Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Pendidikan

Jokowi Kumpulkan Ulama Terkait Perpres Pendidikan

Presiden Jokowi Kumpulkan Ulama Jelang Pengumuman Perpres Pendidikan Karakter.

Presiden Jokowi Kumpulkan Ulama guna Pengumuman Perpres Pendidikan Karakter. Presiden Joko Widodo telah memberitahukan Perpres Pendidikan Karakter siang tadi di Istana Merdeka. Jokowi turut mengundang sejumlah pemimpin ormas Islam sebelum memberitahukan Perpres Pendidikan Karakter ini.

Pantauan di lokasi, Rabu (6/9), sejumlah menteri telah mulai merapat di antaranya adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir, dan begitupun Menko PMK Puan Maharani.

BACA JUGA:  Kemenristek Pendidikan Tinggi Tutup 11 Perguruan Tinggi Swasta

Beberapa pemimpin ormas yang ada di tempat di antaranya Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj, Wakil Ketua MUI Zainudtauhid Sa’adi, Wakil Ketua ICMI Priyo Budi Santoso, Wakil Ketua PP Muhamadiyah, Anwar Abas, Ketua Bidang Sosial dan Retpresentasi PP Persis, Muh. Faisal.

Sebelum pemberitahuan penerbitan Perpres, Said Aqil menekankan pentingnya aturan edukasi karakter termasuk kebijaksanaan soal sekolah 5 hari atau Full Day School. Berdasarkan keterangan dari dia, Perpres tidak bakal mengakomodasi aturan sekolah 5 hari dan 8 jam karena melulu akan menciptakan madrasah diniyah gulung tikar.

BACA JUGA:  Anak Muslim 12 Tahun Ini Ditawari Masuk 2 Universitas AS

“Perpres tersebut kan, bila dijalankan sekolah lima hari pulang jam 16.00 WIB. Maka madrasah-madrasah di desa yg jumlahnya 76.000 tersebut akan gulung tikar, tergerus. Justru itulah yang membina masyarakat, di mana-mana lihat masjid tentu dibilangnya madrasah. Itu madrasah dibangun swadaya, urgen sekali,” katanya.

Pendidikan karakter yang diharapkan Presiden, kata Said Aqil, malah akan tercipta dari madrasah yang hidup bila tidak ada aturan kebijakan sekolah 5 hari.

BACA JUGA:  Era Jokowi: Pendidikan Madrasah Setara Pendidikan Formal

“Justru pendidikan karakter itu ada di madrasah itu. Ada pendidikan karakter, saya berani taruhan. Ayo, mana yang lebih baik, yang dilaksanakan madrasah apa bukan madrasah. Madrasah diajarkan sopan santun, cium tangan kiai, ayah dan ibu,” katanya.

Saat menjelang pengumuman tersebut, Presiden bareng para menteri dan pemimpin ormas Islam tengah bersiap untuk mengadakan konferensi pers soal Perpres Pendidikan Karakter.

source

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker