Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Berita Turki

Turki Memulai Serangan Darat ke Suriah

Berdalih Selamatkam Makam, Turki Mulai Serbu Suriah

Kementerian Luar Negeri Suriah mengecam serangan darat Turki. Mereka menyebut operasi tersebut sebagai agresi yang keji.

Berita Suriah Terkini – Ratusan tentara Turki dengan didukung tank militer ambil bagian dalam operasi di negara tetangga Suriah. Operasi dilakukan untuk mengevakuasi puluhan tentara dan sisa-sisa makam Ottoman, di tengah kekhawatiran ancaman milisi ISIS di wilayah tersebut.

Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu mengatakan, hampir 600 tentara Turki dan 100 tank serta kendaraan lapis baja menyeberang ke Suriah, dekat kota perbatasan Kobani pada Sabtu (21/2). Sementara pesawat dan pesawat tanpa awak terbang melakukan pengintaian.

Ahmet Davutoglu mengatakan, satu kelompok melakukan perjalanan ke makam yang berada sekitar 35 kilometer dari tepi Sungai Efrat. Sementara kelompok lain merebut daerah yang berada 200 meter dari perbatasan Turki, wilayah Ashma di Suriah dimana makam berada.

BACA JUGA:  Manajer Burger King Memukuli Bocah Pengungsi Suriah

Militer Turki mengatakan, seorang tentaranya tewas karena kecelakaan dalam operasi, tapi bukan akibat bentrokan. Ini merupakan serangan darat pertama oleh tentara Turki ke Suriah.

“Sayangnya kami memiliki satu korban. Bukan akibat bentrokan namun karena kecelakaan yang terjadi pada awal operasi,” kata Ahmet Davutoglu pada konferensi pers di Ankara, Ahad (22/2).

Para prajurit membawa jenazah Sulaiman Shah dan beberapa peninggalan lain kembali ke Turki. Rencananya situs baru untuk makam akan berada dekat perbatasan dan berada di bawah kendali tentara Turki.

“Peninggalan ini akan dipertahankan sementara di Turki selama beberapa hari dan Insya Allah akan dikirim ke Eshme, area makam baru yang akan dijaga tentara kita,” ujar Davutoglu.

Ahmet Davutoglu mengatakan, Turki melakukan aksinya tanpa dukungan pasukan Kurdi. Keputusan tersebut dilakukan masih dalam kerangka hukum internasional dan tanpa bantuan pihak manapun.

BACA JUGA:  Presiden Bashar Al Assad Tak Percaya Rencana AS

Pemerintah Turki mengatakan akhir tahun lalu militan ISIS akan menguasai makam yang dijaga puluhan tentara Turki.

 

Suriah Kecam Serangan Darat Turki Sebagai Agresi yang Keji

Berita Suriah Terkini – Kementerian Luar Negeri Suriah mengecam serangan darat Turki. Mereka menyebut operasi tersebut sebagai agresi yang keji.

Dalam sebuah pernyataan di media pemerintah, misi tersebut menunjukkan bagaimana dekat dan dalamnya hubungan antara Turki dan ISIS. Suriah selama ini kerap menuduh Turki mendukung kelompok ekstremis itu.

Kementerian Luar Negeri Suriah mengatakan Turki telah memberitahu Konsultan Suriah di Istanbul menjelang operasi. Namun Turki, menurut mereka, tak menunggu persetujuan Suriah.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan Turki telah menginformasikan Suriah sebelum menjalankan operasi. Ia mengatakan Turki akan mengosongkan makam untuk sementara dan akan mengembalikannya setelah mereka siap melakukannya.

BACA JUGA:  Pejuang PKK Kurdistan Tewaskan 75 Tentara Turki

“Kami mendapat izin bukan dari siapapun. Kami melakukannya dengan inisiatif kami sendiri,” kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu.

Beberapa bulan terakhir beredar rumor tentara Turki yang menjaga makam telah dikepung milisi ISIS. Makam yang dipindahkan merupakan makam Suleyman Shah kakek dari Osman I, pendiri Kekaisaran Ottoman. Situs yang berada di sepanjang Sungai Efrat itu selama ini sangat dihormati oleh Turki.

Sebanyak 600 tentara Turki dengan didukung 100 tank militer dan kendaraan lapis baja ambil bagian dalam operasi di negara tetangga Suriah. Mereka menyeberang ke Suriah, dekat kota perbatasan Kobani pada Sabtu (21/2).

Pesawat dan pesawat tanpa awak terbang melakukan pengintaian. Operasi dilakukan untuk mengevakuasi puluhan tentara Turki dan sisa-sisa makam Ottoman. (al/republika)

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker