Berita Suriah

Tentara Bayaran Jadi Pengganti Ribuan Teroris ISIS yang Kabur

Tentara Bayaran Didatangkan Jadi Pengganti Ribuan Teroris ISIS yang Kabur dari Suriah

Pesawat tempur Rusia telah membuat 55 misi penyerangan dan menyerang 60 sasaran teroris ISIS selama 24 jam terakhir.

Islam-Institute, MOSKOW – Serangan udara Rusia ke posisi-posisi ISIS membuat kelompok militan teroris itu semakin melemah. Untuk memperkuat basis pertahanan bagi mereka, sejumlah besar tentara bayaran asing didatangkan ke provinsi Idlib Suriah untuk bergabung dengan milisi teroris penentang pemerintahan presiden Bashar Al-Assad. Hal ini diungkapkan Kementerian Pertahanan Rusia dalam website resmi mereka mengacu pada pengintaian yang dilakukan di Suriah.

BACA JUGA:  Bom Penghancur Bunker Digunakan Rusia Serang ISIS Suriah

“Para kepala dari kelompok teroris sedang berusaha untuk menutupi kekurangan prajurit yang mereka derita di medan tempur akibat melawan tentara Suriah dan sebagai akibat pembelotan (kaburnya) para  milisi dari garis depan. Menurut informasi pengintaian Suriah, sejumlah besar tentara bayaran asing kini tiba di provinsi Idlib,” ungkap Kementerian Pertahanan Rusia sebagaimana dilaporkan Tass News Agency pada hari Rabu (21/10).

Tentara Bayaran Didatangkan Jadi Pengganti Ribuan Teroris ISIS yang Kabur dari Suriah.

 

BACA JUGA:  Operasi Militer Turki ke Suriah Sebagai Pelanggaran Lintas Batas

 

Di saat yang sama, Staff Jendral Angkatan Bersenjata Rusia juga menyatakan bahwa para teroris yang berusaha mempertahankan kota al-Shaykh Maskin di provinsi Dara’a mulai kehabisan amunisi dan personil.

“Mereka bahkan tidak punya apapun untuk dimakan dalam tiga hari terakhir. Para penduduk setempat menghindari kerjasama apapun (dengan para milisi) dan menolak untuk menolong mereka,” ungkap Kementerian Pertahanan Rusia.

“Para milisi itu tertekan oleh kerugian sangat besar. Kasus pembelotan para prajurit di garis depan kini sudah menjadi hal biasa,” ungkap pihak Kementerian Pertahanan Rusia lebih lanjut.

BACA JUGA:  Bashar al-Assad: Tanah Air Ini Milik Kita, Membelanya Adalah Tugas Kita

Jet-jet tempur Rusia telah melakukan serangan udara ke posisi kelompok teroris ISIS atas permintaan Presiden Suriah Bashar al-Assad sejak 30 September lalu. Angkatan Udara Rusia di Suriah terdiri dari lebih 50 pesawat dan helikopter. Hingga kini Rusia tidak berencana untuk melakukan operasi darat di Suriah.

Pesawat tempur Rusia telah membuat 55 misi penyerangan dan menyerang 60 sasaran teroris ISIS selama 24 jam terakhir.  (AL/ARN/RM/TASS)

 

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker