Berita Arab Saudi

Pengakuan Arab Saudi Akan Selalu Dukung Teroris di Suriah

Arab saudi Akan Selalu Dukung Teroris di Suriah Sampai Presiden Assad Tumbang

Arab Saudi bukanlah satu-satunya negara yang memilki pandangan bahwa presiden Assad adalah sumber masalah di Suriah. Sejumlah negara Barat, seperti Prancis, Inggris, dan Amerika Serikat juga memiliki pandangan yang sama terhadap presiden Assad. Perlu diketahui, sebelum terjadinya konflik Suriah tahun 2011, presiden Assad dan Muammar Qaddafi adalah tokoh Timur Tengah yang tidak mau tunduk kepada kemauan AS dan Barat. Inilah faktor utama yang menjadi sebab mereka memusuhi presiden Assad. Adapun Arab Saudi adakah salah satu negara di Timur Tengah yang menjadi sekutu setia bagi Barat dan AS.

Tekad Buruk Arab Saudi Akan Selalu Dukung Teroris di Suriah Sampai Presiden Assad Tumbang

Islam-Institute, RIYADH – Arab Saudi adalah negara yang sangat benci kepada Presiden Assad. Pemerintah Arab Saudi menegaskan, Saudi akan terus memberikan dukungan kepada pemberontak Suriah selama Bashar al-Assad berkuasa di negara tersebut. Arab Saudi tetap berpegang teguh pada pandangan bahwa Suriah akan lebih baik tanpa Presiden Assad. Pernyataan atas pandangan Arab Saudi ini berlawanan dengan fakta di Suriah karena ternyata rakyat Suriah sangat mencintai Presiden Suriah Bashar al-Assad.

BACA JUGA:  Pemberontak Suriah Hancurkan Helikopter Rusia di Hama

“Kami akan terus mendukung militan di Suriah,” ucap Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel al-Jubeir di sela-sela pembicaraan damai Suriah di Wina semalam, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (15/11/15).

Jubeir juga memastikan bahwa pihaknya akan mendukung semua upaya politik, asalkan upaya tersebut berujung pada lengsernya presiden Assad. Tapi, jika tidak ada upaya politik yang bisa melengserkan Bashar al-Assad, maka Arab saudi akan menggunakan jalur militer.

“Kami akan mendukung proses politik yang akan berujung pada lengsernya Assad dari jabatannya saat ini, atau kita akan terus mendukung teroris di Suriah untuk melengserkan dia dengan paksa,” sambungnya penuh kesombongan.

Arab Saudi bukanlah satu-satunya negara yang memilki pandangan bahwa presiden Assad adalah sumber masalah di Suriah. Sejumlah negara Barat, seperti Prancis, Inggris, dan Amerika Serikat juga memiliki pandangan yang sama terhadap presiden Assad. Perlu diketahui, sebelum terjadinya konflik Suriah tahun 2011, presiden Assad dan Muammar Qaddafi adalah tokoh Timur Tengah yang tidak mau tunduk kepada kemauan AS dan Barat. Inilah faktor utama yang menjadi sebab mereka memusuhi presiden Assad. Adapun Arab Saudi adakah salah satu negara di Timur Tengah yang menjadi skutu setia bagi Barat dan AS.

BACA JUGA:  Jika Saudi Hancurkan Harga Minyak, AS Akan Tolong Tahta Saudi

Hubungan Presiden Israel dengan Benjamin Netanyahu Memanas Gara-gara AS.

Hubungan Presiden Israel dengan Benjamin Netanyahu Memanas

AS dan ISRAEL, Menurut surat kabar Ibrani “Haaretz” melaporkan bahwa Reuven Rivlin presiden Israel dalam sebuah wawancaranya di “Army Radio” mengaku bahwa ia lelah dengan perbedaan visi antara dirinya dan perdana menteri Benjamin Netanyahu. Sejak Juli lalu keduanya tidak lagi duduk bersama. Dalam hal ini dia mengatakan: “sebelum munculnya perbedaan terkait kebijakan politik luar negeri kami berdua selalu bertemu disetiap bulan.” Demikian seperti dikutip oleh kantor berita Mepanorama.

Presiden Israel Reuven Rivlin menambahkan bahwa pembahasan tentang perbedaan pandaangan antara dirinya dan Benjamin Netanyahu tidak pada agenda kerja dan tidak perlu untuk bertemu dengannya.

BACA JUGA:  Mentalitas Ekstrim Picu Aksi Teror di Seluruh Dunia

Menanggapi pertanyaan tentang apakah Benjamin Netanyahu telah mengancam hubungan antara Israel dan Amerika atau tidak, presiden Israel menjelaskan bahwa persahabatan antara kedua negara bukan hanya hubungan historis namun juga hubungan yang sangat kuat dan mendasar serta hubungan strategis.

Pada akhir wawancaranya Reuven Rivlin mengatakan: ”Netanyahu tidak hanya mejadikan hubungan antara kedua negara dalam bahaya melainkan juga akan berakibat pada sanksi-sanksi yang akan diterima Isreal dan mengakibatkan beberapa kerugian dan kerusakan. Sungguh kebijakan Netanyahu terkait kebijakan politik luar negeri sangatlah lemah,”  pungkas presiden Israel.   (AL/ARN/Sfs/MM))

wAAACwAAAAAAQABAEACAkQBADs= - Pengakuan Arab Saudi Akan Selalu Dukung Teroris di Suriah
Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.
Tags

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker