Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Berita Suriah

Warisan Budaya Suriah Terus Dicuri oleh Teroris di Suriah

Aksi penggalian arkeologi ilegal dan pencurian artefak oleh organisasi teroris terus merajalela, Suriah menyeru dunia agar bantu hentikan pencurian warisan budaya oleh teroris…

 

 

Islam-Institute, DAMASKUS – Dr. Maamoun Abdul Karim, Direktur Jendral Museum dan Barang Antik, mengimbau masyarakat internasional untuk membantu Suriah dalam upaya menghentikan penjarahan warisan budaya yang dilakukan oleh organisasi teroris. Masyrakat dunia dihimbau agar melaksanakan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2199 tentang penghentian pendanaan terhadap ISIS, Jabhat al-Nusra dan organisasi teroris lainnya.

BACA JUGA:  Arab Saudi Beli Senjata Eropa Untuk Memperkuat Para Teroris

Melalui pidatonya dalam pertemuan INTERPOL Expert Group on Stolen Cultural Property (kelompok ahli INTERPOL Atas Properti Budaya yang dicuri), pada hari Rabu (09/03) kemarin di Lyon, Prancis, Abdul Karim, menyerukan negara-negara tetangga Suriah untuk memperkuat kontrol perbatasan guna mencegah penyelundupan kekayaan warisan budaya Suriah.

Berbicara tentang situasi saat ini mengenai warisan budaya Suriah, Abdul Karim menunjukkan meningkatnya penggalian ilegal dan pencurian artefak oleh organisasi teroris, menambahkan bahwa ISIS menghancurkan artefak tak tergantikan dan penjarahan ratusan situs arkeologi sebagai sarana pembiayaan terorisme.

BACA JUGA:  Dua Simpatisan ISIS Mau ke Pakistan Ditangkap Aparat Kemanan India

Ia meninjau langkah-langkah yang diadopsi oleh Direktorat Museum dan Barang Antik sejak awal perang teroris di Suriah, ia juga mencatat bahwa mereka telah memberikan kontribusi untuk melindungi museum dan membantu mengembalikan sekitar 6.500 artefak yang telah diselundupkan, bekerja sama dengan pihak berwenang dan masyarakat setempat.

Pertemuan yang diselenggarakan dengan partisipasi dari Suriah, mendedikasikan hari pertamanya untuk membahas situasi saat ini di Suriah dan Irak serta negara-negara yang berfungsi sebagai rute untuk mentransfer barang curian ke tempat tujuannya. Pertemuan juga membahas bagaimana menemukan cara untuk mengurangi pendanaan kejahatan terorganisir dan terorisme di Timur Tengah. (al)

BACA JUGA:  Rusia Hancurkan Ribuan Pos-pos Penting Teroris ISIS Suriah

 

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker