Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Buku

Salafi Wahabi Digugat Para Ulama dan Muslimin Sedunia

Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi. Ini adalah sebuah buku terbaru karya Syaikh Idahram yang menyorot secara tajam kepada Salafi Wahabi. Sehingga buku ini membuat semakin jelas apa dan siapa sekte Wahabi itu. Buku ini adalah salah satu buku trilogi tentang Salafy Wahabi. Dua buku yang telah terbit dan  beredar sebelumnya adalah: “Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi” dan “Mereka Memalsukan Kitab-Kitab Karya Ulama Klasik: Episode Kebohongan Publik Sekte Salafi Wahabi”. 

Buku Trilogi Data dan Fakta Penyimpangan sekte Salafl Wahabi  ini mengungkap terselubungnya tipudaya Salafy Wahabi yang samar-samar menjadi jelas dengan bukti-bukti yang bersumber dari kitab-kitab Wahabi itu sendiri.  Mari kita simak sinopsis dari buku: “Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi” berikut ini….

Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi - Salafi Wahabi Digugat Para Ulama dan Muslimin SeduniaUlama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi

Oleh: Syaikh Idahram

Penerbit: Pustaka Pesantren

Harga: Rp. 60.000,-

Tebal: 340 Hal.

“Buku ini merupakan sumbangsih tak terhingga dalam memperkaya peta dialektika pemikiran bagi umat Islam Indonesia”.  (KH. Munzir Tamam, M.A., Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Prov. DKI Jakarta)

“Saya rasa, rumah-rumah setiap muslim perlu dihiasi dengan buku penting seperti ini, agar anak-anak mereka juga turut membacanya, untuk membentengi mereka dengan pemahaman yang lurus.” (Ust. H. Muhammad Arifin llham, Pimpinan Majelis Zikir az-Zikra)

“Mereka mengubah nama Wahabi menjadi Salafi untuk mengelabui umat Islam… juga, agar mereka merasa aman dan nyaman dari sorotan masyarakat dalam menyebarkan dakwahnya…”(Prof. Dr. Ali Gomaa, ulama besar Al-Azhar sekaligus mufti Mesir)

“Al-Albani tidak dapat dipertanggungjawabkan dalam menetapkan nilai suatu hadis, baik shahih ataupun dhaif. la telah mengubah hadis-hadis dengan sesuatu yang tidak boleh menurut ulama hadis…” (Al-Muhaddits Prof. Dr. Abdullah al-Ghimari, Guru Besar llmu Hadis di universitas-univesitas Maroko).

BACA JUGA:  Buku-Buku Wahabi Mesir Dibersihkan dari Masjid dan Perpustakaan

“Maaf, mereka hanya menjadi bencana bagi sunnah dan fitnah bagi Islam secara keseluruhan. Pada kenyataannya, sesungguhnya penyakit-penyakit jiwa ada pada mereka yang sangat fanatik itu…” (Prof. Dr. Muhammad al-Ghazali, dai internasional terkemuka di Timur Tengah asal Mesir)

Di antara ciri sekte Salafi Wahabi yang paling menonjol adalah klaim kebenaran yang mereka sematkan kepada Salafi Wahabi golongan mereka sendiri. Demi menjaga klaim tersebut, apa pun mereka lakukan, termasuk menyerang segala pemahaman yang tidak sejalan. Tak aneh jika kemudian dakwah Salafi Wahabi ditentang di mana-mana, digugat oleh para ulama di setiap masa.

BACA JUGA:  Hobby Memvonis 'Ini Bid'ah Itu Bid'ah' Adalah Bid'ahnya Bid'ah

Buku ini memaparkan, secara ringkas dan cerdas berbagai kerancuan dan penyimpangan tokoh-tokoh utama sekte Salafi Wahabi, berikut gugatan para ulama terkemuka Ahlussunnah wal Jama’ah dari berbagai mazhab, dari berbagai generasi, berbagai belahan dunia, dan berbagai bidang keilmuan yang berbeda.

Biodata Penulis Buku Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi

Syaikh Idahram adalah pemerhati gerakan-gerakan Islam, lahir di Tanah Jawa, pada tahun I970-an. Ketertarikannya terhadap fenomena Salafi Wahabi terpupuk sejak ia melanglang buana dan belajar ke Timur Tengah, bertalaqqi kepada para masyayikh di sana dan berdiskusi dengan para ustadz.

Dalam upaya pencariannya itu, penulis pernah menjadi anggota organisasi Muhammadiyah beberapa tahun, aktif dalam liqa’ PKS (Partai Keadilan Sejahtera) selama 4 tahun, pengurus kajian Hizbut Tahrir selama 2 tahun, pejabat teras ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia), hingga akhirnya berlabuh dan basah kuyup dalam tasawuf dengan berbai’at kepada seorang syaikh.

BACA JUGA:  Tudingan Makam Wali Berhala, Serangan di Jantung NKRI

Maraknya gerakan Islam garis keras di Indonesia, serta dorongan dari berbagai pihak, membuat dirinya memutuskan untuk menuliskan apa yang diamatinya selama ini tentang Salafi Wahabi. Ia sempat ragu ketika beberapa kawan mengingatkannya tentang teror yang kerap kali terjadi terhadap para pengkritik faham ini. Akan tetapi, atas rekomendasi dari para masyayikh, penulis akhirnya memutuskan untuk tetap menuliskan penelitiannya dengan menyiasati penggunaan nama pena, yaitu Syaikh Idahram.

Buku Trilogi Data dan Fakta Penyimpangan sekte Salafl Wahabi ini hadir sebagai titik kulminasi dari rasa prihatin penulis terhadap persatuan dan ukhuwah umat Islam yang saat ini sangat meradang dan hanya tinggal wacana. Dia mencoba berpikir keras, dari mana persatuan umat ini harus dimulai. Hingga akhirnya, pencarian dan penelitian yang dilakukannya selama 9 tahun, mulai 2001 s.d. 2010, membuahkan buku sederhana di tangan pembaca ini.

Untuk sementara waktu, penulis hanya membuka ruang dialog melalui media email: salafiasli@yahoo.com. Terimakasih banyak.

Sumber

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

159 thoughts on “Salafi Wahabi Digugat Para Ulama dan Muslimin Sedunia”

  1. Keren dan mantab bukunya neh, insyaallah akan beli banyak buat dibagi-bago ke teman agar tidak mudah tergiur dg tipu daya Wahabisme. ๐Ÿ˜ณ

  2. Insyaallah saya akan beli, buku ini pasti sangat bagus dan bermanfaat buat mengcounter kepongahan Wahabi/Salafy dalam berdakwah. Selalu bikin kisruh suasana ukhwah. Hobby bikin vonis sana-sini bid’ah, kafir, musyrik. Kok ternyata Wahabi sendiri yg ahli bid’ah kambuhan yang kronis???! ๐Ÿ‘ฟ ๐Ÿ˜† ๐Ÿ™„

  3. sebenarnya jika dikaji kitab mafahim yajibu an-tushohhah itu bagus karya Sayyid Alawi al Maliki pembahasannya jelas dengan bahasa yang sopan. misalnya masalah bid’ah yang dikaji lebih condong mencari titik kesamaan dalam perbedaan, dalam masalah tashawwuf juga jelas bahwa memang ada tashawwuf yang keluar dari syari’at tapi ada juga yang benar-benar berpegang teguh dengannya. tulisan seperti itu tidak akan keluar kecuali dari orang yang berilmu dan berhati bersih. Kedua kitab Al-Bayan juga insyaallah bagus menjawab isu-isu yang lagi merebak anyir. Semoga buku ini juga tidak kalah bagus dan memperkaya pengetahuan kita. Wallahu a’lam

  4. assalamu’alaikum
    afwan akhiy yang dirahmati allah…
    bisa minta referensi buku2 bagus tentang masalah ini,kalau trilogi ini alhamdulillah sudah ana baca,tinggal buku ketiganya. sekalian saya juga minta link e-booknya kalau ada..
    bisa kirim ke email ana : rahmat_uicci@yahoo.co.id
    syukron

    1. nongkrong dimari juga bos?
      Ini calon ustadz nih.
      Ustadz beneran. Bukan ky saya
      kita doakan, semoga beliau dimudahkan dlm menuntut ilmu dan dijaga dalam ajaran yg lurus dan dijauhkan dr ajaran menyimpang dan menjadi pembela ahlus sunnah yg terdepan. Aamiin

  5. ya Allah,semoga pertolongan Mu, tetap berpihak kpd orang2 yg terdzolimi dan jauhilah kami dari fitnah orang2 yg dengki dan suka mendengki. โ—

    1. Benar ya Allah , semoga pertolongan Mu, tetap berpihak kpd orang2 yg terdzolimi dan jauhilah kami dari fitnah orang2 yg dengki dan suka mendengki.

      Ahlu Sunnah terutama Asy`ariyah maturidiyah terdzolimi ya Allah , Ahlu Sunnah wabil khusus Asy`ariyah difitnah ya Allah , oleh orang2 yang dengki dari Ahlul Bid`ah khususnya Wahabiyah yang ngaku salafiyah , semoga engkau sadarkan mereka ya Allah, amin ya robbal alamin.

    1. Antum sudah baca buku2nya Syaikh Idahram, bacalah dulu insyaallah dapat hidayah sehingga akan ogah dg doktrin Wahabi. Bacalah bukunya, oke Mas?

    1. Antum pikir Litbang DEPAG kurang kerjaan? Tidak mungkin lah DEPAG ngatain buku triloginya Syaikh Idahram itu seperti Naruto. Buku Trilogi Itu adalah buku-buku ilmiyah yg sulit dibantah oleh orang2 yg berpihak dg kebenaran. Lha wong referensinya sendir juga fari sumber2 Wahabi sendri gitu lho? Makanya antum baca bukunya dulu yg asli, lalu bandingkan dg bantahannya yg ngawur dan full fitnah itu.

      Lha emangnya Litbang DEpag itu tempat bercokolnya kaum tolol sehingga harus mau mengikuti kemauan Wahabi? Mbok yo mikir biar gak koment ngawur n ngarang doang. Salam ukhwah, jangan marah ya?

  6. Ana udah baca bukunya idahram ato “Marhadi” kurang jelas ini nama samaran ato nama sesungguhnya, karena gak pernah ada biografi yang sah dari “syaih” tersebut .. ana juga udah membaca buku bantahannya .. secara ilmiah orang awam seperti saya saja sudah bisa menyimpulkan tulisan mana yang lebih bisa di pertanggun jawabkan

    Karena si penulis (baik idarham atau yang membantah) tidak ada satupun yang bisa menyajikan fakta bahwa “Wahabi” itu ada .. yang ada hanyalah orang orang yang menentang dakwah Tauhid Syaih Muhammad bin Abdul Wahab yang juga sama dengan dakwah nabi dan rasul kemudian memberinya julukan ato panggilan kepadanya dengan sebutan Wahabi ..

    Sekali lagi bagi orang awam silahkan baca 2 buku yaitu yang menghujat dan yang membantah sehingga adil dan dapat menilai kebenaran dari 2 sisi .. tidak mengekor hawa nafsu saja .. wallahu ‘alam

    1. yang ana maksud wahabi yang sesuai di bukuya idahram .. antum bisa kasih bukti secara ilmiah ???
      ana tidak menafikan kalo ada beberapa orang yang mengatas namakan islam yang memiliki sifat2 seperti yang ditulis di dalam buku tersebut ..
      apakah dengan adanya orang (oknum) tersebut bisa dijadikan hujjah bahwasanya wahabi (sesuai dengan buku itu) ada ???

      1. Jika yg antum anut aqidahnya itu karangan Ibnu Taymiyah yg diperjuangkan kembali oleh Muhammd bin Abdul Wahhab yaitu tauhid Trinitas, maka itulah ciri-ciri Wahabi.

        Secara realistik memang Wahabi iti benar2 ada dan menyebar bagai virus yg menular. Mereka memiliki jargonkembali kepada AlQur’an dan Sunnah, sayangnya itu cuma sebatas jargon belaka. Periulaku mereka dalam beragama banyak melanggar AlQur’an dan sunnah, demikian setahu saya, wallohu a’lam.

        1. ..” Secara realistik memang Wahabi iti benar2 ada dan menyebar bagai virus yg menular. Mereka memiliki jargonkembali kepada AlQurโ€™an dan Sunnah, sayangnya itu cuma sebatas jargon belaka. Periulaku mereka dalam beragama banyak melanggar AlQurโ€™an dan sunnah, demikian setahu saya ….”

          Ana maklum kalo pengetahuan antum baru sebatas itu, seandainya ada 1 saja kitab (karya Ibnu Taymiyah dan Muhammd bin Abdul Wahhab) yang sudah pernah antum baca (untuk mencari kebenaran, tida taklid buta seperti kebanyakan orang yang pobia dengan istilah wahabi) baru silahkan antum komentari bagaimana dakwah mereka .. sesuaikah dengan dakwah para nabi dan rasull atau menyimpang dari Al Qur’an wa sunnah …

    1. rupanya kawan-kawan wahabi sudah tidak mau lagi menyandang gelar kebanggaan ” wahabi ” , padahal belum lama pantun wahabi begitu menggema , sekarang kok jadi pada gak pe de…..?

      1. jawaban ana terhadap tuduhan antum tentang wahabi sama dengan jawaban imam Syafi’i saat dituduh sebagai rafidhah ..

        Beliau (imam syafi’i) berkata :
        โ€˜Jika pengertian rafidhah itu mencintai keluarga RasulullaH, maka hendaklah golongan jin dan manusia bersaksi bahwa aku seorang rafidhahโ€™

        ana berkata :
        โ€œJika yang mengikuti Muhammad sallallahu alaihi wasallam itu adalah wahabi. Maka aku berikrar bahwa aku adalah seorang Wahabiโ€

        1. kalo rendra ber-Madzhab Syafi`i ato ber-madzhab ke salah satu madzhab yang 4 , ya silahkan rendra menggunakan kata2 Imam As-syafi`i , bukankah rendra dkk tidak bermadzhab……? bahkan memerangi para Muqollid madzhab……?

          kok sekarang mo pake kata2 Imam Madzhab……..?

          1. mas syahid, biasa kalau org sahwah kagak ada malunya, pake pendapat imam As Syafeii, mbok ya pake mazhab sendiri kan sdh pada jadi Mujtahid semua!!!!!

  7. Ya akhi Rendra, kiranya perlu mengenal lebih jauh lagi mengenai sepak terjang Wahabi yg kini lagi ngetrend pake nama Salafi bahkan terkadang pake nama Ahlussunnah wal Jama’ah. Dan di “ruang publik” manapun orang2 tersebut menanggalkan nama tersebut (wahabi) karena sejarah kelamnya.

    Ada pengalaman pribadi yg ane alami sendiri waktu itu ane masih kecil dan belum banyak mengerti mengenai Islam. Saat itu ada salah seorang di keluarga ane yg faham agamanya sering tidak sejalan dengan yg biasa dilakukan oleh anggota keluarga lainnya, semisal Tahlilan, Yasinan dan Maulidan. Saat itu beliau langsung berbicara terbuka dengan menyebut bahwa faham yang dia ikuti adalah WAHABI.

    Saat itu ane sih cuek aja karena emang gak tau banyak soal Wahabi. Tapi semakin ane banyak ikut pengajian dan Majelis Ta’lim, semakin hari jadi semakin faham dengan yg disebut Wahabi. Dan semakin hari ane pun semakin sedih dengan sepak terjangnya Wahabi yg semakin kuat “menggusur” aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah dengan membid’ahkan bahkan ada yg mengkafirkan sesama Muslim.

    Kira2 dari penggalan cerita fakta dari ane, akhina Rendra dapat menyimpulkan sendiri apakah Wahabi memang sudah punah atau sedang dikembang biakkan kembali oleh para “pembaharu2” faham Ibnu Taymiyah dan Muhammad bin Abdul Wahab.

    >>>Tapi kontradiksi yg terjadi “di lapangan” banyak orang yg mengaku SALAFI bangga disebut Wahabi dan ada juga yang marah disebut Wahabi…???
    Yg jadi pertanyaan selanjutnya, apakah mereka (SALAFI) berbeda faham (ada perpecahan) dalam memahami Dakwah Salaf yg mereka bangga-banggakan…???

  8. Sampai ubanan nte kaga bakalan bisa Pede dg kewabian nte. Terusngapain Nte memegang sesuatu yg bikin ciut perasaan Nte? Katanya kebenaran? Kok kagak bisa bangga ketika mengatakannya?

    Padahal kaum muslimin yg menganut aqidah Asy’ariyyah mereka bisa pede dan bangga menyebut dirinya sebagai Asy’ariyyah.

  9. ๐Ÿ˜›
    Klo antum mau tau siapa salah seorang Wahabiun yang suka membid’ahkan tahlilan, mengirim amalan sholeh ke Mayit, yasinan coba cari rekaman Mudzakarah yang berjudul “Mudzakarah – Si Mati mendapat manfaat dari Si Hidup Buya Yahya vs Prof. Salim Badjri” (wahabiun) nanti antum lihat gimana kebathilan mereka dalam menyembunyikan dalil (ketangkep tangan red. mirip seperti Ahlul Kitab di firmankan Allah di Al qur’an yang menjual ayat Allah dgn harga yang murah) mereka pertama bersihkeukeu bahwa itu bid’ah, sesat, namun akhirnya mengakui bahwa itu masalah Khilafiah. Bagi para saudara-saudara ku yang masih suka membid’ahkan saudaranya yang mengucap La illah Ha Illallah bertaubatlah……Wasalam

  10. Kang AGus.. “Bangga menyebut dirinya Wahhabi? bangga nyebut dirinya Asy’ariyyah? bangga nyebut dirinya Nahdliyin, salaffiyin, Dstnya…”
    KANG hari gini masih bangga ama kelompok2-nya??!! yahh kecewa deh
    KEBENARAN hanya diatas Al Qur’an dan AS Sunnah Kang, BUkan KElompok / golongan. (
    Kang Boedi> MASalah Aqidah yg jelas ikutin Akidah Rasulullah Sallallahu alaihi wasallam, klo ada para imam yang salah dalam karya2nya, tinggalkan perkara yg salah dan ambil manfaatnya. Trus antum buat tulisan untuk membantahnya, bukan asal ikut2an

    1. “KANG hari gini masih bangga ama kelompok2-nya??!! yahh kecewa deh
      KEBENARAN hanya diatas Al Qurโ€™an dan AS Sunnah Kang, BUkan KElompok / golongan. ”

      menyebut asyariyah nahdliyin, dsbnya meresa bangga karena kelompok dan golongan kita diatas Al Quran dan Sunnah, itu maksudnya. Jadi kita bangga bukan karena kelompoknya, tetapi bangga karena kelompok kita termasuk kelompok yang berjalan diatas al Quran dan Sunnah.

      “Kang Boedi> MASalah Aqidah yg jelas ikutin Akidah Rasulullah Sallallahu alaihi wasallam, klo ada para imam yang salah dalam karya2nya, tinggalkan perkara yg salah dan ambil manfaatnya. Trus antum buat tulisan untuk membantahnya, bukan asal ikut2an”

      Akidah para Imam sama dengan akidah Rasul…. mengikuti akidah Rasul tentu saja kita harus mengetahui bagaimana akidah rasul tersebut, dan pengetahuan itu didapatkan dari pada para Imam. Jadi dengan mengikuti akidah para Imam maka insyaallah kita mengikuti akidah Rasul. Adapun masalah yang salah dalam karya-karyanya itu apa barometernya? pendapat siapa? tentu saja barometernya Al Quran dan Sunnah…. dan Al Quran dengan sunnah itu tidak kita jadikan barometer tanpa bantuan tafsiran para Imam. Jadi kita ikuti Tafsiran para Imam yang muktabar, ijma dan mayoritas umat ini yang dikatakan nabi tidak akan sepakat dalam kesesatan. Sehingga kita tahu mana yang salah dan menyimpang mana yang bukan. Alhamdulillah Mayoritas umat islam mengikuti para Imam, ulama yang muktabar.

  11. Trus klo udh BANGGA seperti itu jalan nya musti PEDE?? trus teriak2in org woi lo kan celananya ngatung, jenggotan, pasti lo WAHHABI ya? lo kan yg sering triakin kita ahlul bid’ah, ngaku aj donk sebgai WAHHABI?!” (clna saya jg ngatung, ngajinya sama yg berjenggot smua, tp keluarga saya tiap mlm jumat yasinan serumah lagi tapi alhamdulillah ga prnh gontok2an kyk di situs ini pgn nya dibilang ‘saya’ yg bener!!)
    Antum bilang : Jadi kita ikuti Tafsiran para Imam yang muktabar, ijma dan mayoritas umat ini yang dikatakan nabi tidak akan sepakat dalam kesesatan. Sehingga kita tahu mana yang salah dan menyimpang mana yang bukan. Alhamdulillah Mayoritas umat islam mengikuti para Imam, ulama yang muktabar.”
    Pertanyaan saya, spya umat islam biar tdk dalam kesesatan :
    1. Siapa saja Ulama tafsir atau imam Yg muktabar itu menurut antum?
    2. Adakah perintahnya untuk taklid pada para imam tersebut?

    1. “Trus klo udh BANGGA seperti itu jalan nya musti PEDE?? trus teriak2in org woi lo kan celananya ngatung, jenggotan, pasti lo WAHHABI ya? lo kan yg sering triakin kita ahlul bidโ€™ah, ngaku aj donk sebgai WAHHABI?!โ€ (clna saya jg ngatung, ngajinya sama yg berjenggot smua, tp keluarga saya tiap mlm jumat yasinan serumah lagi tapi alhamdulillah ga prnh gontok2an kyk di situs ini pgn nya dibilang โ€˜sayaโ€™ yg bener!!)”

      > Bangga yang saya maksud ini bukan sombong seperti yang antum pikirkan, PD itu tidak mesti teriak2in org woi lo kan celananya ngatung, jenggotan, pasti lo WAHHABI ya? lo kan yg sering triakin kita ahlul bidโ€™ah, ngaku aj donk sebgai WAHHABI?!โ€ nggak kayak begitu. buktinya keluarga antum akur-akur aja. Dan situs ini menjelaskan apa yang harus dijelaskan, apabila ada penjelasan yang tidak diterima oleh orang yang seperti antum, ya tentu saja kami menjelaskan lagi… begitu seterusnya sampai semua tidak ada lagi yang menganggap kelompoknyalah satu-satunya kebenaran, sedangkan kelompok mayoritas dari umat ini yaitu asyariah maturidiyah dan mazhab 4 imam adalah sesat.

      “Pertanyaan saya, spya umat islam biar tdk dalam kesesatan :
      1. Siapa saja Ulama tafsir atau imam Yg muktabar itu menurut antum?
      2. Adakah perintahnya untuk taklid pada para imam tersebut?”

      >1. Ulama yang muktabar adalah ulama yang bersanad dan dalam manhaj ahlussunah wal jamaah. Dan diakui kelurusan akidah dan ahlaknya oleh mayoritas /jamaah umat islam.
      Mereka adalah para ulama pewaris ilmu agama dari salaf umat ini, ulama-ulama asyariyah, maturidiyah, ulama-ulama sufi yang saleh dan lurus, ulama-ulama ahli hadist dan ulama-ulama fikih 4 mazhab.

      2. Bagi orang awam tentu kita mengikuti pendapat para ulama sebagai guru atau pembimbing kita dalam beragama.

      Artinya: โ€œMaka hendaklah kalian bertanya kepada โ€œAhli Dzikirโ€ ( para โ€˜Ulama ) jika memang kalian tidak tahuโ€. (Qs.an-Nahl : 43)

      Dengan demikian ulama siapa yang kita ikuti? tentulah ulama muktabar yang diakui kelurusan akidah dan ahlaknya.

  12. @Arif, alhamdulillah…berarti Yasinan saban malem Jum’at bukan bid’ah kan…??? Jadi antum bisa bantuin jelasin tuh ke orang2 yg masih suka membid’ahkan Yasinan saban malem Jum’at…

  13. Oke mAs Dianth, saya pikir cukup bijak klo pemahamannya bgitu.
    1. Nah skrg bgaimana pndpt antum atau rekan antum, disini saya sudah berulang kali dan hari membaca, memahami tulisan2 di web2 ini dan link2nya, tp sy kok mrasa makin yakin u teguh diatas jalan para salaf (mgkn yg antum bakal jawab salafnya WAHHABI). Tapiiiii kang mas, saya kok gak merasa diri saya adalah kelompok WAHHABi versi pemaparan antum. Nah tuh gmna? apa saya dsebut gak pede?? gak bener
    2. Di dalam QS. An nahl diatas terjemahannya disuruh bertanya / mengikuti para ahli zikir? jadi siapa sebenarnya yg wajib kita ikuti?
    3. Stau saya ulama bisa salah, saya bisa salah, antum juga bisa salah, bahkan seorang Syaikh atau pun para habaib bisa salah. Intinya ada kwajiban kah bagi setiap thalib untuk manut trus pada GURUnya? (jwb annya cuma da 2 ‘ya’ atau ‘tidak’ gak usah pake dalil)

    1. mungkin @arif terkena virus wahabi yang sudah akut, jadi ga sadar i’tiqodnya mengikuti saipa dan apa?

      mari kita bantu @arif biar tahu mana yang menjadi hambatan untuk membuka mata lahir dan mata batin dia. dengan beberapa pertanyaan yang umum mengenai
      1. katahuidan
      2. mencari ilmu pada guru yang bersanad
      3. 20 sifat
      4. dll

      monggo mas @arif bertanya dan berdiskusi………………
      satu lagi, @arif da baca semua artikel ummati itu ana salut untuk itu saya sarankan berkunjunglah di situs ini
      1. http://mutiarazuhud.wordpress.com/
      2.
      khusus di artikel islami, admin nya (mas AI) telah menyambut dengan terbuka untuk mubahala bagi yang merasa kepalanya paling keras, dan keras sekali dalam emngkafirkan sesama muslim.

      semoga diskusi dengan @arif menjadi titik temu dalam penacarian yang Haq dan Bathil

    2. 1. kalau emang antum merasa yakin dengan pemahaman yang antum sangka adalah jalan para salaf, (walaupun kami meyakini itu bukanlah jalan salaf) maka itu adalah hak dan urusan antum. Dan selama antum tidak menganggu keyakinan kami maka kami juga tidak akan ikut campur.
      adapun perkataan “gak merasa diri saya adalah kelompok WAHHABi versi pemaparan antum”, perlu kejelasan…. pemaparan tentang apa? tentang ajarannya kah atau tentang sikapnya? kalau pemaparan kami tentang ajaran wahabi disini bukan termasuk ajaran wahabi versi antum berarti antum tidak perlu tersinggung atau repot, karena kami tidak menyinggung ajaran antum. Begitu juga tentang pemaparan sikap kelompok wahabi.
      Kalau menurut antum pemaparan kami salah, bukan seperti itu sebenarnya, antum boleh tunjukkan ajaran wahabi versi antum, kalau tidak juga nggak apa-apa.

      2. ahli zikir itu adalah orang yang selalu berzikir/mengingat Allah, secara umum itu berarti ulama, karena ulama itu paling banyak mengingat Allah karena mereka mempunyai ilmu. Kalau dalam pemahaman saya secara khusus, mereka adalah ulama yang memahami fikih dan menjalani tasawuf. Dan kriteria itu ada pada ulama-ulama yang saya sebutkan.
      3. manut terus?
      selama tetap selalu sesuai dengan hukum-hukum agama, dan kita yakini sebagai kebenaran (bukan suatu kesalahan) jawabannya adalah iya.
      sebagaimana orang tua kita secara jasmani harus selalu kita taati selama tidak bertentangan dengan hukum-hukum agama, begitu juga guru kita sebagai orangtua ruhani kita.

  14. @Arif
    “Nah skrg bgaimana pndpt antum atau rekan antum, disini saya sudah berulang kali dan hari membaca, memahami tulisan2 di web2 ini dan link2nya, tp sy kok mrasa makin yakin u teguh diatas jalan para salaf (mgkn yg antum bakal jawab salafnya WAHHABI). Tapiiiii kang mas, saya kok gak merasa diri saya adalah kelompok WAHHABi versi pemaparan antum. Nah tuh gmna? apa saya dsebut gak pede?? gak bener”
    Ane mau tanya, Apa pengertian Salaf yang selalu dikemukakan oleh segelintir orang, batasnya sampai dimana, karena inilah yang menjadi rancu bagi orang awam tentang Salaf, sehingga banyak yang terpengaruh akan hal ini dan ini yang menjadi Jargon Wahabi, selain kata-kata kembali kepada Al Quran dan sunnah.

  15. paling sering denger wahabi salafi ngomongnya seperti ini sama ulama “Stau saya ulama bisa salah, saya bisa salah, antum juga bisa salah, bahkan seorang Syaikh atau pun para habaib bisa salah. ”
    kalo dilihat sekilas perkataan itu kayak yang benar padahal salah besar dan yang menyakini seperti ini bisa celaka.
    alasannya adalah
    1. menyamakan martabat dan derajat ulama seperti derajat orang awam. dimana ulama juga melakukan kesalahann yang sama seperti orang awam.
    ulama bisa salah itu perkataan yang benar. tapi menyamakan kesalahan ulama sama dengan kesalahan orang awam adalah salah besar
    2. tatkala kita menyamakan derajat ulama dengan awam berarti kita menurunkan derajat ulama tersebut. sedangkan kita tahu bahwa yang memberikan derajat yang tinggi itu adalah alloh swt. jadi sama aja kita merendahkan apa yang udah ditinggikan derajatnya oleh alloh.

    jadi hatihati kawan dalam berucap guru saya pernah bilang orang yang menghinakan ulama atau para wali alloh biasanya waktu sakaratul mautnya nikmat iman dan islamnya dicabut nauzubillah.

    mungkin karena dosa ini orang wahabi dikunci hatinya untuk mendapatkan hidayah.

  16. ููŽุงุณู’ุฃูŽู„ููˆุง ุฃูŽู‡ู’ู„ูŽ ุงู„ุฐู‘ููƒู’ุฑู ุฅูู†ู’ ูƒูู†ู’ุชูู…ู’ ู„ูŽุง ุชูŽุนู’ู„ูŽู…ููˆู†ูŽ

    Maka bertanyalah kepada Ahladz Dzikr jika kalian tidak mengetahui [QS. An-Nahl: 43]

    ู…ูŽู†ู’ ู‚ูŽุงู„ูŽ ูููŠ ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ู ุจูุบูŽูŠู’ุฑู ุนูู„ู’ู…ู ููŽู„ู’ูŠูŽุชูŽุจูŽูˆู‘ูŽุฃู’ ู…ูŽู‚ู’ุนูŽุฏูŽู‡ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู

    Siapa yang bicara tentang al-Qur`an tanpa ilmu, maka siapkanlah tempat duduknya berupa api neraka. [Sunan al-Kubra an-Nasa`i no. 8084 atau 8030 dalam cetakan lainnya; Musnad Ahmad no.2069, 2429; Muโ€™jamul Kabir ath-Thabrani no.12392; Sunan at-Tirmidzi no. 2950]

    ู…ูŽู†ู’ ุฃููู’ุชููŠูŽ ุจูููุชู’ูŠูŽุง ุจูุบูŽูŠู’ุฑู ุนูู„ู’ู…ู ุŒ ูƒูŽุงู†ูŽ ุฅูุซู’ู…ู ุฐูŽู„ููƒูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽูู’ุชูŽุงู‡ู

    Siapa yang berfatwa dengan suatu fatwa tanpa ilmu, maka dosanya ditanggung yang berfatwa. [Musnad Ahmad no.8761; Sunan al-Kubra al-Bayhaqi no.20353; al-Mustadrak โ€˜alash Shahihain no.350]

    Ayat 43 dari surat an-Nahl menjelaskan bahwa orang awam itu hendaknya pergi bertanya kepada Ahladz Dzikr. Adz-Dzikr bisa berarti Kitabullah atau al-Qur`an. Maka Ahladz Dzikr dapat berarti Ahlul Qur`an, yaitu orang yang benar-benar memahami al-Qur`an. Untuk mencapai derajat tersebut, setidaknya harus menguasai 15 cabang ilmu agama. Selain itu, seorang mujtahid juga harus hafal seluruh al-Qur`an dan juga hadits dalam jumlah tertentu. Dan derajat seperti itu telah dicapai oleh para mujtahid, terutama para mujtahid muthlaq seperti Imam asy-Syafiโ€™i, Imam Hanafi, Imam Malik, dan Imam Ahmad.

    ู…ู† ุงู„ุชุฒู… ู…ุฐู‡ุจุง ู…ุนูŠู†ุง ุซู… ูุนู„ ุฎู„ุงูู‡ ู…ู† ุบูŠุฑ ุชู‚ู„ูŠุฏ ู„ุนุงู„ู… ุขุฎุฑ ุฃูุชุงู‡ ูˆ ู„ุง ุงุณุชุฏู„ุงู„ ุจุฏู„ูŠู„ ูŠู‚ุชุถูŠ ุฎู„ุงู ุฐู„ูƒ ูˆ ู„ุง ุนุฐุฑ ุดุฑุนูŠ ูŠู‚ุชุถูŠ ุญู„ ู…ุง ูุนู„ู‡ ูู‡ูˆ ู…ุชุจุน ู„ู‡ูˆุงู‡ ุŒ ูุงุนู„ ู„ู„ู…ุญุฑู… ุจุบูŠุฑ ุนุฐุฑ ุดุฑุนูŠ ุŒ ูˆ ู‡ุฐุง ู…ู†ูƒุฑ

    Ibnu Taymiyyah berkata: โ€œBarangsiapa memegang (beriltizam dengan) suatu madzhab tertentu, lalu ia melaksanakan yang menyelisihi madzhabnya tanpa taqlid (tanpa pindah madzhab) kepada โ€˜ulama (mujtahid dari madzhab) lain yang memberinya fatwa dan tanpa istidlal dengan dalil yang menyelisihinya (tanpa berijtihad dengan benar), dan tanpa udzur syarโ€™i yang menunjukkan halalnya perbuatan yang dilakukannya, maka ia adalah orang yang mengikuti hawa nafsunya, pelaku keharoman tanpa ada udzur syarโ€™i, dan ini adalah mungkar.โ€ [Lihat al-Ushul min โ€˜Ilmil Ushul oleh al-Utsaymin hlm. 69]

    Ibnu Taymiyyah membolehkan pindah madzhab, membenarkan seseorang yang sudah mencapai derajat mujtahid muthlaq untuk membangun madzhab sendiri, tetapi tidak membenarkan mencampur-adukkan madzhab atau pun tidak bermadzhab. Ibnu Taymiyyah hanya membenarkan iltizam kepada salah satu madzhab bagi orang awam. Dan dia mengharamkan orang awam untuk tidak bermadzhab. Mujtahid yang belum mencapai mujtahid muthlaq pun tidak dibenarkan untuk tidak bermadzhab. Setidaknya ia harus berpegang kepada ushul fiqh dari salah satu madzhab.

    Muhammad al-Utsaymin menjelaskan bahwa taqlid itu terjadi pada 2 macam orang. Yang pertama : seorang yang taqlid (muqollid) adalah orang awam yang tidak mampu mengetahui hukum (yakni ber-istinbath dan istidlal) dengan kemampuannya sendiri, maka wajib baginya taqlid. Yang kedua : terjadi pada seorang mujtahid suatu kejadian yang ia harus segera memutuskan suatu masalah, sedangkan ia tidak bisa melakukan penelitian maka ketika itu ia boleh taqlid. [Lihat al-Ushul min โ€˜Ilmil Ushul oleh al-Utsaymin hlm. 68]

  17. tetapi taqlidnya tentu kepada mujtahid muthlaq, bukan kepda mujtahid gadungan yg bahkan tak punya sanad dan tak hafal qur`an dan hadits kecuali sedikit.

  18. bahkan Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Nawawi, Imam al-Ghazali, Imam ibnu Hajar dan sebagian dari para imam yg kuat yg sudah mencapai derajat mujtahid (tetapi bukan mujtahid muthlaq), mereka taqlid kepada Imam asy-Syafi’i.

    Adapun Qadhi Iyyadh, beliau taqlid kepada Imam Malik.

    dan para Imam lainnya yg kuat juga taqlid kepada salah satu Mujtahid Muthlaq yg 4.

    seberapa kuat Anda dan orang2 yang Anda anggap kuat tadi, sehingga Anda tak mau taqlid?

  19. Bahkan ibnu Taymiyyah kerap membangga-banggakan madzhab Hanbali
    saking fanatiknya, ia sampai berkata bahwa tidak akan muncul waliyullah, kecuali dari madzhab Hanbali.

  20. Habib Munzir, yg juga Anda liat di tvone pun tidak akan setuju kalau Anda tidak bermadzhab. Habib Munzir itu sanad ilmunya bersambung kepada Rasulullah shollallohu ‘alayhi wa sallam. telah hafal qur`an dan puluhan ribu hadits. sedang gurunya telah hafal ratusan ribu hadits. Tetap saja mereka berdua bermadzhab Syafi’i.

  21. buat apa belajar ama yg gampang dicari tapi sanad ilmunya ga jelas, kapasitasnya juga ga jelas?
    mending belajar ama yang sanad ilmunya jelas atau ilmunya sesuai dg guru2 yg sanadnya jelas. aman

  22. mujtahid, hakim dan mufti beneran dg mujtahid, hakim, dan mufti palsu itu jelas beda

    kalo mujtahid, hakim dan mufti beneran, ketika mereka berijtihad dg benar, lalu berfatwa, lalu fatwanya salah, baginya 1 pahala, kalau benar, 2 pahala

    mujtahid, hakim, dan mufti palsu, kalau ia berijtihad, benarnya dosa, salahnya neraka.

    siapa itu mujtahid, hakim, dan mufti palsu? ya mereka2 yg belum memenuhi kriteria.

  23. nah, wlaupun Imam asy-Syafi’i fatwanya mungkin ada yg keliru, tetap berpahala, dan boleh diikuti.

    tapi kalo orang2 lemah semacam firanda, ga layak diikuti

  24. kalo mo hadir di majelis Rasulullah shollallohu ‘alayhi wa sallam, silahkan datang ke Masjid al-Munawar setiap senin malam pukul 20.30.
    Masjidnya di daerah pancoran Jakarta Selatan
    Jama’ahnya bisa puluhan ribu yg ngaji.
    Kenapa namanya majelis Rasulullah? karena memang tak ada yang dibicarakan selain ajaran Rasulullah saw dan membimbing mereka untuk mencintai Allah dan Rasul Nya, dan pada dasarnya semua Majelis ta’lim adalah Majelisnya Rasulullah saw..

  25. kalo saya bukan kompetitor, saya cuma bagi ilmu, ga bermaksud mengustadzi (loh? mengustadzi..)

    kalo emang ente dkt kawasan habaib, ngapa ga ngaji di sono aje? Tanya sama mereka tentang taqlid, kenapa hrs taqlid, dsb. Ngapa ente jadi ngaji ama firanda yg sanad ilmunya ga jelas?

  26. antum kan dah belajar ama firanda, berarti antum dah paham soal taqlid dong…? Iya kan? Iya dong?! Hehehe
    nah, menurut antum nih, taqlid itu boleh ga? Atau taqlid itu bid’ah? Kita diskusi adem aje…. ๐Ÿ™‚

  27. antum kan dah belajar ama firanda, berarti antum dah paham soal taqlid dong…? Iya kan? Iya dong?! Hehehe
    nah, menurut antum nih, taqlid itu boleh ga? Atau taqlid itu bid’ah? Kita diskusi adem aje…. ๐Ÿ™‚

    (afwan, nama Daud Abdullah belum familier di blog ini, jd ane posting lg pk nama ini yg oleh admin memang dibolehkan bagi pengelola blog)

  28. antum kan dah belajar ama firanda, berarti antum dah paham soal taqlid dong…? Iya kan? Iya dong?! Hehehe
    nah, menurut antum nih, taqlid itu boleh ga? Atau taqlid itu bid’ah? Kita diskusi adem aje…. ๐Ÿ™‚

    (afwan, nama Daud Abdullah belum familier di blog ini, jd ane posting lg pk nama ini yg oleh admin memang dibolehkan bagi pengelola blog
    dobel ga ya?
    Soalnya pk hape)

  29. o ya, walau ane Ahlus Sunnah, saat ini, ane pernah belajar dan bahkan mengikuti ajaran wahhabi. Itulah salah satu sebabnya, ane bisa memahami ajaran mereka dan mengutip pendapat2 mereka untuk ane suguhkan bagi orang2 yg mengikuti ajaran wahhabi dan juga Ahlus Sunnah yg mau tau pendapat syaikh2 wahhabi yg ada kesesuaian dg Ahlus Sunnah. Dan ternyata, ibnu Taymiyyah dan al-Utsaymin mengharuskan taqlid bagi awwam. Apakah mereka berdua mo disebut ahlul bid’ah oleh wahhabiyyun?

  30. hehehe…
    Jadi yg boleh nulis blog itu cuma ustadz ya?
    Emang firanda itu ustadz?
    Layak gitu disebut ustadz?
    Jd yg boleh diskusi itu cuma ustadz? Nah antum ngapain di sini? Antum ustadz?

  31. Kalo antum ga mau diajak diskusi, ya udah, kita tuker ilmu deh. Antum kan suka tuker ilmu.
    Nah ane mo tanya ama antum. Taqlid itu boleh ga? Ataukah taqlid itu bid’ah? Bagi ilmunya dong… Jangan pelit

  32. siapa yg maksa? :mrgreen:
    saya kan cuma minta ilmunya dikit lg
    pelit amat sih
    kalo bukan bid’ah, ya tinggal bilang aja bhw itu bukan bid’ah
    gampang kan
    tadi antum ngomongnya banayk banget, termasuk soal taqlid buto
    tapi pas ane tanya apakah taqlid itu bid’ah apa ga, kok narik dir? Why? ๐Ÿ™‚

  33. jad sebenernya, tujuan antum komen di sini apa?
    Debat…. Ga mungkin
    diskusi… Juga enggak
    tuker ilmu… Juga enggak
    terus apa?
    Kalo ane jelas, bagi ilmu atau tuker ilmu
    ane banyak ambil ilmu dari admin dan ustadz Ahmad Syahid
    nah antum dimari ngapain?

  34. ane bisa aja diskusi di blog firanda atau abahna jibril
    tapi masalahnya, apa komentar ane akan dipublish?
    Ustadz Ahmad Syahid aja cuma 1 komentar yg muncul (itu kata wahhabi yg perna nantangin beliau untuk komen di blognya fira)
    komentar ane banyak juga yg didelete abahna jibril
    jadi… Gmn kalo antum aja yg nanya ama fira, terus kirim link jawabannya di sini, atau salin ke sini sekalian.

  35. @dianth
    1. Maaf sy masih bodoh tlg jelaskan perkataan antum ini “perlu kejelasan… pemaparan tentang apa? tentang ajarannya kah atau tentang sikapnya?” ‘nya’ disini adalah Wahhabi kan? Menurut saya klo ajarannya A berarti ‘A’ harus wajibi tercermin dlm sikapny sehari2 donk intinya gak akan beda MAS?!! Monggo di ulas..
    2. Wah kalo ulama yg versi antum tunjukkin, MAAP2 ana gak bisa ikutin lg, (dulu sih sering dngerin). Boleh donk beda? (setiap org kan diberi Akal u berpikir, Ada yg dpt Hidayah ada yg dalam kesesatan, ada yg bodoh ada yg pintar, ada Guru ada murid, sudah sunnatullah kan setiap berbeda?)
    3. KLo jwbannya gitu sih udh standar dan sy OKE DEH setuju. Tp klo ada kesalahan pd guru dalam pemehaman suatu hadits atau suatu dalil, perlu donk kita tanya2 guru lain? boleh kan nuntut ilmu ke banyak guru? skalian aj poto kopi jg kitab2 yg mereka baca biar adil.

  36. utk sekarang, coba antum tanya, apakah taqlid itu boleh atau tidak bagi orang awwam? Ataukah taqlid itu bid’ah?
    Ane tunggu jawabannya…
    Syukron

  37. ane ga sensi dan ga tersinggung
    ane orangnya asik
    jadi jangan bikin image seakan ane tersinggung, sensi atau apa
    jangan melakukan pembunuhan karakter
    setuju?

  38. tertulis: “Alhamdulillah di baca secara adil kedua2nya yah sy cenderung ke yg lebih kuat Hujjahnya dan lebih sopan2.. yaitu para ustadz salafiyyun..”

    subhanallah ya…. Sesuatu

    secara ga langsung, menurutnya, ulama asy’ari ga kuat hujjahnya
    secara ga langsung, dia merasa dirinya adalah mujtahid murojih yg pantas mentarjih

    afwan kalo penilaian ane salah, Abu Uwais
    antum boleh membela diri, boleh juga minta maaf, boleh juga yg lainnya

  39. saya ga simpen
    saya sudah terima keadaannya sebelum antum sarankan utk nerimo ๐Ÿ™‚
    kalo ga bersedia, ga apa2
    atau antum cari deh jawaban dari ustadz2 salafy wahhabi yg ngeblog. Kali aja ada di artikel mereka
    kalo ga ada juga ga apa2
    ane dah bisa baca dari tulisan2 antum

  40. pembunuhan karakter

    wahhabi sering menggunakan trik ini
    contohnya mrk berkata: ‘jangan emosi’
    padahal kita ga emosi
    ‘jangan tersinggung’
    padahal kita ga tersinggung
    ‘kok diatur2 mulu?’
    perasaan dari tadi saya minta, bukan ngatur
    ’emang gini ya ahlus sunnah?’
    emang gini ya wahhabi? Suka melakukan pembunuhan karakter, su’uzhon, dan memfitnah secara tdk langsung? ๐Ÿ™‚

  41. utk pertanyaan antum… Ane jawab ga ya?
    Kalo ane ga jawab, gmn? :mrgreen:
    ane jawab…. Jawab aja susah banget ky orang yg takut diskusi
    ane dah nulis dari lama. Sejak ane masih jadi wahhabi laa madzhab
    sejak ane belom kenal blog
    sejak ane belom kenal internet
    entah berapa banyak yg dah tersesat karena ajaran ane yg menyimpang
    mudah2an blog ane bs jadi penebus kesalahan2 ane. Antum baca halaman tentang ane kan?
    Yg ane rasain sekarang, ane seneng
    karena ilmu ane nambah dan bertambah paham tentang shirothol mustaqim, spt yg ane minta tiap shalat. Semoga Allah menunjuki kita semua kpd shirothol mustaqim

  42. @ bwt yg bales koment sy
    1, Syukron udh ngasih nasehatnya, alhamdulillah pd sopan2, intinya jgn saling mencurigai dulu y mas palagi ngatain org kena virus akut. keras kepala? kedepankan sikap jujur dan saling menghormati (antum muslim, ana muslim udh tau kan kewajiban sesama muslim?)
    2. Saran sy kpd pembaca ummati agar kita tdk terjerumus dlm perkataan yg buruk, lgsg baca jg brita2 hal penderitaan si muslim di tanah lain nah gmna tuh kita mikirinnya masa mw nolongin n doain mreka liat kelompok2nya dulu? akh si ARif WAHhAbi, biarin j rumahnya kebakaran.
    3. Maaf sy tdk berani m’kafirkan org, sy masih perlu bnyk belajar/ ngatainorg yg b’agama kafir aj mikir2 gimna persaannya plgi ngatain muslim KAFIR, yahh mikir aja dah kesalahan sendiri2.. so sibuk belajar cari ilmu, syg dipake buat bantah2an, hhh
    4. Mgkn ada yg mo bilang sy wahhabi, anak buah ImAM Bin BAz or Imam Albani. jwbn saya, sy hanya mengambil ilmu dari mereka, Klo Dulu sy doble belajarnya, kdg sering jg n’dengerin kajian2 yg ada di TVone (tau donk kalangan siapa ustadz2nya??),,, waktu itu sy merasa bebas untuk belajar pada siapapun, Hny untuk mencari sebuah hujjah u melakukan ibadah.. Contoh : klo syaikh bilang Wanita hamil tdk saum ganti dgn fidyah saja, sy dgr habib bilang d Qodo’ dan fidyah jg,. mereka pnya dalil.. telusurin deh mereka ngambil pendapat ulama mana.. Nah itu kan namanya belajar tp tidak taklid, tggl kita pilih pendapat mana yg mo dipake). Inttinya klo khilafiyyah pada maslah FIQIH, g usah pd ribut dehhh. Tp bersatulah dalam perkara TAUHID
    5. Sy sdh lama baca web salafy tobat, linkislami, abu salafy, ummati n link2ny.. plgi webnya Om ZOn jonggol. Tp justru krn web2 itulah saya merasa mendapatkan motivasi u meraih hidayah. pd Akhrinya spy adil sy wajib baca jg donk website tandingan mereka, (ustadz firanda, abangdanipress, salfyunpad dan link22nya). Alhamdulillah di baca secara adil kedua2nya yah sy cenderung ke yg lebih kuat Hujjahnya dan lebih sopan2.. yaitu para ustadz salafiyyun.. CUman bukan CINTA MATI n TAKLID BUTO loh, AmBil Ilmunya saja dan ana doakan para ustadz2 yg saling bertentangan dgn kebaikan. ADIL KHAN? So kang2 mas2, Gak usah sensi pada org2 sepert sy, Al akh disini bebas untuk trus mnulis.. klo mo nbantah org kyk saya n sejenisnya,, pake rasa kemanusiaan cinta pd sesama muslim.

    1. Bagaimana Anda bisa katakan bhw hujjah mereka kuat?
      Apakah mereka punya sanad ilmu yg bersambung hingga ke Rasul?
      Apakah mereka telah hafal seluruh al-Qur`an?
      Berapa ratus ribu hadits yg sudah mereka hafal berikut sanadnya?
      Apakaah mereka telah menguasai ilmu nahwu sharaf, balaghah, tafsir qur`an, asbabun nuzul qur`an, asbabul wurud hadits, aqidah, fiqh, ushul fiqh, dan cabang2 ilmu agama lainnya yg dibutuhkan oleh seorang mujtahid?
      Kalo Anda belum tahu akan kapasitas mereka dalam hal2 yg saya tanyakan itu, maka ketahuilah, bahwa Anda dalam keraguan terhadap mereka. Sedangkan Imam Syafi’i, Imam Nawawi, Imam al-Ghazali, Imam ibnu Hajar al-‘Asqalani, dan Imam2 yg kami sebut sebagai orang kuat itu adalah orang2 yg telah memenuhi kriteria mujtahid. Dan mereka itulah yg bisa kita katakan mempunyai hujjah.
      Bagaimana Anda akan berhujjah, sedangkan sanad ilmu Anda tidak bersambung kepada Rasul?

  43. @artikelislami
    Maaf sy sedang bebicara dgn laman web atao org ya? antum siapa? bagaimana sy bisa berguru pada org2 yg bersanad ilmunya pada Rasulullah, tp kagak pnya NAMA JELAS, BAhkan bagi seorang pengelola WEB yg isi2 webnya berilmu bersanad, tp sussssssssssah bgt cari identitas n muka mereka.. gak kayk ustadz penentang mereka, gampank nyarinya tgl download audionya, dgrin dehhh.. klo mo lebih jelas lg googling alamat2 kajian2 mereka, truss HADiri, gampank toh?! – NAh Antum??

    1. apa yang antum katakan itu hanyalah 1 atau 2 orang saja…

      di Indonesia ini banyak kok para ulama yang jelas, bahkan lebih jelas wujudnya daripada ulama wahabi.

      Kenapa antum mencari-cari alasan dengan mengetengahkan pengelola situs….?

  44. โ€œmengedpnkan rasa persaudaraan,,”
    caranya dg mengkritik ibadah saudaranya sebagai perbuatan bid’ah, syirik, khurafat.
    padahal ibadah saudaranya itu tidak seperti yg dituduhkan

    “tdk memandang kelompok atau mahzab,”
    caranya dengan tidak bermadzhab dan menganggap taqlid itu sebagai bid’ah
    kemudian menjadi mujtahid murojjih yg mentarjih hujjah2

    “cari persamaan n persatuan umatโ€
    caranya dengan mengajak ummat kepada satu madzhab, WAHHABIYYAH.

  45. Kaum masonic menggunakan semboyan “Fraternite, Liberte, dan Equalite” utk mengajak manusia kepada madzhab mashuniyyah. Trik itulah yg digunakan kaum wahhabi.

    Fraternite, persaudaraan. Mereka banyak membuat organisasi persaudaraan (brotherhood). Contohnya: Muslim Brotherhood (ikhwanul Muslimin).
    Liberte, kebebasan. Bebas dari madzhab, bebas dari agama.
    Equalite, kesetaraan. Setara antara awwam dg mujtahid. Ulama dan awwam sama2 manusia, bisa salah, bisa benar.
    Tapi sadarkah mereka bahwa salahnya fatwa mujtahid itu dianggap benar dan diganjar 1 pahala, benarnya fatwa awwam diganjar dosa.

  46. gimana al akh Arif?
    Apakah menurut brother Arif, ada kesamaan trik antara masonic dan Wahhabi?
    Ataukah saya terlalu mengada2 dan tidak ilmiyyah seperti biasanya kaum Asy’ari dalam pandangan bro Arif?

  47. @dianth
    Ini bukan cari alasan TUAN, Bukan GAK NYAMBUNG BOSS,, Ini tuntutan saya n mgkn bagi pembaca lain yg pny tujuan sama belajar dgn guru yg jelas. (Gak usah nyebut ulama indonesia, mrka ga ada waktu ngob sm sy, kbtulan disini&cs-nya artikelnya berbobot, well ap salahnya skalian tau biografi penulis,, lah wong pd ngoment tulisan sy?!)
    Klo MAs Dianth kan cm komentator, jd sy anggap ga perlu nulis biografi.
    @Dianth n si Artikel
    Oke blg web cuma sarana informasi. Skrg misalny, sy ato ada komentator disini tertarik dtg ke kajian2 penulis disini, gmna? buat saya yg AWAm ( gak tau AWAM yg lain) para pglola web2 itu hrus mempunyai tgg jwb thd kualitas isinya terutama masalah AGAMA ISLAM. (plgi bukan USTADZ kok nulis2 artikel maslah FIQH dsbnya? lalu siapa, penuntut ilmu? LAH knp hrs Ngumpet2 BUNG? kecuali dia cuma PEncontek ULUNG.. ) maap klo tersinggung?!
    Saya belajar itu dgn membaca, mendengarkan, melihat pada 1 sumber yg sama yaitu sebuah nama pd manusia,, hehehe bingung khan? trus klo blom puas gmna? cari lagi dgn metode yg sama. KLo HAbib Munzir, beliau sdh jelas identitasnya, gak usah nyuruh2 ana donlot,, udh punya. Woi Artikelislami (Hihi lucu jg manggilmya), sy tggl deket Kampung EMPANK bogor, gampank nyari HABIB dsono?! 24 JAM. Makanya ana lg memperluas jaringan persahabatan,, ilmu itu luas n sy liat antum2 disini syarat berilmu.
    Akhirnya kok jd ADIL GAK ADIL nih jdinya??Lah, sy sdh baca2 di web kompetitor, Biodatanya jelas, bisa Add mereka di FB bwt tuker ilmu,,,jd sahabatan, nah loh kompetitor sebelahnya, masih pada malu2..

  48. saya tdk merasa dihina atau dijelek2an
    soalnya saya memang sudah jelek dan hina
    saya cuma gudang dosa

    yg saya ingin tunjukkan adalah bhw Anda menggunakan trik yg biasa digunakan wahhabiyyun dlm diskusi2 spt ini

    jd, ketika anda minta maaf dan nyebut2 soal penghinaan, Anda sedang menggunakan trik yg sama
    membuat kesan bhw saya merasa Anda hina, kesan bhw saya tdk terima Anda hina
    padahal saya tdk merasa Anda hina, tdk ada perkataan Anda yg menghina saya
    yg Anda lakukan adalah penciptaan image buruk thdp lawan diskusi
    padahal lawan diskusi tdk melakukan yg anda citrakan
    Anda memfitnah secara halus

    misalnya orang tdk emosi dicitrakan emosi
    orang tdk mengatur dicitrakan mengatur
    orang tdk memaksa dicitrakan memaksa
    lalu men-generalisir sifat tsb kpd suatu golongan

    sungguh, trik Anda telah meruntuhkan semua kesan yg coba Anda bangun

    kenyataannya Anda tengah mencoba merendahkan golongan lain
    menggunakan trik tdk terhormat dan tdk sopan

    Anda juga gagal membuat kesan bhw Anda tdk suka diskusi
    ๐Ÿ™‚

  49. gmn? Msh mau mencoba utk membangun image bhw anda mengedpnkan
    rasa persaudaraan,, tdk
    memandang kelompok atau
    madzhab, cari persamaan n
    persatuan umat?
    ๐Ÿ™‚
    sebaiknya jangan
    nyape2in antum doang
    kecuali kalo semboyan antum itu ga cuma di lisan
    tetapi memang sudah di alam bwh sadar antum
    tapi ane ga liat itu dlm tulisan2 antum.

  50. @A Daud
    Alhamdulillah trnyata ‘artikelislami’ itu seorang ikhwan bernama Al akh Daud. Kok gak skalian di PUBLISH ke web antum? yg lgkp dnk dgn profilnya???
    Afwan Akh, katanya antum cuma bagi ilmu, kok ngajak diskusi?? mg klo udh bagi ilmu trus cari2 org yg bisa ddebat/diskusi Gitu???
    Katanya antum bukan ustadz brarti antum gak berhak donk mengustadzi sy??Oke? klo mow diskusi lgsg aj sm pengelola WEB ato yg nulis artikelnya,
    salam kenal ana Abu UWais, BOGOR

  51. ( oy, tlg gak usah maksa hati nurani org u merasa bukan pd kelompoknya n pake bahasa yg enak dan baik?!)
    Kalo sy sbgai manusia rendah, gak pantas n brani nuduh2 sembarangan ulama plgi ngjelek2in. mo ULAMA salafy o dari Sufi, terserah mrka. Karna sy pikir smua sdh ketentuan dari ALLAH Ta’ala bhwa sekian milyar umat manusia di bumi ini berbeda2, akalnya, sifatnya, wataknya, pemahamannya, yah udah mas trima aja. klo mo bagi2 ilmu, dakwah aj mas yg tulus. N sy liat HAbib munzirpun melihat yg sama (koreksi klo salah?)
    Mslh diskusi, kan sy udh blg itu bukan ranah sy, lagean antum kan bukan ustadz (Bukan pelit y- cape deh). 1 hal lg Sy bukan pngelola WEb, jd gak ada yg perlu dibagi ilmu dr saya karna sy msh terlalu rendah u menyebarkan ilmu.. diskusi aj mslh taklid o bid’ah sm UStadz Firanda.
    Knp? TTP mo maksain org lagi>? apa ni sipat ahlus sunnah?

  52. haha.. bisa aja antum ngelesnya. Tjuan Sy disini cm menuntut ilmu, n sedikit nulis2> Apa org yg nulis, harus minta dijawab / ddebat sm org laen ?? kyk anggota DPR aj sedikit2 diskusi di TV, dikit2 DEBAT d TV.. (yg begini nih umat islam bkl diracuni perbedaan truss??) gak ada Solusi!
    Andai ADMIN gak suka sy nulis2 disini, silahkan delete smua tulisan2 sy.
    oy, ANTUM udh brp taon Nulis2 artikel bgini di WEB? Hasil nya apa yg dirasain antum??
    MAs DAud yg sy hormati,
    Boleh dcek, dari awal sy hadir disini, adakah sepenggal kalimat sy yg mencela ULAMA manapun, ustadz, pribadi sesorang? (Klo pun ada, WAJIB sy minta maaf)
    MAs, jgn sensitif dgn kritik dan masukan atau sebuah tulisan kecil donk?!
    Silahkan antum komentar di blog abahnajibril, firanda atau yg lainnya. BEBAS
    Di jwb syukur, di delete y trima aj,, OKEy? hehe bcanda.

  53. BAIKlah,, tlg tulis disini Comment2 antum yg pd di delete, INSYA ALLAH sy akan coba bantu menyampaikan.
    EITSSss….. sebelum sy brgkt, sy minta 1 syarat. “Bisa kah antum mempercayai sy n tdk menulis kata apapun ttg sy sebelum sy dtg dgn jwbn2nya?!”

  54. Antum bilang : “komentar ane banyak juga yg didelete abahna jibril”
    jwban saya : “BAIKlah,, tlg tulis disini Comment2 antum yg pd di delete”
    Antum jwb lg : “utk sekarang, coba antum tanya, apakah taqlid itu boleh atau tidak bagi orang awwam? Ataukah taqlid itu bidโ€™ah”
    Bozz, yg konsisten donk jd org. APA BENER itu tulisan antum yg sama dengan yg DI SPAM Abah??
    Ohya apa ana membunuh karakter antum? wah harus cepet2 minta maap nih… Afwan akh.. AFwan

  55. “ane ga minta antum untuk tanya yg telah lalu
    ane mau antum tanya yg sekarang ane mo tanyain”
    Prasaan dari td diatur2 mlulu ya? td mslh diskusi>
    MAs, sy jg gak minta pertanyaan lain.. sy cuma menawarkan diri u menyampaikan COMMENT alias KOMENTAR antum yg dulu pernah di SPAM sang ABAH,, (dibaca ga sih koment sy?)
    SO, msh ada gak filenya?
    Koment diatas, biar org lain yg jawab.

  56. Nah klo yg itu sy bisa mengerti jawaban antum. Klo nyuruh sy menanyakan hal2 yg baru, plgi mslh Bid’ah mdg ke ornya aj lgsng, AFWAN, ana bukan tipe org yg ingin mencari perbedaan n perpecahan,, ngabisin amalan kita, yg ada nanti saling menghujat (saya tdk membela salah satu kelompok).
    Makanya td sy sempat nanya, “ANTUM udh brp taon Nulis2 artikel bgini di WEB? Hasil nya apa yg dirasain antum?”
    ASsalamu’alaikum salam ukhuwah

  57. MAs DAwud, dari awal sy selalu ingin mengedpnkan rasa persaudaraan,, tdk memandang kelompok atau mahzab, cari persamaan n persatuan umat.
    Klo itu prasaan antum, AFWAN dan semoga ALLAH ta’ala mengampuni kesalahan sy yg telah menghina n menjelekkan antum.. n smoga pintu hati antum slalu diliputi rasa syg diantara muslim.
    salam ukhuwah

    1. ane ga minta antum utk minta maaf
      ane cuma mau nunjukin bhw trik antum itu adalah trik wahhabi dlm banyak diskusi

      aneh kalo orang yg jarang diskusi ternyata menggunakan trik yg tdk terhormat tsb

      antum gagal menunjukkan bhw salafy wahhabi lbh sopan

  58. mas arif, kalau saya boleh ikut nimbrung, ana rasa perkataan antum tentang “selalu ingin mengedpnkan rasa persaudaraan,, tdk memandang kelompok atau mahzab, cari persamaan n persatuan umat”., sebenarnya merupakan kata-kata yang bagus….

    hanya saja apakah perkataan antum “mengedpnkan rasa persaudaraan,, tdk memandang kelompok atau mahzab, cari persamaan n persatuan umat” itu merupakan wujud dari ajaran wahabi atau itu hanya kata pemanis saja.

    Tahukah antum, mengapa banyak situs-situs, buku-buku ataupun dialog-sialog yang menyanggah wahabi, itu tidak lain dan tidak bukan karena pandangan umum umat islam yang jelas dan kami lihat, serta saksikan adalah wahabi menimbulkan perpecahan, fanatik mazhab dan mencari perbedaan …..

    Apakah antum bisa merasakannya….???

    kenapa jadinya kami yang seolah-olah seperti itu dan kalian yang seperti ini???

  59. berarti semboyan itu emang udah mendarah daging dlm dirinya ya? Tapi dg tafsiran wahhabi seperti yg disebutkan. Kalo gitu, emang dia wahhabi dong….. :mrgreen:

    1. Yang gak nguati dari para pengikut Wahabi (na’udzu billah) , adalah kebiasaan mereka menyamar seolah-olah bukan Wahabi. Kalau penyamarannya itu di tengah kaum awam yg tidak mengenali ciri-ciri Wahabi pasti akan menjadi korban Tipu Dayanya.

      Contohnya seperti si Arif@, penyamarannya terbongkar/ditelanjangi oleh Ustad AI, syukron. Sangat jelas Arif adalah Wahabi tulen yg sudah terlatih bagaimana cara menyusup/infiltrasi di tengah kaum awam. Sayangnya dia gagal di Ummati ini karena di sini banyak ahli yg mampu dg mudah mendeteksi dini apakah seseorang itu Wahabi atau bukan. Sebab orang Wahabi itu memang sangat berbeda dg kaum muslimin pada umumnya. Ciri-ciri ucapannya walau disamarkan tetap akan ketahuan.

      Benarlah kalau dikatakan Wahabi itu mangadopsi gaya Masonic untuk melakukan infiltrasi di tengah kaum Muslimin. Semoga kita bisa membendung pengaruh negatif dari Wahabisme yg dikembangkan dg modal Tipu Daya dan kebohongan. Itu sudah terbukti !!!

      Jika kaum awam Sudah menjadi korban “CUCI OTAK” gaya Wahabi, maka orang awam akan mejadi kurang ajar kepada Islam, kepa Nabi Saw dan bahkan kurang ajar kepada Allah Swt. Walaupun dhohirnya tampak berakhlak kepada Allah Swy, Nab Saw dan kepada Islam, tetapi hakekatnya mereka kurang ajar.

      Terlalu banyak kasus untuk membuktikan/melihat bagaimana mereka itu kurang ajar kepada Rasul Saw, kepada Allah Swt dan Islam.
      Wallohu a’lam bishshowab.

  60. mirip dg masonic dg semboyan merek yg manis dan menggiurkan, fraternite, equalite, liberte

    tetapi dibalik kata2 manis itu tersimpan racun yg sungguh mematikan.

  61. coba liat Islam liberal. Katanya semua agama itu benar. Tapi kok mereka menyerang ajaran Islam seakan2 ajaran Islam itu keliru?

    Wahhabi berkata bahwa semua orang boleh berijtihad.
    Tapi kok yg hasil ijtihadnya berbeda dg hsl ijtihad mereka malah dianggap bid’ah dan lemah hujjahnya?
    Pdhl yg mereka bilang lemah hujjahnya itu adalah fatwanya para mujtahid beneran, bukan mujtahid palsu ky mereka.

    Misalnya mengirim hadiah pahala bg mayyit itu dikatakan sampai oleh madzhab syafi’i, dan itu merupakn ijtihad dari mujtahid syafi’i.
    Lalu mereka dg ilmunya yg cetek berijtihad dan berfatwa bhw itu tdk sampai. Lalu mereka membid’ahkan pengiriman hadiah pahala bg mayyit yg merupakan hasil ijtihad dari para mujtahid asli.
    Kenapa sih harus ngikutin mujtahid palsu dan membela mereka dg berkata bahwa hujjah mereka lbh kuat dr hujjah para mujtahid asli? Why ๐Ÿ™‚

    bahkan ibnu Taymiyyah pun berkata bahwa mengirm pahala bg mayyit itu sampai, begitu juga ibnul Qayyim dlm kitab ar-Ruuh.

    Knp hrs membela ustadz2 semacam firanda dan mengesampingkan ibnu Taymiyyah dan ibnul Qayyim? Apakah dimata anda, bahkan ibnu Taymiyyah itu lebih lemah dibandingkan firanda?

    Ane aja yg bukan wahhabi dpt memposisikan ibnu Taymiyyah di atas firanda, knp Anda malah melemahkan ibnu Taymiyyah?

    Ibnu Taymiyyah mengharuskan taqlid bg awwam. Anda malah menganggap yg sebaliknya. Anda dan firanda lebih kuat dr ibnu Taymiyyah?

    Anda bisa saja menolak hasil ijtihad golongan lain. Tapi fatwa ibnu Taymiyyah? Siapa ulama terdahulu yg Anda ikuti yg lbh kuat dr ibnu Taymiyyah? Apa al-Albani lbh kuat dr ibnu Taymiyyah? Siap yg lbh kuat?

    Belajarlah menghormati pembesar dr golongan Anda sendiri. Posisikan mereka sebagaimana mestinya.

    Lihatlah kami. Kami memposisikan diri kami sbg muqollid. Itu karena kami sadar diri. Kami ini lemah. Maka sudah semestinya ikut yg kuat. Itulah kesopanan yg sesungguhnya berdasarkan al-Qur’an dan Hadits. Bertanya kpd ahladz dzikr dan tidak berfatwa tanpa ilmu.

    Lihat, kami lbh paham tentang persaudaraan. Kami menjawab Anda bukan dg fatwa golongan kami pribadi. Tetapi kami menjawab Anda dg pendapat ulama Anda sendiri.
    Bahkan kami telah mengetengahkan hujjah dr Qur’an dan hadits. Bukankah persamaan antara kita adalah berpegang dg Qur’an dan hadits?

    1. Saya mntk maaf sblmnya,,,,stlah sya mmbca kmntr anda saya tersntak untuk berkata ibnu tay’miyah thu sesat lagi menysatkan,,,,,,,,
      Krna dia mntfsirkan ayat ุงู„ู„ู‘ู‡ู dgn phaman dia sndri, pdhl ุงู„ู„ู‘ู‡ู lbh tau dr pda dia,,,,
      Prlu anda tahu, ulama yg anda bnggakan itu prnah mngluarkan ftwa ุงู„ู„ู‘ู‡ู thu sma sprti mhkluk, kalau anda tidak paham dgn agama bearti anda slah sau pengkut wahabi latnatullah,,,,,,

  62. @arif
    u said on September 22, 2011 at 2:16 am= “5. Sy sdh lama baca web salafy tobat, linkislami, abu salafy, ummati n link2ny.. plgi webnya Om ZOn jonggol. Tp justru krn web2 itulah saya merasa mendapatkan motivasi u meraih hidayah.”

    apakah ente sudah mendapat hidayah?

    u said on September 22, 2011 at 3:32 am=”BAhkan bagi seorang pengelola WEB yg isi2 webnya berilmu bersanad, tp sussssssssssah bgt cari identitas n muka mereka.. gak kayk ustadz penentang mereka, gampank nyarinya tgl download audionya, dgrin dehhh.. klo mo lebih jelas lg googling alamat2 kajian2 mereka, truss HADiri, gampank toh?! โ€“ NAh Antum??”

    sepertinya ente itu seorang wahabiun setidaknya partisannya???

    maaf akhi gaya ente dalam berkomentar sepertinya mencoba memebri umpan dalam perang pemahaman seperti jaringan masonic, awalnya merasa tidak kemana2 dan beradea dimana alias kesetaraan kemudian bebas dalam mengikuti pemahaman tertentu (no madzahb) dengan tujuan mengecilkan kelompok atau lawan yang berjamaah secara kuat. tercapainya tujuan ini adalah bebas bermadzab atau semua orang dapat menjadi mujtahid dan ini telah terjadi (bila kita jeli cari informasi, sesama ulama wahabi saling mengkafirkan) dan ini adalah akibat biji (pemikiran/doktrin anti madzhab) yang di tanam menjadi pohon (doktrin yang mendarah daging/terkunci hatinya) berbuah perpecahan umat.

    dengan tanpa merendahkan siapa saja, jawablah pertanyaan2 dari blogger ummati yang ditujukan pada ente biar menjadi jelas dan benderang pemikiran masing2.

    mari kita buka mata dan hati serta pikiran untuk menyambut hidayahNYA

    sykron

  63. Yayaya,, tnyta koment2 nya pd sama smua,, tp syg gak ada 1 pun yg positive thinking.. nuduh mirip Masonic, wahhabi partisan, penyusup terlatih, cuci otak, Hahaha ya akhi fillah,, plgi yg akan kluar dari mulut kalian setelah sy menulis koment lg?? Sesungguhnya ALLAH TA’ALA Maha Mendengar lagi Mengetahui.. Dia Maha Tahu apa yg ada pd HATI setiap manusia..
    Subhanallah. itukah cara antum memandang org lain yg baru antum smua kenal??

    1. Arif@

      Menyusup dan berlagak seakan-akan bukan Wahabi. Itu terlihat jelas dalam awl-awal koment antum. Kenapa antum tidak langsung aja mengaku sebagai Wahabi sja biar tidak menjadi panjang lebar? Sungguh memuakkan cara-cara kaum antum dalam berdakwah. Modal dasar dakwahnya pakai kebohongan.

      Seandainya sejak awal antum langsung tampil sebagai seorang Wahabi pastilah diskusi akan lebih menarik bukan? Apalagi ada Ustadz Artikel Islami pastilah akan sangat mencerahkan bagi para pengunjung awam.

  64. @artikel
    antum :”ane ga minta antum utk minta maaf”
    Saya : “Apa org yg mo minta maaf hrs minta ijin dulu y?”
    antum : “ane cuma mau nunjukin bhw trik antum itu adalah trik wahhabi dlm banyak diskusi, aneh kalo orang yg jarang diskusi ternyata menggunakan trik yg tdk terhormat tsb”
    Saya : “tunjukin aja trus mas, sampai ajal menjemput.. toh sy gak rugi kok, kasianilah diri antum (kasarnya kasian deh lo..)”
    Antum: “antum gagal menunjukkan bhw salafy wahhabi lbh sopan”
    Saya : “cape deh,,. mo gagal o sukses jd org yg sopan, emangnya antum yg ngasi pahala.. skali lag kasianilah diri antum

    1. @arif:
      hehehe
      yg nyuruh minta izin siapa?
      Fitnah lg…
      Ane cuma pengen antum tau bhw ane ga nuntut permintaan maaf antum

      :mrgreen:
      kasian wahhabi yg satu ini
      sudah tdk tertolong
      subhanallah ya..

    2. Mas Arif, silahkan antum mewakili teman-teman Wahabi berdiskusi dengan teman-teman Aswaja di sini. Semoga bermanfaat bagi semua pengunjung, amin…

  65. ass…abu uwais/arif…
    bagai mana kalau sampeyan diskusi sama AI dan tentukan tema,biar kami orang2 awam dapat manfaatnya…gi mana โ“ โ“

    lanjut…. โžก โžก โžก

  66. @All Aswaja Mantab.
    Akhirnya terbongkar juga kedok wahabiyun. Mantab @aswaja.
    Ane menyimak terus, tapi akhirnya gak sabaran juga he he he mantab……

  67. @arif
    ente merasa bukan wahabi atau salafi, ente menyatakan belajar kesana kemari lewat membaca blog aswaja maupun salafiy wahabi…… ente berusaha menyembunyikan pemahaman tapi sudah kita korek2 dengan kesimpulan sementara sebagai pengikut wahabiun namun ente mengangagp menuduh dengan tidak sopan. mari kita berdiskusi dengan baik, tunjukkan manakah dari amalan aswaja yang menurut ente tidak sesuai dengan Rosullullah, sahabat nabi, tabin, tabiut tabiin dan para imam salafussaleh?

    tenang akhi kita diskusi dengan sopan tapi seimbang, kalo ente masih diskusi berkutat pada cara ngeblog, cara penyampaian maka sedikit ilmu yang diperoleh. saya yakin aswaja ummati akan sopan2 jika yang diajak diskusi sopan, sekali tidak sopan aswaja lain pasti mengingatkan.

    kalo ente udah membaca semua artikel aswaja baik di ummati, artikelislami, muatiarazuhud, salafytobat demikian juga artikel diblognya ustad firanda al kadzab (gelar dari syekh madinah) tentunya ente sudah punya modal untuk berdikusi mengenai kedua hal dalam pemahaman antara aswaja dan salafi wahabi. cara2 masonic telah terkuak oleh pemikir islam dan pembelajar islam, jadi jangan khawatir gaya2 diskusi dan pemikiran setiap blogger sangatlah mudah dibedakan, apakah dia orang awam, provokator, masonic, takfirin, cendikiawan maupun ateis.

    ana yakin dari diskusi ente dan aswaja dapat bermanfaat untuk semua. kalo ente berniat membuyarkan pemikiran dengan melontarkan komentar yang cenderung mengarah ke salah satu faham wahabi, mungkin ente salah masuk blog, dan itu sangat mudah diketahui.

    jangan sembunyikan ilmu, berat hukumnya bagi orang yang menyembunyikan ilmunya

    syukron

  68. @ummati
    Syukron, Dari awal sy hadir disini tdk mewakilkan siapapun, hny u diri sy sndiri. Silahkan mslh diskusi hal agama pd ahlinya, sy cm koment2 u mengingatkan bhw intinya kita tetap bsaudara.. walo bbeda pemahaman ttp kedepankan persatuan. (terserah pd mo nanggepin apalgi)..
    Ana kasi sdikit riil / facta di lingkungan ana.
    1 Mesjid di dekat rmh ana adalah jama’ah dr berbgai aliran dan pemahaman, imamnya ttp tuan rumah n mayoritas mrka yg aktif tahlilan (KEtua DKMnya TQN, tp pengurus lain di luar anggota TQN). alhamdulillah ana kenal smua imamnya n salah 1 ny mertua ana yg aktif yasinan di rumah sendiri. Gimana ma’mumnya? Majemuk, bahkan bnyk jg yg celananya ngatung n jenggotan, n trkdg guru ngaji ana hdr di mesjid.
    Bbrp tahun lalu Ana pernah ta’lim dgn guru ngaji pgurus mesjid tsb. biasa kami panggil bliau Haji iSa dari CIApus, Qodarallah bliau sudah wafat tak lama ana hadir (Silahkan antum CEK, Tanya2 cari tau ttg fakta ini ??! bliau terkenal kok). n selanjutnya ana Ta’lim dgn Putranya yaitu ALM. ustadz Mahfud. (bliau jg meninggal tak lama ayahnya meninggal karna Liver) Subhanallah bgitu besar cobaan yg ALLAH brikan kpd kluarga Almarhum.. semoga ALLAH ta’ala menerima semua amal mereka.
    Staun belakangan ana Ta’lim di mesjid yg sama, tp dgn ustadz dr salafy..n tnyata bliau sangat dekat dgn ALM.
    Tahukah antum ktika di hari ALM H. ISA meninggal? (syg waktu kjadian ana sdg mukim dBEKASI) ustadz mngjak bbrp murid u/ hadir m’layat, alhamdulillah mrka hadir dari awal sampai tiba ke pemakaman n tak lupa ustadz membawa 2 kardus AQUA>
    Di saat pmakaman, rekan sy crita ia mlihat wajah USTADZ bgtu terpukul n akhirnya bliaupun menitikkan air mata. Tnp dsadari, ada 1 jama’ah disana yg mdekat (mgkn karna mlihat pnampilan bliau yg berbeda jenggotan n celana ngatung) bertanya pd ustadz, Knp anda mo hadir? ada hub apa dgn almarhum? ustadz mjawab, ALMARHUM adalah Guru saya.
    “benarkah itu ustadz?” rekan sy bertanya.
    Ustadz hny mjwb, “bnyk yg antum tdk tau ttg Almarhum n jasa beliau pada saya”.
    Smpai Hari ini dimesjid kami sgt toleransi. Ada pgjian dari klngan TQN, al Ihya, bahkan salafy.. Taukah antum, tidak pernah kami ribut2 ngomong ke mrka: ini Bid’ah, antum KAFIR, atau sejenisnya.
    @ya akhi Ummati
    APa mnurut antum tulisan ini masih sebuah rekayasa? brani kah antum u mencari kebenarannya?? skali2 ga usah ngurusin blog deh.. jalan2 ke BOGOR?!
    bwt Yg laen, kang ucep, kang toto, kang Saliq,, ntar lg sholat Jum’at. Yuuk persiapkan diri..?!

    1. antum kalo bicara soal toleransi model gitu jangan di sini
      kesannya kita ga toleran
      soal toleran, masing2 di sini punya cerita
      baik itu toleran dg salafy wahhabi bahkan trhdp non-Muslim
      sepupu ane ada yg non-Muslim, ada yg salafy
      ane ama mereka asik2 aja
      ane punya banyak cerita soal toleransi yg ane alamin sendiri, bukan dialamin orang lain
      yg kita permasalahkan adalah paham2 wahhabi dan pengikut2nya yg bergentayangan diinternet dan sembarangan ngomong ini bid’ah itu syirik
      contohnya… Ustadz kesayangan antum, firanda al kadzdzab. Antum nasehatin tuh ustadz antum supaya toleran

  69. @ nova
    antum : “ente mengangagp menuduh dengan tidak sopan”
    Saya : “tlg COPAS lagi tulisan sy2 yg tdk sopan?”
    antum : “pemikiran setiap blogger sangatlah mudah dibedakan, apakah dia orang awam, provokator, masonic, takfirin, cendikiawan maupun ateis”
    saya : “saya masuk kelompk mana ustadz?”
    antum “jangan sembunyikan ilmu, berat hukumnya bagi orang yang menyembunyikan ilmunya”
    saya : “berat mana dosanya dgn org yg berilmu tapi ia sombong?”

  70. @arif
    jangan panggil ana ustad, ana adalah pembelajar, seorang yang mencari2 jalan tuk mendekatkan diri padNYA, masih berlumura dosa diri ini.

    ketidak sopanan dalam dialog dengan orang santun sangat tipis sekali bedanya dengan kalimat tendensius. saya tidak akan me copas pernyataan ente yang mana….. ente dikusi disini sudah sangat diterima walau ente berusaha menunjukkan kaidah persatuan ummat, namun ente harus ketahui (mungkin sudah tahu dari pada saya) teman2 salafy wahabi selalu berusaha menyembunyikan jati diri mereka, dengan berdalih persatuan ummat, jangan membahas khilafiah dll, namun ketika diskusi muter2 dulu nah disitu keliatan faham dan pemikriannya seperti apa.

    saya sudah dapat menilai seperti apa ente namun biarlah ummati yang lain yang menilai, ana harap mari kita berdiskusi dengan melontarkan pertanyaan dan pemikiran disertai hujjah (contohlah salafuusaleh dalam berdiskusi) dengan baik.

    kesombongan adalah jubah milik ALLAH Subhanhau wa ta’allah, ana seorang hamba, tanpa oksigenpun mati. kalo ada kata2 menyobongkan diri itu kehilafan, ana minta maaf.

    Dari Abu Hurairah r.a: Rasulullah s.a.w telah bersabda: Siapa yang ditanya tentang sesuatu ilmu, kemudian ia menyembunyikannya maka Allah akan rantai di Hari Kiamat nanti dengan rantai dari api neraka. (Hadis diriwayatkan oleh Abu Daud)

    mohon koreksi jika hadisnya salah

    syukron

  71. dikampung ane malang deket masjid dimana takmirnya adalah aswaja non wahabi namun tolerannya sangat tinggi, sampai2 tarawihnyapun 8 rokaat 3 witir, hidup berdampingan golongan salafi, kadang mereka juga menjadi imam ana pun makmum dengan mereka demikian juga mereka. warga tahlilan mereka juga tahlilan walau tidak semuanya, karena mereka salafinya totok, kenapa saya tahu lah wong ga pernah angkat tangan menengadah dalam doa dan tidak pernah mau dzikir secara zahar, walau yang lain dzikir, tapi kita menerima dengan mereka dengan baik selama tidak mengkafirkan sesama muslim.

    nah inilah anggapan salah bahwa kita dikesankan tidak toleran.

  72. Afwan sahabat2 Ummati, kalo boleh nimbrung…

    @Arif, memang fakta “di lapangan” masih buram mengenai Apa, Siapa dan Bagaimana Wahabi. Artinya, keberadaan Wahabi seolah tiada tapi ada karena sepak terjang mereka masih banyak yg tertutup. Dan yg lebih membuat buram lagi adalah tidak pernah adanya pengakuan secara terbuka oleh mereka yg berpaham Wahabi baik itu ditempat umum maupun tempat khusus. Entah ini karena adanya sejarah kelam Wahabi di Arab Saudi, atau karena alasan lain. Yang jelas sistem dakwah mereka saat ini lebih sering menggunakan sebutan dakwah Salafy atau kadang juga “mendompleng” dengan sebutan Ahlussunnah wal Jama’ah. Padahal kalo ditarik sejarah mundur kebelakang, maka sistem dakwah yg mereka sebut Salafy tidak jauh berbeda dengan Wahabi, hanya beda nama saja. Dan yg lebih tidak pas lagi jika mereka menggunakan sebutan sebagai Ahlussunnah wal Jama’ah yg jelas2 berbeda Madzhab dalam Aqidah, Fiqih dan Tasawuf.

    Masalah penamaan Wahabi ato Salafy, silahkan akhi Arif pilih sendiri mana yg pas. Yg jelas di mata kami (Aswaja) tidak ada perbedaan sedikitpun antara keduanya. Dan pengalaman yg pernah ane temui sendiri memang bisa menjadi beberapa kategori sistem dakwah Salafy/Wahabi terapkan.
    1. Salafy/Wahabi yg berdakwah dg keras. Mereka berani berbicara di depan umum mengenai dalil2 haramnya Tawasul, Tahlil, Maulid dll. Bahkan mereka siap melakukan intimidasi kepada ahlul bid’ah (menurut mereka) untuk meninggalkan kebiasaan tersebut. Ekstremnya, jika perlu kekerasan fisik demi mempertahankan aqidah, maka harus dilakukan.
    2. Salafy/Wahabi yg berdakwah persuasif. Mereka memang tidak seperti kategori pertama, tapi tujuannya tetap sama. Dan biasanya pada kategori ini mereka lebih banyak menahan diri dan menyesuaikan diri dengan membaur di lingkungan. Artinya, mereka berdakwah secara “slow but sure”. Dan mereka berharap pada saatnya nanti, para ahlul bid’ah (menurut mereka) dapat mengikuti dakwah mereka dan masuk golongan mereka meskipun butuh waktu lama.

    Kira2 Bang Arif masuk kategori yg mana…???

    1. tuk yang katagari kedua, mereka biasanya liat kondisi lingkungan. jika sudah saatnya menguasai masjid dari kepengurusan takmirnya maka mulailah mereka berdakwah ala wahbiun, itu yang kami amati di daerah2 kami

      afwan bila menyinggung, namun bukan maksudny begitu, fakta yang bicara

  73. Salam Ta’dzim @Mas Super Nova,

    Bener bgt Mas, kebanyakan mereka menerapkan kategori yg kedua. Karena cara ini terbukti lebih ampuh untuk menarik banyak Jama’ah. Pelan-pelan mereka menerapkan sistem dakwahnya, seperti ikut Sholat 5 waktu berjama’ah. Nanti saat terlihat kelemahan & kelengahan pada pengurus dan jama’ah, maka mereka langsung “menguasai” Masjid/Musholla/Majelis Ta’lim Aswaja tsb. Dan nantinya tidak akan ada lagi Tahlilan, Maulidan, Zikir Berjama’ah di lingkungan tsb….

  74. mas saliq,
    ana baca di bolgnya firanda, ternyata benar2 pendusta, disatu sisi menganjurkan tabayun, disisi lain firanda tdk tabayun malah menyebarkan fitnah terhadap habib munzir???mana ahlaknya yang ngakunya ustad????

  75. Mas ferry
    Benar tuh, ane sambangin isinya fitnah, kalau berani si firanda tanya dulu ke ustad Munzir sebelum tulis artikelnya, kan habib munzir masih hidup, apa susahnya sih tanya dulu sebelum ditulis.
    Kan itu bisa jadi disebut prokator umat.

  76. Assalaamuโ€™alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

    ุฃูŽุนููˆู’ุฐู ุจูุงู„ู„ูู‡ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุดูŽูŽู‘ูŠู’ุทูŽุงู†ู ุงู„ุฑูŽู‘ุฌููŠู’ู…ู

    ุจูุณู’ู…ู ุงู„ู„ู‡ู ุงู„ุฑูŽู‘ุญู’ู…ู†ู ุงู„ุฑูŽู‘ุญููŠู…ู

    Dia yang aku banggakan , โ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆ
    Hanya Allah swt yang Maha Tahu dan Maha Penyayang.

    Wassalaamuโ€™alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

    ู„ุง ุชุฌุชู…ุน ู‡ุฐู‡ ุงู„ุฃู…ุฉ ุนู„ู‰ ุถู„ุง

    โ€œUmat ini tidak akan bersepakat diatas Kesesatan.โ€

    (HR. Asy-Syafiโ€™I dalam Ar-Risalah)

    http://thesaltasin.wordpress.com/2011/09/12/hadits-tanduk-setan-%E2%80%93-siapakah-salafi-wahabi/

  77. firanda itu gemblung titel….kuliah sampai s3 tapi kelakuan kayak ESDE… ๐Ÿ™„ ๐Ÿ™„ ๐Ÿ™„ ๐Ÿ™„ ๐Ÿ™„ ๐Ÿ™„ ๐Ÿ™„

    1. Sama dong, dua coment ane jg tak diaprove Firanda. Ya sudahlah, memang itu watak Wahabi demikian. Tak usah heran dg kelukuan Wahabi dlm hal ini. Mereka paling tak suka dikritik, padahal ana cuma bilang sepertinya Firanda salah paham dg apa yg dimaksud Habib Munzir.

      Sedangkan di coment yg lain ane cuma bilang bahwa akibat kesalahpahaman yg bersumber dari kebodohan nalar akan menimbulkan fitnah. Terus ane bilang lagi, awas jangan meludah ke langit ntar kena muka sendiri. akhirnya gak diaprove oleh Firanda sampai sekarang. Kayanya dia tdk suka dibilang bodoh dan meludah ke langit, ha ha ha…. gak berani dikatain dia, maunya dijunjung selangi aja, kasihan bener orang seperti ini.

      Ane yakin pastilah ini proyek firanda yg bisa ditukar dg fulus Real Saudi.

  78. akibat salah doktrin menghasilkan salah pemahaman dalam makna jihad, dan akibatnya semua orang yang tidak termasuk dalam golongannya (non islam) harus dibunuh dan dihabisi. ulama dan penyebar islam di tanah nusantara semenjak abad 8 masehi tidak pernah menanamkan bentuk juhad dengan membunuh diri dan membunuh manusia. buktinya pada abad 8 s/d 11 di ACeh dan Malaka terjalin perdagangan dengan negeri arab dan cina termasuk budaya dan agama, disitulah sastra islam (termasuk pengikut imam jafar sodiq maupun pengikut 4 madzab) masuk dengan damai dan mampu mengislamkan nusantara. sejarah juga mencatat perang padri Aceh abad 11 merupakan merupakan perang pemahaman antar islam tekstual (wahabi) dan isalam trdisional.

    perang pemahaman dalam agama2 samawi) yang dihembuskan oleh yahudi akan terus berlanjut sampai akhir jaman. terjadinya bom bunuh diri salah satu contoh hasil dari perang pemahaman yang dibungkus agama. perekrutan, doktrinasi, semboyan kembali ke Alquran dan as sunnah, terjemahkan saja adalah merupakan cara2 membypass ummat guna menciptakan militansi. tidakkah kita mampu mecari contoh dari pendahulu kita (wali songo) dalam berdakwah. apakah dakwah mereka (wali songo) sudah tidak bisa sesuai pada saat ini?

    bom bunuh diri merupakan hasil pendoktrinan agama secara tekstual. tidak kah kita khawatir dengan pemahaman2 seperti ini? saya sungguh khawatir generasi yang akan datang menajadi militan tanpa ada dasar agama yang rahamatan lilalamin. coba kita renungkan semenjak tk-sd-smp sudah mulai ada pendoktrinan memusyrikkan dan mengkafirkan sesama muslim, dan mulai tidak boleh menghormati bendera dll merupakan cara2 mendidik generasi berikutnya sesauai dengan pemahaman tertentu.

    sudah menjadi kewajiban kita memberi peringatan sesama muslim dengan melihat dan mengkaji Al Quran dan Assunnah dengan melihat pemahaman para imam mujtahid melalui bimbingan guru yang memiliki sanad keilmuan yang dapat dipertanggungjawabkan.

    dari kelompok islam manakah yang melakukan bom bunuh diri?

    semoga Allah meridhoi dakwah internet ummtati

    syukron

  79. Welleh welleh….Firanda !!! Akibat ketidak-cerdasannya telah menebar fitnah darinya kepada Abu Salafy dan terakhir ini kepada Hb Munzir. Firanda akhirnya ketakutan sendiri dg mencabut tulisan2 fitnahnya kepada Hb Munzir. Makanya jadi manusia itu jangan hobby meludah ke langit. Beraninya bacah lulusan Nejd itu meludahi kebenaran. Terus terang aja ane tak suka dg kelakuannya menghantam Hb Munzir dg sebuah hadits Nabu Saw: “Tidak Beriman orang yg tidak amanah”. Bisa jadi itu berbalik ke Firanda sendiri, bocah bodoh yg sok pintar itu.

      1. ana illfeel ama bantahansalafitobat, wahabiun yang tidak fair tidak jujur dan terbuka, tidak sesuai dengan as sunnah dalam berdakwah dan jargon2nya. sering kali comment ana nyangkut tanpa sebab artinya dipenjara oleh dmin bantahansalafitobat

        ingin rasanya memaki mereka dengan kata2 kotor, namun ana tersadar dan teringat kata2 guru ana berdakwah dan tadzkiro itu dengan hikmah dan perbuatan terpuji.

        untuk sahabat aswaja mari kita saudara dan eman kita thd kesesatan faham wahabi ini.

      2. ana illfeel ama bantahansalafitobat, wahabiun yang tidak fair tidak jujur dan terbuka, tidak sesuai dengan as sunnah dalam berdakwah dan jargon2nya. sering kali comment ana nyangkut tanpa sebab artinya dipenjara oleh dmin bantahansalafitobat

        ingin rasanya memaki mereka dengan kata2 kotor, namun ana tersadar dan teringat kata2 guru ana berdakwah dan tadzkiro itu dengan hikmah dan perbuatan terpuji.

        untuk sahabat aswaja mari kita sadarkan saudara dan teman kita thd kesesatan faham wahabi ini.

  80. Siapa itu Syaikh Idahram al-Majhul? Paling2 keroyokan anggota LBM PCNU Jember yang dapat dana dari Wahid Institute, organisasi pengedar pluralisme agama di Indonesia.

  81. Abu Salafy blog nya udah Gag Aktif lagi… Bukan lantaran mencari nafkah atau lainya… jika lantaran mencari nafkah dia jadi gag aktif.. emang kemaren-kemaren die kemana…??? belum dapet pekerjaan kali yee… jadi dia buat blog penyesat umat.. pas die dah dapet kerjaan die gag update-update dah tuh blognya…

    ATAU DIE LAGI KEBINGUNGAN KALI YEE.. DIBANTAH ABIIIS AMA ust Firanda hafizhahullah, ama ust Abul Jauzza, Ama Ust Abu Usaaamah Sufyan, de el el..

    ABU SALAFY LAGI BERTAPA..

    1. Ibnu Abdillah@

      Blog Wahabi kok blog Tauhid? Kalau setahu ane, blog Wahabi Itu sih blog perusak tauhid ! Tauhid jadi hancur gara2 dibagi tiga oleh kaum Wahabi. Masih ngaku-ngaku ahli tauhid kalian Wahabi?

  82. ๐Ÿ˜† bukanye.. ente-ente pade tuh perusak tauhid… masa kuburan di sembah :mrgreen: yang beneeer aja tuch.. klo tauhid dibagi 3 baca noh.. kitab Syaikh Muhammad..
    firanda.com
    muslim.or.id
    qaulan-sadida.blogspot.com
    moslemsunnah.wordpress.com

  83. Ibnu Abdillah:
    bukanye.. ente-ente pade tuh perusak tauhidโ€ฆ masa kuburan di sembah yang beneeer aja tuch.. klo tauhid dibagi 3 baca noh.. kitabSyaikh Muhammad..
    firanda.com
    muslim.or.id
    qaulan-sadida.blogspot.com
    moslemsunnah.wordpress.com

    :mrgreen: gak ada yg nyembah kuburan tong…tabaruk nama nya itu :mrgreen: . gak bisa bedain ya?? atau gak paham?

    tauhid di bagi 3 ya…sama persis seperti Agama tetangga ane dongg :mrgreen:

    syiekh Muhammad sapa tong?? :mrgreen: generasi Salaf-kah??

  84. Nauduzubillah,

    berarti benar perkataan Ustadz Ridwan Hamidi, Lc. M.A, DR. Harpandi selaku Rektor Universitas Al-Aqidah Jakarta, yang menyatakan bahwa Syaikh Idahram dan penulis ini adalah majhul (tidak dikenal).

    Bagaimana dikatakan buku yang ilmiah jika pengarangnya saja majhul? kalo hadist bisa dipastihan hadistnya palsu ataupun palsu. belum lagi matan/isinya. dijamin tidak bisa dipertanggungjawabkan.

    Saudaraku marilah kita berpikir kritis yang sehat dan ilimiah, menjauhkan fanatik dan tahasub buta.

    diskusi dan pembahasn buku ini bisa dilihat di :

    http://www.belajarislam.com/sejarah-berdarah-sekte-salafi-wahabi/

    Semoga bisa sebagai pembanding

  85. balik ke topik awal ini
    ada yang tahu nggak kalau ” Sayyid Muhammad Alwi al-Maliki pun menggelarinya dengan sebutan โ€œImam at-tauhid wa Ra`su al-Muwahhidinโ€ (pemimpin tauhid dan kepala orang ahli tauhid) dalam kitabnya Mafahim Yajib an-Tushahhah[1] halaman 202
    โ€œInilah dia Imam Tauhid dan kepala ahli tauhid mengatakan ucapannya yang benar dengan hikmahnya yang lurus yang karenanya dakwahnya tersebar di tengah-tengah manusia dan thariqatnya kesohor di kalangan orang khusus maupun orang kebanyakan.โ€

    Nah, siapakah yang yang benar di antara keduanya? Jika Sayyid Muhammad ibn Alwiy al-Maliki benar dalam pernyataannya bahwa Syaikh Muhammad ibn Abdil Wahhab adalah imam tauhid dan kepala ahli tauhid berarti Syaikh Idahram dan pendukung bukunya adalah โ€œjahilโ€œ. Ataukah sebaliknyaโ€ฆ?!

    Lalu bandingkan dengan gelar yang diberikan oleh Syaikh Idahram dalam buku pertamanya, halaman 31, ia menjuluki Syaikh Muhammad ibn Abdil Wahhab sebagai โ€œustadz kampungโ€!! Maka siapakah yang alim dan siapakah yang jahil? Syaikh Idahram yang masih majhul itu”
    link http://alqiyamah.wordpress.com/2011/10/15/bantahan-buku-serial-aurat-buku-syaikh-idahram-2-mereka-memalsukan-kitab-kitab-karya-ulama-klasik-ustadz-agus-hasan-bashori-lc-m-ag/

  86. Mohon maaf copasan lg dari : forsansalaf.com, untuk scan kitab bisa dilihat dulu di link :

    Wahabi-Salafi Menentang Syeikh Ibnu Taimiyah

    Submitted by forsan salaf on Sunday, 20 December 2009

    Tak dipungkiri, banyak umat Islam resah dengan keberadaan Wahabi alias Salafy โ€” demikian mereka menjatidirikan kelompoknya. Cara dakwah yang mereka lakukan, membuat umat Islam gerah. Mereka kerap mencela, bahkan menista ulama besar dan gerakan Islam di luar kelompoknya. Pelbagai tuduhan, hujatan, dan lontaran kata-kata kasar keluar dari mulut kaum Wahabi. Dengan enteng, mereka memberi cap-cap (stigma) buruk dengan sebutan ahlu bidโ€™ah, khurafi, penyembah kubur, gerakan sempalan sesat, kepada tokoh dan gerakan Islam yang bukan kelompoknya. Anehnya, ketika (ulama) wahabi dikritik gerakan Islam lain karena hujjahnya, mereka tidak rela, bahkan menyerang balik habis-habisan para pengkritiknya.

    Sebetulnya, kalau mereka mau menelaah ulang kitab para pendahulunya, seperti Ibnu Taimiyah sebagai tokoh sentral mereka. Mereka akan sadar bahwa Ibnu Taimiyah sendiri tidak se-ekstrem kaum salafi sekarang. Peringatan maulid misalnya, Ibnu Taimiyah menyatakan bahwa merayakan maulid dengan dasar cinta Nabi Saw. adalah bernilai pahala. Kaum wahabi berpendapat sebaliknya. Mereka mengatakan perbuatan itu sebagai bidโ€™ah, kurafat, dan pengkultusan yang ujung-ujungnya adalah syirik.

    Bagi masyarakat Muslim, jika ada kelompok yang suka menyalahkan, mencaci-maki dan membidโ€™ahkan amalan-amalan ahlussunnah, cukuplah dijawab dengan dalil-dalil imam mereka sendiri, yang akan kita bahas satu persatu. Dijamin, mereka bakal kelabakan dan diam seribu bahasa. Sebab, nyatanya mereka melabrak pendapat-pendapat para imam mereka sendiri.

    Berikut kami tunjukkan beberapa bukti yang shahih.

    PERTAMA, tentang maulid. Ibnu Taimiyah dalam kitabnya, Iqtidhaโ€™ as-Sirath al-Mustaqim hal.269 menyatakan bahwa mereka yang mengagungkan maulid mendapat pahala besar karena tujuan baik dan pengagungan mereka kepada Rasulullah Saw..โ€

    Video berikut akan memperjelas buktinya

    Terjemah narasi:

    Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta. Amma baโ€™du

    Peringatan maulid Nabi Saw. itu tergolong bidโ€™ah hasanah. Peringatan semacam ini sudah ditradisikan sejak ratusan tahun lalu. Peringatan ini merupakan kesepakatan yang dilakukan oleh raja-raja, para ulamaโ€™, masayikh. Termasuk para ahli hadits, pakar fikih, orang-orang zuhud, para ahli ibadah dan berbagai individu dari kalangan awam.

    Di samping itu, peringatan ini punya dasar kuat yang diambil dengan cara istinbath seperti telah dijelaskan Imam al-Hafid Ibnu Hajar dan para ulama ahlussunnah lainnya.

    Diantara bidah dan kesesatan para penentang tawassul, mereka mengharamkan maulid dengan ekstrem. Bahkan seorang tokoh mereka, Abubakar Aljazairi โ€“semoga Allah memberinya petunjuk- menyatakan, sembelihan yang disediakan untuk suguhan maulid lebih haram dari babi. Wal iyadzu billah, semoga Allah melindungi kita dari membenci Rasulillah Saw.

    Begitu antinya mereka terhadap maulid. Namun yang menarik, Ibnu Taimiyah sendiri tidak mengharamkan, bahkan dalam sebagian fatwanya dia katakan, โ€œJika maulid dilaksanakan dengan niat baik akan membuahkan pahala,โ€ artinya sah-sah saja dilakukan.

    Marilah kita simak kitab Iqtidhaโ€™ as-Sirath al-Mustaqim karya seorang filosof mujassim Ahmad ibn Taimiyah (meninggal tahun 728 hijriah) cet. Darul Fikr Lebanon th.1421 H. Pada hal.269 Ibnu Taimiyah berkata,

    โ€œAdapun mengagungkan maulid dan menjadikannya acara rutinan, segolongan orang terkadang melakukannya. Dan mereka mendapatkan pahala yang besar karena tujuan baik dan pengagungannya kepada Rasulullah Saw..โ€

    Jika semua ini telah jelas, maka bersama siapakah kelompok sempalan wahabi ini? Mereka tidak bersama ahlussunnah wal jamaah. Tidak pula bersama tokohnya, Ibnu Taimiyah. Sepatutnya mereka mencela diri mereka sendiri, dan bertaubat dari kesesatan mereka selama masih ada kesempatan. Cukuplah sebagai kehinaan, penilaian buruk mereka terhadap hal yang telah disepakati kaum muslimin berabad-abad di penjuru timur dan barat bumi.

    Segala puji bagi Allah yang telah memberi kita taufiq untuk menjelaskan hal ini. Semoga salawat dan rahmat Allah tetap tercurah atas Rasulullah Saw..

    KEDUA, Ibnu Taimiyah meriwayatkan kisah Abdullah bin Umar yang sembuh dari lumpuhnya setelah ia ber-istighasah dengan memanggil nama Rasulullah Saw..

    Simak video berikut:

    Terjemahnya:

    Alhamdulillah Rabbil Alamin. Salawat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad Saw.. Amma baโ€™du, ini adalah kitab โ€œal-Kalimut Toyyibโ€ karya filsuf mujassim Ahmad bin Taimiyah al Harrani (w.728 H) cet. Darul kutub ilmiyah Beirut 1417 H

    โ€œุนู† ุงู„ู‡ูŠุซู… ุจู† ุญู†ุด ู‚ุงู„ ูƒู†ุง ุนู†ุฏ ุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ุจู† ุนู…ุฑ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ู…ุง ูุฎุฏุฑุช ุฑุฌู„ู‡ ุฃูŠ ุฃุตุงุจู‡ุง ู…ุซู„ ุดู„ู„ ูู‚ุงู„ ู„ู‡ ุฑุฌู„ ุงุฐูƒุฑ ุฃุญุจ ุงู„ู†ุงุณ ุฅู„ูŠูƒ ูู‚ุงู„ ูŠุง ู…ุญู…ุฏ ููƒุฃู†ู…ุง ู†ุดุท ู…ู† ุนู‚ุงู„ -ุฃูŠ ุชุนุงูู‰ ููˆุฑุง-โ€.
    Pada halaman 123 Ibnu Taimiyah berkata

    โ€œDari al-Haitsam bin Hanasy dia berkata, โ€˜Kami sedang bersama Abdullah bin Umar r.a. tatkala tiba-tiba kakinya mendadak lumpuh, maka seorang menyarankan โ€™sebut nama orang yang paling kau cintai!โ€™ maka Abdullah bin Umar berseru, โ€˜Ya Muhammad!โ€™ maka dia pun seakan-akan terlepas dari ikatan, artinya sembuh seketika.โ€

    Inilah yang diterangkan Ibnu Taimiyah dalam kitabnya โ€œal-Kalimut Toyyibโ€ (perkataan yang baik), yakni dia menilai baik semua isi kitabnya.

    Yang dilakukan Abdullah bin Umar ini adalah istighatsah dengan Rasulullah Saw. dengan ucapan โ€˜Ya Muhammadโ€™

    Dalam Islam ini diperbolehkan, Ibnu Taimiyah menganggapnya baik, menganjurkannya, dan mencantumkan dalam kitabnya, โ€œal-Kalimut Toyyibโ€.

    Ini menurut wahabi sudah termasuk kufur dan syirik, artinya istighasah dengan memanggil Nabi Saw. setelah beliau wafat adalah perbuatan kafir dan syirik menurut wahabi.

    Apa yang akan dilakukan kaum wahabi sekarang? Apakah mereka akan mencabut pendapatnya yang mengkafirkan orang yang memanggil โ€˜Ya Muhammadโ€™ ataukah mereka tidak akan mengikuti Ibnu Taimiyah dalam masalah ini? Padahal dialah yang mereka juluki Syeikhul islam.

    Alangkah malunya mereka, alangkah malunya para imam yang diikuti Ibn Abdil Wahab karena pendapatnya bertentangan dengan pendapat kaum muslimin.

    Dalam hal ini, kaum wahabi, dengan akidah mereka yang rusak, telah mengkafirkan Ibnu Taimiyah, karena ia telah menganggap baik hal yang syirik dan kufur menurut anggapan mereka.

    Ini semua adalah bukti bahwa mereka adalah kelompok mudzabdzab (plin-plan), kontradiksi dan menyimpang dari ajaran Ahlussunnah wal Jamaah

    Segala puji selamanya bagi Allah, di permulaan dan penghujung.

    KETIGA, dalam Majmu Fatawanya Jilid 4 Hal.379 Ibnu Taimiyah mengakui keberadaan wali qutb, autad dan abdal. Dia juga menegaskan, jika malaikat membagi rejeki dan mengatur alam maka orang-orang saleh bisa berbuat lebih dari para malaikat. Apalagi para wali qutb, Autad, Ghauts, wali abdal dan Nujabaโ€™. (Scan kitab klik di sini)

    ูˆูŽู‚ูŽุฏู’ ู‚ูŽุงู„ููˆุง : ุฅู†ูŽู‘ ุนูู„ูŽู…ูŽุงุกูŽ ุงู„ู’ุขุฏูŽู…ููŠูู‘ูŠู†ูŽ ู…ูŽุนูŽ ูˆูุฌููˆุฏู ุงู„ู’ู…ูู†ูŽุงูููŠ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุถูŽุงุฏูู‘ ุฃูŽุญู’ุณูŽู†ู ูˆูŽุฃูŽูู’ุถูŽู„ู . ุซูู…ูŽู‘ ู‡ูู…ู’ ูููŠ ุงู„ู’ุญูŽูŠูŽุงุฉู ุงู„ุฏูู‘ู†ู’ูŠูŽุง ูˆูŽูููŠ ุงู„ู’ุขุฎูุฑูŽุฉู ูŠูู„ู’ู‡ูŽู…ููˆู†ูŽ ุงู„ุชูŽู‘ุณู’ุจููŠุญูŽ ูƒูŽู…ูŽุง ูŠูู„ู’ู‡ูŽู…ููˆู†ูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ููŽุณูŽ ุ› ูˆูŽุฃูŽู…ูŽู‘ุง ุงู„ู†ูŽู‘ูู’ุนู ุงู„ู’ู…ูุชูŽุนูŽุฏูู‘ูŠ ูˆูŽุงู„ู†ูŽู‘ูู’ุนู ู„ูู„ู’ุฎูŽู„ู’ู‚ู ูˆูŽุชูŽุฏู’ุจููŠุฑู ุงู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ู ููŽู‚ูŽุฏู’ ู‚ูŽุงู„ููˆุง ู‡ูู…ู’ ุชูŽุฌู’ุฑููŠ ุฃูŽุฑู’ุฒูŽุงู‚ู ุงู„ู’ุนูุจูŽุงุฏู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽูŠู’ุฏููŠู‡ูู…ู’ ูˆูŽูŠูŽู†ู’ุฒูู„ููˆู†ูŽ ุจูุงู„ู’ุนูู„ููˆู…ู ูˆูŽุงู„ู’ูˆูŽุญู’ูŠู ูˆูŽูŠูŽุญู’ููŽุธููˆู†ูŽ ูˆูŽูŠูู…ู’ุณููƒููˆู†ูŽ ูˆูŽุบูŽูŠู’ุฑู ุฐูŽู„ููƒูŽ ู…ูู†ู’ ุฃูŽูู’ุนูŽุงู„ู ุงู„ู’ู…ูŽู„ูŽุงุฆููƒูŽุฉู . ูˆูŽุงู„ู’ุฌูŽูˆูŽุงุจู : ุฃูŽู†ูŽู‘ ุตูŽุงู„ูุญูŽ ุงู„ู’ุจูŽุดูŽุฑู ู„ูŽู‡ูู…ู’ ู…ูุซู’ู„ู ุฐูŽู„ููƒูŽ ูˆูŽุฃูŽูƒู’ุซูŽุฑู ู…ูู†ู’ู‡ู ูˆูŽูŠูŽูƒู’ูููŠูƒ ู…ูู†ู’ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุดูŽููŽุงุนูŽุฉู ุงู„ุดูŽู‘ุงููุนู ุงู„ู’ู…ูุดูŽููŽู‘ุนู ูููŠ ุงู„ู’ู…ูุฐู’ู†ูุจููŠู†ูŽ ูˆูŽุดูŽููŽุงุนูŽุชูู‡ู ูููŠ ุงู„ู’ุจูŽุดูŽุฑู ูƒูŽูŠู’ ูŠูุญูŽุงุณูŽุจููˆุง ูˆูŽุดูŽููŽุงุนูŽุชูู‡ู ูููŠ ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉู ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ูŠูŽุฏู’ุฎูู„ููˆุง ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉูŽ . ุซูู…ูŽู‘ ุจูŽุนู’ุฏูŽ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุชูŽู‚ูŽุนู ุดูŽููŽุงุนูŽุฉู ุงู„ู’ู…ูŽู„ูŽุงุฆููƒูŽุฉู ูˆูŽุฃูŽูŠู’ู†ูŽ ู‡ูู…ู’ ู…ูู†ู’ ู‚ูŽูˆู’ู„ูู‡ู : { ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูŽุฑู’ุณูŽู„ู’ู†ูŽุงูƒูŽ ุฅู„ูŽู‘ุง ุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู‹ ู„ูู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู†ูŽ } ุŸ ูˆูŽุฃูŽูŠู’ู†ูŽ ู‡ูู…ู’ ุนูŽู†ู’ ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ : { ูˆูŽูŠูุคู’ุซูุฑููˆู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู†ู’ููุณูู‡ูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุจูู‡ูู…ู’ ุฎูŽุตูŽุงุตูŽุฉูŒ } ุŸ ูˆูŽุฃูŽูŠู’ู†ูŽ ู‡ูู…ู’ ู…ูู…ูŽู‘ู†ู’ ูŠูŽุฏู’ุนููˆู†ูŽ ุฅู„ูŽู‰ ุงู„ู’ู‡ูุฏูŽู‰ ูˆูŽุฏููŠู†ู ุงู„ู’ุญูŽู‚ูู‘ ุ› ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุณูŽู†ูŽู‘ ุณูู†ูŽู‘ุฉู‹ ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู‹ ุŸ ูˆูŽุฃูŽูŠู’ู†ูŽ ู‡ูู…ู’ ู…ูู†ู’ ู‚ูŽูˆู’ู„ูู‡ู ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูŽู‘ู…ูŽ โ€ { ุฅู†ูŽู‘ ู…ูู†ู’ ุฃูู…ูŽู‘ุชููŠ ู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุดู’ููŽุนู ูููŠ ุฃูŽูƒู’ุซูŽุฑูŽ ู…ูู†ู’ ุฑูŽุจููŠุนูŽุฉูŽ ูˆูŽู…ูุถูŽุฑูŽ } โ€ ุŸ ูˆูŽุฃูŽูŠู’ู†ูŽ ู‡ูู…ู’ ู…ูู†ู’ ุงู„ู’ุฃูŽู‚ู’ุทูŽุงุจู ูˆูŽุงู„ู’ุฃูŽูˆู’ุชูŽุงุฏู ูˆุงู„ุฃุบูˆุงุซ ุ› ูˆูŽุงู„ู’ุฃูŽุจู’ุฏูŽุงู„ู ูˆูŽุงู„ู†ูู‘ุฌูŽุจูŽุงุกู ุŸ

    Apakah ini pendapat Ibnu Taimiyah ini tergolong khurafat, takhayul dan bidโ€™ah? Adakah dasarnya dari Qurโ€™an dan Sunnah?

    KEEMPAT, tentang hadiah pahala, Ibnu Taimiyah menegaskan bahwa barangsiapa mengingkari sampainya amalan orang hidup pada orang yang meninggal maka ia termasuk ahli bidโ€™ah. Dalam Majmuโ€™ fatawa jilid 24 halaman 306 ia menyatakan, โ€œPara imam telah sepakat bahwa mayit bisa mendapat manfaat dari hadiah orang lain. Ini termasuk hal yang pasti diketahui dalam agama Islam, dan telah ditunjukkan dengan dalil kitab, sunnah, dan ijmaโ€™ (konsensus) ulamaโ€™. Barang siapa menentang hal tersebut, maka dia termasuk ahli bidโ€™ahโ€. (Scan kitab klik di sini)

    Hal senada juga diungkapkannya berulang-ulang di kitabnya, Majmuโ€™ Fatawa, diantaranya pada Jilid 24 hal. 324 (scan kitab klik di sini)

    KELIMA, tentang tasawuf. Dalam kumpulan fatwa jilid 10 hal. 507, Syeikh Ibnu Taimiyah berkata, โ€œAdapun para imam sufi dan para syeikh yang dulu dikenal luas, seperti Imam Juneid bin Muhammad beserta pengikutnya, Syeikh Abdul Qadir Jaelani serta yang lainnya. Maka, mereka adalah orang-orang yang paling teguh dalam melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Allah.โ€

    Selanjutnya, pada jilid. 11 hal. 18 Ibnu Taimiyah berkata,

    ูˆุงู„ุตูˆุงุจ ุฃู†ู‡ู… ู…ุฌุชู‡ุฏูˆู† ููŠ ุทุงุนุฉ ุงู„ู„ู‡
    โ€œYang benar, para sufi adalah mujtahidin dalam taat kepada Allah.โ€ (scan kitab klik di sini)

    KEENAM, pujian Ibnu Taimiyah terhadap para ulama sufi. Berikut ini kutipan dari surat panjang Ibnu Taimiyah pada jamaah Imam Sufi Syekh Adi bin Musafir Al Umawi, (Majmuโ€™ Fatawa jilid 3 hal. 363-377). Ini sudah cukup menjadi bukti, begitu hormatnya Ibnu Taimiyah pada kaum sufi.

    ุจูุณู’ู…ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุงู„ุฑูŽู‘ุญู’ู…ูŽู†ู ุงู„ุฑูŽู‘ุญููŠู…ู ู…ูู†ู’ ุฃูŽุญู’ู…ูŽุฏูŽ ุงุจู’ู†ู ุชูŠู…ูŠุฉ ุฅู„ูŽู‰ ู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุตูู„ู ุฅู„ูŽูŠู’ู‡ู ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจู ู…ูู†ู’ ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูู†ู’ุชูŽุณูุจููŠู†ูŽ ุฅู„ูŽู‰ ุงู„ุณูู‘ู†ูŽู‘ุฉู ูˆูŽุงู„ู’ุฌูŽู…ูŽุงุนูŽุฉู ุ› ุงู„ู’ู…ูู†ู’ุชูŽู…ููŠู†ูŽ ุฅู„ูŽู‰ ุฌูŽู…ูŽุงุนูŽุฉู ุงู„ุดูŽู‘ูŠู’ุฎู ุงู„ู’ุนูŽุงุฑููู ุงู„ู’ู‚ูุฏู’ูˆูŽุฉู . ุฃูŽุจููŠ ุงู„ู’ุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชู ุนูŽุฏููŠูู‘ ุจู’ู†ู ู…ูุณูŽุงููุฑู ุงู„ู’ุฃูู…ูŽูˆููŠูู‘ โ€ โ€“ ุฑูŽุญูู…ูŽู‡ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู โ€“ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ู†ูŽุญูŽุง ู†ูŽุญู’ูˆูŽู‡ูู…ู’ โ€“
    Dari Ahmad Ibnu Taimiyah kepada penerima surat ini, kaum muslimin yang tergolong Ahlussunnah wal Jamaah, yang bernisbat pada jamaah Syeikh al-Arif, seorang panutan, Yang penuh berkah, Adi bin Musafir Al Umawi (Scan kitab klik di sini)

    ูˆูŽู„ูู‡ูŽุฐูŽุง ูƒูŽุซูุฑูŽ ูููŠูƒูู…ู’ ู…ูู†ู’ ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ุตูŽู‘ู„ูŽุงุญู ูˆูŽุงู„ุฏูู‘ูŠู†ู..
    Karenanya, banyak diantara kalian orang-orang saleh yang taat beragama.. (scan kitab klik di sini)

    ูˆูŽูููŠ ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ุฒูŽู‘ู‡ูŽุงุฏูŽุฉู ูˆูŽุงู„ู’ุนูุจูŽุงุฏูŽุฉู ู…ูู†ู’ูƒูู…ู’ ู…ูŽู†ู’ ู„ูŽู‡ู ุงู„ู’ุฃูŽุญู’ูˆูŽุงู„ู ุงู„ุฒูŽู‘ูƒููŠูŽู‘ุฉู ูˆูŽุงู„ุทูŽู‘ุฑููŠู‚ูŽุฉู ุงู„ู’ู…ูŽุฑู’ุถููŠูŽู‘ุฉู ูˆูŽู„ูŽู‡ู ุงู„ู’ู…ููƒูŽุงุดูŽููŽุงุชู ูˆูŽุงู„ุชูŽู‘ุตูŽุฑูู‘ููŽุงุชู . ูˆูŽูููŠูƒูู…ู’ ู…ูู†ู’ ุฃูŽูˆู’ู„ููŠูŽุงุกู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุงู„ู’ู…ูุชูŽู‘ู‚ููŠู†ูŽ ู…ูŽู†ู’ ู„ูŽู‡ู ู„ูุณูŽุงู†ู ุตูุฏู’ู‚ู ูููŠ ุงู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู†ูŽ
    Diantara orang-orang zuhud dan ahli ibadah dari golongan kalian terdapat mereka yang punya kepribadian bersih, jalan yang diridoi, ahli mukasyafah dan tasarruf. Diantara kalian juga terdapat para wali Allah yang bertakwa dan menjadi buah tutur yang baik di alam raya. (Scan kitab klik di sini)

    Cermati kata-kata yang dipakai Ibnu Taimiyah dalam risalahnya berikut: panutan, Abil barakat, berkepribadian bersih, jalan yang diridoi, ahli mukasyafah dan tasarruf, para wali Allah. Semua itu menyuratkan pengakuan beliau akan kebesaran orang-orang sufi yang bersih hati. Adakah orang-orang wahabi sekarang ini meneladani beliau?

    Surat tersebut selengkapnya juga bisa dibaca di Maktabah Syamilah versi 2 Juz 1 hal. 285-286.

    KETUJUH, Ibnu Taimiyah mengakui khirqah sufiyah dalam kitabnya, Minhajus Sunnah Jilid 4 Hal. 155

    ุงู„ุฎุฑู‚ ู…ุชุนุฏุฏุฉ ุฃุดู‡ุฑู‡ุง ุฎุฑู‚ุชุงู† ุฎุฑู‚ุฉ ุฅู„ู‰ ุนู…ุฑ ูˆุฎุฑู‚ุฉ ุฅู„ู‰ ุนู„ูŠ ูุฎุฑู‚ุฉ ุนู…ุฑ ู„ู‡ุง ุฅุณู†ุงุฏุงู† ุฅุณู†ุงุฏ ุฅู„ู‰ ุฃูˆูŠุณ ุงู„ู‚ุฑู†ูŠ ูˆุฅุณู†ุงุฏ ุฅู„ู‰ ุฃุจูŠ ู…ุณู„ู… ุงู„ุฎูˆู„ุงู†ูŠ ูˆุฃู…ุง ุงู„ุฎุฑู‚ุฉ ุงู„ู…ู†ุณูˆุจุฉ ุฅู„ู‰ ุนู„ูŠ ูุฅุณู†ุงุฏู‡ุง ุฅู„ู‰ ุงู„ุญุณู† ุงู„ุจุตุฑูŠ
    โ€œKhirqah itu ada banyak macamnya. Yang paling masyhur ada dua, yakni khirqah yang bersambung kepada Sayidina Umar dan khirqah yang bersambung kepada Sayidina Ali bin Abi Thalib. Khirqah Umar memiliki dua sanad, sanad kepada Uwais Al-Qarniy dan sanad kepada Abu Muslim Al-Khawlaniy. Adapun khirqah yang dinisbatkan kepada Ali bin Abi Thalib, sanadnya sampai kepada Imam Hasan Al-Bashri.โ€ (Scan kitab klik di sini)

    Jelas sudah, Ibnu Taimiyah menyatakan keberadaan sanad khirqah ini. Lantas, apakah beliau punya sanad khirqah? Dalam kitab yang sama beliau memberi jawab,

    ูˆู‚ุฏ ูƒุชุจุช ุฃุณุงู†ูŠุฏ ุงู„ุฎุฑู‚ุฉ ู„ุฃู†ู‡ ูƒุงู† ู„ู†ุง ููŠู‡ุง ุฃุณุงู†ูŠุฏ
    โ€œAku telah menulis sanad-sanad khirqah, karena kami juga punya beberapa sanad khirqahโ€ (scan kitab klik di sini)

    Kini kita telah paham, Ibnu Taimiyah ternyata memiliki khirqah. Tak hanya satu, tapi beberapa. Lantas apakah Syaikh-syaikh wahabi saat ini juga punya khirqah seperti halnya Ibnu Taimiyah?.

    KEDELAPAN, Pernyataan bahwa seluruh alam takkan diciptakan kalau bukan karena Rasulullah Saw. bisa dibenarkan. (Majmuโ€™ Fatawa jilid 11 hal. 98)

    ูˆูŽู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏูŒ ุฅู†ู’ุณูŽุงู†ู ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ุนูŽูŠู’ู†ู ุ› ูˆูŽู‚ูุทู’ุจู ู‡ูŽุฐูู‡ู ุงู„ุฑูŽู‘ุญูŽู‰ ูˆูŽุฃูŽู‚ู’ุณูŽุงู…ู ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ุฌูŽู…ู’ุนู ูƒูŽุงู†ูŽ ูƒูŽุฃูŽู†ูŽู‘ู‡ูŽุง ุบูŽุงูŠูŽุฉู ุงู„ู’ุบูŽุงูŠูŽุงุชู ูููŠ ุงู„ู’ู…ูŽุฎู’ู„ููˆู‚ูŽุงุชู ููŽู…ูŽุง ูŠูู†ู’ูƒูŽุฑู ุฃูŽู†ู’ ูŠูู‚ูŽุงู„ูŽ : ุฅู†ูŽู‘ู‡ู ู„ูุฃูŽุฌู’ู„ูู‡ู ุฎูู„ูู‚ูŽุชู’ ุฌูŽู…ููŠุนู‡ูŽุง ูˆูŽุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ู„ูŽูˆู’ู„ูŽุงู‡ู ู„ูŽู…ูŽุง ุฎูู„ูู‚ูŽุชู’ ููŽุฅูุฐูŽุง ููุณูู‘ุฑูŽ ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ูƒูŽู„ูŽุงู…ู ูˆูŽู†ูŽุญู’ูˆูู‡ู ุจูู…ูŽุง ูŠูŽุฏูู„ูู‘ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจู ูˆูŽุงู„ุณูู‘ู†ูŽู‘ุฉู ู‚ูุจูู„ูŽ ุฐูŽู„ููƒูŽ
    โ€œNabi Muhammad Saw. adalah esensi kedua mata ini. Beliau adalah poros segala pergerakan alam ini. Ia laksana puncak dari seluruh penciptaan. Maka tak bisa ditepis lagi bahwa untuk beliaulah seluruh alam ini diciptakan. Kalau bukan karena beliau, takkan wujud seluruh semesta ini. Bila ucapan ini dan semisalnya ditafsir sesuai dengan Al-Quran dan Hadis maka hendaknya diterima.โ€ (Scan kitab klik di sini)

    Demikianlah sekelumit data dari hasil penelitian obyektif pada kitab-kitab Ibnu Taimiyah sebagai rujukan kaum wahabi. Tak ada sentimen pribadi yang melandasi tulisan ini. Kami hanya berharap semua pihak bisa menerima kebenaran secara obyektif, lalu tak ada lagi sikap cela-mencela di antara sesama muslim. Ibnu KhariQ

  87. Ping-balik: The Girl With The Dragon Tattoo FULL MOVIE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker