Berita Indonesia

Prabowo Sebut Gus Dur Buta, Ini Sikap Keluarga Gus Dur

Bagaimana Sikap Keluarga Gus Dur Disebut Buta oleh Prabowo Subianto? Keluarga mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) telah bertemu dengan Allan Nairn. Pertemuan itu terkait hasil wawancara jurnalis AS itu pada 2001 dengan Prabowo Subianto. Dalam hasil wawancara itu diketahui Prabowo tak menyukai Gus Dur menjadi presiden. Prabowo bahkan mengaku malu Indonesia dipimpin oleh seorang presiden yang buta.

“Dari pertemuan ini kami menyimpulkan. Bahwa komentar tersebut diutarakan dalam pembahasan mengenai tidak siapnya bangsa Indonesia terhadap demokrasi di negara ini,” demikian sikap keluarga Gus Dur. Keluarga Gus Dur terdiri dari Hj Sinta Nuriyah A Wahid, Alissa Qotrunnada Munawaroh (Alissa Wahid), Zannuba Arifah Chafsoh (Yenny Wahid), Anita Hayatunnufus (Anita Wahid), Inayah Wulandari (Inayah Wahid). Hal ini seperti dikutip merdeka.com dari www.gusdurian.net, Selasa (8/7/2014).

Keluarga Gus Dur membuka pintu komunikasi kepada Prabowo Subianto. Pihak keluarga mengharapkan capres nomor urut satu itu melakukan klarifikasi atas pernyataannya yang dipublikasikan Allan Nairn.

banner 2 2 - Prabowo Sebut Gus Dur Buta, Ini Sikap Keluarga Gus Dur

“Apabila pernyataan Bapak Prabowo Subianto dalam wawancara tersebut benar adanya, walaupun dilontarkan dalam konteks pembahasan mengenai demokrasi di Indonesia, maka kami sangat menyesalkan pernyataan tersebut. Sebagai tokoh nasional, kami berharap Bapak Prabowo mampu meneladankan sikap non-diskriminatif kepada siapapun warga bangsa tanpa menilik perbedaan fisik. Begitu pun sikap menghormati pemimpin bangsa yang terpilih oleh rakyat melalui mekanisme demokratis, siapapun ia.”

Sikap Keluarga Gus Dur Ketika Melihat Prabowo Mengusung Figur Gus Dur

Pihak keluarga Gus Dur menilai, pernyataan bernada merendahkan terhadap Gus Dur tersebut menjadi kontras dengan masifnya penggunaan figur Gus Dur. Terutama dalam kampanye yang dilakukan oleh pendukung Prabowo. Keluarga Gus Dur mengaku mendapat desakan dari para pecinta Gus Dur dan masyarakat untuk segera merespons persoalan itu.

“Kami meminta masyarakat untuk menahan diri dari sikap emosional dan reaktif terhadap persoalan ini. Mengingat persoalan sensitif ini muncul dalam suasana puncak kampanye Pemilihan Presiden 2014. Kita seyogyanya mengedepankan prinsip dialog untuk menggali kebenaran. Sebagaimana selalu diteladankan oleh guru kita Al-Maghfurlah Gus Dur.”

“Semoga peristiwa ini menjadi bahan pelajaran bagi kita semua. Untuk selalu menjaga sikap kesatria dan menghargai perbedaan pandangan tanpa bersikap merendahkan orang lain,” demikian sikap keluarga Gus Dur(ummatipress – al/merdeka.com)

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker