Berita Turki

Pengakuan Erdogan Atas Israel: Turki Butuh Israel!

Pengakuan Erdogan atas Israel: Turki butuh Israel!  Pemulihan hubungan Turki dengan Israel dipercepat akibat kebutuhan Turki untuk menambal krisis dalam hubungan dengan Rusia setelah Turki menembak jatuh pesawat tempur Rusia.

 

latuff erdogan palestine - Pengakuan Erdogan Atas Israel: Turki Butuh Israel!

Islam-Institute, ANKARA – Dalam rangka membangun kedekatan kembali dengan Israel, presiden Turki, Erdogan, telah membuat pernyataan yang jujur kepemimpinannya yang hipokrit, pada hari Sabtu (2/1/16) kemarin, bahwa negara Turki membutuhkan Israel. Fakta empat tahun lebih membuktikan bagaimana dekatnya hubungan di balik layar, ketika kedua negara itu menzalimi Suriah.

“Turki harus menerima bahwa negara ini membutuhkan Israel,” ungkap Erdogan.

Anggota NATO itu sebelumnya memang sekutu dekat Israel hingga insiden Mavi Marmara pada 2010 terjadi, seakan-akan setelah itu hubungan keduanya bermasalah. Dalam pernyataanya tersebut Erdogan lebih lanjut membahas mengenai sikapnya yang terkadang menimbulkan kegusaran di Israel dengan retorika inflamasi terhadap negara Yahudi tersebut.

Namun ia menekankan bahwa suasana telah berubah mengikuti terungkapnya upaya saling mendekati di kedua pihak pada bulan lalu dalam pembicaraan rahasia untuk mencari pemulihan hubungan.

banner 2 2 - Pengakuan Erdogan Atas Israel: Turki Butuh Israel!

“Israel perlu negara seperti Turki di kawasan,” ungkap Erdogan dalam pernyataannya di hadapan para pewarta Turki, sebagaimana dilaporkan alArabiya pada Sabtu kemarin. “Dan kita juga, harus menerima bahwa kita memerlukan Israel. Inilah realitas di kawasan,” ungkap Erdogan. “Jika langkah bersama dilaksanakan berdasarkan ketulusan, maka normalisasi akan mengikuti,” tambahnya.

12299301 1505590513068110 6145938474909743125 n 2 e1451777991652 - Pengakuan Erdogan Atas Israel: Turki Butuh Israel!Lebih lanjut Erdogan mengatakan bahwa Israel menyatakan bersedia menerima tiga syarat Turki, yaitu mengganti kerugian atas Mavi Marmara, meminta maaf atas insiden tersebut dan mengangkat blokade Gaza. Mengenai diangkatnya blokade Gaza ini, presiden Turki tersebut tidak memberi penegasan lebih lanjut dan hanya menyebut perlunya teks tertulis soal persetujuan dua belah pihak yang akan menyusul.

Pernyataan terakhir Erdogan mengenai pengangkatan blokade Gaza tersebut juga bertentangan dengan berita yang beredar bulan lalu mengenai pertemuan rahasia yang pada akhirnya dikonfirmasi pihak Israel, dimana salah satu isi dalam negoisasi perdamaian Turki- Israel itu, Tel Aviv mengajukan syarat agar Ankara mencegah senior Hamas, Salah Aruri memasuki wilayahnya dan mencegah segala bentuk kegiatan organisasi pembebasan Palestina itu di sana.

Sedangkan menurut para Analis, pemulihan hubungan Turki dengan Israel dipercepat akibat kebutuhan Turki untuk menambal krisis dalam hubungan dengan Rusia setelah Turki menembak jatuh pesawat tempur Rusia.  (AL/ARN)

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker