Berita Rusia

Ramzan Kadyrov Tak Akui Warga Negaranya yang Ikut ISIS

Ramzan Kadyrov Tidak Akui Lagi Warga Negaranya yang Ikut ISIS di Suriah

 

Ramzan Kadyrov menyampaikan pendapatntya bahwa penyelesaian akhir krisis Suriah hanya bergantung kepada masyarakat dari negara itu sendiri. Dia menegaskan bahwa warga Chechnya yang menjadi teroris di Suriah bersama ISIS tak bisa dianggap sebagai representasi Chechnya. Bahkan Ramzan Kadyrov bertindak tegas tidak mau mengakui lagi warga negaranya yang berperang di Suriah.

“Mereka yang gabung dengan ISIS telah saya buang kewarganegaraannya dari Chechnya,” kata Ramzan Kadyrov.

 

 

Islam-Institute, GROZNY – Chechnya adalah negara yang pernah mengalami kehancuran total akibat campur tangan teroris. Ibu kota Chechnya, Grozny, pernah hancur oleh bom Rusia, karena Rusia mengejar teroris di wilayah itu. Akhirnya rakyat Chechnya bersatu membantu pemerintah Rusia untuk melumpuhkan kekuatan teroris. Jadi, Chechnya adalah negara yang memiliki pengalaman pahit dalam berhadapan dengan teroris yang menyusup dan tumbuh berkembang di negara itu.

BACA JUGA:  Rusia Perkuat Militernya, Membentuk Empat Divisi Militer Baru

Nah, menurut Ramzan Kadyrov, Presiden Chechnya bahwa perdamaian di Suriah hanya bisa diperoleh ketika rakyat Suriah mau berkonsolidasi, mempersatukan kekuatan mereka untuk melawan musuhnya (teroris ISIS dan teroris lainnya). Pendapat ini telah disampaikan oleh presiden Republik Chechnya, Kaukasus Utara, Ramzan Kadyrov pada hari Minggu (15/11), dalam pertemuan Ramzan Kadyrov dengan perwakilan pemerintah Suriah. Demikian seperti diberitakan oleh kantor berita TASS.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh polisi, politisi, serta tokoh masyarakat dan keagamaan yang merupakan anggota Komite Rekonsiliasi Nasional.

“Saya ingatkan bahwa teroris dari 51 negara pernah bersatu padu hendak menghancurkan dan meratakan Rusia di Chechnya. Tak ada satu negara pun yang ada niat untuk membantu Rusia saat itu. Oleh karena itu untuk mencapai perdamaian di Suriah, masyarakat harus bersatu, serta saling gotong royong untuk melawan dan mengalahkan para musuh. Amerika dan Barat akan melakukan segala cara dan upaya untuk membuat konflik dan peperangan terus berlangsung,” tulis Kadyrov dalam akun jejaring sosialnya.

BACA JUGA:  Pesawat Rusia Membawa 224 Penumpang Jatuh di Mesir

Ia menyebutkan bahwa para delegasi Suriah meminta kepada Ramzan Kadyrov untuk menyampaikan rasa terima kasih rakyat dan bangsa Suriah kepada pemerintah dan seluruh masyarakat Rusia atas dukungan solidaritas mereka. Delegasi Suriah mengaku amat senang bisa datang ke Chechnya sebagai percontohan dan melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana cara memerangi terorisme internasional dan restorasi sebuah pemerintahan diselesaikan.

“Mereka menegaskan Suriah selalu menjadi mitra strategis Rusia dan kini rakyat Suriah menggantungkan harapan yang tinggi kepada Moskow, karena sadar bahwa Barat tak melakukan sesuatu apa pun dalam memerangi kelompok teror yang telah membunuh para perempuan, lansia, anak-anak, dan kini menghancurkan kota-kota dan desa-desa,” kata Ramzan Kadyrov.

BACA JUGA:  Mesir dan Arab Saudi Berebut Beli Senjata Rusia

Ramzan Kadyrov menyampaikan pendapatntya bahwa penyelesaian akhir krisis Suriah hanya bergantung kepada masyarakat dari negara itu sendiri. Dia menegaskan bahwa warga Chechnya yang menjadi teroris di Suriah bersama ISIS tak bisa dianggap sebagai representasi Chechnya. Bahkan Ramzan Kadyrov bertindak tegas tidak mau mengakui lagi warga negaranya yang berperang di Suriah.

“Mereka yang gabung dengan ISIS telah saya buang kewarganegaraannya dari Chechnya,” kata Ramzan Kadyrov.  (AL/ARN/MM)

wAAACwAAAAAAQABAEACAkQBADs= - Ramzan Kadyrov Tak Akui Warga Negaranya yang Ikut ISIS
Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.
Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker