Berita Suriah

Perang Suriah Terkini: Wanita Suriah Bersatu Melawan ISIS

Perang Suriah Terkini: Demi Membela Tanah Air, Wanita Suriah Bersatu Melawan ISIS

 

Di medan perang, Babilonia mengatakan kepada AFP bahwa ia merindukan kedua anaknya, tetapi “berjuang untuk melindungi masa depan mereka”. Para Wanita Suriah ikut berjuang membela negaranya adalah juga berarti memperjuangkan masa depan anak-anaknya.

 

Perang Suriah Terkini: Demi Membela Tanah Air Tercinta, Wanita Suriah Bersatu Melawan ISIS.

Islam-Institute, DAMASKUS – Di Suriah Ada sebuah kelompok pasukan yang beranggotakan para wanita lulusan dari kamp pelatihan di kota timur laut Al-Qahtaniyeh. Para wanita Suriah yang sebagian besar anggotanya berasal dari latar belakang Kristen itu bertekad untuk mengangkat senjata dan menentang ide-ide kolot ISIS yang hanya menjadikan wanita sebagai pembantu rumah tangga dan pelayan nafsu laki-laki.

BACA JUGA:  Foto Militan ISIS Eksodus Besar-besaran dari Manbij

Para anggota batalion yang disebut Pasukan Perlindungan Perempuan Tanah Antara Dua Sungai dan berasal dari latar belakang yang berbeda itu, disatukan oleh satu tujuan untuk melindungi masa depan negara Suriah dan keluarga mereka.

Di bawah kendali Daesh/ISIS, wanita Suriah tidak bisa memiliki hak-hak mereka. Kebangkitan para wanita Suriah ini dilakukan demi menentang ideologi ISIS yang membatasi kebebasan gerak wanita. Ribuan warga Suriah telah melarikan diri dari rumah-rumah mereka semenjak para jihadis ekstrim  itu menguasai kota-kota mereka. Warga Suriah yang berasal dari non muslim di berbagai tempat terancam kematian setiap saat. Sikap kolot ISIS yang mengatas-namakan Islam itu mengancam siapapun tak pandang bulu, baik penganut Kristen maupun Islam.

BACA JUGA:  Rusia Bantah Serangan Udaranya Hantam RS di Suriah

“Saya tidak takut Daesh, dan kami akan berada dalam pertempuran berikutnya melawan teroris,” ungkap seorang pejuang Wanita Suriah, Thabirtha Samir, 24 th, kepada AFP, sebagaimana dilaporkan Sputnik (14/12/15).

Perekrut lain, Babilonia, 36 th, adalah mantan penata rambut yang didorong oleh suaminya untuk mengangkat senjata dan menentang ide-ide kolot ISIS ideologi ekstrimnya.

Di medan perang Suriah yang ganas, Babilonia mengatakan kepada AFP bahwa ia merindukan kedua anaknya, tetapi “berjuang untuk melindungi masa depan mereka”. Para Wanita Suriah ikut berjuang membela negaranya adalah juga berarti memperjuangkan masa depan anak-anaknya.

Formasi kelompok Pasukan Perlindungan Perempuan untuk Tanah diantara Dua Sungai ini mengikuti jejak pasukan perempuan sebelumnya yang juga melawan teroris, yaitu Unit Perlindungan Wanita (YPJ), sebuah faksi dari Unit Perlindungan rakyat Kurdi (YPG).

BACA JUGA:  Tentara Suriah Sukses dalam Perang Melawan ISIS di Aleppo

Kelompok YPJ baru-baru ini telah merebut kembali kota Hol, lokasi yang strategis bagi ISIS pada rute utama antara Suriah dan Irak.

Salah satu komandan mereka mengatakan: “Mereka (para anggota ISIS) percaya jika seseorang dari Daesh (ISIS) dibunuh oleh seorang gadis, seorang gadis Kurdi, maka mereka tidak akan masuk surga.” (AL/ARN)

wAAACwAAAAAAQABAEACAkQBADs= - Perang Suriah Terkini: Wanita Suriah Bersatu Melawan ISIS
Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.
Tags

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker