Berita Suriah

Rusia Tetap Akan Dukung Suriah Memerangi ISIS

Walid al-Muallem; Jika Diperlukan Suriah Akan Meminta Rusia untuk Memerangi ISIS

Sergei Lavrov menambahkan bahwa Rusia akan terus mengirim peralatan militer ke pemerintah Suriah dan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Suriah.

Islam-institute.com, DAMASKUSMenteri Luar Negeri Suriah Walid al-Muallem mengatakan jika diperlukan pemerintah Damaskus akan meminta pengerahan pasukan militer Rusia ke Suriah untuk memerangi militansi asing yang disponsori barat.

“Tidak ada pertempuran bersama di tanah Suriah dengan tentara Rusia, tetapi jika kami merasa itu perlu, kami akan mempelajarinya dan memintanya” kata Muallem kepada Televisi SANA pada Kamis (16/9)

“Sejauh ini tentara Suriah mampu (sendiri) dan yang kita butuhkan adalah amunisi dan senjata kualitatif untuk menghadapi jenis senjata kualitatif kelompok-kelompok teroris,” tambahnya.

Dukungan militer Rusia sejauh ini terbatas pada pasokan senjata dan pelatihan senjata baru dari Rusia, kata Muallem.

Pada hari yang sama sumber militer Suriah, yang meminta untuk dirahasiakan namanya, mengatakan bahwa tentara Suriah baru-baru ini mulai menggunakan jenis senjata udara dan darat terbaru buatan Rusia.

“Senjata yang sangat efektif dan sangat akurat, dan memukul target dengan tepat. Kita dapat mengatakan mereka memasok semua jenis senjata – baik itu udara atau darat,” Reuters mengutip sumber militer Suriah, dan menambahkan bahwa tentara Suriah telah menerima pelatihan dalam menggunakan senjata canggih tersebut dalam beberapa bulan terakhir.

Pada hari Rabu, Duta Besar Suriah untuk PBB Bashar Ja’fari mengatakan Rusia harus mampu melaksanakan serangan udara terhadap ISIS di Suriah, mirip dengan serangan udara AS terhadap posisi ISIS.

banner gif 160 600 b - Rusia Tetap Akan Dukung Suriah Memerangi ISIS

“Mengapa orang Amerika memerangi ISIS dengan jet tempur mereka dan Rusia dilarang melakukan itu?” Kata Ja’fari, menambahkan, “Apakah masuk akal? Ini tentu tidak masuk akal. “

Pada tanggal 14 September, Duta Besar Suriah untuk Rusia Riad Haddad dalam sebuah wawancara dengan jaringan berita Rossiya-24, menyatakan “Setiap pembicaraan tentang kehadiran pasukan Rusia di Suriah adalah kebohongan yang disebarkan oleh negara-negara Barat dan Amerika Serikat,” .

Haddad mencatat bahwa amunisi Rusia sedang siapkan untuk militer Suriah “di bawah perjanjian yang telah ditandatangani” antara kedua negara.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova yang berbicara pada konferensi pers di Moskow pada hari Kamis, mengatakan negaranya mendukung “Suriah dalam perjuangan melawan” kelompok ekstrimis dukungan barat dalam upaya “untuk mencegah bencana total di wilayah ini.”

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov membantah spekulasi bahwa Moskow terlibat dalam penumpukan militer di Suriah seperti yang dituduhkan oleh AS dan NATO. Namun, Sergei Lavrov menambahkan bahwa Rusia akan terus mengirim peralatan militer ke pemerintah Suriah dan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Suriah.

Lavrov mengatakan para ahli militer Rusia pasti akan mengawal kiriman senjata ke Suriah untuk melatih tentara Suriah tentang cara menggunakannya.

Konflik di Suriah, yang dimulai pada bulan Maret 2011, dilaporkan telah menewaskan sekitar 250.000 jiwa sampai sekarang.

Kekerasan juga telah memaksa empat juta warga Suriah mengungsi ke negara-negara tetangga, termasuk Yordania dan Lebanon. Lebih dari 7,2 juta lainnya telah mengungsi di dalam wilayah Suriah, menurut PBB. [Ptv/ARN]

[ad_2]

Source link

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker