Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Berita Turki

PKK Kurdistan Tolak Gencatan Senjata Hanya Untungkan Turki

PKK Kurdistan Tolak Gencatan Senjata Sepihak Dengan Turki

Konflik baru antara PKK Kurdistan dan pasukan keamanan Turki kembali menghangat sejak Juli, ketika Turki mulai meluncurkan serangan udara terhadap posisi PKK di Irak setelah serangan bom ISIS yang menewaskan 32 orang di kota Turki tenggara Suruc

Islam-Institute.com, ANGKARA –  PKK Kurdistan (Partai Buruh Kurdistan) menolak gencatan senjata sepihak dengan Turki, karena hanya menguntungkan Turki, dan menuduh pemerintah Turki melancarkan perang untuk mendapatkan suara lebih banyak dalam pemilu mendatang.

BACA JUGA:  Ratusan Tentara Turki Ditelanjangi Usai Kudeta di Turki

“Gencatan senjata hanya menguntungkan Turki”, komandan lapangan PKK, Murat Karayilan, mengatakan pada hari Kamis (17/9) dalam menanggapi permintaan pemerintah Turki kepada militan untuk meletakkan senjata mereka dan kembali ke kamp mereka di Irak utara sebelum dimulainya kembali pembicaraan damai.

“Pengalaman mengajarkan kita bahwa hasil positif tidak dapat dicapai melalui gencatan senjata sepihak,” kata Karayilan, dan menambahkan, “Bahkan jika kita berhenti, AKP (Partai Keadilan dan Pembangunan Turki) tidak akan menghormati hak-hak kami”.

BACA JUGA:  Kelicikan Politik Erdogan untuk Bantai Bangsa Kurdi Dimana pun?

Konflik baru antara PKK Kurdistan dan pasukan keamanan Turki kembali menghangat sejak Juli, ketika Turki mulai meluncurkan serangan udara terhadap posisi PKK di Irak karena dituduh melancarkan serangan bom di wilayah Turki. Padahal serangan itu adalah bom ISIS yang yang tak terkait dengan PKK Kurdistan. Serangan bom tersebut menewaskan 32 orang di kota Turki tenggara Suruc pada 20  Juli lalu.

BACA JUGA:  Komedi Tak Lucu: 'Erdogan Sang Pahlawan' Turki

Gencatan senjata antara Ankara dan PKK yang sudah berlangsung sejak 2013 dinyatakan batal setelah kampanye militer Turki dan menyerang basis PKK di Irak Utara.

PKK telah berjuang untuk wilayah otonomi Kurdi di Turki sejak tahun 1980-an. Konflik telah memakan korban puluhan ribu orang tewas. (al/Ptv/Sfa)

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker