Berita Turki

Posisi Erdogan di Ujung Tanduk, Terlibat Pencurian Minyak Suriah ?

Posisi Erdogan di Ujung Tanduk, Presiden Putin Punya Bukti Baru Turki Terlibat Bersama ISIS Mencuri Minyak Suriah

Berbicara dalam kesempatan yang sama di Paris, Presiden Recep Erdogan mengatakan bahwa ia akan meninggalkan jabatannya jika bisa dibuktikan Turki bekerjasama dengan ISIS. Bahkan Erdogan berkelit dengan mengatakan bahwa negara-negara pembeli minyak Turki sudah sudah lama dikenal secara luas.

 

Islam-Institute, PARIS – Rusia telah menerima tambahan informasi dari sumber intellijen di mana informasi tersebut menyatakan bahwa minyak yang dicuri ISIS di Suriah digerakkan melalui Turki pada skala industri. Hal ini  telah diungkap Presiden Rusia, Vladimir Putin. Menanggapi hal ini, Erdogan, presiden Turki menyatakan diri akan mundur dari jabatannya bila Turki terbukti terlibat dalam bisnis minyak ilegal hasil curian.

BACA :  Turki Memulai Serangan Darat ke Suriah

Menurut pernyataan Presiden Putin dalam Konferensi perubahan iklim di Paris pada hari Senin (30/11), ia menyebut bahwa Moskow memiliki alasan untuk mencurigai bahwa Su-24 itu dijatuhkan oleh jet Turki pada 24 November untuk mengamankan pengiriman minyak ilegal dari Suriah ke Turki.

banner gif 160 600 b - Posisi Erdogan di Ujung Tanduk, Terlibat Pencurian Minyak Suriah ?

“Saat ini kami telah menerima informasi tambahan di mana hal itu mengkonfirmasi bahwa minyak dari tempat-tempat yang dikendalikan oleh milisi ISIS memasuki wilayah Turki pada skala industri,” katanya.

BACA :  Kerabat Fethullah Gulen Ditangkap, Diduga Terlibat Kudeta Turki

“Kami memiliki semua alasan untuk percaya bahwa keputusan untuk menjatuhkan pesawat kami dikarenakan keinginan untuk menjamin keamanan rute pengiriman minyak ini ke pelabuhan di mana minyak-minyak ini akan diakapalkan dalam tanker-tanker,” kata Presiden Putin.

Berbicara dalam kesempatan yang sama di Paris, Presiden Recep Erdogan mengatakan bahwa ia akan meninggalkan jabatannya jika bisa dibuktikan Turki bekerjasama dengan ISIS. Bahkan Erdogan berkelit dengan mengatakan bahwa negara-negara pembeli minyak Turki sudah sudah lama dikenal secara luas.

BACA :  Para Wanita Indonesia Ini Kecewa Setelah Bargabung ISIS

“Kami bukan setidak jujur itu, hingga harus membeli minyak dari teroris. Jika terbukti bahwa kami benar, pada kenyataannya melakukan hal itu, saya akan meninggalkan kantor. Jika ada bukti, biarkan mereka menghadirkannya, kami akan pertimbangkan (hal itu),“ katanya, sebagaimana dikutip TASS.

“Negara-negara dari mana yang membeli minyak Turki ‘sudah dikenal’,” ungkap Erdogan terus menolak pernyataan Rusia. (AL/ARN)

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker