Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Berita Suriah

Tak Tahan Digempur Bom Rusia, ISIS Keluar dari Aleppo

ISIS Keluar dari Aleppo Tak Tahan Digempur Bom Rusia Tanpa Henti

Kepastian informasi mengenai keluarnya ISIS dari Allepo diketahui dari hasil penyadapan yang dilakukan militer Suriah terhadap radio komunikasi ISIS. Dari hasil penyadapan itu diketahui ISIS selalu panik ketika Rusia menyerang, dan berkali-kali mengatakan bahwa mereka telah kehabisan amunisi.

Islam-Institute, SURIAH – Ali Abdullah Ayyoub, Kepala Staf Umum Tentara Suriah mengatakan serangan udara Rusia yang dilancarakan dalam sebulan terakhir telah memaksa ISIS harus keluar dari Allepo. ISIS terpaksa keluar dari Allepo, menurut Abdullah Ayyoub karena semua cadangan senjata, hingga makanan mereka telah musnah oleh serangan udara Rusia.

BACA JUGA:  Wahabi Saudi Lakukan Kejahatan Atas Nama Islam

“Serangan udara yang dilancarkan Rusia telah menghancurkan gudang terakhir amunisi dan cadangan ISIS, memaksa komandan lapangan ISIS untuk memindahkan pasukan mereka keluar dari provinsi Aleppo dalam beberapa hari terakhir,” ucapnya, seperti dilansir Itar-tass pada Selasa (27/10).

ISIS Keluar dari Aleppo Tak Tahan Digempur Bom Rusia Tanpa Henti.

 

Abdullah Ayyoub mengatakan kepastian informasi mengenai keluarnya ISIS dari Allepo diketahui dari hasil penyadapan yang dilakukan militer Suriah terhadap radio komunikasi ISIS. Dari hasil penyadapan itu diketahui ISIS selalu panik ketika Rusia menyerang, dan berkali-kali mengatakan bahwa mereka telah kehabisan amunisi.

BACA JUGA:  ISIS Serukan Serangan di Berlin dan Brussels Kacaukan Eropa

“Ungkapan yang paling umum digunakan oleh para teroris ISIS selama serangan udara Rusia, adalah “damarati-l mahazin”, berarti depot hancur. Kata “kasfun”, yang berarti mereka membom digunakan seperti tanda panggilan dalam komunikasi radio militan, yang lebih dari tiga puluh kali diganti menjadi “damarati-l mahazini”,” sambung Ayyoub.

“Kata “nafidati-l zahair” yang berati amunisi telah habis telah diucapkan lebih dari 20 kali dalam 24 jam terakhir dari basis ISIS yang berada di sepanjang Sungai Efrat hingga pantai Mediterania,” pungkasnya. (AL/ARN/MM)

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker