Berita Rusia

Pemuda Salafi Wahabi Bakar Makam Tokoh Sufi Chechnya

Pemuda Salafi WahabiGROZNY Chechnya. Belum jelas juga apakah ke empat pemuda Salafi Wahabi yang keras kepala itu akan didakwa secara resmi. Di bawah KUHP Rusia (pasal 214) mengenai kelompok vandalisme, atau mungkin diampuni. Kalau didakwa dengan KUHP pasal 214 maka memungkinkan mereka untuk ditahan selama tiga tahun. Akan tetapi para pemuda ini sangat beruntung jika Ramzan Kadyrov akan mengampuni mereka. Sebagaimana Ramzan telah memberi ampunan kepada sekelompok pemuda Salafi Wahabi yang telah berusaha membunuhnya beberapa waktu lalu

Setelah Mendengar Ceramah Radikalisme, Pemuda Salafi Wahabi Bakar Makam Tokoh Sufi Chechnya.

Empat pemuda dari desa Kurchaoli, Chechnya, yang diduga melakukan pembakaran terhadap makam seorang tokoh sufi. Telah ditahan oleh penduduk lokal atas perintah pemimpin Republik Chechnya, Ramzan Kadyrov.

BACA JUGA:  2014 Lalu Vladimir Putin Sudah Ungkap Siapa di Balik ISIS

Pemuda Salafi Wahabi Bakar Makam Tokoh Sufi Chechnya, Setelah Mendengar Khotbah Radikalisme

Para pemuda itu mengakui bahwa mereka telah menuangkan bensin di atas kubah makam Syeikh Yangulby kemudian membakarnya. Syeikh Yangulby adalah seorang murid dari tokoh Sufi abad ke-19, Kunta-hadji yang dihormati. Yang diklaim Ramzan Kadyrov sebagai nenek moyangnya. Kadyrov menyebut bahwa pelaku termotivasi untuk melakukan hal itu setelah mendengarkan “Khotbah yang bermuatan ekstremisme dari internet.”

Berbicara dalam televisi Nasional pada tanggal 17 November, sehari setelah insiden. Ramzan Kadyrov mengatakan bahwa ke-4 pemuda tersebut memiliki kaitan dengan para prajurit ISIS di Suriah. Dan mendeklarasikan bahwa Ia (Ramzan Kadyrov) dan keluarganya “harus dikutuk”. Kadyrov sendiri selama ini terkenal sangat keras saat berbicara mengenai ISIS. Yang selalu disebutnya bahwa ISIS sebagai Negara Iblis dan bukan Negara Islam.

BACA JUGA:  Vladimir Putin: Bashar al-Assad Sangat Penting Bagi Suriah

Serangan tersebut adalah serangan pembakaran terhadap makam tokoh sufi di Chechnya dalam waktu kurang dari dua bulan terakhir. Serangan pertama terjadi pada tanggal 9 Oktober malam. Ketika makam Syeikh Durdi yang juga merupakan murid Kunta-hadji, berusaha dibakar di pemakaman Shali.

Sejak insiden Oktober di Shali, ada banyak laporan mengenai penahanan pemuda yang mencurigakan. Yang secara fisik biasanya memakai jenggot tapi tanpa kumis, sebuah ciri pemuda Salafi Wahabi di Checnya.

Belum diketahui apakan insiden Kurchaloi adalah serangan berbeda yang terinspirasi dari serangan pembakaran di Shali. Atau apakah keduanya merupakan kerja pemuda-pemuda simpatisan Salafi-Wahabi yang sama.

BACA JUGA:  Ramzan Kadyrov Ajak Umat Islam Bersatu Melawan ISIS

Belum jelas juga apakah ke empat pemuda Salafi Wahabi yang keras kepala itu akan didakwa secara resmi. Di bawah KUHP Rusia (pasal 214), yakni mengenai kelompok vandalisme atau diampuni. Kalau didakwa dengan KUHP pasal 214 maka memungkinkan mereka untuk ditahan selama tiga tahun. Akan tetapi para pemuda Salafi Wahabi ini sangat beruntung jika Ramzan Kadyrov akan mengampuni mereka. Sebagaimana Ramzan telah memberi ampunan kepada sekelompok pemuda Salafi Wahabi yang telah berusaha membunuhnya beberapa waktu lalu.  (AL/ARN)

Simpan

Simpan

Simpan

wAAACwAAAAAAQABAEACAkQBADs= - Pemuda Salafi Wahabi Bakar Makam Tokoh Sufi Chechnya
Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.
Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker