Berita Yaman

Perang Yaman, Anak-anak Korban Paling Menderita

NEW YORKPerang Yaman sebabkan anak-anak jadi korban paling menderita. UNICEF dar PBB mengungkapkan kondisi anak-anak Yaman yang jadi korban paling menderita akibat Perang Yaman. Perwakilan UNICEF di Yaman, Julien Harneis, menyatakan pada hari Rabu. Bahwa anak-anak Yaman harus membayar ‘harga’ yang paling mahal untuk konflik di negara mereka.

Menurut spesialis media Yaman, Mohammed Al-Asaadi. Ada 9 juta anak-anak Yaman saat ini harus berjuang untuk mendapatkan akses ke air bersih. Di usia anak-anak yang seharusnya menikmati masa kanak-kanaknya, mereka harus berjibaku mempertahankan kehidupannya.

screenshot - Perang Yaman, Anak-anak Korban Paling Menderita

 

Perang Yaman Jadikan Anak-anak Yaman Menderita

Sementara itu, pada tanggal 7 Agustus 2016. UNICEF mengumumkan kematian setidaknya 4 anak lagi di distrik Nihm, Sanaa. Setelah pertempuran selama beberapa jam di sana. Perang Yaman telah mengantar anak-anak ke lembah penderitaan.

Harneis mengatakan bahwa sejak eskalasi konflik pada Maret 2015. UNICEF mampu memverifikasi bahwa 1.121 anak-anak tewas dan 1.650 lainnya luka-luka. “Angka-angka sebenarnya mungkin jauh lebih tinggi,” tambahnya.

Sementara itu di Markas Besar PBB di New York, Wakil Juru Bicara Farhan Haq. Dia menanggapi pertanyaan dari wartawan, dalam konferensi persnya. Bahwa Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon sangat prihatin tentang laporan meningkatnya pertempuran antara berbagai pihak. Di provinsi Hajjah, Sa’ada dan Sana ‘a, selama beberapa hari terakhir.

“Kami saat ini tidak dapat untuk secara independen memverifikasi laporan korban sipil. Yang jelas, bagaimanapun, adalah bahwa eskalasi dilaporkan dalam pertempuran memperburuk situasi kemanusiaan. Hak asasi manusia yang menakutkan dan membuat penderitaan bagi rakyat Yaman, “ tambahnya.

Apapun yang terjadi akibat Perang Yaman, yang paling membuat prihatin adalah anak-anak Yaman telah menjadi korban paling menderita akibat Perang Yaman.

Simpan

Simpan

Simpan

Simpan

Simpan

Simpan

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker