dulu.

    1. @ Nasiuduk
      apakah setiap orang yg mencintai Ahlulbait adalah syi’ah, Ahlulbait juga dicintai oleh Aswaja berbeda dgn Wahabi yg membenci Rosulullah dan keluarganya, tapi sangat mencintai Muhammad bin Abdul Wahab panutan Wahabiyyun yg ngaku2 Salafi/Aswaja tapi palsu

  8. Setelah saya putar dan lihat video di atas, memang sangat menakjubkan. Luar biasa, ya iyalahhhh namanya juga mu’jizat?

    Oh, ya, konon di wilayah Najd Arab Saudi kalau dilihat pakai Google Earth akan menunjukkan bentuknya menyerupai tanduk syetan, benar nggak? Tolong bagi yang bisa memakai Google Earth teroponglah pakai Google Earth siapa tahu benar?

  9. sekedar sharing

    dulu ketika saya masih sangat muda sekitar smp sampai sma, pernah punya perasaan yang sama terhadap beberapa sahabat Rosulallah SAW mungkin seperti yang dirasakan mas abu2, kebetulan sejak sma guru-guru saya kebanyakan dari kalangan Ahlilbait atau para habaib , teman -teman juga kebanyakan dari kalangan yang sama yaitu Ahlil bait, ternyata Ahlil bait sendiri yang jelas-jelas keturunan Sayidina Hasan dan Sayidina Husen keturunan Sayidina Ali karamallahu Wajhah hampir 99 persen lebih tidak ada yang membenci kepada salah satu Sahabat Rosulallah SAW, hanya kurang dari satu persen yang terbawa faham Syi`ah, itupun sering ditegur oleh Ustadz agar tidak terbawa Faham Syi`ah, sejak 13 tahun yang lalu dan sampai hari ini Alhamdulillah saya masih bergaul dengan para Habaib mereka Ahlul bait cinta Ahlul bait tetapi bukan Syi`ah.

    para Habaib ternyata sangat luar biasa mampu melupakan dan memaafkan luka sejarah dengan semboyan ” sejarah masalalu sudah terkotori dengan darah maka jangan kotori hati dan lidah kita dengan mencaci mereka “.

    maaf sekedar mengenang masa lalu.

    1. semboyan yang sangat bermanfaat ….” SEJARAH MASALALU SUDAH TERKOTORI DENGAN DARAH MAKA JANGAN KOTORI HATI DAN LIDAH KITA DENGAN MANCACI MEREKA “…….nasehat yang MULIA trims brother ….

  10. ahmadsyahid @

    Kalau Wahabi sinis kepda Habaib itu sebenarnya apa penyebabnya Mas? Kalau dugaan saya itu ada kaitan dengan sejarah sekitar Tragedi Karbala yg dipelopori oleh keluarga Sahabat Mu’awiyah. Mereka kan memiliki orang-orang atau ulama suu’ yang menularkan kesinisan kepda keluarga Nabi Saw secara turun temurun sampai generasi sekarang? Terutama persepsi Wahabi kenapa selalu menganggap Habaib pasti Syi’ah, dan antum sudah membuktikan tidak demikian karena antum intens dalam bergaul dengan mereka?

    Sekedar tahu sejarah boleh kan?

    1. mas wong, kalo menurut saya kebencian wahabi/salafi kepada Ahlul bait ada beberapa Faktor.
      1. faktor politik dan sejarah, dimana Ibnu abdil wahhab dan Ibnu saud telah melakukan kudeta terlarang terhadap kepemimpinan yang sah para sayyid “ahlil bait” baik dimakkah maupun madinah dan Hijaz secara umum.
      2. faktor aqidah dan faham, dimana para Ahlil bait sebagai pengusung dan pembela Ahlu Sunnah sementara Wahabi salafi adalah pengusung dan pembela Faham Mujassimah Musyabihah,ahli bid`ah dolalah, baik aqidah maupun amaliyah mereka sangat jauh berbeda.

      memang kita harus tahu sejarah mas ,namun guru-guru saya yang notabene termasuk dalam habaib membatasi diri untuk tidak memperdalam sejarah yang terjadi antar Sahabat Rosulallah SAW karena akan sangat mudah menyulut ” api ” dalam hati.

      kalo ada yang salah tolong dikoreksi mas.

      1. Maaf Mas Syahid, kalau saya tanya seperti itu bukan berarti saya benci Sahabat Mu’awiyah, semata-mata karena ini fenomena yang menarik dan menggelitik keingintahuan kita. Kok bisa para penganut Wahabi itu sedemikian sinis bahkan benci kepada Habaib, kemungkinan ada para penebar dakwah kebencian itu sejak terjadinya Maha tragedi Karbala.

        Memang menurut nasehat Habib Umar bin Hafidz dan Habib Ali AlJufri Hadramaut Yaman, mereka menyerukan agar tidak memvonis kafir Sahabat Mu’awiyah dan keluarga, tapi menurut Habaib itu mereka adalah orang-orang fasik. Ini menunjukkan Para Habaib sangat hati-hati dalam masalah ini, dan saya sendiri mengikuti nasehat Habaib. Sungguh mulia hati para habaib tidak menyimpabn dendam dalam hati, tidak seperti yang dipersepsikan oleh para pengikut Wahabi bahwa Habaib adalah Syi’ah yang pendendam. Habaib tidak demikian adanya sebagaimana sudah antum katakan di atas bahwa 99 persen bukan Syi’ah. Ok, thank’s Mas Syahid ….

      2. Ok Mas syahid, saya sangat setuju dengan kedua faktor penyebab itu, dan itulah yang selama ini saya lupa padahal sudah pernah dapat informasi tentang itu. Ingatan saya sering tertuju pada peristiwa Karbala yang menyayat hati saya. Syukron, semoga bermanfaat juga buat para pengunjung yang lain….

      3. Benar Mas Wong, Kanyataan sejarah keluarga sahabat Muawiyah yg membunuh dan membantai Ahlul bait dikarbala, kenyataan pula kebencian kepada habaib diteruskan oleh dinasti saud yang wahabi beserta pengikutnya sampai hari ini, maklum sama2 dari nadj dan masih keturunannya. jadi wajar2 saja jika orang yg mencintai ahlulbiat marah dan sinis kepada pengikut wahabi

        1. abu2an @

          Maaf Mas, saya tidak bermaksud marah atau sinis kepada pengikut Wahabi. Kalau selama ini saya ikut menyimak diskusi di sini dan sedikit agak rajin ikut sharing, itu semata-mata ingin memberi inspirasi kepada teman-teman Wahabi, agar mereka bisa tergugah hatinya untuk memikirkan kembali apa-apa yang mereka pahami selama ini. Semuanya saya berikan atas dasar cinta, tapi kalau toh akhirnya nggak ada hasilnya, itu bukan urusan saya lagi.

          1. teman2 sesama muslimnya insya Alloh aku juga sependapat dgn kalian …..tapi masalah pahamnya aku pribadi sangat menentangya bolehlah dibilang benci silahkan kalaulah ada wahabiyun yang bisa saling menghormati sesama muslim mungkin itu beda teman2 …..semoga itu menjadi mungkin ya….amiin ….informasi aja …

  11. Saya jg cinta ahlul bait,tapi bukan yg ahlul bid’ah.bukankah imam Mahdi yg dijanjikan jg ahlulbait.di indonesia ini sy lihat baru Habib Riziek yg berani menyuarakan syariat,yg lain malah ada pndkng yg berlawanan dng syariat.
    @ abu2,maaf,sy meralat bukan niat sy nuduh antum syiah,itu hanya salah kata2.maksud sy adalah faham2 syiah merasuki antum.mengenai tuduhan antum ahlulbait syiah,siapa yg bilang gitu.kami jg diajar kan mencintai ahlul bait,tp tdk berlebihan.

    1. @ Nasiuduk
      bukan antum aja yg suka nuduh syi’ah kepada orang yg memuji dan mencintai Rosulullah SAW dan ahlul baitnya tapi umumnya pengikut Wahabi, bahkan di arab saudi rezim Saud begitu bencinya kepada peninggalan sejarah keluarga Nabi dan sahabat nya bahkan kuburan mereka diratakan dengan tanah dgn alasan takut disembah kaum muslimin.

    2. nasiuduk @.
      saya menyangsikan kecintaan anda terhadap Ahlul bait, sebab cinta tanpa mengikuti yang dicintai adalah Gombal.

    3. he….he…. nasi uduk …..para wahabiyun sebelum nt ilmunya jauuuuuh diatas nt antra lain abu hanan MUHADIST dari blog abu hannan as asundawi , hassan , mujjadid , wijhatul haq ( hak apa juga ngga tau he…he…) mereka aja mental ngloyoooor kalau ketemu teman2 ASWAJA …..LHA nt udah ngaku cetek komen2 sok tau ….he…he…hayo kalau pusing kepala itu berarti ilmu nt tabrakan otomatis pusing …..belajar dulu lah mas NASI UDUK …biar ganti yg keren NASI PADANG gitu loh….he…he…..

    4. laaaa ini contohnya yang gampaaaaaang sekali ngomong ahlul bid’ah ,syirik , sesat , sampai musyrik …..ini yang aku benciiiii ….apa merasa paling benar ??????? paling ibadah ????? padahal kebenaran itu hanya milik Alloh , beribadah ….bagaimana ibadah kita bs diterima ??? kalau nggak diterima gimana ???? he…he….istigfar hey saudaraku nasi uduk ( nama asli kenapa )

  12. Ahlussunnah adalah pertengahan,antara khowarij dan murjia’h dalam aqidah,tidak ghuluw dan tidak menyepelekan dalam beribadah,tidak mengkultuskan dan tidak menghinakan dalam memulyakan seorang,tidak melebih2kan dan tidak mengurangi dalam sunnah.

    1. kucinggering @

      Bro, mau tahu dari antum neh, apa maksudnya semua perkataan antum dan kasih contoh penerapannya dalam praktek kesehariannya,

      1- antara khowarij dan murjia’h dalam aqidah

      2- tidak ghuluw dan tidak menyepelekan dalam beribadah,

      3- tidak mengkultuskan dan tidak menghinakan dalam memulyakan seorang

      4- tidak melebih2kan dan tidak mengurangi dalam sunnah.

      Maaf, saya tanya bukannya saya tidak tahu semua itu, tapi saya kuatir antum hanya bisa berkata tapi tidak tahu maksudnya. Klau nggak tahu maksudnya kan bisa dianggap burung beo nantinya? Mau dikatain burung beo?

    2. apa anda bisa mengukur kalau lebih bagaimana , kalau kurang bagaimana , yang pas bagaimana , TIMBANGANNYA apa BAROMETERNYA apa …????? sok tau banget sih nt

  13. kucinggering @

    Maaf Brother kucinggering, ini pengalaman saya di kantor, ada 2 orang Salafy Wahabi yang bersemangat mempengaruhi teman-teman yg lain. Terus ketika giliran ngomong dengan saya, mereka ngomongnya sama dan senada dengan omongan antum di atas. Tetapi ketika saya minta penjelasan lebih jauh, dia nggak bisa menjelaskan. Padahal keduanya memiliki jidat gosong yg mestinya memiliki ilmu. Artinya mereka bisa ngomongnya tapi gak tahu maksudnya. Mereka dengar dari Ustdz Amir Abdat di radio Roja, terus diomongin ke orang lain dengan maksud berdakwah, tapi ternyata mereka nggak mudeng apa maksudnya. Dan ketika saya jelaskan hanya manggut-manggut tapi toh tidak mau bertobat. Sebab semua yang diomongin itu ternyata mengenai diri mereka sendiri. Itulah yg saya maksud seperti burung beo, bisa ngomong tapi gak mudeng omongannya sendiri. kalau dalam istilah lain disebut juga keledai memikul kitab, tentu keledai tidak paham akan isi kitab.

    Tapi baiklah, sepertinya antum sekarang sudah paham kok?

    1. mas Arumi kan udah dikasih tau ama manusia yang Paling di CINTAI Alloh S W T ….” BANYAK ORANG BERBICARA TAPI YANG TIDAK MENGERTI APA YANG DIBICARAKAN ….BAHKAN MALAH LEBIH MENGERTI YANG DIAJAK BICARA. kira kira atinya gitu deh . maaf kalau salah mengartikan soalnya jelas aku bukan muhadist he…he….kadang2 ingiiiiin deh jadi muhadist …..orang yang ngomong kadang nggak tau yang dia omongin malah yang diajak ngomong lebih tau ilmunya , sanadnya, sohehnya , dll lebih menguasai …he….he… makanya @NASI BASI …kalau nggak tau nanya lah …..

  14. Syahid@bukankah dng membca sholawat, kita termasuk mndo’akan Nabi beserta keluarga beliau,tp berapa banyak jaman ini yg mengaku2 ahlul bait tp amalannya menyelisihi penghulunya.

    1. ucinggering & Nasiuduk @

      He he he he… ketahuan deh, antum berdua ternyata satu orangnya ya? Kenapa sih orang-orang seperti kalian suka berbuat demikian, berganti-ganti nama?

      1. mas wong, rata-rata Wahabi/Salafi itu enggak gantle ya ? kalo dah terdesak ga punya Hujjah lagi , bukannya taslim atau minimal ngaku salah , eh malah ganti nama, ada ucing buduklah ada nasiuduk lah, kok pada gitu ya ?
        kebodohan dan kesesatan kok mereka pertahankan ?.

    2. Nasiuduk @.
      ternyata ucapan anda hanyalah bohong besar ” Saya jg cinta ahlul bait ” sebab anda juga mengatakan ” tp berapa banyak jaman ini yg mengaku2 ahlul bait tp amalannya menyelisihi penghulunya.”

      nasiuduk mereka itu tidak mengaku2 seperti yang anda tuduhkan ,mereka itu benar benar keturunan Rosulallah SAW, Nasab mereka terjaga hingga yaumil Qiyamah , bahkan saya yang bukan Ahlil baitpun memiliki sanad yang Mutashil nyambung sampai kepada Rosulallah SAW,coba anda sebutkan nasab anda tujuh orang saja saya yakin anda tidak mampu menyebutkannya.

      nasiuduk buktikan sanad keilmuan anda sampai dimana mentoknya ? sanad keilmuan para Habaib itu nyambung sampai Rosulallah SAW tanpa tadlis, ini menunjukkan bahwa pemahaman Aqidah dan amaliyahnya terpelihara, anda harus membuktikan dan mempertanggung jawabkan ucapan ” tp berapa banyak jaman ini yg mengaku2 ahlul bait tp amalannya menyelisihi penghulunya.”

      sebab Rosulallah SAW bersabda : dan keluargaku, aku ingatkan kalian pada Allah terkait kelurgaku, aku ingatkan kalian pada Allah terkait keluargaku aku ingatkan kalian pada Allah terkait keluargaku, hadist ini diriwayakan Imam Muslim 4425 dari sayidina zaid bin Arqom.
      lihat bagaimana Rosulallah mengulanginya hingga tiga kali ?

      Rosulallah SAW juga bersabda : sesungguhnya aku meninggalkan diantara kalian yang jika kalian berpegang teguh kepadanya maka kalian tidak akan tersesat sepeninggalanku, salah satu dari keduanya lebih besar dari yang lain, yaitu Kitabullah tali yang menjulur dari langit ke bumi, dan keturunanku , keluargaku, tidaklah keduanya berpisah hingga menemuiku ditelaga surga, maka perhatikan bagaimana kalian menggantikanku dalam mencintai keduanya HR Attirmidzi 3788.

      nasiuduk hadist ini merupakan jaminan keaslian dan kemurnian faham Aqidah dan amaliyah Ahlil bait sesuai ajaran Rosulallah SAW , lantas jaminan apa yang anda pegang dari Faham Salafi/Wahabi ?

      amalan yang mana yang menyelihi pedahulunya ? jangan bicara tanpa bukti itu namanya fitnah.

  15. Masak sih sama? Wah kenapa juga ganti-ganti nama. Katanya nggak mau bahas ttg ahlussunah, eh komentarnya tentang itu lagi. Kalau Mas Hasan kemana ya?

    1. dianth @.
      iya mas, mas hasan kemana ya ? abdulhak juga kemana ya ? yusuf ibrahim ngilang muncul abdul hak , abdul hak ngilang muncul Nasiuduk , entar nasiuduk ilang muncul apalagi ya ?

    2. memamng antara Nsiuduk dan kucinggering adalah satu orang. Untuk membuktikan lihat aja gravatar yg ada di atas namanya, sama persis bentuk dan warnanya.

      Ini kan kasus di dunia maya? di dunia nyata, mereka juga melakukan penyamaran seperti itu yg penting tujuan mereka tercapai. Mereka menyusup ke masjid-masjid berpura-pura sebagai orang NU sambil mengamati keadaan. Begitu keadaan memungkinkan, mereka akan menyabotase masjid itu untuk dikuasainya. Biasanya pada moment-moment pemilihan pengurus masjid. Hati-hati mereka akan mendatangkan teman-temannya untuk ikut jadi peserta pemilih padahal bukan warga setempat.

      Masjid-masjid berhasil disabotase oleh mereka dg cara-cara demikian, menyamar dan melakukan infiltrasi secara halus tak terdeteksi oleh kita-kita yg selalu khusnudhon. Setelah kebobolan baru sadar, akhirnya kita sendiri jadi salah tingkah. Bagaimana tidak, sebelumnya azan Jum’at dua kali diganti azan sekali. Khutbah yg tadinya ikut rukun-rukun secara tertib ‘ala Imam Syafi’i diganti dengan khutbah gaya ceranmah gereja dengan suara keras menghentak, dan yng dibahas adalah isu-isu bid’ah n kemusyrikan yang dialamatkan kepada pengurus yg lama dll yg bikin panas kuping.

  16. @syahid,berarti antum blm prnh brtmu dng yg ngaku2 ahlul bait ya,yg ngaku berglr habib itu banyak.sy jd khawatir trhdp antum,jng2 kalo ada orang gila ngaku habib di percaya.syahid,mksd ana adlah,kita jng lihat kehabibannya,tp lihat apakah amalannya sesuai sunnah.alangkah terpujinya bila dia seorang habaib dan dia pembela sunnah paling depan.jd antum jng nuduh bahwa jamaah yg antum sebut salafiwahabi tdk mencintai ahlul bait,tapi kita lihat dulu,apakah dia seorang ahlussunnah. Catatan buat yg sering nyebut wahabi,kami tdk apa2 disebut wahabi,dan meniru ucapan imam Assafy’i ,kalaulah wahabi adalah ahlussunnah,saksikanlah bahwa saya adalah wahabi.

    1. selalu ada seribu satu alasan dan alibi untuk pembenaran,mengecoh dan mengalihkan untuk lari dari pokok bahasan.

      nasiuduk menghukumi seluruh dengan sebagian , adalah seperti jika anda melihat orang gila kemudian anda katakan yang gila itu orang berarti semua orang itu gila, kita jadi tahu siapa sebenarnya yang gila.

      kelompok Wahabi/Salafi memang tidak mencintai Ahlilbait, fakta yang bicara Ahlil bait yang mana yang dekat dengan kalian ? bahkan kalian sering menuduh bahwa para Habaib adalah pembawa Bid`ah, nyembah kuburan dan kata-kata keji lainnya.
      dan andapun mengatakan : kita jng lihat kehabibannya,tp lihat apakah amalannya sesuai sunnah, meskipun kata-kata ini cenderung benar namun yang diinginkan dari kata-kata ini bukanlah ma`na sesungguhnya , itu hanya alibi dan pembenaran atas keengganan kalian mencintai Ahlil bait, itu terbukti dengan faham Aqidah dan amaliyah kalian tidak sesuai dengan faham Aqidah dan amaliyah ahlil bait padahal Rosulallah SAW menjamin kemurnian dan keaslian serta kebenaran Aqidah dan amaliyah Ahlil bait.

      bagaimana anda bisa meniru (dgn tanpa malu) ucapan Imama Syafi`i, sementara pembesar Wahabi/Salafi sendiri mendengki dan memusuhi Sayyid Muhammad bin Alwi-almaliki, sementara beliau adalah salah satu pembesar Ahlilbait ?.

      bagaimana anda bisa mengaku (tanpa malu)sebagai Ahli Sunnah , sementara Aqidah kalian adalah Bid`ah Dolalah dan amaliyah kalian banyak yang menyelisihi Sunnah ?.

      1. Penjelasan Mas Syahid ini semestinya bisa memicu nalar Wahabi untuk berpikir. Tapi itulah Wahabi, mereka adalah kaum buta tuli hatinya. Sudah seabrek penjelasan, baik di buku-buku, internet dll tak tak cukup untuk membuat mereka berpikir tentang kesesatannya sendiri. Malah para Habaib yang dituduh sesat, na’udzubillah.

        Tapi memang benar kata Mas Syahid, kasihan mereka sebab sebenarnya mereka adalah korban hasutan ajaran Wahabi yg pembenci keluarga Nabi Saw. Mereka mengaku cinta ahlul bait dengan syarat banyak tapi, tapi, tapi…. yg ujung-ujungnya adalah fitnah kepada para Habaib.

        yg jadi problem buat mereka adalah mereka tidak mampu melihat fakta, itulah pengikut Wahabi. Dungunya benar-benar kelewatan dan berakibat tersebarnya fitnah yg makin meluas. Semoga Kaum Muslimin segera menemukan solusi yg tepat untuk mengatasi fitnah Wahabi ini.

    2. @nasi uduk
      kekurangan pengetahuan antum,kedangkalan atas pemahaman thp sesuatu akan mengenai anda sendiri dalam hal “saksikanlah bahwa saya wahabi”,..ketahuilah saudaraka lihat lah dan baca lah dan telitilah sebelum menyatakan sesuatu…

      wahabbi ahlusunnah? coba antum buka2 lagi kitab ulama muktabar salaf, siapa itu ahlusunnah…adakah yg menyatakan wahabi ahlusunnah ?

      ahlusunnah versi : imam nawawi,imam ibn hajar atsqolani,imam ibnu hajar haitami,imam syaukani,imam assyuthi,syech nawawi dll

      ahlusunnah versi : bin baz,albani,utsaimin,saleh fauzan dll

      versi mana yg antum pilih?

      sungguh benar juga hadist:
      Di Akhir zaman nanti akan keluar segolongan kaum
      yang pandai bicara tetapi bodoh tingkah lakunya,
      mereka berbicara dengan sabda Rasulullah dan membaca
      Al Qur’an namun tidak sampai pada kerongkongan mereka,
      meraka keluar dari agama seperti anak panah keluar
      dari busurnya, ….dst.

      you say:kalaulah wahabi adalah ahlussunnah,saksikanlah bahwa saya adalah wahabi.
      ya..kalo begitu ente sama dengan yg di bawah ini,ya…

      kita lihat neh tingkah laku para kaum wahabi ya..
      ape nyeng kayak begini yg ente turutin..?
      ape nyeng model begini yang kata nye ngerti al-qur,an dan sunnah jauh ame bidah?
      ape nyeng begini tauhid nye bener,
      ape nyeng model begini di kata ittiba ame rosul…?
      nyok kite lihat di sini:

      astaghfirulloh….

      http://abu-syafiq.blogspot.com/2010/09/wajib-bakar-rumah-nabi-hancurkan-kubah.html
      http://abu-syafiq.blogspot.com/2008/10/al-albani-wahhabi-drmaza-tuduh-isteri.html
      http://abu-syafiq.blogspot.com/2007/08/wahhabi-mengingkari-kenabian-adam-satu.html

      kelakuannya tentang sahabat nabi,ulama dan umat islam:

      http://abu-syafiq.blogspot.com/2007/09/albani-kafirkan-umat-islam-di-palestin.html
      http://abu-syafiq.blogspot.com/2008/04/bin-baz-semua-wahhabi-kafirkan-sahabat.html
      http://abu-syafiq.blogspot.com/2007/05/imam-nawawi-ibnu-hajar-pun-kafir.html
      http://abu-syafiq.blogspot.com/2008/02/awas-laungan-seminar-wahhabi-siapa.html
      http://abu-syafiq.blogspot.com/2007/08/bukti-wahhabi-kafirkan-ulama-salaf.html
      http://abu-syafiq.blogspot.com/2010/09/habib-omar-ben-hafiz-sesat-musyrik.html
      http://abu-syafiq.blogspot.com/2008/08/wahhabi-mengkafirkan-ulama-islam.html
      http://abu-syafiq.blogspot.com/2008/10/pengasas-wahhabi-mengkafirkan-ulama.html

      http://abu-syafiq.blogspot.com/2008/08/ibnu-taimiyah-puji-al-asyairah-wahhabi.html

      kelakuan sesamanya:

      fatwa wahabi:

      http://abu-syafiq.blogspot.com/2010/09/lebih-baik-minum-arak-dari-ziarah-kubur.html
      http://www.eramuslim.com/berita/dunia/fatwa-fatwa-aneh-ulama-saudi-bikin-bingung-rakyat-saudi.htm

      tentang kitab salaf:

      http://abu-syafiq.blogspot.com/2008/04/wahhabi-palsukan-ubah-kitab-tafsir.html

      tauhid dan akidah:

      capek ame parah deh…ini yg di kata ittiba ame rosul?
      nyeng begini nyunnah?
      ini yg mo ente ikutin,yg demen banget ama kafir2in orang…
      tauhid bener..?
      nyeng begini diikutin…?hm…hm…
      nggak janji deeeh…..

      ya..ikutin aza deh ame ente….

  17. Subhanalloh,sungguh benar apa yg disabdakan oleh Rosulullah,bahwa umatku, disebagian riwayat akan terpecah menjadi 73 golongan,72 golongan di neraka,dan yg 1 selamat.kewajiban antum dan ana adalah bukan mencari 72golongan yg sesat itu,tp mencari 1golongan yg selamat ini.silakan antum dng jalannya,dan ana akan mencari jalan(i’tiqad,tauhid,manhaj…)yg lurus.

    1. nasiuduk Sabda Rosulallah SAW pasti benar dan selalu benar, tidak ada keraguan sedikitpun.
      saya ucapkan selamat mencari jalan(i`tiqod,tauhid,manhaj)yang lurus, sedikit saran ada baiknya anda juga baca al-firqoh annajiyah hiya ummatul islam kullaha, semoga bermanfaat dan bertemu dengan guru yang nyambung sanadnya hingga Rosulallah SAW.

    2. @ NASI KUCING ……PEDE amat nt nyari sendiri emang tau jalanya ….yang ada nt tersesat ….he…he…tuh baca lagi nasehat mas Syahid insya Alloh nt nggak tersesat deh ……pahami , pelajari , amalkan …..he…he…salam ketawa

    3. kepada Nasi uduk yang baik.
      Ya, Alloh buka kanlah pintu hati saudaraku ini, jangan Engkau jadikan ia taklid buta kepada mahlukMu yang belum tentu terjamin masuk syurga ( Abdul wahab/wahhabi)………..

  18. Mas nasi uduk, kami semua insyaallah adalah termasuk golongan satu yg selamat itu. Karena kami bukanlah pengikut golongan-golongan yg disepakati para Imam Islam kebidahan dan kesesatannya dalam masalah akidah. Kami juga insyaallah mengikuti cara beragama para ulama yg melaksanakan hukum-hukum agama sesuai kaidah-kaidah yg telah disepakati dalam manhaj ahlussunah seperti yg pernah saya tuliskan. Perbedaan masalah cabang tidaklah menyebabkan kami keluar dari manhaj, justru itu adalah kekayaan umat ini dalam memilih melaksanakan hukum-hukum agama. Kalau sudah ada yg lurus kenapa mencari lagi? Apakah karena masalah zikir dgn suara keras dan berjamaah kami bukan dijalan yg lurus? Apakah karena masalah takwil? Apakah karena masalah maulid, tahlil dan tawasul? Saudaraku semua itu kami lakukan karena mengikuti ulama panutan dan hal-hal itu bukan masalah prinsip. Kalaulah ijtihad ulama itu ada yg salah, maka mereka berhak mendapat pahala bukan neraka. Karena itu kenapa antum mencari jalan dgn memisahkan diri dgn jalan kami?

  19. @pembela ummati,apa yg saya ikrarkan ‘kalaulah wahabi ahlussunnah,saksikanlah bahwa saya adalah wahabi’sebagaimana imam Assafy’i yg dituduh
    rafidhah,beliau berikrar ,’kalaulah rafidhah ahlussunnah ,saksikanlah bahwa saya adalah rafidhah’.bagaimana imam Syafi’i dalam perkataan itu mengingkari ajaran syi’ah yg bukan ahlussunnah.demikian juga,perkataan saya menepis tuduhan kalian bahwa saya adalah wahabi,dan sayapun mengingkari
    ajarannya.cuma disinilah letaknya perbedaan ,wahabi versi kalian dng yg saya pelajari.@syahid,kalau antum ingin pencerahan mengenai ahlul bait,kunjungi ,’almanhaj.or.id’

    1. menepis tuduhan anda hebat bener @ NASI KUCING kok disamain Imam As Syafi’i ……beliau mujtahid laaaa nt ????apa iya nt setara dng beliau ????? monggo renungkan ..he…he….

    2. Nasiuduk@

      almanhaj.or.id adalah situs milik Salafy Wahabi, info-infonya cenderung memprovokasi pembacanya agar jadi pembenci keluarga Nabi. Mereka bukan pecinta ahlul bait dan tidak bergaul dg ahlul bait kok bicara ahlul bait, lalu pengetahuan apa yg bisa disharing-kan? Tidak lain hanyalah kecurigaan dan fitnah belaka.

  20. @nasiuduk
    alhamdulillah jika antum berkata:saya menepis tuduhan kalian bahwa saya adalah wahabi,dan sayapun mengingkari ajarannya,
    Alhamdulillah mudah2an antum mengenal lebih jauh ttg apa itu,siapa,bgm ajaran sesungguh nya dr syeh2 nya,smoga Allah memberikan Hidayah pd antum dan kita semua di Ummatiummati..

  21. @ Nasiuduk dan pembela wahabi
    sayapun berikrar sebagai mana nasiuduk berikrar, inilah ikrar saya :

    Kalaulah Wahabi Ahlusunnah maka saksikanlah bahwa saya bukan Wahabi, sebab wahabi memang bukan Ahlusunnah cuma ngaku-ngaku saja Ahlusunnah.

    Kalaulah wahabi adalah salafy maka saksikanlah bahwa saya bukan salafi yang wahabi tapi salafy yang salafy sebab wahabi cuma ngaku-ngaku salafy tapi salafy gadungan.

      1. Salam kenal pula mas Mamo, saya adalah orang awam yg sangat geregetan dgn wahabi dan pengikutnya serta penganutnya yang merasa paling benar sendiri menganggap merekalah paling nyunnah, merakalah penghuni sorga yang lainnya penghuni neraka, pelaku bid’ah, yg lainya selain mereka musrik, penyembah kuburan dll masih banyak lagi hujatan yg ditujukan ke

        1. yah begitulah mas mereka ….kita nggak ngomong aja orang banyak yang akhirnya tau apa itu wahabi…….namun orangnya tetap saudara kita mas kalau masih bisa kita nasehati ya bagus …….

  22. Admin@antum patut bersyukur,ketika menulis sebuah artikel,ada koment yg beda pendapat,rating anda lngsung naik,masuk 1 pndpt berbeda,5 menyerang.sayang amunisi ana sdkt sekali,mangkanya ketika sekali menembak lngsung dibombardir.sebetulnya saran tmn ana katanya, jng ditnggapi,semuanya adalah fitnah,karena mereka hanya katanya.demikian juga pndngan saya sewaktu masih di n.u,melihat jamaah salaf ini suka mmbida’h2kan,menyesat2kan,bahkan mengkafirkan orang lain,tp ketika mencoba ikut pngjiannya,ternyata tdk sprt itu.buktinya apa,kalaulah jamaah lain disebut kafir atau musyrik,tentulah tdk mau sholat dibelakangnya.apa antum2 tdk memperhatikan,bagaimana mereka kuatnya sholat berjamaah,akhwat2nya menutup aurat sesuai syar’i.maaf,ini hanya sharing saja.

    1. tujuan @admin saya yakin bukan itu nasi aking …..itu kan menurut antum .hay apa lupa selain beribadah tidak kalah penting hidup sosial dgn masyarakat bro hubungan sesama manusia ….la antum gimana dgn manusia lain …. ??? lha kalau orang merasa paling benar ,paling suci , paling ibadah , ……he…he…..orang lain ahlul bid’ah gimana ???? itulah yang salah bro nt dan golongan nt sangat berbeda dalam memahami dalil maupun hadist ….namun sayangnya kalau diajak diskusi antum group nggak sama sekali menerima kebenaran …..mau bukti baca semua komen di tiap artikel pelajari dan resapi semoga HATI nt masih lunak dan masih bs menerima kebenaran ….1 lagi BAGAIMANA HIDUP SOSIAL KALAU BERCADAR ?????? TOLONG DALIL BERCADAR @NASI BASI ….

    2. Nasiuduk @

      Mas Nasiduduk, biasalah orang seperti antum suka menyamar. Kalau di hadapan kaum nahdliyyin ngaku mantan NU. he he he …. silahkan saja itu kan strategi antum.

      Saya pun pernah ikut pengajian Salafy Wahabi yg waktu itu saya tidak tahu kalau itu jama’ah Salafy karena memang mereka tidak pakai bendera Salafy. Ini pun sebenarnya adalah penyamaran atau penipuan, setidaknya itulah yg saya rasakan waktu itu. Sekitar tahun 2006, seminggu sekali saya ikut dan sempat ikut ta’lim beberapa minggu di Lampiri Kalimalang JAKTIM. Tapi kemudian saya berhenti karena saya merasa nggak tambah ilmu kecuali tambah kecurigaan kepada keimanan seseorang. Dan ketika saya tidak ikut ta’lim lagi, saya terus disamperin oleh teman saya untuk ikut pengaajiannya. Yg dibicarakan dalam ta’lim mereka tidak lain kecuali tentang isu-isu bid’ah, kemusyrikan muslimin yg ziarah kubur, khurafat, tbc yg semuanya dibicarakan dengan secara berlebihan dan cenderung over dosis dalam fitnah.

      Saya tahu kalau itu Wahabi setelah mengenal internet. Jadi internet memang sangat berjasa kepada saya, semakin tambah mengerti apa itu Wahabi/salafy Wahabi. Bahkan teman saya itu sekarang juga sudah berhenti dari semangat Wahabi. Begitulah kalau orang dapat hidayah tak ada yg sanggup menghalanginya, akhirnya dia mau tahlilan lagi.

      Seperti halnya Mahrus Ali, apakah antum berani jamin dia akan tetap sebagai Wahabi sampai akhir hayat? Jika Allah berkehendak menurunkan hidayah kepadanya, maka tak akan ada yg sanggup menghalanginya, maka dalam sekejap dia bisa saja bertobat kembali ke ASWAJA. Juga antum sendiri, bisa saja suatu saat mampu merenungkan apa-apa yg antum bicarakan di sini, kemudian Allah memberi hidayah kepadamu, maka dalam sekejap antum bisa selamat dari belenggu jumud kewahabian-mu.

      Hasbunallah, laa khaula walaa quwwata illa billah….!

    3. sejak comment pertama sampe akhir kok gak nanggapi artikel?..
      Coba jawab dengan dasar qu’an sunah.
      APAKAH RASUL SAMA SEKALI TIDAK MENGTAHUI YANG GHOIB?
      Semoga kali ni tidak menghindar…

    4. Kalau boleh meminjam istilah baku…….mengalah dulu untuk menang kemudian….kami kira itu tujuan pertama salafy / wahhabi ( maaf berburuk sangka ). Setiap jiwa dibekali akal untuk berpikir dan bernalar serta hati untuk mengontrol agar tersesat, maaf kami melihat kaum wahhabi jangan ada yang menggunakan hatinya lebih cenderung mengikuti nafsu, ingat keinginan untuk beribadah terus itu juga bisa berasal dari Syetan maka dari itulah berhati hatilah…..

  23. kalau saya mas arumi, mengenal wahabi waktu ikut pengajian tasawuf salah seorang pengurus masjid dekat rumah – yg fahamnya mengikut salah satu organisasi keagamaan terbesar di indonesia – selalu mencela dan membid’ahkan tasawuf dan men TBC kan organisasi keagamaan terbesar saingannya, ditambah lagi dari buku2 dan belakangan dari internet dan semakin yakin Wahabi perusak Islam dari dalam, juga penyakit yang harus dienyahkan.

  24. abu2an@

    Ya Mas, banyak orang yg termakan hasutan ajaran Wahaby, beruntunglah orang-orang yg segera menyadarinya. Sebenarnya sangat mudah mendeteksi Wahabi atau bukan. Tapi terkadang sudah tahu itu Wahabi mulai merasuki hati tapi tidak segera menyadarinya kalau itu penyakit dalam Islam.

    Pembela Wahabi seperti Nasiuduk/kucinggering/Aiman, nuduh UMMATI sembarangan, padahal blog ini jelas merupakan reaksi dari ulah Wahabi. Lihat visi misi UMMATI di sini biar nggak nuduh seenak perut sendiri

  25. wong Djowo@

    Wah, kedatangan satu lagi komentator ulung Wong Djowo, he he he he….. Diharapkan bisa ikut bergabung memberi pencerahan di sini. Tapi biasanya kalau banyak yang berilmu, para wahabi nggak berani koment, takut terbongkar kedunguannya sih? Mereka beraninya ngajak debat kepada orang-orang awam saja.

  26. Ada yang tau gak konspirasi yahudi dalam ajaran syiah dan khawarij (nawashib,wahabi,salafi) ??

    Kedua aliran sesat itu di pelopori oleh orang yahudi yg bernama abdullah bin saba’..seorang yahudi munafik yg berpura2 masuk islam dan menghancurkan islam dari dalam.

    Yang pertama adalah khawarij..
    Faham yang mengusung kebencian terhadap semua ummat islam yg berbeda faham dengan mereka terutama ahlil bait.

    Yang kedua adalah syiah..
    Faham yang berpura2 sangat mencintai ahlil bait hingga mereka melebih2kan posisi ahlil bait dan melaknat semua sahabat.

    Pertanyaan nya,kenapa orang yahudi itu mempelopori kedua aliran sesat yang sangat bertentangan faham nya??

    Karena orang yahudi itu mengetahui bahwa kelak yang akan membunuh dajjal (tuhan dari yahudi) adalah seseorang dari dzuriyyat ahlil bait,yang bernama muhammad bin abdullah.

    Jadi dia membuat dua aliran sesat itu untuk mengaburkan ummat islam.agar mereka nanti tidak mengenali siapa pemimpin nya dan apa itu ahlil bait.

    Peristiwa peristiwa seperti ini sudah di ketahui oleh Rosulullah saw atas izin ALLAH SWT.
    Hingga Beliau memberi petunjuk2 kepada ummatnya dalam beberapa hadist.

  27. Alaydrouz @

    Yah, kira-kira seperti itulah ….. Di kalangan kiyai memang seperti itu yg pernah saya dengar dalam diskusi-diskusi terbatas. Thanks, ini akan menjadi info the best di sini.

  28. Alaydruoz@. ini bib dapet copas dari blog sebelah
    20 Februari 2010 • 6:24 am
    Moyang PKS
    Berikut ini merupakan terjemahan salah satu bab dari buku Terrorism Illuminati oleh David Livingstone. Saya tidak katakan bahwa ini seratus persen benar. Tetapi cukup menarik untuk dibagi dan didiskusikan. Terjemahan ini saya ambil dari akhirzaman.info. Walau judul babnya “The Salafi”, namun sebenarnya Jamaluddin Al-Afghani lebih cenderung kepada Mu’tazilah.
    Jamaluddin al Afghani
    Pada awal tahun 1800-an, sebuah kelompok misionaris yang ditunjuk oleh gabungan gerakan Universitas Oxford, Gereja Anglikan dan Kings College of London University, yang berada di bawah Scottish Rite Freemasonry, sebagai bagian dari persekongkolan untuk membantu mengembangkan pembentukkan okult persaudaraan di dunia Islam, yang berdedikasi kepada penggunaan terorisme atas nama Illuminati di kota London [ 1 ]
    Pimpinan promotor the Oxford Movement adalah Perdana Menteri Benjamin Disraeli, Lord Palmerston dari the Palladian Rite, dan Edward Bullwer-Lytton, pimpinan dari sebuah cabang aliran Rosicrucian yang dikembangkan dari the Asiatic Brethren. The Oxford Movement juga didukung oleh Jesuit. Juga terlibat keluarga Kerajaan Inggris, dan banyak didukung oleh Jesuit. Juga terlibat keluarga Kerajaan Inggris, dan banyak tokoh kantor perdana menteri serta para pembantunya. Lytton, pimpinan dari sebuah cabang aliran Rosicrucian yang dikembangkan dari the Asiatic Brethren. The Oxford Movement juga didukung oleh Jesuit. Juga terlibat keluarga Kerajaan Inggris, dan banyak tokoh kantor perdana menteri serta para pembantunya.
    Benjamin Disraeli adalah seorang Grand Master Freemasonry, juga Knight of the Order of the Garter. Adalah di dalam bukunya Coningsby ia mengakui, melalui seorang karakter bernama Sidonia, untuk memerankan temannya Lionel de Rothschild, bahwa , “dunia diperintah oleh orang-orang yang sangat berbeda dari apa yang dibayangkan oleh mereka yang bukan berada di belakang layar”. Sebagai pengaruh dari perkumpulan-perkumpulan rahasia, Disraeli juga berkata dalam sebuah debat Parlemen sbb:
    Adalah sia-sia untuk menyangkal … sebagian besar Eropa – keseluruhan Italia dan Perancis, dan sebagian besar Jerman, tidak perlu menyebutlan negara-negara lain – adalah tertutup dengan sebuah jaringan dari perkumpulan rahasia, seperti permukaan bumi yang sekarang tertutup dengan jala-jalan kereta api. Dan apakah tujuan mereka?. Mereka tidak berusaha menyembunyikan dirinya. Mereka tidak menghendaki pemerintahan yang konstitusional. Mereka tidak menginginkan melakukan perbaikan lembaga, mereka juga tidak mau dewan provinsi maupun catatan hasil suara ; mereka hanya ingin mengakhiri gereja kristen. … [ 2 ]
    Benjamin Disraeli
    Bulwer-Lytton adalah the Grand Patron of the Societas Rosicruciana di Anglia (SRIA), didirikan pada tahun 1865 oleh Robert Wentworth Little, dan berdasarkan atas the Asiatic Brethren. Banyak anggota the Asiatic Brethren., atau Fratres Lucis, menjadi anggota sebuah loji Masonik Jerman yang disebut L’Aurore Naissante, atau “the Nascent Dawn”, didirikan di Frankfurt-on-Main pada tahun 1807. Di loji inilah dimana Lord Bulwer Lytton diinisiasi. [ 3 ] Bulwer-Lytton, yang menjabat senagai kepala Britain’s Colonial Office dan India Office, juga anggota penganut the cult of Isis and Osiris. Dia menulis the Last Days of Pompeii, dan The Coming Race, atau Zanoni, dimana dia membentuk yayasan untuk kemudian diusulkan untuk rasist Nazi. Dia menjadi pendiri the Pre-Raphaelite Brotherhood of John Ruskin, the Metaphysical Society of Bertrand Russell, dan perkumpulan okult seperti the Golden Dawn of Aldous Huxley, dan the Theosophical Society of Madame Blavatsky.
    Di Mesir, gerakan Oxford memusatkan perhatiannya dalam membentuk sebuah “reformasi” gerakan Islam, dikenal sebagai Salafi, untuk mengabdi kepada Illuminati dalam rangka memproteksi kepentingan mereka yang semakin meningkat di Terusan Suez, yang kemudian akan menjadi penting untuk pengapalan minyak ke Eropa dan ke seluruh dunia. Pada tahun 1856, Ferdinand de Lesseps memperoleh konsesi dari Said Pasha, seorang raja muda Mesir, yang memberikan kewenangan mendirikan sebuah perusahaan untuk tujuan pembangunan sebuah terusan terbuka untuk kapal laut seluruh bangsa di dunia. Terusan tersebut mempunyai dampak kuat yang menimbulkan perubahan terhadap perdagangan dunia, memainkan perang penting dalam meningkatkan penetrasi Eropa dan kolonisasi Afrika.
    Pada tahun 1875, hutang pengganti Said Pasha, Ismail Pasha meningkat, memaksanya menjual saham Terusan kepada Inggris. Dengan demikian, pemerintah Inggris, di bawah Benyamin Disraeli, dibiayai oleh temannya, Lionel Rothschild, mencapai hampir setengah keseluruhan jumlah saham dalam Perusahaan Terusan Suez, dan meskipun bukan merupakan kepentingan terbesar, hanya sebagai tujuan praktis untuk mengontrol kepentingannya. Sebuah komisi penyelidikan terhadap kelemahan keuangan Ismail pada tahun 1878, dipimpin oleh Evelyn Baring, First Earl of Cromer, dan yang lainnya, telah memaksa raja muda untuk menyerahkan tanah milik bangsanya, untuk tetap berada di bawah pengawasan Inggris dan Perancis, dan menerima posisi berdaulat sesuai dengan UUD. Orang-orang Mesir yang marah bersatu diseputar Ahmed Urabi, sebuah kerusuhan yang akhirnya memberikan sebuah alasan kepada Inggris untuk bergerak dalam rangka “melindungi” Terusan Suez, diikuti oleh invasi resmi dan pendudukan yang menjadikan Mesir sebuah koloni
    Agen provokator kerusuhan melawan Ismail diorganisir oleh gerakan Jamal ud Din al Afghani, pendiri apa yang disebut gerakan “pembaharuan” Salafi dalam Islam. Melalui seorang Afghani inilah misi Inggris bertindak, namun tidak hanya menggulingkan pemerintahan Mesir, tetapi juga menyebarkan pengaruh okult di seluruh wilayah Timur Tengah.
    Edward G. Brown berpakaian seperti orang Persia
    Selama 40 tahun karirnya sebagai seorang agen intelijen Inggris, Jamal ud al Afghani dibimbing oleh dua orang Inggris yang memahami soal-soal Islam dan spesialis cult, yaitu Wilfred Scawen Blunt dan Edward G. Browne. [ 4 ] E. G. Browne adalah seorang Orientalis terkemuka Inggris abad ke-19, dan anggoata diantara para anak didiknya – protégés – di Universitas Cambridge, departemen Orientalis, Harry “Abdullah” St. John B. Philby, seorang spesialis intelijen Inggris di belakang gerakan Wahhabi. Wilfred S. Blunt, anggota lainnya dari the British Orientalist school, diberikan tanggungjawab oleh the Scottish Rite Masons untuk mengorganisir loji-loji di Persia dan di Timur Tengah. Al Afghani merupakan agen utama [ 5 ]
    Sedikit sekali diketahui mengenai asal-usul Jamal ud Din al Afghani. Walaupun sebutan “Afghani”, dipakai dibelakang namanya yang dengan mana ia dikenal, namun terdapat beberapa laporan bahwa ia adalah seorang Yahudi.[ 6 ] Pada sisi lain, beberapa sarjana percaya bahwa dia bukan seorang Afghan, akan tetapi seorang Syi’ah Iran. Dan meskipun menyandang sebagai seorang pembaharu ortodoks Islam, al Afghani juga bertindak sebagai juru dakwah kepercayaan Bahai, proyek pertama dari the Oxford Movement, sebuah kepercayaan yang akan menjadi jantung agenda satu agama dunia – one-world-religion – Illuminati.

    Edward Scawen-Blunt
    Pada tahun 1645, keluarga Afghani mendaftarkan dia pada sebuah madrasah (sekolah Islam) di kota suci Najaf, sekarang Iraq. Disana, Afghani diinisiasi menjadi anggota “the mysteries” oleh pengikut Sheikh Ahmad Ahsai. Sheikh Zeyn ud Din Ahmad Ahsai adalah pendiri the Shaikhi school. Setelah meninggal, Ahsai digantikan oleh Seyyed Mohammad Rashti, yang memperkenalkan sebuah gagasan “perfect Shiah – Shi’ah yang Sempurna, disebut Bab, artinya “pintu gerbang”, yang akan datang. Pada tahun 1844, Mirza Mohammad Ali mengklaim sebagai Bab yang dijanjikan, dan mendirikan Babiisme, diantara para pengikutnya adalah Afghani, yang juga mempunyai hubungan keluarga tertentu.. [ 7 ]
    Salah seorang pengikut Bab, Mirza Hoseyn Ali Nuri, mengumumkan bahwa dia adalah merupakan penjelmaan dari the “One greater than Himself”, yang telah diprediksikan oleh Bab, dengan diberikan gelar Baha Ullah, artinya dalam bahasa Arab “Kemuliaan Tuhan – Glory of God”. Baha Ullah merupakan keturunan dari penguasa Mazandaran, sebuah provinsi di sebelah utara Iran, berbatasan dengan Laut Kaspia di utara. Mereka adalah dinasti Ismailiah, yang melakukan perkawinan silamg dengan keturunan keluarga Bostanai, Exilarch (salah satu garis keturunan para penguasa komunitas Yahudi di Babilonia kira-kira abd ke-2 sampai abad ke-11 M)pada abad ke-7 M. [ 8 ] Menunjuk kepada dirinya sendiri, Baha Ullah menyatakan, “The Most Great Law is come – Hukum Paling Agung sudah datang”, dan Kemolekan Masa Lalu memerintah di atas singgasana Daud – and the Ancient Beauty ruleth upon the throne of David. – Jadi izinkanlah Penaku berbicara mengenai sejarah abad masa lalu – Thus hath My Pen spoken that which the histories of bygone ages have related.”

    Bahaullah
    Baha Ullah pendiri kepercayaan Bahai, yang mencampurankan beberapa agama menjadi satu , yaitu dari Islam, Kristen, Zoroaster dan Yahudi, namun mengklaim menggantikan semua agama dalam “sebuah kepercayaan dunia”. Prinsip-prinsip dasar ajaran Bahai adalah persatuan semua agama dan persatuan umat manusia. Bahai percaya bahwa semua pendiri agama-agama besar dunia merupakan penjelmaan Tuhan dan agen-agen rencana progresif tuhan untuk pendidikan ras manusia. Karena itu menurut Bahai, meskipun terdapat perbedaan-perbedaan, agama-agama besar dunia mengajarkan kebenaran yang serupa.
    Meskipun demikian, kepercayaan Bahai dengan cepat mereka tidak disukai di Persia karena ajarannya yang ekstrim. Pada tahun 1852, seorang pemimpin Bahai ditahan karena usaha pembunuhan Shah Persia, setelah gerakannya ditindas, dan banyak dari para pengikutnya dibuang ke Baghdad dan Istambul. Sepanjang kurun waktu ini, sebagaimana dilaporkan oleh Robert Dreyfuss, pimpinan Bahai tetap memelihara hubungan dekat, baik dengan Scottish Rite Freemasonry dan berbagai macam gerakan yang telah mulai menyebar di seluruh India, Kekaisaran Ottoman, Rusia dan bahkan Afrika. [9]
    Baha Ullah
    Al Afghani ternyata berasal dari Asadabad, sebuah kota di Persia, dekat dengan Hamadan, sebuah wilayah pemukiman Ismaili. Seperti Ismaili sebelum Afghani, ia yakin bahwa agama perlu untuk rakyat jelata, sambil mengamankan kebenaran atheisme untuk elit. Menurut Nikki R. Keddie, dalam studinya mengenai Afghani, “Banyak doktrin-doktrin esoterik Ismaili permulaan abad disajikan dengan mutu interpretasi yang berbeda dari naskah-naskah yang sama, mengikat rakyat jelata dan elit dalam sebuah rencana yang sama, jadi Jamal ud Din mempraktekan pengajaran dengan tingkat berbeda yang dapat menyatukan elit yang rasionalis dan mengikat rakyat jelata yang religious masuk ke dalam gerakan politik yang sama.[ 10 ]
    Beberapa orang dari mereka yang menyaksikan Afghani mengajar dan menegaskan mengenai penyimpangannya dari ajaran ortodoks. Di anatara mereka adalah Lutfi Juma, menceriterakannya bahwa, “kepercyaannya bukan Islam yang benar meskipun dia menyampaikan ajaran Islam, dan Saya tidak bisa menilai mengenai kepercayaan para pengikutnya” Dan yang lainnya, Dr. Shibli Shumayyil, seorang pengagum Afghani, menulis bahwa ketika ia mendengar Afghani menulis sebuah tratise – buku yang membahas dengan mendalam – yang menentang “pengikut-pengikut fahan materialis” ia memberikan komentar, ” Saya terkagum-kagum, karena Saya tahu dia sebelumnya bukanlah seorang yang religius. Adalah sulit bagi Saya setelah pengalaman secara pribadi dengan dia untuk langsung memberikan penilaian mengenai apa yang Saya dengar, dan mengenai dia setelah itu, tetapi Saya lebih cenderung berpikir bahwa ia bukanlah seorang yang beriman” [ 11 ]
    Disamping Afghani memperoleh banyak ilmu filsafat Islam, terutama sekali mengenai Persia, termasuk Avicenna, Nasir ud Din Tusi, dan yang lainnya, dan Sufisme. Bukti-bukti menjelaskan bahwa dia menguasai karya-karya tersebut, tetapi juga ia memperlihatkan tertarik kepada subyek-subyek okult, seperti rahasia-rahasia alfabet, kombinasi huruf, alkemi (ilmu kimia abad pertengahan) dan subyek-subyek Kabbalah lainnya. Juga Afghani memperlihatkan ketertarikannya kepada ilmu mistik, dari jenis Neoplatonic, sebuah tratise dua belas halaman mengenai Gnostikisme yang dicatat dengan tulisan tangannya.
    Banyak kontroversi terhadap kegiatan Afghani selama periode tahun 1858-1865. Namun, menurut seorang biografer, Salim al Anhuri, seorang penulis yang kemudian mengenalnya di Mesir, yang pertama Afghani melakukan perjalanan di luar Iran adalah ke India. Dia pernah tinggal di sana, ia melanjutkan, disitulah Afghani memperoleh kecenderungan bid’ahnya. Dia mempelajari bidang agama yang ada kaitannya, tukas Anhuri, menjurus kepada ateisme dan panteisme. dengan His studies in religion, relates Anhuri, led into atheism and pantheism. Pada dasarnya Afghani percaya kepada filsafat yang berhubungan dengan Lurianic Kabbalah, mengenai evolusi alamiah dari alam semesta, dimana kemajuan intelektual manusia merupakan bagiannya. Sebagaimana dijelaskan Anhuri, Afghani percaya bahwa:
    Manusia mulai dengan mengatakan bahwa setelah mati ia akan dipindahkan ke dalam kehidupan abadi, dan bahwa kayu atau batu yang akan membimbingnya kepada tempat tertinggi jika dia memperlihatkan catatan untuk hal itu serta memperlihatkan ketaatan terhadapnya, dan dari peribadatan seperti ini timbul pembebasan dari kepahitan pikiran mengenai sebuah kematian tanpa adanya kehidupan setelahnya. Dan nampak kepada Afghani bahwa api lebih kuat dan lebih besar dalam manfaat dan kerugian, maka dia berbalik kepadanya. Kemudian dia melihat bahwa awan lebih baik daripada api dan lebih kuat, maka dia melekatkan dirinya dan menggantungkan diri kepada mereka. Hubungan dari mata rantai ini, ditempa oleh dua alat khayal dan hawa nafsu bersama-sama dengan insting dan sifat alami manusia, diteruskan untuk meningkatkan sampai manusia memuncak dalam keadaan yang paling tinggi. Hasil daripada hukum alam adalah reaksi yang membawa kepada pembuktian bahwa semuanya yang di atas adalah pembicaraan tidak beralasan yang bermula dari hawa nafsu, dan bahwa itu tidak mempunyai kebenaran dan tidak ada definisi. [ 12 ]
    Pada tahun 1866 Afghani muncul di Qandahar, Afghanistan, kurang dari dua dekade setelah usaha Inggris gagal, bekerjasama dengan Aga Khan. Dan menurut sebuah laporan, dari seorang Afghanistan di dalam pemerintahan lokal Afghanistan, Afghani adalah:
    … benar-benar ahli dalam bidang sejarah dan geografi, berbicara bahasa Arab dan Turki dengan fasih, berbicara bahasa Persia seperti orang Iran. Nampaknya ia tidak mengikuti agama tertentu. Cara hidupnya lebih menyerupai orang Eropa daripada seorang Muslim. [ 13 ]
    Pada akhir tahun 1866, Afghani menjadi penasihat rahasia Azam, penguasa Afghanistan. Seorang asing bisa menduduki posisi penting dengan cepat menjadi perhatian ceritera masa kini. Beberapa sarjana berspekulasi bahwa Afghani, kemudian menyebut dirinya sendiri “Istanbuli”, ia, atau dirinya adalah seorang agen Rusia yang mampu mendapatkan dukungan uang dan politik untuk Azam dari Rusia untuk melawan Inggris, yang menyebabkan kekuasaannya berakhir. Ketika Azam menyerahkan singasananya kepada salah satu saingannya, Shir Ali, dia mencurigai Afghani, dan mengusir dari wilayahnya dalam bulan Nopember 1868.
    Selama tinggal di Afghanistan, Afghani tetap memelihara hubungannya dengan Bahai, Freemasonry Inggris, dan beberapa Sufi yang berbasis di India, dimana ia juga bertemu dengan Muslim Nizari. Menurut laporan intelijen Inggris waktu itu, , selama ia melakukan perjalanan ke India, Afghani menggunakan nama Jamal ud Din Effendi. Kemudian mengunjungi Aga Khan, pimpinan Ismaili. Disamping sebagai seorang Syekh Sufi ordo Mawlavi, atau Mevlevi, yang sangat terpengaruh mistik Iran dan puisi abad ke-13, Jalal ud Din ar Rumi juga sebagai juru dakwah kepercayaan Bahai, yang konon dikirim langsung dalam misi tersebut oleh Baha Ullah sendiri..
    Salah satu laporan yang dicatat tahun 1891, dari seorang muslim India yang tidak disebutkan namanya, bertindak sebagai seorang agen Inggris, yang berpura-pura menjadi pengikut Bahai dalam rangka mengumpulkan informasi yang lebih banyak, menyatakan sbb:
    Berikut ini adalah isi pernyataan yang dibuat oleh seorang yang jelas mengetahui betul, seperti keadaan sebenarnya atas kehadiran Saiyid Jamal-ud-din di India, yang digambarkan oleh informan sebagai seorang Persia, namun ybs menyebut dirinya sendiri sebagai seorang Turki dari Konstantinopel.
    Di kota pantai Akka (Acre?) tinggal seorang yang bernama Husen Ali, seorang Turki, yang menyebut dirinya sebagai Baha-ullah Effendi alias Jamal Mubarik (the Bless Beauty). Orang ini menyatakan bahwa semua agama adalah jelek, dan mengatakan bahwa dia sendiri adalah Tuhan. Dia memurtadkan sejumlah orang memeluk agama Bahai dan mengumpulkannya di Baghdad. Kira-kira empat tahun lalu mereka memberontak melawan Shah, tetapi mereka ditindas dan secara perlahan-lahan keluar dari Persia pindah ke Turki di Asia. Baha-ullah sekarang berada dalam pengawasan di Akka, disebut “Az Maksud” [Ar Maqud, sebuah istilah umum diantara penganut Bahai Iran untuk menyebut Tanah Suci] oleh orang-orang murtad.. Agen-agen Balla-ullah pergi ke seluruh dunia dan berusaha keras untuk meyakinkan semua orang bahwa mereka sedang dikunjungi oleh utusan-utusan Tuhan., dan pengikutnya akan menjadi penguasa-penguasa di muka bumi. Anak laki-laki Baha-ullah, Muhammad Ali, berkunjung ke Bombay dalam rangka misi ini, dan kemudian kembali ke Akka. Para agennya ditugaskan dimana-mana, Saiyid Jamal-ud-din termasuk salah seorang dari agennya.
    Dia datang ke Kailaspur dan tinggal selama 10 hari bersama saya. Dia menceriterakan semua mengenai Baha-ullah kepada saya dan misinya, dan mengusulkan untuk menunjuk saya menjadi agennya, dan mengajak saya pergi ke Bombay untuk bertemu dengan Muhammad Ali. Saya menyetujuinya untuk menjadi murid Baha-ullah dalam rangka menemukan mengapa in order to discover mengapa Saiyid Jamal-ud-din datang ke India. Saya setuju menjadi agennya untuk alasan yang sama, dan dia sekarang sering menulis surat kepada saya. Saya tidak menyimpan surat-suratnya, namun bisa di dapat bila diinginkan. Sekarang dia berada di Farukhabad, dan Saya percaya bahwa dia sudah memurtadkan sejumlah orang-orang yang kemudian mengikuti Bahai di India. Dia mempunyai banyak uang dan memnelanjakannya dengan sesuak hatinya, berpergian naik kereta api dengan kelas utama. Di Bombay ada seorang bernama Agha Saiyid Mirza [Afnan], seorang pedagang dari Shiraz, yang memberi dia uang yang banyak. [ 14 ]
    … Pada tanggal 21 September 1891, informan yang sama menulis surat langsung kepada Jenderal Supdt., Departmen T. dan D. [Pengawasan Umum, Departemen Thagi dan Dakaiti, bertanggungjawab memonitor para penjahat dan pembuat kerusuhan – General Superintendent, Thagi and Dakaiti Department, responsible for monitoring criminals and trouble-makers], sebagai berikut: “Orang bernama Saiyid Jamal-ud-din Shah bukan ‘Rumi,’ dia seorang yang berasal dari Astrabad Mazinderan di Persia, dan namanya adalah Mirza Muhammad Ali. Dia bukan pengikut ajaran Muhammad [Muslim] tetapi seorang “Babi,” dan kantor pusatnya di Akka, Palestine. [ 15 ]
    Kemudian Afghani muncul di Istanbul pada tahun 1870, dibawa ke sana oleh Ali Pasha, seorang Freemason, dan Grand Vizier selama lima kali semasa Sultan Abdul Majid dan Sultan Abdul Aziz berkuasa. Afghani sangat tidak disukai oleh para alim ulama karena pandangan-pandangan bid’ahnya, oleh karena itu Hasan Fahmi, seorang sarjana terkemuka pada waktu itu, dan Syekh al-Islam dari Kekaisaran Ottoman, menyampaikan sebuah Fatwa yang mengumumkan bahwa Afghani seorang kafir, dan kemudian dia diusir dari Turki.
    Pada tahun 1871 Afghani pergi ke Kairo, disponsori oleh Perdana Menteri Mustafa Riad Pasha, yang pernah bertemu dengan Afghan di Istanbul, dan menempatkannya dalam pekerjaan dengan gaji yang besar, dan menunjuknya menduduki jabatan yang bergengsi di Universitas Islam Al Azhar. Pada mulanya, Afghani tetap secara ketat ortodoks, tetapi pada tahun 1878, dia pindah ke perkampungan Yahudi di Kairo, dimana di sana ia mulai membuka organisasi politik. Kemudian Afghani mengumumkan pembentukkan the Arab Masonic Society. Meskipun kepada umum diketahui sebagai Islam ortodoks, para anggota lingkaran dalam Afghani menunjukkan dengan jelas ketaatannya kepada Gnostisisme Ismailia. Afghani menyebut kepada persaudaraan Masoniknya sebagai ikhwan al saffa wa khullan al wafa, yang sengaja mereferensi kepada persaudaraan Ismailia yang menggunakan nama yang sama pada abad-ke-10.[ 16 ]
    Dengan bantuan Riad Pasha dan Kedutaan Besar Inggris, Afghani mereorganisasi the Scottish Rite dan Grand Orient lodges of Freemasonry, dan mulai mengorganisir disekitar dia sebuah jaringan terdiri dari beberapa negara Islam, terutama sekali Syria, Turki, dan Persia. [ 17 ] Setelah beberapa tahun kemudian gerakan Afghani memikat pengikutnya, dari kalangan penulis muda dan aktivis, diantaranya adalah Mohammed Abduh, yang sudah menjadi pimpinan apa yang sering dianggap sebagai gerakan “modernis” dalam Islam, dengan kata lain dikenal sebagai Salafi, dan Sad Pasha Zaghlul, yang mengaku dirinya seorang Freemason, serta pendiri Wafd, Partai Nasionalis Mesir. [ 18 ]
    The Hermetic Brotherhood of Luxor

    Madame Helena Petrovna Blavatsky
    Afghani mengakui sebagai seorang representasi dari sebuah perkumpulan rahasia misterius Egyptian quasi-Masonic, seperti yang diduga mewakili pengajaran peninggalan Sabiin yang masih dipertahankan dari the Grand Lodge of the Ismailis of Cairo, yang menjadi dikenal diantara pengilut okult Barat sebagai the Hermetic Brotherhood of Luxor (H.B. of L.), juga ternyata juga yang mulanya dipengaruhi dibelakang pembentukkan Samuel Honis’ Rite of Mizraim.
    Salah seorang teman Afghani yang paling dekat adalah James Sanua. Sanua dilahirkan di Kairo dari keluarga yang berhubungan erat dengan keluarga Yahudi Italia yang berasal dari Yahudi Sephardic. Sanua dibesarkan sebagai Yahudi oleh ayahnya, yang lahir di Italia, dan kemudian menjadi penasihat penting bagi keluarga kerajaan Mesir. Sebagai tambahan sebagai seorang yang dibesarkan dilingkugan keluarga Yahudi, dan menguasai delapan bahasa asing, Sanua begitu menguasai dengan baik Qur’an dan adat-istiadat Islam yang mendapatkan untuk dirinya gelar “sheikh”, sebuah faktor yang menjurus kepada desas-desus mengenai kepindahan agamanya kepada Islam.
    Semasa mudanya Sanua belajar di Italia, disana ia berkenalan dengan gagasan Giuseppe Mazzini. Ketika ia kembali ke Cairo, dia dengan sepenuh hati mengabdikan dirinya mengajarkan ajaran Mazzini. Sanua juga bertanggungjawab atas pendirian yayasan teater Mesir Modern, yang mempelopori industri perfilman. Namun demikian, peranannya mengundang kecurigaan di mata pihak berwenang Mesir. Dan ketika ia mengetahui adanya persekongkolan untuk meracuninya, ia terbang ke Perancis, di sana dia lebih menyukai dikenal sebagai Abu Naddara. Di Paris, Sanua mendirikan sebuah jurnal yang didedikasikan terhadap prinsip, yang utamanya kepada Bahai, mengenai sebuah one-world-religion – satu-agama-dunia, seringkali menyajikan tulisan-tulisan Afghani.
    Pacar Sanua, Lydia Pashkov adalah wanita asal Rusia dan nekerja sebagai wartawan di harian Le Figaro di Paris. Melalui hubungan dengan mereka, Afghani menjadi bersahabat dengan direktur kantor pusat regional Illuminati di bagian selatan Lebanon, seperti Sheik Medjuel el-Mezrab, yang menikah dengan seorang Inggris who married British dilettante,- pencinta kesenian untuk hiburan – Jane Digby, dan Lydia Pashkov. Antara tahun 1870 dan 1875, nampaknya Illuminati memulai sebuah proyek yang meniru the Italian Carbonari di seluruh negara di Timur Tengah. [ 19 ]
    Baik Sanua maupun Lydia Pashkov adalah juga temannya Helena P. Blavatksy yang suka melakukan perjalanan bersama-sama. yang pada tahun 1856, Mazzini diinisiasi ke dalam the Carbonari. Helena P. Blavatsky, medium dan mistis yang terkenal, adalah the godmother dari kebangkitan okult dalam akhir abad ke-19. Setelah menulis karya-karya yang monumental seperti Isis Unveiled, dan The Secret Doctrine, the Theosophical Society dibentuk pada tahun 1875, untuk menyebarkan ajarannya ke seluruh dunia. Dalam The Theosophical Society terdapat anggota Freemasonry, yaitu Henry Steel Olcott dan George H. Felt yang ditunjuk kemudian sebagai presiden dan wakil-presiden. Diantara angota-anggota paling awal termasuk juga Albert Pike. Menurut Manly P. Hall, seorang ahli sejarah terkemuka Masonic, menjelaskan:
    The Secret Doctrine dan Isis Unveiled merupakan hadiah dari Madame Blavatsky untuk umat manusia, dan kepada mereka yang visinya dapat menembus awan ancaman malapetaka yang sudah diambang pintu, adalah tidak berlebihan untuk menyatakan bahwa tulisan-tulisan ini merupakan bacaan paling penting yang dikontribusikan kepada dunia modern. Tidak akan bisa mereka dibandingkan dengan buku-buku yang lain, dapatkah cahaya matahari dibandingkan dengan lampu glowworm – ulat yang berkelap-kelip. The Secret Doctrine adalah jelmaan kemuliaan dari sebuah kitab suci. [ 20 ]
    Blavatsky mengklaim menerima tanzil dari “Secret Chiefs”, atau ruh “Ascended Masters”, yang membantu umat manusia untuk meningkatkan dirinya menjadi sebuah ras yang super. Pada awalnya Blavatsky memberikan nama kepada para Masternya,seperti “Tuitit Bey”, “Serapis Bey”, dan “Hilarion”, yang nama-nama tersebut diakui milik the “Brotherhood of Luxor”. Menurut Joscelyn Godwin, dalam The Theosophical Enlightenment, jika kita menginterpretasikan the “Brotherhood of Luxor” sebagai sekelompok kecil penganut okult dimana Blavatsky bergabung dengan mereka di Mesir, maka kita dapat menganggap bahwa Jamal ad-Din al Afghani merupakan salah seorang daripada anggotanya.. [21 ]
    Meskipun tidak terdapat bukti langsung bahwa Blavatsky telah bertemu dengan Afghani, menurut K. Paul Johnson, dalam The Masters Revealed, kenyataan akan menunjukkan terjadinya kontak. Tidak hanya Afghani yang akrab dengan teman-temannya Sanua dan Pashkov, tetapi dia dengan Blavatsky, kedua-duanya berada di India antara tahun 1857 dan 1858, demikian juga kedunya berada di Tbilisi dalam pertengan 60-an, dan keduanya berada di Cairo pada tahun 1871. Lagi-lagi Afghani meninggalkan Mesir menuju ke India pada akhir tahun 1879, dimana pada tahun yang sama Blavatsky dan Olcott tiba di sana. Setelah meninggalkan India pada akhir tahun 1882, Afghani tinggal di Paris sepanjang tahun 1884, dimana Blavatsky pada tahun itu menghabiskan waktunya di sana.
    Melalui Jamal ud Din al Afghani, Blavatsky memperoleh doktrin-doktrin sentral, derivasi dari Ismailisme, yang kemudian dia menghubungi komunitas okult Barat. Sebagaimana Johnson menjelaskan, dalam tulisan Blavatsky, The Eastern Gupta Vidy dan the Kabbalah, dia mengklaim the “real Kabbalah” ditemukan di dalam buku the Chaldean Book of Numbers. Meskipun buku tersebut tidak diketahui oleh para sarjana, Blavatsky sering mengutip buku ini di dalam buku besarnya, Isis Unveiled dan The Secret Doctrine. Dia mengklaim telah menerimanya dari seorang “Sufi dari Persia”, dan sebagaimana juga dijelaskan oleh K. Paul Johnson, Afghani hampir bisa dipastikan sebagai sumbernya.
    Menurut Johnson, sebuah struktur penting dalam doktrin Blavatsky hanya dapat menunjuk kepada satu sumber, yang juga berhubungan dengan gagasan pengikut okult lainnya, Gurdjieff: Ismaili Gnosticism. The Chaldean Book of Numbers mengajarkan sebuah kosmologi tujuh lapis mirip dengan elektrik mistikisme Ismaili.
    …adalah merupakan petunjuk penting yang menunjuk kepada gnosisi Ismaili sebagai sebuah sumber penting baik bagi Blavatsky maupun Gurdjieff. Henri Corbin’s dalam Cyclical Time and Ismaili Gnosis menjelaskan sebuah doktrin proses evolusi kosmik tujuh lipat, diulang kembali di dalam sebuah skema sejarah tujuh lipat, paralel dengan sebuah tujuh lipats jalan inisiasi untuk adept-ahli individu. Ini sepadan sekali dengan surat-surat Mahatma [dari Blavatsky] yang mengajarkan bahwa “tingkatan seorang Adept-ahli diinisiasi dengan lambang tujuh tahap dimana ia menemukan rahasia dari prinsip-prinsip tujuh lipat secara alami dan manusia membangunkan kekuatan-kekuatan yang tidak aktif.” Doktrin Kehidupan kembali – Resurrection – membutuhkan arti yang spesifik dalam gnosis Ismaili yang menghubungkannya kepada pengajaran Blavatsky. Setiap prinsip-prinsip tujuh dari individu adalah “dibangkitkan” dari pengaruh prinsip berikutnya yang lebih tinggi. HPB tujuh lipat menguraikan prinsip-prinsip manusia yang disuguhkan juga secara bervariasi seperti Chaldean, Tibet, dan Chaldeo-Tibet. Tetapi faktanya analogi sejarahnya yang terdekat adalah Ismaili. [ 22 ]

    John Yarker
    Ajaran Blavatsky juga mempengaruhi penentuan sebuah perkumpulan rahasia terkemuka yang dikenal sebagai the Golden Dawn, yang muncul ke luar karena kontak Afghani dengan pimpinan Egyptian Rite Freemasonry. Setelah bergerak di dalam tanah selama beberapa waktu, sampai tahun 1848, the “Year of Revolutions”, the Egyptian Rite of Freemasonry kemudian dihidupkan kembali kegiatannya di Paris dan pada tahun 1856 juga didirikan di Mesir, Amerika, Romania dan negara-negara lainnya. Pada tahun 1872, ketika the Egyptian Rite yang dikenal sebagai the Ancient and Primitive Rite, the Grand Mastership dari ordo ini dijabat oleh John Yarker, yang dilimpahkan kepadanya oleh Marconis de Negre. Yarker juga akrab dengan Blavatsky, bertemu di Inggris tahun 1878, dan menemuinya untuk merundingkan dengan Blavatsky mengenai sebuah inisiasi Masonic, meskipun terdapat upaya-upaya menyalahkan keterlibatannya dalam Freemasonry.
    Di Paris, Yarker bertemu dengan Pascal Beverly Randolph, seorang okultis Africa-Amerika yang mengadakan perjalanan ke Mesir, dimana dia where he was supposedly initiated by a secret priestess of the Ismaili Muslims. Paschal Randolph was a noted medium, healer, occultist and author of his day, and also counted among his personal friends Bulwer-Lytton. Randolph’s Brotherhood of Eulis claimed descent from the Rosicrucian Order, by charter of the “Supreme Grand Lodge of France”, and taught spiritual healing, western occultism and principals of race regeneration through forms of sex magic. Through Randolph, Yarker passed on the tradition of the Hermetic Brotherhood of Luxor, that was reborn as the Hermitic Brotherhood of Light, a continuation of the Frates Lucis, or Asiatic Brethren.

    Max Theon
    Pada tahun 1873, Carl Kellner, seorang rekan Randolph, salah seorang dari para pengikut okult yang berhubungan dengan Freemasonry Mesir, yang melakukan perjalanan ke Cairo pada waktu kegiatan al Afghani. Di Mesir untuk pertama kali bertemu dengan seorang muda misterius, menyandang nama Aia Aziz, juga dikenal sebagai Max Theon. Sebenarnya, Max Theon adalah anak dari pemimpin terakhir sekte Frankist, Rabbi Bimstein dari Warsawa, Polandia.
    Max Theon melakukan perjalanan kemana-mana, dan di Cairo bekerja dengan Blavatsky, juga menjadi seorang murid Paulos Metamon, seorang “tukang sihir Coptic”. Paulos Metamon juga merupakan “Master” Blavatsky pertama, yang bertemu di Asia Minor pada tahun 1848, kemudian bertemu lagi di Cairo pada tahun 1870, dialah yang memperkenalkan Blavatsky kepada the Hermetic Brotherhood of Light. Yang menarik adalah, kosmologi tujuh lipat Ismailisme ternyat sudah terbiasa bagi Theon dan Blavatsky. Pada tahun 1873, Metamon menyerahkan the Grand Mastership kepada Aziz, yang menggunakan nama Max Theon, kemudian pindah ke Inggris untuk menyebarluaskan ordo yang sama.
    Adalah Carl Kellner dan Thoedore Reuss, anggota lainnya dari Bulwer-Lyttons’ Societas Rosicruciana di Anglia, yang menggabungkan ritus Egyptian Rite Freemasonry, yang diizinkan kepada Reuss oleh John Yarker untuk membawa rahasia orang dalam dari the Hermetic Brotherhood of Luxor. Mengenai Kellner, Reuss menulis:
    Selama melakukan perjalanannya yang sering dan ekstensif di Eropa, Amerika dan Timur Jauh, Bro. Kellner melakukan kontak dengan sebuah organisasi yang disebut The Hermetic Brotherhood of Light. Dorongan yang dia peroleh melalui hubungannya dengan wadah ini, juga kenyataan-kenyataan yang tidak bisa disebutkan disini, hingga menyebabkan Bro. Kellner’s berkeinginan untuk mendirikan sejenis Academia Masonica yang akan memungkinkan saudara seiman yang sedang mencari-cari dapat mengenal semua tingkat dan sistem Masonic yang ada. Pada tahun 1895 Bro. Kellner mendiskusikan secara panjang lebar dengan Bro. Reuss di Berlin mengenai bagaimana gagasan ini dapat direalisasikan.. Sewaktu dalam pembicaraan dengan Bro. Reuss ia tidak menyetujui usul mengenai nama Academia Masonica dengan memberikan alasan -alasan termasuk dokumentasi, menyarankan untuk memakai nama Oriental Templars. Namun pada waktu itu, yakni pada tahun 1895 perundingan-perundingan ini tidak membawa hasil yang positif karena Bro. Reuss kemudian disibukkan dengan menggiatkan kembali Ordo Illuminati dan Bro. Kellner tidak bersimpati terhadap organisasi ini atau terhadap orang-orang yang aktif di dalamnya bersama-sama dengan Bro. Kellner. [ 23 ]

    Aleister Crowley
    Adalah John Yarker yang diduga menyiapkan sebuah piagam untuk mendirikan the Ordo Templi Orientis, atau O.T.O., yang dipengaruhi oleh Reuss, yang berusaha untuk menghidupkan kembali tradisi-tradisi dari the Ancient Mysteries, the Knights Templars, the Freemasons, Rosicrucians dan the Illuminati. Ordo Templi Orientis berarti “Order of Eastern Templars”, yang mengacu kepada the Johannite myth dari Sabian atau pengaruh Ismaili. Lingkaran dalam okult the O.T.O. akan di atur paralel dengan tingkat tertinggi dari Egyptian Rite Masonry, dan doktrin-doktrin esoterik Rosicrucian dari the H.B. of L.
    Ketua O.T.O., Reuss, kemudian digantikan oleh Aleister Crowley yang terkenal karena kejahatannya. Aleister Crowley menyandang gelar tingkat ke-33 Mason dari the Scottish Rite, juga seorang anggota dari the Isis-Urania Temple of Hermetic Students of the Golden Dawn. Disingkat menjadi The Golden Dawn, ordo ini didirikan pada tahun 1888, oleh Bulwer-Lytton, seorang Masons dan anggota dari the Societas Rosicruciana di Anglia. Kult Isis ini dibentuk sekitar tahun 1877 yang diorganisir berdasarkan naskah Isis Unveiled karya Helena Blavatsky. Anggota-anggota The Order of the Golden Dawn diantaranya termasuk William Butler Yeats, Maude Gonne, istri Oscar Wilde, dan Arthur Edward Waite. The Golden Dawn pada waktu itu dipimpin oleh McGreggor Mathers, yang melacak spiritual leluhur ordonya sampai kepada ordo the Rosicrucians, dan dari sana, melalui Kabbalah sampai ke Mesir Kuno. Dan sewaktu di Mesir pada tahun 1904, dimana Crowley melakukan kontak dengan wujud makhluk bernama Aiwass, yang mendiktekan kepadanya untuk isi bukunya yang kemudian diberi judul Book of the Law, berisi a.l. semboyan terkenal dari okultisme modern, “Do what thou wilt shall be the whole of the Law.”
    The Salafi

    Muhammad Abduh
    Setelah Afghani meninggalkan Mesir, muridnya, Mohammed Abduh, dengan alasan yang tidak dapat dijelaskan ditunjuk sebagai the chief editor publikasi resmi pemerintah Mesir yang dikontrol Inggris, the Journal Officiel. Bekerja dibawah Abduh seorang temannya anggota Freemason, Saad Zaghul, yang kemudian mendirikan Partai Nasionalis Wafd. Pada tahun 1883, Abduh bergabung dengan Afghani di Paris, dan kemudian pergi ke London, di sana ia mengajar di Oxford dan Cambridge, serta berkonsultasi dengan pejabat-pejabat Inggris mengenai krisis di Sudan melawan Mahdi.
    Di Paris dan London, Abduh membantu Afghani dalam mengatur jurnal berbahasa Perancis dan bahasa Arab di Paris, yang disebut Al Urwah al Wutsqa, atau the “Indissoluble Bond”, juga sebuah nama organisasi rahasia yang dia dirikan pada tahun 1883. Diantara anggota-anggota Afghani di Paris adalah orang-orang Mesir, Turki, India, Siria, Afrika Utara dan banyak juga mereka yang beragama Kristen serta Yahudi, dan Bahai Persia, yang diusir dari Timur Tengah.
    Ketika Perancis menekan Al-Urwah al-Wutsqa, Abduh mengadakan perjalanan ke seluruh negara-negara Arab selama beberapa tahun, dibawah berbagai penyamaran, terutama di Tunis, Beirut, dan Siria. Di setiap kota, dia mencoba merekrut orang-orang untuk menjadi anggota perkumpulan rahasia fundamentalisme Afghani. [ 24 ]
    Seperti gurunya, Abduh bergabung dengan gerakan Bahai yang sudah berupaya dengan hati-hati dalam menyebarkan kepercayaannya ke Mesir. Bahai mulai didirikan di Alexandria dan Cairo pada tahun 1860. Abduh bertemu dengan Abdul Baha ketika dia mengajar di Beirut, dan keduanya mulai bercengkrama dengan sangat bersahabat, dan keduanya menyetujui falsafah sebuah agama dunia – one-world-religion philosophy. [ 25 ] Memuji keutamaan Abdul Baha dalam ilmu agama dan diplomasi, Abduh mengatakannya bahwa “[dia] lebih dari itu. Sesungguhnya ia seorang besar, dialah orangnya yang patut mendapatkan nama kehormatan yang diterapkan kepadanya.”[26]
    Abduh dikenal dengan pandangan reformasinya mengenai Islam. Akan tetapi, dalam How We Defended Orabi, A.M. Broadbent menyatakan bahwa, “Sheikh Abdu bukan seorang fanatik yang berbahaya atau seorang yang beragama dengan antusias, dia termasuk orang yang paling luas pemikirannya dalam Islam, berpegang kepada sebuah keyakinan politik serupa dengan republikanisme murni, dan seorang Master of a Masonic Lodge yang bersemangat.” [ 27 ] Seperti pengikut Ismaili sebelumnya, dia akan meningkatkan murid-muridnya secara progresif masuk jauh ke dalam derajat bid’ah. Kepada initiates yang lebih tinggi, dia akan mengungkapkan doktrin-doktrin the Scottish Rite dan falsafah one-world government – satu-agama-dunia. Meskipun demikian, kepada mereka yang Abduh anggap lebih bersedia, dia akan memperkenalkannya sebagai seorang pejabat intelijen Inggris dari London. [ 28 ]
    Dari tahun 1888, sampai dengan kematiannya pada tahun 1905, Abduh secara tetap berkunjung ke rumah kediaman dan kantor Lord Cromer. Pada tahun 1892, dia ditunjuk untuk melaksanakan administrasi Komite Mesjid dan Universitas Al Azhar, lembaga pendidikan Islam paling bergengsi, dan universitas tertua di dunia. Dari jabatan tersebut dan karena reputasi Al Azhar, dia mengatur keseluruhan sistem Islam di Mesir dan banyak dari dunia Islam juga.

    M. Rasyid Ridho
    Pada tahun 1899, Lord Cromer, mengangkat Abduh sebagai Mufti Besar Mesir. Abduh sekarang kepala otoritas hukum Islam, juga sebagai the Masonic Grand Master of the United Lodge of Egypt. Lord Cromer adalah seorang anggota penting dari keluarga perbankan England’s Baring, yang menjadi kaya raya dari hasil perdagangan opium di India dan Cina. Motif Lord Cramer menjadikan Abduh sebagai yang paling berkuasa dalam semua urusan mengenai Islam adalah untuk merubah hukum Islam yang melarang bunga bank, Abduh kemudian mengupayakan sebuah penafsiran Qur’an, untuk menciptakan jalan yang diperlukan untuk memberikan kebebasan kepada bank-bank Inggris berkuasa di Mesir. Mengenai Abduh, Lord Cromer menceriterakan, “Saya curiga teman saya Abduh dalam realitasnya seorang agnostic – orang yang tidak peduli adanya Tuhan – I suspect my friend Abduh was in reality an agnostic,” dan dia mengatakan gerakan reformasi Salafi yang dipimpin Abduh, bahwa “Mereka adalah sekutu alamiah dari reformer Eropa They are the natural allies of the European reformer.” [ 29 ]
    Gerakan Salafi kemudian bersekutu dengan Wahhabi dari Saudi Arabia, melalui anggota Freemason, Mohammed Rashid Rida, yang setelah kematian Afghani pada tahun 1897, dan Abduh pada tahun 1905, menjabat pemimpin Salafi, Rida menjadi anggota the Indissoluble Bond pada usia muda. Dia dipromosikan Afghani melalui perkumpulan Masonic dengan membaca Al-Urwah al Wutsqa, yang kemudian dia mengakui sangat besar pengaruhnya dalam kehidupannya. Rida tidak bertemu Afghani, tetapi pada tahun 1897, dia pergi ke Mesir untuk belajar bersama Mohammed Abduh. Meskipun Rida tidak berbagi menggagas opini mengenai gerakan Bahai, hanya karena melalui pengaruhnya saja gerakan Salafi menjadi kuat bersekutu dengan Negara Saudi Arabia.
    Footnotes:
    [1] Dreyfuss, Hostage to Khomeini , p. 113. [ pdf ]
    [2] Hansard’s Parliamentary Debates , quoted from Paul A. Fisher, Their God is the Devil , pp. 18-19.
    [3] Ruggiu, Jean-Pascal. “ Rosicrucian Alchemy and the Hermetic Order of the Golden Dawn ”.
    [4] Dreyfuss, Hostage to Khomeini . p. 118.
    [5] Ibid . p. 123 and 121.
    [6] Ibid . p. 118.
    [7] Nikki Keddie, Sayyid Jamal ad-Din “al Afghani”: A Political Biography , Berkeley, CA: University of California Press, (1927) p. 87
    [8] David Hughes, Davidic Dynasty .
    [9] Nikki Keddie, Sayyid Jamal ad-Din “al Afghani”: A Political Biography p. 116.
    [10] Ibid . p. 87.
    [11] Ibid . p. 91.
    [12] Ibid .
    [13] Ibid . p. 45.
    [14 North West Province Special Branch, 29 August 189. quoted from Momen, Moojan, “ Jamal Effendi and the early spread of the Bahai Faith in Asia ”, Bahai Studies Review, Volume 8, 1998.
    [15] (C.S.B.) Report of D.E. McCracken , dated 14 August 1897, in file Foreign: Secret E, Sept. 1898, no. 100, pp. 13-14; national archives of the government of India, New Delhi.
    [16] Raafat, Samir. “ Freemasonry in Egypt: Is it still around? ” Insight Magazine, March 1, 1999.
    [17] Dreyfuss, Hostage to Khomeini , p. 122.
    [18] Ibid . p. 122.
    [19] 1941: Iraq and the Illuminati .
    [20] Manly P. Hall (33rd degree mason), “The Phoenix, An Illustrated Review of Occultism and Philosophy”, 1960 The Philosophical Research Society , p. 122
    [21] p. 280
    [22] The Masters Revealed , p. 146.
    [23] Howe, Ellic, Theodor Reuss: Irregular Freemasonry in Germany, 1900-23, 16 February 1978; Grand Lodge of BC and Yukon, Ars Quatuor Coronatorum , ” Theodor Reuss: Irregular Freemasonry in Germany, 1900-23 “.
    [24] Dreyfuss, Hostage to Khomeini , p. 136.
    [25] Ibid. p. 279.
    [26] Cole, Juan R. I. “ Rashid Rida on the Bahai Faith: A Utilitarian Theory of the Spread of Religions ”, Arab Studies Quarterly 5, 3 (Summer 1983): 278.
    [27] Raafat, Samir. “ Freemasonry in Egypt: Is it still around? ” Insight Magazine, March 1, 1999.
    [28] Dreyfuss, Hostage to Khomeini , p. 136.
    [29] Goodgame, Peter. The Muslim Brotherhood: The Globalists’ Secret Weapon .
    Filed under: Partai Keadilan Sejahtera
    Like
    Be the first to like this post.

  29. boleh bergabung ga?
    membaca komen alaydrouz, saya jadi tergelitik juga…
    memang benar, sesungguhnya agama tauhid di muka bumi ini mempunyai musuh abadi, yaitu yang kita kenal sebagai agama kabbalah, mereka ini penyembah iblis. Karena iblis terbuat dari api, maka mereka pun menyembah api dan yang berhubungan dengan api, seperti matahari, dll. Kalo di persia dulu Majuzi, penyembah api, perwujudan dari kabbalah, di Mesir, rakyatnya menyembah Dewa Ra, dewa matahari, di Jepang juga menyembah Dewa Matahari, dll
    Mereka mempunyai ritual2 yang mengerikan, seperti mengorbankan nyawa manusia. Agama kabbalah dianut oleh anggota Lion’s club, atau freemasonry dan pencetus zionisme. Mereka rakus harta dunia dan menganggap manusia lain lebih rendah/bodoh/dungu/primitif. Mereka pencetus sistem riba, kapitalisme… Mereka mengincar masjid al-aqso bukan karena masalah agama/ ada kuil sulaiman, tetapi mereka pikir dibawahnya terkubur harta karun sulaiman. Mereka ikut perang salib bukan karena perintah agama, tetapi karena ingin kekayaan kaum muslimin yang melimpah ruah dan juga menjajah karena menganggap manusia lain lebih rendah/bodoh/dungu/primitif ( semangat gold and glory ). Pasukan mereka yang bernama Ksatria Templar sangat dendam thd orang arab, khususnya Sultan Sholahuddin yang mengalahkan mereka.
    Waktu penaklukan Islam sampai ke eropa, mereka sangat takut sekali. Mereka sekuat tenaga menghentikannya… dan berhasil menahan penaklukan Islam di Wina, Austria. Kalau sampai Wina ditaklukkan kaum muslimin… mungkin habis riwayat mereka, karena austria bersebelahan dengan swiss, tempat mereka menyimpan semua harta haramnya…
    Mereka pinter mendompleng, dan mencari celah untuk dapat bertahan, karena tertutup dan terisolir organisasi tanpa bentuk. Kalo udah nonton film FROM HELL, disitu jelas sekali, ternyata Jack the ripper membunuh orang untuk ritual agama Kabbalah… walaupun udah ketahuan tetapi scotland yard ga bisa berbuat apa2 karena pelakunya merupakan dokter Ratu Inggris yang merupakan bangsawan berpengaruh yang mengetahui seluruh rahasia istana Inggris… akhirnya polisi Inggris yang menyelidikinya ( Johny Deep ) malah stress…
    Penganut kabbalah, karena kelicikannya, pengaruhnya ( karena dari golongan elit ) dan kekayaannya sangat pintar mendompleng negara2 yang dianggapnya bisa melindunginya. Dulu mereka mesra dengan kalangan istana Perancis, maka mereka mendompleng di Perancis…. tetapi ketika mereka berselisih dengan istana Perancis, mereka bikin kekacauan di Perancis sehingga timbul revolusi Perancis…
    mereka pun mendompleng dan akrab dengan istana Inggris… mereka kompori Inggris sehingga perang melawan Perancis.
    Begitu juga di Inggris… mereka mendompleng Inggris, sampai akhirnya ditemukan wilayah Amerika… waktu Inggris ingin menguasai Amerika mereka membela orang di daerah koloni ( Amerika ) untuk melawan Inggris. dan Amerika berhasil merdeka .
    Mereka menamakannya Uncle Sam / Paman Sam untuk mengenang leluhur mereka Samiri, musuh Nabi Musa AS.
    Mereka juga berusaha menyesatkan manusia secara halus, yaitu dengan cara mendompleng ajaran kemudian disimpangkan, membajak ajaran, dll.
    Agama tauhid Nabi Musa, disimpangkan oleh Samiri penyembah sapi …. kitabnya pun berubah dari taurat menjadi talmud… diambil ajaran taurat yang sesuai dan yang tidak sesuai dibuang… tetapi bila sekarang ditanyakan kepada penganutnya bila ada pertentangan antara taurat ( yang asli ) dengan yang sekarang, mereka memilih menggunakan yang versi sekarang, yang palsu….heran kan
    Agama tauhid Nabi Isa, disimpangkan oleh Paulus. Paulus orang yang jauh dari zaman Nabi Isa, menyimpangkan agama tauhid Nabi Isa, yang mengesakan Allah SWT menjadi tuhan tiga, trinitas…… Diambil sebagian ajaran Nabi Isa yang sesuai hawa nafsu, selebihnya dibuang, bahkan dibilang sesat….Kalo ada pertentangan antara ajaran Nabi Isa dengan ajaran Paulus, pengikutnya lebih memilih ajaran Paulus… heran kan. Pengikut Paulus ( orang kristen ) malah mengejar2, memusuhi, menganggap penganut Nabi Isa yang bertauhid ( unitarian ) sebagai musuh nomor satu, perusak agama, dan bahkan bukan dianggap sebagai manusia karena mereka menganggap manusia lain lebih rendah/bodoh/dungu/primitif…..
    Di Islam, setelah gagal dengan proyek syiahnya… mereka mencoba proyek wahabinya…
    Lihat aja sejarah berdirinya kerajaan Saudi, dimana orang2 kabbalah/fremasonry/zionis dari bangsawan Inggris, kasak-kusuk.
    Ajaran tauhid Nabi Muhammad SAAW, diganti oleh Ibn Abdul Wahab dengan tauhid tiganya… sama persis dengan yang dilakukan Paulus. Ibn Abd Wahab juga sangat jauh zamannya dengan Nabi, bahkan para sahabat… begitu juga Pualus… ajaran Nabi Muhammad SAAW diambil sebagian, sebagian lagi diganti dengan ajaran versinya sendiri. Bukan hanya dibuang, bahkan dibilang sesat, begitu pula karya2 para Imam, diambil sebagian yang sesuai dengan hawa nafsunya, sisanya dibuang bahkan dibilang sesat. Bila ada pertentangan antara ajaran Nabi dengan ajaran Ibn Abdul Wahab, mereka memilih ajaran Ibn Abdul Wahab…Sama seperti pengikut Paulus, pengikut Ibn Abd. Wahab ( salafy/wahabi ) malah mengejar2, memusuhi, menganggap penganut ajaran Nabi Muhammad SAAW, sebagai musuh nomor satu, perusak agama, dan bahkan bukan dianggap sebagai manusia karena mereka menganggap manusia lain lebih rendah/bodoh/dungu/primitif…..

    Waspadalah……..

    1. abah zahra@

      Silahkan bergabung Akhi, semoga enjoy dalam mensharing-kan informasi yang penting untuk diketahui oleh kaum Muslimin. Berdiskusi dengan Wahabi mungkin tidak mendatangkan hidayah buat mereka, tapi insyaallah akan bermanfaat bagi pembaca yang lain.

      Fokus kita bukan ingin semata-mata menyadarkan mereka, tapi lebih dari itu yaitu untuk menyelamatkan kaum muslimin dari pengaruh Wahabi yang terbukti sebagai ahlu bid’ah dlolalah yang sesungguhnya.

      Blog ini dipublikasikan juga dalam rangka menyampaikan informasi-informasi faktual dengan harapan menyemai benih kesadaran bagi Ummat Islam akan bahaya fitnah Wahabi.

      Terima kasih Akhi Abah Zahra, selamat bergabung.

  30. afwan,,ana ada sdikit koreksi bwt artikel di atas..

    “Dan pada sisi Allah-lah kunci2 semua yg ghaib,TIDAK ADA YANG MENGETAHUINYA Kecuali DIA SeNDIRI…..” (al anam_59)

    “Katakanlah: “TIDAK ADA SEORANG PUN DILANGIT DAN DI BUMI YANG MENGETAHUI PERKARA YANG GHAIB,KECUALI ALLAH”,dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan di bangkitkan.” ( An naml_27)

    Ayat2 diatas dgn jelas mengabarkan bahwa hanya Allah lah yang mengetahui perkara yang ghaib,dan tidak ada seorang pun yg mengetahui perkara yg ghaib.

    Adapun Rasulullah shallallahu ‘allaihi wa sallam,beliau tidaklah mengetahui hal yang ghaib.
    Adapun yg Beliau shalallahu ‘allaihi wa sallam sampaikan tentang kisah/kejadian2 seblum beliau diutus,ataupan kejadian2 yg akan datang,maka itu semua semata mata hanyalah wahyu dari Allah yang disampaikan kpd Beliau. sbgmna di jelaskan dlm dlm alqur’an :

    “Demikian itu (adalah) diantara berita-berita yang ghaib yang kami wahyukan kepadamu (muhammad),padahal kamu tidak berada pada sisi mereka,ketika mereka memutuskan rencananya (utk memasukan yusuf ke dlam sumur) dan mereka sedang mengatur tipu daya” ( yusuf : 102) & ali ‘imran 44

    “katakanlah : Aku tidak mengatakan kepadamu,bahwa perbendaharaan Allah ada padaku,DAN TIDAK PULA AKU MENGETAHUI YANG GHAIB,dan tdk pula aku mgatakan kepadamu bhwa aku seorang ,malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yg di wahyukan kepadaku……” (al anam:50)

    “katakanlah:”aku tidak berkuasa menarik kemanfaatan bagi diriku dan tidak (pula) menolak kemudharatan kecuali yang di kehendaki Allah.DAN SEKIRANYA AKU MENGETAHUI YANG GHAIB,tentulah aku membuat kebajikan seanyak banyaknya dan aku tidak akan di timpa kemudharatan.aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan,dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman” ( al a’raf 188 )

    ayat2 diatas dgn jelas dan gamblang menyatakan bahwa hanya Allah yang mengetahui perka ghaib,dan tdk ada seorang pun yg mngetahui perkara2 yg ghaib termasuk rasulullah shalallahu ‘allaihi wa sallam.
    dan apa2 yg beliau sampaikan bukanlah datang dari beliau,melainkan wahyu dari Allah subhannahu wa ta’ala.

    shingga ungkapan
    ” ROSULULLAH SAJA TIDAK MENGETAHUI YANG GHAIB APALAGI ORANG LAIN,YANG TAHU PERKARA GHAIB HANYALAH ALLAH”
    bukanlah ungkapan yang meng ada-ada,tetapi berdasarkan hujjah yg nyata dari kitabullah.

    “dan tidaklah patut bagi laki2 yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yg mukmin,apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan,akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rosul-Nya maka sungguh dia telah sesat,sesat yang nyata” (al ahzab:36)

    demikian sedikit koreksi dari ana ,, semoga bermanfaat bagi kita semua…

    wassalammua’alaikum warahmatullahi wa barakatuh…

  31. abu fadlan @

    Bahkan beliau (Nabi Saw) pernah mengatakan akan munculnya fitnah kaum tanduk syetan dari Najd (kaum Wahabi). Apakah semuanya itu bukan perkara gaib yang misterius tapi sudah diketahui oleh Nabi Saw? Beliau Juga tahu tentang peristiwa masa lalu sebelum beliau lahir, misalnya tentang kisah para Nabi dan Rasul sebelum Nabi Muhammad Saw.

    Ya, tentu tahunya Nabi kepada hal-hal ghoib atas pemberitahuan Allah Swt, Nabi jadi tahu akan hal-hal ghoib itu. Intinya Nabi diberitahu jadi tahu dan mengetahuinya. Nabi jadi tahu pasti tentang adanya siksa kubur, juga tahu tahu pasti tentang surga dan neraka, dan beliau menyaksikannya sebagaimana dikisahkan dalam beberapa riwayat hadits. Bukankah surga, neraka, dan siksa kubur adalah perkara ghoib?

    Tidak ada yg salah dg Ayat-ayat Al-Qur’an yg antum bawakan, saya pun tidak mengingkarinya, yang saya tidak setuju adalah cara antum memahaminya karena bisa berakibat mereduksi kemukzizatan yg dianugrahkan kepada Nabi Saw. Akibatnya yg lain adalah bisa meremehkan Nabi Saw, padahal tidak layak kita meremehkan Nabi saw, sedangkan Allah Swt dan seluruh makhluk di langit sangat mengagungkan beliau.

  32. @ akh badril
    ana rasa ayat2 di atas sudah sngat jelas dan tegas,dan tdk perlu pmahaman yang rumit.

    pada ayat2 diatas dengan jelas Allah mengabarkan kpd kita bawhwa rosulullah tdk mengetahui hal/parkara yg ghaib.

    jadi bukan ana yg mnyatakn bahwa rosulullah tdk mngtahui hal yg ghaib,tapi Allah-lah yg telah mengabarkan demikian.

    jadi tidak ada sedikitpun meremehkan rosulullah shalallahu ‘allaihi wa sallam.
    jadi antum tdk perlu khawatir akhi.

    semoga Allah membalas rasa cinta antum kpd rosulullah dgn balasan kebaikan..

    barokallohu fikum..
    semoga Allah menambahkan ilmu kpd kita semua..

  33. @ akh badril
    ana rasa ayat2 di atas sudah sngat jelas dan tegas,dan tdk perlu pmahaman yang rumit.

    pada ayat2 diatas dengan jelas Allah mengabarkan kpd kita bawhwa rosulullah tdk mengetahui hal/parkara yg ghaib.

    jadi bukan ana yg mnyatakn bahwa rosulullah tdk mngtahui hal yg ghaib,tapi Allah-lah yg telah mengabarkan demikian.

    jadi tidak ada sedikitpun meremehkan rosulullah shalallahu ‘allaihi wa sallam.
    jadi antum tdk perlu khawatir akhi.

    semoga Allah membalas rasa cinta antum kpd rosulullah dgn balasan kebaikan..

    barokallohu fikum..
    semoga Allah menambahkan ilmu kpd kita semua..
    amin…

    1. abu fadlan anda mengatakan , syarat dan rukun sholat tidak ada dalilnya ? begitu juga dengan syarat dan rukun wudlu anda katakan tidak ada dalilnya ? abu fadlan aqidah dan tauhid versi wahabi tuh yang ga ada dalilnya , inilah bid`ah sesat sesungguhnya kok nt ga merasa ?

  34. abu fadlan@

    Oh ya, Abu Fadlan ngomong soal yang disinggung Mas Syahid ada di sini, juga tidak ada kaitan dengan postingan. Abu Fadlan harus mempertanggungjawabkan pernyataannya yg batil tersebut. Nah, Mas Syahid rupanya ingin mengingatkan, tapi Abu Fadlan malah bentak-bentak? Yuk, saya bimbing menuju pernyataan batil Abu Fadlan tersebut, KLIK

  35. kan dr kmrn dah ane katakan,, ane ga mau terusin perdebatan… ga da mnfaatnya,, silahkan yakini apa yg kalian yakini.. saya akan tetap dengan aqidah saya..

    1. abu fadlan @

      Menghindar takut di-KO Mas Syahid ya? Semestinya tidak perlu takut, yg diperlukan adalah kesadaran akan kebathilan WAHABISME yg antum yakini dan antum sebarkan ke masyarakat.

    2. @ abu fadlan …..iya kemarin nt emang ngomong bgt ……ngga ada manfaatnya itu kan menurut nt ….banyak nih saudara kita yang menyimak diskusi kita2 (bukan debat, apalagi debat kusir ),mereka semua akan menilai diskusi di blog ini ,walaupun mereka nggak mesti komentar , nah dari diskusi kita pasti mereka dapat masukan dan tambahan ilmu ,kalau nt bilang ngga ada manfaatnya keliru dong ……lagian nt kemarin kan udah pamitan ……..nggak usah gensilah akuin aja kebenaran ….salam .

  36. abu fadlan @

    Yakin meyakini keyakian aqidah TRINITAS WAHABISME (TAUHID TIGA) ??? Silahkan kalau memang sudah yakin dengan aqidah bathil tsb.

  37. siapa bilang wahabi meremehkan perkara gha’ib. tentu saja mereka mengimani berita yang datangnya dari qur’an dan hadits nabi yang sohih meskipun itu masih gha’ib. adapun yang harus di ingkari adalah sebagian umat ini yang mengaku-ngaku tahu hal gha’ib padahal bukan dari qur’an dan sunnah. diantaranya ngaku-ngaku bekajar sama arwah inilah itulah.
    bahkan rasulullahpun tidaklah mengatakan sesuatu melainkan itu adalah wahyu. baca asbabun nujul q.s al kahfi.

  38. 1. Terlalu tekstual. Ayat2 AlQuran punya asbabun nuzul, penafsiran nya harus pny ilmu bahasa, ilmu sastra, dll. Tidak bs sembarang caplok ayat lalu di cocokan dengan suatu pembahasan.
    2. Sahabat Umar RA. Saat khotbah di atas mimbar berteriak/berseru tentang keadaan suatu pasukan yg bertempur yang jaraknya jauh. Dimana sahabat memberitahukan keadaan musuh yg dihadapi pasukan islam. Apakah itu bukan perkara gaib?
    3. Tiada perkara gaib yg lepas ilmu dari ilmu ALLAH SWT, nabi dikatakan tidak mengetahui yg gaib dilihat dr sisi kemanusiaanya….nabi mengetahui yg gaib dilihat dari sisi kenabiannya

  39. @ adang

    klo mo ngebantah yg ilmiah dong..
    jgn asal ngmong,,
    masa dalil al qur’an di katakan terlaulu tekstual,,???

    firman Allah ko dikatakan tekstual..

    1. @. anti

      he he he , orang Wahabi sulit memahami kalimat , ngomentari adang yang ilmiyah dong , dia sendiri asal ngomong he he he lucu juga nih si anti. ooy yang tekstual tuh kaum wahabi mahamin Qur`an haditsnya tekstual , noh ditanya sama mas afif bisa jawab ga ?

    1. Orang Wahabi kenapa sih kok sulit memahami kalimat walaupun kalimat yang sederhana? Sudah jelas Google Earth itu bukan dalil, ente bilang dalil. Maksud di situ kan jelas bahwa Gogle Earth adalah tool yg membuktikan kebenaran kemu’jizatan Nabi Saw.

      Otaknya diasah dong, biar cerdas dan bisa paham kalimat-kalimat sederhana. Supaya nggak salah paham melulu, oke?

    2. mas arumi , Wahabi neh keterlaluan ya , mereka ga bangga jika kebenaran risalah sang Rosul pun dapat dibuktikan dengan google earth , wahabi cinta Rosulallah enggak sih mas ?. soalnya nyeleneh nyeleneh nih wahabi , ada yang banyak dzikir aja dicela.

  40. anti tasawuf->Allah berfirman dalam Hadist Qudsi

    Diriwayatkan dalam hadtist Qudsiy bahwa Allah swt berfirman : ”Wahai Keturunan Adam, Aku sakit dan kau tak menjenguk-Ku, maka berkatalah keturunan Adam : Wahai Allah, bagaimana aku menjenguk-Mu sedangkan Engkau Rabbul ’Alamin?, maka Allah menjawab : Bukankah kau tahu hamba-Ku fulan sakit dan kau tak mau menjenguknya?, tahukah engkau bila kau menjenguknya maka akan kau temui Aku disisinya?”

    Apakah anda akan memaknai secara tekstual firman Allah di atas bahwa Allah sakit? Na’udzubillah-Allah suci dari itu. WaAllahua’lam

  41. ‘caution :sesama muslim/muslimah dilarang saling berbantahan…di luar musuh islam menertawakan….!!, makanya kondisi umat islam sekarang ini lemah…hanya itu-itu saja yang diperdebatkan.maaf kita ini bego semua….mbok membuat kemajuan kek..dalam segala bidang yang bisa membuat digdaya agama islam kembali…

  42. Orang orang wahhabi itu hanya melihat luarnya saja , tidak dapat melihat hikmah yang baik yang tersembunyi dalam suatu perkara sehingga kalau ada perkara menurut mereka tidak ada dalil nashnya akan di hujat habis hasbisan. Contoh ringan sekarang telah terbukti air yang diberi ucapan/kalimat yang baik akan menunjukkan struktur molekul yang indah, dulu Kanjeng Nabi sudah mengisyaratkan, Yang kami herankan mengaku tauhid tapi kok gak yakin akan kekuasaan Alloh SWT, contoh tawassul harus dengan sesuatu/mahluk yang hidup bukan yang sudah mati. Kesimpulannya bagi kami wahhabi telah dibutakan mati hatinya dari nur Ilmu Alloh SWT. Syukron.

  43. ..8 tahun ikut mondar-mandir aliran Salafi, sampai luar jawa kujalani. Ternyata hanya penghianatan dari ia yang mengaku Ustadz, kemiskinan melanda, tubuh tak terawat apalagi keluarga.

    Hati-hatilah kalian semua pada aliran ini.. cukup aku saja!

    1. @. manan salafi
      8 tahun tentunya waktu yang cukup panjang untuk mengetahui apa sebenarnya yang disebarluaskan oleh para Wahabis , cuma ini itu bid`ah dan syirik , mas mantan salafi tauhid seperti apa yang diajarkan wahabi kok pada jadi ekstrimis ? lalu siapa sesungguhnya Wahabi , bisa diceritain disini mas ?

  44. An interesting discussion is worth comment. I think that you should write more on this topic, it might not be a taboo subject but generally people are not enough to speak on such topics. To the next. Cheers

  45. Keep up the fantastic piece of work, I read few articles on this internet site and I think that your blog is rattling interesting and contains bands of good info.

  46. Saya baca artikel ini dan komentarnya ternyata seru juga ya. Sekedar ikut nimbrung aja.
    Menurut pendapat saya, secara prinsip, yang tahu tentang masalah ghaib hanyalah Allah semata (Qs. Al-An’am 59), tidak ada seorang pun di muka bumi yang mengetahui perkara yang ghaib (Qs. An-Naml 27). Kedua ayat ini harus kita yakini kebenarannya dan tidak boleh dinafikan karena itu adalah firman Allah. Prinsip ini berlaku juga bagi Rasulullah SAW bahwa pada dasarnya Rasulullah SAW sama sekali tidak mengetahui perkara yang ghaib kecuali terhadap perkara yang telah diwahyukan kepada beliau (Qs. Al-an’am 50 dan Qs. Jin 26-27). Dengan demikian, Rasulullah SAW mengetahui tentang surga-neraka, adzab kubur, peristiwa terdahulu dan yang akan datang, munculnya fitnah dsb. itu semata-mata berdasarkan wahyu dari Allah, bukan berdasarkan pengetahuannya sendiri. Hal ini sangat linear ketika dihubungkan juga dengan Qs. An-Najm ayat 3 – 4. Tentu saja, keyakinan bahwa yang mengetahui perkara ghaib hanya Allah, tidak serta merta mereduksi keyakinan kita akan mu’jizat Nabi Muhammad yang notabene itu pun pemberian/karunia dari Allah. Wallohu A’lam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker