Salafi Wahabi

Teroris ISIS Lubangi Al-Qur’an untuk Dipasang Bom, Naudzubillah…

Bom Al-Qur’an:  Teroris ISIS kalap nekad melubangi Al-Qur’an untuk dipasang Bom, Naudzubillah… 

 

 

LONDON – Kabar terakhir ISIS kehilangan 40 persen wilayah kekuasaannya, membuat kelompok organisasi teroris ISISI (slamic State of Iraq and Syria) makin kehilangan akal. Segala cara dipakai untuk melakukan serangan teror, diantaranya memasang bom di dalam Al-Qur’an, Kitab Suci yang diagungkan umat Islam.

Juru bicara Amerika Serikat, terkait ISIS, Kolonel Steve Warren mengatakan bahwa ISIS mulai bertindak nekat dan salah satunya meninggalkan jebakan bom di wilayah-wilayah yang terlepas darinya, lansir Detik.com mengutip PressTV, Rabu (24/2).

Dengan Mengacungkan Jari Telunjuk ke Atas, Anggota ISIS Mengumumkan Bertanggung Jawab Atas Serangan Bom di Tunisia

“Orang-orang ini menjijikkan, mereka meninggalkan bom di dalam kulkas… mereka memasang bom di Alquran — kami menemukannya dalam beberapa kesempatan di Ramadi (Irak),” sebut Warren saat berada di kantor Kementerian Luar Negeri Inggris awal pekan ini.

BACA :  Al-Albani sang Penghujat Seluruh Ahli Hadits Sejak Generasi Salaf
banner gif 160 600 b - Teroris ISIS Lubangi Al-Qur’an untuk Dipasang Bom, Naudzubillah...

Dituturkan Warren, saat ini ISIS telah kehilangan sekitar 40 persen wilayah kekuasaannya, baik di Suriah maupun Irak. Kekuatan pasukan ISIS, menurut Warren, juga mulai menurun. Bahkan ISIS mulai mengerahkan pasukan anak-anak karena aliran militan asing ke wilayahnya berkurang drastis.

Memasang peledak di lokasi maupun objek tak diduga, termasuk di Alquran, sebenarnya bukan teknik baru ISIS. Pada Juni 2015 lalu, setelah memukul mundur ISIS dari wilayah Diyala, tentara Irak menemukan sejumlah Alquran yang di dalamnya dipasangi bom di lokasi-lokasi yang sebelumnya dikuasai ISIS.

BACA :  ANDA PERLU TAHU SIAPA SALAFI WAHABI

Aksi kekerasan menyelimuti wilayah utara dan barat Irak sejak ISIS melancarkan serangan teror pada Juni 2014 lalu. ISIS kemudian berhasil menguasai sebagian wilayah Irak.

Militan radikal ini mendalangi serangkaian tindakan keji terhadap seluruh etnis dan komunitas keagamaan di Irak, termasuk Syiah, Sunni, Kurdi, Kristen dan sebagainya. Militer dan milisi Irak, dengan bantuan serangan udara koalisi AS, kini berupaya keras merebut kembali wilayah-wilayah yang dikuasai ISIS. (al)

BACA :  Nabi Mengatakan Mayit Bisa Mendengar, Ulama Wahabi Mengingkarinya

 

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker