Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Inspirasional

Potensi Ancaman ISISdi Indonesia

Pemerintah sudah sangat tegas menolak dan tidak mengijinkan ISIS berkembang di Indonesia.

Kenapa Harus Siaga Menghadapi Potensi Ancaman ISIS di Indonesia ? Potensi Ancaman Terhadap NKRI oleh Kelompok Radikal Pendukung ISIS di Indonesia.

Potensi ancaman gerakan pendukung ISIS Indonesia sungguh mencemaskan, mengingat mereka adalah kaum berpaham radikal yang memiliki sikap ekstrim. Para pendukung ISIS di Indonesia mungkin lupa dengan sejarah perjuangan panjang menuju kemerdekaan Indonesia. Banyak pengorbanan jiwa dan raga tak ternilai, bagaimana meraka tidak bisa menghargainya? Masih ingatkah mereka, 69 tahun  yang lalu proklamasi kemerdekaan Indonesia pertama kali dikumandangkan oleh Presiden Soekarno, pada tanggal 17 Agustus? Karena itu hari ini diperingati sebagai hari kemerdekaan Indonesia.

Mengenang sejarah kemerdekaan Indonesia sungguh menggetarkan hati para pencinta tanah air Indonesia. Ketika itu kabar kemerdekaan Indonesia tersiar ke berbagai belahan dunia. Sejak hari itu sebuah negara baru bernama Indonesia telah berdiri melalui perjuangan berdarah-darah para pejuang. Kemudian Indonesia menjadi Negara yang merdeka, berdaulat dan menolak dijajah bangsa lain dalam bentuk apapun.

Walaupun kemudian ada Jepang yang datang sebagai penjajah, ancaman penjajahan dari penjajah Belanda pun tak langsung berakhir. Belanda yang waktu itu dibantu Sekutu tetap berupaya kembali menjajah Indonesia lewat agresi militer dan sejumlah perundingan.

Atas perjuangan segenap rakyat Indonesia, Jepang menyerah dan Belanda akhirnya dapat dikalahkan dan terpaksa keluar dari Indonesia. Sejak itulah Indonesia benar-benar bebas dari penjajahan secara fisik.

BACA JUGA:  7 Pendukung ISIS Divonis 3 - 6 Tahun Penjara oleh PN Jakarta Barat

Perjalanan Indonesia dipenuhi akan sejarah perlawanan, dan sebagai negara yang meraih kemerdekaannya melalui tahap-tahap perjuangan yang panjang, Indonesia bisa membuktikan sebagai negara yang tangguh. Tak heran di Indonesia banyak tempat-tempat yang memiliki nilai sejarah penting atas perjuangan kemerdekaan. Karenanya tak heran Presiden Soekarno pernah menegaskan “Jangan sekali-kali melupakan sejarah (Jas Merah.)”

Namun setelah puluhan tahun merdeka, Indonesia sering menghadapi pemberontakan, mulai dari pemberontakan NII, pemberontakan PKI, dan lain-lain. Kesemuanya itu memberikan pelajaran berharga sehingga selalu waspada jangan sampai ada lagi pemberontakan. Tetapi belakangan ini muncul potensi ancaman terhadap NKRI oleh kelompok radikal yang mendukung ISIS. Tentu ini ancaman sangat berbahaya karena ISIS pimpinan Abu Bakr Al Baghdadi berupaya melabarkan sayapnya ke negeri-negeri muslim. Termasuk Indonesia.

Jangan Beri Ruang Bergerak bagi paham ISIS di Indonesia

Dalam rangka kesiagaan kita menghadapi potensi ancaman ISIS berkembang di Indonesia, cara paling urgen, jangan berikan peluang bagi paham radikal ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) untuk berkembang di negara Indonesia. Segenap komponen negara, mulai dari TNI-Polri dan masyrakat kita, seharusnya tidak ragu-ragu. Kita harus tegas dengan satu kata dan satu sikap, jangan memberi kesempatan dan ruang untuk bergerak bagi pendukung ISIS, sehingga mereka bisa berkembang di Indonesia.

Dan alhamdulillah, pemerintah sudah sangat tegas menolak dan tidak mengijinkan ISIS berkembang di Indonesia. Kalau masih ada kelompok yang tetap melakukan dukungan terhadap ISIS, jangan ragu-ragu harus diambil tindakan tegas. Di sinilah peran serta masyarakat menjadi sangat penting untuk mencegah berkembangnya ISIS di Indonesia.

BACA JUGA:  Salim Mubarok Attamimi Panglima ISIS dan Ciri-ciri Khowarij

Menangkal perkembangan ISIS di Indonesia tidak cuma kewajiban aparat keamanan atau penegak hukum. Karena itu peran serta masyarakat harus penya kepedulian, jangan-jangan ada sanak saudara, teman bahkan tetangga yang ikut gerakan ISIS. Menjadi keharusan bagi kita bersama menyadarkan mereka, membimbing mereka untuk kembali ke pemahaman agama yang sesuai ajaran Rasulullah Saw. Yaitu ajaran Islam rahmatan lil alamin.

Negara Indonesia yang memegang teguh asas Bhinneka Tunggal Ika. Eksistensi ISIS di Indonesia dirasakan telah menebarkan keresahan dan kekuatiran bagi masyarakat luas. Tujuan pergerakan pendukung ISIS yang ingin mendirikan negara Islam menguasai dunia dengan semangat paham radikalisme dan sikap ekstrim. Hal ini sangat bertentangan dengan norma-norma agama dan ideologi Pancasila. Sehingga tidak boleh ada peluang bagi ISIS untuk berkembang di NKRI yang menjunjung nilai-nilai agama dan pancasila.

Deteksi terhadap dampak penyebaran paham ISIS di Indonesia dengan berkembangnya kelompok-kelompok radikal, harus dilakukan secara intensif. Begitu jelas terdapat potensi adanya usaha kelompok-kelompok radikal untuk bergabung menjadi bagian dari ISIS. Oleh karena itu, pihak aparat kemanan jangan ragu-ragu melakukan tindakan pencegahan penyebaran paham radikal yang membahayakan kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

BACA JUGA:  Operasi Militer Turki ke Suriah Sebagai Pelanggaran Lintas Batas

Demikian juga Umat Islam harus optimal dalam peran sertanya mengawasi dan mecegah perkembangan kelompok radikal pendukung ISIS. Dan menyelamatkan warga negara kita dari pengaruh paham ISIS. Dalam hal ini, lagi-lagi kita patut bersyukur sebab Kementerian Agama telah bekerja sama dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh-tokoh ulama. Untuk melakukan upaya-upaya penyadaran dan bimbingan masyrakat terhadap pengaruh-pengaruh negatif keberadaan paham ISIS.

Ada kabar menggembirakan bahwa Kementerian Kominfo sudah melakukan pemblokiran di dunia internet. Terhadap usaha-usaha penyebaran paham ISIS melalui Youtube maupun media sosial. Sementara itu Kementerian Luar Negeri juga bekerja sama dengan Kementerian Hukum dan HAM, bersama Polri, BIN dan BNPT sudah melakukan pemeriksaan bagi warga negara Indonesia yang akan ke luar negeri khususnya ke Timur Tengah.

Kesiagaan dalam menghadapi potensi berkembangnya ancaman ISIS memang harus dilakukan. Jangan sampai kecolongan sebab paham ISIS yang radikal dan ekstrim akan sangat membahayakan keutuhan NKRI. Jangan sampai Indonesia mejadi porak poranda akibat tindakan para ekstimis sebagaimana yang sudah terjadi di Irak dan Suriah. Di negara Irak dan Suriah bukan cuma gedung-gedung kotanya yang hancur. Tetapi lebih dari itu, banyak warga masyarakatnya menderita akibat kekerasan dan kebiadaban yang dalakukan oleh kaum radikal ISIS.

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

11 thoughts on “Potensi Ancaman ISISdi Indonesia”

  1. Saya nggak optimis pemerintah akan berhasil, sebab para pendukung ISIS adalah mereka yg mengikuti ajaran Wahabi. Sebagian besar mereka ada di Muhammdiyah, Persis, dan Salafi, salafi juga bermacam2. Tapi Salafi adalah penyumbang terbesar dalam mendukung ISIS.

    Jangan2 mereka sebentar lagi akan menguasai Wilayah Timur Indonesia, lengkap dg senjatanya yg dipasok asing, bisa dari Saudi atau Israel.

    Ingat, yang merupakan personel ISIS adalah para penganut ajaran Wahabi yg berpusat di Arab Saudi yg kaya raya. Mereka menjadi kuat di Irak dan Suriah adalah karena support dari Arab Saudi dan Israel, juga Barat dan Amerika.

  2. ISIS tidak berbahaya bagi Sunni kan mereka Sunni juga. ISIS hanya memenggal kepala orang Syiah, karena Syiah wajib dibunuh karena sesat.

  3. Strategi dan pola pergerakan ISIS di Irak, sama persis dengan pola-pola yang dilakukan oleh pergerakan Ali Sa’ud (pendiri dinasti Sa’udi). Coba baca sejarah dengan baik, apa yang telah dilakukan oleh para pendiri kerajaan Saudi, adalah sama dengan yang saat ini tengah terjadi, dan dilakukan oleh ISIS. Keberadaan ISIS apakah ada hubungannya dengan Arab Saudi atau tidak, Wallahu A’lam.
    Padahal selain daripada itu, seperti yang telah diketahui umum, belakangan terbongkar salah satu aktor utama sekaligus menjadi penasehat kerajaan Saudi Arabia adalah infiltrans dari kerajaan Inggris. Sehingga, layak diduga kuat, keberadaan pemerintahan kerajaan Arab Saudi adalah didukung oleh Inggris. Apakah anda perlu bukti? coba anda tanya dalam hati, apakah pernah sekalipun kerajaan Arab Saudi membela kepentingan Palestina? (padahal itulah yang anda harapkan dari Saudi), tapi nyatanya tidak. kan?……
    Mandi lah junub, ente biar dapat berpikir jernih saudara…..

  4. Merdeka! NKRI Harga MATI! Siap bertempur melawan ISIS seandainya mereka terus berkembang dan menjadi besar. !

    Makanya sebelum mereka membesar, pendukung ISIS sebaiknya dikandangin aja ke puloburu, suruh kerja paksa nanam padi selama 10 tahun sambil dijari pemahaman Islam yg rahmatan lil alamin.

    Orang ISIS dan yg semacamnya mana ingat Hari Kemerdekaan, mana ada di otaknya menghormati para pahlawan Indonesia. Mereka ini memang sampah yg perlu didaur ulang biar mdi barang baru yg lebih bagus.

  5. ISIS itu golongan kaum yg suka membuat kerusakan di muka bumi. Mereka membuat kerusakan agama, kerusakan negara, dan kerusakan alam lingkungan. Semua perbuatan merusak itu akibat dari cara mikir yg dangkal.

    Mereka selalu GR merasa sebagai orang yg dicintai Allah, padahal Allah benci orang2 yg berbuat kerusakan di muka bumi. Sampai-sampai kuburan orang2 sholih juga diledakkan, alangkah sempitnya otak mereka itu.

  6. Indonesia memang negara bebas idologi. Mau ngawurnya seperti apa juga masuk, contohnya ya iSIS ini. Dan seperti biasa, pemerintah responsif, bukannya antisipatif. Apa kita harus kembali ke rezim otoriter, supaya dapat filter informasi dan agitasi sesat?

  7. Ane ucapkan selamat buat Indonesia, di Indonesia dapat tantangan dari kelompok ISIS. Jangan sampai kebobolan, waspadai Indonesia bagian Timur. Di sana ada Wahdah Islamiyah, itu diam2 bisa berpotensi jadi kader ISIS. Mereka Wahabi tulen yg bisa menyamar mirip Aswaja, punya kemampuan seperti bunglon yg pandai berubah warna.

    Bahkan mereka bisa berteman dg para pejabat di sana, itu karena kelihaian mereka dan uang mereka yg banyak disupport dari negeri kaya Arab Saudi.

  8. Walaupun sekarang sedang berkembang pendapat bahwa ISIS hanyalah pengalihan isu soal capres dan agresi Israel ke Palestina, bagi saya ISIS tetap harus diwaspadai dengan ketat. Masyarakat dan pereintah Jangan teledor dg pergerakan ISIS di Indonesia.

    intinya ISIS berhaya sekali, karena pemahamannya pastilah sama dg ISIS yg di Irak dan Suriah, kejam dan biadab, tidak mencerminkan kalau mereka itu beragama Islam.

  9. Wahabi nya pada ngumpet, nggak ada yg brani koment di sini.

    Bagi Aswaja NU, NKRI adalah harga mati. ISIS akan berhadapan dg warga NU dan masyarakat luas kalau berani berbuat makar di NKRI.

    untuk aparat keamanan, ayo buru sampai di manapun kelompok ISIS bersembunyi. Di desanya Amrozi dan Muhlas harus diawasi, karena ternyata di sana basis kaum radikal.

    Yg jadi pembom bunuh diri di Suriah ternyata anak kampung situ.

  10. Kalau baca berita2 tentang ISIS, benar mereka sanga kejam, suka pamer kebiadaban lewat video you tobe. penggal leher orang dg semena-mena, nggak percaya saya kalau mereka muslim. Mungkin tidak beragama, atau pemahaman agamanya yg sesat.

    Islam adalah agama yg penuh kasih sayang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker