Berita Indonesia

Tambah Cuti Lebaran PNS Terancam Tak Naik Jabatan

JAKARTA PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang menambah cuti Lebaran hingga pekan ini terancam tidak bisa naik jabatan, demikian pernyataan Kementerian Pendayagunan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Pasalnya para PNS tersebut dinilai mengabaikan tugas melayani publik.

Yuddy Chirsnandi, Menpan RB mengatakan akan mencermati tiap anggota PNS yang mengabaikan tugasnya tersebut. Meski awalnya dia berpotensi naik jabatan maka bisa saja dibatalkan.

BACA :  Mudik Bareng NU, Gratis! Pendaftaran Dibuka 18 Juni 2016

Menpan RB Yuddy Chirsnandi mengatakan Senin (11/7/2016), “Setidaknya mereka yang abaikan kepentingan publik tidak layak dipromosikan, kalau yang layak tapi tidak pentingkan kepentingan publik ya tidak jadi promosi. Jadi, kami dengan seksama akan cermati pejabat pemerintah yang abaikan pelayanan publik,” ujarnya di Jakarta.

 

pns tambah cuti lebaran terancam tak naik jabatan 1f1 thumb - Tambah Cuti Lebaran PNS Terancam Tak Naik Jabatan

banner gif 160 600 b - Tambah Cuti Lebaran PNS Terancam Tak Naik Jabatan

Yuddy Chirsnandi menjelaskan, pembatasan waktu pengambilan cuti lebaran memang hanya imbauan pemerintah. Namun, jika tidak dilaksanakan oleh  anggota PNS tetap ada penilaian minus karena tidak melaksanakan tanggung jawab secara moral.

BACA :  Toko Sepatu Online Panen Untung Berlipat Selama Lebaran

“Jadi, sekalipun ini himbauan tidak ada tambahan cuti, di dalamnya ada tanggung jawab moral. Setelah satu minggu libur dan cuti bersama yang mau lakukan cuti tahunan sebaiknya setelah pekan ini karena akan ada banyak kegiatan pelayanan publik,” imbuhnya memberikan alasan.

Yuddy Chirsnandi melanjutkan bahwa Pihaknya sudah menegaskan bagi PNS yang mementingkan diri sendiri tidak perlu dipromosikan. Kendati demikian, tidak sampai dikenakan sanksi turun jabatan.

BACA :  Banser NU Amankan Perayaan Idul Adha di Tolikara Papua

“Kami sudah berikan arahan mementingkan kepentingan publik, kalau yang egois enggak perlu dipromosikan. Mereka diberi sanksi jabatan, tidak karena hak PNS untuk ambil cuti,” kata Yuddy Chirsnandi. (al/sn)

 

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker