Berita Turki

Permainan Busuk Turki di Suriah Mulai Terbongkar

Islam-Institute, ANKARA Baru-baru ini terduga pembunuh pilot bomber Su-24 Rusia yang ditembak jatuh oleh Turki terlihat bebas di Istanbul dalam acara prosesi jenazah seorang militan yang tewas karena serangan udara Rusia.

Beberapa jam setelah serangan udara pertama Rusia di Suriah 30 september, Menteri Pertahanan AS Ashton Carter kepada wartawan Barat, menjelaskan bahwa intervensi Rusia “pasti gagal”. Beberapa hari kemudian, media Barat gembira memberitakan bahwa intervensi Rusia mengalami kegagalan.

Ternyata 4 bulan kampanye serangan udara Rusia di Suriah, hingga sekarang menjadi semakin sulit untuk disangkal bahwa Kremlin sebenarnya melakukan strategi militer yang tepat sasaran dan dengan akurasi tinggi di Suriah. Oleh karena itu, media Barat baru-baru ini terpaksa menyatakan bahwa serangan udara Rusia mimpi buruk bagi AS dan koalisinya.

Terutama terkait situasi di perbatasan Suriah-Turki, intervensi Rusia telah menjadi game-changer. Berkat dukungan udara Rusia, Suriah mampu melakukan kontrol atas sebagian besar daerah di perbatasannya sendiri dan ini untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun.

Sementara pesawat Suriah menahan diri dalam melakukan serangan udara di dekat perbatasan Turki karena takut ditembak jatuh, sedangkan 5 pesawat Rusia belum tergoyahkan oleh upaya Turki untuk melindungi proxy di Suriah utara.

November lalu, Ankara memanggil Duta Besar Rusia dan memperingatkan Moskow bahwa pemboman ke Turkmens Suriah “dapat menyebabkan konsekuensi serius”.

Tak lama kemudian, Wakil Ketua Gabungan Kepala Staf bertemu dengan pejabat tinggi Turki untuk membahas masalah ini, di mana F-16 Turki terbukti menembak jatuh sebuah jet Rusia di atas wilayah Bayırbucak Turkmen, Latakia, di Barat Suriah.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa jatuhnya Pesawat Rusia jenis Sukhoi SU-24 yang ditembak oleh Turki di perbatasan Suriah adalah sebuah “tikaman dari belakang” yang dilakukan oleh “kaki tangan teroris”.

Pesawat tempur Sukhoi Su-24M Rusia disergap dalam perjalanan ke target sekitar lima mil selatan Yayladagi perbatasan yang telah digunakan oleh orang-orang Turki untuk menyelundupkan jihadis ke Suriah. Turkmens Suriah yang menempati daerah di barat laut Suriah itu, bersimpati dengan Jabhat al-Nusra yang berafiliasi dengan Al-Qaeda, sehingga daerah itu berubah menjadi surga bagi para teroris yang ingin keluar masuk Suriah.

BACA JUGA:  Tentara Suriah Kepung Kelompok Teroris di Aleppo

Benar, “pemberontak Turkmen moderat” melakukan pembunuhan terhadap salah satu pilot Rusia setelah mereka berhasil mengeluarkan dari jet mereka. Letnan Kolonel Oleg Peshkov ditembak mati saat sedang terjun payung, sedangkan Kapten Konstantin Murakhtin bisa diselamatkan oleh Enam pejuang unit operasi khusus Hizbullah dan 18 pasukan komando Suriah di bawah komando jenderal Qassem Soleimani dari Iran.

Namun, “pemimpin pemberontak Suriah” Alparslan Çelik dan anak buahnya membual dengan mengklaim bahwa mereka-lah yang telah membunuh pilot tersebut bukan tentara Turki. Namun,  Çelik sebenarnya pemimpin milisi Turkmen adalah warga negara Turki dengan latar belakang ultranasionalis. Ayahnya Ramazan Çelik menjabat sebagai walikota untuk Gerakan Partai sayap kanan Nasional (MHP) di provinsi Elaziq, Timur Turki dan Alparslan sendiri adalah anggota dari Wolves abu-abu, sayap pemuda paramiliter dari MHP.

Baik MHP dan Wolves abu-abu memiliki hubungan dekat dengan intelijen Turki, AS dan NATO.

Meningkatnya keterlibatan nasionalis Turki dan organisasi Islam radikal dalam mendukung “pemberontak Turkmen” di Suriah, bukti campur tangan Turkey’s National Intelligence Organization (MIT), bahkan agen seperti Heysem Topalca sering terlihat di Bayırbucak, Lattakia.

Kini milisi Turkmen kehilangan kendali atas sebagian besar wilayah Bayırbucak Latakia, dan mendorong beberapa ratus pengungsi Turkmen menyeberang ke Turki melalui daerah yang diperebutkan Yayladagi.

Mereka mulai kecewa dengan otoritas Turki, bahwa jatuhnya Su-24 tidak menghentikan Rusia dari pemboman atas target-target dekat perbatasan Turki. Situasi ini memungkinkan pasukan pemerintah Suriah untuk membuat kemajuan yang signifikan di daerah tersebut.

Untuk menciptakan keadaan menjadi lebih buruk, sumber Turkmen mengatakan kepada surat kabar pro-pemerintah Turki “Yeni Şafak” bahwa Rusia sedang mempersiapkan penyebaran rudal anti-pesawat S-400 di bekas daerah yang dikuasai “pemberontak”, yakni kota Salma di Turkmen. Salma adalah kota strategis yang dibebaskan oleh pasukan pemerintah pada pertengahan Januari lalu. Tentu “berkat dukungan dari serangan udara Rusia”, setelah berada di bawah kendali oposisi sejak 2012 lalu.

BACA JUGA:  Duh, Kekejaman Militer Turki Bakar 150 Orang Kurdi Hidup-hidup

Meskipun pertempuran di Bayırbucak telah mengambil korban dari kedua belah pihak, pemerintah Turki tidak bersedia untuk mundur dan ngotot ingin merebutnya kembali dengan berbagai propaganda dan dukungan kepada para pemberontak.

Pada tanggal 27 Januari, Dewan Keamanan Nasional Turki (MGK) menegaskan kembali dukungannya untuk “Turkmens di Suriah yang menjadi sasaran serangan udara Rusia”.

Pada hari yang sama, ratusan orang berkumpul di Masjid Fatih di Istanbul untuk menghadiri pemakaman resmi MHP, Ibrahim Küçük.   (AL/ARN/AU/sott)

 

 

 

 


Notes
1 “Department of Defense Press Briefing by Secretary Carter in the Pentagon Briefing Room,” U.S. Department of Defense, 30 September 2015.
2 Max Fisher, “Why Putin is doomed to fail in Syria,” Vox, 1 October 2015.
3 Louisa Loveluck, “Russia ‘reducing air strikes against Syrian rebels’ as intervention fails,” The Telegraph, 16 October 2015.
4 Liz Sly, “Russian airstrikes are working in Syria – enough to put peace talks in doubt,” The Washington Post, 19 January 2016.
5 “Turkey downs Syria military jet ‘in airspace violation,’” BBC, 23 March 2014.
6 Ercan Gurses, Daren Butler, Richard Balmforth and David Dolan, “Turkey summons Russian envoy over bombing of Turkmens in Syria: PM,” Reuters, 20 November 2015.
7 “US air force Gen Selva visits Ankara to discuss terror, Syria,” Daily Sabah, 23 November 2015.
8 Rose Troup Buchanan, “Vladimir Putin claims US ‘leaked’ to Turkey the flight path of downed Russian jet,” The Independent, 27 November 2015.
9 Andrew Cockburn, “Mountain Ambush,” Harper’s Magazine, 4 December 2015.
10 Neil MacFarquhar, “Navigator of Downed Russian Plane Says There Was No Warning,” The New York Times, 25 November 2015.
11 Adam Withnall, “Syrian rebels ‘shot dead Russian pilots as they descended in parachutes,’” The Independent, 24 November 2015.
12 Johnlee Varghese, “Syria: Photos of Alparslan Celik, rebel leader from Turkey who shot Russian pilot, go viral,” International Business Times, 27 November 2015.
13 Desmond Fernandes and Iskender Ozden (2001), “United States and NATO inspired ‘psychological warfare operations’ against the ‘Kurdish communist threat’ in Turkey,” Variant, 2(12), pp. 10-16.
14 Sam Heller and S.G. Grimaldi, “A cause for all Turks: Turkey and Syria’s Turkmen rebels,” War on the Rocks, 21 January 2015.
15 Fehim Taştekin, “Wiretaps reveal Turkey’s attacks on Syrian regime positions,” Al-Monitor, 18 February 2015.
16 “Syrian Turkmen control only 3 of 73 villages in Bayır-Bucak,” Yeni Şafak, 27 January 2016.
17 Humeyra Pamuk, “Syrian Turkmens cross to Turkey, fleeing advances of pro-Assad forces,” Reuters, 29 January 2016.
18 Kathrin Hille, Noam Raydan and Josh Noble, “Russia vows to continue Syria air strikes close to Turkish border,” Financial Times, 25 November 2015.
19 “Russia set to deploy S-400 missile system on Turkmen Mountain,” Yeni Şafak, 28 January 2016.
20 Vladimir Isachenkov, “Syrian government thanks Russia for help capturing key town,” Yahoo, 22 January 2016.
21 “Turkey will continue to support Turkmens under Russian attacks in Syria: National Security Council,” Daily Sabah, 27 January 2016.
22 “Turkish fighter who allegedly killed Russian pilot in Syria attends funeral in Istanbul,” Today’s Zaman, 28 January 2016.
23 Haluk Turgut, “I have no fear of the Russians, says alleged killer of Russian pilot,” Doğan News Agency, 28 January 2016.
24 “Russia demands arrest of Su-24 pilot’s murderer who gave interview to Turkish media,” Russia Today, 30 December 2015.
25 Shaun Walker, “Murder in Istanbul: Kremlin’s hand suspected in shooting of Chechen,” The Guardian, 10 January 2016.

BACA JUGA:  Keperkasaan Rusia di Suriah Bisa Picu Perang Dunia

 

wAAACwAAAAAAQABAEACAkQBADs= - Permainan Busuk Turki di Suriah Mulai Terbongkar
Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.
Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker