Berita Indonesia

Sudah Ada 11 Situs Radikal Ecek-ecek Diblokir Kominfo

Kominfo, menurut Ismail juga memblokir akun dan video yang “khusus terkait” Bahrun Naim, sejak November 2015.

Ada 11 situs radikal ecek-ecek yang menebarkan faham radikalisme sudah diblokir oleh Kementerian Kominfo. Sementara Situs-situs radikal mainstream yang memiliki traffic tinggi dan memiliki pengaruh besar masih tetap aman sentosa di dunia maya.

Adapun 11 situs radikal ecek-ecek yang sebagian besar adalah situs gratisan tersebut yaitu bahrunnaim.co, dawlahislamiyyah.wordpress.com. Keabsahankhilafah.blogspot.co.id, khilafahdaulahislamiyyah.wordpress.com, tapaktimba.tumblr.com. Thoriquna.wordpress.com, tauhiddjihat.blogspot.co.id, gurobahbersatu.blogspot.co.id. Bushro2.blogspot.co.id, mahabbatiloveislam.blogspot.co.id, dan azzam.in.

BACA JUGA:  Pencopotan Arcandra Tahar Dinilai Prematur

Ismail Cawidu, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kominfo menyatakan. Bahwa: “Setelah melakukan pengawasan dan menerima laporan dari masyarakat terkait pemilik medsos. Dan akun yang mendukung aksi pemboman di Sarinah 14 Januari kemarin, Kominfo memblokir beberapa akun.”

Kementerian Kominfo meminta laporan masyarakat terkait situs radikal

Setidaknya ada tiga akun Facebook atas nama Muhammad Subkhan Kalid, Batalion Inghimasi, dan Mujahidah Sungai Eufrat yang sudah diblokir.

BACA JUGA:  PENARIKAN BUKU BERHALA WALI TIDAK CUKUP HANYA JANJI

“Kominfo juga menutup sebuah (akun) Telegram: http://telegram.me/jihadmedia01. Medsos tersebut secara jelas mendukung aksi-aksi teror tersebut,” ujar Ismail lewat pernyataannya.

Kominfo, menurut Ismail juga memblokir akun dan video yang “khusus terkait” Bahrun Naim, sejak November 2015. “Kominfo telah menghapusnya sesuai dengan nama Muhammad Bahrunnaim Anggih Tantomo,” tambah Ismail.

Beberapa akun Twitter yang diblokir adalah @kdmedia16 dan @globalkdi yang disebut ‘radikal’.

BACA JUGA:  Agama Islam Ajarkan Kasih Sayang Tidak Ajarkan Terorisme

Selain itu, sepanjang 2015, menurut Ismail, Kominfo telah memblokir 78 video ‘radikalisme ISIS’.

Kementerian Kominfo, menurut Ismail, juga meminta laporan masyarakat terkait akun media sosial maupun situs radikal yang masih tayang di internet. Laporan bisa melalui email aduankonten@mail.kominfo.go.id.

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

1 thought on “Sudah Ada 11 Situs Radikal Ecek-ecek Diblokir Kominfo”

  1. Ping-balik: Cara Mengadukan Situs Radikal Ke Kementrian Kominfo | UMMATIPRESS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker