Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Berita Rusia

Rusia Hantam Posisi ISIS dengan Rudal Tepat Sasaran

Rusia Menembakkan Rudal Jelajah dari Laut Kaspia Berjarak 1.500 Km, Tanpa Meleset Menghantam Target ISIS

Kementerian Pertahanan Rusia menyiarkan rekaman video yang memperlihatkan serangan rudal jelajah tersebut ditembakkan dari Laut Kaspia pada malam hari untuk menyerang beberapa posisi teroris ISIS di Suriah. Rudal itu terbang melintasi wilayah Iran dan Irak sebelum meledak tepat mengenai  sasarannya, yaitu beberapa posisi ISIS di Suriah.

Islam-institute.com, Damaskus  – Serangan rudal jelajah Rusia pada malam hari  menghantam beberapa posisi markas kelompok teroris dan ekstrimis Islam, ISIS (Islamic State of Iraq and Syria). Posisi ISIS yang menjadi taget rudal canggih tersebut berada di tiga provinsi Suriah menurut laporan kantor berita resmi Suriah, SANA, mengutip satu sumber militer, Rabu (7/10/2015).

BACA JUGA:  Rusia Rilis Video Buktikan Jet Tempurnya Tak Langgar Wilayah Udara Turki

Serangan rudal cangih yang diluncurkan dari Laut Kaspia itu menghancurkan satu pabrik pembuatan alat peledak, depo senjata, tempat penyimpanan bahan bakar, dan pusat pelatihan ISIS di Provinsi Idlib, Aleppo, dan Raqqa di bagian utara Suriah, demikian laporan kantor berita SANA.

Berita itu tersiar luas ketika Kementerian Pertahanan Rusia menyiarkan rekaman video yang memperlihatkan serangan rudal jelajah tersebut ditembakkan dari Laut Kaspia pada malam hari untuk menyerang beberapa posisi teroris ISIS di Suriah. Rudal itu terbang melintasi wilayah Iran dan Irak sebelum meledak tepat mengenai  sasarannya, yaitu beberapa posisi ISIS di Suriah.

BACA JUGA:  Vladimir Putin: Tugas Kami di Suriah Memusnahkan Teroris

Pesawat-pesawat tempur Rusia pada Rabu mulai melancarkan serangan udara ke posisi-posisi pemberontak di beberapa daerah Suriah, menandai keterlibatan pertama militer Rusia dalam perang melawan kelompok teroris di Suriah.

Damaskus mengkonfirmasi serangan udara Rusia tersebut dilancarkan atas permintaan Presiden Suriah Bashar al-Assad, menurut laporan SANA.

Moskow belum lama ini memperkuat bantuannya ke pasukan militer Suriah, dan para pejabat Rusia menjanjikan bantuan lain, termasuk tenaga ahli, untuk Damaskus.

BACA JUGA:  Ramzan Kadyrov Ajak Umat Islam Bersatu Melawan ISIS

Rusia menyatakan peningkatan pasokan militer tersebut ditujukan untuk memerangi aksi teror ISIS, hal ini sejalan dengan hukum internasional, demikian seperti dilansir kantor berita Xinhua.(al/Antaranews)

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker