Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Berita Suriah

Suriah Terkini: Suriah Kekurangan Tentara, Krisis Pangan Memburuk

Bashar Al-Assad: Angkatan Bersenjata Suriah Kekurangan Tentara

Islam-Institute.com, Beirut – Presiden Suriah Bashar al-Assad menyatakan angkatan bersenjatanya kekurangan sumber daya manusia. Akibatnya mereka terpaksa meninggalkan beberapa posisi demi mempertahankan beberapa posisi lainnya yang dianggap lebih penting dalam perang melawan para pemberontak.

“Angkatan bersenjata memang andal. Segalanya tersedia, namun ada kekurangan dalam kapasitas manusia.” kata Bashar al-Assad dalam pidato yang disiarkan via televisi.

Dalam pidatonya, Bashar al-Assad mengatakan kelompok-kelompok yang berusaha mendongkelnya telah menerima bantuan besar dari negara-negara sponsor. Tanpa menyebut secara jelas, tetapi yang jelas ucapan Assad diarahkan kepada negara-negara seperti Turki dan Arab Saudi, demikian Reuters.

BACA JUGA:  Untuk Persenjatai Teroris di Suriah, AS Butuh Uang Saudi

 

Konflik Suriah Berkepanjangan Akibatkan Krisis Pangan Memburuk

Suriah Terkini – Hujan telah membantu panen gandum Suriah pada 2015 tapi kerawanan pangan di negara itu memburuk secara keseluruhan karena perang, kata dua badan PBB, Kamis.

Produksi pangan “tetap jauh di bawah tingkat sebelum krisis saat konflik yang sedang berlangsung terus mendorong lebih banyak orang ke jurang kelaparan dan kemiskinan,” kata Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) dan Program Pangan Dunia (WFP) dalam sebuah laporan.

BACA JUGA:  Sergey Lavrov: Iran Harus Diajak Bahas Solusi Konflik Suriah

Sekitar 9,8 juta orang di Suriah diperkirakan “tidak aman pangan” dengan 6,8 juta orang di antaranya berada dalam kondisi “sangat rawan pangan,” katanya.

“Rawan pangan sangat parah” berarti berada di tingkat kebutuhan yang memerlukan bantuan pangan dari luar.

Sejak Januari tahun ini saja, lebih dari setengah juta orang telah mengungsi, yang telah sangat mengganggu aktivitas pertanian dan perdagangan pangan.

“Dukungan donor mendesak diperlukan untuk memastikan petani dapat memenuhi musim tanam sereal mendatang, yang dimulai pada Oktober,” kata Dominique Burgeon, Direktur Darurat dan Divisi Rehabilitasi FAO.

BACA JUGA:  Lakhdar Ibrahimi: Konflik Suriah Berakhir Jika Barat Ikuti Rusia

Produksi gandum pada 2015, diperkirakan sebesar 2,445 juta ton, diharapkan lebih baik dari panen yang sangat buruk pada tahun 2014 dan sedikit lebih baik dari 2013.

Tapi itu masih 40 persen lebih rendah dari tingkat produksi pra-konflik. Suriah terancam defisit gandum sekitar 800 ribu ton dari kebutuhan tahunan sebesar hampir lima juta ton.

Produksi ternak, yang pernah menjadi penyumbang ekspor, telah mengalami penurunan 30 persen untuk sapi dan kambing, serta 50 persen untuk unggas, demikian la[poran AFP.

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker