Opini Inspiratif

Tragedi Paris Akibat Prancis Tak Gubris Peringatan Assad

Tragedi Paris Akibat Prancis Tak Menggubris Peringatan Presiden Assad Sang Pemburu Teroris

Jangan sampai setelah ini kalian kembali menyalahkan Rusia (seperti yang biasanya NATO lakukan) dengan berkata “Gara-gara Rusia mengamuk di Suriah, akhirnya para teroris binaan kami kabur pulang kampung ke Eropa dan membuat ulah.” Siapa suruh ternak anjing gila?

Islam Institute, Opini Facebooker – Seorang Facebooker yang produktif menulis sentilan-sentilan inspiratif, Ahmed Zain Oul Mottaqin kali menulis tentang Tragedi Paris dan Peringatan Bashar al-Assad, Presiden Suriah. Menurut pandangannya, Prancis dan Barat yang selama ini membidani kelahiran ISIS, lalu memeliharanya, membesarkannya, melatihnya dan mempersenjatainya, diibaratkan Barat telah memelihara anjing gila.  Siapa suruh ternak anjing gila, tulis Ahmed Zain Oul Mottaqin menyindir Barat.

Yuk, kita simak tulisannya berikut ini, semoga bermanfaat, mampu menggugah akal pikiran kita siapa sesungguhnya para teroris ISIS dan teroris lainnya yang selama ini menebar teror di tanah Syam yang diberkahi ….

*****

Insiden terorisme di sebuah Hall konser di Timur Paris, ratusan tewas. Presiden Perancis Francois Hollande menyatakan setidaknya 127 warga sipil tewas dan puluhan disandera. Apa belum pernah ada yang memperingatkan kalian soal ini?

BACA :  Pelaku Serangan Bom Bunuh Diri di Sarinah Jakarta Terkait ISIS

Dialah Bashar al-Assad, Presiden Suriah yang hendak kalian gulingkan itu. Ia sudah berkali-kali memperingatkan agar dunia tidak mensponsori para teroris asing yang “berjihad” di negaranya. Eropa tidak menggubrisnya ketika pada 28 November 2014 ia berkata

“Prosentase terbesar dari para teroris Eropa yang datang ke negeri kami berasal dari Perancis. Dan kalian punya beberapa insiden terorisme di Perancis. Terorisme di Eropa tidak lagi tertidur, mereka telah dibangkitkan (oleh pemerintahnya sendiri).”

Assad sudah berkali-kali memperingatkan bahwa ribuan teroris asal Eropa yang “berjihad” di Suriah dan mendapat sokongan dari Rezim-rezim NATO itu suatu saat akan pulang dan membuat ulah di negaranya masing-masing.

Masih ingat kan pada 20 Januari 2014 Assad berkata:

“Negara-negara Barat telah kehilangan kredibilitasnya. Mereka telah menjual prinsip-prinsip mereka demi kepentingan semata. Saya tidak mempercayai Eropa, khususnya Perancis, kecuali ia mengubah kebijakan luar negerinya.”

Masih ingat kan saat Assad mengatakan ini?

“Kami telah menyeru Barat agar mereka tidak menyokong Terorisme (di negeri kami) dan memberikannya perlindungan politik. Karena ini pasti akan berdampak pada negara kalian dan rakyat kalian sendiri. Mereka tidak mendengarkan kami.”

BACA :  ISIS Diciptakan oleh AS, Dilatih Turki dan Qatar Penyandang Dananya
banner gif 160 600 b - Tragedi Paris Akibat Prancis Tak Gubris Peringatan Assad

Eropa mengetahui industri Takfirisme dan Radikalisme itu sangat potensial. Demi menggulingkan Rezim Assad, NATO bersama USA dan Rezim-rezim Teluk menyirami bibit itu, menghabiskan Milyaran dollar untuk membesarkannya, menyokongnya, mempersenjatainya dan menyediakan kamp-kamp pelatihan untuknya di Jordania, Turki, Qatar dll lalu melepasnya di Suriah guna menggulingkan Rezim.

Tapi mereka lupa satu hal! Resiko Beternak anjing gila sang majikan pun bisa kena gigitannya. Karena hakikatnya anjing gila hanya tahu mengamuk. Para monster ini menganggap kafir, thoghut dan layak mati semua orang yang tak sejalan, meski terhadap tangan yang selama ini memberinya makan sekalipun.

Siapa yang menyuruh kalian memelihara teroris? Bukankah Assad sudah memperingatkan kalian dengan kalimat berikut:

“Terorisme bukanlah sebuah kartu yang bisa anda mainkan dan masukan kembali ke dalam kantong. Seperti kalajengking, ia akan menyengat setiap saat.”

Masih ingat saat Assad mengatakan ini.

“Barat telah menghabiskan 10 tahun untuk memerangi Terorisme. Mereka telah membunuh jutaan manusia dengan dalih ini. Dan kini mereka menyokong para teroris yang sama di Suriah. Dan kini aku yang jadi penjahatnya?”

Siapa yang menyuruh kalian beternak teroris? Bukankah Assad sudah memperingatkan kalian!

BACA :  Kenapa Indonesia Tak Bergabung ke Aliansi Militer Islam Arab Saudi ?

Assad juga pernah berkata:

“Barat telah bersepakat dengan para teroris dengan cara yang paling munafik. Mereka menyebutnya Terorisme jika aksi tersebut menghantam mereka, namun menyebutnya Revolusi, pembebasan, Demokrasi dan HAM jika itu menghantam kami (Suriah).”

Apa yang ingin kalian katakan sekarang wahai Hipokrit?

Dengarkan! sekali lagi dengarkan wahai Rezim-rezim yang menghabiskan uangnya di jalan setan, apa yang lagi-lagi pernah dikatakan Pemimpin Syam ini.

“Para teroris hanya memiliki satu pesan. Yang mana dari ideologi gelap yang mereka bawa, bagi mereka semua siapapun yang tidak berpikir seperti mereka tidak layak untuk hidup.”

Jangan menangis! Terlambat untuk menangis. Assad sudah 4,5 tahun menghadapi puluhan ribu teroris bersenjata binaan kalian dan sampai hari ini ia tetap tegar. Sedangkan kalian baru menghadapi beberapa teroris yang kalian biayai sendiri sudah kelabakan.

Jangan sampai setelah ini kalian kembali menyalahkan Rusia (seperti yang biasanya NATO lakukan) dengan berkata “Gara-gara Rusia mengamuk di Suriah, akhirnya para teroris binaan kami kabur pulang kampung ke Eropa dan membuat ulah.” Siapa suruh ternak anjing gila? (AL/ARN)

Sumber: Akun Facebook Ahmed Zain Oul Mottaqin.

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker