Berita Suriah

Tentara Suriah Merebut 50 Desa dari Teroris di Aleppo

Tentara Suriah Berhasil Merebut 50 Desa dari Teroris di Provinsi Aleppo

Data terakhir menunjukkan jet tempur Rusia telah menghancurkan 285 posisi ISIS dan Front al-Nusra di Suriah selama tiga hari terakhir. Operasi militer Rusia dimulai pada 30 September setelah Presiden Suriah Bashar al-Assad mengirim permintaan resmi kepada pemerintah Rusia.

Islam-Institute, Aleppo – Tentara Suriah, dengan dukungan dari pejuang milisi bersenjata termasuk NDP, telah merebut 50 desa dari kelompok teroris di selatan-timur dari provinsi Aleppo, demikian sumber milisi mengatakan Selasa.

Menurut sumber itu, warga pedesaan setidaknya dua desa mulai kembali ke rumah tangga mereka untuk membersihkan puing-puing di rumahnya.

“Kemarin, tentara Suriah maju dalam menuju provinsi Idlib. Kami telah merebut sekitar 50 desa dan menguasai luas wilayah sekitar 120 kilometer persegi [sekitar 46 persegi. Mil],” sumber dari Desert Hawks kelompok milisi bersenjata mengatakan kepada RIA Novosti .

banner gif 160 600 b - Tentara Suriah Merebut 50 Desa dari Teroris di Aleppo
Tentara Suriah Merebut 50 Desa dari Teroris di Provinsi Aleppo.

The Desert Hawks dibentuk pada awal krisis di Suriah empat tahun lalu, oleh perwira militer Suriah Mohamed Jaber yang telah pensiun. Unit ini terdiri dari antara 4 dan 5 ribu orang, terdiri dari pejuang dari berbagai pemeluk agama dan dari semua wilayah negara Suriah. Semua tindakan milisi sepenuhnya dikoordinasikan dengan tentara Suriah, RIA Novosti melaporkan.

Sebelumnya, laporan dari Iran Fars News Agency menyarankan lebih dari 800.000 pengungsi Suriah diharapkan untuk kembali ke rumah mereka yang sudah aman dari teroris, sebagian berkat operasi militer Rusia di Suriah yang berhasil gemilang.

Data terakhir menunjukkan jet tempur Rusia telah menghancurkan 285 posisi ISIS dan Front al-Nusra di Suriah selama tiga hari terakhir. Operasi militer Rusia dimulai pada 30 September setelah Presiden Suriah Bashar al-Assad mengirim permintaan resmi kepada pemerintah Rusia. (AL/Sputnik)

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker