Bedah Aliran Sesat

Perpecahan Salafy Wahabi Akibat Ajaran Sesat atau …?

Sabda Nabi: Umatku akan terpecah belah menjadi tujuh puluh tiga golongan. Semuanya masuk neraka kecuali satu golongan.

Perpecahan Salafy Wahabi Akibat Ajaran Sesat Atau Rebutan Proyek Petro Real? Baku Hantam Sesama “Salafy” (baca: Wahhabi). Kaum Salafy Wahabi meyakini bahwa hanya ada satu golongan yang selamat dan masuk syurga, yakni salafi Wahabi, dari sekian banyak golongan yang ada saat ini (73 golongan). Salafi menggunakan landasan hadits Nabi saw, berikut ini:

Umatku akan terpecah belah menjadi tujuh puluh tiga golongan. Semuanya masuk neraka kecuali satu golongan. ”Ditanyakan kepada beliau: “Siapakah mereka, wahai Rasul Allah?” Beliau menjawab: “Orang-orang yang mengikutiku dan para sahabatku.” (HR Abu Dawud, At-Tirmizi, Ibnu Majah, Ahmad, Ad-Darami dan Al-Hakim).

Kemudian diperkuat lagi dengan kaidah yang mereka gunakan bahwa: “Kebenaran hanya satu sedangkan kesesatan jumlahnya banyak sekali”. Kebenaran yang satu ada pada salafi Wahabi!

Keyakinan ini berdasarkan hadits Nabi saw:

Rasulullah saw bersabda: ‘Inilah jalan Allah yang lurus’ Lalu beliau membuat beberapa garis kesebelah kanan dan kiri, kemudian beliau bersabda: ‘Inilah jalan-jalan (yang begitu banyak) yang bercerai-berai, atas setiap jalan itu terdapat syaithan yang mengajak kearahnya’ (HR Ahmad, Ibnu Hibban dan Hakim)

Kemudian beliau membaca ayat, yang artinya:

Dan (katakanlah): ‘Sesungguhnya inilah jalanku yang lurus maka ikutilah dia. Dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu akan mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertaqwa (Al-An’am 153).

Sehingga salafi Wahabi meyakini bahwa semua golongan sesat, bid’ah, tidak selamat dan tidak masuk syurga.

Dengan keyakinan ini maka salafi Wahabi merasa dirinya paling benar (karakter 1),

sedangkan ulama/golongan lain selalu salah, sesat dan bid’ah.

Sehingga golongan sesat dan bid’ah ini layak untuk dicela (karakter 2), harus diungkapkan semua keburukannya dan jangan diungkapkan secuil-pun kebaikannya, karena khawatir nanti diikuti oleh umat Islam. lihat 4,

Sehingga bertaburanlah dalam pengajian, daurah, seminar, buku-buku dan website-website salafi pernyataan bahwa hanya salafi-lah yang paling sesuai dengan as-sunnah. Dan bertaburanlah celaan sesat dan bid’ah kepada ulama/golongan selain salafi.

Berpecah-belah sesamanya

Tetapi ada satu hal yang aneh dan sangat bertolak belakang dengan keyakinan diatas. Pada saat kita mencoba lebih jauh mengenal salafi maka akan dijumpai fakta bahwa secara internal salafi berpecah-belah sesamanya. 

Salafi yang satu meyakini bahwa dirinya paling benar dan yang lain sesat. Sehingga mereka mencela salafi yang lain dan ditahdzir (diperingatkan) agar segera bertaubat. Sedangkan salafi yang dicela juga mengatakan hal yang sama, bahwa merekalah yang paling benar dan yang lain sesat.

Hal ini terjadi, kemungkinan besar karena karakter salafi yang merasa dirinya paling benar (karakter 1). Sehingga sesama mereka sendiri saling berselisih, mau menang sendiri dan mencela satu sama lain (karakter 2).

Berikut ini beberapa pernyataan dari beberapa orang, yang menunjukkan bahwa ada perpecahan Salafy Wahabi.

1. Abdurahman Wonosari:

Berkaitan dengan fitnah tahazzub, yang dinukilkan oleh Syaikh Muqbil bin Hadi, dengannya memecah-belah barisan salafiyyin dimana-mana, termasuk di Indonesia. Kemudian fitnah yang ditimbulkan oleh Yayasan Ihya’ ut Turots yang dipimpin oleh Abdurahman Abdul Kholiq serta Abdullah as Sabt.

Abdurahman Abdul Khaliq telah dinasihati secara keras dan sebagian Ulama’ menyebutnya sebagai mubtadi’. Adapun Jum’iyyah Ihya’ ut Turots dan Abdurahman Abdul Khaliq telah berhasil menyusupkan perpecahan sehingga mencerai-beraikan Salafiyyin di Indonesia. Apakah Jum’iyah Ihya’ ut Turots (disingkat JI) ini memecah-belah dengan pemikiran, kepandaian,gaya bicara mereka saja?

2. Abu Ubaidah Syafrudin:

Bahkan sampai ta’ashub dengan kelompoknya, golongannya, sehingga menyatakan bahwa salafy yang murni adalah kelompok salafy yang ada di tempat fulani dan berada di bawah ustadz fulan.

Perpecahan internal ini bisa sangat tajam, sehingga kata-kata yang diucapkan bisa sangat kasar, sehingga tidak layak diucapkan oleh seorang hamilud da’wah (pengemban da’wah),

3. Abdul Mu’thi:

Khususnya yang berkenaan tentang Abu Nida’, Aunur Rafiq, Ahmas Faiz serta kecoak-kecoak yang ada di bawah mereka. Mereka ternyata tidak berubah seperti sedia kala, dalam mempertahankan hizbiyyah yang ada pada mereka.

4. Muhammad Umar As-Sewed:

Adapun Abdul Hakim Amir Abdat dari satu sisi lebih parah dari mereka, dan sisi lain sama saja. Bahwasanya dia ini, dari satu sisi lebih parah karena dia otodidak dan tidak jelas belajarnya, sehingga lebih parah karena banyak menjawab dengan pikirannya sendiri. Memang dengan hadits tetapi kemudian hadits diterangkan dengan pikirannya sendiri, sehingga terlalu berbahaya.

Ini kekurang-ajarannya Abdul Hakim ini disebabkan karena dia menafsirkan seenak sendiri dan memahami seenaknya sendiri. Tafsirnya dengan Qultu, saya katakan, saya katakan , begitu. Ya.., di dalam riwayat ini…ini… dan saya katakan, seakan-akan dia kedudukannya seperti para ulama, padahal dari mana dia belajarnya.

Ketika ditanyakan tentang Abdul Hakim , “Siapa?”, lalu diterangkan kemudian sampai pada pantalon (celana tipis yang biasa dipakai untuk acara resmi ala Barat, red), “Hah huwa Mubanthal (pemakai panthalon, celana panjang biasa yang memperlihatkan pantatnya dan kemaluannya itu)”

5. Dzulqarnain Abdul Ghafur Al-Malanji:

KITA KATAKAN: apalagi yang kalian tunggu wahai hizbiyyun? Abu Nida’, Ahmas Faiz dan kelompok kalian At-Turatsiyyin!! Bukankah kalian menunggu pernyataan dari Kibarul Ulama’? Bahkan “kita hadiahkan” kepada kalian fatwa dari barisan ulama salafiyyin yang mentahdzir Big Boss kalian!! Kenapa kalian tidak bara’ dan lari dari At-Turats?! Mengapa kalian masih tetap menjilat dan mengais-ngais makanan, proyek-proyek darinya?!

Walhasil, perpecahan salafy Wahabi terjadi beberapa kelompok dan di antara mereka merasa dirinya paling benar.

Kelompok-kelompok yang berpecah-belah dan saling menganggap sesat itu antara lain:

1. Kelompok Al-Muntada (sururiyah) yang didirikan oleh Salafi London yakni Muhammad Surur bin Nayif Zainal Abidin, kemudian di Indonesia membentuk kelompok Al-Sofwah dan Al-Haramain dengan pentolannya Muhammad Kholaf, Abdul Hakim bin Abdat, Yazid bin Abdul Qadir Jawwas, Ainul Harits (Jakarta) dan Abu Haidar (As-Sunnah Bandung).

Ini juga dari kedustaan dia, membangun masjidnya ahlul bid’ah, banyak ya…. Hadza Al-Sofwah, dan Yazid Jawwas mengatakan “Al-Sofwah itu Salafy”, padahal tadinya ketika dia masih sama kita dia mengatakan bahwa Al-Sofwa itu ikhwani, Surury, tapi ketika dia bersama mereka sudah meninggalkan Salafiyyin, terus omongnya sudah lain.

Sehingga apa yang mereka sebarkan dari prinsip-prinsip ikhwaniyyah dan Sururiyyah ini, adalah sesuatu yang bertolak belakang dengan Sunnah Rasulullah, dan bertentangan dengan 180 derajat. lihat 2

2. Kemudian kelompok Jami’yatuts Turots Al-Islamiyah (lembaga warisan Islam) yang didirikan oleh salafi Kuwait Abdurrahman Abdul Khaliq, di Indonesia membentuk kelompok Ma’had Jamilurahman As-Salafy dan Islamic Center Bin Baaz (Jogya) dengan pentolannya Abu Nida’, Aunur Rafiq Ghufron (Ma’had Al-Furqan Gresik), Ahmad Faiz (Ma’had Imam Bukhari Solo), dll.

Lantas bagaimana menyikapi orang-orang at Turots/Abu Nida’ cs ini ?

Syaikh Muqbil memberikan kaidah tentang orang-orang yang padanya ada pemikiran hizbiyah, bahkan Abdurahman Abdul Kholiq dicap adalah mubtadi’. Dengan keadaan Abu Nida’ yang demikian, apakah sudah bisa memastikan bahwa Abu Nida’ adalah hizbi ? Ya (Syaikh Yahya al Hajuri).

Disinilah perlunya membedakan antara Salafiyyin dan At Turots, sebagaimana Allah tegaskan tidak akan sama orang yang berilmu dan beramal, dibanding orang yang beramal dengan kejahilan.

3. Ada lagi kelompok salafi lain seperti FK Ahlussunnah wal jamaah dan Lasykar Jihad yang didirikan oleh Ja’far Umar Thalib, yang juga dianggap sesat oleh salafi lainnya.

Beberapa komentar dari mereka

Abdurahman Wonosari:

Sebagian orang menganggap kita yang telah berlepas diri dari kesesatan Ja’far Umar Thalib (JUT). Namun ketika jelas setelah nasihat dari para Ulama’ atas JUT, namun dia enggan menerimanya bahkan justru dia meninggalkan kita, maka Allah memudahkan kita berlepas diri daripadanya. Bahkan memudahkan syabab kembali kepada Al Haq, tanpa harus bersusah-payah. Padahal sebelumnya, banyak yang ingin menjatuhkan JUT dari sisi akhlak dan muammalahnya.

banner 2 2 - Perpecahan Salafy Wahabi Akibat Ajaran Sesat atau ...?

Qadarallah, selama ini kita disibukkan dengan jihad (th 2000 – 2002), yang dengan jihad tercapai kebaikan-kebaikan, tidak diingkari juga adanya terjerumusnya dalam perkara siyasah/politik. Dan hal ini, membikin syaikh Rabi’ bin Hadi menasehatkan dengan menyatakan : “Dulunya jihad kalian adalah jihad Salafy, kemudian berubah menjadi jihad ikhwani.”

Mendengar peringatan yang demikian, alhamdulillah, Allah sadarkan kita semua, langsung bangkit dan kemudian berusaha membubarkan FKAWJ (Forum Komunikasi Ahlusunnah wal Jama’ah, red) dan menghentikan komandonya JUT (Laskar Jihad Ahlusunnah wal Jama’ah, red). Alhamdulillah.

Kemudian kelompok salafi lainnya Ponpes Dhiyaus Sunnah (Cirebon) dengan Muhammad Umar As-Sewed.

Kelompok yang satu ini merasa salafi yang paling asli diantara salafi-salafi asli lainya, karena merujuk kepada ulama-ulama salafi Saudi.

Saking kerasnya pertentangan diantara kelompok salafi itu, mereka memperlakukan kelompok salafi lain telah keluar dari salafi dan dianggap sesat dan bid’ah oleh salafi lainnya,

Muhammad Umar As-Sewed (Cirebon):

Dalam syarhus Sunnah dalam aqidatus salaf ashabul hadits, kemudian dalam Syariah Al-Ajurry, kemudian Minhaj Firqatun najiyah Ibnu Baththah, itu semua ada. Yang menunjukkan mereka semua sepakat untuk memperingatkan ummat dari ahlul bid’ah dan mentahdzir ahlul bid’ah, membenci mereka, menghajar mereka, memboikot mereka dan tidak bermajlis dengan mereka, itu sepakat. Sehingga apa yang mereka sebarkan dari prinsip-prinsip ikhwaniyyah dan Sururiyyah ini, adalah sesuatu yang bertolak belakang dengan Sunnah Rasulullah, dan bertentangan dengan 180 derajat. lihat 2

Hal ini tidak hanya terjadi di Indonesia, di negara-negara Arab-pun juga demikian, diantara ulama salafi sendiri meng-klaim merekalah salafi yang asli dan harus diikuti, sedangkan yang lain sesat dan harus dihindari pengajian-pengajian, buku-buku dan kaset-kasetnya. Salafi yang merasa asli menyatakan bahwa merekalah pengikut shalafush shalih yang benar, sedangkan salafi yang lain hanya mengaku-ngaku saja sebagai salafi. Begitu juga sebaliknya!

Kelompok ulama mereka pun terpecah

Ada kelompok ulama semisal Abdullah bin Abdil Aziz bin Baz, Shalih bin Fauzan Al Fauzan, Muhammad Nashiruddin Al-Albani, Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, Muhammad bin Rabi’ Al-Madkhali, dll. (Saudi), Muqbil bin Haadi, Yahya Al-Hajuri (Yaman), Muhammad bin Abdurrahman Al-Maghrawi (Maroko), Falah bin Ismail, Falah bin Tsani As-Su’aidi, Walid Al-Kandari, Mubarak bin Saif Al-Hajiri (Kuwait).

Disisi lain terdapat pula ulama salafi yang mereka anggap sesat semisal Abdurrahman Abdul Khaliq (Kuwait), Muhammad Quthb (ex IM yang dianggap masuk salafi), Muhammad Surur bin Nayif Zainal (London), dll. lihat 5 Abdurrahman Abdul Khaliq misalnya, beliau mendirikan Jami’yatuts Turots Al-Islamiyah (lembaga warisan Islam) di Kuwait juga menggunakan landasan yang sama sebagai salafi, yakni menyatukan langkah dengan menjadikan Al-Quran dan as-sunnah serta mengikuti salafush shalih sebagai sumber tasyri’, mengembalikan setiap persoalan kepada kalamullah dan rasul-Nya.

Tetapi Abdurrahman Abdul Khaliq dianggap sesat dan bid’ah oleh salafi yang lain, karena beliau membentuk hizbi. lihat 6

Begitu juga Muhammad Surur bin Nayif Zainal Abidin yang mendirikan Al-Muntada di London, juga mengaku sebagai salafi. Tetapi karena beliau mengkritik dengan keras kebijakan kerajaan Saudi yang bersekutu dengan kafir AS untuk memerangi Iraq pada perang teluk, beliau juga mencela ulama-ulama yang menjadi budak kerajaan Saudi dengan mecari-carikan dalil yang sesuai dengan kebijakan penguasa kerajaan. lihat 4, hal 78-82 catatan kaki Disamping itu beliau menggunakan prinsip Ikhwanul Muslimin: “Nata’awan fima tafakna wa na’dziru ba’dina ba’don fi makhtalahna” atau “Kita saling kerjasama apa yang kita sepakati dan kita hormat-menghormati saling memaklumi apa yang kita berbeda”.Sehingga beliau dianggap sesat dan bukan lagi sebagai salafi.

Sungguh menggelikan, satu-satunya golongan yang mengaku selamat dan masuk syurga, menganjurkan umat Islam untuk tidak berpecah-belah dan hanya menyatu dalam satu golongan saja (salafi), serta menganggap golongan lain sesat dan bid’ah.

Tetapi secara internal berpecah-belah sesamanya, baik di Indonesia maupun di daerah Arab dan sekitarnya.

Sangat kontradiktif bukan?

Di satu sisi menganjurkan umat Islam untuk bersatu tetapi disisi lain internal salafi berpecah-belah. Kecenderungan salafi untuk mencela golongan lain sebagai sesat dan bid’ah sehingga “terkesan” salafi memecah belah persatuan umat, apakah hal ini dimaksudkan karena mereka tidak rela bahwa hanya salafi saja yang berpecah-belah, sedangkan golongan lain tidak?

Silahkan nilai sendiri!

Wallahua’lam

Khatimah:

1.1. Karakter salafi berupa “Merasa dirinya paling benar” (karakter 1) dan kebiasaan “mencela golongan/ulama lain” (karakter 2) yang berseberangan pendapat dengan mereka bukanlah issu semata, tetapi dapat dibuktikan melalui fakta yang terjadi diinternal salafi sendiri.

2.2. Karakter salafi yang merasa paling benar sendiri, menimbulkan perpecahan internal salafi. Ini merupakan hal yang wajar, golongan manapun jika mendahulukan egoisme dan hawa nafsu belaka maka akan berpecah-belah.

Sedangkan golongan-golongan Islam lain, tidak mengalami perpecahan internal separah yang dialami salafi, bahkan secara internal mereka solid. Kita bisa merujuk kepada NU, Muhammadiyah, Ikhwanul Muslimin/Tarbiyah/PKS, Hizbut Tahrir, Persis, Al-Irsyad, Jamaah Tabligh, dll, mereka lebih tahan terhadap perpecahan internal karena karakter mereka memang beda dengan salafi (karakter 1 dan 2)

3. 3. Perpecahan salafi menjadi beberapa kelompok antara lain: kelompok Al-Sofwah & Al-Haramain Jakarta; Imam Bukhari Solo, Al-Furqan Gresik, Islamic Center Bin Baaz & Jamilurahman As-Salafy Jogya; FKAWJ & Lasykar Jihad Jakarta; Dhiyaus Sunnah Cirebon. Ini belum termasuk kelompok salafi yang telah ditahdzir dan kemudian taubat, tetapi tidak bergabung dengan salafi “asli” dan membentuk kelompok sendiri.

4. 4. Orang awam yang baru mengenal salafi menjadi kebingungan, bagaimana mungkin satu golongan yang meyakini selamat dan masuk syurga, tetapi secara internal mereka sendiri berpecah-belah. Lantas mana golongan salafi yang asli, yang selamat dan masuk syurga itu?. Kembali kepada kaidah yang diyakini salafi: “Kebenaran hanya satu sedangkan kesesatan jumlahnya banyak sekali”, maka berarti salah satu salafi saja yang asli dan yang lain sesat dan bid’ah, atau bisa jadi semuanya salafi palsu!

5. 5. Dengan memahami karakter asli salafi, kita bisa berlapang dada jika dicela sesat dan bid’ah oleh salafi, karena jangankan kelompok non salafi sesama salafi sendiri saja saling mencela sebagai sesat dan bid’ah.

Lantas apakah perlu dilayani jika anda dicela sesat dan bid’ah?

Ajaklah kaum salafi untuk diskusi dengan ilmu dan akhlak, karena tidak ada gunanya berdiskusi dengan orang mengabaikan akhlak dan merasa paling benar sendiri dan golongan lain selalu salah. Diskusi yang sehat adalah untuk “mencari kebenaran bukan kemenangan”, mencari hujjah yang paling kuat (quwwatut dalil). Jika meyakini hujjah lawan diskusi lebih kuat maka dengan lapang hati menerimanya, tetapi jika tidak ada titik temu dalam diskusi maka masing-masing harus menghargai perbedaan ijtihadnya.

Maraji’:

1. Risalah Bid’ah, Abdul Hakim bin Amir Abdat

2. www.salafy.or.id: manhaj:”Sururiyyah terus melanda muslimin Indonesia”, Abu Dzulqarnain Abdul Ghafur Al-Malanji

3. Lihat juga www.assunnah.or.id

4. Menepis penyimpangan manhaj dakwah, Abu Abdillah Jamal bin Farihan Al-Haritsi

5. www.salafy.or.id, manhaj: Ulama berbaris tolak JI (Jum’iyah Ihya’ ut Turots), Abu Dzulqarnain Abdul Ghafur Al-Malanji

6. www.salafy.or.id, manhaj: “Bahaya jaringan JI dari Kuwait dan At Turots”, Abdul Mu’thi, Abu Ubaidah Syafrudin dan Abdurahman Wonosari

7. 10 wasiat bekal aktifis dakwah dan harokah, Abdurrahman Abdul Khaliq

8. Mendudukkan antara sunnah dan bid’ah, Lajnah Ihya’ut Turats Al-Islamiy

9. Lihat juga www.atturots.or.id

10. Lihat juga www25.brinkster.com/salafyoononline/

sumber Oleh: Abu Qatadah

Simpan

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

431 thoughts on “Perpecahan Salafy Wahabi Akibat Ajaran Sesat atau …?”

  1. ajaran Wahabi memang Kontradiktif , sesama Wahabi pun saling menyesatkan Lantas Wahabi mana yang benar ? bahkan Ibnu Taymiyahpun mengkafirkan dirinya sendiri.

    benar-benar ajaran yang Kontradiktif ….?

    sayang mereka menjadikan orang-orang bodoh sebagai panutan.

    1. Apakah maksud bang Ahmadsyahid ingin mengatakan ulama mereka orang-orang bodoh? Tapi emang sepertinya iya sih, terlihat dari kontradiksi di antara mereka, tp para pengekornya bisa maklum atas kelakuan kotradiksi ulamanya. aneh, aneh, aneh bin sesat.

    2. ahmad@ sepintar apa diri nte,ane jd penasaran,pngn nguji…cari satu permasalahan yg menarik untuk dibahas,insya Allah dengan keterbatasan ilmu yg ane dapat,ane akan menjamu nte dimeja perdebatan…ane tunggu!!!

          1. Ahmad@ klo alasannya seperti itu,insya allah bisa dipahami.ane sadar,bahwa inilah konsekuensi logis dari suatu keinginan yg tak mungkin terwujud yg tentunya mesti ane trima.Mengingat apa yg ane harapkan bukanlah sesuatu yg mudah untuk di amini orang-orang dengan taraf berfikir yg masih dibawah standar keumuman.sampai disini,ane jadi terpikir untuk tidak perlu mem-percuma-kan waktu ane dalam menanggapi ta’liq nte dan juga kecoak-kecoak(klo boleh meminjam bahasa U.press)yg hanya bisa menelanjangi diri(bangga dengan kebodohan) didalam kegelapan yang memuakkan..selamat menempuh jalan yang menyesatkan..wassalam.

          2. Dufal-dufal, ngaku-ngaku bisa mikir ente? Wueh heh heh heh ….

            Kalau bisa mikir tentunya nggak mau jadi pengikut Wahabisme-lah. Ngikuti Wahabisme membuktikan ente mikirnya dedel alias TELMI. Kalau cerdas so pasti tidak bakalan mau jadi pengikut Wahabi, paham ente?

          3. Baihaqi@ ada satu istilah yg berbunyi seperti ini,”kambing walaupun terbang” istilah tersebut sangat lah cocok dengan keadaan nt saat ini…terserah, nt maw memakai istilah tersebut sebagai kunyah nt ataukah nte maw menjadikannya sebagai laqob nte selamanya…up 2 you mas..

          4. dufal kok cepet marah sih ? belum apa – apa udah putus asa ? santai bro saya cuma menguji niatan dufal serius ingin diskusi (debat) atau cuma amarah sesa`at yang kalo dilayanin kaya yang udah2 ga nongol-nongol ? kabooor ? kalo serius janji dulu ah biar ga kabur ato muter muter ato maen kata kata “bodoh” doang , biar keliatan ternyata memang dufal itu bukan Faham Lemah.. OK ? kalo serius silahkan dimulai , mudah-mudahan dufal tidak gantung diri karena frustasi (aku layanin kok) amien.

          5. ahmad@ marah?ane gk marah, hanya saja ane coba tuk fahami nte yg tak berani (krna takut kelihatan ke-dungu-an nte dlm memahami dienul islam)..alhamdulillah,saat ini ane dalam keadaan santae bnget,bahkan blm pernah ane merasa santae seperti saat ini dan insya Allah akan terus seperti ini…insya Allah niat ane SERIUS untuk mengungkap “kebingungan”nt dalam memahami dien yg sangat mulia ini.. ane gak pernah kabur dari nte ketika berdiskusi!bahkan komentar nte,telah ane jawab..tak satupun komentar yg nte tujukan pada ane tak ane jawab,semua ane jawab!meski tak bertemu pada saat yg sama.kata “bodoh” hanyalah bentuk penegasan dari kebingungan nte ketika memahami yg haq dari yg bathil.Tp klo nte keberatan dgn kata tersebut,ok,tak masalah,insya Allah ane tiadakan kata tersebut -jika debatnya berjalan sehat-mengingat kecoak-kecoak (pinjam lagi ya bang ) yg ada di forum ini,dalam bertutur,sangatlah tak beretika,sehinnga berpotensi mengacaukan jalannya debat yg insya Allah akan berlangsung (jika habieb ahmad bersedia)..berhubung ane hanyalah tamu di forum ini,untuk itu ane persilahkan nt agar mengusung permasalahan yg menarik untuk di perbincangkan..silahkan,mulailah darimana yg kamu suka.

            catatan:berhubung ini adalah debat via internet,jadi mohon di maklumi jika ane tdk sempat bertemu dgn nt ketika sedang ol..intinya, semua komentar nt nnti,insya Allah akan ane sikapi dengan senang hati!!!

          6. Dupal@

            kamu ditanya Mas Syahid di bawah tuh, silahkan googling dulu buat cari jawabannya. Atau ente mau kabur dulu? Awas ngompol ya?

  2. Muslim yang mengikuti paham Salafi Wahabi adalah mereka yang silau dengan para ahli ilmu (ulamna) di wilayah kerajaan dinasti Saudi.

    Umat muslim umumnya belum memahami apa yang dimaksud dengan ““Orang-orang yang mengikutiku (Rasulullah) dan para sahabatku.”
    Siapakah orang-orang yang mengkuti jalan yang lurus ?
    Apakah para ahli ilmu (ulama) atau orang-orang yang mengetahui (hukum) agama atau syariat pasti berada pada jalan yang lurus ?

    Kalau kita pahami petunjukNya , maka kita akan paham siapa saja yang dimaksud orang-orang yang berada pada jalan yang lurus.

    Kita harus bisa bedakan antara mengetahui agama/syari’at dengan mengenal Tuhan (ma’rifat)

    Untuk membedakan antara tahu (hukum) agama atau syariat dengan tahu (hukum) Tuhan atau ma’rifat, silahkan baca tulisan pada
    http://mutiarazuhud.wordpress.com/2011/03/04/menghukum-yang-berdosa/

    Mereka yang telah mengenal Tuhan (ma’rifat) adalah muslim yang sholeh, muslim yang baik, muslim yang ihsan atrau muslim yang dapat melihat Allah Azza wa Jalla dengan hati atau dengan hakikat keimanan.

    Orang-orang sholehlah yang berjalan (thariqat) pada jalan yang lurus, mereka yang telah dikaruniakan ni’mat oleh Allah Azza wa Jalla.

    “Tunjukilah kami jalan yang lurus” (QS Al Fatihah [1]:6 )
    ” (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri ni’mat kepada mereka….” (QS Al Fatihah [1]:7 )
    “Dan barangsiapa yang menta’ati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi ni’mat oleh Allah, yaitu : Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.” (QS An Nisaa [4]: 69 )

    Bagimana kita dapat mengikuti Salafush Sholeh karena masa kehdiupan mereka sudah lampau . Sebagian ulama Salafi Wahhabi mereka mengikuti dengan membolak-balik kitab , berkurung di perpustakaan.

    Kita sebaiknya tidak mengikuti Salafush Sholeh berdasarkan perkataan/pemahaman ulama (ahli ilmu) sebelum jelas ke-sholeh-an mereka.

    Kita diperintahkan untuk bergaul dengan orang-orang sholeh, mencontoh mereka , mengikuti mereka dalam beribadah kepada Allah Azza wa Jalla. Mengikuti orang-orang sholeh sama saja dengan mengikuti Salafush Sholeh karena mereka sama dalam ke-sholeh-an atau sama-sama di sisi Allah Azza wa Jalla.

    Orang-orang sholeh adalah orang-orang yang mulia, mereka di sisi Allah Azza wa Jalla. Mereka istiqomah di jalan yang lurus karena mereka telah di anugerahi ni’mat oleh Allah Azza wa Jalla.

    Orang-orang sholeh telah dianugerahi ni’mat sehingga mereka dapat merasakan ni’matnya / manisnya iman, lezatnya taqwa karena mereka mencintai Allah dan RasulNya melebihi cinta kepada yang lainnya.

    Rasulullah mengatakan tanpa mencintai Allah ta’ala dan RasulNya maka tidak akan merasakan manisnya iman atau keimanan yang terpaksa

    Nabi Muhammad Saw dalam hadis shahih muslim menegaskan bahwa barangsiapa yang apabila didalam hatinya ada tiga perkara ini, maka ia telah merasakan manisnya iman. Pertama yaitu apabila Allah dan RasulNya lebih ia cintai dibanding yang lainnya, kedua apabila seseorang mencintai orang lain hanya karena Allah semata, ia bersatu dan berpisah karena Alloh dan ketiga apabila ia takut untuk kembali kepada kekufuran sebagaimana takutnya ia apabila ia dilemparkan ke dalam neraka..(HR. Muslim )

    Rasulullah mengatakan sebagai “manisnya Iman”, sedangkan Imam Syafi’i rahimullah mengatakan sebagai “kelezatan taqwa” dalam nasehatnya (diwan),
    “Sesungguhnya demi Allah saya benar-benar ingin memberikan nasehat padamu. Orang yang hanya mempelajari ilmu fiqih tapi tidak mahu menjalani tasawuf, maka hatinya tidak dapat merasakan kelezatan takwa. Sedangkan orang yang hanya menjalani tasawuf tapi tidak mahu mempelajari ilmu fiqih, maka bagaimana bisa dia menjadi baik / sholeh / ihsan. (pen. bagaimana mencapai muslim yang ihsan)

    Wasalam

  3. mutiarazuhud

    Intinya, Salafy Wahabi itu menyembunyikan ajaran sesat tapi yg ditampakkannya seolah2 kebenaran yg dibungkus dalil. Bahkan mereka memusuhi tasawuf dan sufi, menunjukkan siapa Salafy Wahabi sesungguhnya. Mereka memang tukang tipu muslihat, hati-hatilah, waspadalah!

    1. @. kromo inggil
      salam kenal , memang betul sekte wahabi menyembunyikan ajaran sesat , tapi yg ditampakkannya seolah2 kebenaran yg dibungkus dalil, makanya kebanyakan pengikut Wahabisme adalah orang-orang awam .

  4. Assalamualaikum mutiara zuhud
    Biasanya Salafi Wahabi mendekati orang-orang yang sangat awan dengan Aqidah Islam, tapi kalau yang sedikit mengerti mereka kadang menjauhkan diri, takut salah ucap atau bagaimana. Pernah terjadi pada saat tetangga mengadakan tahlilan, datang seorang wahabi menanyakan mana dalil tahlilan, karena kesal tetangga bilang – ini orang tua saya itu dalilnya faham, langsung si wahabi pergi.
    Wassalam

    1. Tapi kalau berita tentang Salafy Wahabi banyak benarnya, apalagi kalau berkaitan dg berita postingan ini lebih banyak benarnya dan begitulah kenyataan fakta tentang Salafy. Mereka menampakkan tampilan luar agar menarik bagi yg melihatnya, tapi sesungguhnya mereka menyimpan “karakter asli” yg mengerikan bagi siapa saja yg berbeda paham dengannya. Bisa dikatakan Salafy Wahabi adalah bahaya laten di manapun mereka berada. Terbukti demikian memang adanya, salam damai selalu dan waspadai keberadaan kaum SAWAH ini di lingkungan anda.

  5. @. Mbah Redhy Abu Jamal.

    ASWAJA ini tidak punya yang namanya SESEPUH atau Panutan , malah antar SESEPUH nya pun masih doyan berebutan Tahta dan Harta , karena disanalah para beliau-beliau itu menyimpan kehormatannya.

    Dulu ketika P.K.S. [( Partainya WAHABI PERSIS ) yang begitu hobi mencaci-maki Ibadahnya ASWAJA] berkampanye dengan mengusung Imam Al-Asy’ari (dalam rangka mengelabui Umat Islam Suni) dan ternyata ….Ulama kita ( yang katanya ASWAJA ) tidak ada reaksi apapun ( yang berarti ) malah tidak sedikit dari Pesantren ASWAJA yang sepenuhnya mendukung P.K.S. untuk EXIS … lalu setelah P.K.S. menguasai para MEREKA , alon-alon MEREKA digiring untuk mengikuti FAHAM WAHABI dam diikat jiwa mereka SEMUA dalam ruang AQIDAH WAHABI yang janggal…ASWAJA ini terlena oleh DONGENG – DONGENG dari KAKEK BUYUTNYA tentang kejayaan dan kemulyaan dari Imam-imam SUNI terdahulu , kita lupa , kalau ternyata Doktrin dari SEKTE WAHABI lebih ampuh dari nasihat para sesepuh yang sudah pada UZUR, wassalam.

    1. Begitu lah siasat pertama orang orang wahhabi mengelabuhi pelan pelan baru habis kita dimakannya, Naudzubillah min Dzalik, maka dari itu untuk orang orang salafy Asli/Aswaja mari giatkan pembentengan akidah dan amaliah kita dan Anak cucu kita dari pemahaman yang menyimpang wahhabi, gak ada yang perlu ditakutkan , istilah orang jatim “rawe rawe rantas malang malang putung”………

  6. TheSalt Asin :
    @. Mbah Redhy Abu Jamal.
    ASWAJA ini tidak punya yang namanya SESEPUH atau Panutan , malah antar SESEPUH nya pun masih doyan berebutan Tahta dan Harta , karena disanalah para beliau-beliau itu menyimpan kehormatannya.
    Dulu ketika P.K.S. [( Partainya WAHABI PERSIS ) yang begitu hobi mencaci-maki Ibadahnya ASWAJA] berkampanye dengan mengusung Imam Al-Asy’ari (dalam rangka mengelabui Umat Islam Suni) dan ternyata ….Ulama kita ( yang katanya ASWAJA ) tidak ada reaksi apapun ( yang berarti ) malah tidak sedikit dari Pesantren ASWAJA yang sepenuhnya mendukung P.K.S. untuk EXIS … lalu setelah P.K.S. menguasai para MEREKA , alon-alon MEREKA digiring untuk mengikuti FAHAM WAHABI dan diikat jiwa mereka SEMUA dalam ruang AQIDAH WAHABI yang janggal…ASWAJA ini terlena oleh DONGENG – DONGENG dari KAKEK BUYUTNYA tentang kejayaan dan kemulyaan dari Imam-imam SUNI terdahulu , kita lupa , kalau ternyata Doktrin dari SEKTE WAHABI lebih ampuh dari nasihat para sesepuh yang sudah pada UZUR, wassalam.

  7. Alhamdulillah …Dakwah Salafy semakin lama semakin di terima masyarakat..semakin meluas..karena dakwah kpd Al Quran dan Sunnah,masyarakat jadi tau islam yg sesungguhnya..yg bukan cuma mengikuti kebanyakan orang tanpa tau ilmunya..mudah mudahan Alloh memudahkan dakwah Salafiyah melaui TV yg sdg dlm progress…jd tv tu nantinya ga ada maulidan..

    1. Armen al-cingkrangi:

      hmm… akan semakin banyak orang pakai celana cingkrang dong? Celana cingkrang itu ajaran Nabi ya, mana dalil celana cingkrang kok yg bukan cingkrang disebut oleh Salafy Wahabi sbgai ahlul bid’ah?

    2. mohon maaf, anda menggaji lagi yang luas , jangan dari golongan wahhabi saja. Dan jangan menilai sesuatu dariluarnya saja akibatnya akan menyesal kemudian. Kalau tidak mau pakai kacamata kuda saja. Ingat Ilmu Alloh itu tidak hanya tersurat saja………

  8. Alhamdulillah..perkembangan ilmu keislaman di Indonesia berkembang dengan pesat..masyarakat di ajarkan islam yg shahih,bukan islam sekedar warisan orang tua.ummat islam mulai meninggalkan kebiasaan kebiasaan yg tdk ada dlm islam seperti tingkeban,7 harian,40 harian dll.masjid masjid mulai terasa hidup dg banyaknya org yg shalat berjamaah,terutama masjid masjid yg banyak jamaah salafiyah.tapi masih banyak pula masjid yg rame kalau hari jumat saja atau kalau lagi ada peringatan2 spt Maulidan,Rajaban dll.kadang rame juga kalau ibu ibu yaasinan.tapi yg lebih rame lagi kalau menjelang maghrib pada adu speaker dg nyanyi nyanyi yg katanya sholawatan..tapi jamaahnya sedikit,tnyata lainya lagi pada nonton tv,mudah mudahan ustadz ustadz salafy menuju daerah daerah yg masih belum tersentuh dakwah.bagi yg masih merasa aneh..memang begitulah..aneh karena kita berislam ikut ikutan doang..ga tau aslinya.

      1. saya kira salafiyun bukans atu-satunya golongan yang merasa benar sendiri. NU pun saya yakin juga merasa golongannyalah yang paling benar sendiri. lantas sikap merasa benar sendiri itu benar atau salah?

        menurut saya, hal itu tidak benar secara mutlak dan tidak salah secara mutlak. jika memang suatu pendapat telah dilandasi dalil yang shahih dan qoth’i, maka boleh merasa benar sendiri, karena kebenaran itu memang hanya satu, sedangkan kesesatan itu bercabang-cabang.

        misalnya dalam masalah halal dan haram. golongan yang memegang pendapat halal pasti akan menyalahkan golongan yang memegang pendapat haram, dan sebaliknya juga demikian.

        1. @ajam
          kebenaran mutlak hanyalah milik Allah,kita manusia hanya di berikan akal,rasa,fikiran,pengetahuan,ilmu dan hati tuk mengolahnya,Rosululloh menjadi contoh tauladan kita ,dlm menjalankan perintah Nya, melalui Kitab dan sunnah2 nya,dst.

          sikap atau rasa benar sendiri adalah rasa ego dr diri sesorang yg bisa di dapat melalui beberapa faktor,misal nya ketidaktahuannya,kemampuan dalam mencerna sesuatu hal yg di sampaikan,atau(salah dlm penyerapan apa yg di sampaikan)atau doktrin dll.
          wallahu’alam,

          ajam,untuk pribadi sesorang merasa diri nya benar silahkan saja tapi hendak nya jangan menyalahkan orang2 yg lain yg berbeda dgn dirinya,…rambut sama hitam pikiran, perasaan, pengetahuan,keilmuan,keimanan dan ketaqwaan akan beda…

          1. saya tidak memutlakkan membenarkan sikap merasa bnar sendiri. saya hanya katakan bahwa ikap ini kadang benar kadang salah, trgantung situasinya.

            saya tanya pada anda, zina itu halal atau haram? jika anda katakan bahwa zina itu haram, lalu apakah anda akan bertoleransi pada orang yang berpendapat bahwa zina itu halal?

          2. ajam,Alhamdulillah nt tak memutlakkan membenarkan sikap merasa benar sendiri,krn memang kebenaran mutlak milik Allah,..yg ene tekankan di atas yaitu untuk pribadi sesorang merasa diri nya benar silahkan saja tapi hendak nya jangan menyalahkan orang2 yg lain yg berbeda dgn dirinya.

            mengenai zina,yg halal dan haram telah jelas di atur lah ajam,bgm nt,…
            tapi ane aneh kok jd ke arah zina obrolannya ya?

            coba lihat lg awal ptnyaan sy pada armen..ada yg krng nyambung neh…

          3. saya mmbawakan contoh zina karena ingin menekankan bahwa sikap merasa benar sendiri itu tidak selamanya salah dan anda dan teman2 anda juga jangan selalu mnyalahkan orang yang mmpunyai sikap sperti ini. lihat dulu situasi dan kondisinya.

            sodara armen menyalahkan golongan salafy yang brikap merasa benar sendiri, tapi dia tidak menyebutkan secara jelas merasa benar sendiri dalam hal apa?

          4. silahkan nt berpendapat seperti itu ajam,bagi ane jika diri kita merasa benar pasti ada lagi yg lainnya juga merasa benar dlm hal apa saja dalam kondisi apa pun hal ini dapat menjaga kita dari sifat yg kurang baik yg ada pd diri kita (sombong),apalagi sama2 satu acuan dan hanya masalah perbedaan pendapat,di bedakan oleh berbagai faktor di antaranya keilmuan dan penafsiran dsb.

          5. jika memang bda penafsiran mungkin bagi kami ndiri agak sulit untuk menyalahkan pihak yang nerlawanan. namun beda ituainya jika pihak lawan mnggunakan hadit dhoif, maudhu’ bahkan tanpa anad sebagai landasan amalnya sperti kebiasaan sodara2 kita dari NU

          6. ajam,mengenai hal hadist doif ulama telah menerangkannya, bgt pula dgn hadist maudlu/palsu telah menerangkannya pula..

          7. anda terlalu kaku atau tidak mau tahu akankaidah para ulama hadist yang membolehkan memakai hadist dhoif untuk apa…….jawab sendiri , kalau gak tau ngaji lagi, jangan dari Albani saja, maaf.

          8. misalnya, tentang keyakinan mereka bahwa Alloh ada tanpa tempat, mereka mngambil atsar Ali bin Husain; ”Engkaulah Allah Dzat yang tidak dirangkum oleh tempat.” padahal atsar ini tidak ada sanadnya.

            lantas kalo seperti ini, masih pantaskah mereka meminta ditoleransi dan dihormati pendapatnya?

          9. ajam,kalo mengenai hal tsb ane belum tahu,tapi ttg hal ini :Imam asy-Syafi’i Muhammad ibn Idris (w 204 H), seorang ulama Salaf terkemuka perintis madzhab Syafi’i, berkata:

            “Sesungguhnya Allah ada tanpa permulaan dan tanpa tempat. Kemudian Dia menciptakan tempat, dan Dia tetap dengan sifat-sifat-Nya yang Azali sebelum Dia menciptakan tempat tanpa tempat. Tidak boleh bagi-Nya berubah, baik pada Dzat maupun pada sifat-sifat-Nya” (LIhat az-Zabidi, Ithâf as-Sâdah al-Muttaqîn…, j. 2, h. 24).
            Imam asy-Syafi’i juga menuliskan Risalah Aqidah Ahlussunnah dengan judul al-Fiqh al-Akbar], Imam asy-Syafi’i berkata:
            “Ketahuilah bahwa Allah tidak bertempat. Dalil atas ini adalah bahwa Dia ada tanpa permulaan dan tanpa tempat. Setelah menciptakan tempat Dia tetap pada sifat-Nya yang Azali sebelum menciptakan tempat, ada tanpa tempat. Tidak boleh pada hak Allah adanya perubahan, baik pada Dzat-Nya maupun pada sifat-sifat-Nya. Karena sesuatu yang memiliki tempat maka ia pasti memiliki arah bawah, dan bila demikian maka mesti ia memiliki bentuk tubuh dan batasan, dan sesuatu yang memiliki batasan mestilah ia merupakan makhluk, Allah Maha Suci dari pada itu semua. Karena itu pula mustahil atas-Nya memiliki istri dan anak, sebab perkara seperti itu tidak terjadi kecuali dengan adanya sentuhan, menempel, dan terpisah, dan Allah mustahil bagi-Nya terbagi-bagi dan terpisah-pisah. Karenanya tidak boleh dibayangkan dari Allah adanya sifat menempel dan berpisah. Oleh sebab itu adanya suami, istri, dan anak pada hak Allah adalah sesuatu yang mustahil” (al-Fiqh al-Akbar, h. 13).

            Pada bagian lain dalam kitab yang sama tentang firman Allah QS. Thaha: 5 (ar-Rahman ‘Ala al-‘Arsy Istawa), Imam asy-Syafi’i berkata:“Ini termasuk ayat mutasyâbihât. Jawaban yang kita pilih tentang hal ini dan ayat-ayat yang semacam dengannya bagi orang yang tidak memiliki kompetensi di dalamnya adalah agar mengimaninya dan tidak –secara mendetail– membahasnya dan membicarakannya. Sebab bagi orang yang tidak kompeten dalam ilmu ini ia tidak akan aman untuk jatuh dalam kesesatan tasybîh. Kewajiban atas orang ini –dan semua orang Islam– adalah meyakini bahwa Allah seperti yang telah kami sebutkan di atas, Dia tidak diliputi oleh tempat, tidak berlaku bagi-Nya waktu, Dia Maha Suci dari batasan-batasan (bentuk) dan segala penghabisan, dan Dia tidak membutuhkan kepada segala tempat dan arah, Dia Maha suci dari kepunahan dan segala keserupaan” (al-Fiqh al-Akbar, h. 13).

        2. ‘Ajam@

          Wah, sama persis dong ente kayak yg diceritakan di postingan di atas. Berrati kabar di atas tidak salah ternyata kenyataannnya memang seperti kata ‘Ajam bahwa kebenaran hanya satu.

          Terus pertanyaannya, ente termasuk Salafy Wahabi yg mana? Sebab semuanya mengaku yg palin benar, karena kebenaran hanya satu. Ente Salafy Ameer Abdat-kah, Umar Sewes, atau Salfinya siapa ente. Ingat semua Salafy yg berpecah belah itu masing-masing mengaku yg paling benar dan yg lain sesat. Padahal sama-sama Salafy Wahabi. Merasa ‘cingkrang’ nggak akal ente terhadap klaim paling benar di antara sesama Salafy Wahabi. Klau gak merasa cingkrang, berati otak antum-antum yg pada cingkrang, he he he…..

          1. saya katakan bahwa sikap merasa benar sendiri itu TIDAK MUTLAK BENAR dan TIDAK MUTLAK SALAH. artinya, sikap itu bisa benar dalam satu kondisi dan bisa salah dalam kondisi lain.

            contohnya adalah dalam perbedaan pendapat mengenai halal dan haramnya sesuatu. mustahil kita katakan semua benar atau semua salah. pasti kita hanya akan mngambil satu pndapat dan menyalahkan pendapat yang lain. mustahil ketika kita berpendapat bahwa zina itu haram, kita tidak menyalahkan orang lain yang berpndapat zina itu halal.

            adapun tentang prselisihan antara salafy adalah karena perbdaan ijtihad semata. aqidahnya sama, manhajnya sama, amalannya sama. sama2 meyakini keberadaan Alloh di atas langit, sama2 mengharamkan maulid nabi, sama2 mmrangi bid’ah dan syirik, sama2 digelari wahabi, mujasimah dan lainnya.

      2. Siapa yang bilang kang armen, ditempatku orang orang kalau gak ngadain acara seperti itu kayaknya gak afdol. Memang ada yang perlu dibenerin dalam hal amaliah itu PR kami. tapi jangan merasa anda sudah mengkavling surga dengan amaliah anda……. tiada yang tau siapa yang akan mendapat rahmat Alloh di hari Akhir. Bisa jadi anda akan menyesal kemudian……..maaf sebelumnya

    1. Armen@

      Armen, ente Ge-Er apa ge’er? Buktinya di komplek gue tinggal Jama’ah Salafy sekarang pada mengkeret alias susut. Waktu Isak ja’ahnya cuma 8 – 10 orang laki perempuan, padahal dulu pernah mencapai ratusan jamaah. Ente tahu sebabnya nggak? Salah satu sebabnya, jama’ah sudah mulai malu pakai celana cingkrang, merasa diketawain cecak kali ya? Sebabnya yg lain, akalnya sudah mulai bisa bernalar dg baik. Nanti ente insyaallah juga akan sadar jika ente sudah bisa bernalar dg baik. Cobalah renungkan dan pikirkan apa yg ada dalam postingan di atas, kalau antum bisa bernalar insyaallah akan segera sadar dari ‘kecingkrangan’ Wahabi.

  9. masing-masing sekte so pasti punya doktrin. wajarlah bila mereka mengimani doktrinnya masing-masing. apalagi kita, wong komunis aja punya iman, mengimani tidak adanya tuhan. dalam mencari kebenaran tiap orang mempunyai caranya sendiri. kini di era tehnologi informasi, orang semakin mudah memperoleh sumber informasi/ilmu melalui internet. bagiku, mencari kebenaran masuk wilayah ijtihadiyah. dan ingat, bonus dua pahala bagi yang benar ijtihadnya dan satu pahala bagi yang salah. jika semuanya menyadari akan hal ini maka tidak akan ada orang yang berani sesat menyesatkan. karena, siapapun tidak tahu, mana ijtihad yang benar. alhamdulillah, hingga kini saya tetap enjoy dalam melihat perbedaan yang ada. tetap enjoy melihat fitrah manusia yang satu ini.

    1. @muhnan rais peryataan nt benar …..cuma disini juga ada syarat rukun yang harus di penuhi mas dan syarat rukun itu nggak semua orang mampu berijtihad mas ….nah kalau orang yang tau diri karena ketidak mampuannya diwajibkan mengikuti mahzab naah disini banyak juga sebetulnya belum bersyarat namun udah ijtihad mas jdnya bilang Alloh dilangit , Alloh punya tangan namun tidak seperti mahluknya , ……begitu @muhnan rais …..

  10. Setiap orang berhak mengklaim ajarannya paling benar, tp tetap harus menghargai pendapat orang lain, dan tidak menyesatkan orang karena hal-hal khilafiyah. Masalah zikir berjamaah, tawasul, maulid, yasinan adalah masalah khilafiyah. Setiap mazhab memang sering disikapi secara fanatik, tp kita anggap semua mazhab fikih masih dalam kebenaran.

    1. Benar, semua madzhab fikih masih di dalam kebenaran karena para Imam Madzhab adalah orang2 yang kuat akalnya, luas ilmunya, dan sudah mampu berijtihad…. Yang pasti salah adalah orang2 yang lemah akalnya, sempit ilmunya,… tetapi nekad tidak bermadzhab, cuman baca dari kitab-kitab, coba-coba berijtihad…. jadinya kayak isi artikel di atas deh…. merasa benar sendiri atas suatu masalah agama dengan mengandalkan akalnya yg lemah dan ilmunya yang sempit… kasiaan

  11. kalau ada teman kita yang meyakini bahwa tebal imannya seseorang tergantung pada assesoris yang disandang, seperti celana cingkrang, janggut berjuntai, batuk gosong dan semacamnya ya biarlah, wong itu semua tidak ada untung ruginya bagi kita. ALLAH kan hanya melihat amal dan hati kita bukan pada assesorisnya. pakaian dan penampilan tak lepas dari masalah trend. tiap kaum dan jaman punya trend dan selera sendiri-sendiri. jadi kurang pas bila trend yang berlaku pada bangsa arab 14 abad yang lalu mau dipaksakan pada saat ini. konon, busana arab masa kini ditradisikan oleh keluarga saud (kerajaan) yang berasal dari kebiasaan yang dipakai kaum yahudi. konon juga, leluhur keluarga saud dari yahudi.

  12. @abah zahra benar. Sayangnya golongan wahabi menamakan dirinya salafi untuk memaksakan ajarannya menjadi standar kebenaran, dgn menyesatkan dan menyalahkan semua kelompok diluar golongannya. Padahal kelompok lain yg dituduh sesat dan salah itu merupakan kelompok-kelompok yg mempunyai sejarah panjang dalam islam dengan sanad ulama yg diakui mayoritas umat sejak dahulu akan kelurusan manhaj dan ajarannya. Entah dimana akal mereka. Sekarang mereka sendiri berpecah belah dan saling menghujat. Na’udzubillah.

    1. Dian th@

      Nah, itulah Salafy Wahabi, Sejarahnya yg baru dimulai sejak kemunculan Syekh Muhammad bin Abdul Wahab, tapi merasa menempuh jalan kebenaran. Akal para pengikutnya sudah pada cingkrang menurut istilah Bang Jamin di koment2 di atas, he 3x

  13. Bismillah Ar-rahmaan Ar-rahiim.

    Sekte salafy wahaby ini memang betul telah berpecah-belah diantara internal mereka sendiri. Maka sekarang bermunculanlah merk-merk “Salafy” yang bermacam-macam, lihat saja sekarang ada sekian merk Salafy: salafy cap Yamani, salafy cap Sururi, salafy cap Haroki, salafy cap Turotsi, salafy cap Ghuroba, salafy cap Wahdah Islamiyyah, salafy cap MTA, Salafy cap Persis, Salafy cap Ikhwani….

    DAN ITU SEMUA ADALAH REALITAS! BUKAN FITNAH! FAKTA! SAUDARAKU WAHABIYYIIN…

    – Ketika antum duduk di Majlis Salafy cap Turotsi, ustadz-ustadz As-sofwah bilang haram hukumnya bermajelis dan bertalim dengan salafy Yamani.

    – Ketika antum duduk di majlis Salafy cap Wahdah Islamiyyah, ustadz-ustadz salafy wahdah bilang salafiyyin aliran turotsi itu hizbi antek PKS dan ikhwanul muslimin yang termasuk 72 golongan yang masuk neraka jahanam.

    -Ketika antum duduk di majlis salafy cap Sururi, ustadz-ustadznya bilang kalau salafy wahdah islamiyyah adalah khawarij anjing-anjing neraka (kilaabun-naar) yang menggunakan sistem marhala.

    – Ketika antum di majlis salafy cap Yamani, ustadz-ustadz salafy yamaninya bilang kalau salafy sururi, salafy haroki, salafy turotsi, salafy ghuroba, salafy wahdah islamiyyah, salafy MTA, salafy persis, salafy ikhwani, salafy hadadi, salafy turoby bukanlah salafy tapi salaf-i (salafi imitasi) yang khawarij, bidah dan hizbi.

    -Muhamad Umar As Seweed (salafy cap yamani) bilang kalau Jafar Umar Thalib itu ahli bidah dan khawarij. bahkan komplotan as seweed menulis buku dengan judul ” Pedang Tertuju di Leher Jafar Umar Thalib” yang artinya Jafar Umar Thalib halal dibunuh. Dia juga berseteru dengan salafi cap Al Sofwah.

    – Abdul Hakim Abdat (salafy cap turotsi) bilang kalau salafy Wahdah Islamiyyah itu sesat menyesatkan dan melakukan dosa besar (hanya) dengan mendirikan yayasan/organisasi. organisasi adalah hizbi. Salafi ini juga di annggap sesat oleh salafy yang lain, sehingga sampai terbit buku “NASIHAT ILMIAH UNTUK WAHDAH ISLAMIYYAH”

    – Salafy cap Wahdah Islamiyyah bilang kalau kalau salafy Yamani dan Abdul Hakim Abdat itu salaf-salafy primitif dan terbelakang yang hanya cocok hidup di jaman purba atau pra sejarah.

    Hmmm, antum pasti tercengang bukan?
    Jadi, Salafy cap apa yang aka antum pilih? Jika memang Salafi adalah satu-satunya Alfirqoh manshuroh, di Salafi mana kita harus mempertaruhkan harapan surga dan selamat dari kesesatan???

    Untuk saudaraku yang terjerumus ajaran sekte wahhabiyyin, ana doakan antum semua…

    “Yaa Alloh berilah hidayah kepada saudara kami yang terjerumus ke dalam ajaran sekte Wahabiyyin.”

    Semoga bermanfaat.

    http://jundumuhammad.wordpress.com/2011/03/01/jadi-salafy-mana-yang-kamu-pilih/

    1. Demikianlah, faktanya tidak bisa dingkari lagi. Semuanya membuktikan ajarannya tidak benar, tidak benar, dan tidak benar. Tapi semuanya merasa paling benar di antara sesama Salafy Wahabi, bagaimana dengan golongan lain, Pasti lebih parah klaim mereka itu kepada golongan lain terutama kepada golongan ASWAJA.

    2. Koment-nya bagus Mas, sangat menyadarkan bagi saya yg semakin yakin dengan kerusakan yg dibawa Salafy Wahabi ini. Semoga anak cucu kita diselamatkan Allah Swt dari keterjerumusan di lubang Wahabisme.

      Koment antum yg komparatif itu membongkar kebohongan klaim kebenaran di pihak mereka, semuanya hanya tipuan setan saja. Na’dzubillah min salafy Wahabi.

  14. Salafy Wahabi itu sekte sesat sudah jelas kok masih di perdebatkan? Saling klaim paling benar di antara mereka sendiri itu sudah membuktikan mereka membawa kesesatan. Adapun Al-qur’an-hadits yg sering mereka nukil dalam eyel-eyelan atas klaim kebenaran, semuanya bisa diakali oleh para pengekor hawa nafsu, dan pengikut sekte Salafy Wahabi adalah para pengekor hawa nafsu paling fanatik di kolong jagad raya ini.

  15. koq. kayanya yg riweuh orang2 diluar salafy ya.padahal jamaah salafy tdk begitu memikirkannya,yg terpenting adalah siapapun ustd/kyai pembawa manhaj salaf dan tdk tercampur bid’ah,itulah mereka yg akan diambil ilmunya.

    1. mang deni@

      mang deny, jadi ente nggak peduli dg kelakuan mereka ya? Bagaimana kalau ternyata mereka itu pengikut setan yg pandai menukil dalil? Kelakuan mereka yg salng menghujat sesama Salafy Wahabi apakah tidak mengindikasikan bahwa mereka itu pengikut setan? Adakah Ulama-ulama Shalih yg saling menhujat dan mengklaim paling benar sendiri padahal mereka sama-sama merasa ahlul haq? Kalau sama-sama ahlul haq, kenapa saling sesat menyesatkan sesama teman sendiri (sma-sama Wahabi)? Di mana pertimbangan akal ente, sehingga ente tak kuatir samasekali dengan kelakuan bejat mereka itu?

  16. Setelah saya baca postingan di atas, saya semakin yakin Salafy Wahabi memang bukan termasuk golongan Ahlussunnah seperti klaim mereka selama ini. Kasihan sekali kaum muslimin yg terjerumus dalam fitnah Salafy Wahabi. Semoga mereka yg sudah terjerumus dalam lingkaran Fitnah Salafy Wahabi bisa keluar dengan selamat dg mendapatkan khusnul khotimah, amin, amin, amin….

    1. mang deni@

      Mang Deny, tak berdasar apa maksudnya? Bukankah itu fakta, yg mana saya pun sering dengar dari radio-radio Salafy? Juga di blog-blog Salay, juga di majalah2 Salafy Wahabi, mereka saling menjelekkan sesamanya? Apanya yg tak berdasar lha itu kan fakta? Ente belain sampai pegel atimu juga gak bakalan mempan, namanya juga fakta kan?

      Tapi intinya adalah, gunakanlah pertimbangan yg matang sebelum ikut suatu golongan jangan sampai tertipu oleh mulut-mulut yg sedikit2 keluar dalinya. Dalil mah bisa dihapal, tapi maksud dalil itu yg sering salah kaprah.

  17. Mereka sering menyatakan ciri-ciri ahli bidah adalah berpecah belah. Nah loh? Kok ngomongin dirinya sendiri. Wahabi bilang ahli bidah itu lebih bahaya daripada ahli maksiat sebab ahli bidah susah bertobat karena merasa apa yg dilakukannya adalah kebenaran. Pantas aja, karena mereka membuat bidah yaitu menamakan dirinya salafi untuk membedakan dirinya dari kelompok islam yg lain dan menjadikan ajarannya satu-satunya yg benar dan menyesatkan umat islam yg lain. Padahal ijma ulama berdasarkan hadist adalah ahlussunah wal jamaah yg membedakannya dgn kelompok lain yg berbeda dalam masalah akidah, bukan perbedaan masalah fikih dan khilafiyah. Pernahkah ada sahabat dan ulama salaf yg berbuat seperti itu? Mereka membuat dinding untuk mereka sendiri lalu bgmn bisa menerima kebenaran dan kenyataan? Astaghfirullah.

    1. betul bud perbedaan semestinya bisa disikapi dengan bijak dengan tanpa saling menyalahkan seperti yang dicontohkan Rosulallah SAW dan Ulama Ahlu Sunnah , hanya wahabi neh ngakunya paling bener sendiri dan paling memperkarakan perbedaan meskipun cuma soal Tasbeh , wahabi-wahabi apasih sebenarnya yang kau bela ? hingga sesama Wahabi pun saling serang ?.

  18. Bisa jadi diawal sejarahnya mereka sulit diterima oleh mayoritas ulama sebagai termasuk ahlussunah karena mereka berakidah tajsim atau seperti tajsim, mereka juga banyak berbeda dalam masalah fikih dengan para ulama yg ada secara frontal, sehingga mereka dinamakan wahabi. Selanjutnya terinspirasi dgn gerakan-gerakan pembaruan islam di mesir dgn misi kembali ke Al Quran dan sunnah sesuai pemahaman salaf, maka mereka menamakan dirinya salafi. Dengan demikian mereka bisa mengatakan bahwa mereka tidak merujuk kepada ibnu taymiyah dan syekh muhammad bin abdul wahab, tetapi berpijak pada salaf. Akhirnya mereka bisa mengatakan golongan muslim yg lain adalah salah, dan merekalah yg mengikuti akidah dan manhaj salaf. Sekarang mereka juga mengaku merekalah yg ahlussunah, salafi adalah ahlussunah, yg lain kelompok bidah. Yg lebih hebat lagi sekarang mereka juga mengklaim bahwa Imam Asyari berakidah sama dgn mereka hanya berdasarkan kesimpulan sebuah buku yg tidak lepas dari kemungkinan pemalsuan.

  19. Bahkan sudah mulai ada usaha-usaha untuk menjungkirkan fakta dan sejarah dgn mengatakan bahwa syekh abdul qodir aljailani bukanlah sufi. Bahkan Imam Ghozali yg jelas-jelas sufi juga mau dibajaknya. Hati-hati kawan, sesungguhnya segala perbuatan kita akan dimintai pertanggungjawaban. Saudara-saudaraku mari lepaskan sikap fanatik yg berlebihan dan hormatilah orang yg berbeda paham. Mengutip seorang ulama, “saya yakin bahwa setiap orang yg terbebas dari belenggu fanatisme mazhab dan senang mempertahankan sikapnya, akan tahu bhw islam adalah agama yg mengetuk hati dan menyatukan barisan. Juga mengajarkan kepada manusia agar menjadi hamba Allah yg bersaudara, tolong menolong atas apa yg telah mereka sepakati dan memaklumi kepada yg lain atas apa yg diperselisihkan tentang masalah ijtihadiyah”.

  20. sodiq@oke,kalau ustd2 salafy itu menurut nt berselisih,apakah pernah nt mendengar berita diantara mereka terjadi pertumpahan darah?jangankan ust2 salafy, Bagaimana dng sahabat ‘Ali dan Mu’awiyah pun berselisih dalam berijtihad dan terjadi pertumpahan darah,apakah mereka berdua jg dinyatakan salah dua2nya.begitu jg diantara ustd yg berijtihad itu salah satunya ada yg benar dan ada yg salah,oleh karenanya wajarlah diantara mereka terjadi perbedaan ijtihadiyah.

    1. mang deni@

      Mang Deni, mereka para ustadz itu bukan mujtahid kok berijtihad, apa gak salah ngomong ente?

      Kalau mereka gak sampai pertumpahan darah ya jelas dong, mana ada ceritanya setan2 saling membunuh sesama temannya?

  21. Ada buku baru berjudul “Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi” Penulis: Syaikh Idahram, Penerbit: Pustaka Pesantren (Grup LKIS) Ada di pameran buku islam jakarta. Resensi bisa dibaca di tapi belum sempat ke pameran euy

  22. baihaqi@sampai begitukah akhlak nt,dng mengatakan ustd2 salafy sebagai’setan’,beristigfarlah,karena kata2 nt akan dimintai pertanggungjawabannya. (Ketahuilah ijtihad mereka bukanlah dalam masalah ilmu fikih atau ilmu ushuluddin.jadi memang mereka bukan mujtahid mutlak)yg ana ketahui diantaranya mereka berijtihad ttg boleh tidaknya berorganisasi atau boleh tidaknya masuk parlemen,begitu mas baihaqi.

    1. Mang Deni, Kalau yg diikuti oleh ustadz2 adalah hawa nafsunya itu artinya sudah jadi temannya setan, paham maksud saya Mang Deni? Orang-orang sekelas Ustadz-ustadz Salafy melakukan ijtihad itu namanya memaksakan diri karena ego dan hawa nafsu, mungkin istilahnya bukan ijtihad tapi “akal-akalan”, mungkin ini istilah yg lebih cocok.

      Saya hanya sampaikan kritik saja, semoga dapat menggugah kesadaran kita.

  23. gondrong :
    ajam,kalo mengenai hal tsb ane belum tahu,tapi ttg hal ini :Imam asy-Syafi’i Muhammad ibn Idris (w 204 H), seorang ulama Salaf terkemuka perintis madzhab Syafi’i, berkata:
    “Sesungguhnya Allah ada tanpa permulaan dan tanpa tempat. Kemudian Dia menciptakan tempat, dan Dia tetap dengan sifat-sifat-Nya yang Azali sebelum Dia menciptakan tempat tanpa tempat. Tidak boleh bagi-Nya berubah, baik pada Dzat maupun pada sifat-sifat-Nya” (LIhat az-Zabidi, Ithâf as-Sâdah al-Muttaqîn…, j. 2, h. 24).
    Imam asy-Syafi’i juga menuliskan Risalah Aqidah Ahlussunnah dengan judul al-Fiqh al-Akbar], Imam asy-Syafi’i berkata:
    “Ketahuilah bahwa Allah tidak bertempat. Dalil atas ini adalah bahwa Dia ada tanpa permulaan dan tanpa tempat. Setelah menciptakan tempat Dia tetap pada sifat-Nya yang Azali sebelum menciptakan tempat, ada tanpa tempat. Tidak boleh pada hak Allah adanya perubahan, baik pada Dzat-Nya maupun pada sifat-sifat-Nya. Karena sesuatu yang memiliki tempat maka ia pasti memiliki arah bawah, dan bila demikian maka mesti ia memiliki bentuk tubuh dan batasan, dan sesuatu yang memiliki batasan mestilah ia merupakan makhluk, Allah Maha Suci dari pada itu semua. Karena itu pula mustahil atas-Nya memiliki istri dan anak, sebab perkara seperti itu tidak terjadi kecuali dengan adanya sentuhan, menempel, dan terpisah, dan Allah mustahil bagi-Nya terbagi-bagi dan terpisah-pisah. Karenanya tidak boleh dibayangkan dari Allah adanya sifat menempel dan berpisah. Oleh sebab itu adanya suami, istri, dan anak pada hak Allah adalah sesuatu yang mustahil” (al-Fiqh al-Akbar, h. 13).
    Pada bagian lain dalam kitab yang sama tentang firman Allah QS. Thaha: 5 (ar-Rahman ‘Ala al-‘Arsy Istawa), Imam asy-Syafi’i berkata:“Ini termasuk ayat mutasyâbihât. Jawaban yang kita pilih tentang hal ini dan ayat-ayat yang semacam dengannya bagi orang yang tidak memiliki kompetensi di dalamnya adalah agar mengimaninya dan tidak –secara mendetail– membahasnya dan membicarakannya. Sebab bagi orang yang tidak kompeten dalam ilmu ini ia tidak akan aman untuk jatuh dalam kesesatan tasybîh. Kewajiban atas orang ini –dan semua orang Islam– adalah meyakini bahwa Allah seperti yang telah kami sebutkan di atas, Dia tidak diliputi oleh tempat, tidak berlaku bagi-Nya waktu, Dia Maha Suci dari batasan-batasan (bentuk) dan segala penghabisan, dan Dia tidak membutuhkan kepada segala tempat dan arah, Dia Maha suci dari kepunahan dan segala keserupaan” (al-Fiqh al-Akbar, h. 13).

    adapun perkataan Imam Syafi’i yang dinukil oleh Az Zabidi, ebagaimana yang telah lalu saya katakan bahwa ini juga tidak ada sanadnya.

    lalu mengenai perkataan “Alloh tidak bertempat”, apakah ini berarti menafikan prkataan “Alloh di atas langit”? jawaban saya adalah tidak, karena yang namanya tempat itu adalah makhluq, dan makhluq yang paling tinggi adalah ‘Arsy, sedangkan Alloh di atas ‘Arsy. maka perkataan Alloh tidak bertempat tidak berkonsekuensi bahwa Alloh tidak di atas langit.

    1. @. `ajam , apakah `ajam berkeyakinan jika diatas Arys itu bukan tempat ? sehingga mengatakan : makhluq yang paling tinggi adalah ‘Arsy, sedangkan Alloh di atas ‘Arsy.

      adakah Dalil yang menyatakan jika Arsy adalah makhluk tertinggi sehingga tidak ada makhluk lain diatas Arsy ? `ajam jangan ngarang ah , ini soal Aqidah lho jangan ngarang, lagi pula yang terkena dimensi Ruang ( arah ) itu hanya Makhluq , Allah tidak seperti Makhluknya , masa terikat dengan Arah (dimensi ruang). yang bener aja jam.

      1. alhamdulillah saya bukan orang yang suka meniru gaya anda yang bicara tanpa bukti dan berdalil dengan hadits, atsar dan kisah tanpa sanad.

        dalil mengenai keberadaan Alloh di ata ‘Arsy sangat banyak sekali, dan pastinya anda pernah mendengar baik semua maupun salah satunya.

        Ibnu Ma’ud berkata: “Antara langit yang paling bawah dengan langit berikutnya jaraknya 500 tahun, dan diantara setiap langit jaraknya 500 tahun; antara langit yang ketujuh dengan kursi jaraknya 500 tahun; dan antara kursi dan samudra air jaraknya 500 tahun; sedang ‘Arsy berada di atas samudra air itu; dan Allah berada di atas ‘Arsy tersebut, tidak tersembunyi bagi Allah sesuatu apapun dari perbuatan kamu sekalian.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Mahdi dari Hamad bin Salamah, dari ‘Ashim, dari Zirr, dari ‘Abdullah ibnu Mas’ud)

          1. nah kt nya klo kaum sawah slalu ambil dr nash yg jelas,hadist yg shohih kok sekarang bilang gunakan akal?
            akal apa hawa nafsu neh?
            wkwkwkk…

            coba skr bawain hadist shohih bersanad arasy itu makhluk tertinggi…..
            pgn tahu kita orang..

        1. atsar Ibnu Mas`ud yang ajam sampaikan sama sekali tidak mengatakan jika Arsy adalah makhluk tertinggi , tidak pula menjelaskan jika diatas Arsy tidak ada Makhluk Lain , ajam boleh berbangga dengan menyebut Sanad atsar ini , namun sangat konyol jika Hadist Dhaif dijadikan Landasan dalam hal Aqidah , bukankah Wahabi mengklaim hanya menggunakan Hadist Shahih , dan menolak Hadist dhaif bahkan disamkan dengan Maudu` ? kenapa Justru dalam hal Prinsip Aqidah , atsar bahkan hadits dhaif pun kalian Gunakan sebagai Dalil ? dimana Konsistensinya ? lalu Salaf Shalihin mana yang menggunakan atsar dan Hadist dhaif sebagai Hujjah dalam hal Aqidah ? apa hanya karena kalian anggap mendukung faham kalian kemudian kalian Gunakan yang Dhaif dalam hal Aqidah ? subhanallah hadza buhtanun adzim. atsar ini jelas tidak menyatakan Jika Arsy adalah makhluk tertinggi sebagaimana diklaim oleh Ajam.

    1. hehe..salam kangen mas mamo,insya Allah ntar di lanjut,skr dlm posisi gawe,plng jam 8 malem,lanjut ngaji di 2 tempat,mgkn br plng ke rumah lg jam 10,30 atau jam 11 malam mas,klo ane nggak ngantuk berat Insya Allah ntar malem di lanjut,..

    2. @ajam

      ajam,seharusnya tentang sanad di tanyakan itu oleh orang2 yg sezaman dengan beliau,kenapa ini tak di lakukan oleh orang2 sezaman dgn nya,krn mereka masing2 tahu dan hafal siapa guru2 mereka,lanjut terus ke atas,dan mereka juga faham apa yg di katakannya sesuai dengan si Empu nya yg si yg punya perkataan dlm hal ini imam Syafi’i, kenapa orang di zaman skr menanyakan hal sanad pkataan imam syafii kpd Imam azzabidi,mgkn krn tak di tulisnya sanad sampai ke imam
      Assyafii,dan atau juga krn ketidak tahuan kita semua.

      jika kita lihat apa yg di katakan beliau tak ada yg berbeda makna nya dgn apa yg tertulis di Risalah Aqidah Ahlussunnah Imam syafii, demikian pula imam hanafi berwasiat :
      “ Berkata Imam Abu Hanifah: Dan kami ( ulama Islam ) mengakui bahawa Allah ta’al ber istawa atas Arasy tanpa Dia memerlukan kepada Arasy dan Dia tidak bertetap di atas Arasy, Dialah menjaga Arasy dan selain Arasy tanpa memerlukan Arasy, sekiranya dikatakan Allah memerlukan kepada yang lain sudah pasti Dia tidak mampu mencipta Allah ini dan tidak mampu mentadbirnya sepeti jua makhluk-makhluk, kalaulah Allah memerlukan sifat duduk dan bertempat maka sebelum diciptaArasy dimanakah Dia? Maha suci Allah dari yang demikian”. Tamat terjemahan daripada
      kenyatan Imam Abu Hanifah dari kitab Wasiat beliau.

      demikian pula ajam hal ini telah di bawakan oleh ulama2 lainnya,semisal :

      Al Imam Fakhruddin ibn ‘Asakir (W. 620 H) dalam risalah aqidahnya mengatakan : “Allah ada sebelum ciptaan, tidak ada bagi- Nya sebelum dan sesudah, atas dan bawah, kanan dan kiri, depan dan belakang, keseluruhan dan bagian-bagian, tidak boleh dikatakan”Kapan ada-Nya ?”, “Di mana Dia ?” atau “Bagaimana Dia ?”, Dia ada tanpa tempat”.

      Al Imam al Bayhaqi (W. 458 H) dalam kitabnya al Asma wa ash-Shifat, hlm. 506, mengatakan: “Sebagian sahabat kami dalam menafikan tempat bagi Allah mengambil dalil dari sabda Rasulullah shalllallahu ‘alayhi wa sallam :Maknanya: “Engkau azh-Zhahir (yang segala sesuatu menunjukkan akan ada-Nya), tidak ada sesuatu di atas-Mu dan Engkaulah alBathin (yang tidak dapat dibayangkan) tidak ada sesuatu di bawah-Mu” (H.R. Muslim dan lainnya).Jika tidak ada sesuatu di atas-Nya dan tidak ada sesuatu di bawah-Nya berarti Dia tidak bertempat”.

      Kitab ini berjudul “Talbis Iblis”, [ artinya Membongkar Tipu Daya Iblis ], karya al Imam al Hafizh Abdurrahman ibn al Jawzi (w 579 H),mengatakan:
      “Mereka yang memahami sifat-sifat Allah dalam makna indrawi ada beberapa golongan. Mereka berkata bahwa Allah bertempat di atas arsy dengan cara menyentuhnya, jika DIA turun (dari arsy) maka DIA pindah dan bergerak. Mereka menetapkan ukuran penghabisan (bentuk) bagi-NYA. Mereka mengharuskan bahwa Allah memiliki jarak dan ukuran. Mereka mengambil dalil bahwa Dzat Allah bertempat di atas arsy [–dengan pemahaman yang salah–] dari hadits nabi: “Yanzil Allah
      Ila Sama’ ad Dunya”, mereka berkata: “Pengertian turun (yanzil) itu adalah dari arah atas ke arah bawah”.Mereka memahami makna “nuzul” (dalam hadits tersebut) dalam pengertian indrawi yang padahal itu hanya khusus sebagai sifat-sifat benda. Mereka adalah kaum Musyabbihah yang memahami sifat-sifat Allah dalam makna indrawi (meterial). Dan Telah kami paparkan perkataan-perkataan mereka dalam kitab karya kami berjudul “Minhaj al Wushul Ila ‘Ilm al Ushul”.

      Al Imam Ghazali mengatakan : “Allah Maha suci dari diliputi oleh tempat, sebagaimana Dia maha suci untuk dibatasi oleh waktu dan zaman. Dia ada tanpa permulaan, tanpa tempat, dan tanpa zaman, dan Dia sekarang (setelah menciptakan tempat dan arah) ada seperti sediakala tanpa tempat dan dan tanpa arah” (Ihya’ ‘Ulumiddin, j. 1, h. 108).

      Pada bagian lain dari kitab tersebut al-Imâm al-Ghazali menuliskan: “Pokok ke empat; Adalah mengetahui bahwa Allah bukan benda yang memiliki tempat. Dia maha suci dari dibatasi oleh tempat. Arguman atas ini adalah bahwa setiap benda itu pasti memiliki tempat, dengan demikian ia membutuhkan kepada yang mengkhususkannya dalam tempat tersebut. Juga sesuatu yang bertempat itu tidak lepas dari dua keadaan; menetap pada tempatnya tersebut atau bergerak pindah dari
      satu tempat ke tempat alinnya. Dan kedua sifat ini jelas merupakan sifat-sifat dari sesuatu yang baharu. Dan sesuatu yang tidak lepas dari kebaharuan maka berarti sesuatu tersebut adalah sesuatu yang baharu” (Ihya’ ‘Ulumiddin, j. 1, h. 127).

      Karya Imam Ahlussunnah Abu Manshur Abdul Qahir ibn Thahir al-Baghdadi (w 429 H)
      Pasal Tiga:Dari beberapa pasal bab ini;
      Dalam menjelaskan dasar-dasar –aqidah- yang telah disepakati oleh Ahlussunnah
      Mereka (Ahlussunnah Wal Jama’ah) sepakat bahwa Allah tidak diliputi oleh tempat, tidak berlaku atas-Nya zaman/waktu. Pendapat ini berbeda dengan keyakinan kaum Hisyamiyyah dan kaum Karramiyyah yang mengatakan bahwa Allah menyentuh arsy. Amirul Mu’minin Ali ibn Abi Thalib berkata: “Sesungguhnya Allah menciptakan arsy untuk menampakan tanda kekuasaan-Nya, bukan untuk menjadikan tempat bagi Dzat-Nya”. Beliau juga berkata: “Dia (Allah) ada tanpa permulaan dan tanpa tempat, dan Dia sekarang sebagaimana pada sifat-Nya yang azali; ada tanpa tempat
      (tidak berubah)”.

      Syekh Ibn Hajar al Haytami (W. 974 H) dalam al Minhaj alQawim h. 64, mengatakan:
      “Ketahuilah bahwasanya al Qarafi dan lainnya meriwayatkan perkataan asy-Syafi’i, Malik, Ahmad dan Abu Hanifah – semoga Allah meridlai mereka- mengenai pengkafiran mereka terhadap orang-orang yang mengatakan bahwa Allah di suatu arah dan dia adalah benda, mereka pantas dengan predikat tersebut (kekufuran)”.

      Al Imam Abu Ja’far ath-Thahawi -semoga Allah meridlainya- (227-321 H) berkata:
      “Maha suci Allah dari batas-batas (bentuk kecil maupun besar, jadi Allah tidak mempunyai ukuran sama sekali), batas akhir, sisi-sisi, anggota badan yang besar (seperti wajah, tangan dan lainnya) maupun anggota badan yang kecil (seperti mulut, lidah, anak lidah, hidung, telinga dan lainnya). Dia tidak diliputi oleh satu maupun enam arah penjuru (atas, bawah, kanan,kiri, depan dan belakang) tidak seperti makhluk-Nya yang diliputi enam arah penjuru tersebut”.

      Kitab: Mukhtasor ‘Ulu Li ‘Aliyyil ‘Azhim, Syamsuddin Az-Zahabi.Pentahkik: Nasiruddin Al-Bani.Cetakan: Maktab Islami.Mukasurat: 71.
      Kenyataan teks Al-Bani bersumber kitab di atas : “ Apabila kamu telah mendalami perkara tersebut, denganizin Allah kamu akan faham ayat-ayat Al-Quran dan Hadith Nabai serta kenyataan para ulama Salaf yang telah dinyatakan oleh Az-Zahabi dalam kitabnya ini Mukhtasor bahawa erti dan maksud sebalik itu semua adalah makna yang thabit bagi Allah iaitu ketinggian Allah pada makhluk-makhlukNya ( bukan ketinggian tempat), istawanya Allah atas arasyNya layak bagi keagonganNya dan Allah tidak ber arah dan Allah tidak bertempat”.

      wallahu a’lam

      Semua Beliau2 Ulama bersepakat Ajam,kalau ane memilih yg bersepakat Nya Ulama2 atas hal tsb,silahkan saja antum bersepakat dgn yg lainnya,…itu hak ajam sendiri,..moga2 saja ajam tercerahkan hatinya dan bersepakat dengan Ulama2 yg di antaranya tsb di atas,..

      mengenai arasy, seperti yg antum bawakan tak terdapat keterangan arasy itu makhluk yg paling tinggi,hanya Allah lah yg tahu,
      mengenai hal ini yg kita bicarakan ini,ana ambil perkataan imam syafii yg cuplikan di antara nya:…………bagi orang yang tidak memiliki kompetensi di dalamnya adalah agar mengimaninya dan tidak –secara mendetail– membahasnya dan membicarakannya. Sebab bagi orang yang tidak kompeten dalam ilmu ini ia tidak akan aman untuk jatuh dalam kesesatan tasybîh. Kewajiban atas orang ini –dan semua orang Islam– adalah meyakini bahwa Allah seperti yang telah kami sebutkan
      di atas, Dia tidak diliputi oleh tempat, tidak berlaku bagi-Nya waktu, Dia Maha Suci dari batasan-batasan (bentuk) dan segala penghabisan, dan Dia tidak membutuhkan kepada segala tempat dan arah, Dia Maha suci dari kepunahan dan segala keserupaan” (al-Fiqh al-Akbar, h. 13).

      nah ajam ane orang awam banget,
      bukan golongan mujtahid mutlaq,bukan mujtahid mazhab,bukan pula ashab alwujuh,bukan pula mujtahid fatwa,bukan pula mufti muqollid,bukan pula ulama di bawah tingkatan mufti muqollid atau di bawah dan di bawah nya-nya lagi,…
      begitu pula ane bukan al-imam,al-hakim,atau hujjatul atau alhafidz,bukan semua nya…
      ane hanya bisa ikuti para ulama yg telah bersepakat atas nya..
      jadi ane tak bisa berkata spt yg ente katakan di atas, semoga Allah mengampuni Dosa yg awam ini,dan semoga keberkahan dr Allah tercurah teman2 di ummati-ummati,amiin.

      wallahu a’lam

  24. Bismillah Ar-rahmaan Ar-rahiim.

    Para ulama’ Ahlussunnah dari kalangan salaf ash-sholih memang sewajarnya sampai ke level mujtahid. Mereka orang-orang yang diistimewakan Alloh dengan Ilmunya, mereka adalah para Huffadz, hafal dan mengamalkan Al Quran, hafal jutaan hadits dan mengetahui isnad dan hukum matannya. Disamping itu zaman mereka masih dekat dengan zaman Rasul, khulafaa’ ar-rasyidiin, tabi’in dan tabi’ut tabi’iin. Merekalah para imam madzhab yang menjadi rujukan ummat sampai saat ini.

    Untuk menjadi seorang mujtahid ada banyak persyaratan yang tidak main-main. Tidak semua ulama’ masuk ke wilayah mujtahid ini. Sejarah membuktikan, banyak para Ulama ahlussunnah yang bergelar Al-Imaam masih merujuk kepada kepada Al-imaamul Mujtahid Hanafi rahimahullah, Al-Imaamul Mujtahid Malik rahimahullah, kepada Al-imaamul Mujtahid Syafi’i rahimahullah, kepada Al-imaamul Mujtahid Hanbali rahimahullah.

    Kita lihat saja bagaimana Al-imaam An-nawaawi rahimahullah masih merujuk kepada Al-imaamul Mujtahid Syafi’i rahimahullah. Padahal sejarah menuliskan bagaimana ‘Aliimnya Al-imaam An-nawaawi rahimahullah. Beliau tidak lantas mengatakan diri beliau adalah seorang mujtahid. Sekali lagi tidak saudaraku!

    Coba kita bandingkan dengan ulama’ kholafi wahabiyyin zaman sekarang, mereka tidak dikenal ketinggian ilmu haditsnya, mereka bahkan tidak memiliki sanad kepada rawi hadits, namun mereka bertindak memasuki wilayah “Mujtahid” padahal syarat untuk mencapai darajat “Al-Imaam” saja belum terpenuhi. Terus bagaimana mereka bisa mencapai darajat “Mujtahid”?

    Renungkan wahai saudaraku dari wahabiyyin…sekali lagi renungkan.. Ini adalah fakta.

    Perlu diketahui bahwa orang-orang yang menjalankan syari’at Islam dengan bermadzhabkan as-Syafi’i, Hanafi, Maliki, Hanbali dan lain-lain bukanlah orang yang fanatik madzhab, karena orang yang bermadzhab Syafi’i juga menaruh hormat terhadap orang yang mengikuti madzhab lain seperti yang banyak ditulis dalam kitab-kitab ulama mereka. Mereka juga tahu bahwa para imam-imam mujtahid adalah orang yang mendapat petunjuk dari Allah. Andai pernah terjadi perseteruan yang menjurus pertengkaran, maka hal itu bukan berarti menunjukkan bahwa madzhabnya yang bathil. Seperti apabila ada orang Islam mencuri, apakah lalu kita mengatakan bahwa ternyata Islam mengajarkan mencuri. Tidak bukan?!

    http://jundumuhammad.wordpress.com/2011/03/07/ijtihad-dan-madzhab-menurut-ulama-ahlussunnah-wal-jamaah/

    Semoga bermanfaat.

  25. Kayaknya orang orang salafy indonesia banyak yang lupa akan indentitasnya sendiri sehingga perlu mendatangkan budaya yang dari luar, Ingat Ada pepatah Dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung, saya sebagai orang jawa asli sangat menghargai budaya bangsaku sendiri, ingat sewaktu Nabi menyebarkan agama islam di Arab, bangsa indonesia lebih maju budayanya bukti diarab orang perempuan belum punya harga di Indonesia sudah ada raja Wanita di jawa tentunya…..kaji sendiri. Ingat di bahasa jawa ada tingkatan yang membedakan penempatannya, contoh kalau sama orang tua memakai bahasa kromoinggil…….namun sekarang sudah mulai hilang , bid ah kali ya……..kaji sendiri…. Kalau menurut kami misal memakai celana cikrang memang sunnah tapi bukan wajib, di indonesia kayaknya kurang sopan/bukan berniat sombong, tinggal kita menempatkan dimana……….ingat peribahasa diatas…….kaji sendiri.

    1. Mas-mas semuanya, pengikut Salafy sudah mulai banyak yg malu pakai celana cingkrang, mungkin mereka sudah mulai sadar bukan JOJON kok pakai celana cingkrang, atau mungkin takut dituding membajak gaya celana cingkrangnya JOJON, he he he….

      Eh, ngomong2 apa benar celan cingkrang itu ajaran Nabi Saw?

  26. Ping-balik: Banjir Darah Muslimin Mengiringi Laju Sejarah Sekte Salafy Wahabi « UMMATI PRESS
  27. @ bahiaqi

    ” ada tiga golongan yg tdk akan diajak bicara oleh Allah subhanahu wa ta’ala pd hari kiamat,tdk dilihat dan tdk dibersihkan dari dosa,serta akan mendapatkan adzab yg pedih.yaitu 1.orang yg melakukan isbal ( menjulurkan pakaianya hingga mnutup mata kaki ) 2.orang yg mengungkit ungkit pemberian 3.org yg mnjual barangnya dgn sumpah palsu ( riwayat muslim,abu daud,tirmidzi,nasai,ibnu majah )

    ” sarung/pakaian seorang mukmin SEBATAS PERTENGAHAN BETISNYA.tidak mngapa ia mnurunkan di bawah itu selama tdk menutupi kedua mata kaki.dan yg berada dibawah mata kaki tempatnya di neraka ” ( HR.malik & abu daud )

    ” jauhilah isbal olehmu,karena itu termasuk KESOMBONGAN ” ( HR.ABU DAUD & tirmidzi )

    ” sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala tdk akan mnerima shalat seseorang yg melakukan isbal ” ( HR.abu daud,imam annawawi mncantumkan dlm riyadusahalihin )

    jd celana setengah betis atau yg antum namakan cingkrang,itu adlh jelas ajaran rosulullah shalallahu ‘alaihi wasalam.
    bahkan org yg melakukan isbal mndapat ancaman dari Allah subhanahu wa ta’ala.

    sebaiknya berhati hatilah sblum berucap apabila tdk berilmu tntang apa yg engkau ucapkan…

    1. Kaidah awal segala amal tergantung niatnya, kalau seseorang memakai memakai kain melebihi mata kaki namun dihatinya tiada niatan menyombongkan diri, kami anggap tidak masalah sebab yang mengetahui isi hati Hanya Alloh semata. Tetapi untuk masalah ibadah semisal sholat , okelah kalau untuk memenuhi sunnah Nabi tetapi gak harus sampai tengah betis secukupnya saja, ingat kita hidup dindonesia yang sangat menjunjung tinggi nilai kesopanan dan kepatutan, namun yang kami herankan kaum wahhabi sampai sampai/seolah olah mewajibkan memakai celana diatas mata kaki disegala kondisi dan tempat, mohon maaf dan kami lihat cenderung mersa paling sunnah padahal sunnah Nabi tidak itu saja, merasa paling sunnah itu sudah menyalahi sunnah ….kaji sendiri. Kanjeng Nabi saja sangat menghargai budaya bangsanya contoh sewaktu diberi Dhab , beliau tidak mau makan karena tidak biasa terjadi di bangsa/tempat asalnya. sekian dan syukron.

      1. ” jauhilah isbal olehmu,karena itu termasuk KESOMBONGAN ” ( HR.ABU DAUD & tirmidzi )…semua memang trgantg niat bro… tp gak cm pake niat aja..selain niat ada aturan syariah alias perntah nabi…
        ingat bro kebenaran perspsi manusia banyak.. kebenaran versi manusia banyak ragamx.. tergantung pandanganx.. kebenaran dlm isam ya. kebenaran yg datangnya dari ALLAH swt lewat alquran dan sunnah nabi…
        satu lg bro jngn smpai penghormatan mu menjdikanmu yg berlbihn kpda budaya stmpat menjadikanmu penghuni nraka..
        ingat hadis yng megabarkan bahwa salah satu penyebab orang masuk neraka adalah nenek moyang mereka… alisa buadaya yg menympag dr islam yg dlakukan o/ nenek moyang mereka..

  28. Ping-balik: Buku-buku Sesat Buatan Para Aktifis Wahabisme di Indonesia « UMMATI PRESS
  29. kita pindah disini dufal ya ? biar enak and leluasa ,
    Sukur Al-hamdulillah jika dufal tidak akan kabur dari diskusi ini , dan saya persilahkan dufal untuk tidak langsung berhadapan dengan saya secara ol (barangkali dufal ingin gogling dulu untuk cari jawaban) tapi jangan terlalu lama ya ? dan Sebelumnya saya Klarifikasi jika saya Bukan seorang Habib sebagai mana dufal nyatakan , dufal mungkin kutipan dibawah ini menarik untuk di diskusikan :

    Telah bersepakat Ulama baik salaf maupun Kholaf atas kufurnya orang yang berI`tiqod (berkeyakinan) bahwa Allah ada pada arah tertentu , sebagaiman yang telah dijelaskan oleh Al-hafidz Al-Iroqi begitu juga dengan Abu hanifah , malik Syafi`I dan Abul Hasan Al-asy`ari serta Al- baqilani seperti yang disebutkan mala ali al-qori dalam syarah Misykah j 3, hal 300 cetakan darul fikr , inilah keyakinan Ulama Islam baik salaf maupun Kholaf dan inilah Aqidah Ummat Islam di Hijaz , indonesia , malaysia , india , banglades , pakistan , turki , maroko , Syam , mesir , yaman , irak , sudan , afrika , dagistan , bukhoro , azer baizan , samarqond , dan lainnya mereka meytakini Jika Allah ada tanpa tempat , arah dan bagaimana , adapun Wahabi meyakini keserupaan tuhan dengan makhluknya dengan penjisiman sang maha pencipta Allah subhana hu wata`ala menyerupai aqidah dan pemikiran Yahudi wal-iyadzu Billah.

    Dufal apakah anda juga berkeyakinan jika Allah ada pada arah tertentu ? seperti langit atau Arsy ? jika ya , apa pendapat dufal dengan Ijma` Ulama yang menyatakan: Kafir hukumnya jika meyakini Allah berada di arah tertentu ? seperti disebutkan dalam kutipan diatas .

    1. maaf,ane pikir nte komennya diatas.Ane tunggu kok ga nongol,stelah ane baca komennya baihaqi baru ane tau klo ternyata nte sedang berada di dasar laut….heheh..sebelumnya makasih atas pengertiannya.Klo pada akhirnya ane harus googling untuk menemukan hujjah yg kuat,maka insya Allah ane akan lakukan itu(googling).Bukankah ahmad juga menemukan(mengopy) permasalahan yg sedang diusung ini dari guru-guru ato literatur2 yg membahas tentang permasalahan ini??? tidak perlu dijawab jika ahmad merasa tidak melakukan apa yg ane asumsikan..”mudah-mudahan ahmad termasuk manusia yg lahir tanpa belajar dari orang lain.Dengan kata lain, ahmad adalah bayi ajaib yg waktu lahir udah ada ilmunya.Adalah sebuah kehormatan bagi ane bisa berdebat dengan bayi ajaib…

      sebelumnya,ane memandang perlu untuk mengingtkan ane dan juga nte,agar ketika memulai perdebatan tentang masalah Aqidah,maka perlu untuk kemudian kita batasi perdebatan nya,pada hal-hal yang telah Allah subhana wata’ala kabarkan kepada kita melalui kitabullah dan juga as sunnah.Agar insya Allah perdebatan nya lebih terarah(karna berpijak pada keterangan2 yang telah sampai kepada kita) dan tentunya tidak membias pada hal-hal yang membahayakan ane dan juga ahmad!!!

      ahmad berkata:Telah bersepakat Ulama baik salaf maupun Kholaf atas kufurnya orang yang berI`tiqod (berkeyakinan) bahwa Allah ada pada arah tertentu , sebagaiman yang telah dijelaskan oleh Al-hafidz Al-Iroqi begitu juga dengan Abu hanifah , malik Syafi`I dan Abul Hasan Al-asy`ari serta Al- baqilani seperti yang disebutkan mala ali al-qori dalam syarah Misykah j 3, hal 300 cetakan darul fikr.

      dufal berkata: ahmad,alangkah baiknya nt sertakan TEKS dari kitab(syarah misykah) yg nt baca,agar kebenaran ato kuatnya perkataan nte yang menisbahkan kata “KUFUR BAGI ORANG2 YANG BERKEYAKINAN ALLAH TA’ALA ADA PADA ARAH TERTENTU” berasal dari ijma ulama,dan juga beberapa imam madzahib serta yg lainnya.

      Ahmad berkata:Wahabi meyakini keserupaan tuhan dengan makhluknya dengan penjisiman sang maha pencipta Allah subhana hu wata`ala menyerupai aqidah dan pemikiran Yahudi wal-iyadzu Billah.

      dufal berkata: ahmad,skali lagi, TOLONG,hadirkan bukti ato penguat dari ucapan nte diatas!sehingga tuduhan nt itu tidak membahayakan (mempermalukan) nt nantinya..

      ahmad berkata:Dufal apakah anda juga berkeyakinan jika Allah ada pada arah tertentu ? seperti langit atau Arsy ? jika ya , apa pendapat dufal dengan Ijma` Ulama yang menyatakan: Kafir hukumnya jika meyakini Allah berada di arah tertentu?

      Dufal berkata:sedikit bercerita,dulu,waktu ane kecil,dimana pada saat-saat seperti itu tentu pengetahuan ane tentang agama sangat terbatas.Akan tetapi,ketika ane hendak berdo’a kepada Allah Azza Wajalla,dengan minimnya pengetahuan agama yang ada pada diri ane,ane mengangkat ke dua tangan ane,serta menhadapkan pandangan ke ARAH ATAS,ane yakin bahwa begitu ALLAH SUBHANA WATA’ALA mendengarkan DO’A yang ane tujukan pada_NYA.mudah-mudahan habaib ahmad juga mengalami hal yang sama.
      klo cerita masalalu ane blum menjawab pertanyaan nt,semoga dengan cara ini ane bisa menjawab pertanyaan nte..”Didalam Surat Al-Mulk:16.Firman Allah Ta’ala yang artinya,”sudah amankah kamu,bahwa Dia yang DI LANGIT tidak akan membuat kamu ditelan bumi ketika tiba-tiba ia berguncang?” dan pada tempat yang berbeda Firman Allah Ta’ala, yang artinya,”Mereka takut kepada Rabb yang (berkuasa) DI ATAS mereka dan melaksanakan apa yang di perintahkan(kepada mereka).” (QS.An-Nahl:50)
      lafadz “Min Fauqihim” menunjukan ARAH didalam surat ini(An-Nahl:50)
      dan juga Firman Allah Ta’ala,yang artinya,”sucikanlah nama Rabb-mu yang maha tinggi.”(QS: AL-A’laa:1) juga sabda Nabi Shallallahu alaihi wa sallam dari jalur Sahabat Mu’awiyah bin Hakam as-Sulami radhiyallahu anhu.yang artinya,Bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam bertanya kepada seorang budak wanita:”Di mana Allah?” Ia(budak wanita) menjawab,”Allah itu DI ATAS LANGIT.”Lalu Rasulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Siapa aku?” Ia menjawab,”Engkau adalah Rasul Allah.” kemudian Rasulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Merdeka-kanlah ia,karena sesungguhnya ia seorang mukminah.”Hadits Shahih riwayat Muslim( No:537),Abu’Awanah(II/141-142),Abu Dawud (no.930),an-Nasa-i(III/14-16),ad-Darimi(I/353-354),Ibnul Jarud dalam al-Muntaqaa'(no.212),al-Baihaqi(II/249-250)dan Ahmad(V/447-448)selesai.
      dari hujjah yang ane bawakan, baik nash ataupun hadits,semua itu menunjukan bentuk ke-SERIUS-an ane berdebat dengan nte dan semoga apa yang ane sampaikan (menukil dari kita Aqidah Ahlu sunnah wal jamaa’ah) insya Allah,bisa menjawab pertanyaan nte dan sekaligus membantah pernyataan nte yang mengatakan bahwa ulama telah bersepakat, “kufurnya orang yang berI`tiqod (berkeyakinan) bahwa Allah ada pada arah tertentu”.Dan juga menyandarkan perkataan tersebut pada beberapa imam madzahib.semoga Allah mengampuni nte,si bayi ajaib….ini dari ane.Selanjutnya, ane menunggu tanggapan ahmad…

    2. dufal berkata:habib ahmad,alangkah baiknya nt sertakan TEKS dari kitab(syarah misykah) yg nt baca,agar kebenaran ato kuatnya perkataan nte yang menisbahkan kata “KUFUR BAGI ORANG2 YANG BERKEYAKINAN ALLAH TA’ALA ADA PADA ARAH TERTENTU” berasal dari ijma ulama,dan juga beberapa imam madzahib serta yg lainnya.

      Saya jawab : pertama sekali lagi saya tegaskan jika saya Bukan Habib karena jika mengaku padahal bukan adalah dusta kedua inilah teks perkataan Ulama tersebut : ? ?? ?? ??? ?? ????? ??????? ? ???? ??????? ??? ???? ????? ???? ? ? ?? ?? ??? ?? ??????? ?? ????? ???? ??? ????? ??? ??? ??? ? ??????? ???? ???? ????? ????? ??? ????? ? ?? ????? ? ?? ?????.
      ? ?? ???? ??? ???????? ?? ?????? ? ???????? ??? ??????? ? ? ?? ??? ??? ??? ??? ??????? ? ??? ?? ????? ????? ?????????.

      ? ?? ??? ???? ??? ??????? ?????? ??????? ???? ????:[ ? ?? ?????? ??? ?? ???? ?? ?????? ???? ?????? ? ????? ??? ??????? ?????? ?? ?????? ? ? ?? ??????? ?? ???? ? ? ?? ????? ??? ?? ???? ? ???? ???? ??? ???? ??? ???? ??? ??? ??? ??? ? ? ?? ?????? ??? ?????? ?? ???? ??? ???? ? ? ?? ????? ??? ????? ? ? ?? ????? ??? ????? ? ? ?? ???? ??? ???? ? ? ?? ???? ??? ????? ? ? ?? ??? ???? ?????? ? ? ?? ???? ???? ????? ? ? ???? ??? ????? ??? ??? ??????? ????? ??? ? ????? ???? ??????? ? ??? ??? ?????:{ ?????? ?????????? ??????.} ???? ?????? / 11. ? ???:{ ?????? ????? ????? ??????? ??????.} ???? ??????? / 4. ? ???:{ ???? ???????? ???? ????????.} ???? ???? / ?? ????? 65. ????? ?? ????? ???????? ? ??????? ???? 72.

      ? ??? ??? ???????? ????? ??? ??????? ? ??? ??? ??????? ?????? ?? ??? ???? 5 / 24 = ???? ??? ????? = ????? ?? ?????? ???? ??????? ??? ?? ???? ??? ???????? ????? ?????? ? ?????? ? ??????? ? ??????? ? ?????? ?? ??????? ??????? ???? ???? ?? ?????? ????? ?????:{ ?????????? ???? ??? ?????????.} ???? ????? / ?? ????? 16. ? ???? ??? ??? ?????? ?? ?????? ??? ??????.

      ? ??? ??? ??? ???? ??????? ? ???? ????? ??????? ??? ?????? ??????? ??? ???? ?? ????? ?????? = ???? ??? ????? = ???? 131:[ ? ???? ???? ??????? ??? ?? ????? ? ??? ???? ?? ??? ? ?????? ?? ??? ???? ? ????? ?????? ??????? ? ??? ???? ??????.] ? ????:[ ?? ???? ?? ???? ? ?? ???? ?? ???? ? ? ?? ???? ?? ???? ? ?????? ???? ? ?????? ????.]

      ? ?? ????? ??????? ??????? [ 2/259 ] ?? ???? ??? ????? ?????? ?????? ???? ?? ???:[ ???? ?????? ?????? ??? ?????.] ? ?? ???? ??????? ?????? ??? ???? ????? ???? ?? ??? ??????? ??? ??????? ???????? ???? 224 ????:[ ? ???? ?? ??????? ????? ???? ?? ??????? ? ???? ? ???? ? ??? ????? ??? ???? ???? ????? ???? ???????? ?????? ? ??????? ? ?? ?????? ????.]

      ? ??? ??? ??? ?????? ???? ?????? ??? ???? ??? ???? ???? ??? ??????? ?? ???????:[ ?? ??? ?? ????? ?? ?? ? ?? ??? ?? ? ?? ?? ?? ??? ???? ? ??? ?? ??? ?? ?? ???? ?????? ? ? ?? ??? ??? ?? ???? ?????? ? ? ?? ??? ?? ?? ???? ?????.] ?? ??????.
      ? ??? ??????? ???? ???? ??? ??????? ???? ???? ???? ??????? ??? ??????? ??? ????? ?? ????? ??????? ??? ???? ?? ???? / 58:[ ???? ??? ???? ????? ?? ???? ?????? ? ????? ?????? ?? ????? ? ?????? ???????.]

      ? ??? ?????? ?????? ??? ?????? ?? ???? ??????? ???????? ?? ????? ??? ????? ???? / 333:[ ? ?????? ??? ??? ?? ????? ???? ? ?? ???? ???? ????.]

      ? ??? ?????? ??? ??? ????? ? ??????? ??? ????? ?????? ??? ????? ??????? ??? ???? ??? ?? ????? ???????: [?? ????? ?? ???? ??? ??? ??? ???? ???? ? ??? ???? ??.]

      ? ??? ?????? ??????? ??????? ?? ????? ??????:[ ?? ???? ?? ?? ???? ??? ???????? ???????? ? ?? ???? ?? ??????? ? ???????? ? ??? ?????.] ???? ?????? ?? ?????? 10 /64 ???? ?????.

      ? ??? ??? ??????? ? ?????? ??? ??????? ? ??????? ????? ???? ??????? ?????? ??? ???? ???:[ ???? ??????? ????? ??????? ?????? ????? ??? ??? ? ?? ????.] ???? ?? ??????? ??????.
      ? ??? ????? ??? ????? ???????? ?? ???? ????? ??????? ???? / 124:[ ?? ????? ?? ???? ??? ??????? ? ????? ?? ??? ??? ???? ??? ????? ??? ???? ? ?? ??? ??? ????.]

      dufal berkata:habaib ahmad,skali lagi, TOLONG,hadirkan bukti ato penguat dari ucapan nte diatas!sehingga tuduhan nt itu tidak membahayakan (mempermalukan) nt nantinya..

      saya jawab : ini perkataan imam imam Wahabiyah ?? ???? ” ????? ??????? ” ?????? ?????? / 374 ???? ????? ??????? ???? ?????? ???????? ????? ???? ?? ??? ?????? ?????? ???? ?? ???:[ ?? ????? ???? ???? ????? ??? ??? ????? ???.]

      ? ?? ???? ” ????? ??????? ” ?????? ?????? ? ????? ” ??? ???? ??????? ” ??? ??? ??????? ???? / 400 ???? ??? ?????:[ ??? ???? ?? ?????? ?? ????? ?? ??? ?????? ? ?????? ?? ?? ???? ????? ????? ???? ?? ??? ???? ? ???? ??? ???? ?? ?? ????? ???? ????? ??????.] ? ??.
      ??? ??????? ????? ????:[ ??? ??? ????? ? ????? ??? ?????? ??? ?? ???? ????? ????? ??????.]

      ? ??? ?????? ?????? ??? ???? ??????? ??? ???? ??? ???? ???? ??? ????? ? ???? ?? ???? ? ?? ???? ????? ?? ?????? ??? 1993????? ? ??? ????? ??? ??????? ? ? ??? ???? ???? ?????? ???? ????? ??? ????? ?? ??????? ? ???????.

      ? ???? ?? ???? ?????? ?? ??? ??????? ??? ???? ?? ?? ??????? ? ?? ?? ?????? ?? ??? ??? ????? ??????? ? ?????? ???????? ??????? ? ?? ??????.

      ? ?? ???? ??????? ? ?????? ?? ????? ??????? ????? ????? ??? ??? ????? ??????? ????? ????? ??? ?????? ??? ? ???? / 81 ???? ?????? ??? ?????:[ ??? ” ?? ??? ???? ?????? ” : ??? ????? ? ??? ??? ????? ????? ????? ???? ???????.]

      ? ?? ???? ??????? [ ?? ????? ?? ???? ??????? ? ??? ?????? ???? ??? 282 ??. ? ?? ??? ?????? ?????? ????? ??? ???? ??? ???? ?? ????? ??????? ???? ???? ???? ???? ????? ???? ???? ??? 255 ??. ??????? ????.]. ? ?? ???? ??????? ?????? ??? ??? ??????? ??? ??? ????? ??????? ???? / 74 ?????? ???? ???? ????? ???? ?????? ???????:[ ? ?? ????? ??? ??????? ? ????? ? ? ??? ????? ???? ??? ???? ??? ??? ??? ???? ????? ? ? ??? ?? ????? ????? ????? ?????? ?? ?????.] ? ???? ??? ????? ??? ????? ? ?????? ????? ? ??? ?????? ?????? ????????.

      ? ?? ?????? ???? ???? /71 ????? ??????? ??? ???? ???? ??? ???:[ ???? ??? ????? ????? ?? ???? ??? ? ?? ??? ????? ???? ???? ????? ??? ????? ? ???? ???? ????? ??? ??????.]
      ? ?? ???? / 73 ???? ??????? ??? ???? ????:[ ??? ???? ?? ???? ??? ?????.] ? ? ???? ???? ?????:[ ??? ???? ????? ??? ??????.]

      ? ??? ?????? ????? ??? ???? ????? ?????? ?? ????? ????? ???? ???. ??? ?????? ???? ?????? ?? ?? ??? ?? ???? ??? ???? ??????? ??? ????? ???? ??? ??? ?????? ? ?? ??? ??????? ? ???? ???? ??? ????? ??? ????? ??????? ? ?????.

      ? ?? ??? ??? ????? ?? ??? ????? ?????? ??? ??? ??????? ?????? ?????? ?????? ?? ????? ” ?????? ?????? “.

      ? ?? ???? /85 ?? ?????? ??????? ????? ???? ???????:[ ? ?? ????? ???? ??? ????? ????? ? ???? ?????? ?? ???? ? ????? ????? ?? ???? ? ???????? ? ???? ??? ????? ??? ????? [ ?? ??? ? ?? ??? ??? ????? ] ???????? ?? ????? ???? ? ?????? ? ? ???? ??? ?? ????? ?? ????? ? ?? ?????? ? ?? ??????? ? ?? ????? ? ?? ?? ???? ? ? ?? ?? ??? ???? ???? ?????? ??? ??? ????? ??????? ?? ?????? ???? ???????? ???? ??? ??? ????.]

      Dufal berkata:sedikit bercerita,dulu,waktu ane kecil,dimana pada saat-saat seperti itu tentu pengetahuan ane tentang agama sangat terbatas.Akan tetapi,ketika ane hendak berdo’a kepada Allah Azza Wajalla,dengan minimnya pengetahuan agama yang ada pada diri ane,ane mengangkat ke dua tangan ane,serta menhadapkan pandangan ke ARAH ATAS,ane yakin bahwa begitu ALLAH SUBHANA WATA’ALA mendengarkan DO’A yang ane tujukan pada_NYA.mudah-mudahan habaib ahmad juga mengalami hal yang sama.
      klo cerita masalalu ane blum menjawab pertanyaan nt,semoga dengan cara ini ane bisa menjawab pertanyaan nte..”Didalam Surat Al-Mulk:16.Firman Allah Ta’ala yang artinya,”sudah amankah kamu,bahwa Dia yang DI LANGIT tidak akan membuat kamu ditelan bumi ketika tiba-tiba ia berguncang?” dan pada tempat yang berbeda Firman Allah Ta’ala, yang artinya,”Mereka takut kepada Rabb yang (berkuasa) DI ATAS mereka dan melaksanakan apa yang di perintahkan(kepada mereka).” (QS.An-Nahl:50)
      lafadz “Min Fauqihim” menunjukan ARAH didalam surat ini(An-Nahl:50)
      dan juga Firman Allah Ta’ala,yang artinya,”sucikanlah nama Rabb-mu yang maha tinggi.”(QS: AL-A’laa:1) juga sabda Nabi Shallallahu alaihi wa sallam dari jalur Sahabat Mu’awiyah bin Hakam as-Sulami radhiyallahu anhu.yang artinya,Bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam bertanya kepada seorang budak wanita:”Di mana Allah?” Ia(budak wanita) menjawab,”Allah itu DI ATAS LANGIT.”Lalu Rasulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Siapa aku?” Ia menjawab,”Engkau adalah Rasul Allah.” kemudian Rasulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Merdeka-kanlah ia,karena sesungguhnya ia seorang mukminah.”Hadits Shahih riwayat Muslim( No:537),Abu’Awanah(II/141-142),Abu Dawud (no.930),an-Nasa-i(III/14-16),ad-Darimi(I/353-354),Ibnul Jarud dalam al-Muntaqaa’(no.212),al-Baihaqi(II/249-250)dan Ahmad(V/447-448)selesai.
      dari hujjah yang ane bawakan, baik nash ataupun hadits,semua itu menunjukan bentuk ke-SERIUS-an ane berdebat dengan nte dan semoga apa yang ane sampaikan (menukil dari kita Aqidah Ahlu sunnah wal jamaa’ah) insya Allah,bisa menjawab pertanyaan nte dan sekaligus membantah pernyataan nte yang mengatakan bahwa ulama telah bersepakat, “kufurnya orang yang berI`tiqod (berkeyakinan) bahwa Allah ada pada arah tertentu”.Dan juga menyandarkan perkataan tersebut pada beberapa imam madzahib.semoga Allah mengampuni nte,si bayi ajaib….ini dari ane.Selanjutnya, ane menunggu tanggapan habaib ahmad…

      Saya jawab : ? ???? ?????? ? ????? ???? ?????? ????? ????? ? ?????. ?????? ? ??????? ? ???? ??? ?? ???? ? ???? ??? ???? ? ????? ??? ????? ??? ?? ??? ? ?? ??? ? ?? ??? ? ?? ??? ? ?? ???? ? ?? ???? ? ???? ? ?? ??? ? ?? ?? ? ?? ??? ? ?? ??? ? ?? ??? ? ??? ? ?? ???? ? ??? ??????? ? ??? ?????? ? ?? ????? ??????? ? ? ?? ????? ??????? ? ??? ?????? ???? ? ? ??? ?????? ???? ? ? ?? ???? ? ?? ???? ? ?? ????.

      ? ?? ?? ??? ?? ????? ??????? ? ???? ??????? ??? ???? ????? ???? ? ? ?? ?? ??? ?? ??????? ?? ????? ???? ??? ????? ??? ??? ??? ? ??????? ???? ???? ????? ????? ??? ????? ? ?? ????? ? ?? ?????.
      ? ?? ???? ??? ???????? ?? ?????? ? ???????? ??? ??????? ? ? ?? ??? ??? ??? ??? ??????? ? ??? ?? ????? ????? ?????????.

      ? ?? ??? ???? ??? ??????? ?????? ??????? ???? ????:[ ? ?? ?????? ??? ?? ???? ?? ?????? ???? ?????? ? ????? ??? ??????? ?????? ?? ?????? ? ? ?? ??????? ?? ???? ? ? ?? ????? ??? ?? ???? ? ???? ???? ??? ???? ??? ???? ??? ??? ??? ??? ? ? ?? ?????? ??? ?????? ?? ???? ??? ???? ? ? ?? ????? ??? ????? ? ? ?? ????? ??? ????? ? ? ?? ???? ??? ???? ? ? ?? ???? ??? ????? ? ? ?? ??? ???? ?????? ? ? ?? ???? ???? ????? ? ? ???? ??? ????? ??? ??? ??????? ????? ??? ? ????? ???? ??????? ? ??? ??? ?????:{ ?????? ?????????? ??????.} ???? ?????? / 11. ? ???:{ ?????? ????? ????? ??????? ??????.} ???? ??????? / 4. ? ???:{ ???? ???????? ???? ????????.} ???? ???? / ?? ????? 65. ????? ?? ????? ???????? ? ??????? ???? 72.

      masih tersisa kah pertanyaan bagi dufal ? atau ada yang masih belum jelas ? teks itu sengaja saja bawakan atas permintaan dufal.

      1. Alhamdulillah,ternyata ahmad mau juga mengindahkan permintaan ane untuk menghadirkan Teks dari kitab syarah misykah.makasih ya mas ahmad.

        Ahmad berkata:pertama sekali lagi saya tegaskan jika saya Bukan Habib karena jika mengaku padahal bukan adalah dusta kedua inilah teks perkataan Ulama tersebut : ? ?? ?? ??? ?? ????? ??????? ? ???? ??????? ??? ???? ????? ???? ? ? ?? ?? ??? ?? ??????? ?? ????? ???? ??? ????? ??? ??? ??? ? ??????? ???? ???? ????? ????? ??? ????? ? ?? ????? ? ?? ?????.
        ? ?? ???? ??? ???????? ?? ?????? ? ???????? ??? ??????? ? ? ?? ??? ??? ??? ??? ??????? ? ??? ?? ????? ????? ?????????.

        ? ?? ??? ???? ??? ??????? ?????? ??????? ???? ????:[ ? ?? ?????? ??? ?? ???? ?? ?????? ???? ?????? ? ????? ??? ??????? ?????? ?? ?????? ? ? ?? ??????? ?? ???? ? ? ?? ????? ??? ?? ???? ? ???? ???? ??? ???? ??? ???? ??? ??? ??? ??? ? ? ?? ?????? ??? ?????? ?? ???? ??? ???? ? ? ?? ????? ??? ????? ? ? ?? ????? ??? ????? ? ? ?? ???? ??? ???? ? ? ?? ???? ??? ????? ? ? ?? ??? ???? ?????? ? ? ?? ???? ???? ????? ? ? ???? ??? ????? ??? ??? ??????? ????? ??? ? ????? ???? ??????? ? ??? ??? ?????:{ ?????? ?????????? ??????.} ???? ?????? / 11. ? ???:{ ?????? ????? ????? ??????? ??????.} ???? ??????? / 4. ? ???:{ ???? ???????? ???? ????????.} ???? ???? / ?? ????? 65. ????? ?? ????? ???????? ? ??????? ???? 72.

        ? ??? ??? ???????? ????? ??? ??????? ? ??? ??? ??????? ?????? ?? ??? ???? 5 / 24 = ???? ??? ????? = ????? ?? ?????? ???? ??????? ??? ?? ???? ??? ???????? ????? ?????? ? ?????? ? ??????? ? ??????? ? ?????? ?? ??????? ??????? ???? ???? ?? ?????? ????? ?????:{ ?????????? ???? ??? ?????????.} ???? ????? / ?? ????? 16. ? ???? ??? ??? ?????? ?? ?????? ??? ??????.

        ? ??? ??? ??? ???? ??????? ? ???? ????? ??????? ??? ?????? ??????? ??? ???? ?? ????? ?????? = ???? ??? ????? = ???? 131:[ ? ???? ???? ??????? ??? ?? ????? ? ??? ???? ?? ??? ? ?????? ?? ??? ???? ? ????? ?????? ??????? ? ??? ???? ??????.] ? ????:[ ?? ???? ?? ???? ? ?? ???? ?? ???? ? ? ?? ???? ?? ???? ? ?????? ???? ? ?????? ????.]

        ? ?? ????? ??????? ??????? [ 2/259 ] ?? ???? ??? ????? ?????? ?????? ???? ?? ???:[ ???? ?????? ?????? ??? ?????.] ? ?? ???? ??????? ?????? ??? ???? ????? ???? ?? ??? ??????? ??? ??????? ???????? ???? 224 ????:[ ? ???? ?? ??????? ????? ???? ?? ??????? ? ???? ? ???? ? ??? ????? ??? ???? ???? ????? ???? ???????? ?????? ? ??????? ? ?? ?????? ????.]

        ? ??? ??? ??? ?????? ???? ?????? ??? ???? ??? ???? ???? ??? ??????? ?? ???????:[ ?? ??? ?? ????? ?? ?? ? ?? ??? ?? ? ?? ?? ?? ??? ???? ? ??? ?? ??? ?? ?? ???? ?????? ? ? ?? ??? ??? ?? ???? ?????? ? ? ?? ??? ?? ?? ???? ?????.] ?? ??????.
        ? ??? ??????? ???? ???? ??? ??????? ???? ???? ???? ??????? ??? ??????? ??? ????? ?? ????? ??????? ??? ???? ?? ???? / 58:[ ???? ??? ???? ????? ?? ???? ?????? ? ????? ?????? ?? ????? ? ?????? ???????.]

        ? ??? ?????? ?????? ??? ?????? ?? ???? ??????? ???????? ?? ????? ??? ????? ???? / 333:[ ? ?????? ??? ??? ?? ????? ???? ? ?? ???? ???? ????.]

        ? ??? ?????? ??? ??? ????? ? ??????? ??? ????? ?????? ??? ????? ??????? ??? ???? ??? ?? ????? ???????: [?? ????? ?? ???? ??? ??? ??? ???? ???? ? ??? ???? ??.]

        ? ??? ?????? ??????? ??????? ?? ????? ??????:[ ?? ???? ?? ?? ???? ??? ???????? ???????? ? ?? ???? ?? ??????? ? ???????? ? ??? ?????.] ???? ?????? ?? ?????? 10 /64 ???? ?????.

        ? ??? ??? ??????? ? ?????? ??? ??????? ? ??????? ????? ???? ??????? ?????? ??? ???? ???:[ ???? ??????? ????? ??????? ?????? ????? ??? ??? ? ?? ????.] ???? ?? ??????? ??????.
        ? ??? ????? ??? ????? ???????? ?? ???? ????? ??????? ???? / 124:[ ?? ????? ?? ???? ??? ??????? ? ????? ?? ??? ??? ???? ??? ????? ??? ???? ? ?? ??? ??? ????.]

        Dari dufal:jika memang ahmad sudah gak mau lagi(mungkin udah ketemu gelar baru kali) dengan gelar “habib”yg ane sematkan padanya,ok,ane akan segera cabut gelar tersebut dari nt,dan mungkin akan ane gilirkan gelar itu pada mamo.Tapi ntah kapan..wallahu a’alam.
        Ahmad,alhamdulillah,setelah ane menterjemahkan teks yang ane hadirkan,bahwa ternyata apa yang nt katakan,bahwa imam malik dan imam hanafi tidak mengatakan(karena apa yang ada dlm teks tersebut hanyalah bentuk penyebutan nama,tidak menyertaka perkataan mereka) kafir terhadap orang2 yang yakin bahwa Allah itu ada pada Arah tertentu.begitu juga dengan imam syafii,beliau pun tidak SHARIH mengatakan kafir terhadap orang2 seperti yang disebutkan.ane beranggapan bahwa,jangan2 karena lafazh”????? ????? ?????????” yg kemudian nt menelannya mentah-mentah tanpa di kunyah dulu,sehingga nte sampe pada kesimpulan bahwa ini adalah ijma para ulama.mudah2n asumsi ane gak benar,karna klo sampe benar,maka tak perlu ditanggapi,krn hujjahnya lemah! Ahmad,jika apa yg nt fahami itu benar,maka dimanakah nte mesti letakkan perkattan Imam Hanifah ketika beliau melantunkan kalimat berikut ini.”?? ???? ?? ???? ?? ??? ??
        “?????? ??????
        (lihat syarhus sunnah lil imaam al-baghawi(I/171)mukhtasharul’uluw lil imaam adz-Dzahabi(hlm.141),cet.Al-Maktab al-Islam,tahqiq Syaikh al-Albani.)
        apakah mungkin,seorang Imam Madzahib,ketika mengatakan kalimat diatas tidak dalam keadaan sadar,sehingga apa yg beliau katakan saling bertentangan antara satu dan lainnya??? ahmad HARUS DIJAWAB!!!
        selanjutnya,bagaimanakah,nt mengekspresikan diri nt,ketika ane menceritakan kisah tentang Imam Malik,sewaktu beliau ditanya tentang ISTIWA’ ALLAH AZZA WAJALLA,lalu kemudian beliau berkata.”???????? ??? ????? ?????? ??? ????? ???????? ?? ???? ??????? ??? ?? ”
        “?? ??? ???? ??? ?? ??
        (lihat Mukhtashar ae-‘Uluw lil ‘Aliyyil Ghaffar(hlm.137,no119)tahqiq syaikh al-Albani dan syarhul ‘Aqiidah ath-Thahaawiyyah(hlm.386-387)takhrij dan ta’liq syu’aib al-Arnauth dan ‘Abdullah bin ‘Abdil Muhsin at-Turki)..dan juga berkata Alhafizh Ibnu Katsir rahimahullah berkata,”pandangan yang kami ikuti berkenaan dengan masalah ini(ISTIWA’ALLAH) adalah pandangan SALAFUSH SHALIH SEPERTI IMAM MALIK<al-AUZA'I ats-TSAURI,al-LAITS BIN SA'AD,IMAM ASY-SYAFI'I,IMAM AHMAD,ISHAQ BIN RAHAWAIH DAN IMAM-IMAM LAINNYA SEJAK DAHULU HINGGA SEKARANG,YAITU MEMBIARKANNYA SEPERTI APA ADANYA,TANPA TAKYIF,TANPA TASYBIH,TANPA TA'THIL..DAN TANPA TAHRIF.selesai.insya Allah,besok ane selesaikan tanggapan ane yg belum sempat ane tuntaskan.ane bersemangat untuk menanggapi balik tanggapan nte,namun sayangnya,waktu ane terbatas.tempat yg ane gunakan untuk ol,segera tutup.untuk itu,ane meminta kesabaran nte,untuk tetap menunggu tanggapan balik dari ane.insya Allah besok ane tuntaskan!!insya Allah.wassalam.

        1. Alhamdulillah,ternyata ahmad mau juga mengindahkan permintaan ane untuk menghadirkan Teks dari kitab syarah misykah.makasih ya mas ahmad.

          Ahmad berkata:pertama sekali lagi saya tegaskan jika saya Bukan Habib karena jika mengaku padahal bukan adalah dusta kedua inilah teks perkataan Ulama tersebut : ? ?? ?? ??? ?? ????? ??????? ? ???? ??????? ??? ???? ????? ???? ? ? ?? ?? ??? ?? ??????? ?? ????? ???? ??? ????? ??? ??? ??? ? ??????? ???? ???? ????? ????? ??? ????? ? ?? ????? ? ?? ?????.
          ? ?? ???? ??? ???????? ?? ?????? ? ???????? ??? ??????? ? ? ?? ??? ??? ??? ??? ??????? ? ??? ?? ????? ????? ?????????.

          ? ?? ??? ???? ??? ??????? ?????? ??????? ???? ????:[ ? ?? ?????? ??? ?? ???? ?? ?????? ???? ?????? ? ????? ??? ??????? ?????? ?? ?????? ? ? ?? ??????? ?? ???? ? ? ?? ????? ??? ?? ???? ? ???? ???? ??? ???? ??? ???? ??? ??? ??? ??? ? ? ?? ?????? ??? ?????? ?? ???? ??? ???? ? ? ?? ????? ??? ????? ? ? ?? ????? ??? ????? ? ? ?? ???? ??? ???? ? ? ?? ???? ??? ????? ? ? ?? ??? ???? ?????? ? ? ?? ???? ???? ????? ? ? ???? ??? ????? ??? ??? ??????? ????? ??? ? ????? ???? ??????? ? ??? ??? ?????:{ ?????? ?????????? ??????.} ???? ?????? / 11. ? ???:{ ?????? ????? ????? ??????? ??????.} ???? ??????? / 4. ? ???:{ ???? ???????? ???? ????????.} ???? ???? / ?? ????? 65. ????? ?? ????? ???????? ? ??????? ???? 72.

          ? ??? ??? ???????? ????? ??? ??????? ? ??? ??? ??????? ?????? ?? ??? ???? 5 / 24 = ???? ??? ????? = ????? ?? ?????? ???? ??????? ??? ?? ???? ??? ???????? ????? ?????? ? ?????? ? ??????? ? ??????? ? ?????? ?? ??????? ??????? ???? ???? ?? ?????? ????? ?????:{ ?????????? ???? ??? ?????????.} ???? ????? / ?? ????? 16. ? ???? ??? ??? ?????? ?? ?????? ??? ??????.

          ? ??? ??? ??? ???? ??????? ? ???? ????? ??????? ??? ?????? ??????? ??? ???? ?? ????? ?????? = ???? ??? ????? = ???? 131:[ ? ???? ???? ??????? ??? ?? ????? ? ??? ???? ?? ??? ? ?????? ?? ??? ???? ? ????? ?????? ??????? ? ??? ???? ??????.] ? ????:[ ?? ???? ?? ???? ? ?? ???? ?? ???? ? ? ?? ???? ?? ???? ? ?????? ???? ? ?????? ????.]

          ? ?? ????? ??????? ??????? [ 2/259 ] ?? ???? ??? ????? ?????? ?????? ???? ?? ???:[ ???? ?????? ?????? ??? ?????.] ? ?? ???? ??????? ?????? ??? ???? ????? ???? ?? ??? ??????? ??? ??????? ???????? ???? 224 ????:[ ? ???? ?? ??????? ????? ???? ?? ??????? ? ???? ? ???? ? ??? ????? ??? ???? ???? ????? ???? ???????? ?????? ? ??????? ? ?? ?????? ????.]

          ? ??? ??? ??? ?????? ???? ?????? ??? ???? ??? ???? ???? ??? ??????? ?? ???????:[ ?? ??? ?? ????? ?? ?? ? ?? ??? ?? ? ?? ?? ?? ??? ???? ? ??? ?? ??? ?? ?? ???? ?????? ? ? ?? ??? ??? ?? ???? ?????? ? ? ?? ??? ?? ?? ???? ?????.] ?? ??????.
          ? ??? ??????? ???? ???? ??? ??????? ???? ???? ???? ??????? ??? ??????? ??? ????? ?? ????? ??????? ??? ???? ?? ???? / 58:[ ???? ??? ???? ????? ?? ???? ?????? ? ????? ?????? ?? ????? ? ?????? ???????.]

          ? ??? ?????? ?????? ??? ?????? ?? ???? ??????? ???????? ?? ????? ??? ????? ???? / 333:[ ? ?????? ??? ??? ?? ????? ???? ? ?? ???? ???? ????.]

          ? ??? ?????? ??? ??? ????? ? ??????? ??? ????? ?????? ??? ????? ??????? ??? ???? ??? ?? ????? ???????: [?? ????? ?? ???? ??? ??? ??? ???? ???? ? ??? ???? ??.]

          ? ??? ?????? ??????? ??????? ?? ????? ??????:[ ?? ???? ?? ?? ???? ??? ???????? ???????? ? ?? ???? ?? ??????? ? ???????? ? ??? ?????.] ???? ?????? ?? ?????? 10 /64 ???? ?????.

          ? ??? ??? ??????? ? ?????? ??? ??????? ? ??????? ????? ???? ??????? ?????? ??? ???? ???:[ ???? ??????? ????? ??????? ?????? ????? ??? ??? ? ?? ????.] ???? ?? ??????? ??????.
          ? ??? ????? ??? ????? ???????? ?? ???? ????? ??????? ???? / 124:[ ?? ????? ?? ???? ??? ??????? ? ????? ?? ??? ??? ???? ??? ????? ??? ???? ? ?? ??? ??? ????.]

          Dari dufal:jika memang ahmad sudah gak mau lagi(mungkin udah ketemu gelar baru kali) dengan gelar “habib”yg ane sematkan padanya,ok,ane akan segera cabut gelar tersebut dari nt,dan mungkin akan ane gilirkan gelar itu pada mamo.Tapi ntah kapan..wallahu a’alam.
          Ahmad,alhamdulillah,setelah ane menterjemahkan teks yang nt hadirkan dengan menggunakan instrumen yg ada,ternyata apa yang nt katakan tidak demikian adanya(karena apa yang ada dlm teks tersebut hanyalah bentuk penyebutan nama,tidak menyertakan perkataan mereka)begitu juga dengan imam syafii,beliau pun tidak dengan SHARIH mengatakan kafir terhadap orang2 seperti yang disebutkan nte.ane beranggapan bahwa,jangan2 karena lafazh”????? ????? ?????????” yg kemudian nt menelannya mentah-mentah tanpa di kunyah dulu,sehingga nte sampe pada kesimpulan bahwa ini adalah ijma para ulama.mudah2n asumsi ane gak benar,karna klo sampe benar,maka tak perlu ditanggapi,krn hujjahnya lemah! Ahmad,jika apa yg nt fahami itu benar,maka dimanakah nte mesti letakkan perkattan Imam Hanifah ketika beliau melantunkan kalimat berikut ini.”?? ???? ?? ???? ?? ??? ??
          “?????? ??????
          (lihat syarhus sunnah lil imaam al-baghawi(I/171)mukhtasharul’uluw lil imaam adz-Dzahabi(hlm.141),cet.Al-Maktab al-Islam,tahqiq Syaikh al-Albani.)
          apakah mungkin,seorang Imam Madzahib,ketika mengatakan kalimat diatas tidak dalam keadaan sadar,sehingga apa yg beliau katakan saling bertentangan antara satu dan lainnya??? ahmad HARUS DIJAWAB!!!
          selanjutnya,bagaimanakah,nt mengekspresikan diri nt,ketika ane menceritakan kisah tentang Imam Malik,sewaktu beliau ditanya tentang ISTIWA’ ALLAH AZZA WAJALLA,lalu kemudian beliau berkata.”???????? ??? ????? ?????? ??? ????? ???????? ?? ???? ??????? ??? ?? ”
          “?? ??? ???? ??? ?? ??
          (lihat Mukhtashar ae-’Uluw lil ‘Aliyyil Ghaffar(hlm.137,no119)tahqiq syaikh al-Albani dan syarhul ‘Aqiidah ath-Thahaawiyyah(hlm.386-387)takhrij dan ta’liq syu’aib al-Arnauth dan ‘Abdullah bin ‘Abdil Muhsin at-Turki)..dan juga berkata Alhafizh Ibnu Katsir rahimahullah berkata,”pandangan yang kami ikuti berkenaan dengan masalah ini(ISTIWA’ALLAH) adalah pandangan SALAFUSH SHALIH SEPERTI IMAM MALIK<al-AUZA'I ats-TSAURI,al-LAITS BIN SA'AD,IMAM ASY-SYAFI'I,IMAM AHMAD,ISHAQ BIN RAHAWAIH DAN IMAM-IMAM LAINNYA SEJAK DAHULU HINGGA SEKARANG,YAITU MEMBIARKANNYA SEPERTI APA ADANYA,TANPA TAKYIF,TANPA TASYBIH,TANPA TA'THIL..DAN TANPA TAHRIF.selesai.insya Allah,besok ane selesaikan tanggapan ane yg belum sempat ane tuntaskan.ane bersemangat untuk menanggapi balik tanggapan nte,namun sayangnya,waktu ane terbatas.tempat yg ane gunakan untuk ol,segera tutup.untuk itu,ane meminta kesabaran nte,untuk tetap menunggu tanggapan balik dari ane.insya Allah besok ane tuntaskan!!insya Allah.wassalam.

          1. bissmillahirrahmanirrahim..

            lanjutan dari apa yg belum sempat terbayar lunas…

            dufal berkata:perhatikan perkataan para ulama baik salaf maupun kholaf..Allah ta’ala berfirman:??? ????? ??????? “??????
            (QS;al-Baqarah.255)
            Sa’id bin jubair berkata.”
            ketika ibnu abbas menafsiri ayat tersebut, beliau berkata,”?????? ???? ??????? ?????? ?? ???? ???? ??? ???? ??? ??
            “diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dalam Mu’jamul kabiir (no.12404),al-hakim(II/282) dan dishahihkannya serta disetujui oleh adz-Dzahabi.lihat Syarhul ‘Aqidah ath-Thahaawiyyah(hlm.368-369),takhrij dan ta’liq syu’aib al-Arnauth dan’Abdullah bin’Abdil Muhsin at-Turki.

            Imam Asy-Syafi’i rahimahullah berkata:???? ???? ?? ???? ??? ???? ??? ??? ???? ? ?? ? ????
            ” (lihat manhajul Imaam asy-Syafi’i fii Itsbaatil ‘Aqidah(II/358)

            Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah rahimahullah dalam kitabnya menukil perkataan Imam Asy-Syafi’i beliau berkata:?? ???? ??? ???? ?? ????? ???? ?? ???? ??? ?? ? ???? ? ? ?? ????? ? ??? ??? ??? ???
            ” (lihat Ijtimaa’ul juyuusy al-islaamiyyah’alaa Ghazwil Mu’aththilah wal jahmiyah(hlm.122)oleh imam Ibnul Qayyim,tahqiq Basyir Muhammad’uyum.

            Abu ‘Utsman Ash-Shabuni rahimahullah (wafat th.449 H)berkata: para ulama ahli hadits menetapkan TURUN-nya Rabb aza wa jalla ke langit terendah pada setiap malam tanpa menyerupakan turun_Nya Allah itu dengan turunnya makhluk(tasybih) tanpa mengumpamakan(tamtsil) dan tanpa menanyakan bagaimana turun_Nya(takyif).Tetapi menetapkannya sesuai dengan apa-apa yang di tetapkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wassalam dengan mengakhiri perkataan padanya (tanpa komentar lagi),memperlakukan kabar Shahih yg memuat hal itu sesuai dengan zhahirnya,serta menyerahkan ilmunya(kaifiyatnya)kepada Allah Azza Wa jalla.(aqiidatus salaf Ash-haabil adits(no38,hlm46) oleh abu’Utsman Isma’il bin’Abdurrahman ash-Shabuni,tahqiq Badr bin’Abdillah al-Badr.

            pertanyaan ane,apakah mungkin para ulama berani bersepakat mengkafirkan orang2 yg meyakini bahwa Allah ada tanpa arah tertentu???lalu kalopun ada(menurut bayi ajaib) dimanakah nt memposisikan perkataan para ulama yg ane bawakan ini??? tolong di jawab ya Bayi Ajaib..

            ahmad berkata:ini perkataan imam imam Wahabiyah ?? ???? ” ????? ??????? ” ?????? ?????? / 374 ???? ????? ??????? ???? ?????? ???????? ????? ???? ?? ??? ?????? ?????? ???? ?? ???:[ ?? ????? ???? ???? ????? ??? ??? ????? ???.]

            ? ?? ???? ” ????? ??????? ” ?????? ?????? ? ????? ” ??? ???? ??????? ” ??? ??? ??????? ???? / 400 ???? ??? ?????:[ ??? ???? ?? ?????? ?? ????? ?? ??? ?????? ? ?????? ?? ?? ???? ????? ????? ???? ?? ??? ???? ? ???? ??? ???? ?? ?? ????? ???? ????? ??????.] ? ??.
            ??? ??????? ????? ????:[ ??? ??? ????? ? ????? ??? ?????? ??? ?? ???? ????? ????? ??????.]

            ? ??? ?????? ?????? ??? ???? ??????? ??? ???? ??? ???? ???? ??? ????? ? ???? ?? ???? ? ?? ???? ????? ?? ?????? ??? 1993????? ? ??? ????? ??? ??????? ? ? ??? ???? ???? ?????? ???? ????? ??? ????? ?? ??????? ? ???????.

            ? ???? ?? ???? ?????? ?? ??? ??????? ??? ???? ?? ?? ??????? ? ?? ?? ?????? ?? ??? ??? ????? ??????? ? ?????? ???????? ??????? ? ?? ??????.

            ? ?? ???? ??????? ? ?????? ?? ????? ??????? ????? ????? ??? ??? ????? ??????? ????? ????? ??? ?????? ??? ? ???? / 81 ???? ?????? ??? ?????:[ ??? ” ?? ??? ???? ?????? ” : ??? ????? ? ??? ??? ????? ????? ????? ???? ???????.]

            ? ?? ???? ??????? [ ?? ????? ?? ???? ??????? ? ??? ?????? ???? ??? 282 ??. ? ?? ??? ?????? ?????? ????? ??? ???? ??? ???? ?? ????? ??????? ???? ???? ???? ???? ????? ???? ???? ??? 255 ??. ??????? ????.]. ? ?? ???? ??????? ?????? ??? ??? ??????? ??? ??? ????? ??????? ???? / 74 ?????? ???? ???? ????? ???? ?????? ???????:[ ? ?? ????? ??? ??????? ? ????? ? ? ??? ????? ???? ??? ???? ??? ??? ??? ???? ????? ? ? ??? ?? ????? ????? ????? ?????? ?? ?????.] ? ???? ??? ????? ??? ????? ? ?????? ????? ? ??? ?????? ?????? ????????.

            ? ?? ?????? ???? ???? /71 ????? ??????? ??? ???? ???? ??? ???:[ ???? ??? ????? ????? ?? ???? ??? ? ?? ??? ????? ???? ???? ????? ??? ????? ? ???? ???? ????? ??? ??????.]
            ? ?? ???? / 73 ???? ??????? ??? ???? ????:[ ??? ???? ?? ???? ??? ?????.] ? ? ???? ???? ?????:[ ??? ???? ????? ??? ??????.]

            ? ??? ?????? ????? ??? ???? ????? ?????? ?? ????? ????? ???? ???. ??? ?????? ???? ?????? ?? ?? ??? ?? ???? ??? ???? ??????? ??? ????? ???? ??? ??? ?????? ? ?? ??? ??????? ? ???? ???? ??? ????? ??? ????? ??????? ? ?????.

            ? ?? ??? ??? ????? ?? ??? ????? ?????? ??? ??? ??????? ?????? ?????? ?????? ?? ????? ” ?????? ?????? “.

            ? ?? ???? /85 ?? ?????? ??????? ????? ???? ???????:[ ? ?? ????? ???? ??? ????? ????? ? ???? ?????? ?? ???? ? ????? ????? ?? ???? ? ???????? ? ???? ??? ????? ??? ????? [ ?? ??? ? ?? ??? ??? ????? ] ???????? ?? ????? ???? ? ?????? ? ? ???? ??? ?? ????? ?? ????? ? ?? ?????? ? ?? ??????? ? ?? ????? ? ?? ?? ???? ? ? ?? ?? ??? ???? ???? ?????? ??? ??? ????? ??????? ?? ?????? ???? ???????? ???? ??? ??? ????.]

            dari dufal:perlu dicek kembali kebenaran dari kitab yg nte nukil.baik penerbitnya,penulis,men-syarah dan juga pemahaman nt!karna bisa jadi terdapat kekeliruan dalam saaat percetakan,pernafsiran dan juga pemahaman nt dari apa yg tersirat pada kitab tersebut. mengingat bukti-bukti yg ane bawakan menegaskan bahwa Aqidah Ahlu Sunnah Wal jama’ah tidaklah demikian sebagaimana yg nt tuduhkan kepada mereka!!!wallahu a’alam.

            ahmad berkata:? ???? ?????? ? ????? ???? ?????? ????? ????? ? ?????. ?????? ? ??????? ? ???? ??? ?? ???? ? ???? ??? ???? ? ????? ??? ????? ??? ?? ??? ? ?? ??? ? ?? ??? ? ?? ??? ? ?? ???? ? ?? ???? ? ???? ? ?? ??? ? ?? ?? ? ?? ??? ? ?? ??? ? ?? ??? ? ??? ? ?? ???? ? ??? ??????? ? ??? ?????? ? ?? ????? ??????? ? ? ?? ????? ??????? ? ??? ?????? ???? ? ? ??? ?????? ???? ? ? ?? ???? ? ?? ???? ? ?? ????.

            ? ?? ?? ??? ?? ????? ??????? ? ???? ??????? ??? ???? ????? ???? ? ? ?? ?? ??? ?? ??????? ?? ????? ???? ??? ????? ??? ??? ??? ? ??????? ???? ???? ????? ????? ??? ????? ? ?? ????? ? ?? ?????.
            ? ?? ???? ??? ???????? ?? ?????? ? ???????? ??? ??????? ? ? ?? ??? ??? ??? ??? ??????? ? ??? ?? ????? ????? ?????????.

            ? ?? ??? ???? ??? ??????? ?????? ??????? ???? ????:[ ? ?? ?????? ??? ?? ???? ?? ?????? ???? ?????? ? ????? ??? ??????? ?????? ?? ?????? ? ? ?? ??????? ?? ???? ? ? ?? ????? ??? ?? ???? ? ???? ???? ??? ???? ??? ???? ??? ??? ??? ??? ? ? ?? ?????? ??? ?????? ?? ???? ??? ???? ? ? ?? ????? ??? ????? ? ? ?? ????? ??? ????? ? ? ?? ???? ??? ???? ? ? ?? ???? ??? ????? ? ? ?? ??? ???? ?????? ? ? ?? ???? ???? ????? ? ? ???? ??? ????? ??? ??? ??????? ????? ??? ? ????? ???? ??????? ? ??? ??? ?????:{ ?????? ?????????? ??????.} ???? ?????? / 11. ? ???:{ ?????? ????? ????? ??????? ??????.} ???? ??????? / 4. ? ???:{ ???? ???????? ???? ????????.} ???? ???? / ?? ????? 65. ????? ?? ????? ???????? ? ??????? ???? 72.

            dari dufal:diatas dasar apakah nte beranggapan bahwa allah subhana wataala tidak khusus di suatu tempat dan tidak turun.sebagai mana yg ane nukil pada tulisan nte ” ?? ?????? ?? ????,?? ????? “???
            pernyataan nt ini secara tegas menyelisihi hadits yg telah shahih dan juga perkataan para ulama..Berhati-hatilah wahai si bayi Ajaib…

            masih tersisa kah pertanyaan bagi dufal ? atau ada yang masih belum jelas ? teks itu sengaja saja bawakan atas permintaan dufal.

            dari dufal: apa yang ada di pikiran nt setelah ane tunjukan bukti2 yg menjelaskan tentang kebenaran Aqidah ahlu sunnah wal jama’ah???

            apa yg mendasari nt sehingga membuat nt menutup mata terhadap ayat2 Alqur’an dan sunnah,serta perkataan para ulama,baik salaf maupun yg muta’akhirin yg menegaskan Bahwa Allah Subhana wata’ala ada pada arah tertentu??

            ahmad berkata:masih tersisa kah pertanyaan bagi dufal ? atau ada yang masih belum jelas ? teks itu sengaja saja bawakan atas permintaan dufal.

            dari dufal: sampailah ane pada pertanyaan pamungkas,”ahmad, bisakah nt tunjukan hujjah,baik Nash maupun Hadits Nabi yang shahih yang MEMBANTAH SECARA TEGAS bahwa Allah Subhana Wata’ala ADA PADA ARAH TERTENTU,YAITU ARAH ATAS???

            wassalam.

          2. he he he… duppal nggak berani, takut sama artikel yg di LINK itu ya? Bisa2 nt ngompol kalau pindah LINK, qi qi qi….

          3. Untuk para pengunjung semuanya, jika sampeyan-sampeyan gak paham apa yg dimaksud oleh Dufal Al-Cingkrangi, untuk membantu memahaminya silahkan baca yg lebih jelas di link berikut ini, SILAHKAN KLIK

          4. ahmad@ heheheh…baru taw ane klo ternyata kemampuan nte(bayi ajaib)dalam memperdebatkan masalah Aqidah hanya sebatas ini.akhirnya kelihatan juga kan belang mu.

          5. he he he…. akhirnya duppal menampakkan sifat asli wahabi yg lemah tapi sok jagoan.

            Ternyata kesombongannya benar-benar sudah berkarat di kepalanya yg kecil mungil seperti kepala bulus. He he he…. marah deh, marah deh, marah deh, he he he….

          6. duppal, kalimat nt tidak mudah dipahami, mungkin hanya nt sendiri yg paham kalimat nt. Makanya pengunjung saya kasih LINK yg lebih realistis untuk dipahami.

            Kalimat nt tata bahasanya amburadul, khas tata bahasa Wahabisme yg penuh ironisme yg akut.

  30. @ tawadhu

    niat baik semata tidaklah cukup,tetapi harus sesuai sunnah.
    bgmna jika ada org yg ingin mbangun masjid,tetapi dari uang hasil mencuri???
    bukankah niatnya sangat baik??

    dibaca lagi haditsnya..
    ” jauhilah isbal ( pakaian melebihi mata kaki ) olehmu,KARENA ITU MERUPAKAN KESOMBONGAN ”

    Jd tdk ada alasan,bhwa isbal itu boleh bila tdk sombong. krna rosulullah shalallahu ‘alaihi wa salam mengatakan bahwa isbal merupakan kesombongan.

    baca ancaman bagi orng yg isbal pd hadits yg pertama diatas,, hebat sekali ente diancam ky gtu ko ga takut… itu apa namanya klo bukan sombong…???

    dibaca lg haditsnya
    “pakaian/sarung seorang mukmin itu SAMPAI SETENGAH BETISNYA….”
    Jd yg paling afdol adlh sampai setengah betis,, tp ente katakan ” tetapi gak sampai setngah betis,secukupnya saja ”
    lancang sekali mulut ente menentang sabda nabi,,itu apa namanya klo bukan sombong???

    mana dalilnya klo larangan isbal itu hanya sewaktu shalat saja ????

    yg mewajibkan celana diatas mata kaki bukanlah wahabi,tetapi rosulullah..

    klo orang yg menjalankan sunnah ente katakan paling sunnah,, lalu apakah kita harus meninggalkan sunnah…???
    innalillahi wa innailaihi roji’un…

    lantas sunnah siapa yg antum ikuti wahai tawadhu?????????????????

      1. mamo@ sebelumnya ane minta maaf jika perkataan ane buat nte tersinggung.”bukan kah mas admin(ummati pers) telah menetapakan peraturan baru bagi setiap orang yang hendak komen di forumnya,agar menggunakan nama manusia bukan binatang??? ane pernah menanyakan hal tersebut sama mas admin,tpi sayangnya,pertanyaan ane di hapus..padahal ane pngen bela in nt..tp ntah kenapa mas admin menghapus komen ane…kata ane bgini”kok cuman arumi n ahmad saja yang dijadiin contoh dalam penggunaan nama? kenapa MAMO tidak di masukan namanya sebagaimana ahmad n arumi??? apakah ini berarti,mas admin menganggap bahwa,nama MAMO CEMAIN GOMBONG
        tidak layak disebut nama manusia?? apakah itu berarti nama MAMO CEMANI GOMBONG adalah,maaf,Binatang??.kurang lebih seperti itu pertanyaan ane…mas admin benar kan apa yang ane bilang??? komen ane jangan dihapus lagi ya mas…

          1. mamo,gak terpikir untuk ganti nama ya??? kan sebelumnya nt udh sempat ganti nama,sampe2 ahmad kesulitan mengenali nt.kok skrang namanya kembali lg???hhhmmm bisa di pahami koq…

          2. dufal nggak usah ngritisi nama ana nama nt aja ana jamin palsu …….ya ngga ????? hmmmm sangat lebih pahaaaam koq

    1. udah biasa mas mamo , ciri khas ahlu bid`ah wal ahwa dan sekte sesat jika membawakan dalil hanya yang mendukung pendapat mereka saja , tidak menyebut secara keseluruhan dan komplit takut katehuan belangnya.

    2. Begiotu lah orang orang wahhabi , secara gak langsung riya’ tapi gak menyadari dan terus membela diri sekenanya saja, yang di maksud @tawwadhu adalah kesombongan dalam menjalakan sunnah seolah olah , hanya orang wahhabi saja yang paling sunnah , apa itu bukan kesombongan. Dan ingat sunnah Kanjeng nabi bukan isbal saja……….
      Pokok bahasan kita hidup di indonesia yang menjunjung tinggi nilai nilai kesopanan, anda terlalu kaku dalam pemahaman………

  31. “……. abu bakar berkata : wahai rosulullah,sesungguhnya salah satu sisi pakaianku/sarungku turun melebihi mata kaki jika aku tdk mnjaganya. kemudian rosulullah mnjawab : engkau tdk melakukanya krna sombong ” ( HR.bukhori )

    kain abu bakar yg melebihi mata kaki bukanlah isbal,krna beliau tdk sengaja terjulur,dan selalu mnjaga kainya agar tdk isbal..

    berbeda dgn kalian yg memang sengaja menjulurkan pakaian kalian..

    apakah kalian hendak mnyamakan kalian dgn abu bakar….
    ckckckckc…. ngaca donk…!!!

    1. Trus kalau kita tidak mengikuti Nabi dan Sahabat , trus ikut meniru siapa? Jangan menilai sesuatu hanya dari luar/kulit saja. Bukan niat kami menyamakan diri dengan sahabat mulia , cuman kami meniru , coba jawab sendiri apa beda meniru dengan menyamakan…………..

  32. begitu banyak hadits yg menjelaskan tentang larangan dan ancaman bagi org yg melakukan isbal,, tetapi kalian tolak hanya berdalih dgn ketidak sengajaan abu bakar yg kainnya terjulur….

    ini adlh sifat pengekor hawa nafsu….
    mencari2 kesalahn sahabt untk mndukung kesalahan kalian..
    wal iyadzubillah….

  33. “Pakaian seorang muslim adalah hingga setengah betis. Tidaklah mengapa jika diturunkan antara setengah betis dan dua mata kaki. Jika pakaian tersebut berada di bawah mata kaki maka tempatnya di neraka. Dan apabila pakaian itu diseret dalam keadaan sombong, Allah tidak akan melihat kepadanya (pada hari kiamat nanti).” (HR. Abu Daud no. 4095. Dikatakanshohih oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih Al Jami’ Ash Shogir, 921)

    dalam hadits di atas disebutkan 2 jenis keadaan:
    1) isbal tanpa sombong: “Jika pakaian tersebut berada di bawah mata kaki maka tempatnya di neraka”
    2) isbal dngan sombong: “Dan apabila pakaian itu diseret dalam keadaan sombong, Allah tidak akan melihat kepadanya (pada hari kiamat nanti)”

    jika lafadz “pakaian di bawah mata kaki” dan lafadz “pakaian diseret dalam keadaan sombong” berada dalam 2 perkataan yang berbeda, maka itu bisa dijamak dan kedudukannya saling menafsirkan. dengan kata lain, orang yang pakaiannya di bawah mata kaki, maka otomatis dia telah sombong.

    akan tetapi jika kedua lafadh ini berada dalam satu perkataan, maka itu harus dibedakan. dengan kata lain, orang yang pakaiannya di bawah mata kaki tanpa sombong, maka ia akan ditempatkan di neraka. sedangkan orang yang pakaiannya di bawah mata kaki dengan ombong, maka Alloh tidak akan melihat kepadanya.

    contoh lain adalah penggunaan kata “faqir”d an kata “miskin”. ketika keduanya berada dalam 2 perkataan yang berbeda, maka keduanya brmakna sama. contoh:

    1) “ahmad adalah orang faqir”
    2) “salim adalah orang miskin”

    dalam kadaan ini, kata faqir dan kata miskin mempunyai makna yang sama. namun brbda kondisinya jika kedua kalimat di ata disatukan:

    “ahmad adalah orang faqir dan salim adalah orang miskin”

    dalam keadaan ini, kata faqir dan kata miskin harus dibedakan maknanya.

  34. lalu bagaimana dg orang yg cingkrang tapi sombong? Ngerasa dirinya nyunnah dan selamat sambil menyebut orang lain sebagai jahil dan dirinya adalah ahli ilmu. Apakah cingkrangnya itu tdk termasuk ujub?
    Orang pakai kain atau celana di bawah mata kaki blm tentu sombong. Zaman sekarang, kuli, pedagang, konglomerat, semuanya bisa pake celana di bawah mata kaki. Malah ada konglomerat yg cuma pake celana pendek. Jadi, kedudukan seseorang tdk melulu dinilai dr pakaiannya. Beda dg zaman rasul. Baca hadits tapi nafsirin sendiri, wahhabi banget gitu loh.

  35. Rasul saw bersabda :
    “Barangsiapa yg
    menyeret nyeret
    pakaiannya (menjela
    pakaiannya/jubahnya krn
    sombong maka Allah
    tidak akan melihatnya
    dihari kiamat (murka)”
    lalu berkata Abubakar
    shiddiq ra : Wahai
    Rasulullah…, pakaianku
    menjela.., maka berkata
    Rasul saw : “Sungguh kau
    memperbuat itu bukan
    karena sombong” (Shahih
    Bukhari Bab Manaqib).
    berkata AL Hafidh Imam
    Ibn Hajar mengenai
    syarah hadits ini :
    “kesaksian Nabi saw
    menafikan makruh
    perbuatan itu pada
    ABubakar ra” (Fathul
    Baari bisyarh shahih
    Bukhari Bab Manaqib).
    jelaslah sudah bahwa
    perbuatan itu tidak
    makruh apalagi haram,
    kecuali jika diperbuat
    karena sombong,
    dimasa itu bisa
    dibedakan antara orang
    kaya dg orang miskin
    adalah dilihat dari
    bajunya, baju para buruh
    dan fuqara adah pendek
    hingga bawah lutut
    diatas matakaki, karena
    mereka pekerja, tak mau
    pakaiannya terkena debu
    saat bekerja,
    dan para orang kaya dan
    bangsawan
    memanjangkan jubahnya
    menjela ketanah, karena
    mereka selalu berjalan
    diatas permadani dan
    kereta, jarang menginjak
    tanah,
    maka jadilah semacam
    hal yg bergengsi,
    memakai pakaian
    panjang demi
    memamerkan
    kekayaannya, dan itu tak
    terjadi lagi masa kini,
    orang kaya dan miskin
    sama saja, tak bisa
    dibedakan dengan
    pakaian yg menjela.
    jelas dibuktikan dengan
    riwayat shahih Bukhari
    diatas, bahwa terang2an
    abubakar shiddiq ra
    berpakaian spt itu tanpa
    sengaja, namun Rasul
    saw menjawab : “Kau
    berbuat itu bukan
    karena sombong”
    berarti yg dilarang
    adalah jika karena
    sombong.

  36. jadi, orang yg menjulurkan kainnya di bawah mata kaki krn sombong akan masuk neraka. Tidak hanya itu, orang yg menjulurkan kainnya di bawah mata kaki krn sombong, maka Allah akan murka kepadanya dan berpaling darinya.

    1. Waduh..mas…Rasul itu orang yang tidak sombong mas, tapi celana tetap di atas mata kaki,,emang ikutan ente siapa mas?, yang gak sombong dan celananya menjulur ke bawah?…sipa tuch orangnya? Nabi apa gak? di jamin masuk surga gak? Wah gue ikut Nabi gue mas, sombong gak sombong, celana Nabi gue itu gak isbal mas…Ente Nabinya lain sama gue kayaknya,,?

      1. Wah Budi, Nabi gue juga nggak pake batik, tapi gue sering pake batik, wah budi nabi gue nggak pake sarung, gue pake sarung, wah budi….., semua juga tahu isbal, menjulur kebawah mas asal tidak sampai ke tanah dan buat kotor mah menurut gue nggak apa, yang penting bersih aja. Menurut Budi batas isbal itu apa mesti cingkrang ? kalau menurut gue sih asal tidak menyentuh tanah atau diinjak, kan jadinya kotor, nanti kena najis susah dong… betul ndak ?

    1. tentu Blog ini tidak ada manfaatnya bagi Pengeyel berjiwa Kerdil , Jika ngeyel namun berjiwa besar , maka Blog INI sangat bermanfaat untuk mencari kebenaran dengan diskusi dan dialog tanpa moderasi dan anti delet se enaknya.

    2. Mang Deny, blog ini tidak bermanfaat bagi para pengekor hawa nafsu, dan ahlul bid’ah seperti Salafy Wahabi. Tapi sangat besar manfaatnya bagi para PENCARI KEEBENARAN.

      Di blog inilah kita bisa melihat kebenaran bertarung melawan kebatilan yg di sebarkan Wahabisme.

    3. @ deni
      maumu meninggalkan blog ini yg gak pernah mendelet komentar pengunjung sekritis apapun termasuk komen kalian para wahabiyyun yg me-maki2 di diblog ini, lalu masuk keblog kalian para wahabiyyun, percaya dan terima aja apa yg ditulis dan didoktrin di blog kalian….. tak usah ya, emangnya kerbau dicocok hidungnya mau aja seperti kalian ….he he he LC (lucu ni ye)

  37. PENGUMUMAN BUAT SAUDARA YANG ADA DI BLOG UMMATI UMMATI :
    ASSALAMUALLAYKUM WR WB
    DARI KESIMPULAN SEMUA KOMEN TERNYATA SAUDARA KITA DARI SALAFI / WAHABI SELALU MENGELUARKAN SENJATA ANDALAN / PAMUNGKAS YANG KITA SEMUA TAU BAHWA UNTUK MENUTUPI KETIDAK TAUAN MEREKA ( NGGAK MAU DI BILANG BODOH ) YAITU :
    1. “ITU HADIST DHOIF ”
    2. “ITU HANYA RO’YI ”
    3. “ITU SUBHAT ”
    4. “ITU HAWA NAFSU ”
    ANDALAN2 TSB YANG SELALU DILAYANGKAN APABILA MENTOK , NAMUN KALAU MASIH BERKILAH MEREKA AKAN BILANG ….MANA DALILNYA , SANADNYA ADA NGGA ……..
    SANGAT MEMPRIHATINKAN …….DALAM MENGKAJI SEHARUSNYA HATI DINGIN YANG DI CARI KEBENARAN BUKAN PEMBENARAN DAN KEMENANGAN JANGAN MALU DGN LAWAN DISKUSI MALULAH SAMA ALLOH SWT BAGAIMANA MAU DAPAT HIDAYAH KALAU OMONGAN LAWAN DISKUSI UDAH DI VONIS SALAH TANPA MENIMBANG MENILAI KEBENARANNYA MARILAH KITA BERSAMA MENCARI DAN MERAIH KEMENANGAN YANG BUAT BEKAL HIDUP KEKAL ESOK ……..
    SEKIAN DAN MOHON MAAF APABILA NGGAK BERKENAN …….
    SEMOGA ALLOH SWT SELALU MENJAGA ISLAM SERTA IMAN KITA SEMUA …..AMIIN….
    WASSALAM……

    1. Matur suwun Kang Mamo.
      Begitulah saudara kita yang telah merasa ilmu udah setinggi langit sehingga selalu menganggap lawannya salah terus, jujur melawan orang wahhabi harus dengan hati dingin yang paling cocok buat orang wahhabi adalah ilmu hati/tasawwuf namun apadaya lah ilmu tasawuf sudah dianggap ajaran ………….. , ya…….sehingga tidak mau untuk belajar/mempelajarinya dengan pikiran jernih.

    2. weeeeii orang-orang,dengar tu apa kata kyai mamo..kyai mamo cemani gombong adalah sorang kyai yang RAGU bahkan ane katakan bingungan atas nama (MAMO CEMANI GOMBONG) yang ia gunakan,”apakah namanya binatang ataukah manusia??keraguan beliau (kyai mamo) mungkin bisa kita temukan jawabnya,dari apa yang telah dilakukan beliau(kyai mamo cemani gombong) dimana beliau(kyai mamo)sewaktu membaca peraturan baru yang di terapkan oleh pengelola blog ini,beliau seketika itu langsung mengganti namanya menjadi ” KHIDIR”.parahnya,apa yg dilakukan(mengganti namanya) kyai mamo,membuat si bayi ajaib(ahmad syahid)menjadi bingung juga(beliau si bayi ajaib gak mengenali kyai mamo)

        1. @Baihaqi ana harap sidufal (DUnia FALls) nggak usah diladeni yaaa kita maklum aja kalau SESAMA BINATANG pasti senang dgn menyebut kata2 BINATANG comtoh KAMBING , INDUK SEMANG …DLL …..mustahil kalau bukan sesama BINATANG akan cinta dgn SEJENISNYA dan menyebut nyebut sesamanya ….lha kita MANUSIA yang normal di ciptakan ALLOH harap berlepas dari hal tersebut …..begitu saudaraku @Baihaqi…..

  38. Untuk kang AI,
    Terima kasih untuk pencerahannya, semoga tambah bermanfaat bagi kami semua dan tentunya semoga membawa barokah bagi kami semua.
    Jujur yang kami hindari adalah karena fanatik buta akan terrjadi fitnah yang lebih besar, misal di negara negara asia tengah dan arab sendiri yang begitu mudah mencucurkan darah sesama mahluk Alloh terutama sesama mahluk yang Mengakui Alloh sebagai Tuhan yang Esa dan Nabi Muhammad sebagai Nabi akhir zaman, padahal surga neraka belum ditentukan, mari serahkan semua pada Alloh semata karena yang menjadikan adanya Wahhabiyyun juga tentunya dari Alloh juga, semoga bangsa indonesia masih menjunjung tinggi nilai nilai kemanusia yang mana hak paling hakiki adalah hak untuk hidup…………..terhindar dari fitnah yang keji. Amin

  39. hanya satu alasan kenapa manusia yang terkena virus WAHABI itu selalu ngeyel dan merasa paling benar ……….MEREKA SUDAH DILILIT BAHKAN SUDAH MENYATU DGN HIJAB ILMU YANG TENTUNYA TIDAK LEPAS DARI SYETAN SEBAGAI SUMBER MALAPETAKA BAGI MANUSIA ….NAUZUBILLAH …..hanya hidayah Alloh yang sanggup mengatasi hijab mereka itu saja harus diawali dgn niat hati yang tulus ikhlas ingin mendapat ilmu yang haq .wahai saudara2ku WAHABIYUN sadarlah SYETAN itu musuh yang nyata bagi manusia dan termasuk orang yang sombong yang tidak mau menerima kebenaran dan meremehkan sesama manusia ………padahal Alloh sangat tidak suka dgn kesombongan.dan yang ana lihat yang paling parah HIJAB maupun ahlak dari WAHABIYUN yang komen di blog yang tercinta ini adalah si DUFAL (DUnia FALles )……

    1. namanya di ganti dulu baru ngomong…nt ga malu dgn sikap nt yg plin-plan,bingungan,gak jelas,ambigu,skeptis,ragu,gak prinsipil,dan masih banyak lagi perbendaharaan kata lainnya,yg cocok dialamatkan pada nt.

  40. @, Dufal
    Baiklah jika dufal tidak bisa pindah ke LINK yang ditunjukkan mas Baihaqi , saya posting ulang jawaban saya untuk saudara dufal yang terhormat, yang katanya bener bener ” serius ” Agar saudara dufal tidak malu dgn sikap yang plin-plan, bingungan , gak jelas, ambigu, skeptis, ragu, gak prinsipil,dan masih banyak lagi perbendaharaan kata lainnya, yang tidak pantas dufal alamatkan pada mas mamo.

    Dufal mengatakan :jika memang ahmad sudah gak mau lagi(mungkin udah ketemu gelar baru kali) dengan gelar “habib”yg ane sematkan padanya,ok,ane akan segera cabut gelar tersebut dari nt,dan mungkin akan ane gilirkan gelar itu pada mamo.Tapi ntah kapan..wallahu a’alam.

    Saya Jawab : perkataan yang tidak berarti dan tidak berguna.

    dufal mengatakan : Ahmad,alhamdulillah,setelah ane menterjemahkan teks yang ane hadirkan,bahwa ternyata apa yang nt katakan,bahwa imam malik dan imam hanafi tidak mengatakan(karena apa yang ada dlm teks tersebut hanyalah bentuk penyebutan nama,tidak menyertaka perkataan mereka) kafir terhadap orang2 yang yakin bahwa Allah itu ada pada Arah tertentu.begitu juga dengan imam syafii,beliau pun tidak SHARIH mengatakan kafir terhadap orang2 seperti yang disebutkan.

    Saya jawab : ga jelas fal , nt ngomong apa.. ?

    Dufal mengatakan : ane beranggapan bahwa,jangan2 karena lafazh”????? ????? ?????????” yg kemudian nt menelannya mentah-mentah tanpa di kunyah dulu,sehingga nte sampe pada kesimpulan bahwa ini adalah ijma para ulama.mudah2n asumsi ane gak benar,karna klo sampe benar,maka tak perlu ditanggapi,krn hujjahnya lemah!

    Saya jawab : ngomong yang jelas donk fal…? Ane nt ane nt , nih yang ngomong sebenarnya siapa fal….?

    Dufal mengatakan : Ahmad,jika apa yg nt fahami itu benar,maka dimanakah nte mesti letakkan perkattan Imam Hanifah ketika beliau melantunkan kalimat berikut ini.
    ”?? ???? ?? ???? ?? ??? ??
    “?????? ??????
    (lihat syarhus sunnah lil imaam al-baghawi(I/171)mukhtasharul’uluw lil imaam adz-Dzahabi(hlm.141),cet.Al-Maktab al-Islam,tahqiq Syaikh al-Albani.)
    apakah mungkin,seorang Imam Madzahib,ketika mengatakan kalimat diatas tidak dalam keadaan sadar,sehingga apa yg beliau katakan saling bertentangan antara satu dan lainnya??? ahmad HARUS DIJAWAB!!!

    Saya Jawab : jika dufal menjadikan Imam Abu hanifah sebagai sandaran maka saya sangat terkesan , dan itu menunjukkan kontradiksi juga Standar ganda dalam Ajaran Wahabi , sebab tidak sedikit al-Imam Abu Hanifah kalian jadikan Tameng untuk Aqidah Tajsim dan Tasybih kalian para Wahabis , Inilah faktanya, suatu ketika al-Imam Abu Hanifah ditanya makna “Istawa”, beliau menjawab: “Barangsiapa berkata: Saya tidak tahu apakah Allah berada di langit atau barada di bumi maka ia telah menjadi kafir. Karena perkataan semacam itu memberikan pemahaman bahwa Allah bertempat. Dan barangsiapa berkeyakinan bahwa Allah bertempat maka ia adalah seorang musyabbih; menyerupakan Allah dengan makhuk-Nya” (Pernyataan al-Imam Abu Hanifah ini dikutip oleh banyak ulama. Di antaranya oleh al-Imam Abu Manshur al-Maturidi dalam Syarh al-Fiqh al-Akbar, al-Imam al-Izz ibn Abd as-Salam dalam Hall ar-Rumuz, al-Imam Taqiyuddin al-Hushni dalam Daf’u Syubah Man Syabbah Wa Tamarrad, dan al-Imam Ahmad ar-Rifa’i dalam al-Burhan al-Mu’yyad). Selengkapnya bias dufal ikuti di artikel : fakta sekte wahabi berdusta atasnama Imam Abu Hanifah, masih di Blog tercinta ini.

    dufal mengatakan : selanjutnya,bagaimanakah,nt mengekspresikan diri nt,ketika ane menceritakan kisah tentang Imam Malik,sewaktu beliau ditanya tentang ISTIWA’ ALLAH AZZA WAJALLA,lalu kemudian beliau berkata.”???????? ??? ????? ?????? ??? ????? ???????? ?? ???? ??????? ??? ?? ”
    “?? ??? ???? ??? ?? ??
    (lihat Mukhtashar ae-’Uluw lil ‘Aliyyil Ghaffar(hlm.137,no119)tahqiq syaikh al-Albani dan syarhul ‘Aqiidah ath-Thahaawiyyah(hlm.386-387)takhrij dan ta’liq syu’aib al-Arnauth dan ‘Abdullah bin ‘Abdil Muhsin at-Turki)..

    saya jawab : dufal , qoul Imam Malik itu sangat Jelas bahwa beliau mengimani ” istiwa ” tanpa membagaimanakan istiwa itu, sementara Wahabiyun menjelaskan makna Istiwa dengan hakekat Dzahirnya ” Allah bersemayam diatas Langit ” kata ” bersemayam ” dan ” diatas Langit ” inilah , yang membedakan kalian dengan Imam Malik ra , bersemayam itu bertempat dan duduk , sementara bertempat dan duduk adalah sifat Makhluk , lihat pemahaman Wahabiyun sangat berbeda dengan keyakinan Imam Malik ra , semoga dufal sadar.

    dufal mengatakan : dan juga berkata Alhafizh Ibnu Katsir rahimahullah berkata, ” pandangan yang kami ikuti berkenaan dengan masalah ini (ISTIWA’ALLAH) adalah pandangan SALAFUSH SHALIH SEPERTI IMAM MALIK<al-AUZA'I ats-TSAURI,al-LAITS BIN SA'AD,IMAM ASY-SYAFI'I,IMAM AHMAD,ISHAQ BIN RAHAWAIH DAN IMAM-IMAM LAINNYA SEJAK DAHULU HINGGA SEKARANG,YAITU MEMBIARKANNYA SEPERTI APA ADANYA,TANPA TAKYIF,TANPA TASYBIH,TANPA TA'THIL..DAN TANPA TAHRIF.

    Saya jawab : pernyataan al-hafidz ibnu katsir sangat jelas yaitu :
    MEMBIARKANNYA SEPERTI APA ADANYA,TANPA TAKYIF,TANPA TASYBIH,TANPA TA'THIL..DAN TANPA TAHRIF.
    Sementara Wahabiyun mengatakan Allah duduk diatas Arys dan akan mendudukan Nabi Muhammad disebelahnya , coba dufal Lihat betapa Jauhnya pernyataan Ibnu Katsir dengan Wahabiyun , Ibnu Katsir tanpa Takyif sementara Wahabiyun menggambarkan Bagaimananya , tidak sadarkah dufal dan all wahabiyun jika perkataan al-hafidz Ibnu katsir menolak pendapat Wahabiyun… ?

    Dufal berkata : selesai.insya Allah,besok ane selesaikan tanggapan ane yg belum sempat ane tuntaskan.ane bersemangat untuk menanggapi balik tanggapan nte,namun sayangnya,waktu ane terbatas.tempat yg ane gunakan untuk ol,segera tutup.untuk itu,ane meminta kesabaran nte,untuk tetap menunggu tanggapan balik dari ane.insya Allah besok ane tuntaskan!!insya Allah.wassalam. bissmillahirrahmanirrahim..

    Saya jawab : semoga dufal benar benar serius dan bersemangat untuk mencari kebenaran.

    Dufal berkata : lanjutan dari apa yg belum sempat terbayar lunas : perhatikan perkataan para ulama baik salaf maupun kholaf..Allah ta’ala berfirman:??? ????? ??????? “??????
    (QS;al-Baqarah.255)
    Sa’id bin jubair berkata.”
    ketika ibnu abbas menafsiri ayat tersebut, beliau berkata,”?????? ???? ??????? ?????? ?? ???? ???? ??? ???? ??? ??
    “diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dalam Mu’jamul kabiir (no.12404),al-hakim(II/282) dan dishahihkannya serta disetujui oleh adz-Dzahabi.lihat Syarhul ‘Aqidah ath-Thahaawiyyah(hlm.368-369),takhrij dan ta’liq syu’aib al-Arnauth dan’Abdullah bin’Abdil Muhsin at-Turki.
    Imam Asy-Syafi’i rahimahullah berkata:???? ???? ?? ???? ??? ???? ??? ??? ???? ? ?? ? ????
    ” (lihat manhajul Imaam asy-Syafi’i fii Itsbaatil ‘Aqidah(II/358)
    Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah rahimahullah dalam kitabnya menukil perkataan Imam Asy-Syafi’i beliau berkata:?? ???? ??? ???? ?? ????? ???? ?? ???? ??? ?? ? ???? ? ? ?? ????? ? ??? ??? ??? ???
    ” (lihat Ijtimaa’ul juyuusy al-islaamiyyah’alaa Ghazwil Mu’aththilah wal jahmiyah(hlm.122)oleh imam Ibnul Qayyim,tahqiq Basyir Muhammad’uyum.
    Abu ‘Utsman Ash-Shabuni rahimahullah (wafat th.449 H)berkata: para ulama ahli hadits menetapkan TURUN-nya Rabb aza wa jalla ke langit terendah pada setiap malam tanpa menyerupakan turun_Nya Allah itu dengan turunnya makhluk(tasybih) tanpa mengumpamakan(tamtsil) dan tanpa menanyakan bagaimana turun_Nya(takyif).Tetapi menetapkannya sesuai dengan apa-apa yang di tetapkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wassalam dengan mengakhiri perkataan padanya (tanpa komentar lagi),memperlakukan kabar Shahih yg memuat hal itu sesuai dengan zhahirnya,serta menyerahkan ilmunya(kaifiyatnya)kepada Allah Azza Wa jalla.(aqiidatus salaf Ash-haabil adits(no38,hlm46) oleh abu’Utsman Isma’il bin’Abdurrahman ash-Shabuni,tahqiq Badr bin’Abdillah al-Badr.
    pertanyaan ane,apakah mungkin para ulama berani bersepakat mengkafirkan orang2 yg meyakini bahwa Allah ada tanpa arah tertentu???lalu kalopun ada(menurut bayi ajaib) dimanakah nt memposisikan perkataan para ulama yg ane bawakan ini??? tolong di jawab ya Bayi Ajaib..

    saya Jawab : Buktinya Ulama sudah menetapkan Ijma` Bahwa : kata “ KUFUR " BAGI ORANG2 YANG BERKEYAKINAN ALLAH TA’ALA ADA PADA ARAH TERTENTU” berasal dari ijma ulama,dan juga beberapa imam madzahib serta yang lainnya.
    Adapun pernyataan Ulama yang Dufal Bawakan , sangatlah Jelas Bahwa : Abu ‘Utsman Ash-Shabuni rahimahullah (wafat th.449 H).berkata: para ulama ahli hadits menetapkan TURUN-nya Rabb aza wa jalla ke langit terendah pada setiap malam tanpa menyerupakan turun_Nya Allah itu dengan turunnya makhluk(tasybih) tanpa mengumpamakan(tamtsil) dan tanpa menanyakan bagaimana turunNya(takyif). Tetapi menetapkannya sesuai dengan apa-apa yang di tetapkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wassalam dengan mengakhiri perkataan padanya (tanpa komentar lagi), memperlakukan kabar Shahih yg memuat hal itu sesuai dengan zhahirnya,serta menyerahkan ilmunya(kaifiyatnya)kepada Allah Azza Wa jalla.(aqiidatus salaf Ash-haabil adits(no38,hlm46) oleh abu’Utsman Isma’il bin’Abdurrahman ash-Shabuni,tahqiq Badr bin’Abdillah al-Badr.
    Tidak ada Masalah dengan Ucapan para Ulama ini , Justru saya heran dengan Dufal dan para wahabis , disatu sisi kalian membawakan pendapat seperti ini , bahwa : " tanpa menyerupakan turun_Nya Allah itu , dengan turunnya makhluk (tasybih) tanpa mengumpamakan (tamtsil) dan tanpa menanyakan bagaimana , Tapi Justru kalian melanggar sendiri aturan / kaidah Ulama yang kalian bawakan itu , dengan mengatakan " Bahwa Allah diatas Langit diatas Arsy dan akan akan mendudukkan Rosulallah SAW bersamanya " inilah Takyif dan Tasybih yang tidak disadari Wahabiyyun , mereka (wahabiyyun) mengira telah mengikuti Salaf padahal Salaf as-shalihin berlepas diri dari Wahabiyyun dan All Mujassimah..

    Dufal berkata : Dari dufal: perlu dicek kembali kebenaran dari kitab yg nte nukil.baik penerbitnya,penulis,men-syarah dan juga pemahaman nt!karna bisa jadi terdapat kekeliruan dalam saaat percetakan,pernafsiran dan juga pemahaman nt dari apa yg tersirat pada kitab tersebut. mengingat bukti-bukti yg ane bawakan menegaskan bahwa Aqidah Ahlu Sunnah Wal jama’ah tidaklah demikian sebagaimana yg nt tuduhkan kepada mereka!!!wallahu a’alam.

    Saya Jawab : silahkan Dufal cek kebenaran Kitab-kitab yang saya Nukil , semoga dufal menemukan kebenaran dan tersadarkan.

    Dufal berkata : dari dufal:diatas dasar apakah nte beranggapan bahwa allah subhana wataala tidak khusus di suatu tempat dan tidak turun.sebagai mana yg ane nukil pada tulisan nte ” ?? ?????? ?? ????,?? ????? “???
    pernyataan nt ini secara tegas menyelisihi hadits yg telah shahih dan juga perkataan para ulama..Berhati-hatilah wahai si bayi Ajaib…

    saya Jawab : tidak sadarkah Dufal jika perkataan Dufal : " allah subhana wataala tidak khusus " di suatu tempat dan tidak turun." Merupakan bentuk Takyif yang tidak dilakukan Salaf as-shalihin… ? tidak sadarkah dufal jika pernyataannya itu bentuk Takyif dan Tasybih yang nyata… ? Dufal Rupanya anda tidak mengerti perkataan Salaf as-shalihin ketika mereka mengatakan : sesuai dzahir dan tanpa mem bagaimana kan (takyif) , dufal salah mengerti perkataan para Imam diatas , dufal terjebak dalam Takyif Tasybih dan Tajsim karena Salah memahami perkataan salaf dalam masalah ini , Karena Allah tidak ada yang menyerupainya , jika dikatakan Allah Khusus disuatu tempat seperti arsy atau Langit , berarti Allah sudah terikat dengan dimensi Ruang , mungkinkah sang maha pencipta terikat dengan dimensi Ruang seperti yang dufal Nyatakan …?

    Dufal berkata : dari dufal: apa yang ada di pikiran nt setelah ane tunjukan bukti2 yg menjelaskan tentang kebenaran Aqidah ahlu sunnah wal jama’ah??? apa yg mendasari nt sehingga membuat nt menutup mata terhadap ayat2 Alqur’an dan sunnah,serta perkataan para ulama,baik salaf maupun yg muta’akhirin yg menegaskan Bahwa Allah Subhana wata’ala ada pada arah tertentu??

    Saya Jawab : bukti2 yang dufal bawakan jelas menunjukkan hal yang berbeda dengan apa yang di fahami oleh dufal , sehingga pemahaman dufal terhadap bukti bukti yang dufal bawakan adalah bukti jika dufal dan all wahabisme adalah kaum Mujassimah Musyabihah, menyelisihi Salaful Ummah As-shalihin.

    Dufal berkata : dari dufal: sampailah ane pada pertanyaan pamungkas,”ahmad, bisakah nt tunjukan hujjah,baik Nash maupun Hadits Nabi yang shahih yang MEMBANTAH SECARA TEGAS bahwa Allah Subhana Wata’ala ADA PADA ARAH TERTENTU,YAITU ARAH ATAS???

    Saya Jawab : hanya inikah pertanyaan PAMUNGKAS dari dufal… ? dufal , firman Allah subhanahu wa ta`ala sudah sangat jelas : Laiista kamistlihi Syai ( tidak ada suatu punyang menyerupainya) , fala Tadribu Lillahi amstal (janganlah kalian membuat permistalan bagi Allah), walam yakun lahu kufan ahad(tidak ada baginya badingan yakni serupa). Ayat2 suci al-qur`an ini sangat jelas melarang , mem bagaimanakan ayat Musytabihat karena akan menjerumuskan pada Tajsim dan Tasybih.
    Juga Hadist shahih dari Imran bin hushain rodiallahu anhuma berkata : bersabda Rosulallah SAW bahwa Allah pada azal ( keberadaan tanpa permulaan ) dan belum ada sesuatupun selainnya HR. bukhori : 2953 , hadits ini jelas menegaskan dan menjelaskan , jika sebelum Langit dan Arsy diciptakanpun Allah sudah ada , jika dikatakan Allah betempat dilangit , di arsy ( sebagaimana keyakinan wahabiyun) maka jelas keyakinan wahabiyun ini, bertolak-belakang dengan Hadist Rosulallah SAW . karena Allah ada sebelum selainnya ada.
    Juga Hadist yang diriwayatkan oleh Abu hurairah bahwa Nabi SAW bersabda : " engkaulah Adhzahir ( yang segala sesuatu menunjukkan akan keberadaannya) , tidak ada sesuatu diatasmu , dan engkaulah Al-bathin ( yang tidak dapat dibayangkan) tidak ada sesuatu dibawah-mu HR. muslim : 4888. hadist inipun menolak faham bathil dan Tajsim juga Tasybih ala Wahabi yang menyatakan Allah berada di tempat " arah " Atas.

    Begitu juga dengan pernyataan Imam ali bin abi tholib ra, : sesungguhnya Allah menciptakan Arsy untuk menampakkan kekuasaannya , bukan untuk menjadikannya TEMPAT bagi Dzatnya (al-farq bainal firoq hal. 256)
    Tidak sadarkah dufal jika pernyataan : Allah Subhana Wata’ala ADA , PADA ARAH TERTENTU,YAITU ARAH ATAS??? Merupakan bentuk Penyerupaan Allah dengan makhluknya….? Inilah bukti Jika Dufal melanggar Aturan yang ditetapkan para Ulama bahwa Bila Takyif dan Tasybih juga Tamtsil.

    Lagi pula pertanyaan dufal : " MEMBANTAH SECARA TEGAS " menunjukkan jika sebenarnya dufal pun merasa bersalah , karena telah menetapkan Arah bagi Allah SWT.
    Semoga Dufal tercerahkan….. amin.

    Wallahu a`lam Bishowab.

      1. Dudfal, ngapain baca tulisan nt berkali-kali, hanya buang-buang waktu. Kalau baca ayat Qur’an berkali-kali pasti dapat pahala, kalau baca tulisan nt dapat apa? Tidak dapat lain kecuali menemukan nt sebgai orang yg bingung. Nt mau ajak orang lain bingung seperti nt? Gak lah yaouw…?!!! Di samping itu juga gak ada pahalanya, he he he….

    1. he he he dufal ngeles , ya sudah kalo memang dufal nyerah bilang saja … gak apa-apa kok ..? ya sudah dufal ya semoga dufal dapet hidayah meninggalkan Aqidah Wahabi , Aqidah Tajsim dan tasybih yang jelas Bathil dan terlarang , amien…?

  41. Mas Syahid, wah terimakasih atas jawabannya. Biar para pengunjung jadi mudeng duduk persoalan ini. Saya kasih link-link itu maksudnya agar para pengunjung dapat membaca artikel yg lebih jelas yg membicarakan tentang “keberadaan Allah Swt”, sebab yg dibicarakan oleh Dupfal sungguh ambigu dalam arti sesungguhnya. Atau lebih jelasnya dia hanya ngeyel aja agar disebut bisa jawab dalam diskusi ini.

    Syukron Mas Syahid, terus semangat berjuang dan berdakwah memberi pencerahan pada para pengunjung blog ini. Ini semua sangat bermanfaat bagi siapa saja yg bersungguh-sungguh mencari kebenaran.

    Terima kasih kepada Admin blog ini yg telah memberi kesempatan yg luas kepada para KOMENTATOR untuk berkomentar secara ilmiyah seperti yg disampaikan Mas Syahid dan All teman-teman ASWAJA.

  42. ahmad@ nt terlalu sederhana untuk ane hadapi.krn sangat jelas terlihat dari bagaimana nte memahami Nash,hadits dan juga ijma ulama yg termasuk cabang hukum dalam agama islam..peringatan,nte dalam istinbath tolong cari Nash yg jelas biar nt gak kelihatan bingungan.

    1. he he he makanya yuk buktiin Aqidah Wahabi itu sesat atau tidak ..? biar keliatan kalau dufal itu Orang `Alim yang dalam Ilmunya , biar ketahuan kalo dufal tuh sekelas Mufti kaya bin Baz Ustaimin dll juga biar ada buktinya kalau dufal itu ” SERIUS ” ingin mencari kebenaran , maukan Dufal Unjuk Ilmu dan kebenaran…?

      1. waalaikum salam wr.wb , wah mas gondrong rupanya terus memonitor ya….? sayang mas gondrong udah mo gelar tikar eh… dufalnya ga mau diskusi dengan orang yang terlalu sederhana seperti saya , mungkin dufal pengen diskusinya sama antum mas gondrong…?

        1. he..he..,Alhamdulillah ane monitor terus kang,ane lebih dan lebih sederhana lagi dr kang syahid,
          ane mo nyimak aja dulu kang,

          moga2 atas izin Allah semua yg belum tercerahkan hati nya akan tercerahkan ,yg tertutup biar terbuka, yg belum faham menjadi faham,dan yang telah terbuka semoga di berikan keluasan dan keistiqomahan dlm pelaksanaannya…
          amiin,..

      2. lho,bukannya bukti-bukti yg ane hadirkan baik nash,hadits,perkataan para ulama,merupakan kebenaran dari Aqidah salafy??
        apanya yg salah dengan bukti2 yg ane hadirkan??
        nte ngerti teks dari Nash yg ane hadirkan gk?? nte ngerti hadits Nabiyg shahih yg ane tunjukan gak?? nte ngerti perkataan imam hanifah gk?? nte ngerti perkataan imam syafii gak?
        nte ngerti perkataan para ulama gak??

        klo nte benar2 paham hujjah yang ane bawa,tentunya gak bisa nt katakan bahwa Allah itu tidak bertempat dan tidak turun!
        lucunya,nte malah katakan,bahwa ane yg mengatakan bahwa Allh itu “tidak bertempat dan tidak turun”padahal jelas-jelas tulisan tersebut sengaja ane nukil dari tulisan nte yg gak berdasar itu,supaya ane konfrontasikan dengan hujjah yg ane bawa..eh malah di balik..pikiran nte bingungan bnget tuh..nte gak bisa baca ya?
        dan lucunya juga,ane meminta agar nte menghadirkan Nash ato hadits yg shaih,yg membantah secara tegas,bahwa Allah itu tidak bertempat,nte malah ngasih hujjah yg gak nyambung dengan permintaan ane..emangnya siapa yg menyerupakan Allah dengan makhluknya?? Ya Allah,ni orang pikirannya kacau bnget..apa perlu ane jitak dulu biar ngerti..

      3. @. dufal

        Dufal mengatakan : lho,bukannya bukti-bukti yg ane hadirkan baik nash,hadits,perkataan para ulama,merupakan kebenaran dari Aqidah salafy??

        Saya jawab : dimana letak kebenaran Aqidah salafy dufal…? Aqidah Wahabi (ngaku salafi) adalah Aqidah Mujassimah Musyabihah dimana letak kebenarannya…?

        Dufal mengatakan : apanya yg salah dengan bukti2 yg ane hadirkan??
        nte ngerti teks dari Nash yg ane hadirkan gk?? nte ngerti hadits Nabiyg shahih yg ane tunjukan gak?? nte ngerti perkataan imam hanifah gk?? nte ngerti perkataan imam syafii gak?
        nte ngerti perkataan para ulama gak??

        Saya Jawab : semuanya sudah saya komentari silahkan dufal pelajari lagi , lalu tunjukkan komentar saya yang mana yang mau dufal bantah…?

        Dufal berkata : klo nte benar2 paham hujjah yang ane bawa,tentunya gak bisa nt katakan bahwa Allah itu tidak bertempat dan tidak turun !

        Saya jawab : kenapa gak bisa saya mengatakan jika Allah tidak bertempat dan tidak ” turun “….? Bukankah Allah SWT berfirman : ” tidak ada yang menyerupainya ” jika dufal katakan bahwa ” Allah bertempat ” juga ” turun ” lantas apa bedanya dengan Makhluk yang juga bertempat dan turun naik(bergerak)….?

        Dufal mengatakan : lucunya,nte malah katakan,bahwa ane yg mengatakan bahwa Allh itu “tidak bertempat dan tidak turun”padahal jelas-jelas tulisan tersebut sengaja ane nukil dari tulisan nte yg gak berdasar itu,supaya ane konfrontasikan dengan hujjah yg ane bawa..eh malah di balik..pikiran nte bingungan bnget tuh..nte gak bisa baca ya?

        Saya jawab : di paragraph yang mana saya katakan : : bahwa dufal yg mengatakan bahwa Allh itu “tidak bertempat dan tidak turun” entah siapa sebenarnya yang ” bingungan bnget tuh ” dan yang enggak bisa baca, tolong tunjukkan pada paragraph atau jawaban yang ke berapa…? Agar terbukti omongan dufal itu…?
        dufal mengatakan : dan lucunya juga,ane meminta agar nte menghadirkan Nash ato hadits yg shaih,yg membantah secara tegas,bahwa Allah itu tidak bertempat,nte malah ngasih hujjah yg gak nyambung dengan permintaan ane..emangnya siapa yg menyerupakan Allah dengan makhluknya?? Ya Allah,ni orang pikirannya kacau bnget..apa perlu ane jitak dulu biar ngerti..

        saya jawab : ini lho dufal saya Ulang sebagian , ” firman Allah subhanahu wa ta`ala sudah sangat jelas : Laiista kamistlihi Syai ( tidak ada suatu punyang menyerupainya) , fala Tadribu Lillahi amstal (janganlah kalian membuat permistalan bagi Allah), walam yakun lahu kufan ahad(tidak ada baginya badingan yakni serupa). Ayat2 suci al-qur`an ini sangat jelas melarang , mem bagaimanakan ayat Musytabihat karena akan menjerumuskan pada Tajsim dan Tasybih.

        Juga Hadist shahih dari Imran bin hushain rodiallahu anhuma berkata : bersabda Rosulallah SAW bahwa Allah pada azal ( keberadaan tanpa permulaan ) dan belum ada sesuatupun selainnya HR. bukhori : 2953 ,

        hadits ini jelas menegaskan dan menjelaskan , jika sebelum Langit dan Arsy diciptakanpun Allah sudah ada , jika dikatakan Allah betempat dilangit , di arsy ( sebagaimana keyakinan wahabiyun) maka jelas keyakinan wahabiyun ini, bertolak-belakang dengan Hadist Rosulallah SAW . karena Allah ada sebelum selainnya ada.

        Juga Hadist yang diriwayatkan oleh Abu hurairah bahwa Nabi SAW bersabda : ” engkaulah Adhzahir ( yang segala sesuatu menunjukkan akan keberadaannya) , tidak ada sesuatu diatasmu , dan engkaulah Al-bathin ( yang tidak dapat dibayangkan) tidak ada sesuatu dibawah-mu HR. muslim : 4888. hadist inipun menolak faham bathil dan Tajsim juga Tasybih ala Wahabi yang menyatakan Allah berada di tempat ” arah ” Atas.

        Dufal , masihkah ada yang belum jelas ..? atau menurut dufal masih enggak nyambung… ? bisa dufal jelaskan dimana letak tidak nyambungnya…? , atau dufal mau bantah semuanya….? Silahkan dufal bantah Insya Allah saya masih setia menemani dufal , karena semakin dufal banyak bicara semakin kelihatan jika dufal adalah seorang yang `alim dan bijaksana. semakin banyak dufal berkomentar semakin membuktikan jika dufal ber Ilmu tinggi , dan berakhlak mulia.

        semoga dufal tersadarkan , amien

        1. ahmad. bagaimana menurut nte,dengan kisah Rasul Allah ketika beliau naik ke atas untuk menghadap Allah Subhana wata’ala dalam rangka menerima perintah menjalankan shalat 5 waktu.. skali lagi gak ada yg menyerupakan Allah denga makhluknya..adapun para Ulama,mereka pun Berkeyakinan bahwa Allah subahana wata’ala berada diatas langit dan Akan Turun,akan tetapi mereka membatasinya hanya sampai disitu(tidak menyakan bagaimana Allah itu beristiwa, dan juga tidak menyakan bagaimana Allah itu turun)..DEMI ALLAH AHMAD,NTE SALAH DALAM MEMAHAMI NASH,HADITS DAN JUGA PERKATAAN PARA ULAMA YANG TELAH ANE HADIRKAN..PERLU DIKETAHUI,BAHWA IMAM HANIFA MENGKAFIRKAN ORANG@ YANG TIDAK MEYAKINI BAHWA ALLAH TA’ALA BERADA DI ATAS LANGIT! DAN IMAM SYAFII PUN MEYAKINI BAHWA ALLAH SUBHANA WATA’ALA BERADA DIATAS LANGIT.BEGITU JUGA DENGAN IMAM MALIK.IMAM ARBAA SEMUANYA MEYAKINI BAHWA ALLAH SUBAHANA WATAALA BERADA DIATAS LANGIT. PEMAHAMAN NT SENDIRI YANG NGAUR..MAKANYA NTE PERLU NGAJI DULU..KEBENRAN AQIDAH AHLU SUNNAH WALJAMA’AH ALHAMDULILLAH TIDAK DIRAGUKAN LAGI.

        2. buat dufal

          dufal mengatakan : ahmad. bagaimana menurut nte,dengan kisah Rasul Allah ketika beliau naik ke atas untuk menghadap Allah Subhana wata’ala dalam rangka menerima perintah menjalankan shalat 5 waktu.. skali lagi gak ada yg menyerupakan Allah denga makhluknya..

          saya jawab : dufal tidak ada keraguan sedikit pun tentang di Isra mi`roj kannya Rosulallah SAW , (dengan ruh dan jasadnya) hanya saja apakah kata Wa Urija bihi Ila sama , kita fahami dengan hakekat dzahirnya ….? Atau dengan Makna Majazi bahwa kata ” atas ” adalah tinggi dan kemuliaan yang bersifat Ma`nawi bukan Hissi , atau dengan Tafwidh , dufal pilih yang mana ..?

          dufal mengatakan : adapun para Ulama,mereka pun Berkeyakinan bahwa Allah subahana wata’ala berada diatas langit dan Akan Turun, akan tetapi mereka membatasinya hanya sampai disitu (tidak menyakan bagaimana Allah itu beristiwa, dan juga tidak menyakan bagaimana Allah itu turun)..

          saya jawab : ulama mana dufal , yang meyakini Allah diatas Langit dan akan turun…? Seperti apakah bunyi perkataan mereka…? Bisa dufal tampilkian pernyataan para Ulama tersebut…?

          Dufal mengatakan : DEMI ALLAH AHMAD,NTE SALAH DALAM MEMAHAMI NASH,HADITS DAN JUGA PERKATAAN PARA ULAMA YANG TELAH ANE HADIRKAN..PERLU DIKETAHUI,BAHWA IMAM HANIFA MENGKAFIRKAN ORANG@ YANG TIDAK MEYAKINI BAHWA ALLAH TA’ALA BERADA DI ATAS LANGIT! DAN IMAM SYAFII PUN MEYAKINI BAHWA ALLAH SUBHANA WATA’ALA BERADA DIATAS LANGIT.BEGITU JUGA DENGAN IMAM MALIK.IMAM ARBAA SEMUANYA MEYAKINI BAHWA ALLAH SUBAHANA WATAALA BERADA DIATAS LANGIT. PEMAHAMAN NT SENDIRI YANG NGAUR..MAKANYA NTE PERLU NGAJI DULU..KEBENRAN AQIDAH AHLU SUNNAH WALJAMA’AH ALHAMDULILLAH TIDAK DIRAGUKAN LAGI.

          Saya jawab : silahkan dufal tampilkan perkataan Imam 4 madzhab berkaitan soal “Istiwa” jangan-jangan kaya yang udah-udah Cuma klaim dan salah paham…? Lagi Pula Aqidah Wahabiyyah adalah Faham Tajsim dan Tasybih , kok jadi Ahlu Sunnah sejak kapan…? Dan tahukah dufal jika Ibnu Taymiyah yang dufal agungkan menyatakan Bahwa alam ini Qodim atau azali..? tahukah dufal kenapa Ibnu Taymiyah menyatakan bahwa ala mini Qodiim dan azali…? Padahal pernyataan itu menyelisihi Ijma`…. Yang bisa menyebabkan kekufuran…? Kok Ibnu taymiyah nekad ya…?

          1. ahmad@ salah bukti bahwa nte gak mengerti dengan tulisan ane, bisa dilihat dari perkataan nt berikut ini :kata Ahmad : ulama mana dufal , yang meyakini Allah diatas Langit dan akan turun…? Seperti apakah bunyi perkataan mereka…? Bisa dufal tampilkian pernyataan para Ulama tersebut…?

            dari dufal:lihat kembali hujjah yg ane hadirkan.Baik,Nash,Hadits dan juga Perkataan para imam Madzahib,diantaranya,imam Hanifa,asy Syafi’i dan Imam Malik serta prkataan Ibnu Katsir yang semuanya Alhamdulillah telah ane hadirkan di hadapan nte dan juga kecoak-kecoak (kata mas admin) yg mencoba mengingkari kebenaran Aqidah Ahlu Sunnah waljama’ah.nte,kan bisa bahasa arab,kok terjemahin tulisan yg ane hadirkan aja gak bisa??semakin ragu ane…

          2. @dufal

            maaf ane juga ingin tahu di kitab mana,karya para imam tsb mengatakannya,bukan karya ulama lain yg mengatas namakan nya,…

          3. gondrong@ bro,coba lihat tulisan yg ane hadirkan untuk menyanggah perkataan ahmadsyahid.insya Allah nte akan menemukan kebenaran..klo masih gak percaya,nte coba rujuk langsung pada kitab2 ini:(lihat syarhus sunnah lil imaam al-baghawi(I/171)mukhtasharul’uluw lil imaam adz-Dzahabi(hlm.141),cet.Al-Maktab al-Islam,tahqiq Syaikh al-Albani.) bisa juga nte temukan perkataan mereka(beberapa imam arbaa) pada kitab SYARAH AQIDAH AHLUSUNNAH WALJAMA’AH. nte juga bisa melihat langsung disini,tentang perkataan imam malik.(lihat Mukhtashar ae-’Uluw lil ‘Aliyyil Ghaffar(hlm.137,no119)tahqiq syaikh al-Albani dan syarhul ‘Aqiidah ath-Thahaawiyyah(hlm.386-387)takhrij dan ta’liq syu’aib al-Arnauth dan ‘Abdullah bin ‘Abdil Muhsin at-Turki).
            disini juga boleh,klo nte mau temukan perkataan imam syafii.(lihat Ijtimaa’ul juyuusy al-islaamiyyah’alaa Ghazwil Mu’aththilah wal jahmiyah(hlm.122)oleh imam Ibnul Qayyim,tahqiq Basyir Muhammad’uyum.ya akhi, ane pikir ane sudah menjawab pertanyaan nte.besar harapan ane agar ente segera melihat langsung pada kitab yg ane tunjukan.insya Allah..

          4. yang ane maksud jika adalah karangan langsung imam2 tsb,..
            spt jelas imam syafii dan abu hanifah pada fiqh al akbar nya..

          5. gondrong@ begini akhi,klo memang nte ingin menemukan kebenaran,maka perlu untuk kemudian nte merujuk pada kitab-kitab yg ane hadirkan,dari situ insaya Allah nte akan dihantarkan melalui sanad-sanad yg ada sehingga insya Allah nte akan sampai pada sumber yg tsiqoh dimana terdapat perkataan mereka(imam arbaa)seperti yg ane bawakan.coba nte rujuk dulu lah.nte jgn membatasi diri pada riwayat-riwayat yg dibawakan oleh mas admin/atau yg terdapat pada literatur2 yg telah terkontaminasi dgn kepentingan subyektif.Nte selaku orang yg ingin berpegang pada sumber yg tsiqoh,tentunya sangat perlu untuk membandingkan riwayat2 yg dibawa oleh salafy dgn riwayat2 yg datang dari selain mereka.sehingga dgn begitu nte kan menemukan hujjah yg sangat kuat!mas gondrong,coba saja nte implementasikan apa yg ane bilang,insya Allah nte akan puas dengan penemuan2 nte nantinya.semoga Allah Ta’ala memudahkan nte dalam pencarian..amin.

          6. @dufal,
            Alhamdulillah ane telah baca yg dufal kasih di atas,namun tuk ana tak satu pun yg dapat memperkuat bahwa hal tsb memang pkataan imam malik dan imam hanafi,…

          7. ya kalo dufal gak bisa tampilin pernyataan Imam 4 madzhab ya ga apa2 , emang tulisan dufal kacau kok…?

            tapi sejak kapan tuh Wahabi Jadi Ahlu Sunnah…? bisa dufal jelasin …?

            dan kenapa cuma satu pernyataan saya yang dufal komentari…? pernyataan saya yang lainnya susah dibantah sama dufal sih ya…?

          8. ahmad@ nte gak bisa baca ya?? ane suruh liat tulisan ane,eh malah ngatain ane gak bisa hadirkan perkataan imam madzahib..aneh bnget nte.dari tulisan nte,Demi Allah ane melihat ga ada yang berbobot,semua tulisan nte hanya bersandar pada pemahaman subyektif nte,gak bersandar pada hujjah2 yg jelas.nte mengembengkan pikiran nte ditempat yang salah.ahmad,nte coba terjemahkan perkataan para imam madzahib yg ane bawakan,nte akan menemukan secara TEGAS bahwa mereka(imam Arbaa) meyakini bahwa Allah itu Berada di atas! dan bahkan mengkafirkan orang2 yg mengingkari keberadaan Allah ta’ala ada diatas langit. DITERJEmaHKAN YA.

          9. dufal bisakah dufal tampilkan pernyataan imam 4 madzhab dari selain kitab-kitab Mujassimah seperti Ijtima` al juyusy al-islamiyah , pengarangnya kan Murid Ibnu Taymiyah yang sama-sama terjatuh dalam Aqidah Musyabihah mujassimah , cari kitab yang Mu`tabarlah yang diterima oleh seluruh gholongan seperti Asma Wa shifat lil imam Baihaqi , kalo rujukannya kitab Mujassim, ya sangat dipertanyakan Ke Shahihannya , mujassimah kan biasa berdusta , bahkan Ijma` pun dilanggar sudah hal biasa , coba dufal cari kitab yang Mu`tabar biar gak kesasar.

          10. ahmad@ Alhamdulillah pertanyaan nte gak satupun gak ane jawab.ane jawa semua kok..hanya saja jawaban ane,nte gak paham,jadi jgn salahkan ane klo pada akhirnya buat nte gak bisa paham dgn bukti2 yg ane hadirkan.salahkan aja otak nte itu yg gak bisa mikir secara tertib.

    2. Dudfal, yg baca blog ini banyak lho, kok nt gak malu ngeyel seperti ini? Apakah karena nt gak kelihatan wajah sehingga tidak perlu malu di hadapan para pengunjung blog?

      Dari awal nt sudah kelihatan kok ngeyelnya, dan terlalu banyak menghina Mas Syahid sebgai partner diskusi, untung saja Mas Syahid tidak terpancing provokasi setanic nt. Orang yg mengerti persoalan ini juga sudah mudeng kalau nt sebenarnya tidak punya kapabilitas ngomongin soala ini. Jujur aku nulis ini, memang seperti itulah nt, ini bener lho phal.

    1. sukur alhamdulillah jika dufal punya harapan seperti itu , hanya apakah dufal sudah pada trek yang benar atau tidak…? sebab tidak ada yang mengakui jika Wahabiyyah adalah Ahlu Sunnah Wal-Jama`ah.

      1. terimakasih ahmad syahid.Ane yakin,Bahkan sangat Yakin,Bahwa AQIDAH YG DIBANGUN DIATAS MANHAJ AHLU SUNNAH WAL JAMA’AH ADALAH SATU-SATUNYA JALAN UNTUK MEYELAMATKAN DIRI DARI SIKSA NERAKA YANG MEMBAKAR!ADA ATAUPUN TIDAK ADA(MINORITAS) PENGAKUAN DARI ORANG2 YANG MENGINGKARINYA INSYA ALLAH ANE BERHARAP AGAR ANE TIDAK IKUT-IKUTAN NYASAR SEPERTI MEREKA-MEREKA YANG SEDANG NYASAR SAAT INI..INSYA ALLAH..

  43. Masyaallah, antaghfirullah, laa khaula walaa quwwata illa billah….. Rupanya Duffal sudah begitu bersikeras dg kebenaran Wahabi tanpa mempertimbangkan fakta2 ilmiyah, mungkin sikap duffal inilah contoh nyata yg disebut taqlid buta itu.. Kalau sudah begitu ya sudahlah, saya merasa termotivasi oleh semangat Mas Syahid dan hanya bisa berterimakasih kepada Mas Syahid yg telah berusaha keras menyadarkan saudaranya walaupun kelihatannya tidak membawa hasil, tapi saya yaqin Mas Syahiod sudah berusaha maksimal semoga dicatat sebagai amal sholih yg akan memberatkan timbangan kebaikannya di akherat kelak, amin…..

    1. wah mas baihaqi baru OL lagi neh , mas enggak usah berlebihan ah, kita disini semua sama kok hanya bisa berusaha menjelaskan , yang mudah mudahan penjelasan All Aswaja semuanya dicatat sebagai amal kebaikan disisi allah SWT, amin.

    2. baihaqi@ baca dulu tulisan ane dgn benar,tertib,cermat,teliti, baru nte simpulkan secara obyektif.nte tolong,klo gak senang sama salafy (mngkin karna gak cocok dgn hawa nafsu nte kali)jgn ngatain pemehaman salafy gak ilmiah(mungkin karna otak nte yg dangkal),nte ngomongnya sok taw bnget,baru aja mulai berdebat,eh udah nawarin link orang..katanya gak mo googling,eh malah lebih parah lagi,gak malu dgn perkataan ahmadsyahid ya? meski ahmadsyahid juga sama ikut-ikutan jilatin ludahnya sendiri.

      1. dupfall, link yg ane pasang itu link blog ini juga kan, makanya klik dong.

        Lagian ulama jenis apa yg bilang kalau Wahabi itu Ahlussunnah Waljamaah? lha Wahabi itu sejarahnya juga sudah jelas kok masih ngeyel aja, makanya gunakan nalar jangan hanya taqlid kepad syekh wahabi, yang tauhidnya juga tauhid tiga yg sesat gitu kok? Masih mau ngeyel terus ya, he he he….

        1. baihaqi@ pikiran goblok bnget ya,lantas apa bedanya googlink dengan cara menawarkan link pengelola blog ini dgn link orang lain? bukankah itu sama2 mengambil(mengopi) punya orang??? OMONGAN NTE SENDIRI AJA GAK BISA NTE PAHAM APALAGI OMONGAN ORANG LAIN???SANGAT LEBIH MUNGKIN NTE KEBINGUNGAN. SARAN DARI ANE, SEBAIKNYA NTE BELAJAR MEMAHAMI,MENGERTI OMONGAN NTE DULU,BARU NTE BELAJAR SAMA ORANG LAIN! CUKUP JELAS BUKAN..

        2. baihaqi@ pikiran goblok bnget ya,lantas apa bedanya googlink dengan cara menawarkan link pengelola blog ini dgn link orang lain? bukankah itu sama2 mengambil(mengopi) punya orang??? OMONGAN NTE SENDIRI AJA GAK BISA NTE PAHAM APALAGI OMONGAN ORANG LAIN!!SANGAT LEBIH MUNGKIN NTE KEBINGUNGAN. SARAN DARI ANE, SEBAIKNYA NTE BELAJAR MEMAHAMI,MENGERTI OMONGAN NTE DULU,BARU NTE BELAJAR SAMA ORANG LAIN! CUKUP JELAS BUKAN..

          1. @Dupfall
            Ternyata nt yg goblog murokkab tapi gak sadar. Seneng goblok-goblokin orang lain tapi diri sendiri goblog kuadrat!!!

            Googling berasal dari kata google, maksudnya mencari alamat-alamat URL melalui search engine google dg cara terlebih dulu mengetikkan “keyword” lalu dienter maka akan muncul 10 alamat URL terdepan sesuai dg keyword yg diketikkan, itulah googling.

            Contoh, nt ketikkan keyword di search google, misalnya keywordnya WAHABI lalu enter deh, maka akan muncul sederetan alamat sesuai yg nt ketik tsb. Coba deh lakukan, nanti nt paham dan jadi pinter.

            Nah, dengan demikian maka ketahuan kan siapa yg goblog? Pantesan nt ngeyelan dan suka menghina Mas Syahid dalam diskusi di atas, jelaslah antum ingin menutupi kegobloganmu sendiri dg cara menghina partner diskusi.

          2. mas baihaqi , Rupanya Dufal sudah jadi mufti yah….? gimana Ummatnya tuh kalo muftinya kayak dufal ?…, kacau dunia

          3. Ya Mas Syahid, dupfall ini tingkatannya sama dg mufti-mufti Saudi, makanya bisa dilihat kuwalitas fatwa mufti-mufti tsrsebut yg membingungkan pengikutnya. Fatwanya mencla-mencle lha kelasnya masih sekelas dupfall, jahilnya murokkab.

          4. Bayitabung,eh, salah, baihaqi@ badan nte lagi meriang ya? emg siapa yang lg pengn mendefinisikan google disini?? we goblok, ane katakan skali lagi ya, praktek yg nte(begitu juga dgn ahmad syahid) lakukan
            adalah temasuk didalam pengertian googlink itu sendiri.nte terlalu tekstual dalam memahami sesuatu,sampe2 nte sendiri jadi kebingungan,ketika memahami kata “googlink” dalam prespektif etimologi dan terminalogi.we,jgn sok pinter,dunia ini serasa begitu sempit jika segala sesuatu dipahami dgn menggunakan kaca mata nte.

          5. bayi tabung eh maaf baihaqi@ benerkan apa yg ane katakan,nte pahami tulisan nte sendiri aja SUSAH! gimana mau paham tulisan orang lain,sangat lebih mungkin nte kesulitan.perlu ane jelasin skali lagi biar nte paham,yg ane katakan bukan pada persoalan definisi googling itu sendiri.Tapi yg ane persoalkan dimana letak PERBEDAAN ANTARA MENAWARKAN LINK MAS ADMIN DGN MENAWARKAN LINK ORANG LAIN??? ini pertanyaan yg harus nte jawab!bukan ane menyuruh nte untuk mendefinisikan googling dalam forum ini..lagian klo ane menyuruh nte untuk mendefinisikan kata”Google” dgn imbuhan “ing”, kapasitas nte apa untuk menjelaskan hal itu disini.

          6. wong mumet ……@dufal = Dunia Fales ….sejak awal mas Syahid udah tak kasih tau jangan LADENIN SI DUFAL ….yang ada bikin ENEK……

          7. manusia siluman,eh salah,mamo@ nyari dulu induk semangnya baru gabung disini…nte masih seperti dulu ya,ga ada perubahan..manusia hampa kultural…

          8. ahmad@ngomong doang yg gede,isinya,gak taw dimana.gak malu apa dgn sikap nte yg dengan bangga JILATIN LUDAH SENDIRI??? JANGAN2 UDAH PUTUS URAT MALU NTE.hehhe…sederhana bnget.APA MASIH ADA PENTOLAN UMMATI PRESS YG LEBIH BAIK DARI AHMAD?

          9. Ulama-ulama Wahabi itu tingkatannya seperti Dupfall ini, makanya gak ada ulama Wahabi yg bermutu. Derajatnya sejajar dg dupfall yg bdoh murokkab tapi merasa berotak cemerlang, padahal otak udang yg gak sanggup mencerna kalimat sederhana. Hayo, nggak ngaku lagi neh, he he he….

  44. Wahabi begitu bangga dengan kebodohan dan mebodohi diri sendiri. barusan saya dengar di TV ONE , wakil Presiden Direkturnya J.A.T. mengatakan : bahwa apabila terjadi peledakan BOM di Indonesia , artinya bahwa J.A.T tidak suka kepada Pemerintahan Indonesia karena masih bermain / berhubungan baik dengan AMERIKA yang katanya sering atau banyak membantai UMAT ISLAM ( kataku SINTING ) , masih juga kata beliau yang pangkatnya Wakil Presiden Direkturnya J.A.T….jadi kalau ingin aman kita harus bersanding dengan para WAHABI DOGOL dan kerjasama untuk mendirikan SYARIAT ISLAM….( HILAFAH ….= Hilaf itu lupa ….jadi HILAFAH itu artinya kelupaan kerena ketololan )…….weleh-weleh …

    Yang jadi pertanyaan : kalau HILAFAH nya sudah berdiri …..lalu yang jadi JURU KUNCI ( KUNCEN ) nya siapa….. Apakah harus dari keturunan KROMER seperti yang ABDUH lakukan ….atau….keturunan dari ZAMAKSYARI ….atau mungkin harus dari keturunan Juhaiman ( Sang Imam Mahdi yang KUCLUK ).

    AMERIKA , INGGRIS , PERANCIS dijuluki sebagai POLISI DUNIA …..sampai para DEDENGKOT KAUM WAHABI di ARAB SAUDI pun berlindung diketiak tiga Negara ini , sambil memberikan SESAJEN berupa IJIN MEMBANTAI kaum MUSLIMiN yang tidak sefaham dengan mereka . Lah lalu sejak kapan PARA WAHABI punya nyali untuk melawan TIGA NEGARA itu .

    Kalau memang PARA wahabiyun itu meniti pada tonggak AQIDAH yang kokoh ( hanya LA ILLAHA ILALLAH ) tentu tidak akan ada tetesan darah dari kaum MUSLIMIN yang bersebrangan dengan KELOMPOK nya , menetes .

    Yang lucunya lagi PARA WAHABI DOGOL , ngaku tidak ber MADZHAB dan tidak ber TAQLID , karena bertaqlid itu pekerjaan sesat …tapi kok bisa ya yang tidak taqlid itu jadi ngumpul saling ketemu …..kemudian buku panduan Aqidah yang dibacanya juga sama ,, karangannya sama percetakannya sama , dari orang yang sama ,

    Harusnya ORANG yang ngaku tidak bertaqlid itu , tidak ada yang tahu ( hanya diketahui oleh dirinya dan Tuhannya ),

    Tuh….lihat LIBIA lagi diserang oleh Negara yang kalian juluki sebagai kaum KUFAR , kenapa kalian malah diam dan menjadi penonton , kenapa para WAHABI tidak ada yang mendukung MOAMAR KADAFI, membela …….nah inilah satu sifat pengecut dari WAHABI DOGOL.wassalam.

    1. He he he…..Wah, kang Asin cukup berbakat jadi pengamat dan analisator wahabisme neh, tapi ngomong-ngomong JAT itu apa kang?

      Juga Wahabi sepertinya lebih besahabat karib dengan negeri kuffar ya? Berlindung pun kepada orang-orang kuffar, kalau begitu wahabi itu masih Islam apa apa sudah keluar Islam kang Asin?

  45. Afwan nimbrung lagi ahh…hadeeeh cape’ jg ngikutin perdebatannye Mas Syahid ame si Dufal, panjang beud dah…entu si Dufal namanye ganti aje jadi Dufan > Dunia Fantasi, biar lebih pas sm omongannye yg berfantasi melulu. Kebukti dah tuh, Wahabiyyun biar kate ditibanin dalil dari mulai sepengki ampe satu kapal kagak bakal mo terime. Dan senjata pamungkasnye kalo’ dah mentox, apalagi kalo bukan kata2 cacian goblok, tolol de el el…trus ngaciiirr dah…

    Nah nyang lebih ngeresahin lagi nih, akhir2 ini orang2 Sa-Wah selain mengaku SALAFY, mereka juga mengaku AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH. Pegimane tuhh..??? ape kagak tmb ngeribetin aje nih orang2 Sa-Wah. Orang awam jadi tmb bingung, boro2 ngebendung ummat dari kekafiran (Nasrani dll) malah nambah perpecahan dengan mengkafirkan sodare seiman. Ustadz ane pernah ngomong, bahwa kite yg berfaham Ahlussunnah wal Jama’ah (yg asli nih, aqidahnye Asy-‘ariyah dan bermadzhab pd Imam yg 4)entu sifatnye flexible (mau menerima perbedaan)aje, kagak kaku kayak yg laen. Terbukti di Indonesia yg mayoritas bermadzhab Imam Syafi’i sangat toleran terhadap perbedaan. Tapi anehnya makin hari entu Wahabiyyun makin sering bekoar2 pake caci maki segale, kondisi Ukhuwah Islamiyah di Indonesia jadi makin terganggu. Dan masih kate Ustadz ane, sebenernye kalo’ mereka para Wahbiyyun mau berdialog dengan ilmiah dan tanpa dengki apalagi caci maki, insya Allah akan terbuka siapa yg memang menyimpang dari Aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah sebenernye…wallahu a’lam…

    1. apa masih ada PENTOLAN ummati press yg lebih hebat gk dari ahmad gk?? kecoak-kecoak ummati begitu banyak tp sayangnya gk ada satu pun yg brani nunjukin batang hidungnya..apa karna takut diprmalukan dalam kandang sendiri sm sprti ahmad?? mmmhhh..yah sudah klo gtu ane cabut dlu ya..

    2. apa masih ada PENTOLAN ummati press yg lebih hebat
      dari ahmad?? kecoak-kecoak ummati begitu banyak tp sayangnya gk ada satu pun yg brani nunjukin batang hidungnya..apa karna takut diprmalukan dalam kandang sendiri sm sprti ahmad?? mmmhhh..yah sudah klo gtu ane cabut dlu ya..

      1. Dupfall jalannya udah ngesot gitu kok masih berkoar-koar seh, lha ada-ada aja nt mau kabur pakai teriak-teriak nantang-nantang kayak preman mabok aja, he he he….

        Begitulah fakta nyata tentang dupfall yg jahil murokkab, sudah kehabisan kosa kata-kata yg baik sehingga yg keluar kata-kata yg mencerminkan watak asli Wahabi.

  46. dufal :
    Bayitabung,eh, salah, baihaqi@ badan nte lagi meriang ya? emg siapa yang lg pengn mendefinisikan google disini?? we goblok, ane katakan skali lagi ya, praktek yg nte(begitu juga dgn ahmad syahid) lakukan
    adalah temasuk didalam pengertian googlink itu sendiri.nte terlalu tekstual dalam memahami sesuatu,sampe2 nte sendiri jadi kebingungan,ketika memahami kata “googlink” dalam prespektif etimologi dan terminalogi.we,jgn sok pinter,dunia ini serasa begitu sempit jika segala sesuatu dipahami dgn menggunakan kaca mata nte.

    baihaqi :
    dupfall, coba jelaskan apa maksud perkataan nt itu, jangan-jangan nt nggak paham perkataan nt sendiri?

    dufal :
    bayi tabung eh maaf baihaqi@ benerkan apa yg ane katakan,nte pahami tulisan nte sendiri aja SUSAH! gimana mau paham tulisan orang lain,sangat lebih mungkin nte kesulitan.perlu ane jelasin skali lagi biar nte paham,yg ane katakan bukan pada persoalan definisi googling itu sendiri.Tapi yg ane persoalkan dimana letak PERBEDAAN ANTARA MENAWARKAN LINK MAS ADMIN DGN MENAWARKAN LINK ORANG LAIN??? ini pertanyaan yg harus nte jawab!bukan ane menyuruh nte untuk mendefinisikan googling dalam forum ini..lagian klo ane menyuruh nte untuk mendefinisikan kata”Google” dgn imbuhan “ing”, kapasitas nte apa untuk menjelaskan hal itu disini.

    @dupfall, nah…. benar kan, nt ndak bisa jelasin perkataan nt sendiri jadinya mbulet kayak gitu? Makanya kalau jahil murokkab tahu dirilah, he he he….

  47. saya selaku mantan pengikut wahabi sewaktu msh sekolah sangat prihatin,,ilmu yang diturunin dari Kyai,Ulama,Waliyullah di Indonesia sampai pada Wali Songo yg ilmunya dari Ulama Hadromaut,Yaman. sampai lagi pada cucu Baginda Nabi Sholallahu ‘Alaihi Wassalam sampai pada sahabat dan sampai pada Nabi Sholallahu ‘Alaihi Wassalam..ternyata telah di acak2 oleh segelintir pemahaman yang sengaja dibuat untuk menghancurkan aqidah ahlussunnah..kapasitas saya disini sebagai orang awam,hanya mewakili pribumi..

  48. @DUFAL

    Selamat buat anda yang telah sombong dan angkuh menantang orang lain, dan itu artinya anda merasa paling jago. Orang yang merasa paling jago tentu akan bangga jika merasa menang atas lawan-lawannya.
    Apa juga merasa sudah yakin akan masuk surga…? Apakah nurul yaqin anda sudah sangat terang sehingga anda merasakan pasti masuk surga kelak di hari akhir nanti?
    Kalau sudah, saya mengucapkan SELAMAT BERBAHAGIA.

    Mas Dufal, saya mau nanya nih; Mengapa sih yang mengaku pengikutnya syekh ibnu abdulwahhab kok tidak berani dengan terang-terangan mengakui sebagai WAHABIYAH. Mengapa pake nama salafy, juga ngaku paling ahlu sunnah wal jama’ah. Padahal ahlu sunah wal jama’ah sudah ada ratusan tahun sebelum syekh ibnu abdulwahab lahir.
    Seharusnya kalau yakin paling benar dan mengaku reformis, berani dong dengan gagah berani dan percaya diri menyebut diri: GOLONGAN WAHABIYAH.

    Masak kalah sama golongan pengikut Ghulam Ahmad yg jelas2 menyimpang saja berani mengakui sebagai Ahmadiyah dan membentuk organisasi Jemaat Ahmadiyah Indonesia.

  49. SEDERHANA DAN GAK BERNYALI,KATA YG COCOK UNTUK DISEMATKAN PADA KECOAK-KECOAK UMMATI, TANPA TERKEUALI..SPESIAL BUAT MAMO@ KALO SI BAYI TABUNG,MAKSUD ANE BAIHAQI,ANE KATAKAN GAK BISA PAHAM AMA TULISAN NYA SENDIRI,KLO NTE,ANE KATAKAN “MANUSIA HAMPA KULTURAL YANG BINGUNG NYARIIN INDUK SEMANGNYA…

  50. rupanya dufal lebih perhatian terhadap kecoa (makanya dufal jangan makanin kecoa), ketimbang Tauhid Bid`ah yang dia yakini , ya sudah berarti Dufal ini ahli Bid`ah yang sesungguhnya. bukankah setiap Bid`ah itu sesat…? dan setiap kesesatan itu dineraka…?

  51. @dufal

    TERNYATA NT TIDAK LEVEL BUAT NGADEPIN SAYA DAN MELADENI ORANG SOMBONG KAYAK NT ITU KALAU MENANG TIDAK BIKIN BANGGA DAN JIKA KALAHPUN TIDAK BIKIN TERHORMAT. ILMU SEHELAI RAMBUT AJA DAH SOMBONG. SOMBONG KETURUNAN SAPA HAYO………

  52. dufal :bang nur kholis@ lo muridnya DAJJAL kan??

    eit dah nih bocah, mak di rodok bener…pake ngatain ane muridnye dajjal, ude fitnah namanye tuh. Tapi gak ngaruh ya..??? bwt Wahabiyyun biasa ko’ fitnah memfitnah demi membela kaum Sa-Wahnye. Eh bang, kalo mo ngebajak sawah yg jauhan sono, jgn dimari.

    Sodare2, eni orang jgn diladenin lwt blog ini lg. Apalagi dikasih dalil2, buang2 waktu ame fikiran. Biar ane yg ladenin dah kagak pake dalil lagi bang, tp pake kepelan…Ikan Bawal di kuali…Ente Jual Ane Beli. Kalo Emang ente laki2 nyok kite amprokan aja dah. Ente tinggal dimane bang..??? kalo masing daerah jabotabek mah ane samperin dah…

    Jadi inget nih, waktu entu ngusir pengajian Wahabi didaerah Lebak Bulus. Entu orang2 Wahabi songong bgt bang, su’ul ‘adab, kagak permisi kagak ade basa-basi tau2 bawa Jama’ah dari luar bikin pengajian. Akhirnye nyerah juge tuh orang2 Sawah kite bikin “gencatan senjate”, walaupun suasane sempet tegang tuh ampe polisi ikutan siage. Pengen tau dah ngusik2 di daerah Betawi….Ente Jual Ane Beli….Mak di kipe Wahabi….

    1. bang Nur si Dufal blom ngrasain bogem mentah nih emang ……paling2 ini masih anak ingusan yang kena virus wahabi jadi kayak gitu ngomongnya ……..suruh netek dulu ama kebo dufal tuh ……..

      1. mamo (manusia siluman)@ sejak kapan lo bisa baca??? boro2 ane ngajak debat,nte baca aja gk bisa. klo emang nte bisa diajak debat,coba nte uraikan kalimat berikut ini dalam tinjauan gramatikal bhs indonesia. ” MAMO DAN BINATANG”? jangan bingung dulu ya manusia hampa kultural..

  53. SEDERHANA DAN GAK BERNYALI,KATA YG COCOK UNTUK DISEMATKAN PADA KECOAK-KECOAK UMMATI, TANPA TERKECUALI..SPESIAL BUAT MAMO@ KALO SI BAYI TABUNG,MAKSUD ANE BAIHAQI,ANE KATAKAN GAK BISA PAHAM AMA TULISAN NYA SENDIRI,KLO NTE,ANE KATAKAN “MANUSIA HAMPA KULTURAL YANG BINGUNG NYARIIN INDUK SEMANGNYA…

    1. gondrong@:”@dufal,
      Alhamdulillah ane telah baca yg dufal kasih di atas,namun tuk ana tak satu pun yg dapat memperkuat bahwa hal tsb memang pkataan imam malik dan imam hanafi,…

      dari Dufal@ GONDRONG,BISAKAH NTE BERSUMPAH UNTUK MEMBENARKAN PERKATAAN NTE DIATAS?? atau gini aja, KITA BERDUA BUAT PERNYATAAN DIATAS NAMA ALLAH AZZA WAJALLA,JIKA MEMANG APA YANG NTE KATAKAN ADALAH BOHONG, MAKA KONSEKWENSINYA ADALAH,ALLA TA’ALA AKAN MEMATIKAN ENTE DALAM KEADAAN YANG SANGAT HINA.DAN APABILA PERKATAAN KAMU BENAR, MAKA BIARLAH ALLAH TA’ALA YANG MEMATIKAN ANE DALAM KEADAAN YANG SANGAT HINA PULA. CUKUP ADIL BUKAN..

      1. he..he..
        dufal2 sampe sebegitunya nya ente,..
        dalam mencari sesuatu ilmu bukan begitu dufal cara nya,ane juga tak sedang berbantah2an dengan ente,…
        untuk yg seperti ente bilang itu bukan levelan kita,mungkin levelan para imam,…
        untuk seperti kita2 cukup dengan saling mendoakan,sesama seseorang muslim,…
        itu adalah lebih baik dufal,…
        biasa2 aja dufal…he..he..

        1. gondrong@pada dasarnya niat ane dalam menyampaikan HUJJAH diatas,bukanlah untuk mengikuti HAWA NAFSU ane.ane sadar betul bahwa persoalan yg diusung diatas adalah persoalan yg Sangat prinsip.SANAGAT BERBAHAYA JIKA ANE BERMAIN-MAIN DENGAN MASALAH AQIDAH.maka dari itu sebisa mungkin ane berusaha untuk berlepas diri dari hawa nafsu ane dan berusaha untuk menghadirkan bukti2 baik NASH,HADITS YG SHAHIH,ATSAR DAN JUGA PERKATAAN IMAM ARBAA,YANG MEMBENARKAN AQIDAH AHLU SUNNAH WAL JAMA’AH. DAN DEMI ALLAH, SEDIKIT PUN TIDAK ADA NIAT DARI ANE UNTUK BERDUSTA ATAS NAMA ALLAH AZZA WAJALLA,NABI,PARA SAHABAT DAN PARA ULAMA.JADI,KLO NTE MERASA YAKIN DENGAN APA YANG NTE KATAKAN,MAKA BUKTIKANLAH DIATAS NAMA ALLAH TAALA TENTANG PERKATAAN NTE ITU BIAR JELAS SEMUANYA.ANE TELAH BERUSAHA UNTUK MENYAMPAIKAN HUJJAH NYA,TP APA TANGGAPAN ANTUM SEMUA?? JD, ANE PIKIR,TIDAK CARA YANG EFEKTIF UNTUK MENUNJUKAN KEBENARAN KEPADA ORANG2 YANG BENCI TERHADAP DA’WAH SALAFUS SHOLEH,SELAIN MENGGUNAKAN CARA YANG ANE LAKUKAN.

          1. baitabung eh,baihaqi@ udah bisa ngerti omongan nte sendiri gak?? klo blm,benturin aja kepela nte sama tembok (setiap pagi,sore dan sebelum tidur) biar nte bisa cpet paham sm omongan sendiri..terapi nya di amalkan ya bai tabung eh,baihaqi..hehh

          2. dupfall@

            Oh, jadi nt sdh melakukan terapi bentur kepala ke tembok ya? Pantesan isi kepala nt koplak, he he he….

            Sekarang ane jd tahu kenapa nt gak bisa jelasin kata-kata nt sendiri, lha kepala udah koplak akibat dibenturin ke tempbok pagi siang sore, kw kw kwk wk wk ….

    2. jika dufal adalah seorang yang berpendidikan dan mempunyai Nalar yang cerdas , maka dia akan tantang mas Gondrong untuk berdiskusi secara Ilmiyah hingga tread di Ummati Press habis.

      jika dufal seorang pengikut setia Sunnah Nabi maka dia akan mengajak Mubahalah , meskipun akan sangat Fatal akibatnya.

      jika dufal mengerti akan kaidah tuduhan maka dufal akan ajak Mu`allanah , bukan minta mati dalam keadaan sangat Hina , seperti yang dufal nyatakan.

      dufal saya rekomendasikan anda untuk berdebat secara dewasa , jangan tabrak sana tabrak sini seolah nt Preman tanpa tanding…? yang dewasa lah kalo gak sabaran gak usah ptantang ptenteng disini , sono tuh ke prapatan UKI kalo mau jadi preman.

      silahkan dufal berdiskusi dengan Baik atau diam.

  54. Akhirnya, males juga tuh meladeni si dufal. Cuman buang-buang waktu doang dan melayani orang sombong itu berbahaya karena kesombongannya bisa menulari. Orang sombong itu kan mata hatinya gelap karena merasa benar sendiri.

    1. @. mbah redhy dan semua kawan ahlu sunnah wal-jama`ah.

      biarkan dufal dalam kesesatan “Bid`ah” Tauhid tiganya. yang dinyatakan SESAT oleh majlis Fatwa mesir.

      biarkan dufal dalam Aqidah Tajsim dan Tasybih yang telah dikafirkan oleh Ijma` Ulama.

      kita sudah coba ingatkan dia , namun Rupanya kesombongan dan kejahilan menutupi mata hatinya, semoga masih ada yang lainnya yang mau membuka diri menerima kebenaran faham Ahlu Sunnah Wal-jama`ah yang kawan-kawan Da`wahkan.amien.

  55. @mas ahmad

    Kewajiban kita mengingatkan telah kita lakukan dan jika mereka tetap ngeyel kita tak perlu marah atau kecewa. Sungguh kita malah sangat berbelas kasih kepada mereka dan kita doakan saja semoga cepat kembali sadar.

      1. mamo (manusia siluman)@ sejak kapan lo bisa baca??? boro2 ane ngajak debat,nte baca aja gk bisa. klo emang nte bisa diajak debat,coba nte uraikan kalimat berikut ini dalam tinjauan gramatikal bhs indonesia. ” MAMO DAN BINATANG”? jangan bingung dulu ya manusia hampa kultural..jawab klo bisa

        1. dari tijauan ana secara metafisik nt tidak lebih baik dari binatang apa lagi tinjauan gramatikal ntlebih jelek dari anak dajjal yang suka makan kecoa yang selalu mencari induk semangnya ….kasian nt dufal dah jelek tersesat pula cuma di kasih saran malah ngeyel ……..itu semua ana kasih dari perkataan nt yang MURAHAN dan nggak berguna sama sekali ……..

  56. @dufal baca lagi …dari tijauan ana secara metafisik nt tidak lebih baik dari binatang apa lagi tinjauan gramatikal ntlebih jelek dari anak dajjal yang suka makan kecoa yang selalu mencari induk semangnya ….kasian nt dufal dah jelek tersesat pula cuma di kasih saran malah ngeyel ……..itu semua ana kasih dari perkataan nt yang MURAHAN dan nggak berguna sama sekali ……..he…he…he..kaciaaaaaaaan deh

  57. dupfall@

    Yang hampa kultural itu para pengikut Wahabi seperti nt, kultur Indonesa bukan, kultur arab saudi juga bukan. Coba nt pergi Arab Saudi pastilah nt diusir dan gak diakui di sana. Dengan demikian jadinya nt-nt layak dikatakan orang-orang hampa kultural. Ha ha ha ha hah ha… semua yg nt katakan pada orang lain kok berbalik ke nt sendiri ya? Kenapa dupfall, jawab dupfall ya?

        1. dupfall, he he he he…. komentarmu makin gak mutu sesuai aslinya, rupanya kepala nte benar2 udah koplak parah akibat terapimu sendiri yg benturin kepala nte di tembok. Gemana fall, masih sanggup ngomong ngadepin gue apa mau nyerah, salah sendiri lho kalau kepalamu nantinya akan semakin koplak. Gue tidak akan bertanggung jawab jika isi kepalamu semakin tidak beres, oke?

          1. baitabung@ belajar memahami omongan nte sendir dlu,baru nte ketemu ama ane..OK? ane tunggu kpulihan nte dari penyakit nte itu..yg rajin ya terapinya…

          2. dupfall, dilihat dari semakin kacaunya omongan nt ternyata kepala nt terbukti sudah koplak akibat dibenturin di tembok pagi siang sore, he he he…..

  58. Ayo kita teliti lebih dalam lagi, sebenarnya siapa sih manusia yang hampa kultural itu? Wahabiyah atau ahlu sunnah wal jamaah yang asli dan paten?

    Sepanjang pengetahuan saya, ya wahabiyahlah yang asli hampa kultural, buktinya adalah mulutnya sangat mudah mengeluarkan kata-kata syirik, sesat dan kafir terhadap sesama muslim.
    Lho apa ndak ingat bahwa yang paling banyak dosa dan hasud itu kan ulama. Kalau orang kaya kita salah omong masih mending karena ga punya pengikut. Beda kalau ulama, sekali mulutnya mengucapkan tuduhan yang tidak semestinya lalu diikuti umatnya, apa tidak takut akan ancaman Allah di hari akhir nanti he he he.

    Makanya, ulama-ulama aswaja yang paten tidak mudah mengumbar omongan sesat, kafir dan syirik kepada lain kelompok. Mereka sangat berhati-hati dalam menjaga hati dan adab.

    Sebenarnya sangat mudah kok menilai seorang ulama itu alim dan sekaligus arif. Caranya kita dekati, kita duduk di majelisnya dan rasakan dengan hati apakah ucapannya itu mengandung hikmah yang menentramkan hati atau cuman ucapan berbusa-busa tetapi hambar.

    Saya pernah sowan ke seorang ulama, wah rasanya duduk satu jam bersama beliau bagai mengaji 10 tahun meski sedikit ucapan yang keluar namun cahaya barakah benar-benar terasa.

    Nah, apa anak2 wahabi bisa merasakan seperti ini ya ………

    1. Wah, benar neh mBah Redhy makin mantab ulasannya, disertai contoh yg penuh kekuatan dalam renungan. Pokoknya tidak akan ditemukan dalam khazanah ilmu wahabisme. Syukron Mbah Redhy, para pengikut ASWAJA emang Oye!

      Lanjutkan dan terus back-up dg semangat perjuangan Ummati Press bersama Mas Syahid n All ASWAJA yang lainnya.

      1. ahmad@ mungkin yg maksud dari akhi masemen adalah ini:Ibn Taimiyah : “Cara paling baik untuk menceritakan perbedaan adalah dengan menghimpun aneka pendapat yang ada dalam permasalahan tersebut, kemudian menunjukkan mana yang benar dan mana yang salah dari aneka pendapat itu. Juga menyebutkan efek dan akibat dari perbedaan yang ada itu agar pertentangan tidak berlarut-larut dan tidak terjadi debat kusir … Adapun orang yang menceritakan perbedaan pendapat tapi tidak menghimpun aneka pendapat yang ada secara menyeluruh, maka dia kurang, sebab bisa jadi pandangan yang benar justru ada pada pendapat yang tidak ia sebutkan. Begitu juga dengan orang yang menceritakan perbedaan begitu saja tanpa menunjukkan mana pendapat yang benar. Ini juga kurang. Maka jika ia kemudian sengaja membenarkan pendapat yang salah, ia berarti telah sengaja melakukan kedustaan. Dan jika ia tidak sengaja, berarti ia telah keliru.” (Muqaddimah fî Ushûli’t Tafsîr).

        Kecerdasan, kekuatan hafalan, sikap zuhud dan wara’ serta pandangan beliau Imam Ibn Taimiyyah rh yang obyektif dan proporsional yang beliau miliki tiada bandingnya di era beliau dan era setelah beliau telah membuat iri dan cemas banyak kala…ngan yang berfaham diluar aqidah Sunnah.

        Mereka takut dan khawatir, kepalsuan dan kekeliruannya terbongkar oleh pemikiran-pemikiran beliau (imam Ibn Taimiyyah). Dilandasi dengan sikap “Gengsi” mereka berusaha menolak dan menepis pemikiran Imam Ibn Taimiyyah.

        Jahatnya, mereka menggunakan berbagai cara termasuk memfitnah beliau (imam Ibn Taimiyyah) dengan “membalikkan” fakta dan “memanipulasi” pemikiran-pemikiran beliau dari karya-karyanya dengan mengutip tidak lengkap tulisan-tulisan beliau sehingga seolah-olah dibuat Imam Ibn Taimiyyah itu yang menyimpang dari Aqidah Ahlu’l Sunnah.

        Fitnah-fitnah itu antara lain; mereka memfitnah al-Imam itu ber-aqidah tajsim / mujasimmah, seorang nasibah yang membenci Khalifah Ali bin Abi Tholib, seorang khawarij, dan sebagainya.

        Naif-nya, fitnah-fitnah itu di”telan mentah-mentah” oleh orang-orang awam yang merasa tahu padahal bodoh, ceroboh dan tidak mau merujuk langsung kepada karya-karya beliau Imam Ibn Taimiyyah sendiri untuk memvalidasi tuduhan-tuduhan tersebut. Padahal, segala tuduhan, fitnah itu sebetulnya sudah terjawab sendiri dalam karya-karya beliau dan terbukti tuduhan, fitnah-fitnah tersebut hanyalah “pemalsuan” atas diri beliau rahimahullaah.

        Hal ini pun di-akui oleh Taqiyuddin as-Subki, seorang yang sebelumnya mencela dan menjelek-jelekkan beliau karena ketidak-cermatan dan kurang fahamnya as-Subki atas beliau (ibn Taimiyyah). Yang kemudian, beliau as-Subki diperingatkan oleh Imam adz-Dzahabi melalui surat-suratnya yang lantas beliau as-Subki menyadari kesalahannya dan mengakui kebenaran dan ke-Imaman Ibn Taimiyyah.

        Beliau Taqiyuddin as-Subki lantas membalas surat-surat Adz-Dzahabi tersebut dengan menulis:

        Adapun perkataan (engkau, red) tuanku terkait Ibnu Taimiyah, maka Hamba memastikan ketinggian derajatnya, melimpah bak lautan, keluasannya dalam Ilmu-ilmu Naqli dan Aqli, kecerdasanya dan kesungguhannya yang ekstrim, dan pencapaiannya yang telah melewati sesuatul yang bisa digambarkan .

        Hamba selalu mengatakan demikian. Kedudukannya disisiku bahkan lebih besar dan lebih tinggi dari itu. Karena Allah telah mengumpulkan zuhud, wara, dan kerelijiusan baginya.

        Membela kebenaran bukan untuk tujuan selain Allah, Bertindak sesuai sunnah salaf, dan mengambil sunnah mereka dengan bagian yang memadai. Sangat Sedikit yang mirip dengannya pada Zaman Ini bahkan sepanjang masa”

        Di surat yang yang lain, bahkan Taqiyuddin as-Subki memberikan testimoni yang amat menyentuh, beliau menyatakan:

        “Tidaklah membenci Ibnu Taimiyah kecuali seorang yang bodoh atau pengekor hawa nafsu, orang yang bodoh tidak mengetahui apa yang dia katakan, adapun pengekor hawa nafsu maka hawa nafsunya telah menghalanginya dari kebenaran setelah dia mengetahuinya”

        Surat-surat balasan Taqiyuddin as-Subki ini terekam dalam beberapa karya Aimmah seperti dalam kitab Durarul Kaminah karya Ibnu Hajar ketika membahas Biografi Ibnu Taimiyah , Raddul Waafir ketika membahas tentang Pujian Assubki dan juga dalam Dzail Alat thbaqatul Hanabilah Oleh Ibnu Rajab Al Hanbali.

        Memang pembelaan atas kebenaran aqidah ahlu’l Sunnah senantiasa akan mendapat “tantangan” dari setiap kalangan yang tidak menyukai kebenaran. Dan, inipula yang dialami oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab dan pengikutnya yang kembali mempopulerkan dakwah Imam Ibn Taimiyyah. Fitnah-fitnah yang dialami oleh Syaikh Muhammad pun mirip yang dialami oleh Imam Ibn Taimiyyah rahimahullaah.

        Demikian.

        1. Ahmad@ yg ini juga penting untuk disimak lho…” Ibn Hajar al-Asqolany : “Ad Dzahabi telah menulis sebuah surat kepada As Subki dan mencelanya karena ia membicarakan (mencela, red) ibnu Taimiyah., Maka As Subki Menjawab surat tersebut. Sebagian isi surat tersebut adalah:

          Adapun perkataan (engkau, red) tuanku terkait Ibnu Taimiyah, maka Hamba memastikan ketinggian derajatnya, melimpah… bak lautan, keluasannya dalam Ilmu-ilmu Naqli dan Aqli, kecerdasanya dan kesungguhannya yang ekstrim, dan pencapaiannya yang telah melewati sesuatul yang bisa digambarkan . Hamba selalu mengatakan demikian. Kedudukannya disisiku bahkan lebih besar dan lebih tinggi dari itu. Karena Allah telah mengumpulkan zuhud, wara, dan kerelijiusan baginya.
          Membela kebenaran bukan untuk tujuan selain Allah, Bertindak sesuai sunnah salaf, dan mengambil sunnah mereka dengan bagian yang memadai. Sangat Sedikit yang mirip dengannya pada Zaman Ini bahkan sepanjang masa” (Durarul Kaminah)

  59. dufal :nur kholis majid (muridnya dajjal)@.nih alamat tempat tinggal ane: Condet, Jakarta Timur.Belakang Masjid As sholihin.no 23.Rt 05 Rw 09. ANE TUNGGU KEDATANGAN ENTE (MURIDNYA DAJJAL)!!.

    alhamdulillah..ini die yg ane tunggu2. Gile bener…entu kampung (Condet) gudangnye Ulama & Habaib Aswaja tuh, Hati ente bener2 gak bisa melek ape yeh..? Condet, ini sih tempat leluhur ane bang dan ane bersyukur banget banyak Ulama2 asli Condet yang memegang teguh Aqidah Aswaja. Ini daerah tadinye kampung Aswaja, cm sekarang lg dirongrong/disusupi pendateng yg bawa faham Syiah dan Wahabi (22nya sesat). Cuman jangan arep tuh faham bs berkembang di Condet…Ini kampung paling terkenal syiar Maulidnye (biasenye bs ampe bulan Jumadil Akhir). Nah, Berhubung Ane masing tinggal di luar kota, ane pending dulu rencane ktm sm ente. Sekarang ente siapin aje tuh kitab2 pegangan ente, jg lupe nti suguhin ane kupi ame ruti yeeehhh…syukron bang dufal…

  60. nurkholis@hahahahahah…nte dtg aja,ntr ane sediain sate kambing buat nte..oh iya,ntar klo nte dah nyam pe condet,nte lgsung aja masuk ke masjid as sholihin..di tempat ane aswaja gak ada apa apa nya..diam seribu bahasa klo ktemu sm satu orang salafy.klo nte gak percaya,nte datang n saksikan aja sendiri..ane n sate kambing menunggu kedatangan nte..

  61. dufal nt mau mewakili masemen…? dufal jangankan sekelas Imam as-subki saya aja masih bisa menalar jika Ibnu Taymiyah itu sesat , itu copas dapet darimana dufal ..? nih saya juga dapet copas

    Ibnu taymiyah Di Mata Para Ulama Ahlussunnah
    (Bagian I)
    Ibn Taymiyah yang kita ketahui merupakan salah seorang tokoh yang dipuja-puja kaum Wahaby-Salafy ternyata di mata para ulama Ahlus Sunnah wal Jama’ah adalah seorang munafik dengan bukti-bukti sbb:
    1. Al-Durar al-Kaamina fi A`yaan al-Mi’at al-Tsaamina, karya Ibn Hajar al-`Asqalani yang membongkar asal-usul, akidah dan pemikiran Ibn Taymiyah yang jauh menyimpang dari akidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah (Cet. Hydrrabad: Daa’irat Al-Ma`aarif al-`Utsmaaniyyah, 1384 H, Jil. 1, hlm. 153-155)
    “Ulama-ulama lainnya bahkan menganggap dia (Ibn Taymiyah) adalah seorang munafik, karena dia telah mengatakan bahwa “Ali (bin Abi Thalib) telah diabaikan (madkhûlan) kemanapun dia pergi. Dia (Ali bin Abi Thalib) berkai-kali mencoba untuk memperoleh kekhalifahan namun tak pernah mendapatkannya.”
    Ibn Taymiyah bahkan dengan jelas telah mengatakan bahwa “Dia (Ali bin Abi Thalib) mencintai kedudukan (sangat menginginkan kekhalifahan), sebagaimana Utsman (bin Affan) mencintai uang.”
    Dia juga mengatakan bahwa, “Abu Bakar menyatakan keislamannya dengan kesadaran penuh karena dia (Abu Bakar) sudah tua (dewasa) sedangkan Ali (bin Abi Thalib) masih kecil (belum baligh) ketika menyatakan keislamannya, dan keislaman anak-anak belumlah memiliki arti sama sekali.”
    Ibn Taymiyah mengatakan : “Sebelum Allah Swt mengutus Muhammad sebagai Rasul tak seorang pun ada orang beriman di kalangan orang-orang Quraisy. Mereka semua menyembah berhala, termasuk anak-anak. Jika seseorang bisa menyimpulkan bahwa tidak sama kekufuran orang dewasa dengan kekufuran anak kecil maka tentu saja iman orang dewasa (Abu Bakar) berbeda dengan iman anak-anak (Ali bin Ab Thalib).”
    Jika anda tidak percaya lihat dan baca kitabnya yang menjadi pegangan kaum Wahabi-Salafy : Minhaj al-Sunnah Jilid 8 halaman 285!
    Laki-laki dungu ini juga mengatakan bahwa hadis yang menyatakan bahwa Rasulullah Saw bersabda : “Aku adalah kota ilmu dan Ali adalah pntunya.” sebagai hadis palsu!
    Padahal kitab-kitab hadis ahlus sunnah yang meriwayatakan hadis tersebut dengan komentar bahwa hadis tersebut adalah : shahih! [1]
    Ibn Taymiyah menambahkan bahwa “Muadz bin Jabal lebih mengetahui halal dan haram ketimbang Ali bin Abi Thalib.”
    Ucapan-ucapan kebenciannya kepada Ali ini tertera di dalam kitabnya yang menjadi rujukan kaum Wahaby-Salafy : Minhaj al-Sunnah, Jil. 7, hlm. 513-515.
    Padahal banyak ulama Ahlus Sunnah yang mengetahui bahwa Ali bin Abi Thalib pernah mengatakan : “Wahai manusia! Tanyakanlah apa pun kepadaku selama aku masih berada di antara kalian!” Sahabat Nabi, Said al-Musayyab mengeomentari kata-kata ini bahwa tak seorang sahabat pun yang berani membuat tantangan seperti ini kecuali Ali!” [2]
    Pernah dua orang laki-laki datang kepada Khalifah Umar bin Khatab untuk bertanya tentang hukum istri yang berstatus hamba sahaya (amatun). Sang Khalifah tidak menjawab. Dia berdiri dari tempatnya dan mengajak kedua orang ini pergi bersamanya ke Masjid.
    Dalam sebuah halaqah inilah, tampak seorang yang berkepala botak tengah mengajar di sana.
    “Bagaimana pendapat anda tentang hukum mentalaq amatun?” tanya sang khalifah kepadanya. Sang, guru halaqah ini hanya memberi isyarat dengan mengangkat jari telunjuk dan tengahnya saja.
    “Diperlukan 2 kali bersuci untuk memelihara waktu ‘iddah-nya”, kata Umar menerjemahkan kepada 2 orang penanya yang ikut bersamanya.
    “Subhanallah! Kami datang untuk bertanya kepadamu selaku Amirul Mukminin, namun anda mencari jawaban dari orang ini,” protes mereka.
    “Tahukah anda siapa orang itu?” kata Umar mencoba menenangkan.
    “Dia adalah Ali bin Abi Thalib. Aku pernah menyaksikan Rasulullah (Saw) berkata tentangnya:
    “Sungguh, seandainya 7 lapis langit dan bumi diletakkan di satu sisi timbangan dan Ali di sisi yang lain, pasti Ali akan lebih berat dari langit dan bumi itu.” [2b]
    Bukan hanya khalifah Umar. Sahabat-sahabat lainnya juga pernah memberikan kesaksian serupa. Ummul Mukminin A’isyah juga pernah berkata: “Ali adalah orang yang paling paham tentang sunnah Nabi.”. [2c]
    Abdullah bin Abbas juga diriwayatkan berkata: “Dibandingkan ilmuku dan ilmu para sahabat yang lain dengan ilmu Ali bin Abi Thalib perbandingannya seperti setetes air dengan 7 samudra lepas.” [2d]
    Abdullah bin Mas’ud juga diriwayatkan pernah berkata: “Ilmu hikmah terbagi ke dalam 10 bagian. Ali telah dianugerahi Allah 9 bagiannya, dan manusia lain 1 bagian saja. Dalam 1 bagian yang tersisa itu Ali adalah yang paling arif.” [2e]
    Dari pernyataan-pernyataannya Ibn Taymiyah inilah – kata Ibn Hajar al-Asqalani – para ulama menyimpukkan bahwa dia (Ibn Taymiyah) adalah seorang munafik berdasarkan hadis Nabi Saw kepada Ali bin Abi Thalib : “Hanya orang munafik yang membencimu.”
    Kita juga mengingat banyak sekali hadis-hadis Rasulullah Saw yang serupa seperti yang telah dikatakan oleh Ibn Hajar al-Asqalani ini, sebut saja :
    * Salah satu hadis sahih dari Nabi Saw yang keshahihannya tak diragukan oleh para pakar hadis. Diriwayatkan oleh para sahabat seperti ‘Abdullah ibn ‘Abbas, ‘Imran ibn al-Husain, Ummul Mukminin Ummu Salamah ra dan lain-lain, serta Imam Ali bin Abi Thalib as sendiri mengatakan :
    “Demi Dia yang membelah benih dan menciptakan jiwa, sesungguhnya Rasulullah (Saw) memberikan kepada saya suatu janji bahwa tak seorang pun selain mukmin akan mencintai saya, dan tak seorang pun selain orang munafik akan membenci saya.” [3]
    ** Karena itulah para sahabat Nabi biasa menguji keimanan atau kemunafikan kaum Muslim melalui kecintaan dan kebencian mereka kepada Ali bin Abi Thalib, sebagaimana diriwayatkan dari Abu Dzarr al-Ghifari, Abu Said al-Khudri, ‘Abdulldh ibn Masud dan Jabir ibn ‘Abdullah, bahwa:
    “Kami (para sahabat Nabi) biasa membedakan orang munafik dengan kebencian mereka kepada ‘Ali ibn Abi Thalib.” [4]
    Karena banyak bukti kebencian Ibn Taymiyah terhadap Imam Ali bin Abi Thalib inilah maka:
    2. Ibn Hajar di dalam kitabnya Fatawa al Haditsah hlm. 86 mengatakan tentang Ibn Taymiyah:
    “Ibn Taymiyah adalah orang yang semoga Allah menghinakannya, membiarkan dia dalam kesesatan, membutakan dan membisukannya!”
    3. Muhammad Syaukani, di dalam kitabnya Al-Badr al-Tsalai, Jil. 1, hlm .67 menyatakan bahwa Ibn Makhluf telah memfatwakan bahwa jika tidak dihukum mati paling tidak Ibn Taymiyah mesti dipenjara seumur hidup!
    Masih banyak fatwa-fatwa yang cukup tegas dari para ulama Ahlus Sunnah atas kemunafikan Ibn Taymiyah ini yang tidak seluruhnya saya ungkap di sini.
    4. Ada 40 ulama Ahlus Sunnah wal Jama’ah yang menyatakan kekufuran Ibn Taymiyah yang antara lain adalah : Muhammad bin Ibrahim Shaafi, Muhammad bin Abu Bakr al-Maliki, Muhammad bin Abu Bakr Jarir Anshari al-Hanafi, Abdullah bin Umar Muqaddis al-Hanbali.
    Pernyataan 40 ulama ini dinyatakan di Suriah bahwa jika seseorang menyebarkan paham Ibn Taymiyah ini maka dia harus dihukum mati. Pernyataan ini bisa anda baca di dalam kitab : Durar al-Kamina karya Ibn Hajar al-Asqalani Jil. 1 hlm. 147.
    5. Syekh Alauddin Bukhari al-Hanafi juga berfatwa : “Siapa pun yang menganggap Ibn Taymiyah sebagai Syaikhul Islam maka dia telah menjadi kafir!”
    Lihat dan baca kitabnya yang termasyhur : Tadzkirah al-Huffazh hlm. 316, Cet. Damaskus.
    6. Syekh Zainuddin bin Rajab al-Hanbali juga mencatat apa yang diungkapkan Syekh Alauddin di dalam kitab Anwar al-Bari Jil. 11 :192 [Multan].
    Yang ingin saya garis bawahi tentang fatwa-fatwa ini adalah bahwa bukan keinginan saya untuk mengkafirkan apalagi memvonis hukuman mati bagi orang ini – toh orang ini sudah sedang mempertanggungjawabkan amal buruknya di alam barzakh –, akan tetapi poin yang ingin saya sampaikan adalah agar khalayak bangsa Indonesia yang mayoritas muslim ini mengetahui siapa sebenarnya Ibn Taymiyah di dalam pandangan para ulama Ahlus Sunnah. Karena sudah sedemikian banyak buku-buku Ibn Taymiyah yang beredar di sini atas prakarsa Kerajaan Saudi Arabia yang kita tahu bersekte Wahaby. Inilah kepentingan saya menyampaikan semua bukti-bukti penyimpangan pemikiran Ibn Taymiyah yang dianggap sebagai Syekh al-Islam oleh pengikut sekte Wahaby. Pada bagian selanjutnya saya akan buktikan betapa masih banyak pemikiran lelaki ini yang jauh menyimpang dari ajaran-ajaran Islam yang dianut oleh kaum Muslim Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Insya Allah!
    Laa hawla wa laa quwwata illa billah.

    daripada main copas-copasan yuk kita diskusikan aja fatwa-fatwa Ibnu taymiyah sesat atau tidak..? menyalahi Ijma` atau tidak…? ekstrimis atau tidak…? gimana dufal kita diskusikan fatwa sesat Ibnu Taymiyah yang mana dulu….?

    soal pembagian Tauhid sudah dibahas dengan ajam bahkan pusat fatwa mesirpun sudah menyatakan Sesatnya pembagian tiga Tauhid , soal Tasybih dan Tajsim dengan dufal buntu karena dufal tidak bisa menampilkan teks asli pernyataan Ulama dari kitab tulisannya , soal ajaran teroris Ibnu Taymiyah mau dibahas gak…?

  62. dufal :nurkholis@hahahahahah…nte dtg aja,ntr ane sediain sate kambing buat nte..oh iya,ntar klo nte dah nyam pe condet,nte lgsung aja masuk ke masjid as sholihin..di tempat ane aswaja gak ada apa apa nya..diam seribu bahasa klo ktemu sm satu orang salafy.klo nte gak percaya,nte datang n saksikan aja sendiri..ane n sate kambing menunggu kedatangan nte..

    Eit dah makin busung dade eje….Ane mafhum bang kalo ente emang “pinter”. Trus kalo ente ngerasa lebih pinter gitu, bise seenaknye aje ngata2in orang, dalilnye dimane tuh…??? kalo ude kayak gini bukannye jadi sombong bang, sedangkan sombong entu sifatnye..? (ente lebih tau). Hebat bener ente bang, cm sendirian aje bisa bikin diem orang2 Aswaja di Ash-Sholihin. Salut ane bang sm “ketinggian ilmu” ente, jd makin penasaran nih…Ngomong2 nama ente sape yeh biar nanti kalo ke Ash-sholihin ane lgs ktm ente…??? salam ta’dzim dlm keluhuran…

    1. nurkholis@ biar dada nte gak bertambah busung lagi(bisa jadi orang2 pada kiraen nte terkena busung lapar..hehhe.becanda bang)nte datang dan saksikan sendiri.gmn orang Aswaja mendadak “masuk angin” perutnya ketika berhadapan dgn satu orang salafy…tanya aja Dufal,insya Allah nte akan di anterin sampe ke rumah ane…ok? jgn lama2 di rantau ya…udah 3x puasa 3xlebaran abang gak pulang2..knapa?..gak kangen apa sama ane???

  63. Assalamu`alaikum …. saya sangat senang sekali akan kehadiran blog ini yang memberikan banyak wawasan dan memberikan ketegasan akan kekeliruan faham wahabi. Semoga amal baik Ummati dan kawan-kawan ASWAJA diridhoi Allah SWT. Maju terus UMMATI! Saya mah nyimak aja …. salam kenal bagi kawan-kawan ASWAJA lainnya.

  64. ahmad@ perkataan nte yg ngawur diatas itu,saya bantah dgn tulisan yg telah saya hadirkan.

    Adapun masalah derajat hadits yg nte bawakan ini”Aku adalah kota ilmu dan Ali adalah pintunya” jangankan syaikhul islam ibn taimiyah,saya sendiri juga bisa membantahnya…karna telah diketahui oleh khalayak umum,bahwa keutamaan abu bakar jauh melebihi sahabat2 yang lain.sebagaiman yg tergambar pada haidts nabi yg alhamdulillah telah shahih derajatnya.hadits tersebut saya nukil dalam kitab albidayah wan nihayah..”ketika Rasulullah Saw menyampaikan firman Allah Ta’ala ke pada manusia.beliau Saw mengatakan,”sesungguhnya kami (Allah) telah menyuruh seorang hamba untuk memilih dunia atau memilih apa apa yg ada disis_Nya.Namun Hamba tersebut lebih memilih apa apa yg ada disisi_Nya” setelah mendengar khutbah Nabi Saw,maka seketika itu pun Abu Bakar pun bercucuran air matanya.Sehingga para sahabat yg lain merasa heran dgn sikap Abu Bakar.akan tetapi setelah itu,para sahabat pun menyadari,bahwa yg dimaksud dalam ayat tersebut tidak lain adalah Rasul Allah itu sendiri.Dan Abu Bakarlah yg lebih dulu memahami khutbah yg disampaikan oleh Rasul Allah.maka berkata Abu Bakar,sesungguhnya ORANG YANG PALING BERILMU DIANTARA KAMI ADALAH ABU BAKAR.

    jadi skli lgi saya katakan hadis yg nte imani itu,Asal usulnya gak jelas!wallahu a’lam..

    ulama Mesir aneh siapa yg berani mengatakan sesat terhadap pembagian tauhid yg tiga..kok gaungnya gak kedengaran sampe kesini…jgn2 itu ulama2 aswaja yg doyan ama bid’ah yg hanya berteriak dalam kandang sendri aja kali..bak macan ompong yang aum an nya terdengar sangar tapi sejatinya gak berarti apa2 aum-annya..macan ompong,macan ompong..sana masang taring dulu baru berkoar…..hhhhuuuuuuuuuu…

    Dan yg terakhir, klo masalah Aqidah yg sempat di debatkan,Alhamdulillah saya pun telah menghadirkan TEKS yang memuat perkataan Imam Arbaa. justru sebaliknya, nte yg gak bisa menghadirkan bukti2 yg secara jelas dan tegas membantah tulisan saya koq..ngawur aja nte ngomongnya..perkataan imam Hanifah,telah saya hadirkan TEKS Aslinya (ARAB).perkataan Imam Malik,alhamdulillah telah saya hadirkan TEKS aslinya (ARAB). parkataan imam asy Syafii pun telah saya hadirkan TEKS aslinya. GAK KAYAK NTE,YANG HANYA BISA COPY PASTE PUNYA ORANG,UDAH GTU TEKS NYA INDONESIA LAGI..hhhuuuuuuu…APA ITU BUKTI YANG MENURUT NTE BISA MENANDINGI BUKTI2 YG ANE HADIRKAN?? jangan ngawur lah nte..

          1. baihaqi@ kamu mau nya yg mana, apakah tentang aqidah ataukah ahkam? pilih salah satu yg kamu mau..sesuaikan dgn kemampuan nte ya…jgn maksain diri..

          2. Wah, rupanya nte masih sombong aja ya Fall, kapan sembuhnya?

            Oke Fall, tentang aqidah aja dulu ya? Aqidah Salafy Wahabi yang membagi tauhid menjadi 3 adalah bid’ah dholalah. Gemana tanggapan nte?

          3. baihaqi@ tanggapan dari ane,mmmhhh..saya katakan tauhid yang tiga (Rububiyyah,Uluhiyyah dan Asma’ wash Shifat )adalah yang HAQ dan bagi yang tidak mengimaninya adalah bukan hanya sekedar Bid’ah tpi lebih parah lg,yaitu, baca dgn bner ya..K A F I R !!! bagaimana,klo mau bantah,silahkan…aku disini menunggumu…

          4. Dupfall, siapa yg mengatakan pembagian tauhid tiga seperti itu? Apakah Nabi Saw, Para Sahabat, atau tabi’ut tabi’in?

          5. baihaqi@siapa yg mengatakan pembagian tauhid tiga seperti itu adalah dholalah? Apakah Nabi Saw, Para Sahabat, atau tabi’ut tabi’in?

  65. @dufal

    Wow omongan nt lucu fal. Ane juga pernah kok ikut kajian di salafy dan punya banyak buku salafy tp ane tobat dan ane BAKAR tuh buku dan sebagian ane kasih ke temen. SEKARANG ANE JAUHIN BUKU-BUKU SALAFY SEPERTI ANE JAUHIN NAJIS.

    EMANG NT TAHU ANE DUKUN, KOK GABTI NAMA ORANG SEMBARANGAN AJA

  66. dufal :
    baihaqi@siapa yg mengatakan pembagian tauhid tiga seperti itu adalah dholalah? Apakah Nabi Saw, Para Sahabat, atau tabi’ut tabi’in?

    Kalau tidak ada perkataan Nabi Saw yg membagi tauhid jadi tiga, menurut nte bid’ah atau bukan? Ingat, hal baru yg tidak dicontohkan oleh Nabi Saw adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah dholalah den setiap yg dholalah adalah masuk neraka.
    Makanya tunjukkan perkataan Nabi Saw yg membagi Tauhid uluhiyah, rububiyah, dan asma’ wa sifat. Kalau nte bisa tunjukkan hadits Nabi tentang pembagian tsb berarti bukan bid’ah dholalah. Camkan Dupfall ini masalah aqidah, jika aqidah sudah salah/bid’ah maka amalan ibadah apakah bisa diterima Allah Swt dg dasar aqidah yg bid’ah?

    1. kt baihaqi@ Kalau tidak ada perkataan Nabi Saw yg membagi tauhid jadi tiga, menurut nte bid’ah atau bukan? Ingat, hal baru yg tidak dicontohkan oleh Nabi Saw adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah dholalah den setiap yg dholalah adalah masuk neraka.
      Makanya tunjukkan perkataan Nabi Saw yg membagi Tauhid uluhiyah, rububiyah, dan asma’ wa sifat. Kalau nte bisa tunjukkan hadits Nabi tentang pembagian tsb berarti bukan bid’ah dholalah. Camkan Dupfall ini masalah aqidah, jika aqidah sudah salah/bid’ah maka amalan ibadah apakah bisa diterima Allah Swt dg dasar aqidah yg bid’ah

      dar dufal: coba nte jelasin dulu apa yg dimaksud dri macam2 tauhid yg tiga.klo nte udah jelasin maksud dri tauhid yg tiga,Insya Allah,saya akan beurasaha menghadirkan riwayat2 yang tsiqoh tanpa tendensi hawa nafsu.dan insya Allah rwayat yg datang dari saya nnti,akan membenarkan (saya berharap nte bisa tersadarkan) tentang macam2 tauhid yg tiga. jelasin ya…

      1. dupfall@

        Kalau tidak bisa menunjukkan hadits Nabi Saw tentang pembagian tauhid tiga: Uluhiyah, rububiyah, asma wa sifat, nte tidak usah banyak trik dupfall. Ane bukan bayi tabung yg bisa nte dikte seenaknya. Nah, begitu nte bisa menujukkan hadits tsb, diskusi ini siap dilanjut. Sebab kalau antum tidak bisa tunjukkan hadits pembagian tauhid tiga, diskusi ini akan sia-sia dan hanya akan muter-muter seperti keledai di penggilingan.

        Silahkan sebutkan hadits Nabi Saw yang masih nte simpan tsb, biar ane bisa mengkaji keabsahan hadits tentang pembagian tauhid tsb.

  67. Dupfall@

    Nte masih di situ menunggu atau sedang pingsan atau sudah kabur? Mana nte, ane nungguin dari jam 10:21 pm, dan sekarang sudah jam 1:30 am.

    Gemana nte Dupfall, nantangin penuh kesombongan kok kabur? Ane sudah tiga jam menunggu nte, muncul dong dan jawab itu pertanyaan mendasar yg sederhana dari ane.

  68. Ping-balik: Bukti Kebenaran Akidah Asy’ariyah Sebagai Akidah Ahlussunnah Wal Jamaah « UMMATI PRESS
  69. Baihaqi@: skali lg saya minta nte jelasin dlu macm2 tauhid yg tiga! Klo nte sdh jelasin tentang mcm2 tauhid trsbut,bru saya akan hadirkan (Insya Allah) di hdapan ke dua bola mata nt riwayat2 yg tsiqoh,baik nash maupun hadits yg shahih (tanpa perlu takhrij yg ngawur dri nt). Buktikan klo nte itu bukanlah bai tabung yg gk bisa didikte dlm masalah agama, trlbh lg dlm mslh yg sedang di bahas ini.ayo kmu bisaaaa bayi…

    1. Dupfal@

      Kok nte jadi bingung seperti itu Fall? Nte kan tahu Ane tidak termasuk penganut tauhid tiga Fall dan nte bilang K-A-F-I-R, kenapa ane harus jelaskan pada nte? Nte pede amat bilang K-A-F-I-R, sementara Tauhid tiga yg nte anut itu bid’ah dholalah?

    2. Dupfall@

      Dari kemarin ane tunggu nte Fall, dari jam 7:51 sore kemarin sampai sekarang jam 7:40, artinya sudah 24 jam ane menunggumu Fall. Nte masih pingsan ruapanya ya, makanya berhentilah dari kesombonganmu dan jangan nantang-nantang lagi. Oke Fall?

      Perlu Nte tahu ya Fall, ane sudah tahu jurus-jurus apa yg akan nte gunakan dalam diskusi ini sebab ane sudah hapal jurus2 yg biasa dipakai anak2 asuhan Wahabi, dan ane sudah siap dg jurus2 ane yg belum nte ketahui. Kalau tidak percaya silahkan buktikan, muncullah segera. Atau kalau mau gentle pamitlah dg baik-baik di forum ini, oke Fall?

  70. Afwan, Al-Imam Al-Mujtahid Dufal bin fulan. Name ente jadi sape sebenernye…??? takut yee ketauan ame kite2. Enti kalo’ ane ta’aruf ke Ash-sholihin biar ane gampang carinye…??? ape ente ngajar ta’lim di Ash-sholihin, atw cuman numpang sholat doangan..???

    Oh iye, name ane NURMANSYAH (gentle kan kagak pake samar2an). Bukannye Nurkholis Majid yg sering ente sebut. Gak pape, ane sih kagak mare ente ganti2 name ane, pan ude biase tuh golongan ente ganti2 name porang pake name kearab2an (lagi (cie elaaahh…name sih boleh, cuman kelakuan…???) Abu Anu, Abu fulan ampe jadi Abu beneran…qiqiqiq..

    Sabar yeh Ustadz DUFAN (gak pape kan ane ganti name ente…), tungguin ane dibawah puun depan Ash-Sholihin, kite ngadem2 aje dulu sambil liatin Metro 53 pade lewat….biar pikiran tenang enti baru kite bahas tuh ape yg ente mo bahas dahh…

    >>>>lanjuuutt…bang DUFAN…..

  71. Baihaqi@sjujurnya saya sneng bnget bisa mendiskusikan masalah Agama dgn kelmpok yg sedang berada dipersimpangan jalan.Untk itu saya sengaja brlama2 di forum ini.Akan tetapi,saat ini saya sedang ada urusan kerja(alhamdulillah,bru di trima sbgai karyawan di salah satu perusahaan) makanya waktu saya sangat sdkit untk berkunjung ke forum ini.mohon di maklumi ya bai..maaf sebelum nya.

    1. Dufal@

      Biasalah tukang alasan, nggak apa-apa kok, artinya Nte punya alasan walaupun hanya sekedar alasan. Tapi Nte kan disamping sebagai tukang alasan Nte juga sebagai tukang bohong. Nte bilang tinggal di musholla Ash-sholhin Condet, sudah saya suruh cek teman ane yg tinggal di Condet tidak pernah ketemu orang yg profilnya spt foto Nte. Sebab ane ingin sekali ketemu langsung dg Nte dan berdiskusi dilanjut secara OFF-LINE. Ane pun sudah menyaiapkan kamera buat rekaman rencana diskusi tsb.

      Tapi sayang, sekarang ane sudah tidak minat, sudah ketahuan modal Nte.

      1. baihaqi@yang ane nyuruh nte jelasin dulu apa itu macam2 tauhid yang tiga.sebab mustahil nte bisa katakan macam2 tauhid yang tiga adalah sesat,sementara nte sendiri gak tau apa yang dimaksud dengan macam tauhid yang tiga.dan mustahi pula diskusi tentang macam2 tauhid yang tiga akan berlanjut(insya Allah)jika nte sendir gak mengerti apa yang dimaksud dgn macam2 tauhid yg tiga!yang terakhir, klo pada akhirnya nte tetep gak mau mengimani tauhid yang tiga stelah diskusi tentang masalah tersebut mancapai kesimpulannya (berakhir),ya ane cuman bisa bilang,”itu hak nte..

        1. dufal@

          Silahkan Nte ngomong ngalor-ngidul, Fall. Tapi yg jelas Nabi Muhammad saw tidak pernah membagi Tauhid menjadi Uluhiyah, rububiyah dan Asma Wasifat. Hadirkan segera di sini kalau Nte merasa punya simpanan riwayat hadits tentang pembagian seperti itu. Please, ane tunggu Fall, sampai jam 12 malam ini. Jika tidak muncul sampai jam 12 malam ini, anda sudah saya anggap KO dan kena diskualifikasi tidak layak tanding, he he he….

          Gemana penonton, setuju…?

          1. baihaqi@ane nyuruh nte jelasin dulu apa itu macam2 tauhid yang tiga.sebab mustahil nte bisa katakan macam2 tauhid yang tiga adalah sesat,sementara nte sendiri gak tau apa yang dimaksud dengan macam tauhid yang tiga.dan mustahi pula diskusi tentang macam2 tauhid yang tiga akan berlanjut(insya Allah)jika nte sendir gak mengerti apa yang dimaksud dgn macam2 tauhid yg tiga!adapun masalah hujjahnya,insya Allah akan saya hadirkan setelah nte jelasin apa itu macam2 tauhid yg 3!

          2. Dupfall@

            he he he…. udah KO bangkit lagi, pertandingan udah selesai penonton udah bubar, he he he….

            kepala dupfall masih banyak bintang muter-muter, makanya perkataannya muter2 dan masih setengah pingsan habis KO, he he he….

          3. Wakkakakak ….

            si dufall kena bogem mentah dari mas Baihaqi langsung KO, dan sekarang menceracau gak karu-karuan, mungkin perlu di ruqyah biar cepat sadar, kasihan…..

            Tapi karena dia sombong selangit, maka saya tetap berteriak hore…!!!

  72. baihaqi :Dufal@
    Biasalah tukang alasan, nggak apa-apa kok, artinya Nte punya alasan walaupun hanya sekedar alasan. Tapi Nte kan disamping sebagai tukang alasan Nte juga sebagai tukang bohong. Nte bilang tinggal di musholla Ash-sholhin Condet, sudah saya suruh cek teman ane yg tinggal di Condet tidak pernah ketemu orang yg profilnya spt foto Nte. Sebab ane ingin sekali ketemu langsung dg Nte dan berdiskusi dilanjut secara OFF-LINE. Ane pun sudah menyaiapkan kamera buat rekaman rencana diskusi tsb.
    Tapi sayang, sekarang ane sudah tidak minat, sudah ketahuan modal Nte.

    SKAK MATI..!!! Merbot Ash-Sholihin entu encing ane. Ane ude konfirmasi soal berita ente yg katanye ude bikin orang2 Aswaja gak berkutik diam seribu bahase setelah ketemu ente. Dan itu dibantah mentah2 sama encing ane. Katanye gak ade tuh cerite kayak begituan dimari (di Ash-sholihin). Lha terus yg ente mksd orang2 Aswaja yg ente ajak bedebat entu sape..??? tukang parkir, tukang ojek ape tukang Ingsinyur..kekekekk…??? 1 – 0 DUFAN ude boong. Eh DUFAN, kalo ente mo ajak debat, entu dateng ketempatnye Habib Husein bin Ali bin Husein Al-Athos di Gg. Buluh, tp jgn deh terlalu tinggi ilmunye buat ente ajak berdebat. Nah ente dateng kesebelahnye aje (masih di Gg. Buluh juga) kediaman Habib Ali Zainal Abidin bin Abdullah Al-Kaff. Eni Habib masing mude, cocok tuh buat ente ajak berdebat. Eh jangan juga deh, gak setimpal ame ente sayang jadual mengajar beliau bise keganggu. Jadi ame sape yeh yg pantes buat ente ajak bedebat…??? (ame anak Tsanawiyah aje tuuuhh….)

    Ust. DUFAN, alamat yg ente kasih kagak ngaco tuh : “Condet, Jakarta Timur.Belakang Masjid As sholihin.no 23.Rt 05 Rw 09”. Setau Ane Dari Gg. Buluh, Gg. AMD ampe Gg. Eretan ampe ke Belakang Ash-sholihin tuh kawasan RW 01 (RT 001, RT 005, RT 007, RT 009). Ane lama bang pernah ngaji didaerah situ, pan temen ane ame sodare2 ane orang asli situ. Nah lho jangan2 boong juga yah Om Dufan…??? bisa 2 – 0 dooong…???

    Ust. Baihaqi, si Dufal ketauan jurus mautnye tuh…??? ngaku2 ude bikin orang Aswaja di Ash-Sholihin gak berkutik, mane buktinye. Encing Ane bilang di Ash-sholihin masing ade ta’limnye orang2 Aswaja dan diadakan minggu pertame awal bulan yg dibimbing ame KH. Fachrurozi Ishaq. Dan beliau juga berpesan untuk jangan kasih ruang buat orang2 RCTi (Rombongan Celana Tinggi)mengacak2 Aqidah Aswaja di Masjid Ash-sholihin. Ude gitu sok nantangin ketemuan pake ngasih alamat palsu, ane minta nama asli aje gak dikasih, jangan gertak sambel bang. kan diawal ane ude bilang IKAN BAWAL DIKUALI, ENTE JUAL ANE BELI…Jadi pegimane Om Dufan, masih ade jurus BERKELIT LAGI…???

  73. nurkholis@ nte datang gak sih? katanya ngadem di bawah pohon dlu.temen nte namanya sp?ntar ane nanya sama anak2 ash sholihin.nte makanya datang aja lgsung ke condet.klo lewat utusan ya,bisa jd orang yg nte utus gak tau sama ane.datang sendiri ntar ane tungguin di dalam masjid aja.

  74. He..he..he konfirmasi dulu tuh yg ane sebutin, kapan ente pernah berdebat ame Jama’ah Aswaja di Ash-Sholihin…??? berape orang yg ente ajak berdebat…??? terus masalah alamat rumah ente pegimane tuhhh…Ngaco bin Ngawur…??
    Ngakunye memegang teguh Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW, tapi masing suka bohong…??? dalilnye mane tuh “bohong dihalalkan asal MANHAJ terlindungi”…??? Om Dufan, ane belon pernah ngirim utusan kesono, kan ane dah bilang cukup tanye langsung ame Encing ane yg jadi merbot di Ash-Sholihin. Enti ane bakal dateng juga ko’ kalo emang ente penasaran banget ame ane. Yg penting Traktirannye yeh di Warung SEWUN. Nasi Kebuli enak banget tuhhhh…Mak Nyuuuussss….(eh kelupaan, masih gak mau nyebut name asli yah…ATUT YAH ATUT ETAUAN…) >>>lanjut Om…..

  75. nta datang gak? itu aja ukup! klo masalah diamnya orang2 aswaja,untuk lebih jelasnya nte datang lgsung kesin (condet) ntar ane undang juga orang2 aswaja (yg mungkin encik n nte kenal ama mereka) yg gak bisa ngomong ketika berhadapan dgn 1 orang salafy.datang gak?? nte kayak bang toyib aja lama2 di rantau…kerja apa sih nte mpe lama bnget ninggalin ane, nte TKI ya??

    1. dufal@

      Nte belum sembuh juga dari penyakit sombong, Fall? Makanya fall, kalau belajar agama jangan sama dul qodir jawwas yg jidatnya rusak seperti itu, Nte gak bakalan dapat ilmu manfaat selain ketularan sombongnya.

        1. he he he…. udah KO bangkit lagi, pertandingan udah selesai penonton udah bubar, he he he….

          kepala dupfall masih banyak bintang muter-muter, makanya perkataannya muter2 dan masih setengah pingsan habis KO, he he he….

          1. bayi@ nte masih gak bisa ngerti tulisan orang ya..kpan bru nte sembuhnya?? ane kan udah bilang,klo nte mau nyari topik,nyarinya yang udah nte paham.jangan nyari yang blum nte pahami.akibatnya skrng nte malah bingung sendiri kan..kabar baik buat nte,ane masih bisa maklumi keadaan nte yang baru mulai membaik dari GEgar otak yang nte ngalamin.dan ane berharap nte jangan terlalu maksain otak nte yang sedang ngalamin kecelakaan berpikir,krn akibatnya bisa lebih fatal lagi..oh iya,terapi benturin kepala nte di tembok masih nte lakuin kan? baguslah klo gtu..ane doa’kan semoga nte cepat sembuh…aminnn

          2. dufal@

            dufal, fakta bicara lebih nyaring dufal. dari gravatar nte yg berubah dari hijau tua ke hijau muda, lalu berubah lagi jadi agak pink itu menunjukkan jiwamu yg labil, atau goncang, itu juga akibat terapi bentur kepala ke dinding yg nte lakukan selama ini. Yang kemudian nte sarankan ke baihaqi, tapi baihaqi menolaknya.

            Makanya nte jadi labil, sementara baihaqi tetap tsiqoh dan waras. Ini fakta yg bicara dufal, silahkan kalau mau marah pada fakta.

  76. Berikut kutipan pengakuan dari mereka yang mengaku berpemahaman Salafush Sholeh

    http://almanhaj.or.id/content/2333/slash/0

    ***** awal kutipan *****
    Betapa tepatnya perkataan Syaikh Bakr Abu Zaid dalam risalahnya “At-Tahdzir” halaman 30 berkisar pembagian tauhid. Kata beliau : “Pembagian ini adalah hasil istiqra (telaah) para ulama Salaf terdahulu seperti yang diisyaratakan oleh Ibnu Mandah dan Ibnu Jarir Ath-Thabari serta yang lainnya. Hal ini pun diakui oleh Ibnul Qayim. Begitu pula Syaikh Zabidi dalam “Taaj Al-Aruus” dan Syaikh Syanqithi dalam “Adhwa Al-Bayaan” dan yang lainnya. Semoga Allah merahmati semuanya
    ***** akhir kutipan *****

    Perhatikan dalam situs tersebut , mereka mengaku pembagian tauhid 3 bukanlah bid’ah namun muhdats yang artinya sama saja “perkara baru”

  77. Pada komentar no #325, mas @dufal menanyakan “siapa yg mengatakan pembagian tauhid tiga seperti itu adalah dholalah? Apakah Nabi Saw, Para Sahabat, atau tabi’ut tabi’in?”
    Ini pertanyaan sedikit membingungkan karena pembagian tauhid tiga itu timbul bukanlah pada zaman Rasulullah , para Sahabat, tabi’in ataupun tabi’ut tabi’ini. Jadi bagaimana mungkin Salafush Sholeh berpendapat terhadap pembagian tauhid tiga.

    Pendapat tentang pembagian Tauhid menjadi tiga sudah disampaikan dalam thread

    atau pendapat kami sendiri pada
    http://mutiarazuhud.wordpress.com/2011/02/08/pembagian-tauhid/

    1. mutiarazuhud@ itu artinya pembagian tauhid yang tiga,tidak bisa kita katakan dholalah/sesat.karna sebagaimana yg nte katakan bahwa pembagian tersebut tidak terjadi pada zaman,Nabi dan zaman tiga generasi terbaik. adapun hadits yg di bawakan BAYITABUNG diatas”bid’athin dholalah wa kullu dholalatin finnar”,maka saya katakan,ancaman hadits tersebut tidak menyentuh sedikit pun tentang persoalan pembagian tauhid yang 3.perlu dipahami bahwa,hadits tersebut hanya meliputi persoala yang berkaitan dengan ibadah.karna hukum asal ibadah adalah haram,sampai datangnya sebuah riwayat yang membolehkan ibadah tersebut.jadi klo klasifikasi macam2 tauhid ini dianggap bid’ah,maka saya katakan Istinbath’a tolong dibenerin dong BAYI TABUNG…

      1. Dupfall@

        Mau di-KO lagi fall?

        Segala macam bid’ah ibadah berasal dari aqidah yg bid’ah. Nah, aqidah nte yg tiga itu adalah aqidah bid’ah sebab aqidah yg seperti itu tidak diajarkan oleh Nabi Saw. Jika nte ngotot tidak bid’ah, nte harus bisa membawakan dalilnya.

        Perlu nte tahu, hukum asal ibadah adalah diperintah/disuruh bukan dilarang. Kita sebagai HAMBA/Abdun artinya kita disuruh ibadah bukan dilarang.

        1. bayi@skali lagi ane katakan ya bayi,baca dengan benar,”klo ada seorang muslim yang tidak mau mengimani APA – APA yang TERKANDUNG didalam MACAM-MACAM TAUHID YANG TIGA,maka akan saya katakan, orang tersebut K A F I R SECARA M U T L A K!!! jelas kan??!!

          mengenai perkataan nte ( hukum asal ibadah adalah diperintah/disuruh bukan dilarang. Kita sebagai HAMBA/Abdun artinya kita disuruh ibadah bukan dilarang ) yang BODOH MUROKKAB ITU,MEMBUKTIKAN BAHWA NTE ITU MEMANG BENAR-BENAR KAMBING WALAU PUN TERBANG!DENGAN KATA LAIN,NTE INI SUDAH JELAS2 SALAH,TAPI MASIH SAJA KERAS KEPALA DENGAN KEBODOHAN NTE…SARAN ANE,COBA NTE PELAJARI KEMBALI TENTANG QAEDAH HUKUM ASAL IBADAH,AGAR NTE GAK BERLAMA2 DALAM KEBODOHAN.

          1. Dupfall@

            1) Pembagian tauhid tiga tidak pernah diajarkan oleh Nabi Saw terbukti sampai hari ini Nte tidak bisa menyebutkan dalilnya. Ini artinya pembagian tauhid tsb adalah bid’ah, karena bid’ah maka tidak bisa dijadikan dasar untuk memutuskan suatu hukum, apalagi untuk mengkafirkan orang Islam. Camkan itu Dupfall!!! Justru nte yg harus introspeksi diri jangan terlalu menuruti hawa nafsu, sebab bisa-bisa nte sendiri yg kafir akibat terlalu mengagung-agungkan bid’ah!!!

            2) Mengenai hukum asal ibadah adalah diperintah (Baca: HALAL), hal ini sudah sangat jelas sebab kita melakukan ibadah-ibadah mahdhoh semuanya berdasarkan perintah. Sholat 5 waktu, zakat, puasa, pergi haji jika mampu, semuanya itu dikerjakan adalah berdasar perintah!!! Jika Nte ngotot berpegang pada asal hukum ibadah dilarang, mana dalil larangannya untuk ibadah-ibadah mahdhoh itu Fall ?!!!

            begitu pun ibadah ghoiru mahdhoh, maka hukum asalnya halal seperti tersurat dalam salah satu ayat Al-Qur’an: “tidaklah diciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah..” Sehingga setiap detik seharusnyalah diisi dengan ibadah. Dalam hal ini kita tidak hrs menunggu “perintah”, Ini adalah peluang emas sebab setiap detik adalah kesempatan buat kita untuk ibadah kepada-NYA.

            Berkata Al Hafidh Al Imam Ibn Rajab dalam kitabnya Jami’ul Uluum walhikam bahwa sebagaimana firman Allah swt : “Sungguh Allah telah memerintahkan kalian berbuat adil dan kebaikan, dan menyambung hubungan dg kaum kerabat, dan melarang kepada keburukan dan kemungkaran dan kejahatan” (QS Alhajar 90)

            Dalam menjelaskan ayat di atas, berkata Alhasan bahwa ayat ini tidak menyisakan satu kebaikanpun kecuali sudah diperintahkan melakukannya (sebagai ibadah), dan tiada suatu keburukan pun kecuali sudah dilarang melakukannya. (Tuhfatul Ahwadziy Juz 5 hal 135)

            nah.. Alqur’an sudah memerintahkan semua hal yg baik (sebagai ibadah/pengabdian kepada Allah Swt) sejak yg ada di zaman nabi saw dan sesudah beliau saw, dan semua yg buruk (kemaksiatan) telah diharamkan, sejak yg ada di zaman nabi saw dan yg belum ada di zaman Nabi saw.

          2. bayitabung@ pembagian tauhid yang tiga SANGAT SALAH klo dikatakan bid’ah hanya krn NABI SAW tidak merumuskan hal tersebut dalam kelompok tersendiri (menurut bayi tabung dan induk semangnya(ulama aswaja)).Dan lebih salah lagi klo dalam masalah ini(tauhid yg tiga) kalian mengatakan klasifikasi tersebut adalah bid’ah,dengan bersandar pada hadits Ummu Abdillah radhiallahu anhuma untuk menetapkan sebuah istinbath.sebab hadits tersebut sudah sangat jelas domain nya.yaitu,hanya pada persoalan yang berkaitan langsung dengan ritual ibadah saja.tidak lebih!!!

            Bayitabung,klo seandainya saya mengerjakan shalat dalam keadaan dimana saya BELUM TAHU HUKUM nya,sehingga saya melaksanakan shalat Subuh 3 rakaat,Shalat Azhar 3 rakaat,shalat zuhur 5 rakaat,shalat maghrib 4 rakaat dan shalat isya 1 rakaat,menurut nte salah apa tbenar?? klo bertolak dari kaedah yg nte dan ulama2 aswaja nte imani itu,maka akan saya katakan,mata nya dibuka ya,”BOLEH,HALAL,BENAR,SAH!!!
            iya kan…heheheh..kaedah kok malah nyesatin orang..bayitabung insyaf skarang juga!!!

            Dan mengenai perintah untuk menjalankan rukun islam yang lima (syahadat,sholat,zakat,shaum dan haji) sudah jelas ketentuan nya,krn hal ini masuk dalam wilayah tauqifiyah.jd tidak diragukan lagi kebenarannya.akan tetapi dalam masalah ini tidak bisa nte jadikan sebagai dalil untuk menetapkan sebuah kaedah (hukum asal ibadah itu halal) yang ngaur sepeti itu.krn,sebelum turunya wahyu dan sebelum Rasulullah SAW naik ke ATAS LANGIT dalam rangka menerima perintah menjalankan sholat 5 waktu,Rasulullah dan para sahabat tidak melaksanakan shalat 5 waktu.apalagi membagi ibadah dalam kategori tertentu,seperti shalat,zakat,puasa dan shaum,lebih parah lagi..HARAM HUKUMNYA!!! dan klo seandainya apa yang nte katakan bisa dijadikan sandaran yang kuat,menurut saya itu salah,karena hadits Aisyah radhiallahu anhuma sudah sangat jelas melarang perkara yang baru dalam agama,sebelum kita menemukan hujjahnya (riwayat yang datang dari Nabi shallallahu alaihi wasallam)yang kemudian membenarkan ibadah tersebut,baru kita (kaum muslimin insya Allah)boleh melakukannya.

            terakhir,Alhamdulillah tidak ada yang salah dengan kitabullah.yang salah itu,nte dan dedengkot2 aswaja dalam menfsirinya.

          3. duplak@

            Ane gak heran dengan orang-orang seperti nte, yaitu orang-orang yg mengidap penyakit virus wahabi. Imam Syafi’i, Ibnu Hajar Al-atsqolani, Imam Nawawi pun kalian salah-salahkan dan kalian anggap mereka ahli bid’ah, apalagi saya yg hanya seorang biasa-biasa saja, he he he….

          4. duplak@

            Oke, ane lanjut. Mengenai aqidah tauhid tiga, ane tetap katakan itu sebagai aqidah bid’ah, yaitu aqidah yg tidak diajarkan oleh Rasulullah Saw. Terserah nte mau katakan ane KAFIR, silahkan aje, insyaallah ane berada di jalan yg benar. Ketahuilah Duplak, ajaran tauhid tiga itu mengandung implikasi keburukan-keburukan bagi Ummat ini.

            Adapun mengenai asal hukum ibadah, ane pun tetap berpegangan bahwa asal hukum ibadah adalah halal/boleh dan tidak dilarang. Adapun mengenai contoh2 yg nte sebutkan itu adalah hasil pengembangan nte sendiri, sebab kenyataannya tidak ada muslim yg sholat maghrib 4 rokaat kecuali lupa. Kenyataan pun tidak ada yg sholat Subuh 3 rokaat. Kewajiban sholat 5 waktu adalah perintah dan sama sekali tidak ada hubungannya dengan larangan.

            Nte pasti berpikir kalau kita berpegang pada kaidah yang telah ane sampaikan, “Hukum asal ibadah/perbuatan adalah mubah(boleh) selama tidak ada dalil yang melarangnya atau mengaturnya” akan mempersubur amalan / perbuatan bid’ah.

            Emang benar seperti itu, bahwa kaidah yang ane sampaikan akan menyuburkan bid’ah hasanah atau bid’ah mahmudah (terpuji) sebagaimana yang disampaikan Imam as Syafii ra “Apa yang baru terjadi dan menyalahi kitab al Quran atau sunnah Rasul atau ijma’ atau ucapan sahabat, maka hal itu adalah bid’ah yang dhalalah. Dan apa yang baru terjadi dari kebaikan dan tidak menyalahi sedikitpun dari hal tersebut, maka hal itu adalah bid’ah mahmudah (terpuji)”.

            Nah, bagi kita yang mengaku sebagai hamba Allah, maka perbuatan kita (setelah pengakuan) harus merujuk petunjukNya :al-Qur’an dan Hadits) dimana hukum awalnya mubah(boleh) berubah hukumnya sesuai petunjukNya yakni bisa berubah menjadi haram, wajib, sunnah atau makruh atau syubhat atau pula tetap sebagai mubah.

            Jadi yang benar adalah
            Hukum asal ibadah/perbuatan adalah mubah(boleh/halal) selama tidak ada dalil yang melarangnya atau mengaturnya

            Kaidah ini bersumber dari kaidah pendapat imam Syafi’i ra

            ??? ?? ??????? ???????

            (al-Ashlu fil asya’ al-ibahah), “hukum asal segala sesuatu adalah boleh”

            Segala sesuatu termasuk perbuatan / ibadah

            Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah telah mewajibkan beberapa kewajiban, maka jangan kamu sia-siakan dia; dan Allah telah memberikan beberapa batas, maka jangan kamu langgar dia; dan Allah telah mengharamkan sesuatu, maka jangan kamu pertengkarkan dia; dan Allah telah mendiamkan beberapa hal sebagai tanda kasihnya kepada kamu, Dia tidak lupa, maka jangan kamu perbincangkan dia.”(Riwayat Daraquthni, dihasankan oleh Imam an-Nawawi)

            Hukum asal ibadah/perbuatan adalah mubah(boleh/halal). Namanya saja Ibadah masa dilarang? Kalu yg dirang itu namanya bukan ibadah, tapi entah apa, mungkin nte tahu apa maksud ane….?

  78. dufal :nta datang gak? itu aja ukup! klo masalah diamnya orang2 aswaja,untuk lebih jelasnya nte datang lgsung kesin (condet) ntar ane undang juga orang2 aswaja (yg mungkin encik n nte kenal ama mereka) yg gak bisa ngomong ketika berhadapan dgn 1 orang salafy.datang gak?? nte kayak bang toyib aja lama2 di rantau…kerja apa sih nte mpe lama bnget ninggalin ane, nte TKI ya??

    Tuuh kaann, ciri Wahabinye keliatan banget gak mo kalah padahal ude K-O. Ane tanya ape, dijawab ape..??? Om Dufan, ane kan tanya kapan ente pernah berdebat sm orang Aswaja n berape orang yg ente ajak berdebat…??? Terus alamat rumah yg ente kasih entu benernye ada dimane…???

    Nah kalo 2 pertanyaan ini ude bisa ente jawab, baru deh bisa lanjut. Pegimane Om, masing mo lanjut kaan, sayang nih ude sejauh begini….??? Ane sih kagak jauh2 amat ngerantaunye, cuman keluar kota dikit. Enti juga pulang kampung Om…???

    (masing penasaran : name asli ente masih ditutup2in juga, masing ATUT aje…)

    >>>lanjut Om Dufan….

  79. Ikut nimbrung, bolehkan,Teruntuk para pengikut Salafi wahabi al yahudiyun,,
    Salafi wahabi al yahudiyun menganggap para Ulama yg mengikuti Imam Abul Hasan Al-Asy’ari dalam masalah aqidah adalah ‘musuh abadi’ Salafi. Bahkan seorang tokoh salafi bernama Zainal Abidin, menukil sejumlah pendapat ulama termasuk Ibn Hazm (walaupun nukilan seperti ini harus diteliti lebih lanjut, sayang kitab-kitab yang disebutkan belum kami miliki -pent) yang berisi kritik, celaan dan ‘vonis’ kafir kepada para Ulama Pengikut Imam Abul Hasan Asy-Asy’ari dalam masalah aqidah atau lebih dikenal dengan Asy-ariyah (Lihat majalah As-Sunnah hal. 38 edisi khususVIII1425 H2004 M). Padahal hampir seluruh ulama yg namanya dtulis dengan “tinta emas” dalam sejarah Islam dan menjadi pelita umat sepanjang umur umat Islam dengan ilmu yang mereka miliki adalah mengikuti Imam Abul Hasan Al-Asy’ari dalam masalah aqidah seperti : Imam Abu Hasan Al-Bahilii, Imam Abu ishaq Al-Isfarainii, Al-Hafidz Abu Nu’aim AL-Asbahani, Qadhi Abdul Wahab Al-Maliki. Imam Abu Muhammad Al-Juwaini, dan outranya Abu Ma’alii Imam haramain AL-Juwaini, Abu Manshur At-Tamimi Al-Baghdadi, Al-Hafidz Al-Isma’ili, Al-Hafidz Al-Baihaqi, AL-Hafidz Al-Daruqutni, Al-Hafidz AL-Khatib AL-Baghdadi, Imam Abul Qosim AL-Qusyairi, dan putranya Abu Nashr, Imam Abu Ishaq Asy-Syairazi, Nasr Al-Maqdisi, Al-Farawi, Imam Abul Wafa’ ibn ‘Uqil Al-Hambali, Qadhi Qudhat Ad-Damaghani Al-Hanafi, Abul Walid Al-baji Al-Malik, Imam Ass-Sayid Ahmad Ar-Rifa’I, Al-Hafidz Abul Qasim Ibn Asakir, Ibn Sam’ani, Al-hafidz As-Salafi, Qadhi Iyadh, Imam An-Nawawi, Imam Fakhrudin Ar-Razi, Imam ‘Iz Ibn Abdis Salam, Abu Umar, Imam Ibn Hajib Al-Maliki, Al-Hafidz Ibn Daqiqil ‘ied, Imam ‘llaudin Al-Baji, Qadhi Qudhat As-Subki, Al-Hafidz ‘Alaai, AL-Hafidz Zainudin AL-‘Iraqi, dan putranya Al-Hafidz Waliyudin, Khatimatul Hufadz Ibn Hajar Al-Asqolani, Khatimatul LughawiyinAl-hafidz murtadha Az-Zubaidi Al-Hanafi, Imam Zakariya AL-Anshori, Imam Bahaudin Ar-Ruwas, Mufti makah Ahmad Zaini Dahlan, Musnadul Hindi Waliyullah Ad-Dahlawi, Mufti Mesir Imam Muhammad ‘Ulaisyi Al-Maliki, SyaikhAl-Jami’ Al-Azhar Abdullah Az-Zarqawi, Imam Abdul Fatih Fathullah mufti Beirut, Imam Abdul basist Al-fakhuri Mufti Beirut, Imam Mustafa Naja Mufti Beirut, Imam Abu Muhammad Al-Malaibari Al-Hindi, Qadhi Abu bakar Al-baqilani, AL-Hafidz IbnFaruk, Imam Al-Ghozali, Imam Abul fatah Asy-Syahrantani, Imam Abu Bakar Asy-Syasyi Al-Qofal, Abu ‘Ali Ad-Diqaqi An-Naisaburi, Al-Hakim An-Naisaburi Sohibul Mustadrak, Imam Ibn ‘Alan As-Shadiqi Asy-Syafi’I, Imam Abu Abdullah Muhammad As-Sanusi dll.

    Kalau menurut kalian bahwa Al-Hafidz Ibnul Jauzi, Imam Ibn Hibban, Al-Hafidz Ibn Rajab Al-Hambali, Al-Hafidz Al-Isma’ili, Al-Hafidz Al-Baihaqi, Al-Hafidz Al-Daruqutni, Al-Hafidz Al-Khatib Al-Baghdadi, Al-Hafidz As-Salafi, Qadhi Iyadh, Imam An-Nawawi, Al-Hafidz ‘Alaai, Al-Hafidz Zainudin Al-‘Iraqi, dan putranya Al-Hafidz Waliyudin, Khatimatul Hufadz Ibn Hajar Al-Asqolani dll, bukan termasul ulama Ahlus Sunnah wal Jama’ah, maka siapakah yang kalian maksud dengan Ulama Ahlus Sunnah wal Jama’ah itu ???

    Mungkin kalian akan mengatakan bahwa Albani, Utsaimin, Ibn Baz, Al-Jazairi, Al-Fauzan, Rabi Ibn Hadi dll dari kalangan ulama Neo Salafi wahabi al yahudiyun adalah Ahli Hadis dan merekalah yg paling layak untuk menyandang gelar pewaris satu-satunya ahlus sunnah wal jama’ah !!!!

    Kami ingin bertanya apakah ada diantara ulama kalian spt Albani, Utsaimin, Ibn Baz, Al-Jazairi, Al-fauzan, Rabi Ibn Hadi dll yang punya karya yang lebih baik dari kitab Fathul Bari-nya Ibn Hajar, atau kitab sunan-nya Imam Al-Hafidz Al-Baihaqi, Al-Hafidz Al-Daruqutni, atau karya-karya lain dari para Hufadz Hadis ‘yang sebenarnya’ (bukan seperti yang sering diaku-aku oleh Salafi wahabi alyahudiyun) spt Al-Hafidz Al-Khatib Al-Baghdadi, Al-Hafidz As-Salafi, Qadhi Iyadh, Imam An-Nawawi dengan Syarh Shohih Muslim-nya, Al-Hafidz ‘Alaai, Al-Hafidz Zainudin Al-‘Iraqi dll !!?

    Tidak, sekali-kali tidak, karya-karya kalian dipenuhi dengan nukilan dari para Ulama ini !!! Entah bagaimana kualitas buku atau kitab yg ditulis oleh ulama-ulama kalian, jika tidak mengutip dari ucapan dan pendapat mereka dari kitab-kitab dan karya tulis mereka (yaitu para hufadz – Ahli hadis ini) yang tidak terhitung nilainya itu !!?!

    Tapi bagaimana bisa kalian mengambil pendapat mereka dan mengklaim mereka berada di pihakmu, sementara itu kalian tidak memasukkan mereka dalam daftar Ulama Ahus Sunnah, bahkan kalian mencap mereka ‘sesat dan menyimpang aqidahnya’ lalu menyamakan mereka dengan firqoh2 sesat lainnya seperti mu’tazilah, jabariyah dll !!!
    Lalu yang lebih mengherankan lagi kalian masih berani mengklaim mengikuti manhaj para Ahli Hadis, sedangkan pada saat yang bersamaan kalian memvonis aqidah mereka adalah ‘salah dan sesat’ (menurut anggapan kalian), bahkan kalian mengingatkan umat dari penyimpangan aqidah yg terdapat dalam kitab-kitab mereka !!!!

    Adakah orang yang akan percaya dengan ucapan sekelompok orang yang mengaku-aku mengikuti manhaj para imam ahli hadis dan ahlus sunnah tapi aqidahnya sesat atau kalian berkata : “Manhaj kami diatas manhaj Para Ahli Hadis seperti Al-Hafidz Ibn Hajar, Imam Al-Hafidz Al-Baihaqi, Al-Hafidz Al-Daruqutni, Al-Hafidz Al-Khatib Al-Baghdadi, Al-Hafidz As-Salafi, Qadhi Iyadh, Imam An-Nawawi, Al-Hafidz ‘Alaai, Al-Hafidz Zainudin Al-‘Iraqi , tapi aqidah kami berbeda – kami memegangi aqidah yang shohih sedang mereka (para ahli hadis tsb) aqidahnya menyimpang dan sesat !!? Ajib Kulu Ajib hadzal qaul min rajol Al-Ghulat Al-Mudzabdzib As-Salafi (sungguh sangat mengherankan ucapan yang aneh yang berasal dari Al-Ghulat Al-Mudzabdzib As-Salafi ini) !!!

    Seandainya para Ulama seperti Al-Hafidz Ibn Hajar, Imam Al-Hafidz Al-Baihaqi, Al-Hafidz Al-Daruqutni, Al-Hafidz Al-Khatib Al-Baghdadi, Al-Hafidz As-Salafi, Qadhi Iyadh, Imam An-Nawawi, Al-Hafidz ‘Alaai, Al-Hafidz Zainudin Al-‘Iraqi dll masih hidup, pastilah mereka akan melarang kalian untuk menggunakan karya mereka untuk menjadi bahan bagi tulisan dan kitab kalian. Kenapa, karena jelas kalian telah menganggap mereka ‘sesat’ bahkan ‘kafir’ !!? Lalu mana ada seorang Ulama yang bersedia karyanya dinukil oleh orang atau kelompok yang telah mencemarkan nama baiknya dengan vonis sesat dan kafir !!!? Tapi yang aneh bahwa pendapat-pendapat para ahli hadis yang beraqidahkan asy’ari ini seperti : Al-Hafidz Ibn Hajar, Imam Al-Hafidz Al-Baihaqi, Al-Hafidz Al-Daruqutni, Al-Hafidz Al-Khatib Al-Baghdadi, Al-Hafidz As-Salafi, Qadhi Iyadh, Imam An-Nawawi, Al-Hafidz ‘Alaai, Al-Hafidz Zainudin Al-‘Iraqi dll khususnya dalam masalah aqidah, senatiasa kalian nukil didalam berbagai kitab dan makalah yang kalian buat !!!?. Kalau mau konsisten dengan pendapat kalian bahwa mereka telah menyimpang dan memasukkan sesuatu yang sesat dalam aqidah Islam, maka jangan lagi gunakan kitab dan karya mereka apalagi menukil pendapat mereka dalam masalah aqidah untuk mendukung pendapat kalian dalam masalah aqidah pula – Sungguh aneh !!!? Tapi ternyata hal itu tidak terjadi bahkan dalam majalah ‘edisi khusus’ yang mereka tulis dalam masalah hadis ahad, pertama kali mereka menunjukkan apa yang mereka anggap sesat dan menyimpang dari aqidah kaum asy’ariyah lalu diberilah vonis sesat bahkan kafir. Tapi yang aneh setelah itu pendapat-pendapat dari para Ulama Hadis Asy’ariyah seperti Al-Hafidz Ibn Hajar, Imam Nawawi, Al-Khatib Al-Baghdadi, Al-Iraqi, Ibn Shalah dll menjadi rujukan utama unutk memberi justifikasi dalam masalah aqidah versi mereka, bukankan ini sebuah keanehan yang menggelikan ???!!

    Lalu kalian berkata lagi: “Ulama – kan bukan hanya mereka” !!! Tapi ingat bukankan Salafi telah mengadopsi pendapat ‘sebagian Ulama’ yang menyatakan bahwa Ahlus sunnah wal jama’ah adalah Ulama ahli hadis seperti perkataan Imam Ahmad yang mengatakan “Kalau bukan ahli hadis, aku tidak tahu lagi siapa mereka ?” dll !!!

    Biasanya kalian akan berkelit dengan mengatakan : “Ulama Ahli Hadis-kan tidak terbatas pada mereka !!? Lalu apakah Al-Hafidz Al-Isma’ili, Al-Hafidz Al-Baihaqi, Al-Hafidz Al-Daruqutni, Al-Hafidz Al-Khatib Al-Baghdadi, Al-Hafidz As-Salafi, Qadhi Iyadh, Imam An-Nawawi, Al-Hafidz ‘Alaai, Al-Hafidz Zainudin Al-‘Iraqi, dan putranya Al-Hafidz Waliyudin, Khatimatul Hufadz Ibn Hajar Al-Asqolani dll, bukan termasuk ahli hadis !!?! Lalu siapa Ahli hadis yang kalian maksud ??! Lalu manhaj ahli hadis mana yang kalian ikuti !!? Kalau ternyata sebagian besar Para Hufadz – Ahli Hadis berada dalam posisi yang berlawanan dengan posisi kalian !!!?

  80. Tambahan kang, mereka mengharamkan maulid nabi Sayidina Muhammad SAW, dimana didalam isi maulid itu bercerita ttg kisah2 rosulullah SAW, Sedangkan Al Qur’an berisi tentang kisah2 yang apabila kita membacanya mendapat pahala, dimana Al Qur’an menceritakan kisah para nabi dan rosul, Rosullulah SAW adalah Pemimpin Para nabi dan Rosul, berarti kita mendapat pahala apabila membaca maulid nabi, mulai detik ini Haram bagi kaum salafi wahabi Alyahudiyun membaca Al Qur’an!!!

  81. ferry ASWAJA@

    Sangat benarlah kalau dikatakan para wahabiyyun itu adalah para perusak dalam arti yg sangat kompleks, kompleks dan kompleks! Sayangnya mereka orang-orang yg sulit untuk disadarkan, mungkin sudah takdirnya mereka harus demikian, wallohu a’lam….

  82. masemen@

    Yg biasa berdusta biasanya orang2 wahabi, sebab memang modalnya harus berdusta biar jualan dakwahnya laku di masyarakat. Kalau jujur gak bakal laku dakwah wahabisme, coba buktikan berdakwah dg kejujuran tanpa trik, dakwah wahabi pasti memble. Di samping modalnya kedustaan, modal lainnya adalah fitnah. Tanpa modal dusta dan fitnah maka wahabisme tidak akan bisa berkembang, terbuktui!!!

  83. Maaf sebelumnya saya menjawab pertanyaan anda,
    Benarkah Contoh2 yg diklasifikasikan sbg Bid’ah menurut paham Wahabi ini mohon jawabannya ?
    -berziarah ke kubur termasuk kubur Nabi,
    -tawassul,
    -baca qunut,
    -talqin,
    -tahlil,
    -istighatsah,
    -berzikir berjamaah,
    -membaca maulid diba’ ataupun burdah yang berupa puji-pujian pada Nabi yang biasa dilakukan kaum Muslimin

  84. dufal :nurkholis@mau datang gk?

    Ngapain ahh kalo ngeladenin pendusta kayak ente. Disuruh klarifikasi aje berat bener…??? malu yee ngaku ude berbohong di forum ini. Makanye Om, ajaran Alhussunnah wal Jama’ah tuh ngajarin kite ilmu Tasawuf supaye NGEBERSIHIN HATI KITE..!!! jadi terhindar tuh dari sifat2 yg orang2 Sa-Wah biasa ngelakuin (fitnah, bohong, menghujat de..el..el..) Nah orang2 Sa-Wah belajar Tasawuf aje belon, ude mengharamkan bahkan mengkafirkan orang2 yg belajar Tasawuf.

    Buat seluruh pecinta UMMATI, sekedar info dari ane bahwa si Dufan eh Dufal ini ude “MATI KUTU, SKAK MAT, KNOCK OUT DE..EL..EL..DEH”. Semua komentar2nye di forum ini cuma “PEMBELAAN BUTA” aje buat golongannye. Sayang banget deh Ustadz2 Ummati yg ude ngeladenin nih bocah ampe ngeluarin banyak bener dalil. Eh gak taunye yg diladenin cuma pinter muter2 komentar, menghujat dan Copas dalil2. Giliran ane ingin off-line buat silaturrahim malah dikasih alamat palsu, ketauan banget yeh ciri2 orang Sa-Wah….

    sekali lagi nih bang, mohon kejujuran abang. Ente ngaku tinggal di Condet, Jakarta Timur.Belakang Masjid As sholihin.no 23.Rt 05 Rw 09?itu tepatnye disebelah mane. Ini alamat fiktif ape nyate…???

    Kalo entu alamat ternyate fiktif, berarti kan ente ude berbohong di forum terbuka ini. Nah, kalo ente ude berani berbohong secare terbuka disini, terus gimane kite mo percaye ame omongan ente laennye..??? Kalo ente masih gak berani jawab, yah cukup sudah pemahaman ane soal pribadi ente yg ternyata gak lebih dari TONG KOSONG NYARING BUNYINYA…

  85. ferry@ziarah kubur adalah sunnah dng tujuan mengingat kematian dan mendo’akan ahli kubur tidak lebih,baca qunut menurut imam syafi’i sunnah,tapi menurut imam ahmad tdk disyariatkan,dan yg rojih tdk disyariatkan ,sebagaimana perkataan imam syafi’i,kalo ada hadist yg shohih,tinggalkanlah pendapatku.baca talqin dianjurkan kepada orang yg sedang menghadapi sakaratul maut,dan bukan dibaca setelah mayit dikuburkan.tawassul adalah suatu kebutuhan,meminta langsung kepada Allah dng menyebut namaNya,atau dng amal sholeh atau tawassul melalui orang sholeh yg masih hidup.dzikir yg disyariatkan adalah sendiri2.membaca tahlil adalah ibadah yg agung,tapi bukan tahlilan.istighosahan berjamaah tdk diajarkan oleh nabi.dan terakhir baca maulid diba boleh2 aja,asal jng dibarengi ritual2 yg tdk ada dalilnya.wassalam.

  86. masemen :
    dan terakhir baca maulid diba boleh2 aja,asal jng dibarengi ritual2 yg tdk ada dalilnya.wassalam.

    assalamualaikum Wr.Wb
    Berarti maulidan boleh dilakukan.Nah kenapa msh dicela juga? jadi benar kan ada bid`ah hasananah, dan tidak semua bid`ah itu dholalah/madzmumah. Dengan demikian @masemen sudah mulai tercerahkan. 🙂
    wassalam.

    @ferry aswaja
    ttp istiqomah ya mas dalam dakwahnya, lanjutkan mas!, saya yang awam menyimak saja.

  87. @masemen, apa yang antum tulis itu adalah pendapat mazahab ente, sesuai dalil dan kaidah pengambilan hukum mazhab ente. Hal ini adalah termasuk wilayah fikih, oleh karena itu masalah fikih ini bisa terjadi perbedaan hukum antara mazhab yang berbeda. Yang sesat dan bidah adalah menganggap pendapatnya dalam kebenaran, sedangkan pendapat lainnya adalah bid’ah, sesat dan musyrik. Apalagi manganggap pendapatnya dan mazhabnya yang paling sesuai salaf atau pewaris salaf satu-satunya dan wajib diikuti sedangkan pendapat lainnya tidak sesuai dan harus dijauhi, maka inilah yang disebut bid’ah dan kesesatan yang sebenarnya.

  88. @masemen. kalau sekiranya kelompok yang menamakan dirinya salafi ini menganggap pendapatnya adalah paling rojih atau paling kuat, maka tidak ada satu salaf pun yang mencela dan mensesatkan pendapat lainnya yang dianggap tidak tepat atau tidak kuat dalilnya….. cobalah anda belajar sejarah para sahabat dan salaf, maka akan kita temui bermacam perbedaan bahkan juga mungkin ada kesalahan mereka dalam berpendapat, tapi selama semua pendapat dalam wilayah fikih itu dalam naungan dalil nash, semua bisa dipertanggungjawabkan, apalagi nash hadist juga terjadi perbedaan tentang kekuatan dan maknanya. Demikian pendapat saya. Kalau Kelompok ente paham dengan sebenarnya manhaj salaf, maka kelompok antum akan bisa menerima perbedaan pendapat, termasuk hal-hal yang kelompok ente anggap bidah….. sayang….

  89. @Dianth

    Salam kenal, benar sekali mas Dianth. Para Ulama Mujtahid, meski berbeda pendapat dalam masalah furu`iyah, tetap saling menghormati dan tidak melabelkan salah terlebih sesat atau apalagi kafir, karena masing-masing memilki argumentasi dengan dalilnya yang bisa dipertanggungjawabkan. Tradisi saling menghormati ini sangat mashur terlihat dalam tulisan kitab-kitab kuning yang dipelajari di pesantren karya para Fuqoha salaf. Sehingga para santri yang dibesarkan dalam tradisi ini, bisa kita lihat begitu besar toleransi dan tenggang rasanya dalam menghadapi ragam ikhtilaf dlm masyrakat. Sampai suatu ketika, saat ini, tibanya sebuah golongan yang baru belajar agama satu dua kali pertemuan dengan “Murobbi”-nya, dengan lantang beranii menganggap saudara seiman lainnya yang berbeda pendapat dengannya sebagai ahli sesat, bid`ah bahkan musyrik. Astaghfirullah ….

    1. Salam kenal juga Mas Jafar, seharusnya ahlak dan sikap Ulama salaf harus ditiru oleh mereka yang mangaku salafi. Maka Dapat kita saksikan kenyataannya siapakah yang mengikuti ahlak dan sikap ulama salaf itu tiada lain adalah ulama-ulama Ahlussunah wal jama’ah.

  90. Innalillahiwainailaihi roji’un, masemen@ Benarlah sdh apa yg terlihat dan tampak serta telah dibukakan oleh Allah SWT, ttg apa yg sdh diisyaratkan sblmnya, klp anda berani menukil pendapat para imam2 yg mulia, padahal klp anda anti mazhab (belajar dulu ttg mazhab), klp anda adalah ahlul bid’an yg sesungguhnya, knp anda tdk menyerukan kpd sekte anda yg tlh dengan berani dan kurang ajar merubah tempat sa’ii, dan menembok tpt org melempar jumroh bukankah itu lebih sesat (bi’ah Dolallah), bukankah itu rukun wajib haji, kami yg Asy’irah al maturydiah sj tdk sah melaksanakan ibadah haji apalagi sekte kalian, boleh mengambil istilah habib rizieq (iblis lebih dari iblis), jd jelas telah terlihat dan telah tampak dan dibukakan oleh Allah SWT, dng hukum yg wajib sj sekte anda sdh berani merubahnya apalagi yg sunah2, eling toh mas (ini akibat tdk banyak zikir kpd Allah, jd dijauhkan dr rahmatnya)

  91. kayak nya syiir tanpo waton Gus Dur emang pass banget bait:

    akeh kang apal Qur’an hadise ….(banyak yang hapal Qur’an dan haditnya)
    seneng ngafirke marang liyane ….(senang mengkafirkan kepada orang lain)
    kafire dewe dak digatekke ….(kafirnya sendiri tak dihiraukan)
    yen isih kotor ati akale 2X ….(jika masih kotor hati dan akalnya)

    1. Salam buat Mas Prass, kebanyakan memang seperti itulah orang yang mengaku pengikut salaf, padahal pengikut salaf sejati selalu menjaga ahlak dan sikapnya terhadap sesama muslim dan berdakwah dengan cara yang paling baik. Alhamdulillah sekarang semakin banyak yang mulai meninggalkan ajaran pengaku pengikut salaf dan kembali ke ajaran pengikut salaf sejati yaitu Ahlussunah wal jama’ah.

  92. semoga apa yg kita perbuat menjadi hikmah bagi kita semua, ya Allah, ya robb Tuhan Kami tlglah saudara2 kami, engkau adalah sebaik-baiknya penolong bagi kami, jangan sesatkan kami setelah datang petunjuk yang jelas bagi kami, ya Shomad sesungguhnya kami adalah faqir, angkatlah derajat kami dan saudara2 kami, keluarga2 kami, Imam2 kami, Ulama2 kami, Habaib2 kami, syaik2, dan Ustad2 kami, dengan safaat Rosulmu yang Agung sayidina Muhammad SAW, jauhkanlah kami dari sifat2 tercela, dan hiasilah hati kami dengan zikir kepadamu ya Allah, ya Allah, ya Allah, ya Robbal ‘alamin.Assalamu’alaikum Wr.Wb.

  93. masemen :ferry@ziarah kubur adalah sunnah dng tujuan mengingat kematian dan mendo’akan ahli kubur tidak lebih,baca qunut menurut imam syafi’i sunnah,tapi menurut imam ahmad tdk disyariatkan,dan yg rojih tdk disyariatkan ,sebagaimana perkataan imam syafi’i,kalo ada hadist yg shohih,tinggalkanlah pendapatku.baca talqin dianjurkan kepada orang yg sedang menghadapi sakaratul maut,dan bukan dibaca setelah mayit dikuburkan.tawassul adalah suatu kebutuhan,meminta langsung kepada Allah dng menyebut namaNya,atau dng amal sholeh atau tawassul melalui orang sholeh yg masih hidup.dzikir yg disyariatkan adalah sendiri2.membaca tahlil adalah ibadah yg agung,tapi bukan tahlilan.istighosahan berjamaah tdk diajarkan oleh nabi.dan terakhir baca maulid diba boleh2 aja,asal jng dibarengi ritual2 yg tdk ada dalilnya.wassalam.

    Alhamdulillah…pelan2 ude mulai sadar juge. Gak ape2 deh sekarang ente masing ngomong begitu, minimal gak nyalah2in yee..??? Jadi kalo boleh ane simpulkan sesuai komentar ente :
    – Ziarah Qubur adalah SUNNAH, berarti bukan SYIRIK.
    – Baca Qunut adalah SUNNAH menurut Imam Syafi’i, berarti bukan BID’AH.
    – Tawasul adalah suatu kebutuhan, berarti bukan BID’AH juga.
    – Membaca TAHLIL adalah Ibadah yang Agung, SETUJUUU… bukan BID’AH…!!!
    – Baca Maulid Nabi SAW boleh2 saja, jadi bukan BID’AH kaaannn…?

    @masemen, tulung kasih tau temen2nye yg laen nih soal komentar ente. Jadi gak perlu tereak2 SYIRIK, BID’AH, KAFIR buat yg ngelakuin hal2 yg ude ente jelasin diatas. Soalnye ade mas, yg ngaku2 Salafi terus kerjaanye cuman ngata2in bid’ah orang aje mas.
    Kite pake Qunut dikatain BID’AH…Ziarah Qubur dikatain SYIRIK…TAWASUL dikatain SYIRIK…membaca TAHLIL dikatain BID’AH…Baca MAULID NABI SAW dikatain BID’AH…
    Insya Allah masemen gak begitu kan mas…..???
    Salam keluhuran…..

  94. Assalamu’alaikum untuk saudara2ku yang dikasihi Allah SWT, dan disayangi oleh Rosulullah SAW, Mas2 Ummati press, Mas Ahmad Syahid, Mas Jafar, Mas Dianth, Bang Nur, Mas Baihaqi, Mas Prass, Mas Mutiara Zuhud, Mas Gondrong, dan yang lainnya Semoga Rahmat dan Kasih Sayang Allah SWT dan Rosulnya selalu tercurah, dan selalu tetap istiqomah, Amin. salam kenal dari saya yang faqir ini.

  95. saya ingin tanya kepada siapa saja yg bisa, saya punya pengalaman, banyak teman-teman saya berkecimpung dalam dakwah jamaah tabligh (orang menamakannya begitu) mereka sering juga dianggap sesat, bid’ah dan mengotori agama oleh “sekelompok orang” baik dengan tulisan maupun lisan: yang menjadi pertanyaan saya adalah:
    1. Apakah Jamaah Tabligh itu sesat? sehingga kafir dan masuk neraka?
    2. Jika sesat, kenapa beberapa teman saya yang sudah berkecimpung di JT tersebut, yang sekarang sudah almarhum karena sakit (baik pada saat melakukan khuruj maupun dirumah) , mereka di akhir hayatnya dapat mengucapkan Laa Ila haa illallah, padahal menurut “sekelompok orang” mereka sesat?, kan aneh sepertinya jika memang mereka sedang melakukan amalan yang bid’ah, namun dapat mengucapkan la-ila haa illallah?, mohon penjelasannya — terimakasih

  96. Jamaah Tabligh didirikan oleh seorang sufi dari tarekat Jisytiyyah yang berakidah Maturidiyyah dan bermadzhab fiqih Hanafi. Ia bernama Muhammad Ilyas bin Muhammad Isma’il Al-Hanafi Ad-Diyubandi Al-Jisyti Al-Kandahlawi kemudian Ad-Dihlawi, jadi pada dasarnya jamaah tabligh adalah pengikut kaum sufi, beraqidah Ahlussunah waljamaah, klau ulama2 sekarang menyebutnya Ahlussunah waljamaah Asya’irah al maturidiyyah assufiyah, Inilah faham yang sangat dibenci oleh kaum salafi alwahabiyun, afwan.

  97. @ ferry ASWAJA: Pantas saja jika demikian, adalah wajar keheranan saya, karena memang “mereka” : (baca salafi al wahabiyun) membenci sekali gerakan JT ini ternyata perbedaannya sangat mendasar sekali terutama dari aqidahnya, terimakasih

  98. dufal :nurkholis@mau datang gk? iya! ok klo gtu aku tunggu..

    Masing penasaran nih ame Om Dufal (cuman pengen ngecek kejujurannye)… Om Dufal, ente kan masing setia nih mo ketemuan ame ane. Pegimane kalo Jum’at besok 22 April (hari libur) kite amprokan dah ba’da Sholat Jum’at di Ash – Sholihin Condet. Insya Allah kalo gak ade uzur ane bisa hadir Jum’atan di Ash-sholihin.

    By the way, any way, bus way….Bayt ente bener di Condet kan (no 23.Rt 05 Rw 09)..? bukan di Sorong-Papua kan…??? soalnye kalo ternyate ente ade di Sorong, pegimane nyusulnyeeee…..

    Salam ta’dzim dari ane……

  99. apa bener sufi itu adalah sunah….coba tanya pada ulama sunah,,baca kitab imam 4 mazhab……..hanya orang bodoh dan tidak tau bahwa sufi itu termasuk aqidah sunah…apakah nabi muhammmad mengajarkan sufi…dimana keteranganya,mana hadist nya bahwa sufi itu termasuk ajaran islam (yg di bawa nabi muhammad saw)

    1. Untuk @anti syiah apakah anda salafi wahabii al Yahudiun ataukah misionaris kristen, terlalu t’hormat untuk menanggapi ocehan yg tdk b’mutu anda sengaja memancing koment2 yg menyuruh org menanggapi ocehan anda, jg2 anda adlh misionaris yg sengaja ingin mengadu dan memecah belah umat islam, tdk bakalan bisa anda memecah belah umat islam!!!

      1. ni orang pada ga mudeng apa…liat komen ane ane naya
        1.apa bener sufi itu ajaran nabi muhammad,
        2.apa ada di kitab2 imam 4 mazhab mengajarkan sufi
        3.apa ada hadist dari nabi muhammad saw yg tercantum dalam kitab buqhori/muslim…

        coba ente2 yg ngaku ahli sunah jawab tu pertanyaan ane

        1. @ anti syiah, saya rasa ane sudah tahu jawabannya, karena ente memang ahli sunnah, kalo ahli ekonomi pembicaraannya tidak jauh dari ekonomi (semua hal dilihat dari sudut pandang ekonomi), kalau ahli politik pembicaraannya pun selalu tidak jauh dari politik (semua hal dilihat dari sisi politisnya), kalau ahli sunnah yang dibicarakan perihal sunnah, dan kalau ahli bid’ah dari lisannya selalu berbicara masalah bid’ah

          1. @ geoge yossy ferryyoun
            anti syiah bukan ahli sunnah tapi sok nyunah yg sedang diperalat dan dibayar oleh wahabi al yahudiun untuk ngobok2 ASWAJA dan mengadu domba sesama umat Islam atau boleh jadi sedang kerasukan setan wahabi dan setan yahudi jadi kerjaannya marah2 aja di blog ini.

          2. @ abah asra : betul abah syiah memang bukan ASWAJA,nah kalau mengenai si anti syiah yang saya katakan ahlussunnah, karena saya juga tidak mau mengatakan dia itu ahli bid’ah nanti saya akan mirip dengan salah satu karakter dari sekte wahabi al yahudiun yang selalu mengatakan ini bida’ah dan itu bid’ah, lagi pula merujuk kepada beberapa tulisan di ummati (blog) ini, ada penggalan hadits yang terjemahannya mengatakan: ” mereka telah keluar dari islam seperti terlepasnya anak panah dari busurnya ” (alias gak akan kembali lagi, alias gak akan bisa sadar, alias akan selalu merasa benar dan orang lain salah, alias gak akan mau menerima kekalahan jika ditunjukkan) nah jika sudah bersekte (saya tidak akan mau mengatakan ber manhaj) wahaby, ya kemungkinan BESAR tidak akan kembali lagi kepada ASWAJA, seperti anak panah terlepas dari busurnya, so mendebat mereka membuang waktu saja, sama kayak ngomong sama org yg punya telinga tapi gak mendengar

        2. 1. Apa pernah Rasulullah mengajarkan Wahabi?
          2. Apa ada di kitab-kitab Imam Madzhab 4 mengajarkan Wahabi
          3. Apa ada hadits dari Nabi Muhammad yang tercantum dalam kitab Imam Bukhari (bukan buqhori)/ Imam Muslim?
          4. Apa ada ketentuan dari Nabi untuk memutar-balik hadits seperti si Albani?
          5. Apa ada tuntunan dari Nabi SAW untuk mengkafir-kafirkan sesama Muslim?
          6. Apa ada larangan dari Nabi Muhammad SAW mengenai Maulud tapi menghalalkan haul pendiri Wahhabi?

          Klo otak jongkok jangan disini,,ke WC sana biar cepat keluar tuh otak ente.

  100. @ Muhammad Sancabachtia do’a kan saya agar dimudahkan oleh Allah SWT dihantar ke seluruh negeri sebagaimana Allah SWT menghantar para Sahabat Rasulullah Salallahu ‘alaihi wassalam, ane sedang menunggu VISA ane , untuk bersu’bah ke ulama-ulama di India Pakistan Bangladesh pertengahan mei 2011 ini rencananya baru akan kembali ke Indonesia Awal oktober Insya Allah

    1. @george yossi ferryoun : insya Alloh mas george saya do’akan anda dan para jamaah semoga selalu ada dalam lindungan Alloh SWT, yakinlah bahwa ini adalah Dakwah yg hak. selamat jalan saudaraku….

  101. @ ferry ASWAJA saling mendo’a kan senantiasa Insya Allah, semoga dengan ada nya blog ini dapat memperkuat tali ukhuwah islamiyah kita dan menjadi asbab turunnya hidayah ke seluruh alam bukan lah menjadikan kita terpecah belah, sekedar informasi akan diadakan pertemuan saudara-saudara muslim Insya Allah pada tanggal 14, 15 dan 16 juni 2011 di daerah Cikampek tepatnya bekas gudang mobil Timor, yang bertujuan meninggikan kalimat Allah dan menyebarkannya ke seluruh pelosok negeri-negeri, bagi yang memiliki waktu, harta dan diri, korbankan sedikit waktu anda untuk hadir, semoga Allah pandang pengorbanan kita yang sangat sedikit ini Insya Allah

  102. ALLAH ADA TANPA TEMPAT
    oo ya… satu saja; Anda bisa lihat inkonsistensi wahhabi itu, terhadap ayat2 mutasyabihat yang zhahirnya seakan Allah beda Radius di arah bumi dia tampa takwil ( dia anti takwil???), tapi terhadap ayat yang seakan Allah ada di langit atau arsy dia ambil secara zhahir!!!! Ma Hadza at-tahakkum??? itu namanya pemahaman “seenak perut”!!! dengan demikian sama saja dia berpendapat bahwa orang yang sedang berdiri itu lebih dekat kepada Allah. dari pada orang yang sujud!!! atau yang naik pohon lebih dekat kepada Allah atau yg naik pesawat atau astronot no1 dekatnya..dari pada yang ada di bawah!!! NA’udzu Billah….
    Yaa.. moga2 si wahhabi silahkan mau cepat tobat…

  103. alifiuzat@

    Siiip Mas, itulah kontradiksi Wahabi yg mereka tidak sadar-sadar walaupun sudah dikasih tahu sampai jari-jari kriting buat ngetiknya. Yah, mungkin belum dapat hidayah aja, buktinya sudah mulai banyak ustadz-ustzdz Salafy Wahabi yg sudah pada tobat dari Wahabisme dan kembali ke pangkuan Faham ASWAJA.

      1. Mutiarazuhud@
        Cakep banget kalau bisa dishare, agar wahabi-wahabi muda bisa belajar darinya, bagaimana tobat, gak mudah ucap bid’ah, syirik, munafik bahkan sampai kafir, dengan alasan Sorga Neraka yang seolah-olah milik sendiri, padahal ucapan aja bisa keneraka. “Ada dua dalam tubuh manusia yang tidak bertulang, kalau kalian bisa menjaganya, maka kalian bisa selamat dari azab neraka”, itu pesen Rasulullah saw.
        Terima kasih Mutiarazuhud@

  104. Ping-balik: - Ummati Press
  105. I discovered your site internet site online and check several of your early posts. Maintain on the top notch operate. I just now additional your Feed to my MSN News Reader. Looking for forward to reading significantly more from you finding out later on!?I am often to blogging and i genuinely appreciate your articles. The post has truly peaks my interest. My goal is to bookmark your internet site and preserve checking choosing details.
    louis vuitton outlet locations http://www.louisvuittonsau.com

  106. mengkritisi perpecahan..tetapi juga menimbulkan perpecahan…mengkritisi fanatik kelompok tetapi ternyata fanatik juga….bagi saya Islam yg bener ya yg sesuai dg Al Qur’an dan Sunah (hadits2 sahih) yg bebas perselisihan..dan itu cukup byk..dan sebaik tauladan adalah Nabi SAW..dan dari kalangan manusia tentu para sahabat..amalan di luar itu .(yg tdk pernah diamalkan mereka) …MERAGUKAN…dan kaidah kami tinggalkan yg meragukan..yg pasti2 saja byk kan..

    1. abda, itu teori mas…. prakteknya ??

      makanya jangan gampang menyalah nyalahkan dan mengkafirkan ummat islam yang selain golongannya… …. karena ternyata semua ada ilmunya, Yok kita ikut nyimak diskusi di Ummati ini biar hati terbuka dan tidak merasa paling benar senidiri…

Tinggalkan Balasan

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker