Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Berita Arab Saudi

Putra Mahkota Saudi Siksa Sheikh Nimr al-Nimr Sebelum Eksekusi

Terungkapnya Putra Mahkota Arab Saudi menyiksa Sheikh Nimr al-Nimr sebelum pelaksanaan eksekusi.  Keterangan itu menegaskan bahwa Muhammad bin Salman telah menyiksa Sheikh Nimr al-Nimr dengan cara mematahkan lengan dan kakinya sebelum berjalannya proses pelaksanaan eksekusi mati.

 

 

obama dan menhan saudi - Putra Mahkota Saudi Siksa Sheikh Nimr al-Nimr Sebelum Eksekusi

Obama dan Putra Mahkota Saudi

 

 

Islam-Institute, RIYADH – Beberapa sumber Arab Saudi yang dekat dengan keluarga tokoh ulama Syiah Sheikh Nimr al-Nimr, mengungkapkan bahwa Muhammad bin Salman, Putra Mahkota sekaligus Menteri Pertahanan Arab Saudi, mengawasi secara langsung proses berjalannya eksekusi mati terhadap Sheikh Nimr al-Nimr.

Sumber yang tidak mau disebutkan namanya karena alasan keamanan, mengatakan bahwa: “informasi awal yang diterima oleh keluarga Sheikh Nimr al-Nimr, bahwa proses eksekusi mati terhadap ulama Syiah itu diawasi secara langsung oleh Muhammad bin Salman,” dan bahwa “keterangan itu menegaskan bahwa Muhammad bin Salman telah menyiksa Sheikh Nimr al-Nimr dengan cara mematahkan lengan dan kakinya sebelum berjalannya proses pelaksanaan eksekusi mati.”

BACA JUGA:  Trio Bandit Tak Ingin Ada Perdamaian di Suriah & Yaman

Keluarga Sheik Nimr al-Nimr menjelaskan bahwa “pemerintah Arab Saudi mengubur Sheikh Nimr al-Nimr di Riyadh di antara beberapa kuburan yang tidak dikenali identitasnya dan beberapa kuburan yang sama dari beberapa anggota kelompok organisasi al-Qaeda, dan pemerintah memberitahu kami agar kami tidak berbicara dan berkomunikasi dengan media tentang hal ini.”  

QATIF MEMANAS: Polisi Arab Saudi Tembaki Pendemo atas Eksekusi Sheikh Nimr al-Nimr

Kota Qatif – Kepolisian Arab Saudi lakukan tindakan anarkis dengan menembak para demonstran dan menewaskan para pemuda dan melukai warga sipil lain dalam demonstrasi rakyat di wilayah kota Qatif, bagian Timur kerajaan. Para pendemo melakukan demonstrasi besar-besaran menyusul eksekusi atas ulama Syiah terkemuka, Sheikh Nimr Baqir al-Nimr dan penindasan minoritas yang dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi.

BACA JUGA:  Wawancara Eksklusif: Kesaksian Korban Tragedi Mina

Ali Omran al-Dawood tewas terbunuh ketika polisi Arab Saudi mulai menembaki para demonstran di desa Awamiyah di wilayah Qatif. Seorang anak delapan tahun juga terluka dalam baku tembak yang dilakukan polisi terhadap warga sipil tak bersenjata tersebut.

Sumber-sumber dari Awamiyah dan kota Qatif sebagaimana dikutip FNA hari ini, Senin (4/1), mengatakan bahwa dua wilayah tersebut saat ini dalam status perang antara warga sipil menghadapi ribuan pasukan Saudi yang dikerahkan dijalan-jalan di seluruh kota.

Sekelompok para pengunjuk rasa juga ditangkap dan dipukuli oleh pasukan keamanan yang dikerahkan kerajaan. Mereka mengepung sekumpulan pemuda itu saat sedang membakar ban dalam aksi unjuk rasa tersebut.

Arab Saudi mengumumkan pada hari Sabtu (2/1) kemarin bahwa kerajaan telah mengekseusi 47 orang termasuk didalamnya seorang ulama, Sheikh Nimr al Nimr. Komunitas Sunni dan Syiah dari seluruh dunia tergerak dengan segera mengutuk dan memprotes eksekusi tersebut.

BACA JUGA:  Eksekusi Sadis Warga Sipil Oleh Tentara Bayaran Arab Saudi - AS di Abyan

Rakyat Saudi sendiri masih terus melakukan demonstrasi-demonstrasi di berbagai tempat di provinsi Timur Saudi, terutama di kota Awamiyah dan kota Qatif.

Hingga saat ini Saudi telah menangkap puluhan pengunjuk rasa. Penduduk setempat mengatakan para pengunjuk rasa itu dipukuli, ditangkap dan/atau ditembak ditempat. Masyarakat yang marah dengan kekejaman polisi membakar kantor kepolisisan, beberapa kendaraan militer dan sebuah bis di Qatif.

Di jalan Anizah al-Badaya dekat kota Qassim, seorang pria 29th lari dari kejaran polisi sebelum kemudian pasukan keamanan kerajaan itu membunuhnya.

Setelah pengumuman yang dilakukan Arab Saudi, ribuan rakyat Bahrain juga turun ke jalan-jalan dan meneriakkan slogan “Mampus Saudi”. Masyarakat Bahrain juga membawa plakat-plakat yang menunjukkan dukungan mereka kepada Sheikh Nimr al-Nimr serta mengecam Riyadh dengan memperingatkan bahwa darah sang ulama yang tertumpah pasti terbalaskan.  (Al/ARN)

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker