Inspirasi Islam

Untuk Kaum Syi’ah, Ketahuilah Ahlussunnah Bukan Nawaashib

Abaikan saja Rafidhoh dan Nawaashib saling bermusuhan. Syi’ah dan Ahlussunnah jangan ikut-ikutan larut dalampermusuhan mereka. Sikap terbaik adalah menahan diri, jangan terbawa-bawa dalam permusuhan mereka demi kerukunan, persaudaraan dan persatuan Islam.

Untuk Syi’ah yang gemar memberi gelar Ahlussunnah sebagai Nawashib, berhentilah berbuat seperti itu demi terwujudnya persaudaraan muslim Sunni – Syia’h. Jika kalian merasa bukan Rafidhoh kenapa masih saja menggelari Ahlussunnah dengan Nawaashib? Lihatlah para Ulama pemimpin Ahlussunnah yang asli, semisal Imam Nawawi, Imam Ibnu Hajar Al-Atsqolani, Imam Suyuthi, Habib Umar bin Hafidz, Habib Munzir dan ribuan Ulama Ahlussunnah lainnya dari zaman dulu sampai sekarang, adakah mereka yang membenci Ahli Bait Nabi? Tidak, mereka justru hormat dan cintanya begitu besar tak bisa dibantah siapapun.

Mungkin di antara pembaca ada yang belum mengerti, apa itu Nawaashib? Kata an-Nashobu menurut bahasa berarti menegakkan sesuatu dan mengangkatnya. Misalnya dikatakan, Nashibatu syarro wal harba, artinya penyulut huru hara dan perang . Sedangkan dalam kamus istilah dinyatakan kata Nawaashib, jamak dari naashibah, dan kata ahlu nashab berarti orang-orang yang membenci Sayyidina Ali Rodhiyallaallu ‘anhu dan menganggap kebenciannya sebagai ibadah. Sebab mereka, nashobuu lahu, yakni memusuhi beliau. Begitulah asal katanya. Jadi, setiap orang yang membenci Ahlul Bait, maka ia tergolong Nawaashib.

BACA JUGA:  Organisasi ANNAS Catut NU Musuhi Kelompok Syi'ah

Mereka yang merasa dirinya Ahlussunnah tentu merasakan aneh ketika mereka disebut sebagai Nawaashib, sebab faktanya mereka adalah para pecinta Nabi Saw dan Ahli baitnya. Sikap dan pujian ulama Ahlussunnah terhadap Sayyidina Ali dan putra-putri beliau, Rodiyallahu ‘anhum, sangat jelas. Bisa dibaca dalam kitab-kitab karya mereka. Ahlussunnah bersaksi bahwa Sayyidina Ali Karromallohu wajhah, Habibana Hasan dan Husein, Rodiyallahu ‘Anhuma kelak berada di dalam Surga bersama Datuk mereka, Nabi Muhammad saw.

Jadi, sikap Ahlussunnah sudah sangat jelas kepada orang-orang Nawaashib. Ahlussunnah berlepas diri dari kedurkaan kaum Nawaashib dan Ahlussunnah selalu berusaha meluruskan fitnah kaum nawaashib. Hal ini termasuk masalah sangat penting, masalah ini merupakan penyebab berbagai perpecahan dan perselisihan di kalangan ummat Islam.

Anda di zaman sekarang bisa menyaksikan orang-orang yang memanfaatkan perpecahan ini. Mereka membahas persoalan yang menyulut permusuhan sesama muslim dan selalu menambah-nambahinya sampai menimbulkan pertumpahan darah. Anda lihat konflik berdarah di suriah yang sudah berlangsung selama lima tahun ini, itu awalnya dipicu oleh provokasi kaum Nawaashib agar membinasakan Syi’ah di Suriah. Bahkan mereka membuat berita dusta bahwa Presiden Suriah mengaku sebagai Tuhan, karena itu wajib dibinasakan. Tanpa memandang situasi dan kondisi, mereka menambah-nambahi dengan berbagai ucapan yang menyulut fitnah dan mengobarkan api permusuhan, padahal hanya dengan ucapan penuh tipu daya dan dusta belaka.

BACA JUGA:  Isbal Tidak Otomatis "nyombong", Artinya Juga tidak Otomatis Haram!

Sebaliknya, Anda akan melihat adanya orang-orang yang mengatakan bahwa Ahlussunnah membenci Sayyidina Ali Karromallohu Wajhah dan putra-putrinya Rodiyallahu ‘Anhum. Mereka dengan mudah mengarang dan membuat kedustaan. Mereka mengulang-ulang riwayat dan kisah khayal tentang kebencian Ahlussunnah kepada Sayyidina Ali karromallohu Wajhah Wa Rodhiyallahu ‘anhu. Sementara Ahlussunnah sendiri sangat cinta kepada Sayyidina Ali, hal ini bisa dilihat dalam banyak hadits tentang keutamaan Imam Ali Karromallohu Wajhah. Bahkan tidak didapati sebuah kitab hadits pun, kecuali di dalamnya dijelaskan tentang berbagai keutamaan Sayyidina Ali dan biografi emas dari kehidupan beliau.

Dengan demikian, pantaskah jika ada orang yang merasa dirinya Syi’ah, mengaku cinta dan pembela Ahli Bait Nabi, lalu gemar menuduh Ahlussunnah dengan mengatakan bahwa Ahlussunnah adalah golongan Nawashib? Padahal sudah jelas faktanya sejak dulu hingga sekarang, para Imam Ahlussunnah sangat cinta dan jadi pembela Ahli Bait Nabi dalam meghadapi fitnah kaum Nawaashib.

BACA JUGA:  Ittiba' Rasul & Penerapan Salah Kaprah Salafi yang Bisa Menyesatkan Ummat Islam

Jika pun tetap ada orang Syi’ah gemar menuduh Ahlussunnah sebagai Nawaashib, mereka itulah Syi’ah Rafidhoh. Orang yang akalnya pendek, lemah akal, akalnya tak mampu membedakan kebaikan dan kejahatan, dan punya kegemaran ‘hantam kromo’. Faktanya banyak Syi’ah yang bukan Rafidhoh, Syi’ah yang toleran dan menganngap saudaranya terhadap Ahlussunnah.

Kaum Ahlussunnah adalah kaum yang sangat memuliakan Nabi saw, Ahli Baitnya dan dzurriyahnya sejak dulu sampai sekarang. Jika ada orang membenci, mencemo’oh, melecehkan, tidak respek, mengkafirkan, bahkan memmusyrikkan terhadap Ahli Bait Nabi dan dzurriyah Nabi, walaupun mereka mengaku Ahlussunnah, sesungguhnya mereka itulah Nawaashib. Orang yang akalnya pendek, lemah akal, akalnya tak mampu membedakan kebaikan dan kejahatan, dan punya kegemaran ‘hantam kromo’. Jadi, kaum Syi’ah jangan ‘hantam kromo’ menganggap semua Ahlussunnah adalah Nawaashib.

Dengan demikian, abaikan saja Rafidhoh dan Nawaashib saling bermusuhan. Syi’ah dan Ahlussunnah jangan ikut-ikutan larut dalampermusuhan mereka. Sikap terbaik adalah menahan diri, jangan terbawa-bawa dalam permusuhan mereka demi kerukunan, persaudaraan dan persatuan Islam. Wallohu a’lam…

wAAACwAAAAAAQABAEACAkQBADs= - Untuk Kaum Syi'ah, Ketahuilah Ahlussunnah Bukan Nawaashib
Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.
Tags

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker