Berita Suriah

Seruan Penggulingan Bashar al-Assad Adalah Kejahatan

MOSKOW – Menlu Rusia mengatakan bahwa seruan penggulingan Bashar al-Assad adalah kejahatan. Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menolak keras retorika apa pun yang menghendaki perubahan rezim di Suriah. Dia mengatakan bahwa seruan penggulingan Bashar al-Assad adalah kejahatan, berasal dari orang-orang yang berpikiran sempit atau jahat.

Menjadi nara sumber situs Imperial Orthodox Palestine Society (IOPS) di Moskow, pada hari Senin, Lavrov mengatakan bahwa pasukan proxy yang berusaha untuk menggulingkan pemerintah di Damaskus, adalah orang yang berpikiran sempit atau penjahat. Mereka yang gigih menyuarakan permusuhan adalah orang berpikir sempit dan seruan penggulingan Bashar al-Assad adalah kejahatan.

Menlu Rusia itu mengatakan: “Seruan munafik untuk perubahan rezim, termasuk di Suriah, setelah apa yang terjadi pada Irak ketika Saddam Hussein digulingkan, atau di Libya, di mana Muammar Gaddafi dibantai, menurut saya, semua ini dijalankan oleh orang-orang yang berpikiran sempit atau penjahat, yang hanya menikmati atau mencari kehancuran suatu negara dan wilayah dengan harapan mendapatkan keuntungan untuk mereka sendiri.”

BACA :  Jabhat al-Nusra Eksekusi 40 Angotanya di Suriah

Pernyataan ini ditujukan kepada Amerika Serikat dan sekutu regionalnya seperti Arab Saudi yang berusaha menggulingkan Assad sebagai bagian dari transisi politik. Menurut menlu Rusia Sergey Lavrov bahwa seruan penggulingan Bashar al-Assad adalah kejahatan, berasal dari pikiran sempit dan penjahat.

 

Seruan penggulingan Bashar al-Assad adalah kejahatan, demikian kata Menlu Rusia Segey Lavrov.

 

 

36abc894 4639 471e b95f 6b102d14727d - Seruan Penggulingan Bashar al-Assad Adalah Kejahatan
Menlu Rusia: seruan penggulingan Bashar al-Assad adalah kejahatan

Diplomat top Rusia mencatat bahwa kelompok teroris ekstrimis ISIS telah mendatangkan malapetaka di beberapa negara, terutama di Irak dan Suriah, serta tidak ada hubungannya dengan agama.

banner gif 160 600 b - Seruan Penggulingan Bashar al-Assad Adalah Kejahatan

“Kita semua memahami bahwa mereka yang memimpin dan menginspirasi organisasi ini (teroris) bukan orang religius,” kata Sergy Lavrov, dan menambahkan, “ini adalah orang-orang yang berjuang untuk kekuasaan di kawasan.”

Menteri luar negeri Rusia itu melanjutkan dengan mengatakan bahwa invasi AS dan pendudukan Irak membantu menciptakan kelompok teroris ISIS.

Tulang punggung kekuatan tempur ISIS terdiri dari para jenderal era Saddam yang telah digulingkan oleh Amerika selama pendudukan Irak pada tahun 2003, tegasnya.

BACA :  TRAGEDI DEIR EZZUR, ISIS Culik 400 Warga dan Bantai 300 Lainnya

“Tentara AS membubarkan tentara dan pasukan keamanan Irak, sehingga meninggalkan orang-orang yang tahu betul bagaimana membuat perang tanpa alat subsistensi. Semua orang memahami ini dengan sangat baik sekarang,” ujar Lavrov.

Sergey Lavrov menekankan bahwa teroris ISIS telah melakuakn kejahatan terhadap semua komunitas etnis dan agama di Timur Tengah. Sedangkan rakyat Suriah bersama Presiden Bashar al-Assad telah 5 tahun berjuang menghadapi terorisme yang dikobarkan para terosris, termasuk teroris ISIS dan kelompok lainnya. Ketika Bashar al-Assad bersama rakyat Suriah berjuang menghadapi kejahatan teroris, maka seruan penggulingan Bashar al-Assad adalah kejahatan.

Kelompok teroris ISIS “tidak membatasi diri untuk melakukan tindakan represi terhadap umat Kristen,” kata Lavrov, dan mencatat, “dengan kegilaan, mereka memotong kepala apapun etnis dan agamanya, bahkan menodai dan menghancurkan tempat ibadah umat Kristen dan Muslim.”

“Selain itu, para anggota ISIS juga menerapkan kriteria khusus untuk kaum Sunni,” katanya, dan menambahkan, “Tidak setiap Sunni diterima, kecuali mereka yang berideologi sama dengan mereka (yaitu) wahabi.”

BACA :  Rudal Jelajah Rusia ke Basis ISIS Bikin Pejabat AS Kagum

Menteri luar negeri Rusia mengatakan kelompok teroris ISIS berusaha untuk memperluas kegiatan teroris “dari Lisbon ke Pakistan.”

AS dan sekutunya telah melakukan serangan udara di Suriah selama lebih dari satu tahun hingga sekarang. Rusia juga telah melakukan serangan udara terhadap posisi ISIS atas permintaan pemerintah Suriah sejak 30 September 2015.

Amerika Serikat menuduh Rusia menargetkan militan “moderat” bukan teroris ISIS. Namun, Rusia telah mengecam tuduhan itu tidak berdasar, dan mengatakan bahwa semua kelompok bersenjata mendatangkan malapetaka di Suriah. Lebih lanjut Menlu Rusia itu memperingatkan bahwa seruan penggulingan Bashar al-Assad adalah kejahatan.

Amerika dan sekutunya di kawasan, seperti Saudi dan Turki telah sejak awal konflik menyerukan penggulingan presiden Suriah, dan menurut Sergey Lavrov seruan penggulingan Bashar al-Assad adalah kejahatan. (al/arn)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker