Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Berita Suriah

Suriah Terkini: Gereja Berusia 80 Tahun Diledakkan ISIS

Kelompok Radikal ISIS Ledakkan Gereja Berusia 80 Tahun di Suriah

Pada Februari lalu, ISIS juga menyerang dan membakar gereja bersejarah Tal Hurmoz, yang merupakan salah satu gereja tertua di Suriah.

Pengantar redaksi:

Ada kelompok radikal yang mengatas-namakan jihad, mereka melakukan perusakan, penghancuran tempat ibadah, masjid, gereja, biara,dll. Seperti Peristiwa baru-baru ini di Suriah, militan anggota  ISIS melakukan perusakan gereja bernama Church of the Virgin Mary di Tel Nasri, Suriah. Jelaslah ini perbuatan bertentangan dengan ajaran Islam, dan hasil dari perbuatan ini sangat berhasil dalam merusak citra Islam.

Dalam berperang, Nabi Muhammad saw sangat melarang umat Islam membunuh wanita dan anak-anak. Umat Islam dilarang merusak pepohonan, dilarang membunuh binatang dan dilarang merusak tempat ibadah (biara, sinagog ataupun gereja), juga dilarang membunuh orang yang ada di dalam tempat ibadah, juga dilarang membunuh orang yang sudah menyerah.

BACA JUGA:  Rusia Paksa Ribuan Teroris ISIS Lari ke Turki dan Eropa

Jihad adalah ibadah, dalam melakukan jihad membela agama dan tanah air umat Islam wajib taat untuk tidak melakukan larangan dari Nabi Muhammad, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu… siapakah yang dicontoh oleh para militan anggota ISIS…?!

Berikut ini adalah berita tentang “Kelompok Radikal ISIS Meledakkan Gereja Berusia 80 Tahun di Suriah…,”

ISIS Suriah – Militan ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) kembali mendalangi aksi perusakan gedung dan situs bersejarah di Suriah. Kali ini sebuah gereja tua berusia 80 tahun hancur diledakkan oleh militan anggota ISIS di negara Singa Arab tersebut.

BACA JUGA:  Serangan AS ke Tentara Suriah di Deir Ezzor Disebut Pengecut

Seperti dilaporkan kantor berita Suriah, SANA dan dilansir Reuters, Senin (6/4/2015), ISIS memasang bahan peledak di dalam gereja bernama Church of the Virgin Mary di Tel Nasri, yang merupakan desa Kristen Asiria yang menjadi lokasi pertempuran milisi Sunni Kurdi dan Kristen melawan ISIS.

Ledakan ini terjadi tepat saat perayaan Paskah di gereja tersebut, pada Minggu (5/4) waktu setempat. Namun SANA melaporkan, tidak ada korban tewas akibat ledakan ini. Menurut SANA, hingga kini ISIS masih menguasai wilayah Tel Nasri yang ada di Provinsi Hassaka tersebut.

 

ISIS juga menghancurkan tiga gereja lainnya di kota Tal Tamer di Hassaka

Warga penganut Kristen tergolong minoritas di Suriah. Jumlahnya mencapai sekitar 10 persen dari populasi muslim Sunni yang merupakan mayoritas di negara tersebut. Perayaan Paskah hanya dilakukan dengan doa bersama mengingat negara ini masih dilanda konflik.

BACA JUGA:  Pengakuan Arab Saudi Akan Selalu Dukung Teroris di Suriah

Church of the Virgin Mary merupakan salah satu dari tiga gereja besar di Tal Nasri. Gereja ini dibangun tahun 1934 silam, tapi kemudian direnovasi dan dibuka kembali tahun 2005.

Pada Februari lalu, ISIS juga menyerang dan membakar gereja bersejarah Tal Hurmoz, yang merupakan salah satu gereja tertua di Suriah. Tidak hanya itu, ISIS juga menghancurkan tiga gereja lainnya di kota Tal Tamer di Hassaka.

Sejumlah bangunan bersejarah dan situs arkeologi, termasuk enam situs yang masuk daftar UNESCO World Heritage Sites di Suriah, juga dirusak ISIS. (al/detiknews)

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker