Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Berita Suriah

Rusia Tak Akan Rela Penggulingan Bashar Al-Assad

Analis Amerika: Rusia Tidak Akan Mentolerir Penggulingan Bashar Al-Assad

AS telah melakukan program 500 juta Dolar untuk melatih dan mempersenjatai militan yang konon untuk memerangi teroris ISIS di Suriah. Ini lucu dan hanya akan sia-sia, atau ini hanya sandiwara Washington?

Islam-institute.com, SURIAH – Presiden Rusia Vladimir Putin mengkritik strategi AS di Suriah. Dan Moskow tidak akan mentolerir rencana AS yang ingin menggulingkan Presiden Bashar al-Assad, kata seorang analis Amerika.

“Apa yang saya lihat dalam laporan Putin adalah kesediaannya menantang Presiden Amerika Serikat untuk berhenti berperilaku secara ilegal,” Paul Craig Roberts, mantan asisten Menteri Keuangan AS, mengatakan kepada Press TV pada hari Minggu {27/9).

BACA JUGA:  Media Barat Karang Cerita Konflik Etnis di Krimea Rusia

Komentar Roberts adalah reaksi atas pernyataan Vladimir Putin pada hari Minggu, di mana ia mengecam dukungan Washington terhadap militan di Suriah, dan menyebutnya ilegal dan tidak efektif.

“Memberikan dukungan militer untuk struktur ilegal bertentangan dengan prinsip-prinsip hukum internasional modern dan Piagam PBB,” kata pemimpin Rusia.

Roberts mencatat bahwa Washington dan Moskow mengejar dua agenda yang berbeda di Suriah. “Rusia bertindak sesuai dengan hukum internasional, sementara Amerika Serikat sesuai kehendaknya, hegemoni dan kemerdekaannya dari hukum internasional.”

BACA JUGA:  Anda Bisa Bersama Presiden Putin Selama Tahun 2016

“Amerika Serikat memiliki kebijakan mendestabilisasi negara yang memiliki kebijakan luar negeri yang independen,” tambahnya.

“Washington telah hancur, lebih atau kurang, tujuh negara dalam 14 tahun terakhir,” melalui perang “ilegal yang tidak bisa dibenarkan”, tambahnya.

Presiden Bashar al-Assad memiliki kebijakan luar negeri yang “independen”, itulah sebabnya Suriah telah menjadi sasaran penggulingan oleh Washington, katanya.

“Rusia membuat lebih dan lebih jelas bahwa mereka tidak akan mentolerir itu,” kata Roberts.

BACA JUGA:  Klub Pemburu ISIS, Angotanya Mantan Pasukan Elite Inggris

Presiden AS Barack Obama dan Vladimir Putin akan bertemu pada hari Senin (28/9) setelah banyak kalangan mengantisipasi pidato presiden Rusia di Majelis Umum PBB di New York, setelah 10 tahun pidato terakhirnya di acara tahunan.

Menurut Kremlin, Suriah akan mengadakan agenda pertemuan antara dua pemimpin.

AS telah melakukan program 500 juta Dolar untuk melatih dan mempersenjatai militan yang konon untuk memerangi teroris ISIS di Suriah. Ini lucu dan hanya akan sia-sia, atau ini hanya sandiwara Washington? (al/SFA/MM)

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker