Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Berita Suriah

Video Pengakuan Komandan FSA Berkolaborasi dengan Israel

Rekaman Video pengakuan komandan FSA berkolaborasi dengan Israel, demi imbalan dukungan medis dan militer….

 

 

Islam-Institute, DAMASKUS – Seorang Komandan Tentara Pembebasan Suriah (FSA), yang ditangkap oleh sesama pemberontak yaitu Front al-Nusra, mengatakan kepada para penculiknya bahwa ia bekerja sama dengan Israel demi imbalan dukungan medis dan militer.

Dalam sebuah video yang diunggah ke YouTube oleh Dewan Eksekutif Syariah di wilayah Timur Daraa, pengadilan yang didirikan oleh al-Nusra di Suriah Selatan, Sharif As-Safouri, komandan Batalyon al-Haramein FSA itu mengakui telah memasuki Israel sebanyak lima kali untuk bertemu dengan pejabat Israel yang kemudian memberinya senjata anti-tank  dan senjata ringan, sebagaimana dilaporkan Times of Israel.

BACA JUGA:  Kudeta Internal Teroris Suriah karena Kalah Lawan Tentara Suriah

Safouri diculik oleh Front al-Nusra  yang berafiliasi dengan al-Qaeda di daerah Quneitra, dekat perbatasan Israel, pada 22 Juli tahun 2014.

“Faksi (oposisi) akan menerima dukungan dan mengirim anggota yang terluka (ke Israel) dengan syarat bahwa area pagar Israel dijamin aman. Tidak ada yang diizinkan untuk mendekati pagar tanpa berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak berwenang Israel, “kata Safouri dalam video tersebut.

BACA JUGA:  Jumlah Teroris yang Lari dari Suriah Meningkat Dua Kali Lipat

Walaupun Front al-Nusra dan FSA sama-sama melawan pemerintah Suriah di medan perang, gesekan antara dua kelompok pemberontak itu sendiri kian intensif karena mereka mulai menerapkan Islam versi garis (Ekstrimis) keras masing-masing dengan  pembentukan pengadilan Syariah lokal.

Dalam video pengakuan yang sudah diedit tersebut, terlihat tampaknya Safouri telah terluka secara fisik. Ia mengatakan bahwa pada awalnya ia bertemu dengan seorang perwira Israel yang bernama Ashraf di perbatasan dan diberi nomer telepon seluler Israel. Ia kemudian bertemu dengan petugas lain bernama Younis dan dengan dua komandan pria. Secara total, Safouri katanya memasuki Israel lima kali untuk pertemuan yang berlangsung di Tiberias.

BACA JUGA:  Ribuan Militan Lokal Menyerah ke Pemerintah Suriah

Setelah pertemuan, Israel mulai memberikan Safouri dan anak buahnya “dukungan medis  dan pakaian” serta senjata, termasuk 30 [senapan], 10 peluncur RPG dengan 47 roket, dan 48.000 peluru 5,56 milimeter.  (AL/SFA)

Inilah Rekaman Video pengakuan komandan FSA berkolaborasi dengan Israel :

 

 

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker