Berita Timur Tengah

Tunisia Tutup 70 Hotel Sepi Akibat Takut Teroris

Aksi Teroris Meningkat, Tunisia Tutup 70 Hotel Sepi Wisatawan Akibat Takut Teroris

Serangan yang diklaim oleh kelompok militan Negara Irak dan Suriah (ISIS) menewaskan puluhan jiwa. Ben Salah mengatakan, pemilik hotel dan pemerintah telah sepakat untuk menjaga karyawan yang akan keluar dari pekerjaannya. Dia mengatakan pemerintah akan menyediakan subsidi bulanan 200-dinar (102 dolar AS) dan jaminan sosial untuk jangka waktu enam bulan.

Islam Institute, Berita Tunisia – Setidaknya 70 hotel di Tunisia telah ditutup sejak September 2015. Penutupan besar-besaran terjadi akibat dua serangan militan mematikan yang menyasar wisatawan asing.

“Situasi kali ini sangat lamban. Dengan reservasi tidak lebih dari 20 persen, 70 hotel harus ditutup sejak September karena kurangnya tamu,” ujar Kepala Federasi Hotel Tunisia Radhouane Ben Salah kepada radio FM Mosaique seperti dikutip Al Arabiya, Selasa (20/10).

Ben Salah memperkirakan, angka pengangguran meningkat karena staf hotel terpaksa keluar dari pekerjaannya. Di Tunisia, angka pengangguran sudah hampir 30 persen, dengan kalangan pemuda memiliki jumlah lebih tinggi. Kemudian satu dari enam warga Tunisia hidup di bawah garis kemiskinan.

banner gif 160 600 b - Tunisia Tutup 70 Hotel Sepi Akibat Takut Teroris
Aksi Teroris Meningkat, Tunisia Tutup 70 Hotel Sepi Wisatawan Akibat Takut Teroris.

Sektor pariwisata utama Tunisia memberikan kontribusi 10 persen dari produk domestik bruto dan mempekerjakan 400.000 orang. Tetapi kondisi itu terguncang oleh serangan terhadap wisatawan asing di Museum Nasional Bardo di ibukota pada bulan Maret 2015 dan pembantaian oleh teroris ISI di pantai dekat kota pesisir Sousse pada bulan Juni 2015.

Serangan yang diklaim oleh kelompok militan Negara Irak dan Suriah (ISIS) menewaskan puluhan jiwa. Ben Salah mengatakan, pemilik hotel dan pemerintah telah sepakat untuk menjaga karyawan yang akan keluar dari pekerjaannya. Dia mengatakan pemerintah akan menyediakan subsidi bulanan 200-dinar (102 dolar AS) dan jaminan sosial untuk jangka waktu enam bulan.

Musim panas ini industri pariwisata Tunisia mengandalkan terutama pada turis lokal atau warga negara tetangga seperti Aljazair. Ekonomi Tunisia tetap stagnan sejak pemberontakan 2011 yang menggulingkan presiden Zine El Abidine Ben Ali. Kementerian Keuangan Tunisia memperkirakan pertumbuhan ekonomi hanya 0,5 persen tahun ini.  (AL/SFA/LM/MM)

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker