Inspirasional

Perempuan Penyobek Al Qur’an Dihukum Denda 730 Poundsterling

Ia mengaku, baru mengetahui yang ia sobek-sobek adalah lembaran Al Qur'an saat diinterogasi aparat kepolisian setempat.

Kronologi Penyobekan Al Qur’an oleh Dua Perempuan Fans Middlesbrough. Julie Phillips (50) dan Gemma parkin (18), mengungkapkan penyesalannya di pengadilan.

Kedua fans klub sepakbola Middlesbrough itu, tak kuasa menahan air matanya. Tuduhan yang dialamatkan serius. Mereka dianggap terbukti melakukan penghinaan terhadap agama, karena menyobek lembaran kitab suci umat Islam.

“Saya sangat malu dan menyesal. Saya merasa jiik dengan diri saya,” ucap Phillips dilansir gazettelive.co.uk.

Peristiwa itu terjadi tak lama setelah pertandingan Birmingham City menghadapi The Boro berakhir dengan skor 2-2, di Stadion St Andrew.

Namun, ia mengaku tak sengaja melakukannya. Kepada hakim ia mengatakan tidak mengetahui kalau lembaran buku yang disobeknya adalah kitab suci sebuah agama tertentu.

“Saya tidak ingat, yang saya ingat itu hanya kertas putih,” lanjutnya. Ia hanya mendengar selentingan bahwa saat itu banyak orang diminta merobek kertas untuk disebarkan di tengah kerumunan usai pertandingan.

Hal senada juga disampaikan oleh Parkin. “Saya tidak melihatnya seperti Al Qur’an,” ucapnya. lagipula, ia menuturkan, buku itu diambil temannya dari dalam tasnya.

BACA JUGA:  Tiba-tiba Crane Menimpa Tempat Duduknya di Masjidil Haram

“Ketika dia mengambilnya dari saya, buku itu robek. Kemudian menjadi serpihan kertas,” terangnya.

Hakim pengadilan kemudian beraksi setelah mendengar keterangan itu. “Sukar dipercaya,” ucapnya.

Hakim rupanya meragukan keterangan tersebut. Gordon Sayers, seorang anggota majelis mengatakan Parkin sengaja merobek-robek buku itu dan menyebarkannya ke udara setelah berjalan melewati pendukung sepakbola lainnya.

“Perilaku Anda merupakan penghinaan besar,” ucapnya.

Sayers benar-benar tidak habis pikir dengan sikap terdakwa. Terutama Phillips, yang bekerja pada sebuah yayasan untuk anak-anak cacat di Middlesbrough. Kedua terdakwa tertangkap kamera CCTV melakukan hal tersebut setelah pertandingan sepak bola di Birmingham.

Steward pertandingan, Matthew, yang menjadi saksi, mengatakan bahwa dirinya mendengar nyanyian yang syairnya berbunyi bahwa Al Qur’an yang sudah diedarkan harus dirobek steward kemudian mengikuti Phillips dan Parkin. Tak lama ia melaporkan tindakan dua orang itu ke polisi.

Di pengadilan, mereka dinyatakan bersalah. Phillips dan Parkin dilarang menyaksikan pertandingan sepak bola. Selain larangan ke stadion di seluruh Inggris dan Wales selama tiga tahun, keduanya juga dikenai denda total sebesar masing-masing 730 poundsterling atau senilai Rp 14,555,010 untuk Phillips dan 620 poundsterling atau setara Rp 12,357,762 untuk Gemma.

BACA JUGA:  Perlu Museum NU untuk Meluruskan Sejarah Indonesia

Perempuan Penyobek Al Qur’an: Saya Malu dan Jijik Pada Diri Saya Sendiri

Satu di antara dua perempuan pelaku penyobekan Al Qur’an di Stadion St Andrew saat Middlesbrough bertandang ke markas Birmingham City medio Desember tahun lalu silam, mengaku dihantui rasa bersalah yang luar biasa.

Julie Phillips, satu di antara dua pelaku tersebut mengaku sama sekali tak mengetahui jika lembaran yang ia robek adalah kitab suci Al Qur’an.

Perempuan berusia 51 tahun itu menyatakan rasa penyesalannya usai divonis bersalah oleh pengadilan Birmingham atas tindak pelecehan terhadap simbol agama dan tindak yang memicu ketegangan rasial.

Atas tindakannya, Philips, serta seorang pelaku lainnya Gemma Parkin (18) dihukum larangan datang ke semua stadion di Inggris dan Wales selama tiga tahun.

“Saya sangat malu. Sangat malu dan jijik pada diri sendiri. Itu hanya satu dari beberapa macam (buku), saya tidak ingat apakah ada sampulnya atau tidak. Itu (cover) hanya kertas putih,” katanya dilansir gazettelive.co.uk.

BACA JUGA:  Seleksi Khotib Hindari Materi Khotbah Jumat Provokatif

Kesaksian Phillips ini diragukan oleh pihak majelis hakim pengadilan. Anggota majelis, Gordon Sayers mengatakan, Phillips melakukan tindakan tersebut secara sadar.

“Kamu merobek Al Qur’an dan membagikannya ke suporter lainnya. Tindakan itu sangat provokatif dan penuh penistaan,” kata Sayers ke Phillips di pengadilan.

Baik Phillips maupun Gemma merupakan pendukug Middlesbrough. Adapun Phillips, sejatinya merupakan anggora relawan yang bekerja untuk pelayanan anak-anak penyandang disabilitas.

Ia mengaku, baru mengetahui yang ia sobek-sobek adalah lembaran Al Qur’an saat diinterogasi aparat kepolisian setempat.

Keduanya tertankap kamera CCTV stadion tengah merobek-robek kitab suci umat muslim tersebut. Selain larangan ke stadion, keduanya juga dikenai denda total sebesar masing-masing 730 poundsterling. Atau senilai Rp 14,555,010 untuk Phillips dan 620 poundsterling atau setara Rp 12,357,762 untuk Gemma.  (al/tribunnews)

wAAACwAAAAAAQABAEACAkQBADs= - Perempuan Penyobek Al Qur'an Dihukum Denda 730 Poundsterling
Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.
Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker