Berita Yaman

Serangan Arab Saudi Sudah Menewaskan 6000 Muslim Yaman

6000 Muslim Yaman Telah Tewas Jadi Tumbal Kejahatan Arab Saudi

Koalisi Sipil Yaman menyatakan bahwa serangan Arab Saudi telah dengan sengaja menargetkan penduduk sipil, infrastruktur dan area pemukiman penduduk di mana hal itu bertentangan dengan norma-norma dan konvensi Internasional.

Islam-institute.com, SANA’A – Koalisi Sipil Yaman menngklaim bahwa Serangan Arab Saudi telah membunuh lebih dari 6.000 warga muslim Yaman. Sampai hari ini serangan Arab Saudi telah memasuki bulan ke-tujuh sejaka agresi militer Arab Saudi menyerang Yaman, negara Arab yang miskin itu.

Menurut laporan dari organisasi non pemerintah (NGO), yang dipublikasikan pada hari Sabtu (19/8) kemarin, 6.091 warga Yaman telah kehilangan nyawa dalam serangan udara Arab Saudi, sementara 13.552 orang mengalami luka-luka.

Di antara korban tewas, terdapat 3.006 wanita dan anak-anak. Laporan tersebut juga mengatakan bahwa sejumlah 2.997 wanita dan anak-anak mengalami luka-luka.

Serangan Arab Saudi Sengaja Menargetkan Penduduk Sipil dan Infrastruktur Umum

Koalisi Sipil Yaman menyatakan bahwa serangan udara Arab Saudi telah dengan sengaja menargetkan penduduk sipil, infrastruktur dan area pemukiman penduduk di mana hal itu bertentangan dengan norma-norma dan konvensi Internasional.

Laporan tersebut juga menyoroti meningkatnya serangan-serangan udara  Saudi dalam dua minggu terakhir, sehingga menimbulkan jumlah kerugian yang sangat besar.

banner 2 2 - Serangan Arab Saudi Sudah Menewaskan 6000 Muslim Yaman

Menurut laporan, serangan-serangan Saudi terutama ditujukan ke arah pemukiman penduduk di kota Sana’a, Sa’ada, Hajjah, Ta’izz, Ibb, Jawf, Hudaydah, Dhamar dan Bayda.

Lokasi-lokasi bersejarah, bangunan pendidikan serta  kesehatan di sepanjang Yaman juga tak luput menjadi target dalam serangan udara Saudi tersebut. Laporan itu menyeru PBB untuk segera melakukan penyelidikan kejahatan perang yang telah dilakukan Riyadh terhadap Yaman.

Gencarnya Serangan Arab Saudi Tanpa Jeda

Jet-jet tempur Saudi melakukan serangan-serangan udara baru ke distrik Razeh, barat laut provinsi Sa’ada di hari Minggu ini (20/9). Belum ada laporan resmi mengenai jumlah kerugian. Serangan udara yang serupa telah menewaskan 60 orang warga negara itu sehari sebelumnya, Sabtu (19/9).

Di distrik Munabbih, sebelah utara provinsi Sa’ada, setidaknya 50 orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka akibat serangan serupa di sebuah pasar tradisional pada hari Sabtu malam. Jet-jet tempur Saudi juga menargetkan wilayah pemukiman di distrik Majz, provinsi yang sama, dan menewaskan 10 anggota keluarga. Tiga anggota dari keluarga lain juga tewas ketika rumah mereka dihantam serangan udara Saudi di provinsi Ma’rib.

Sebagai balasan atas serangan udara Saudi, tentara Yaman, didukung oleh komite rakyat, menargetkan sejumlah pangkalan militer Saudi di wilayah perbatasan dan menimbulkan kerugian besar pada mereka.

Riyadh meluncurkan agresi militer terhadap Yaman pada 26 Maret 2015 lalu, tanpa mandat PBB,  dalam upaya untuk melemahkan gerakan Houthi Ansarullah dan mengembalikan kekuasaan kepada mantan presiden buronan rakyat dan negara Yaman, Abd Rabbuh Mansour Hadi, sekutu setia Riyadh. (AL/ARN/RM/PTV)

 

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker