Berita Yaman

Resolusi Arab Saudi untuk Yaman Dikecam

Resolusi Arab Saudi untuk Yaman Dikecam Pengawas HAM (HRW)

Sekitar 6.400 orang dilaporkan telah tewas dalam serangan udara Arab Saudi, dan total hampir 14.000 orang telah terluka sejak 26 Maret lalu.

Islam-institute.com, JENEWA – Pengawas HAM (HRW) mengkritik Dewan HAM PBB (UNHCR) karena telah menyetujui resolusi yang diprakarsai Saudi untuk Yaman. HRW menganggap resolusi itu “sangat cacat”.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Jum’at,(2/10), HRW menyebut bahwa badan tertinggi PBB itu telah gagal membuat penyelidikan yang adil dan memadai terhadap pelanggaran HAM yang terjadi di Yaman.

Ditambahkan pula bahwa proposal yang diajukan Saudi itu disetujui setelah Belanda akhirnya mundur menyusul tekanan berat dari Arab Saudi.

Sebelumnya, Belanda pada hari Rabu, tidak menyetujui rancangan resolusi tersebut dan menyeru dibentuknya misi pencari fakta internasional atas pelanggaran HAM di Yaman dan memerintahkan Komisi Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia agar mengirimkan ahli ke negara miskin itu untuk menyelidiki agresi yang telah dilakukan Saudi.

“Dengan kegagalan untuk mendirikan sebuah penyelidikan PBB yang serius terhadap perang yang melanda Yaman, Dewan Hak Asasi Manusia menyia-nyiakan kesempatan penting untuk mencegah pelanggaran lebih lanjut,” ungkap wakil direktur HRW, Philippe Dam, di Jenewa.

banner 2 2 - Resolusi Arab Saudi untuk Yaman Dikecam

Pemerintah negara-negara Barat telah menerima resolusi berdasarkan usulan Saudi, yang sama sekali tidak layak untuk melakukan penyelidikan independen dan internasional terhadap pelanggaran di Yaman.

Resolusi baru itu mendukung keputusan yang dikeluarkan oleh mantan Presiden Yaman yang buron, Abd Rabbuh Mansur Al-Hadi, sekutu setia Riyadh, untuk memembentuk semacam komisi penyelidikan nasional.

Resolusi itu meminta Kantor PBB dari Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia hanya “untuk memberikan bantuan teknis dan bekerja sama dengan pemerintah Yaman(versi Hadi), jika diperlukan, dalam bidang pengembangan kapasitas.”

Pada akhir Maret 2015, pesawat tempur Saudi meluncurkan serangan udara ke ibukota Yaman, Sana’a, sebagai bagian dari kampanye militer besar-besaran dengan tujuan menghancurkan gerakan Houthi Ansarullah dan memulihkan kekuatan untuk Hadi. Agresi militer dimulai tanpa mandat PBB.

Sekitar 6.400 orang telah dilaporkan tewas dalam serangan udara Arab Saudi, dan total hampir 14.000 orang telah terluka sejak 26 Maret lalu.

Juru bicara Dana Bantuan Anak PBB (UNICEF), Christophe Boulierac, mengatakan pada hari Jumat (2/10) kemarin, bahwa 505 anak-anak Yaman telah tewas dan lebih dari 700 lainnya mengalami luka-luka dalam rentang waktu yang sama. Ia mengatakan 1,7 juta anak Yamna menghadapi risiko kekurangan gizi akibat rusaknya infrastruktur Yaman. (al/lm/ptv)

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker