Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Berita Eropa

Sky News Bocorkan Bio Data 22.000 Anggota Teroris ISIS

 

Islam-Institute, LONDON – Ribuan dokumen berisi nama jihadis kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), tempat tinggal, nomor telepon, dan identitas keluarga mereka dibocorkan oleh saluran berita Sky News, Inggris yang disiarkan pada Rabu kemarin.

Laporan ini didapatkan dari dokumen dalam sebuah kartu memori curian mantan anggota ISIS yang akhirnya ditangani kepala kelompok keamanan internal polisi. Dokumen itu juga berisi blanko pendaftaran perekrutan anggota ISIS. Data mencatat ada 51 negara terkumpul dalam dokumen, lapor siaran tersebut.

BACA JUGA:  Kematian Abu Bakr Al-Baghdadi Dibenarkan ISIS

“Sky News telah memberitahukan dokumen ini kepada pihak otoritas, namun menteri dalam negeri atau menteri luar negeri Inggris belum menanggapi secara cepat hal ini,” ungkap Sky News, seperti diberitakan laman Asia One, Kamis (10/3).

Dokumen dari siaran Sky News tersebut berisi 23 pertanyaan kepada calon jihadis, seperti golongan darah, nama ibu, tingkat pemahaman syariah, dan pengalaman hidup. Beberapa dari dokumen juga berisi lokasi para jihadis yang sebelumnya berada di perlintasan utara Eropa, Amerika Serikat, Kanada, Afrika Utara, dan juga Timur Tengah.

BACA JUGA:  Serangan Teroris ISIS Digagalkan Pasukan Khusus Rusia

Segelintir nama yang telah teridentifikasi adalah Abdel-Majed Abdel Bary, mantan penyanyi rap di barat London. Dia diketahui pernah mengunggah foto di Twitter pribadi sambil memegang sorban. Nama lain adalah Junaid Hussaid, seorang operator internet untuk ISIS asal Birmingham. Dia tewas lewat serangan pesawat tanpa awak Agustus tahun lalu.

Dokumen diberikan seorang pria bernama Abu Hamed, seorang mantan Tentara Pembebasan Suriah (FSA) yang begabung dengan kelompok teroris ISIS. Dia mencuri kartu memori dokumen tersebut dan memberikannya kepada seorang jurnalis di Turki.

BACA JUGA:  Arti di Balik 10 Pernyataan Vladimir Putin Kepada Turki

Hamed keluar dari kelompok teroris ISIS dengan alasan kelompok militan itu sudah meninggalkan ajaran Islam. Dia juga mengatakan anggota teroris ISIS sudah meninggalkan markas mereka di Raqqa, Suriah, dan kini pindah ke padang pasir.  (AL/ARN)

 

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker