Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Berita AS

Reaksi Bush saat Serangan 9/11 Runtuhkan WTC

NEW YORK – Inilah reaksi Bush saat Serangan 9/11 runtuhkan WTC. Hari ini (11/9/2016) adalah tepat 15 tahun berlalu. Saat mana ketika pesawat yang dibajak menghantam menara kembar World Trade Center (WTC) Amerika Serikat (AS). Pada hari ini pula diungkap catatan tulisan tangan tentang reaksi Bush saat Serangan 9/11. Presiden George Walker Bush kalut dan panik saat menerima informasi serangan yang menewaskan ribuan orang tersebut.

Pemimpin al-Qaeda saat ini, Ayman al-Zawahiri. Telah mengatakan bahwa serangan 11 September 2001 atau dikenal dengan serangan 9/11 adalah tamparan untuk kesombongan AS. Pengganti Osama bin Laden itu telah mengancam akan mengulang serangan 9/11 seribu kali selama AS tidak berhenti melakukan kejahatan.

BACA JUGA:  Di Amerika Serikat, Jumlah Siswa Tunawisma Terus Bertambah

Catatan tangan tentang reaksi Bush saat serangan 9/11 melanda AS dirilis oleh mantan juru bicara Bush, Ari Fleischer. Catatan itu juga menuliskan reaksi orang-orang di sekeliling Bush.

 

begini reaksi campur aduk bush saat serangan 9 11 menampar as nOJ thumb - Reaksi Bush saat Serangan 9/11 Runtuhkan WTC

Reaksi Bush saat Serangan 9/11, ingin balas dendam kepada teroris

Di tengah kepanikan akibat serangan itu, apa ucapan pertama yang terlontar dari Bush? Dia mengucapkan keinginannya untuk balas dendam terhadap teroris yang melakukan serangan. Itulah salah satu reaksi Bush saat Serangan 9/11.

Reaksi Bush saat Serangan 9/11, Bush mula-mula menelepon Wakil Presiden Dick Cheney dari pesawat Air Force One. ”Kami sedang perang,” kata Bush, menurut catatan Felischer.

BACA JUGA:  Vladimir Putin: AS Hanya Beretorika dengan 'Teroris Moderat'

Setelah menutup telepon, Bush berpaling ke para pembantunya dan berkata. “Ketika kita mencari tahu siapa yang melakukan ini, mereka tidak akan menyukai saya sebagai presiden. Seseorang yang akan membayar ini”.

Sejenak kemudian, Presiden Bush mengatakan kepada ajudannya di kabin pesawat Air Force One. “Saya tidak sabar untuk mengetahui siapa yang melakukannya. Ini akan memakan waktu cukup lama dan kami tidak akan memiliki tamparan di pergelangan tangan”. Begitulah kepanikan yang tergambar dari reaksi Bush saat Serangan 9/11.

Sembilan hari kemudian, Bush mengatakan kepada Kongres dan rakyat AS bahwa pihaknya mengumumkan perang melawan teror. ”Perang kami melawan teror dimulai dengan al-Qaeda, tetapi tidak berakhir di sana. Ini tidak akan berakhir sampai setiap kelompok teroris dari jangkauan global ditemukan, dihentikan dan dikalahkan,” katanya.

BACA JUGA:  Rusia Peroleh Koordinat Target 'Teroris' dari Oposisi Suriah

Reaksi Bush saat Serangan 9/11, selain ambisinya untuk balas dendam kepada teroris. Bush juga khawatir dengan keselamatan orang-orang terdekatnya saat serangan 9/11 melanda. Bahkan, anjing Scottish Terrier bernama Barney juga dia tanyakan pada ajudannya.

Catatan Fleischer yang dirilis untuk kantor berita Reuters dianggap sebagai satu-satunya catatan verbatim asli. Dari setiap ucapan Bush pada tanggal 11 September 2001. Dan dianggap dokumen berharga yang disimpan selama bertahun-tahun oleh mantan juru bicara Bush tersebut. Itulah reaksi Bush saat Serangan 9/11.

 

Simpan

Simpan

Simpan

Simpan

Simpan

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker