Berita Arab Saudi

Teroris Global Aman Selama AS – Eropa – Arab Saudi Bersekutu

Parlemen Jerman Mengatakan  Tak Ada Perang Lawan Teroris Global Selama AS, Uni Eropa Bersekutu dengan Arab Saudi.

 

Islam-Institute, BERLINPerang melawan terorisme global tidak bersatu pada saat ini, karena Amerika Serikat dan Eropa memilih bersekutu dengan Arab Saudi yang merupakan pemberi dana bagi organisasi-organisasi teroris. Demikian seorang anggota Bundestag (Parlemen Jerman), mengatakan  dalam sebuah film dokumenter.

“Perang global melawan terorisme tidak bersatu pada saat ini, karena Amerika Serikat dan Eropa adalah sekutu Arab Saudi yang mendanai organisasi teroris,” ungkap Sahra Wagenknecht, seorang wanita anggota Bundestag, sebagaimana dilaporkan Sputnik, Senin (21/12) kemarin.

BACA :  Pertemuan Rahasia PM Israel dan Mohammad bin Salman
banner gif 160 600 b - Teroris Global Aman Selama AS - Eropa - Arab Saudi Bersekutu

“Arab Saudi memang bukan sebuah organisasi teroris, tetapi kerajaan itu merupakan negara yang … mendanai formasi-formasi teroris, dan meskipun begitu, negara ini tetap dijadikan sekutu oleh Amerika Serikat dan Eropa. Jadi sayangnya, perang melawan terorisme saat ini belum bersatu,“ kata Sahra Wagenknecht dalam sebuah film dokumenter yang disiarkan Minggu, (20/12/15) di saluran televisi Rossiya 1.

BACA :  Salafi Wahabi Mesir Kutuk Eksekusi Sheikh Nimr di Arab Saudi

Pekan lalu, meskipun Arab Saudi mengumumkan pembentukan aliansi militer Islam 34 negara untuk memerangi terorisme, hal ini dinilai hanya untuk menutupi perannya yang vital dalam aksi terorisme global selama beberapa tahun terakhir. Peran vital Arab Saudi dalam aksi terorisme bukan hanya di kawasan Timur Tengah, tetapi juga di Eropa, Afrika dan Asia.

BACA :  Yaman Terkini: 60 Tentara Koalisi Arab Saudi Tewas di Yaman

Arab saudi mengumumkan bahwa Pusat komando operasi aliansi militer Islam tersebut akan berbasis di ibukota Arab Saudi, Riyadh. Namun aliansi militer Islam yang diklaim sebagai koalisi anti-teror ini menjadi membingungkan karena ternyata beberapa negara yang diumumkan tergabung di dalamnya tidak mengetahui akan adanya koalisi militer Islam tersebut, dan kemudian menyatakan bantahannya tidak ikut serta, seperti Malaysia dan Pakistan. (AL/ARN)

 

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker