Berita Rusia

Rusia Tangkap Agen CIA Dalang Jatuhnya Pesawat A321

Cerita Pasukan Rusia ‘Spetsnaz’ Tangkap Agen CIA Dalang Jatuhnya Pesawat A321

Bahkan yang lebih mengejutkan menurut laporan ini adalah bahwa dalam waktu 72 jam dari jatuhnya pesawat nomor penerbangan 9268 di Sinai, Mesir, baik CIA maupun Arab Saudi mengumumkan mereka akan menyediakan kepada para teroris yang beroperasi di Suriah lebih banyak lagi alat penembak rudal yang saggup menjatuhkan pesawat penerbangan sipil.

 

 

Islam-Institute, MOSKOW – Badan Intellijen Asing Rusia (SVR) melaporkan bahwa dua agen CIA telah ditangkap dan ditahan atas dugaan “mendalangi” kecelakaan pesawat Rusia di Sinai pada penerbangan 9268.

Intelijen Rusia SVR percaya bahwa penerbangan 9268 telah dimanipulasi agar terbang pada ketinggian sangat rendah oleh dua agen CIA. Saat terbang rendah itulah kemudian ditembak jatuh oleh rudal buatan Inggris yang dibeli oleh Arab Saudi dan diberikan kepada ISIS.

Setelah penangkapan dua “agen” CIA ini dan peralatan “sangat canggih” mereka, menurut laporan tersebut, “penerbangan khusus” Kementerian Darurat (EMERCOM) milik Rusia ini kemudian terbang ke ibukota Yaman, Sana’a dimana mereka mendarat dengan sukses dan tak terendus media karena adanya bencana Badai yang melanda Yaman.

BACA JUGA:  AS Sedang Mimpi Menang Perang dengan Rusia

Setelah “penerbangan khusus” EMERCOM ini mendarat di Sana’a, laporan ini mengatakan bahwa dua “agen” CIA dan peralatan mereka, bersama dengan pasukan khusus Rusia ‘Spetsnaz’ yang menangkap mereka, kemudian berniat menerbangkan pesawat kembali tetapi tidak diizinkan untuk lepas landas lagi oleh militer Arab Saudi yang berada di bawah kendali rezim Obama membombardir bangsa Yaman dan menjadikan rakyatnya berada dalam kondisi kelaparan yang parah.

 

Dalam beberapa jam kemudian, menurut laporan tersebut, bagian “penanggulangan” Angkatan Udara yang menghadapi Arab Saudi pada akhirnya berhasil, sehingga memungkinkan “penerbangan khusus” EMERCOM ini untuk terbang dari Sana’a dan kembali dengan selamat ke wilayah udara Federasi Rusia.

Laporan tersebut kemudian juga menjelaskan bahwa pelarangan yang dilakukan presiden Vladimir Putin terhadap semua penerbangan ke kawasan tidak mungkin dibuat sebelum suksesnya penghapusan dua aset CIA dan peralatan canggih mereka dari Yaman Sabtu pagi, dan yang kemudian penerbangan spesialnya yang dilindungi oleh pesawat Hercules C-130 milik penerbangan militer Iran terbang menuju Suriah dan membuat bingung / mendistorsi sistem radar militer Barat.

BACA JUGA:  Wahabi Saudi Lakukan Kejahatan Atas Nama Islam

Kekhawatiran Federasi bahwa rezim Obama akan berusaha untuk menghancurkan penerbangan khusus EMERCOM ini, muncul ketika AS bergegas menerbangkan satu skuadron pesawat tempur -15 F ke basis mereka di Turki, dimana misi mereka satu-satunya di kawasan sudah terencana menargetkan pesawat Rusia yang menyerang teroris ISIS.

Bahkan yang lebih mengejutkan menurut laporan ini adalah bahwa dalam waktu 72 jam dari jatuhnya pesawat nomor penerbangan 9268 di Sinai, Mesir, baik CIA maupun Arab Saudi mengumumkan mereka akan menyediakan kepada para teroris yang beroperasi di Suriah lebih banyak lagi alat penembak rudal yang saggup menjatuhkan pesawat penerbangan sipil.

BACA JUGA:  Rusia Tegaskan Tak Pernah Minta Presiden Assad Mundur

Dengan pemerintah Inggris yang “tahu benar” bahwa rudal mereka telah menjatuhkan peasawat Penerbangan 9268, dan rezim Obama mengetahui keterlibatan CIA dalam hal ini, laporan itu kemudian menyimpulkan bahwa tidak mengherankan bahwa para sekutu Barat itu kemudian membanjiri media-media propaganda mereka dengan “cerita “bahwa bencana ini disebabkan oleh bom.

Bahkan Inggris mengeluarkan pernyataan bahwa insiden jatuhnya pesawat Rusia Sinai disebabkan oleh bom yang diletakkan di pesawat, dan hal itu di amini oleh Obama. Sebuah klaim yang tidak diterima intelijen Rusia SVR dan menyebabkan Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan keterkejutannya bahwa jika para penghasut perang di Barat itu memiliki informasi rahasia soal jatuhnya pesawat naas itu. Tapi mengapa mereka tidak membaginya dengan Rusia?  (AL/ARN/RM/YourNewsWire)

 

wAAACwAAAAAAQABAEACAkQBADs= - Rusia Tangkap Agen CIA Dalang Jatuhnya Pesawat A321
Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.
Tags

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker