Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Biografi Nabi Muhammad Saw

Penemuan Injil Barnabas Kabarkan Nabi Muhammad Saw

Injil Barnabas Berumur 1.500 Tahun Kabarkan Kedatangan Nabi Muhammad Saw

Pada 2012 yang lalu, kitab Injil Barnabas itu berada dalam brankas pengadilan Ankara, Turki. Nantinya, Injil Barnabas tersebut akan diserahkan kepada Museum Etnografi Ankara.

Islam-institute.com, Ankara: Pada Februari 2012, sebuah Kitab Injil berumur 1.500 tahun yang disembunyikan oleh Turki selama 12 tahun terakhir mengungkap rahasia yang menarik minat pihak Vatikan. Konon, Alkitab tersebut mengatakan bahwa Yesus memprediksi kedatangan Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul Allah di akhir zaman.

Pada awal tahun 2012, berita mengenai penemuan kitab Injil ini sangat ramai diberitakan oleh media massa ke seluruh dunia.

BACA JUGA:  Biografi Nabi Muhammad Saw Versi Sunni, Syiah dan Orientalis

Sejumlah pihak mengatakan kitab Injil tersebut ditulis dalam bahasa Aramaik dan disebut-sebut berisi ajaran-ajaran awal serta prediksi Isa Almasih. Alkitab itu bersampul kulit dan ditulis pada kulit hewan dengan tinta emas berhuruf tebal.

Daily Mail ketika ditemukan kitab Injil tersebut melaporkan Alkitab itu diperkirakan berharga sekitar 14 juta poundsterling (Rp200 miliar). Bahkan fotokopi satu halamannya pun berharga sekitar 1,5 juta poundsterling.

Pemimpin spiritual tertinggi umat Katolik, Paus Benediktus XVI, mengaku tertarik untuk melihat kitab suci yang disebut-sebut sebagai Injil Barnabas asli. Hal itu dikatakan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki yang menjabat pada saat itu, Ertugrul Gunay kepada Daily Mail.

BACA JUGA:  Manfaat Membaca Shalawat Nabi Muhammad Saw

Dia juga mengatakan Vatikan telah membuat permintaan resmi untuk melihat kitab Injil Barnabas asli tersebut. Menurut Gunay pihak Vatikan telah meminta salinan saat kitab Injil itu hendak diselundupkan ke luar Turki pada tahun 2000.

Pada 2012 yang lalu, kitab Injil Barnabas itu berada dalam brankas pengadilan Ankara, Turki. Nantinya, Injil Barnabas tersebut akan diserahkan kepada Museum Etnografi Ankara.

Meski demikian faktanya, kalangan Gereja skeptis dengan keaslian Injil Barnabas itu. Seorang pendeta Protestan Turki, Ihsan Ozbek mengatakan, Injil itu diperkirakan berasal dari abad kelima atau keenam sesudah masehi. Sedangkan Santo Barnabas hidup pada abad pertama.

BACA JUGA:  Ibunda Aminah Saat Akan Melahirkan Nabi Muhammad Saw

Oleh karena itu, lanjut Ozbek, keotentikan Alkitab tersebut perlu dipertanyakan. “Salinan Injil di Ankara mungkin telah ditulis ulang oleh salah seorang pengikut Barnabas. Karena ada sekitar 500 tahun antara Barnabas dan penulisan salinan Alkitab. Kaum Muslim mungkin kecewa melihat bahwa salinan ini tidak termasuk hal yang mereka ingin lihat,” katanya.

Bahkan Ozbek pun skeptis bahwa isi Alkitab tersebut menceritakan kedatangan Nabi Muhammad. “Mungkin tidak ada hubungannya dengan isi Injil Barnabas,” tambahnya.

Sementara itu, seorang teolog, Profesor Omer Faruk mengatakan Alkitab itu harus ditelisik lebih lanjut untuk memastikan orang yang menuliskannya, apakah oleh Barnabas atau pengikutnya. (al/Dailymail/Wrt3)

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker