Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Sejarah

Sikap Kaum Aswaja dalam Menghadapi Syiah

Seharusnya Beginilah Sikap Kaum Aswaja dalam Menghadapi Syiah.

Hanya Kaum Aswaja yang konsisten untuk menjadikan Islam sebagai ‘ummatan wasathan‘ (moderat). Dengan mengajarkan prinsip dari Imam Sayyidina Ali Karromallahu Wajhah yang sangat terkenal: “Undzur ma qala, wala tandzur man qala.”

Kaum Wahabi akhir-akhir ini gemar sekali menyebarkan hobi fitnahnya, yaitu mereka suka berteriak bahwa Syiah bukan Islam. Karena itu menurut kaum Wahabi darah orang Syiah halal. Dan ini wajib bagi kita kaum Aswaja tidak meniru sikap kaum Wahabi ini. Karena kaum Aswaja adalah kaum yang sudah diajari oleh ulama terdahulu bagaimana cara bersikap terhadap kaum Syiah.

Tahukah anda sewaktu khutbah Jum’at di kalangan kaum Aswaja. Kenapa para khotibnya dalam menyebut nama-nama sahabat Khulafaur Rasyidin dengan menambah Sayyidina di depan namanya? Itu ternyata, asal usulnya adalah ajaran para ulama Aswaja di masa lalu. Untuk menunjukkan bahwa di antara ke-empat sahabat Nabi Saw itu semuanya adalah figur-figur terhormat. Jadi bukan cuma Sayyidina Ali yang layak dijunjung dan dihormati sebagaimana yang dilakukan kaum Syiah.

BACA JUGA:  Siapakah Kaum Ahlussunnah Wal Jamaah ?

Ajaran kepada kaum Aswaja yang dicontohkan oleh para ulama Aswaja di masa lalu. Itu untuk menjaga kerukunan di antara sesama umat Islam. Dan ajaran itu terus diwariskan ke generasi aswaja turun temurun sampai zaman sekarang. Nah, berikut ini uraian sedikit yang dipaparkan oleh Gus Azaz Rulyaqien yang membahas masalah ini. Selamat mengikuti….

 

Sikap Kaum Aswaja dalam Menghadapi Syiah. (Foto: Habib Umar bin hafidz, Ulama Aswaja Masa Kini Berdomisili di kota Tarim Hadramout, Yaman.

INILAH SIKAP ULAMA SALAF (ULAMA TERDAHULU) DARI KAUM ASWAJA  TERHADAP SYIAH

Sunni Syiah adalah sejarah panjang dalam dunia Islam, baik dari sisi estimologis dan politis, yang membawa dalam perbedaan yang tajam. Dimana jika tidak disikapi bijak maka terjadi apa yang ada di Irak, Suriah, Libanon dll.

Ulama-ulama kita, dalam hal ini ulama kalangan kaum Aswaja, sangat cerdas dalam membentengi umat dari paham Syiah. Tanpa harus membenci Syiah bahkan sangat santun dalam menyikapi Syiah. Ulama kita selalu mengajarkan untuk mengagungkan Khulafaur Rasyidin dengan cara memanggil mereka semua dengan panggilan Sayyidina. Mendoakan mereka semua dalam doa-doa shalawat yang kita baca, bahkan setelah doa shalawat terhadap Nabi Saw. Ulama terdahulu kita menjadikan mereka 4 manusia teladan utama setelah Rasulullah Saw. Sehingga amat sangat sulit jika ada suatu paham untuk mengajak kita kaum Aswaja menjelek-jelekkan salah satu dari mereka. Sangat amat sulit.

BACA JUGA:  Israel Jadikan Masjid Peninggalan Dinasti Mamluk Sebagai Museum

Dan untuk merangkul kaum Syiah agar kembali. Ulama-ulama kita juga mengajari kita untuk memanggil sahabat Ali dan cucu Rasulullah Saw dengan sebutan “Imam”. Bahkan khusus Sahabat Ali, kita diajari memanggil dengan gelar ‘Karramallaahu wajhah’ bukan ‘radhiyallahu ‘anhu’. Sebagai bentuk penghormatan khusus terhadap Imam Ali.

Selain itu ulama Aswaja kita jarang mengungkapkan kebaikan dari sahabat Mu’awiyyah. Bahkan meletakkan posisi Mu’awiyyah ‘agak antagonis’. Sehingga sampai saat ini saya tidak pernah menemukan seorang muslim di Nusantara dari umat Islam Aswaja yang pakai nama Mu’awiyyah.

BACA JUGA:  Syiah Rafidhoh dan Sindiran Keras Habib Ali al-Jufri Kepada Mereka

Banyak Kaum Syiah mengikuti pahamnya kaum Aswaja

Maka tak heran hanya di Indonesia orang Islam tidak perlu diberikan label Sunni atau Syiah seperti di Timur Tengah. Karena itu di abad 18 M banyak kaum Syiah seperti di Sumatera. Akhirnya mengikuti paham Sunni, dalam hal ini pahamnya kaum Aswaja. Karena mereka merasa tidak berbeda (di Sumbar, Bengkulu dan Aceh ada acara adat memperingati hari Asyura). Jadi ini sebuah bukti hanya kaum Aswaja yang mampu mempersatukan.

Karena hanya Kaum Aswaja yang konsisten untuk menjadikan Islam sebagai ‘ummatan wasathan’ (moderat). Dengan mengajarkan prinsip dari Imam Sayyidina Ali Karromallahu Wajhah yang sangat terkenal. Berkata Imam Sayyidina Ali Karromallahu Wajhah: “Undzur ma qala, wala tandzur man qala.”  (Oleh: Gus Azaz Rulyaqien )

 

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

1 thought on “Sikap Kaum Aswaja dalam Menghadapi Syiah”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker