Salafi Wahabi

Pemalsuan Kitab Ulama oleh Salafi Wahabi

Tangan-tangan Salafi Wahabi dan Pemalsuan Kitab Ulama

Salafi Wahabi – “Mereka Memalsukan Kitab-Kitab Karya Ulama Klasik: Episode Kebohongan Publik Sekte Salafi Wahabi”. Buku ini adalah buku ke-2 terkait trilogi data dan fakta penyimpangan salafi wahabi. Sebelumnya adalah “Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi” dan Buku ke-3 rencananya akan terbit dengan judul “Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi”.

Oleh: Syaikh Idahram

Penerbit: Pustaka Pesantren

Tebal:  308 Hal.

Harga: Rp. 50.000,-

Adagium yang mengatakan bahwa, buku adalah pengikat ilmu, tidak ada yang mengingkarinya. Lebih dari itu, buku merupakan salah satu media utama dalam mencari kebenaran. Telah berabad-abad lamanya, para ulama terdahulu mewarisi ilmu mereka kepada generasi setelahnya melalui buku yang mereka tulis. Buku menjadi sangat berharga dan penting. la menjadi sandaran utama umat dalam mencari kebenaran dan petunjuk Tuhan. Lalu, apa jadinya jika buku-buku para ulama yang mewarisi ilmu dan petunjuk itu dikotori, diselewengkan, bahkan dipalsukan? Ke mana lagi umat ini hendak mencari kebenaran?

Barangkali Anda terperanjat, kasus-kasus penyelewengan Salafi Wahabi dalam hal amanah ilmiah ini sangat banyak dan beragam, sebagaimana yang-insya’Allah-akan dikupas dalam buku ini, seperti: pemusnahan dan pembakaran buku; sengaja meringkas, mentahkik, dan mentakhrij kitab-kitab hadis yang jumlah halamannya besar untuk menyembunyi-kan hadis-hadis yang tidak mereka sukai; menghilangkan hadis-hadis tertentu yang tidak sesuai dengan faham mereka; memotong-motong dan mencuplik pendapat ulama untuk kemudian diselewengkan maksud dan tujuannya; mengarang-ngarang hadis dan pendapat ulama; memerintahkan ulama mereka untuk menulis suatu buku, lalu mengatasnamakan buku itu dengan nama orang lain; tindakan intimidasi dan provokasi; membeli manuskrip; menyogok penerbit; sampai kepada pencurian buku-buku induk dan manuskrip untuk dihilangkan sebagian isinya, atau dimusnahkan semuanya.

BACA :  Darul Quran: Shalat Tak Pakai Sajadah karena Ikut Nabi Saw

Sering terjadinya kasus-kasus penyelewengan seperti ini dibenarkan oleh ulama-ulama kawakan di Timur Tengah, semisal: Mufti Mesir, Syaikh Prof. Dr. Ali Jum’ah; tokoh ulama Syria, al-Muhaddits asy-Syaikh Abdullah al-Harari al-Habasyi; tokoh ulama Maroko, al-Muhaddits as-Sayyid Ahmad al-Ghimari; tokoh ulama Syria, Prof. Dr. Muhammad Sa’id Ramadhan al-Buthi; tokoh ulama tasawuf di Makah, al-Muhaddits asy-Syaikh Muhammad ibnu Alawi al-Maliki, dan ulama-ulama lainnya.

Sekte Salafi Wahabi sangat menyadari bahwa buku merupakan salah satu media paling efektif untuk ‘mengarah-kan’ umat kepada faham yang mereka inginkan. Karenanya, tidak aneh jika mereka sangat concern dalam ranah per-bukuan, penerbitan, dan penerjemahan. Beragam jenis buku -baik buku kertas maupun e-book/digital- mereka cetak untuk dibagikan secara gratis maupun dengan harga murah.

Barangkali juga terlintas dalam benak Pembaca suatu pertanyaan, mengapa Salafi Wahabi melakukan tindakan-tindakan tidak terpuji itu? Di antara jawabannya adalah, karena faham penyelewengan, pemalsuan, perusakan, dan pe-lenyapan buku adalah doktrin ulama mereka, sebagai bagian dari upaya memperjuangkan akidah Salafi Wahabi yang mereka yakini paling benar. Anda mungkin tidak percaya, tapi inilah di antara bukti yang menunjukan bahwa, sekte Salafi Wahabi mendoktrinkan para pengikutnya untuk membakar dan melenyapkan buku-buku karya ulama Islam.

BACA :  Debat Terbuka NU - Wahabi, Mahrus Ali Ngumpet
banner gif 160 600 b - Pemalsuan Kitab Ulama oleh Salafi Wahabi

Salah seorang tokoh ulama Salafi Wahabi Saudi, Abu Ubaidah Masyhur ibnu Hasan Alu Salman menyatakan dalam salah satu bukunya, “Buku-buku semacam ini banyak dimiliki orang dan mengandung akidah-akidah sesat, seperti kitab: al-Fushush dan al-Futuhat karya Ibnu Arabi, al-Budd karya Ibnu Sab’in, Khal’u an-Na’lain karya Ibnu Qusai, ‘Ala al-Yaqin karya Ibnu Bukhan, buku-buku sastra karya Ibnu Faridh, buku-buku karya al-Afif at-Tilmisani, dan buku-buku sejenisnya. Begitu juga kitab Syarh Ibnu Farghani terhadap kasidah dan syair Ibnu Faridh. Hukum semua buku yang semacam ini adalah, dilenyapkan keberadaannya (idzhab a’yaniha) kapan saja buku itu ditemukan, dengan cara dibakar, dicuci dengan air…” (lihat buku Salafi Wahabi: Kutub Hadzdzara minha al-Ulama, karangan Abu Ubaidah Masyhur ibnu Hasan Alu Salman, penerbit Dar ash-Shami’i, Riyadh, Saudi Arabia, h. 9)

Murid setia Ibnu Taimiyah sekaligus guru Salafi Wahabi, Ibnu Qayyim al-Jauziyah juga pernah menyatakan, “…Begitu juga, tidak perlu untuk mengganti rugi dalam membakar kitab-kitab sesat dan melenyapkannya (itlafuha).” (Lihat kitab: Zad al-Ma’ad karangan Ibnu Qayyim al-Jauziyah, penerbit Muassasah ar-Risalah, vol. 3, Beirut, Lebanon, h. 581).

Dalam bukunya yang lain, Ibnu Qayyim juga berwasiat untuk menghancurkan dan melenyapkan buku-buku bid’ah, “Maksudnya adalah, bahwa kitab-kitab yang mengandung kebohongan dan bid’ah ini wajib untuk dihilangkan dan dilenyapkan. Perbuatan (melenyapkan) ini lebih utama daripada melenyapkan alat-alat hiburan, musik, dan melenyapkan perabot minuman keras. Sungguh bahaya kitab-kitab itu jauh lebih besar dari bahaya-bahaya lain, dan tidak ada ganti-rugi dalam menghancurkan dan melenyapkannya.” (Ibnu Qayyim a-Jauziyah: ath-Thuruq al-Hukmiyah fi as-Siyasah asy-Syar’iyah, penerbit Majma al-Fiqh al-Islami, Jeddah, Saudi Arabia 1428 H., h. 325).

BACA :  Jawaban untuk Wahabi yang Rindu Dihentikannya Penentangan Terhadap Wahabi

Begitu juga dengan Ibnu Taimiyah, soko guru Salafi Wahabi. Ia telah mengeluarkan fatwa untuk membakar buku-buku yang dianggap bertentangan dengan fahamnya. (Lihat akhir nomor 59 dari kitab al-Akhbar dan kitab al-Jami’ yang digabung dengan kitab Mushannaf Abd ar-Razaq 11/424, dan kitab Mushannaf Ibnu Abu Syaibah 6/211-212, penerbit Dar al-Fikr, bab Tahriq al-Kutub).

Jika kita berbaik sangka, barangkali wasiat dan fatwa Ibnu Taimiyah serta muridnya tentang pembakaran dan pelenyapan buku itu dimaksudkan untuk sesuatu yang baik. Yang menjadi rancu adalah, bid’ah dan sesat yang mereka berdua maksud, tidak sama dengan bid’ah dan sesat yang dimaksudkan oleh sekte Salafi Wahabi, wa bil khusus bid’ah dan sesat versi pendiri Salafi Wahabi, Muhammad Ibnu Abdul Wahab. Scbagaimana telah dikupas pada buku penulis yang ke-1, “Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi; Mereka Membunuh Nemuanya Termasuk Para Ulama”, Muhammad Ibnu Abdul Wahab -begitu juga para pengikutnya- memang terkenal bengis dan kejam terhadap umat Islam yang tidak sepaham dengannya.

sumber

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

674 thoughts on “Pemalsuan Kitab Ulama oleh Salafi Wahabi”

  1. semoga Alloh merahmati Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah,Ibnu Qayyim Al Jauziyah,Muhammad ibn Abdul Wahab…dgn tuduhan tuduhan orang orang yg tdk mengetahui menjadi semakin mulia beliau.semoga kelak di akhirat orang orang mengetahui kemuliaan beliau..

    1. irfan@

      Akhi Irfan, antum sudah baca artikel di atas? Kalau dikasih tahu kok malah menuduh yang nggak-nggak sih? Itu kan berdasar fakta kitab-kitab mereka sendiri, kenapa kok nggak sedikit pun menggugah kesadaran antum?

    2. @ irfan
      menggelari Ibnu Tai miyah dgn Syaihul Islam apa tidak berlebihan dan pengkultusan sekaligus Bid’ah, sebab menurut kalian para wahabiyun, menyebut Nabi Muhmmad SAW dgn panggilan “Sayidina” gak boleh bahkan bid’ah. apa menurut kalian Ibnu Tai miyah lebih mulia dari pada Nabi Muhammad SAW. yang jelas2 manusia pilihan Allah. yang namanya selalu kita ucapkan waktu shalat dalam dua kalimah syahdad dan namanya pula ada didalam Qur’an.

    3. tuan irfan,semoga anda tdk termasuk org yg dikunci mati hatinya. fakta fakta spt artikel diatas adalah bukti,mengapa anda tak mengerti apakah pikiran anda juga telah mati akibat virus wahabi? silakn syeh anda yg mengaku pengikut salaf untuk membantah secara ilmiah.

      jangan turuti hawa nafsu anda.RENUNGKAN. bagaimana mungkin syeh syeh anda akan semakin mulya. syeh syeh anda itu membakar,menafsirkan sesuai hawa nafsunya,memalsu kitab tanpa ijin empunya. TOLONG RENUNGKAN jg asal bunyi.

  2. Pelajaran penting yg dapat diambil hikmahnya dari postingan di atas, bahwa yg palsu-palsu atau pemalsuan-pemalsuan apapun cepat atau lambat pasti akan ketahuan. Ada istilah top begini: barang siapa menyimpan bangkai baunya pasti akan tercium juga.

    Salam damai untuk semuanya, thank you untuk UMMAT PRESS yg terus bersemangat dalam dakwah memperingatkan ummat Islam dari fitnah Wahabi.

  3. fakta menurut siapa??? antum aja tdk tau penulis buku tsb.kok sdh percya bgtu saja…kasian sekali,jgn2 krn sesuai hawa nafsu antum jd antum lebih percaya pd org yg tdk antum kenal sekalipun.

    1. irfan@

      He he he… bener deh antum belum baca artikel di atas, kebiasaan kaum Wahabiyyun belum baca langsung koment ngalor-ngidul. Di situ kan sudah dicantumkan nama penulis buku tsb, kalau udah baca masa antum gak lihat siapa penulisnya?

    2. memang sulit bicara orang yg hati dan pikiranya mati akibat virus, SADARLAH tolong baca kitab dan jangan anda hanya membaca dari syeh syeh yg munafik karana berani memalsukan kitab kitab.

      saya menjadi curiga jangan jangan kitab yg anda baca telah palsu.
      sayapun jadi semakin curiga dg fatwa fatwa dari sekte anda yg selalu wah itu bid’ah,kafir,musyrik.

      coba kami menguji kejahilan anda beranikah sekte anda MEMBID’AHKAN ABUBAKAR,RA YG TELAH NYATA MELAKUKAN BID’AH DENGAN MENGUMPULKAN MUSYAF ALQURAN DAN ITU TDK PERNAH DIPERINTAH OLEH NABI.

      mungkin jawabanya bisa ditebak , paling paling memutar lidah tak bertulang dg argumen yg tanpa dasar tentunya.
      BACALAH KITAB KITAB DARI SELAIN SYEH SYEH ANDA .UNTUK REFERENSI.

      1. yah bachdim berpikirlah dg pikiran yg jernih jgn dengan hawa nafsu (selera sendiri) . YANG MENULIS buku-buku kesesatan ” wahabi ” adalah orang-orang yang memusuhi SUNAH RASULALLAH. antara lain orang shiah , thoriqot sufi, dll. coba ente buka ” voice of al-islam.”

    3. kalau hati sudah cingkrang, pikiran dibawah lutut seperti celana cingkrang apa lagi yg bisa diharapkan. paling akan memecahbelah umat islam dan masabodoh.

  4. @ Admin
    saya bingung dengan alinea yg saya kutip dibawah ini :
    Sering terjadinya kasus-kasus penyelewengan seperti ini dibenarkan oleh ulama-ulama kawakan di Timur Tengah, semisal: Mufti Mesir, Syaikh Prof. Dr. Ali Jum’ah; tokoh ulama Syria, al-Muhaddits asy-Syaikh Abdullah al-Harari al-Habasyi; tokoh ulama Maroko, al-Muhaddits as-Sayyid Ahmad al-Ghimari; tokoh ulama Syria, Prof. Dr. Muhammad Sa’id Ramadhan al-Buthi; tokoh ulama tasawuf di Makah, al-Muhaddits asy-Syaikh Muhammad ibnu Alawi al-Maliki, dan ulama-ulama lainnya.

    ulama2 tsb yg membenarkan penyelewengan, atau buku ulama2 tsb diatas yang diselewengkan sebab setahu saya “asy-Syaikh Muhammad ibnu Alawi al-Maliki” justru yang dimusuhi wahabiyun.

    1. abah asra@

      Abah Asra, maksudnya adalah bahwa para Ulama ASWAJA tsb membenarkan tentang adanya pemalsuan-pemalsuan kitab-kitab ulama klasik (salaf). Jadi, pemalsuan-pemalsuan itu bukan isu-isu saja tetapi benar-benar ada real bisa dibuktikan. Data lebih detailnya ada dalam buku yg sinopsisnya kami posting di atas.

      Kalau yg kami tahu, memang ada buku Sayyid Muhammad Alawy Al-Maliki Al-Hasani yg disalah-pahami/dipelintir oleh Syekh Wahabi yaitu Syekh Abdullah bin Sulaiman bin Mani’ seperti dalam bukunya yg menghujat habis-habisan kasar tanpa akhlak. Buku syekh Wahabi tsb berjudul: Hiwar Ma’a Al-Maliki fii Raddi Munkarotihi waDholalatihi. Syekh Salafy Wahabi ini benar-benar songong dan sombong seolah-olah bertindak mewakili Tuhan, tidak pantas seorang ulama berkata kasar kepada Ulama lainnya.

      1. Alhamdulillah, akhirnya kepalsuan-kepalsuan Salafy Wahabi semakin terekspos ke publik. Ini sangat penting untuk mencegah semakin meluasnya pengaruh Wahabi yg penuh kepalsuan menyebar di tengah Ummat Islam. Semoga dapat menyadarkan orang-orang yang masih waras logikanya.

        1. Bismillah,

          Jikalau wahaby berbahaya,
          Kenapa saya tidak mendapati mereka suka bertawsul dengan orang soleh yg telah meninggal, tdk merayakan acara kematian, tidak sembarang bertabaruk,dsb
          Jujur aja semakin orang benci salafy justru buat saya penasaran.
          Ternmyata mereka beramal sesuai dalil bukan hawa nafsu.

          1. @rudi handoyo
            kenapa ente ga penasaran dengan yang bertawasul dengan meninggal? kenapa ente menanyakan dalil dengan yang tahlilan? kenapa ente ga tanya dalil orang yang bertabaruk? yang adil donk…

          2. @abah zahra
            salam kenal,
            kalo menurut ana justru rudi hadoyo itu penasaran dengan aswaja, buktinya dia suka baca-baca artikel ummati dan menyimak diskusinya….. kaya ana dulu juga begitu,awalnya penaaran, nah makin sering berkunjung jadi tahu ternyata apa yang dilakukan aswaja semua ada dalil dan ilmunya. tar juga kalo sering ngunjungi ummati mas rudi handoyo juga akan terbuka hatinya dan tidak ngikutin hawa nafsu untuk gampang nuduh bid’ah, syirik, kafir. Insya Allah……

          3. sufrit@

            Selamat ya, antum sudah terbebas dar virus Wahabi.

            Oh ya, Yusuf Ibrohim, Ibnu Abi Irfan, dufal, dan Abu Fathul pada kemana ya< Mas? Apakah mereka juga sudah terbebas dari belitan virus Wahabi?

          4. salam kenal juga mas sufrit…
            anehnya mereka itu ga mau mencari ilmu dari beberapa sisi… seolah2 apa yang pemahaman gurunya sudah pasti benar… sehingga mereka kadang tidak adil dalam menyikapi perbedaan, jadi kayak doktrin aja… yaitu doktrin pokoknya… mudah2an mas rudy bisa berbuat adil dalam menuntut ilmu….

          5. Barrakallahufikum Rudi Handoyo,

            Ana setuju banget dengan antum,… contoh kecilnya ajalah siapa yang lebih sering mengikuti sunnah nabi, celana jingkrang, berjenggot, selalu sholat berjemaah, sholat dg sutrah.
            semua itu jarang ana jumpai kecuali dari golongan yang salaf.
            Bila panggilan Tahlilan ,Maulud Nabi dg music2 di mesjid seluruh orang datang tapi bila panggilan azan paling2 hanya segelintir.
            atau Cobalah antum-antum lihat ulama2 NU berapa orang yang berjenggot , Celana jingkrang,..? mana buktinya mereka mencintai nabi Muhammad SAW
            siapa lagi yang kita ikuti kalau tauladannya aja gk mau mencontohkannya…?

            Lihatlah dengan hati saudara2ku seiman, jangan dengan nafsu.

          6. @ Abu Nurul, emang ente tau kelakuan org2 salaf, org2 salaf terdahulu mana ada pake celana, ente ngawur, salaf adalah org2 terdahulu, ente baru bangun kesiangan lagi,,,,he.he.he…skrg ana tanya apa ente tau hati org??? hebat ente,,ente diajarain oleh ustad2 ente untuk menjaga sifat2 yg harus ditanamankan kedalam hati ente yaitu……(KEDENGKIAN)

          7. betul mas ferry, dulu waktu ane masih ikut kelompok pengajian wahabi juga diajarin begitu sama ustadznya, yg ane rasakan malah jadi tertanam sifat” kedengkian, tinggi hati dan merasa paling benar sendiri. Ya kira” seperti abu nurul itulah….

          8. Abu nurul@

            Kalau memang Nabi Saw memakai celana cingkrang, dapatkah anda menunjukkan riwayat Hadits Nabi Saw, atau atsar Sahabat Nabi Saw?

            Setahu saya Nabi memakai jubah dan tidak memakai celana cingkrang. Mohon dikoreksi kembali pakaian Salafi Wahabi yg pakai celana cingkrang. Mestinya kalau mau ikut cara Nabi Saw berpakaian maka pakailah jubah, imamah (udeng-udeng), dan selendang hijau, demikian pakaian Nabi Saw menurut riwayat yg pernah saya dengar. Nabi dan S Para Sahabat tidak memakai celana cingkrang, demikian agar dijadikan koreksi bagi kengeyelan Salafy Wahabi selama ini soal pakaian Sunnah. Terimakasih…..

          9. Semoga Allah merahmati antum Saudaraku Aryopati

            1. Hadits dari Ibnu Abbas, riwayat marfu’ (sampai kepada Nabi):
            “Setiap kain yang melewati dua mata kaki, maka (mata kaki itu) di neraka” (Shahih al-Jami’ no. 4532).
            2. Dari Abu Hurairah, dari Nabi, beliau berkata:
            “Kain yang (menutupi) sampai bawah mata kaki, maka (mata kaki itu) di neraka” (Hadits shahih oleh Bukhari).
            3. Dari ‘Aisyah, dari Nabi, beliau bersabda:
            “Kain yang sampai menutupi bawah mata kaki, maka (mata kaki itu) di neraka (Hadits shahih oleh Ahmad).
            Kedua: Perintah mengangkat (meniggikan/ memendekkan) kain:
            Dari Amr bin Syarid, ia berkata: Rasulullahmelihat dari kejauhan seseorang yang menjulurkan kainnya (hingga menutupi mata kaki), kemudian beliau bersegera sambil berlari-lari kecil menuju kepadanya, lalu bersabda: “Angkat (tinggikan)lah kainmu, dan takutlah kepada Allah”. (Dikeluarkan oleh Ahmad serta lainnya. Dan hadits ini serta dengan persyaratan Bukhari – Muslim).

            dari hadist yang di sampaikan di atas kain ,tentunya adalah pakaian dan itu juga termasuk celana, renungkanlah hadist2 di atas kita tidak perlu kita berbantah2 hujah telah sampai kepada anda keputusan berada ditangan anda :

          10. Abu nurul@

            Terimakasih haditsnya dan saya sebenarnya sudah tahu hadits tsb. Tetapi yang saya maksud adalah tentang celana cingkrang yg diwajibkan untuk dipakai Wahabi/Salafy mana dalilnya? Bukankah seharusnya bebas pakai busana apa yg penting tidak sampai menutup mata kaki? Jadi tidak harus celana cingkrang kan?

            Harusnya kalau memang Wahabi/Salafy itu benar2 ingin ikut cara Nabi berpakaian, maka pakailah Jubah tapi jangan kepanjangan itu gak boleh nanti bisa ke-injak atau kena tai ayam. Jadi renungkanlah hadist2 di atas kita tidak perlu berbantah2 hujah telah sampai kepada anda bahwa hadits itu tidak menyebut harus pakai celana cingkrang, maka keputusan berada ditangan saya sendiri dan antum tidak usah memaksa muslimin Indonesia untuk pakai celana cingkrang dg mengatakan mereka sebagai ahlu bid’ah gara2 tdk memakai celana cingkrang. Itulah yg sering saya dengar sendiri dar ceramah di radio Roja.

            Kalau saya sendiri tidak paka celana cingkrang waktu shalat tapi pakai sarung. Padahal Nabi dulu itu pakai jubah ya?

          11. @Rudi Handoyo
            kalo antum ingin mencari ilmu saya tunjukkan caranya
            1. banyak membaca
            2. banyak membaca
            3. banyak membaca
            4. bertanyalah pada ahlinya
            5. bandingkan setiap ilmu yang anda baca (analisa red)

            jangan pakai dengkul mikirnya, bertanyalah pada ahlinya kenapa begini kenapa begitu?

  5. Bagi yang ingin membeli dengan harga diskon 50% (Dari 50rb jadi 25rb), segera beli buku ini di Mall Depok Town Square Lt. 1. Cuma sampai tanggal 2 Mei besok. Sedang ada pameran buku. Langsung masuk ke stan Pustaka Pesantren. Banyak buku lain dengan diskon yang sama, termasuk buku seri pertamanya.

    1. @ Mas Farid
      Kapan kedua buku tsb diedarkan ke Lampung, sebab kalo beli buku secara Online ongkos kirimnya sama dengan harga bukunya jadi harganya 2 kali lipat dari harga resminya.

      1. Wah, maaf. Saya bukan dari penerbitnya. Kemarin kebetulan dapat info diskon dari pustaka pesantren. Coba hubungi lewat FB-nya saja..

  6. ya memang wahabi sangat jengkel dng al maliki …ya dia cuma mau cari kambing hitam saja..sebenarnya kami memang munafiq …itu dulu kami sudah mulai bertobat..nanti kami pasti ikut zikiran

  7. joyo marto coba sebutin saja contoh penyelewengannya seperti apa?? tau ngga?? kitab asli seperti apa teksnya lalu yg di selewengin seperti apa..kalau kitab kitab sudah di selewengkan oleh salafy..ngapain SAID AQIL SIRAJ Belasan tahun belajar di Ummul Qura Mekka..baca kitab palsu,..belajar kitab yg di palsu..??

    1. @ irfan
      kamu memang pintar makanya di doktrin sama ustad2 wahabiyun mau aja, ya sama pintarnya dengan kerbau yangg dicocok hidungnya mau dan nurut2 aja.

    2. Dianth :
      mas, yang hasad dengki dsbnya tuh yang suka meributkan dan mempermasalahkan masalah khilafiyah. Masalah muka nggak bersinar tuh ente bisa liat sendiri ulama mana yang mukanya paling serem. Alhamdulillah kebanyakan ulama aswaja dan sufi bila kita memandang wajahnya kita akan ingat Allah.

      Nah ini dia, yang sudah saya pikirkan sejak lama.
      Kenapa air muka imam-2 Wahabi kusam dan menyeramkan semua ya?
      Mulai dari Ibnu Taymiyyah, Abdul Wahhab, Bin Baz, Albani, Fauzan, Kalbani, sampe ke Mahrus Ali. Berbeda jauh dengan air muka ustadz-2 dari golongan Aswaja. Yang teduh, bersih dan enak dipandang.
      Ada yang bisa jawab barangkali?

  8. memang mengerikan,,sebuah hasil dari konspirasi besar kaum freemason yang menghasilkan ajaran wahabi. Jika zionist ditampilkan untuk menghancurkan Islam terang-terangan, tapi wahabi ditampilkan untuk menghancurkan Islam dari dalam. Saya memang ga berkompeten dalam pembahasan kitab,tapi saya meniliti konspirasi kaum freemason dari jauh. Pesan saya,jangan jauh dari Ulama Ahlussunnah Wal Jamaah, dunia menuju akhir…

  9. Memalsukan, mengubah dan menghilangkan sebagian, semuanya, sedikit atau banyak adalah penghianatan atas agama. Orang-orang yang melakukannya tidak layak dianggap berilmu ataupun jadi panutan, orang-orang yang tidak amanah seperti ini tidak pantas disebut ulama. Maka bila ada yang berani membakar dan menghilangkan kitab-kitab ahlisunnah dan tidak bertobat maka bagaimana nasibnya diakherat? Ini juga termasuk yang memusnahkan situs-situs bersejarah islam. Na’udzubillah.

  10. Alhamdulillah, sebusuk apapun usaha manusia untuk menghancurkan agama ini, maka ulama ahlussunah akan muncul membela agama Allah. Sesungguhnya yang batil pasti akan musnah.

  11. Orang-orang yang mendukung perbuatan-perbuatan tak bertanggungjawab atas turats-turats ahlussunah, termasuk turats tasawuf adalah orang boedoeh.

  12. NUMPANG INFO YA BOS… bila tidak berkenan silakan dihapus:-)

    LOWONGAN KERJA GAJI RP 3 JUTA HINGGA 15 JUTA PER MINGGU

    1. Perusahaan ODAP (Online Based Data Assignment Program)
    2. Membutuhkan 200 Karyawan Untuk Semua Golongan Individu yang memilki koneksi internet. Dapat dikerjakan dirumah, disekolah, atau dikantor
    3. Dengan penawaran GAJI POKOK 2 JUTA/Bulan Dan Potensi penghasilan hingga Rp3 Juta sampai Rp15 Juta/Minggu.
    4. Jenis Pekerjaan ENTRY DATA(memasukkan data) per data Rp10rb rupiah, bila anda sanggup mengentry hingga 50 data perhari berarti nilai GAJI anda Rp10rbx50=Rp500rb/HARI, bila dalam 1bulan=Rp500rbx30hari=Rp15Juta/bulan
    5. Kami berikan langsung 200ribu didepan untuk menambah semangat kerja anda
    6. Kirim nama lengkap anda & alamat Email anda MELALUI WEBSITE Kami, info dan petunjuk kerja selengkapnya kami kirim via Email >> http://satriyabisniss.wordpress.com/

  13. Memang tidak aneh kok kelakuan kaum wahabi ini, kaum yg lebih setia dengan yahudi daripada sesama muslim. Buktinya, suka memalsu kitab karya ulama top aswaja juga lebih suka berbisnis dengan sekutu setianya seperti AS dan Inggris. Ga percaya, liat aja banyak juragan arab membeli klub eropa, hidup bermewah ria dan juga investasi di banyak usaha di AS dan Inggris.

  14. Kayaknya kalau menyelewengkan kitab tasawuf, wahabiyun kesulitan sekali karena tidak punya keahlian dibidang ilmu ini. Bisanya cuman bikin buku mencela tasawuf doang. Padahal jujur aja dari sekian banyak buku karya syekh wahabi arab yg mencela tasawuf dan sudah diterjemahkan ke bhs indonesia SANGAT TIDAK BERMUTU DAN HANYA SAMPAH DOANG. MESKI YG NGARANG NGAKUNYA SYEKH ATAU DOKTOR SEKALIPUN, HASILNYA TETAP SAJA BUKU SAMPAH, SAMPAH DAN SAMPAH.

    Bual all ASWAJA, jangan sekali-kali menyentuh buku seperti itu. Jauhi sebagaimana kita menjauhi perbuatan syaitan.

    1. Setuju.
      Walaupun saya kurang mengerti ilmu Tasawuf,,tapi klo liat buku orang-orangan Sa-Wah,,pasti ketahuan siapa sukanya bohong. Bisanya menghujat,,itulah keahlian orang-orangan Sa-Wah.

  15. Cepat atau lambat, ajaran salafy wahabi akan mencapai klimaksnya. Di Arab Saudi pun ajaran Wahabi sudah mulai ditinggalkan oleh pengikutnya seperti oran-orang kristen eropa yg meninggalkan ajaran kristen. begitu pun ajaran salafy Wahabi di Arab Saudi tidak sanggup menentramkan jiwa pemeluknya, seandainya mereka tidak takut Hukum Kekuaasaan Wahabi di sana tentu mereka akan ramai-ramai pindah ke ASWAJA yg benar. Di arab saudi hanya mereka yg pemberani saja yg terang-terangan bukan pemeluk wahabi. Karena kalau bukan wahabi akan dianggap musyrik atau minimal Ahli Bid’ah.

  16. @abu ismail, apa yang tidak bisa dibantah? Semua ajaran wahabi yg menyesatkan sudah dibantah tanpa ada pembelaan yg berkualitas dari wahabi. Masalah fitnah, tidak bisa dikatakan fitnah kalau kenyataannya memang begitu, kasihan amat ente tidak tahu masalah ini.

  17. @sekarsidan, ente kok bangga amat ya menuduh orang kafir murtad. Bukan masalah pengantar neng, tapi isinya. Jadi kenapa ada ya orang yg bangga bertaklid sama orang yg tidak amanah.

  18. Dianth

    Mas Dianth, itulah juga yg ane herankan dg kaum wahabi ini. Kok mereka bisa enjoy ikut bertaklid buta, anut gubyug kepada ulama-ulama wahabi yg tidak amanah. Bagaimana mereka itu bisa demikian enjoy ya? Apakah Mas Dianth mempunyai ulasan atau pandangan tentang hal ini?

    Kalau menurut ane, mereka itu menutup diri dari info-info yg disampaikan oleh selain wahabi walaupun info-info itu full fakta. Itulah penyebab pengikut wahabi menjadi buta mata hatinya. Wallohu a’lam deh…..

  19. kepengecutan dan kebobrokan para ahli fitnah kini nampak, ternyata hanya berani berlindung dibawah ketiak JIL, apa yang kalian banggakan? Apa yang menakjubkan? kebodohan diatas kebodohan alias jahil muraqqab, hujjah digunung ente tenggelam dilautan, apa kalian gemar berlindung dari kelompok yang mengatakan jilbab itu budaya, bukan agama, menghalalkan nikah beda agama, dan kiayi yang melindungi ahmadiyah bahkan berangkulan dengan amirnya, subhanallah rupanya buta mata kalian dan hati=hati kalian? apakah ini ajaran Nabi-Mu? subhanallah… kalau sudah yang memberikan kata pengantar adalah orang seperti itu, bagaimana bisa isinya selaras dengan kebenaran?? Bahkan mengenal Islam dan mengambil pendidikan serta guru-gurunya pun para Yahudi, bagaimana bisa mengenal Islam yang haq, kalian ini bodoh atau membodohi diri sendiri? Wallahu musta’an

    1. Antara JIL dan WAHABI itu sama saja, tidak ada bedanya karena esensinya sama, yaitu sama-sama dibentuk YAHUDI untuk merusak Islam dari dalam. Walaupun kelihatan secara dhohir antara keduanya berbeda, tapi secara esensi sama saja, penghancur Islam dari dalam karena sama-sama disusupkan oleh YAHUDI.

      Lihatlah kelakuan ulama-ulama Wahabi yg hoby memalsukan kitab-kitab ulama Salaf yg ada di buku “Mereka Memalsukan Kitab-Kitab Karya Ulama Klasik: Episode Kebohongan Publik Sekte Salafi Wahabi”. Semua yg dipaparkan di buku tsb adalah fakta yg tak akan sanggup dibantah oleh siapapun!!! Ulama harus amanah, kalau tidak amanah lalu bagaimana mereka bisa diikuti ajarannya?

      1. @ mas baihagi, ALL JIL dan Wahabi sama2 kelewat pinter dan muter-muterin fakta, kayak induk semangnya Yahudi(kelewat pinter)!!!!padahal cangkring kaya celananya (sdh diberi tanda oleh Allah) kalau dulu yang pake celana panjang dianggap sombong, eh skrg kebalikanya yang pake celana cangkring menyombongkan diri!!!

    1. abu ismail@

      Oh ya Abu Ismail, blogroll tsb ternyata milik Syi’ah, itu sudah lama sekali kami delete setelah diberitahu oleh guru kami Ustadz Artikel Islami. Ini link Artikel Islami,

      Oh ya Abu Ismail, Ustadz Artikel Islami itu mantan Salafy Wahabi lho dan beliau sudah betobat. Bagaimana dg antum sendiri kapan akan bertobat dari Salafy Wahabi?

  20. okelah, menurut kalian wahaby dan jil sama sesatnya, tapi kok kenapa senjata yang kalian pakai di pengantar itu JIL??? kenapa nggak pake dari wahaby saja?? toh sama2 sesat??? dan masih banyak ulama bukan JIL murtad dari pembenci wahaby yang bisa dipakai untuk menjadi pengantar buku!!! atau jangan2 buku ini buatan zindiq2 yang sejenis dengan JIL??? percuma kalian mengaku membela keislaman kalian, kalau tidak sensitif dengan kaum murtad sejenis JIL ini!!! Bukankah masih ada rombongan bahtsul-masail yang jelas2 Islam, bukan JIL yang merekomendasikan tafsir kitab suci ala nasrani kufur!!!! camkan baek2…

    1. Basyir@

      nte ini ngomong apa sih kok gak jelas? JIL yg jadi pengantar buku itu siapa sih? Nte gak lihat ya, Pengantarnya adalah KH Said Agil Siraj (NU) dan Prof Doktor Azyumardi Azra MA (Universitas Islam Negeri Jakarta), mereka bukan JIL. Coba selidiki yg benar biar gak salah omong Nte!!! Kita semua tahu, Mereka berdua adalah orang-orang Ilmiyah dan intelektual kebanggaan Ummat Islam Indonesia.

    2. Ente aneh banget,,emang siapa yg JIL??
      Klo emang yg kasih pengantar emang Ulil Abshar,,itu baru JIL.

      Emang ente tahu darimana klo KH Said Aqil ato Prof Azyumardi itu JIL?? Aneh –“

  21. Wahai salafiyin,tetaplah istiqomah walau fitnah dan celaan baik didunia maya atau didunia nyata terus menerus membombardir,karena kita tahu fitnah dan tuduhan serta hujjah mereka lemah bagai sarang laba laba.

    1. Wahai Salafy Wahabiyyin, segeralah bertobat sebelum terlambat. Hentikan fitnah-fitnah kalian terhadap Islam dan kaum Muslimin. Cepat, cepat, cepat, kalau tidak cepat bisa terlambat akan menyesal di akhirat. Selidiki baik-baik apakah ajaran yg Nte yakini itu kebenaran atau kebohongan, waspadalah waspadalah…!!!!

        1. menganggap mas Baihaqy ahlu bidah, sama saja menganggap sebagian besar muslim ahlu bidah, karena akidah mas Baihaqy dan pemahamannya adalah seperti akidah dan pemahaman mayoritas umat islam.

  22. Kalau memang Sa-Wah itu benar, coba buat buku yang membantah dengan bukti2 yang autentik. Jika mereka hanya bilang “buku itu fitnah, ini fitnah”, sungguh semakin jelas kebobrokan mereka

  23. besuk hari kamis malam jumat yasinan ama tahlilan di rumah kang parjo
    dpt amplop trs bwa berkat double.klo ngk ad amplop ngk usah datang .kebiasaanku jaman dulu kang …ama tmn sekampung .

  24. @mas Baìhaqi, pengikut wahabi memang benar menutup mata terhadap info-info dari luar, walaupun hal tersebut adalah fakta. Saya rasa hal ini terkait dengan doktrin fanatisme yang telah membutakan pikirannya. Karena yg ada di otaknya adalah bahwa merekalah satu-satunya pewaris manhaj salaf, kebenaran hanya satu, diluar kelompok mereka adalah ahli bidah, dsbnya. Yah begitulah, awalnya adalah ujub dan bangga akan amal dan pahamnya sendiri, akhirnya jadi buta. Beginilah akhirnya orang-orang yg memahami agama secara tekstualis dan memandang formalitas agama semata, sedangkan akalnya dibuang jauh-jauh.

  25. Kalau panik, komen sal-wah jd ga fokus pd tema awal. Ngoceh kayak bebek ga jls maknanya. Maklum ga punya HATI YG JERNIH

  26. @anti nu, kebiasaan anda tidak mau datang bila tak ada amplop adalah kebiasaan jelek, pantas saja anda anti nu, lah wong ahlaknya bejat, kalau anda berahlak mulia tentu akan datang tahlilan ada atau tanpa amplop dan makanan. Kalau belum tobat ya jadi begini.

  27. Kelompok yg suka merubah dan memalsukan apalagi melenyapkan kitab-kitab warisan ulama adalah termasuk pembunuh turaats, Abdul Halim Abu Syuqqah, dalam bukunya Naqd al-Aql al muslim, berkata : turaats kita menghadapi 3 kelompok pembunuh, yaitu, 1. Kelompok yg membencinya, yg membunuh turaats itu karena kebenciannya terhadap turaats. 2. Kelompok yg bodoh, yg membunuh turaats itu dgn memperlakukannya tidak layak. Dan 3. Kelompok yg berjiwa lemah, yg membunuh turaats itu karena sedikitnya pemahaman terhadap turaats. Kelompok pertama ada 2 golongan. 1) golongan yg membenci turaats karena pandangannya yg salah terhadap turaats, kelompok ini masih bisa diluruskan. 2) golongan yg membenci turaats karena kedengkiannya terhadap ilmu dan ulama. Kelompok ini tak dapat lagi diperbaiki. … Seharusnya apapun sikap dan penilaian kita terhadap pengarang kitab maupun ajarannya tidak mesti membuat kita tidak adil. Pengkajian terhadap kitab-kitab warisan ulama harus jujur dan terbuka.

  28. Turaats atau khazanah / warisan klasik agama ini diwariskan oleh 4 kelompok besar. 1) kelompok fuqaha (ulama fikih), termasuk kelompok ini adalah imam-imam mazhab dan murid-muridnya. 2) kelompok muhadditsin (para ulama hadist), termasuk kelompok ini adalah pengarang kitab hadist yg enam atau sembilan. 3) kelompok mutakallimin (ulama ilmu kalam), kelompok ini yg paling menonjol dari kalangan ahlussunah adalah para ulama asy ariyah dan maturudiyah. 4) kelompok sufi, yg memberikan perhatian terhadap kehidupan spiritual dan ahlak. …. Mereka semua telah berjasa terhadap islam sesuai kemampuan dan perjuangan mereka. Maka tidak ada seorang muslim pun yg sehat akal dan jiwanya meremehkan dan membuang salah satu daripadanya. maka pengkajian terhadap turaats tentu sangat penting, maka kita sudak ketahui pula bahwa dari dulu upaya-upaya memalsukan dan merubah turaats kita telah ada, maka tiada lain yg melakukannya adalah kelompok ahli bidah.

  29. @Dianth

    Iya mas memang betul itu dan yg paling banyak di otak-atik wahabiyun adalah kitab fiqh, hadists dan kalam. Kalau ada bab yg ga sesuai dengan kaum wahabi pasti diubah/dihilangkan dengan tujuan agar sesuai dengan akidah wahabiyun. Ini kan pelecehan intelektual yg luar biasa. Apa syekh-syekh yg melakukan ini punya malu? Kalau ga punya malu ya sama aja dengan gila. Dakwahnya ga elegan sama sekali, menjijikkan.

  30. wahabi sekarang lebih berkembang di jabodetabek krna selain wahaby ngk fokus dakwah ,sibuk ngurusin organesasi ama partainya.
    klo nggk sibuk ngurusin org lain yng jelas non muslim , nu banyak pengikutnya tp bnyakan ngikut2 ngk tau tu7anya
    kemana..ngk percaya? tanyakan pd rumput yng bergoyang…

    1. Wahabi banyak di jakarta bukan untuk berdakwah, tetapi sibuk untuk mencuci otak orang yg belum paham supaya membid’ahkan dan mensyirikkan amalan maulid, tahlil, tawassul.

  31. Alhamdulillah buku dari Syaikh Idahram ini sangat ilmiah dan menelanjangi kebusukan Wahabi. Saya nantikan buku ketiganya.

  32. Salafy – Wahaby (Sa-Wah) atau al-Salafiyuun al-Cingkrangiyuun…mereka membutakan diri sendiri…mereka bagaikan binatang…bahkan mereka lebih sesat….ulaaika kal-an’aami..bal hum adloll…
    Buktinya: Mrk tidak pernah mau tahu bahwa penggembala-penggembala mereka sesungguhnya telah membuang dan memalsukan isi kitab-kitab ahlusunnah yang tidak sesuai dengan hawa nafsu mereka…

  33. anti nu :
    wahabi sekarang lebih berkembang di jabodetabek krna selain wahaby ngk fokus dakwah ,sibuk ngurusin organesasi ama partainya.
    klo nggk sibuk ngurusin org lain yng jelas non muslim , nu banyak pengikutnya tp bnyakan ngikut2 ngk tau tu7anya
    kemana..ngk percaya? tanyakan pd rumput yng bergoyang…

    Majelis Rasulullah SAW sekarang lebih berkembang di seluruh Indonesia bahkan ke negeri tetangga. Karena dakwah MR jelas mengajarkan keluhuran akhlaq Rasulullah SAW dan membuat simpati orang2 yg kafir menjadi Muslim. Tapi sayangnya, nun jauh di pelosok pinggiran2 Jakarta, aktifis2 RODJA sibuk mencari dan mengumpulkan DALIL untuk mentakfir orang yang sudah memeluk Islam.

    LIHATLAH DENGAN AQAL DAN FIKIRANMU SERTA HATI YANG BERSIH WAHAI SAUDARA2KU AKTIFIS-AKTIFIS RODJA. PERBUATAN MANA YANG LEBIH BANYAK KALIAN PERBUAT….? BERDAKWAH UNTUK KAFIR MENJADI MUSLIM ATAU SEBALIKNYA BERDAKWAH UNTUK MENGKAFIRKAN YANG SUDAH MUSLIM…???

    tambahan lagi >>> penggunaan nama antum (anti nu) semakin mencerminkan sifat KEDENGKIAN DALAM KEBODOHAN…

    1. OH IYA JANGAN LUPA MR YG ADA INI JUGA LOYAL DGN SBY…..G USAH DITUTUPIN DAH SDH JELAS SBY CERAMAH INDONESIA BUKAN NEGARA ISLAM JD INTE MAU NGIKUT SISTEM JAHILIYYAH YA DEMOKRASI PANCASILA……….YG MEMBUANG HUKUM ALLAH DIGANTI DGN UU BUATAN MANUSIA

  34. MUI memang belum mengatakan sesat, bukan tidak. Kalau logika ini anda pakaì, kenapa ya wahabi berani menyesatkan sufi, asy ariyah dan maturidiyah? Ulama-ulama MUI tentu tidak sembarangan menuduh suatu kelompok sesat, seperti ulama wahabi, masalah ahmadiyah juga dikaji dgn mendalam. Sebenarnya sederhana saja, kelompok yg mengatakan akidah mayoritas ulama dan umat islam adalah sesat, tentulah kelompok itu sempalan alias kelompok sesat. Karena nabi telah mengatakan bahwa mayoritas ulama tidak akan sepakat dalam kesesatan. Apalagi masalah akidah.

  35. Sepertinya 2 buku dari Syaikh Idahram sudah membuat temen-temen SAWAH kelimpungan…???
    Mari kita tunggu buku ke-3 Syaikh Idahram…
    Mampukah temen-temen SAWAH bertahan….???
    Masihkah temen-temen SAWAH Berkelit…???
    Semoga buku tersebut membuka pintu gerbang Hidayah bagi kita semua wabil khusus temen-temen SAWAH untuk kembali duduk bersama satu majelis dalam Akidah ASWAJA. Aamiin ya Robbal ‘Aalamiin

    to be continued….

  36. ahmadiyah jelas sesat mui berani berfatwa,ldìi juga sesat fatwa mui .,knpa wahaby ngk disesatkan klo bkn resah ,bkn kerusuhan bkn teroris .artnya mui mengerti dan memahami bahwa yng dituduhkan kpd wahaby tdk benar…
    klo ad bukti yng dipercaya MUI bhwa wahaby sprti itu dr dulu vdah dilarang di indonesia..BUKTINYa AMAn2 SAJA

    1. anti nu@

      Kalau itu sih tidak perlu mikir sampai botak Mas, sebabnya kenapa MUI tidak memvonis sesat Salafy Wahabi adalah karena MUI takut ummat Islam Indonesia dilarang pergi Haji ke Makkah Al Mukarromah dan Ziarah Makam Nabi Saw. Seandainya Induk Wahabi itu bukan penguasa Haromain, pastilah akan sangat mudah menjatuhkan vonisnya. Itulah problemnya, kalau saja pusat Wahabi itu ada di Iraq atau di Inggris/Amerika, tentu Ummat Islam akan lebih mudah semudah memvonis sesat Ahmadiyah. Paham Mas? Semoga yg lain juga bisa paham akan hal ini, agar ke depannya tidak bertanya lagi dg pertanyaan bodoh seperti pertanyaan si @Antinu ini.

        1. justru paling masuk akal. selama mekkah dan madinah dikuasai oleh Wahabi, tentu saja kita berhati-hati dalam menanggapinya. Alhamdulillah walaupun wahabi menguasai secara zhahir, tapi secara ruhani mekkah dan madinah tetap dikuasai oleh ulama Aswaja.

    2. @ anti nu
      wahabi itu gak terang2an menamakan dirinya Wahabi (seperti halnya Ahmadiyah) tapi malah mengaku-ngaku Salafy, mengaku-ngaku ASWAJA tapi palsu yg tujuannya untuk memecah belah Umat Islam dan berkonspirasi dengan yahudi. coba kalo terang2an menamakan WAHABI, mengaku Islam tapi sesat karena bertauhid tiga (trinitas) pastilah gampang membubarkannnya.

      sorri juga ya mas …. ini juga komentarnya orang awam dari desa …. ha3x

    3. MUI bagaikan menghadapi buah simalakama, Kalau Salafy Wahabi divonis sesat akibatnya jama’ah haji indonesia pasti akan distop oleh saudi. Sedangkan kalau dibiarkan terus berkembang menimbulkan kekacauan di tengah kaum Muslimin. Tapi yg diambil MUI sudah benar dg membiarkan kesesatan Salafy Wahabi, biar ummat Islam sendiri yg menghadapinya, ini lebih menguintungkan daripada Ummat Islam nggak bisa pergi Haji. Gemana setuju kan dg MUI?

      He he he…. maaf, ini juga analisa dari wong kampung sarungan cingkrang (bukan celana cingkrang), he he he…..

  37. Wah berad juga mas, klo MUI sampe mefatwakan Wahabi Sesat….
    mengapa??? Klo di itung-itung resikonya terlalu besar???

    coba klo wahabi itu bukan jadi madzhab resmi di ARAB SAUDI, mungkin sudah dari dulu ulama indonesia lantang dan terang-terangan bilang wahabi sesat.

    masalahnya Mekah Medinah wahabi yang megang coi,
    klo ulama indonesia bilang wahabi sesat bisa-bisa orang indonesia dipersulit naik hajinya…..ha2x
    yang ada bisa diperlakukan seperti kebanyakan TKI di Arab Saudi
    ckckckkckkkk….!!!!

    sorry mas ojo panas….iki cuman komentare wong ndeso
    ojo dimasuki hati…he2x

  38. Sesatnya wahabi itu samar2, jd MUI gak brani terang2an memvonis sesat. Tp biarpun samar tp sngt fatal lho.

      1. Ya menurut iman kita lah…. fatal sekali karena menganggap mayoritas muslim sesat dan telah keluar dari jalan sunnah. Padahal mayoritas muslim memegang akidah asyariyah dan maturudiyah / ahlussunah wal jamaah.

  39. Ibarat gedung tinggi, fondasinya retak2. Memang gedungnya mewah dan indah tampaknya. Nah, apa tdk bhy? Ini analisa orang desa Jawa Timur

  40. klo ulama saudi wahaby dan kelakuanya sprt yng p,de sebutkan ,pastinya dunia akan mengecam dan melarang ulama saudi utk menjaga mekah/madinah krna islam bkn punya orng saudi ,klo p de semuanya benar bawa hujjah anda ke saudi ganti ulama saudi dng ULAMA NU atw sejenisnya.klo anda benar
    jngan takut…rubah tradisi arab dng tradisi NU biar rame

    1. @ anti nu
      Mekah/Madinah memang bukan punya orang saudi, tapi dinasti saudi punya yahudi/ amerika karena saudi arabia itu terbentuk atas dukungan inggris dan yahudi juga dinasti saud itu masih keturunan muawiyah yang yahudi.
      Coba kalau berani hancurkan makam Nabi SAW dan kedua sahabatnya di masjid Nabawi kalo wahabi berani sekalian aja hancurkan ka’bah, yg katanya wahabi ziarah kubur syirik.

      1. Innalillah, barang siapa yang menyakiti Rasulnya berarti dia memusi Allah. Apakah anda tidak merasa menyakiti Rasulullah bila ingin menghancurkan makamnya?

      2. Innalillah, barang siapa yang menyakiti Rasulnya berarti dia memusuhi Allah. Apakah anda tidak merasa menyakiti Rasulullah bila ingin menghancurkan makamnya?

  41. anti nu :
    ahmadiyah jelas sesat mui berani berfatwa,ldìi juga sesat fatwa mui .,knpa wahaby ngk disesatkan klo bkn resah ,bkn kerusuhan bkn teroris .artnya mui mengerti dan memahami bahwa yng dituduhkan kpd wahaby tdk benar…
    klo ad bukti yng dipercaya MUI bhwa wahaby sprti itu dr dulu vdah dilarang di indonesia..BUKTINYa AMAn2 SAJA

    eh mas anti panu, nih gw jelasin biar ngarti masalah Fatwa sesat MUI. Entu Ahmadiyah dan LDII jelas sesat karena ude kagak sefaham ame Ahlussunnah wal Jama’ah yg sebenernye dan banyak penyimpangan yg terjadi di tengah2 ummat. Karena mereka berbentuk badan organisasi resmi, makanye MUI lgs berfatwa (secara organisasi) mereka adalah (organisasi) sesat. Nah, kalo Wahabi agak runyem masalahnye. Mo dibubarin, kagak ade oragnisasinye…alias pade pake topeng (ngumpet-ngumpet). Liat aje tuh, dulu pake name Salafi (biar kesannye sesuai ame salafush sholeh). Trus die ngaku juge Ahlussunnah wal Jama’ah, nah yg enni lbh kgk pas lagi AQIDAH nye aje ude beda. Orang awwam juge tau kalo Aswaja yg bener tuh Aqidah Asy’ariyah. Jadi kalo emang GENTLE, bikin dong organisasi pake nama Wahabi, jadi biar gampang MUI ngeluarin fatwa sesatnye…!!!

    Ane bise usulin beberapa name buat organisasi ente :
    1. Wahabi Indonesia Pembaharuan jaya, disingkat WAHAI BAHAYA
    2. Kesatuan Bocah Salafi Wahabi, disingkat KEBO SAWAH

    >>>lanjut bang….

    1. @ anti nu
      nama organisasi ente yg diusulkan Bang Nur, boleh dipake soalnya bagus juga singkatannya dan enak diucapkan.

  42. ziarah kubur ngk syirik tp meminta berkah penghuni kubur yng syirik p’de
    ..gimana tho ,ktya wahaby sesat hrsnya aswaja katanya…
    berani ke mekah dan
    madinah bahwa tata cara ibadah disana sesat jngn cuma di jawa timur menghujat ulama saudi buktikan klo p’de semua benar menurut qur’an dan sunnah.

  43. @anti nu, mengatakan kaum muslimin minta berkah kepada penghuni kubur, musyrik, itu udah basi. Emang loe ndak pernah berharap berkah dari Allah. Pantas aja pikiran kaum wahabi banyak negatifnya dan Ajarannya malah membuat permusuhan n perpecahan sesama muslim, karena ndak ada berkahnya.

    1. UDAH PADE BELAJAR DULU NYANG BENER JANGAN BERDEBAT DI SINI GA ADA MANFAATNYE BUAT KITE ………BELAJAR BELAJAR DAN BELAJAR JANGAN PADA NGOCEH KAGA ADE JUNTRUNGANYE…….BAHAYA BUAT HATI ANTUM SEMUA….YANG JADI MASALAH ITU PENULIS BUKU BERANINYE NGOMONG DI BELAKANG DOANG…..COBA DONG DIALOG LAGI ….BUAT ORANG YG PUNYA SEDIKIT ILMU PASTI BAKALAN KITE TEMUIN KESESAT DARI SANG PENULIS BUKU…MEREKA CUMA PAKE RASA HASAD,DENGKI,AHLUL HAWA…..LIAT AJE MUKA MUKA NYE…..GA BERSINAR…KARENA HATINYE PENUH DENGAN RASA DENGKI. HASAD. GA SUKA KALO SUNNAH BERKEMBANG…..JADI SEBETULNYE CUMA DUA ORANG PENULIS AJE YANG PALING BENAR GELARNYE AJE PROFESOR DR………

      1. mas, yang hasad dengki dsbnya tuh yang suka meributkan dan mempermasalahkan masalah khilafiyah. Masalah muka nggak bersinar tuh ente bisa liat sendiri ulama mana yang mukanya paling serem. Alhamdulillah kebanyakan ulama aswaja dan sufi bila kita memandang wajahnya kita akan ingat Allah.

  44. @anti nu, kami mau aja ke mekah n madinah, elo kok pura-pura ndak tahu kalau wahabi dibeckingi oleh kekerasan, coba eloe ingat-ingat bagaimana demonstran asal iran dihabisi. Ajaran agama kok dikawal dgn kekejaman.

  45. klo pendapat p’de benar hrsnya sampai kemanapun p’de ikuti itu baru jihad melawan kesesatan klo cuma kekerasan ama fitnah udah ngk berani ,kpn islam bsa ditegakkan di muka bumi,klo wahaby udah biasa difitnah ,ditertawain,dilecehkan p’de..sehari hari ,jd ngk kaget biasa aj.

    1. SETUJU…..KITA MINORITAS YANG INSYAALLAH PUNYA AKHLAK MULIA TANPA HARUS PUNYA RASA DENGKI,HASAD,HAWA,KITE SEBETULNYE ORANG NU MAS CUMA NU YANG MANE DULU….HIDUP NU………KITA JUGA PENGIKUT ULAMA……..

      1. Kalau punya akhlak tentulah wahabi tidak memaksakan kehendak dan pemahamannya dan tentu saja mereka tidak memulai perang ini dengan kelompok asyariyah dan maturudiyah serta ahli sufi…. kenyataannya merekalah yang menurutkan nafsu kefanatikannya atas pemahaman agamanya serta menampakkan kedengkian, hasadnya kepada kelompok ulama ahlussunah, bisa kita lihat di situs-situs resmi wahabi, isinya banyak yang menyesatkan-nyesatkan para ulama di luar golongannya.

  46. @p’de nur nggk jelas gimana ?kajian tiap ahad,ad radionya’tv streming,krng jelas gimana …klo sesat dan menyesatkan umat islam membubarkan gampang pk aj kepres,atw yng lainya toh klo ad peraturan dr penerintah ya pastti dituruti wahaby,orng wahaby anti demo ama makar ama penguasa yng sah

  47. @p’de jamal kan p’dé udh tahu 3 tauhid itu yng ktnya bkn wahaby sesat ,jd ngk ush didebatkan .p’de lbh tau jawabanya

    1. tauhid tiga (3) itu persis sama dg TRINITAS KRISTEN. Itu bukan ajaran Islam, tapi ajaran meniru aqidah kristen, inilah yg segera disadar oleh para pengikut Wahabi. Untuk lebih jelasnya silahkan baca di sini, KLIK

  48. Lho, pak de tanya sm nt dan jawb dong. Pertanyaan pak de kan arti dr rububiyah dan uluhiyah itu apa? Tentu aja versi nt dong

  49. klo dijawab ,pasti lngsng dibantah dan saya udh tahu bantahanya pasti yng blng wahaby sesat,suka memalsukan kitab,dan seabrek kesesatan …buat wahaby. di artikel lain udh dijawab ikhwan wahaby jd ngk ush dijwab lag P’de.

    1. @anti nu

      Wah nt sakti dong bisa nebak ane he he he, tp salah tuh. Ane cuman pingin tahu saja jawaban menurut nt. Ane juga ga ada niatan untuk debat kusir sama nt kok dan kalaupun ane tahu jawaban nt itu hanya untuk kajian ilmiyah mas.
      Soal nt tetap meyakini pemahaman nt, ane hormati kok dan sebaliknya.

      So, singkatnya mari kita bandingkan jawaban nt dan pemahaman ane. Gitu aja lho mas…

  50. walah….yg memberikan kata pengantar aja org2 liberal….sudah hal yg lumrah jika org2 liberal memusuhi wahhabi, jadi kesimpulannya barangsiapa yg memusuhi wahhabi yaa itu artinya mereka sama dg org2 liberal tsb….
    tp kalo org yg tdk suka dg wahhabi ini tdk ingin disamakan dg org2 liberal tsb yaa itu artinya mereka hanya berbeda manhaj beragama tp jika dalam urusan memusuhi/memerangi wahhabi, mereka bersatu…..lucu memang….

  51. Yusuf Ibrahim@

    Mas Brahim jangan kebakaran jenggot melulu ntar habis jenggotnya, solusinya gampang banget lho, segera beli bukunya di Gramedia atau Gunung Agung atau Kharisma, lalu baca dan kalau antum menemukan hal yg tidak benar silahkan bantah, oke bos? Eh, belinya jangan di toko buku Wahabi, dijamin tidak ada. Namanya juga Wahabi, mana ada yg berani jualan buku yg mengkritiknya. Begitulah kalau mempertahankan kesesatan, tidak berani terbuka terhadap kritik.

    1. -joyo marto-
      “Mas Brahim jangan kebakaran jenggot melulu ntar habis jenggotnya….”
      ——————————-
      “Hai orang-orang yang beriman, janganlah satu kaum mengolok-olok kaum yang lain. Boleh jadi mereka yang diolok-olok lebih baik daripada mereka yang mengolok-olok….” (Q.S Al-Hujaraat : 11)

      saya mau tanya nih mas joy, syaikh idahram itu siapa ya? maaf aja saya ga mau beli buku kalo penulisnya saja saya sendiri msh belum kenal mengenai kredibilitasnya? saya lebih suka membaca buku dengan penulis yg memang kompeten di bidangnya….

      terima kasih…..

      1. sekedar mengingatkan,

        Allah Subhanahu wata’ala berfirman ;

        “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (Q.S Al-Hujaraat : 6)

          1. he..he..
            ente yg nanya,maka nya baca,,
            nggak usah syeh yg ente sebut dah coba aja cari mbah google,buku ape aja tuh yg telah di….oleh kaum sawah…ntar ade scan kitab nya..

      2. Seorang penulis kalau dia sudah bisa menunjukkan fakta-fakta yg kuat dan tak mungkin digugat/dibantah maka otomatis penulis tersebut sudah memiliki kompeten. Gito lho Mas Brahim. Dan perlu Mas Brahin tahu, jika ada yg coba membantah buku-buku tulisan Syekh Idahram bisa diibaratkan orang tsb meludah ke langit maka akan kena muka sendiri. Hasilnya hanya akan malu-maluin aja.

  52. kalo boleh tau, syaikh idahram itu siapa ya? darimana asalnya, gurunya siapa, pernah belajar dimana, lulusan mana, dan karya-karyanya selama ini untuk dunia Islam itu apa saja?

    termia kasih…

    1. Yusuf Ibrahim@

      Syaikh Idahram tidak lain adalah penulis buku trilogi Salafy Wahabi:

      1- “Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi”

      2- “Mereka Memalsukan Kitab-Kitab Karya Ulama Klasik: Episode Kebohongan Publik Sekte Salafi Wahabi”

      3- “Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi”, buku yg ketega ini baru akan terbit, kita tuinggu ya?

  53. @anti nu, dari jawaban-jawaban nt nampak jelas jalan pemikiran ente dan pemahaman ente. Wahabi ente bilang sudah biasa di fitnah, dilecehkan, ditertawain, bukannya wahabi yg biasanya memfitnah, melecehkan dan mentertawakan pemahaman kelompok lain. Contohnya aja menfitnah dan melecehkan orang yg ziarah kubur, dgn mengatakan musyrik dan kuburiyin, tapi ketika ada yg memberikan fakta tentang pemalsuan kitab dianggap melecehkan dan fitnah pula. Dari perkataan ente yg bilang jihad melawan kesesatan, nampak jelas kalau ente menganggap dakwah ente kepada kami beraroma perang terhadap orang kafir. Hey bos, kami kalaupun berdakwah ke arab saudi tidak akan menganggap wahabi kafir, dan bukan jihad seperti melawan orang kafir bung, tidak perlu kekerasan kan? Kenapa pikiran orang-orang seperti ente selalu berpikiran seperti itu kepada sesama muslim?

  54. @yusuf ibrahim, kalau memang ente mencari Penulis yg kompeten dibidangnya kenapa ente membaca buku-buku wahabi yg tidak kompeten membahas masalah tahlilan, maulid, zikir jamaah dan tawasul? Coba anda baca penulis yg kompeten membahas masalah ini, tentu ente bisa memahami dan penuh toleransi terhadap mereka yg mengamalkannya.

    1. -dianth-

      jawabannya hanya berputar-putar mas, pertanyaan saya hanya siapa syaikh idahram? bagaimana riwayat keilmuannya? karya-karya apa saja yg sudah ia berikan utk umat selama ini sebelumnya?

      1. Yusuf Ibrahim@

        Ente ngotot amat Mas Brahim, punya rencana untuk menmbunuhnya ya?

        Kita semua tahu bahwa di antara pengikut Wahabi itu ada yg amat sangat ekstreem dan fatalis sampai menghalalkan darah sesama muslim. Tentu anda mudeng dg jawaban saya ini kalau memang nte cerdas Mas Brahim.

        1. -joymarto-

          “Ente ngotot amat Mas Brahim, punya rencana untuk menmbunuhnya ya?….”
          ——————
          “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa….” (Q.S Al-Hujaraat : 12)

          Semoga Allah Subhanahu wata’ala melindungi saya dari segala macam purba-sangka…..Aminn

          1. Mas Brahim, syukurlah kalau begitu, artinya antum masih ada kenungkinan menemukan kebenaran, terus berjuang Mas, carilah kebenaran dg merenungkan ap-apa yg baru antum dapatkan dalam diskusi, insyaallah dapat Hidayah-NYA, amin….

          2. MUDAH2MUDAHAN MAS JOMARTO JUGA DAPET HIDAYAH JUGE YEH….ANE DOAIN NT IKUT YANG KATA NT SEKTE WAHABI…….INSYAALLAH…..JAUHKAN DIRI DARI SIFAT HASAD YA MAS…ISTIGFAR AJE…..

          3. Mudah-mudahan semua kembali ke dalam akidah yang benar, yang disepakati namanya Ahlussunah wal jamaah.

      2. @yusuf Ibrahim, Syeikh Idahram bisa jadi adalah nama samaran, adapun riwayat keilmuannya tentu saja juga tidak diperlihatkannya, tinggal kita lihat saja pembahasannya, kalau kita sudah membaca dan memahami tulisannya tentu kita bisa menilai tingkat keilmuan beliau, masalah karya-karyanya kita tunggu saja selanjutnya, kan Syekh Idahram baru muncul.

        1. Nah, Mas Dianth tuh cerdas banget, Nama samaran itulah maksud saya Mas….

          Kalau mau tahu tingkat keilmuanya, ya harus baca dulu bukunya baru bisa menilai.

          Yang sudah pasti, jelas hebatlah beliau itu….

        2. -dianth-

          “syeikh Idahram bisa jadi adalah nama samaran, adapun riwayat keilmuannya tentu saja juga tidak diperlihatkannya….”
          ——————————–
          tidak bisa diterima oleh nalar mas, kalo nalar kita masih bersih, tentu kita tidak akan mudah percaya begitu saja dengan org yg tidak dikenal….

          jgn sampai kita memiliki kaidah ; “selama isinya menghujat ‘wahhabi’, walaupun itu keluar dari mulut-mulut org liberal, org tdk dikenal, orientalis, zindiq, tdk hapal Qur’an, maka itulah kebenaran.”

          1. Mas Brahim, syekh Idahram itu mengemukakan fakta full scan isi kitab antara yg dipalsukandg yg asli, terus antum sebut dia menghujat Wahabi, itu bagamana penjelasannya Mas Brahim? Bukankah seharusnya antum berterimakasih karena dikasih tahu tentang ketidak-benaran itu? Bagaimana antum ini Mas, heran banget saya pada Mas Brahim ini.

  55. Kanggo mas usuf brahim sama konco2nya mendingan ente baca dulu bukunya. Didlmnya kan ada bukti2 otentik tuh kitab2 ulama apa aja ama dibagian mana yg dipalsukannya. Nah klo ente pd masih blum puas tinggal buktiin langsung dah cari rujukan kitab2nya ntu. Smoga ente lebih terbuka kalo emang berjiwa tolibiin. okeh…

  56. BUAT ALL PENGUNJUNG UMMATI

    DI JAMAN YANG SERBA RUWET DAN SERBA KONSUMTIF/HEDONIS SERTA PECINTA DUNIA INI, AYO DAN MARILAH KITA DEKATI DAN PEGANGI ULAMA-ULAMA YANG MEMPUNYAI SANAD KEILMUAN SAMPAI ROSULALLAH.

  57. betul akh yusuf ,seorang penulis hrsnya ad biografinya yng jelas..klo ngk ad gimana bukunya mau di bacå yng ngarang aj ngk jelas .,-.@dianth wahaby orang yng taat ama pemerintah dan anti makar /kekerasan
    apalagi sesama muslim ,p’de smuanya yng demo,bkn rusuh,yng membunuh aparat satpol pp org mana?

    1. kalo penerbit yang memotong / membuang / mengedit karya ulama, tanpa penjelasan dll, namanya apa ya?? Bukannya itu namanya memfitnah ulama? Dan menyesatkan pembaca / kaum muslimin, karena isinya pastilah sudah berbeda dengan kitab aslinya ??

      masalah buku di atas, ente aja belum baca isinya kan ???….
      masalah pengarang ga jelas, ente bisa tanya / korespondensi aja langsung dengan yang memberi pengantar, apa bener beliau Bpk. Said Agil dan Bpk. Azyumardi benar-benar memberi pengantar pada buku tersebut? Beliau kan orang “ngetop”. Pasti gampang bertanya lewat email, facebook atau hotlinenya barangkali…..

    2. anti Nu, wahabi itu mengajarkan taat ama pemerintah setelah mereka memberontak dan menggulingkan pemimpin syah atas Haramain, setelah mereka berkuasa maka mereka katakan haram hukumnya membuat makar kepada pemerintah….. lihai juga ya… kalau sesama muslim sih sepertinya mereka pandai melihat situasi, kalau mereka berkuasa kekerasan fisik sudah dimulai kok dari awal kekuasaanya, kalau belum berkuasa, mereka melakukan teror, baik menjadi teroris bom maupun ‘teroris tafkiri’, yang gemar menteror melaui buletin, majalah, situs-situs internet dsb yang isinya menghujat, membidahkan, menyesatkan, mengaramkan amalan-amalan (masalah khilafiyah) kelompok lain yang berbeda paham dengan alasan dakwah salaf.
      “yng demo,bkn rusuh,yng membunuh aparat satpol pp org mana”? kalau itu sih urusan lain mas, hal itu terjadi karena adanya pembelaan diri dan adanya penyusup-penyusup yang melampiaskan dendamnya kepada aparat, ini masalah konflik massa dengan pemerintah. Berbeda dengan kelompok yang membunuh manusia dengan alasan tauhid dan dakwah agama.

  58. @abu jamal ane hormati kyknan antm ,walaupun berbeda manhaj tp antum menghormati,itu yng ilmiah tdk menggunakan kata2 kasar atw memprovokasi yng lainya,ana tdk mempermasalahkan cara ibadah selain ana tp klo ana berbeda jngn di masalahkan juga..

    1. @anti nu
      Sapa juga yg mempermasalahkan amaliyah ente??
      Ente g ikut Mauludan,,emg ada yg gugat ente??
      Ente g ikut dzikir & tahlilan,,emg ada yg ngatain ente sesat??
      Ente g ikut ziarah kubur,,emg ada yg kafir-kafirin ente & ngatain ente musyrik??

      Sadar diri,,ente bikin nama pun g ngaca. anti nu,,ngapain ente anti ama NU??
      Apa ente pernah dikatain sesat,,dikatain musyrik,,dikatain kafir ama orang NU??

      Ngaca dulu,,siapa yg suka kafir-kafirin orang masalah ibadah?? Ente & antek Wahabiyyun,,ato Aswaja??

      1. Sudah jelas si anti nu itu antek wahabi, jongosnya dinasti saud, kaki tangannya yahudi yang dapat dana dari petro realnya saudi arabia untk menafkahi hidupnya.

        1. iya mbah abu jamal, jangan pake bahasa kasar dan provokatif..
          eh mbah, kalo nama ‘anti nu’ itu provokatif gak ya mbah??????????????

          salam kanal dari santri yg terpengaruh wahabi, tp insyaalloh sedang menuju tobat.

  59. nah lo…
    PERTANYAAN YANG SANGAT..SANGATT.. SANGATTTTTTT SULIIITTTTTTTTT SEKALI BAGI AHLUL AHWA UNTUK MENJAWAB PERTANYAAN YG SANGAT GAMPANG BAGI ORANG2 YANG JUJUR, ILMIAH, ADIL, BERILMU, AMANAH.. TAPI SAYANGNYA TIDAK BISA DIJAWAB BAGI ORANG YANG SEBALIKNYA.
    WALLAHUALAM

    1. @abu jufri:
      Sangat sulit?? Yg menyulitkan itu ente ato kami??
      Disuruh beli bukunya dan kaji isinya aja kebanyakan tanya,,kebanyakan alasan.

      Ente Wahabiyyun itu sama kayak Bani Israil. Disuruh cari sapi betina,,tanya warnanya. Diberi tahu warnanya,,tanya jenisnya. Diberi tahu jenisnya,,tanya lainnya. Tanya,,tanya,,tanya aja.
      G beda ama Bani Israil,,takut ketahuan belangnya,,eh kebanyakan tanya.

      Baca bukunya,,klo emang ada yg salah menurut ente,,diskusiin disini,,jangan cuma tanya aja.

  60. @anti nu & Yusuf Ibrahim:
    Buku ini bukan buku akidah bro,,hanya buku kritik
    Klo memang ente dan seluruh antek Wahabiyyun mau ngebantah,,beli bukunya,,kaji isinya,,trus bantah isinya.

    Seperti bukunya Mahrus Ali yg katanya ‘menggugat’ amaliyah syirik,,tim LBM NU pun g sombong buat beli bukunya,,dikaji isinya,,trus membuat bantahan terhadap si Mahrus Ali yg konyol itu.

    Klo emang ente mau ngebantah,,g usah sombong beli bukunya. Ntar ente buktiin dengan kitab asli yg dirujuk,,bener g apa yg dikritik.

    Masalah buku kritikan ente n Wahabiyyun nuntut pengetahuan penulisnya,,sanad keilmuannya,,dan lain sebagainya.
    Giliran masalah akidah,,ente taklid buta ama si Albani n Muhammad ibn Abdul Wahhab. Kenapa ente g selidiki,,siapa itu MiAW?? punya sanad g ke Rasulullah??
    Apalagi Albani,,sukanya kafir-kafirin orang sampe Imam Bukhari dikafir-kafirin,,eh ente taklid ama dia,,padahal Albani itu udah g kompeten,,g punya sanad keilmuan pula.

    Sadar oy,,ente salah ngomong pgn tahu sanad ilmu pd buku kritikan,,baca dulu baru komentar
    Cari tuh sanad ilmu si Albani yg ente taklid,,ada sanad g??

    1. -mambaul-

      “Seperti bukunya Mahrus Ali yg katanya ‘menggugat’ amaliyah syirik,,tim LBM NU pun g sombong buat beli bukunya,,dikaji isinya,,trus membuat bantahan terhadap si Mahrus Ali yg konyol itu….”
      ———————————-
      sayangnya buku LBM NU tsb sudah dibantah habis oleh Mahrus Ali di bukunya yg berjudul ” Sesat tanpa sadar……”, dan sampai detik ini pun belum ada buku bantahan thd karya Mahrus Ali tsb….

      “Sadar oy,,ente salah ngomong pgn tahu sanad ilmu pd buku kritikan,,baca dulu baru komentar
      Cari tuh sanad ilmu si Albani yg ente taklid,,ada sanad g??”
      ———————————————
      justru saya ini sedang menggunakan kaidah org2 seperti sampeyan mas, saya justru sedang menggunakan ‘senjata’ yg biasa kalian pakai utk ‘menyerang’ org2 wahhabi, makannya itu saya ingin tanya, syaikh idahram itu siapa? bagaimana latar belakang keilmuannya? pernah belajar dmna? kalo perlu saya meminjam ‘pertanyaan’ kalian, syaikh idahram itu punya sanad sampai Rasulullah atau tidak?

      jgn sampai org2 wahhabi yg tdk punya sanad sampai ke Rasulullah selalu di’serang’, tp org yg tdk dikenal sanad keilmuannya, jgnkan sanad keilmuan, identitasnya saja tdk dikenal, justru dibela dan dipakai kata-katanya…..entah logika apa yg dipakai..

      renungkanlah wahai orang-orang yg memiliki hati dan akal….!

      1. Yusuf Ibrahim@

        Sayangnya Mahrus Ali CS sampai hari ini tidak berani dialog langsung secara terbuka dg LBM NU Jember, dan saya jamin sampai kiyamat pun dia tak akan berani, sebab ilmunya hanya kelihatan seolah unggul secara monolog, tapi kalau secara dialog pasti keok, itulah ilmu Wahabi sudah terbukti di mana-mana di seluruh dunia.

        Maksudnya Whabi itu kelihatan hebat kalau ngomong sendirian, tapi begitu masuk sesi dialog pasti kedodoran. Lihat dialog Buya Yahya dg Wahabi Cirebon, lihat dialog LBM NU Jember dg Wakil Wahabi amat sangat kedodoran yg terjebak bikin istilah MU’min Musyrik, Mu’min kok musyrik itu ilmu apa, Brahim?

        1. -abu syamil-

          anggaplah Mahrus Ali pengecut (tidak berani) dialog secara terbuka, lantas bagaimana dg ‘syaikh idahram’ yg menyembunyikan identitasnya?

          kalaulah Mahrus Ali dikatakan pengecut, kenapa ‘syaikh idahram’ tidak anda katakan pengecut?
          ini suatu ketidak adilan….

          “Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa….” (Q.S Al-Maidah : 8)

          kalaulah cara dialog dianggap ‘tidak mempan’, yaa LBM NU tentunya tidak kehilangan akal bukan? kenapa mereka tidak terbitkan saja buku bantahan thd karya2-nya Mahrus Ali jika memang merasa sulit mengajak dialog dg Mahrus Ali? bukankah itu jauh lebih elegan dan ilmiah, drpd skedar dialog yg dikhawatirkan mengarah ke debat kusir tidak terarah seperti disini…

          sekedar mengingatkan, buku2nya Mahrus Ali dkk itu krng lbh ada 10 buku, tp bantahanya sendiri hanya baru ada 1 sejauh sepengetahuan saya dan itu pun sudah dibantah pula oleh Mahrus Ali dg bukunya…

          dan saya tidak ingin berlarut-larut tentng masalah ini (ttg Mahrus Ali)

          1. Sejauh yg saya tahu kenapa LBM NU Tidak bikin buku lainnya untuk membantah Mahrus Ali, karena buku-buku Mahrus Ali membicarakan hal yg sama atau muter-muter perso’alan isu-isu bid’ah, musyrik dll hal-hal yg disukai konsumen Wahabi.

            Saya tidak anggap Mahrus Ali pengecut, di situ yg saya maksud adalah rupanya Mahrus Ali tahudiri bahwa dirinya tidak memiliki kapasitas yg memadai untuk menandingi LBM NU Jember.

            Saya berani jamin Mahrus Ali tidak akan punya keberanian dialog langsung secara terbuka dan itu ciri-ciri penganut ajaran sesat menyesatkan. Kapasitas Mahrus Ali tidak memadai, saya aja bisa KO dia, sangat mudah sekali meng KO Wahabi jika dialog langsung, salah satu sebabnya mereka suka bikin pernyataan kontradiksi tanpa sadar, yg ini menunjukkan ilmunya tidak memiliki dasar yg kokoh sehingga menimbulkan kontradiksi.

  61. @Mambaul Ilmi Zulfitri, betul juga ya!! Itu kan buku kritik, bukan akidah. Tinggal dibantah aza kalau memang ada yang ga benar. Pasti bisa ditelusuri penulisnya dan bisa dituntut kalau memang memfitnah. Tapi kalo memang mengenai akidah yang merupakan pokok ajaran Islam, kita memang perlu mengetahui sanad yang menulisnya. Maaf itu pendapat awam saya yang masih belajar dan hanya menyimak.

    1. Mambaul Ilmi Zulfitri n Bima AsSyafi’i@

      Ane setuju dg antum berdua, ahsantum. Begini kalau menurut yg yg ane tangkap dari ekspresi Yusuf @Ibrahim n anti nu@, mereka merasa dapat titik serang sehingga ngotot, he he he…. Selama ini mereka gak mampu menandingi hujjah anak-anak ASWAJA, jadi begitu merasa punya titik serang yg menurut mereka strategis, langsung deh “bombardir” dari titik sudut serangan tsb. Itulah konyolnya anak-anak wahabi, nalarnya cupet.

      1. Bersemangat sekali pak Joyo ini….

        Mudah-mudahan bersemangat juga untuk:
        #.Menjadikan Alloh sebagai tempat bergantung, tempat meminta,tempat bersandar.MEMURNIKAN do’a hanya pada Alloh Subhanahu wata’ala, bukan kepada Malaikat,Nabi,Wali APALAGI DUKUN..WAl’iyadu billah
        #.Menjadikan Rosululloh yang kita cintai sebagai suri tauladan, baik perkataan maupun perbuatan.Bukan ADAT ato NENEK MOYANG sebagai Suri tauladannya..

        Ya Alloh berikan kepada kami semua Hidayahmu…

        1. Mayoritas muslim termasuk sufi enjadikan Alloh sebagai tempat bergantung, tempat meminta,tempat bersandar.MEMURNIKAN do’a hanya pada Alloh Subhanahu wata’ala, bukan kepada Malaikat,Nabi,Wali APALAGI DUKUN..WAl’iyadu billah
          Menjadikan Rosululloh yang kita cintai sebagai suri tauladan, baik perkataan maupun perbuatan. Adat dan Nenek moyang bisa dijadikan teladan bila sesuai dengan nilai-nilai agama, kenapa tidak?

        2. Assalammualaikum wr wb.

          Mudah2 Allah slalu merahmati kita smua, meneguhkan iman kita dan mbimbing kita semua ke jalan yg di ridhai-Nya…Amin.
          Hal Rosul sbagi uswatun hasanah, akhir2 ini jarang kami temui secaa nyata dlm hal pergaulan sesama muslim dan muslim ke nonmuslim.
          #Dulu…Tatkala ada org baduy kencing didlm Masjid dan Sahabat akan memarahinya, Rosul mencegah sahabat yg akan mmarahinya.
          #Rosul sangat peduli dg tetangga dan org fakir-miskin-yatim-piatu…tetapi skrg antar tetangga muslim aja enggan silaturrahim…bahkan tdk bertegur sapa…bahkan tetangga mati kelaparan juga ga peduli…kita ribut BERANTEM.
          #Dulu…Rosul sangat mudah/cepat bersedekah mbantu yg kekurangan, bahkan ada yg bilang Rosul bagaikan angin dlm bersedekah/mbantu org fakir dsb…namun apa yg dilakukan kaum MUSLIMIN sekarang…pada BERANTEM.
          #Dulu Rosul berwasiat agar menghormati ke-2 ortunya dan org tua lain…namun anak muda sekarang gampang sekali menhujat dan meng-kafirkan-nya…

          Wahai …. Kaum yg ngaku Muslimin dan Muslimat…mari kita Jadikan Rosul sbagi contoh/uswah secara keseluruhan (JANGAN SBAGIAN SAJA)…dalam sgala hal. Moga Ampunan dan Lautan Rahmah Allah atas kita smua ..slaluslalu…Amin

  62. All salafy wahabi…. Nt semua punya penilaian negatif pada Kang Said, monggo saja. Tp ane jg punya info dan data sangat shahih ttng beliau yg jauh dr pemahaman kalian semua. Dan maaf ane tdk berhak utk tulis disini.

  63. Buku tersebut terbnyata luar biasa, dijamin orang-orang Wahabi tidak bakal sanggup membantahnya. Sebabnya adalah buku tsb disertai full scan kitab yg disoroti sebagai kitab palsu bikinan wahabi. Wahabi itu para penipu tapi merasa benar, itulah konyolnya orang-orang wahabi.

    1. Betul Mas Joyo, kalau sudah ditunjukkan bukti-buktinya, tinggal dicek aja, nah disitu baru wahabi komentar, benar ndak isi buku, kalau benar, rujuk aja deh kepamahaman Ahlussunah. Salam buat Mas Joyo

      1. Mas Joyo dam Mas/mbak Dianth,

        Semoga Allah merahmati antum berdua

        Buku tersebut lemah seperti lemahnya sarang laba-laba, kalau antum pernah duduk di majelis2 taklimnya salaf tentunya buku itu sudah terbantahkan, bagaimana pendapat mengenai imam mahzab,Khawarij,syah dll bagaimana kami mencintai ulama2 mahzab mengambil kebaikan dari mereka tetapi tidak taklid buta(fanatik)
        Pernahkah antum hadiri kajian-kajian salaf…?
        Ana juga dari jawa timur keluarga ana kental dengan tradisi2 NU ( yang tercampur bid’ah ) tapi setelah ana ikuti kajian2 salaf maka menjadi jelaslah mana jalan yang lurus dan mana yang bengkok.

        1. Abu nurul@

          Kajian Salaf atau kajian Salafy? Beda lho antara Salaf dan Salafy, awas jangan tertipu, oke?

          Kalau SALAF tidak ada kaitan dengan Wahabi, tapi kalau SALAFY itu Wahabi itu sendiri.

  64. ini salah satu contoh dari sekian banyak kedustaan sobat karib kalian yah (SufiGaktobat2.wordpres) dalam kajian “ilmiah” nya. baca yah
    tuh ada scannernya juga mungkin ntar ampir sama ama si “pengarang” fitnah buku tersebut jadi yah hati2 aja cermati, telitilah dan fahamilah jgn ta’asub buta, kalo mau cari jalan kebenaran itu musti adil, amanah, ilmiah, TIDAK FANATIK BUTA akhi…
    BARAKALLAHUFIK…

  65. p’de zul lha wong coment dr aswaja yng ngomog wahaby sesat..it dr mana hayo.?apkh p,de tau ae antek yahudi klo benar ngk masalah..tp klo ndak benar ?tanyain syaikh idahram ulama besar aswaja

    1. ente bilang syaikh idahram ulama besar aswaja? jangan ghuluw dan mengkultuskan gitu dong…. he.. he… besar mana sama Syaikh Al-bani dan ulama wahabi yang punya penerbitan yang tukang potong / edit karya ulama??

    2. @anti nu:
      Kenapa dibilang sesat??

      Karena Wahabi itu tidak mengakui bid’ah hasanah,,maka semua yang melakukan bid’ah hasanah dikafir-kafirkan
      Karena Wahabiyyun menyuarakan anti-Madzhab dan anti-Taqlid,,padahal mereka sendiri taqlid buta sama MiAW dan si Albani
      Karena Wahabi mengatakan amaliyah selain golongannya itu bid’ah,,tapi anehnya Wahabiyyun sendiri membuat-buat ajaran mendasar yg tidak ada dalilnya,,yaitu Tauhid 3

      Ditambah,,Wahabiyyun mengatakan kafir pada orang yg men-ta’wil ayat-ayat mutasyabihaat,,tapi mereka mengartikan secara dzahir Al-Qur’an,,sehingga mereka percaya Allah itu bertempat,,Allah itu punya wajah dan tangan,,Allah itu duduk di atas Arsy,,dll

      Kenapa dibilang antek Yahudi??
      Karena Wahabiyyun suka memecah belah umat Islam dengan menghembuskan kata-kata BID’AH,,SESAT,,SYIRIK,,KHURAFAT pada amaliyah yang dilakukan ummat Islam.

  66. klo wahabi sesat p’de..polda metro jaya ndak akn ngasih ijin kajian di masjid polda metro jaya artinya..aswaja tau lah jawabanya.

    1. Oh,,jadi yg kemaren meledak di salah satu markas polisi itu Wahabi ya??
      Terima kasih sudah menguak siapa yg keluar-masuk markas polisi dan leluasa ngebom-ngebom disana.

      Toh bagi kalian halal darahnya,,bukankah diluar paham Wahabi emang dinilai kafir y,,betul??
      Makanya pas shalat Jum’at meledakkan diri,,mungkin pelakunya itu marah soalnya ada adzan 2x waktu Jum’atan,,lihat tasbih di masjid tsb,,dan lihat jamaahnya pada angkat tangan dan usap muka setelah berdo’a.
      Semua itu BID’AH,,SYIRIK,,KHURAFAT!! Makanya di-bom..

      Na’udzubillah.

    2. Anti panu comment loe gak mutu banget sih, masa comment kock gitu gitu aja, bosen aq bacanya, comment loe seperti anak SD aja, maaf ya sebelumnya.

  67. Anti nu@Dan para salafiyin, segera tinggalkan situs bejat ini,mereka telah memfitnah para ulama ahlussunnah.biar mereka koar2 sendiri menurut hawa nafsunya.kalo dibantah tambah runyam.mending masuk ke alamat ini(moslemsunnah.wordpress.com)

    1. Permisi mas, jangan sembarangan ngomong dikit-dikit hawa nafsu. Apa nt sudah benar-benar bisa menguasai hawa nafsu nt sendiri? Sing sabar yo mas………

    2. @ Salafiyin
      siapa yang ente bilang ulama Ahlusunnah, apakah Albani, ibnu wahab, ibnu tai miyah, bin baz, ibnu qoyyim jaujiyah. itumah bukan ulama ahlusunnah tapi ulama wahabiyah takfiriyah.

  68. seru juga dialognya
    mas antinu sepertinya harus tiarap karena di bombardir all aswaja dengan 2 senjata yang didatangkan dari Syaikh Idahram….he he he

    sepertinya udah berat bagi all wahabi untuk balik counter attack kepada all aswaja 2 senjata dari Syaikh Idahram membuat all wahabi harus nyari tempat aman atau bahasa kerennya ngeless gtu….

    kira-kira all wahabi mampu ga menahan 2 senjata dari syaikh Idahram….
    atau jangan-jangan all wahabi akan terkubur dengan senjata ke-3 syaikh Idahram yang sebentar lagi akan didatangkan all aswaja…..

    simak kisah selanjutnya…

    to be continued…!!!

    jangan panas ya baca tulisan saya…
    monggo dinikmati saja dengan senang hati

  69. p’de zul wahaby anti demo,aplg ngebom haram buat wahaby ,
    yng ngebom kmrn
    aj suka demo anarkis, bukan sifat
    wahaby sprt p’de zul sebutkan

  70. baru 3 buku p’de ulil
    1 kontainer pun ngk akan merubah manhaj ae,wahaby tdk pernah mengkultuskan seseorang walaupun dia ulama ,sbtan trsbt untk menghormati syaikh idarham aj nggk lebih..yng srng mengkultuskan ulama dari kalangan yng ngk senang am wahaby..gtu p’de

  71. Kalo orang-orang SAWAH bilang “Syaih Idahram itu siapa? Siapa gurunya?”, saya balik tanya ke ente hai orang-orangan SAWAH “Siapa sih al-albani itu? siapa gurunya? kuk tiba-tiba jadi ahli hadits dadakan? Kok berani-beraninya mendhoifkan hadits-hadits riwayat al-imam Bukhari rahimahullaah ya? Padahal sejak zaman dahulu ngga ada tuh satu pun ulama’ ahlussunnah wal jama’ah yang mendhoifkan hadits-hadits riwayat al-Bukhari di dalam kitabnya Jamii’ ash-shohiih al-Bukhari?????”

    1. ‘Ajam Kampung@

      Ada yg bilang gurunya Albani adalah Syetan, sebab menurut para Ulama belajar agama itu harus dg guru, kalau gak punya guru berarti gurunya syetan nah,,, Albani belajar agama (Ilmu Hadits) secara otodidak, makanya dia disesatkan oleh gurunya (Yaitu Syetan).

      1. @Abu Syamil,

        Apakah antum prnah membaca biografinya Syaikh kami Al Bani..?? sehingga antum berani mengatakan gurunya syetan..??? semoga Allah mengampuni antum, kalau tidak benar betapa kejinya antum memfitnah sedemikian rupa.

  72. bukan mengkultuskan mas antinu? tapi sangat mencintai dan ta’dzim ma ulama he.. he.. he..sehingga all aswaja ga berani memalsukan, mentahrif, membajak amanah ilmiah para ulama salafus salih…..

    dan begitulah akhlak seharusnya seorang ulama, intelektual, dan para cendikia…

    bagaimana mas antinu…??? tetap tidak bergoyah hati anda untuk mencoba mencari sisi kebenaran laen yang sudah didepan mata????

    hayoo….tunggu apa lagi
    coba dibaca buku Syaikh Idahram, kemudian ricek kebenaran isinya, terutama bukti-bukti scanner kitab asli ama palsu kemudian bandingkan…..dan rujuk dengan kitab aslinya…
    dan berikan penilaian dengan kejujuran,netral,obyektif
    tanpa ada nafsu dan keegoisan???

    mudah-mudahan ada pencerahan???

    Salam ukhuwah bwt mas antinu dari saya.

    (mas naulil)

  73. Baihaqi
    Kalau itu sih tidak perlu mikir sampai botak Mas, sebabnya kenapa MUI tidak memvonis sesat Salafy Wahabi adalah karena MUI takut ummat Islam Indonesia dilarang pergi Haji ke Makkah Al Mukarromah dan Ziarah Makam Nabi Saw. Seandainya Induk Wahabi itu bukan penguasa Haromain, pastilah akan sangat mudah menjatuhkan vonisnya. Itulah problemnya, kalau saja pusat Wahabi itu ada di Iraq atau di Inggris/Amerika, tentu Ummat Islam akan lebih mudah semudah memvonis sesat Ahmadiyah. Paham Mas? Semoga yg lain juga bisa paham akan hal ini, agar ke depannya tidak bertanya lagi dg pertanyaan bodoh…….
    =========
    Sebentar akhi ana mau tanya, ilmu antum neh dapet belajar dari mana? kok bisa langsung tau bahwa tindakan MUI adalah mirip “taqiyyahnya” dalam syiah. antum belajar ama habib mana??apa dengan pak mundzir ini…? apakah sama pola pikir beliau sama dengan anda???
    jika antum mengklaim perkataan MUI sebgaimana ucapan yang mungkin antum sudah ke derajat “kasyaf” “ma’rifat” yg mengetahui isi hati seseorang atupun suatu golongan dengan kasyaf tadi… kalo emang ini alaasannya ana g banyak koment dan ana hanya maklum atas argumen2 yang disebutkan tadi.
    TAPI BERANIKAH ANTUM SECARA JANTAN/LAKI-LAKI (BUKAN BENCONG KALENG) PERGI KE MUI SANA DAN TUNJUKAN DIRIMU BAHWA MUI HANYA TAQIYAH AJA DAN ANTUM SEBAGAI JAMINAN BAGI MUI. DAN KATAKAN PADA MUI DISANA RUBAH STATEMEN FATWA YANG PAHIT DI BACA DAN DIDENGAR OLEH MUSUH2 TAUHID. BERANIIIIIIIIIII??? JGN2 MIRIP ABUSALAFY,ABU SYAFIQ, SECONDPRINCE,IBNU JAKFARI, DAN YANG TIDAK KETINGGALAN UMMATI.W.
    barakallahufik..

  74. Kanggo semuanya, insya Allah bagi yang udah membaca buku ini semakin menambah pencerahan. Kecuali bagi orang2 yang memang hatinya tertutup dari pencerahan.

  75. ustdz2 wahaby akan membedah buku syaikh idahram..dan akn membantah syubhat2 beliau. @syamil antum tau bapaknya syaikh Albani ngk ?klo menuduh mbok yao jngan sembarangan ..p’de syamil ktnya aswaja koq tulisanya ky gitu..

    1. Bedah bukunya jangan di kalangan internal doang. Kalo dah fanatik buta ma wahabi dicekokin argumen yg ga bener ya manggut-manggut doang. Undang juga ulama-ulama ASWAJA yg kompeten. Atau bikin pengumuman di website2 ASWAJA tentang tempat tanggal dilakukan bedah bukunya supaya bisa dihadiri oleh semua kalangan.

  76. sekedar informasi bagi yang membanggakan professor tsbut…

    di copy n trus paste kan aja di http-nya karena semua link udah di blok ama admintnya.

  77. wah kata pengantar buku tsbut rupanya dari J.I.L dan PRO SYIAH…. wajar ajalah buku tsbut laris karena pengarang buku tsbut masih khayalan (emang sufi suka ngayal) kayak mahdinya syiah.
    seperti biasa yang dilakukan para muqollidiyunn selamatan tumpengan berkata : MANA SANAD GURU TERSEBUT TIDAK ADA SANAD BERARTI GURUNYA SETANNN..!!! SYAIK IDAHRAM TIDAK BERSANAD BERARTI GURUNYA .. . . . .. BORO2 NANYA SANAD TAMPANG MUKENYA AJE KAGAK AADA YANG TAU TUH ORANG…. JANGAN-JANGAN DIA……..

    1. Ini lagi komentar tentang yg ngasih pengantarlah, penulisnya ga kompetenlah. Bisanya muter-muter doang!!! Liat baek2 isinya jangan sampulnya!!! Dasar Pengecut

  78. Abu jupri. Klu ga paham ilmu tasawuf mending diem aja. Toh nt semua kan anti sufi, jd otak nt isinya kotor mulu soale data yg msk jg dah kotor

  79. p’de saepul kan udh bca,tolong biografinya syaikh idarham ditulis dikit aj ngk ush bnyak.2
    biar wahaby tau.,sanadnya beliau

  80. @Yusuf Ibrahim
    Y bisa dilihat buku”nya si Mahrus yg konon ada 10 buah,,ente sudah punya semua belum? Lihat apa isinya,,paling juga sama aja. Hujjah”nya yg dpake si Mahrus itu sama,,tak ada beda. Pembahasannya pun sama.
    Lagian LBM NU itu g bodoh,,ngabisin uang buat nerbitin buku yang akibatnya debat kusir. Klo emang si Mahrus itu ‘jantan’,,seharusnya berani datang dialog terbuka. Jangan beraninya cuma koar-koar mulu ampe 10 buku,,tapi intinya sama semua.
    Biar ampe berbusa g bakal menang si Mahrus klo dia mau datang 1x aja k dialog terbuka.

    Klo saya sih malu,,nerbitin 10 buku tapi intinya sama,,dan semuanya menghujat. Itukah moral Ulama’ yg konon ‘Mantan Kiai’,,NU pula??

    Saya kira,,bukti klo Albani dan konco”nya memalsukan kitab itu bukan omong kosong. Saya kira UMMATI sudah memposting video bedah buku Albani yg mengedit buku Imam Bukhari. Dan bedah buku itu diteliti oleh lebih dari 10 Ulama’ yg hadir saat itu.

    Lagi-lagi tanya sebelum membaca. Ini buku kritik,,bukan buku akidah,,ente paham g?
    Saya beli buku Mahrus Ali itu g peduli dia punya sanad g,,karena saya ingin tahu apa betul dia membawa-bawa nama NU dengan menghujatnya.
    G perlu ente yakini buta buku ini. Klo emang Wahabiyyun mampu ngebantah,,coba teliti buku” yg disebutin,,betul tidak itu buku dipelintir ama Albani dan konconya atau tidak.
    Ingat!! Buku ini g perlu ente jadiin akidah ibadah,,karena buku ini bukan buku akidah!

    Masalah buku begini ente tanya sanad. Tapi masalah akidah ente taqlid ama MiAW & Albani,,tapi ente g selidiki apa bener mereka punya sanad??
    Klo punya sanad,,kok bisa beda ama mayoritas Islam?? Ini sanad ngawur atau apa??

    Saya udah baca Al-Umm,,Al-Muwaththa’,,Fath al-Mu’in,,dan buku-buku Ulama’ lain,,dan saya mendapatkan 1 ciri Ulama’,,yaitu:
    APABILA MEREKA BERBEDA PENDAPAT,,MEREKA TIDAK MEMBODOHKAN YANG LAIN,,TIDAK MENGATAKAN KAFIR-MUSYRIK-SESAT-BID’AH PADA YANG LAIN.

    Bahkan mereka sangat jarang meng-HARAM-kan sesuatu hanya karena mereka tidak menemukan nash yg jelas tentangnya.
    Paling keras,,Ulama’ itu menghukum MAKRUH,,itupun didahulukan kata ‘pendapatku tentang hal ini….’

    Tapi coba baca buku MiAW,,Albani,,dan konco-konconya. Begitu beda pendapat,,hadits didho’ifkan. Bukan hanya itu,,bahkan sampai membodohkan Ulama’ yg beda pendapat. Albani membodohkan Ibn Taimiyyah masalah tarjih hadits (video Buya Yahya),,dan lain sebagainya.

    Itu lah Ulama’ yg ente taqlid. Sedangkan muqallid yang taqlid ama Imam As-Syafi’i kalian kafirin,,padahal ente itu lebih dari yang ente omongin karena taqlid buta masalah akidah sama begundal kayak Albani!!!

      1. Wuaha ha ha ha…. rame deh! Abah Zahra, bisa jadi apa yg dikatakan oleh Mas @Mambaul Ilmi Zulfitri itu benar lho, bahwa Syekh Albani itu Begundal yaitu Begundal Yahudi. Ingat kan beberapa tahun yg lalu, sang Syekh Wahabi tsb pernah mengeluarkan FATWA KAFIR kepada rakyat Palestina yg gak mau pergi meninggalkan negeri Palestina untuk diberikan kepada Israel yg Yahudi itu. Apa namanua tuh kalau membela Israel dan megkafirkan rakyat Palestine karena terus berjuang melawan Yahudi? Apakah itu bukan begundal namanya?

        1. Maaf saya hanya menyimak tapi gatel..

          Jangan bawa2 peristiwa ‘debat terbuka buku mantan kyai NU’ itu Mas @Mambaul Ilmi Zulfitri..
          Saya jadi geli..

    1. -mambaul-

      padahal pertanyaan saya hanyalah siapa ‘syaikh idahram’? itu saja….tapi kenapa jawabannya jadi mutar-muter tidak karuan begini?….kemana-mana tidak terarah….

      sekedar menanggapi ;

      “Lagian LBM NU itu g bodoh,,ngabisin uang buat nerbitin buku yang akibatnya debat kusir…..”
      ——————————
      pertama, membuat buku bantahan ilmiah koq dibilang ngabisin duit sih? sejak kpn membantah melalui buku dibilang ‘debat kusir’, bukankah justru ‘debat kusir’ malah bisa terjadi jika terjadi dialog langsung? seperti disini contohnya….

      kedua, ya sudah anggaplah jika memang benar ngabisin duit, kalo begitu, jika kedepannya nanti bukunya ‘syaikh idahram’ tsb tidak dibantah oleh orang2 ‘wahhabi’, berarti boleh donk saya memakai kaidah sampeyan….kalo orang2 ‘wahhabi’ tdk membantah buku ‘syaikh idahram’ tsb, bisa saja orang2 ‘wahhabi’ ini tidak bodoh karena utk apa menerbitkan buku (bantahan) yg ujung2nya adalah debat kusir….jadi jika tdk ada bantahan dr ‘wahhabi’, belum tentu semua isi buku tsb benar…..bukan begitu? boleh kan saya menggunakan kaidah sampeyan?

      “….Klo emang si Mahrus itu ‘jantan’,,seharusnya berani datang dialog terbuka….”
      ————————————
      lantas bagaimana dengan ‘syaikh idahram’ yg menyembunyikan identitasnya? sesesat-sesatnya Mahrus Ali dan Syaikh Albani menurut sampeyan, mereka masih menggunakan nama asli mereka koq, identitasnya jelas, wujudnya ada….jika kita banding-bandingkan, mana yg lebih ‘jantan’ coba?

      “Jangan beraninya cuma koar-koar mulu ampe 10 buku….”
      ————————————
      begitu juga sampeyan mas, kalo memang ‘wahhabi’ sesat, sbg laki-laki anda datang langsung donk ke MUI dg membawa bukti-bukti bahwa ‘wahhabi’ itu sesat biar nanti MUI mengeluarkan fatwa sesat thd ‘ajaran salafi wahhabi’, jgn cuma berkoar-koar di kalangan ‘grass root’ umat Islam aja…okeh….

      “Klo saya sih malu,,nerbitin 10 buku tapi intinya sama,,dan semuanya menghujat…”
      ——————————————
      anda mampu atau tidak menulis 10 buku? jgn seperti komentator sepak bola ya mas, yg cuma bisa komentar, tapi blm tentu bisa main bola….
      boleh donk sekali lagi saya menggunakan kaidah sampeyan, buku Mahrus Ali tsb bukan hujatan mas tapi kritikan….boleh kan? kalo tidak boleh, knp anda boleh, saya tidak boleh?

      “Tapi masalah akidah ente taqlid ama MiAW & Albani,,tapi ente g selidiki apa bener mereka punya sanad??….”
      ———————————-
      justru saya ini sedang menggunakan kaidah sampeyan mas, dari td saya bertanya ‘syaikh idahram’ itu siapa? jawabannya koq mutar-muter, ngalor-ngidul begitu…

      saya ini justru sedang menggunakan ‘senjata’ yg biasa kalian pakai utk ‘menyerang’ org2 wahhabi mas, makannya itu saya tanya, ‘syaikh idahram’ itu siapa? bagaimana latar belakang keilmuannya? pernah belajar dmna? kalo perlu saya meminjam ‘pertanyaan’ kalian, ‘syaikh idahram’ itu punya sanad sampai Rasulullah atau tidak?

      jgn sampai org2 wahhabi yg tdk punya sanad sampai ke Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam selalu di’hujat’, tp org yg tdk dikenal sanad keilmuanya, jgnkan sanad keilmuan, identitasnya saja tdk dikenal, justru dibela dan dipakai kata-katanya….entah logika apa yg dipakai….

      Waallahu ‘alam…

      sekian dan terima kasih…

  81. p’de zul jngn emosi slow aj..wahaby jg ngk marah difitnah ama anti wahaby..biasa koq
    klo emang wahby memalsukan ktab 2 ulama sunnah pakai jalur hukum yng sah ke PEMERINTAH brangkali ,atw ke MUI biar hkum yng mengadili..
    jngan cuma artikel ama buku ..

    1. Wahabi ga marah karena apa yang ditulis tuh bener. 2 Ulama ahlus sunnah????? Makanya baca! Ada buanyak kitab yang wahabi palsukan

    1. abu jufri@

      Abul Jauza ngomong apa juga gak bisa dipercaya lah wong dia itu juga nyontek guru-gurunya yg wahabi tukang dusta, ya toh?

  82. Lihat apa yang dikatakan bukan siapa yang mengatakan! Lihat tu komentar mas manbaul ilmi di sini. Saya sangat setuju. Mending beli dulu bukunya. Kaji isinya. Jika ndak bener baru bikin buku bantahannya. Jangan asal ngomong fitnahlah, penulisnya ga kompetenlah. Itu kata-kata orang pengecut yang ndak bs ngebuktiin argumennya. Anda mau saya bilang “PENGECUT”???? Itu namanya Anda taklid buta dengan ulama2 WAHABI.

  83. Ya Allah cucurkanlah selalu Rahmat-Mu atas akhi Mambaul Ilmi Zulfitri untuk istiqomah pada dakwah Aswaja dan semoga ilmu yang disampaikan menjadi ilmu yang bermanfaat bagi umat Muhammad SAW.

    1. Amin..
      Juga untuk Admin @Ummati,,yg telah mengumpulkan ikhwah fillah Aswaja dalam forum ini,,semoga selalu dirahmati Allah SWT.

      Salam kenal,,@Bima AsSyafi’i.
      Namanya membuat saya teringat Ulama’ yg sgt saya kagumi,,Imam Muhammad ibn Idris Asy-Syafi’i 🙂

    1. Joko@

      Marah nih yeeee? Emang apa yg nte tahu tentang Syekh Albani, jangan guluw kepada Ulama yg gak bener, sesatnya bisa murokkab lho!

  84. Ingat baul@fitnah lebih kejam dari pembunuhan,kalo tuduhan antum salah semoga Allah memberikan balasannya yg setimpal.

  85. Maaf mambaul@ana baca tulisan nt isinya hanya fitnah saja,darimana nt bisa katakan syaikh albani mengkafirkan imam bukhori,syaikh albani gurunya setan,dan beliau nt katakan sering merubah kitab para ulama.antum katakan itu semua hanya mengikuti perkataan orang lain tanpa bukti.jangan lah antum mengatakan sesuatu yg antum tdk mengetahuinya. Diskusilah yg ilmiah jng men
    cela ulama.ingat mulut ulama itu berbisa.mohon maaf bila ada kata2 yg menyakitkan.

    1. Mau buktinya??
      Beli dong buku di atas,,terus cocokin sama kitab asli yg disebutkan,,nanti kan tahu.
      Jangan hanya banyak tanya saja.

    2. @ Joko
      mulut ulama wahabi semacam albani emang beracun, karena gampang sekali mengkafirkan, membid’ahkan, memusrikkan, orang2 yang tidak sefaham dengan faham sesat wahabi.
      untuk lebih jelasnya apa, siapa dan bagaimana wahabi itu, silahkan klik dan putar video dibawah ini

  86. @Joko & anti nu:
    Betul akhi,,fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan.
    Sama hal nya dengan Wahabiyyun yg memfitnah orang tawassul,,orang Mauludan,,orang tahlilan,,dengan kata-kata fitnah bid’ah-sesat-musyrik-kafir.
    Dan klo tuduhan itu salah,,semoga Allah memberikan balasan yg setimpal pada Wahabiyyun,,AMIN…

    Mencela Ulama’?? Siapa??
    Klo Albani mencela Ibn Taimiyyah,,mengkafirkan Imam Bukhari,,dan memalsukan kitab-kitab Ulama’,,itu semua boleh??

    Mengingat 1 ciri Ulama’ aja g dimiliki Muhammad ibn Abdul Wahhab (MiAW) & Albani,,malah sebaliknya dengan gampang mereka menghujat dan mengkafirkan Ulama’ lain yg tidak sepaham. Saya tidak menganggap MiAW atau Albani itu Ulama’,,apalagi sampai menjulukinya ‘Syaikh’. Albani itu diakui seluruh dunia? Dunia mana? Dunia Wahabi iya,,tapi klo dunia nyata yg mayoritas Aswaja?? Jangan mimpi..

    Wahabiyyun kata sama Rasulullah SAW g boleh ghuluw,,mereka mengkafirkan orang yg berkata “Sayyidina Muhammad Shallahu ‘alaihi Wasallam”. Sebaiknya ente juga ngaca dengan mengatakan “Al-Hafidz Syaikh Nashiruddin Al-Albani” (ditambahin “muhaddits masa kini” pula),,menurut paham Wahabiyyun yg ente anut itu ente dan seluruh antek Wahabi itu udah kafir.

    Ingat akhi,,orang itu mesti sadar diri.
    Mesti muhasabah & berkaca,,siapa dirinya,,sampai mana keilmuannya.

    Saya akui,,saya masih belajar. Masih banyak kitab-kitab Ulama’ yg belum saya baca.
    Saya pun masih belajar tentang kaidah-kaidah ushul,,pun masih samar menemukan bayan-bayan dalam ayat-ayat Al-Qur’an,,juga banyak lagi ilmu Illahi yang belum saya temui apalagi menguasai.

    Ingat,,orang yang bodoh tapi diam,,itu sama baiknya dengan orang pandai yg berbicara.
    Sebaliknya,,orang pandai tapi diam,,itu sama buruknya dengan orang bodoh yang berbicara. Orang pandai tidak berbicara,,dia akan membiarkan orang bodoh tampil ke depan dan berfatwa dengan kebodohannya,,mengajak sesat sekitarnya sementara ilmu yang ada terpendam.

    Tapi tahukah anda,,orang jenis apa yang lebih buruk dari ke 2 jenis di atas??
    Yaitu orang bodoh yang berbicara,,dan dalam perkataannya dia berandai dia lah yang terhebat,,sementara orang lain dibilang bodoh-bid’ah-sesat-musyrik-kafir hanya karena keilmuannya yang dangkal sehingga ia berbeda pendapat dengan para mayoritas Ulama’ mu’tabar. Udah gitu buku-buku Ulama’ dipelintir,,dihilangkan sebagian,,dan diedit agar sesuai hawa nafsunya.

    Darimanakah kata-kata bid’ah-sesat-musyrik-kafir yang beredar di masyarakat?
    Apakah dari mulut orang-orang yg merayakan Maulud & Isra’ Mi’raj??
    Apakah dari mulut orang-orang yg bertawassul pada Rasulullah SAW & Waliyullah??
    Apakah dari mulut orang-orang yg tahlilan dan berdzikir jama’ah??
    Apakah dari mulut orang-orang awam (muqallid) yg taqlid pada Imam Madzhab yg 4 & mencintai para Ulama’??

    Ataukah fitnah keji ini dilontarkan pada sesama Muslim..
    ..dari mulut orang-orang yg mengatakan Maulud & Isra’ Mi’raj itu ghuluw??
    ..dari mulut orang-orang yg mengatakan Tawassul itu menyembah selain Allah??
    ..dari mulut orang-orang yg mengatakan tahlilan & dzikir jamaah itu menganggu??
    ..dari mulut orang-orang yg mengaku bisa berijtihad,,bisa meng-istinbath-kan hukum hanya dari Al-Qur’an & Sunnah,,mengaku lebih baik dari para Ulama’?? Padahal kaidah ushul paling mendasar saja tidak tahu??

    Siapa yang memfitnah,,dan siapa yang difitnah??
    Siapa yang mampu mengarang kitab dengan keilmuan yang luas,,dan siapa yang bisanya cuma memalsukan kitab-kitab Ulama’ agar sesuai dengan hawa nafsunya??

    Ulama’ Aswaja,,atau Ulama’ Wahabi??
    Wallahu A’lam.

    1. akhi Mamba’ul Ilmi Zulfitri, mengapa syaikh Idahram menyamarkan namanya alasannya kita semua belum tau, baru dalam tahap menerka2, yang membuat ana bertanya-tanya kenapa dalam pengantar buku-beliau diambil dari orang dengan firqoh JIL, apakah JIL dan teman2nya yang paling senang dengan terbitnya buku ini, berburuk sangka itu tercela, tetapi tentunya perbuatan yang menimbulkan prasangka buruk juga harus dijauhi, banyak yang berharap kita semua mengedepankan metode ilmiah umtuk mendapatkan ilmu, apalagi untuk menghukumi suatu golongan, tetapi sayang jika sanadnya tidak jelas permasalahan juga akan menjadi kabur, ditambah pengantarnya/JIL dikenal dengan golongan yang menjauhkan islam dari pemeluknya dengan rayuan kebebasan, ana berharap ada alasan yang bisa diterima untuk menjelaskan permasalahan ini ya akhi, syukron

  87. Mambaul@Alhamdulillah,nt berkomentar baik,tapi yg baik itu blm tentu benar,akhi,selama ana ngaji di pengajian salaf,blm pernah mendengar sekalipun dari mulut2 ustd salaf menuduh kaum muslimin ini dng tuduhan yg nt sebutkan td,kalau lah ada kata2 bidah,syirik dan lainnya,mereka hanya menyampaikan apa yg ada dikitab2 para ulama,dan ingat kitab yg di pelajari bukan hanya kitab
    Syaikh Albani,syaikh Muhammad,tapi banyak dari ulama ahlussunnah yg lain.

  88. seru nih, mas Joko VS mas Mambaul.
    Maaf nih ikut nimbrung.
    Menambahkan, bagi mas Joko bukti tentang kekeliruan Albani dalam menilai Imam Bukhori

    silakan buka dan berikan bantahan yang ilmiah jika menurut mas Joko hal tersebut tidak benar.

    Joko :
    Mambaul@Alhamdulillah,nt berkomentar baik,tapi yg baik itu blm tentu benar,

    jadi yang benar itu hanya menurut ulama-ulama ahlussunnah salafi versi wahabi aja ya?

    Joko :
    ingat kitab yg di pelajari bukan hanya kitab
    Syaikh Albani,syaikh Muhammad,tapi banyak dari ulama ahlussunnah yg lain.

    Siapa tuh?

    Mas Mambaul salam kenal, ASWAJA the best .

  89. Alhamdulillah dapat modal ilmu. Kebetulan malam ini ada rencana tahlilan meninggalnya orang tua teman. Mereka Ahlul musibah mengharap sekali teman-temannya hadir. Maklum di Beijing kan ga ada tetangga muslim. Sementara jenazah juga masih menginap di masjid setempat, tidk bisa di bawah ke rumah. Semoga kehadiran kami menjadi penghiburnya dan bisa perkuat ukhuwah sambil mendoakan. Amin

    1. Inna lillahi wainna ilaihi roji’uun…..
      Semoga Allah Swt mengampuni dosa-dosanya, dan diluaskan kubrnya dan kelak Allah Swt berkenan memasukkan Alamrhumah dalam Surga-NYA.

      Alfatehah
      Amin….

  90. Bismillah Ar-rahmaan Ar-rahiim.

    Memang banyak sekali kitab-kitab karangan Ulama’ ahlussunnah wal jama’ah yang ditahrif/diubah oleh Wahhabiyyun, beberapa contohnya adalah kitab Hasyiyah ash-Showi (lihat dan kitab al-Ibaanah an ushul ad-diyaanah (lihat

    Pentahrifan tersebut adalah fakta dan bukan fitnah belaka.

  91. gini aja sebelum baca ntuh buku PENGARANGNYA CUMA KHAYALAN ane kasih bayangannya aj ntar mirip disini, paling lebih kurang gitulah.
    http://abul-jauzaa.blogspot.com/2009/05/ibnu-taimiyyah-dan-maulid-nabi.html
    http://abul-jauzaa.blogspot.com/2009/06/al-imam-abul-hasan-al-asyariy-asyaairah.html
    @Jafar
    http://bantahansalafytobat.wordpress.com/2010/10/20/bantahan-6-kedustaan-tuduhan-al-albany-mengkafirkan-al-bukhari/
    @http://bantahansalafytobat.wordpress.com/2011/03/22/studi-kritis-terhadap-kesalahan-buku-%E2%80%98itiqad-ahlu-sunnah-wal-jamaah%E2%80%9D-yang-ditulis-oleh-kh-sirajuddin-abbas/
    @bagi Pak habib
    http://bantahansalafytobat.wordpress.com/2011/01/05/bantahan-terhadap-buku-meniti-kesempurnaan-iman-karya-habib-munzir-al-musawa-bag-i-istighotsah/

  92. @Mas Jafar dan Abu Syamil, trims atas doanya. Semalam alhamdulillah sebelum baca yasin, tahlil dan doa sesuai permintaan mantu almarhum. Ustadnya menyampaikan pengantar dengan membahas “Tahlil dan Hidangan di Rumah Duka” dari Artikel Islami – Blok Pembela Ahlus Sunnah. Alhamdulillah sekitar 20 jamaah yang hadir merasa tercerahkan. Kalo saya pribadi menilai ada rasa silaturahmi yang sangat tinggi, sehingga berkali-kali sohibul musibah menyatakan rasa terima kasihnya. Semoga doa antum berdua menjadi kebaikan bagi antum, kita semua, dan almarhum beserta keluarganya. Amin.

  93. @mas Bima, Amin.
    Begitulah indahnya islam yang kami rasakan, dan semoga saudara-saudara muslim yang lain yang masih alergi dengan Tahlil bisa memahami, menghargai dan kemudian bisa mengikutinya, karena banyak hal positif yang bisa diperoleh dari Tahlilan. Semua itu semata-mata berharap Ridho Allah SWT, mendo`akan jenazah dan idkholussurur kepada keluarga yang ditinggalkan, dengan menunjukkan empati dan bela sungkawa sebagai bukti muslim satu dengan muslim lainnya adalah saudara.

  94. @Mas Jafar, Alhamdulillah kami semua yang semalam hadir maupun yang berhalangan, insya Allah akan menshalatkan jenazah ba’da Sholat Jum’at di Masjid Niu Jie, kemudian akan bersama-sama mengantarkan ke pemakaman khusus Muslim. Mohon dua Mas dan teman2 pengunjung setia Ummati.

    1. abu jufri@

      Nte protes mmelulu, bahkan di blog yg sangat bebas seperti UMMATI ini pun Nte masih protes. Ada gak blog Wahabi yg seperti ini, berani terbuka walaupun berbeda dg kalian? Saya tidak pernah menemukan blog Wahabi yang berani buka-bukaan seperti ini. Sering saya berkomentar di blog-blog Salafy Wahabi tak ada satu pun yg ditampilkan. Nte koment di sini langsung muncul pun Nte masih protes, dasar otak Nte di dengkul atau panta Nte kali ye??? Terus terang saya marah pada Nte soala ini!!!

      1. Mas Abu Jufri, saya dulu santri aswaja, tetapi setelah sampai kepada saya dakwah salafi,cenderung sependapat dengan salafi (kurang lebih selama 7th). Tapi sejak menemukan jawaban dalil ilmiah yang dikemukanan aswaja, saya mulai ragu akan hujah yg disampaikan salafi..
        Terimakasih untuk Bp. ummati, dan santri / ustad aswaja semuanya, yng telah memberikan pencerahan, bahwa aswaja berpegang teguh pd ur’an Sunnah, dan Ulama yg hanif. Salam kenal semuanya..
        Akan tetapi, mas abu jufri, dan saudara2 salafi lainya, saya ingin menyimak dialog diblog semacam ini di blog salafi, untuk tabayyun.. Mohon ditunjukkan..

        1. Mas Abu Sholeh, pendapat-pendapat salafi juga ada yang sesuai Al Quran dan Sunnah, tetapi dalam beberapa hal memang berbeda pemahamannya dengan kelompok Ahlussunah. Alhamdulillah, bila kita mempelajari kedua pendapat secara netral maka dengan anugerah Allah kita akan menerima kebenaran. Yang penting dalam masalah akidah jangan salah jalan, sedangkan masalah fikih kita bisa menerima salah satu pendapat dengan menghormati pendapat orang lain. Semoga kita semua ditunjukkan ke Jalan yang lurus.

  95. @Bima As-Sufi’i
    @Mas Jafar dan Abu Syamil, trims atas doanya. Semalam alhamdulillah sebelum baca yasin, tahlil dan doa sesuai permintaan mantu almarhum. Ustadnya menyampaikan pengantar dengan membahas “Tahlil dan Hidangan di Rumah Duka” dari Artikel Islami – Blok Pembela Ahlus Sunnah……
    ======
    Blok pembela ahlusunnah..??? darimana ahlusunnah mulai beribadah selametan tumpengan, baca yasin di rumah duka. bukannya bantu ini malah nambah beban orang yang terkena musibah..pake alasan menghibur segala lah, bukannya mereka yang terkena musibah di buatkan makanan eehhh… ini boro2 buatin malah makan dari makanan yang mereka buat untuk yang katanya sang penghibur ini.
    kalo pak habib mundzir bilang tahlilan itu adalah dari hindu cuma mitos, sebaiknya tanya pendeta hindu bib jangan mikir sendiri dalam islam kagak ada yang namanya kenduri, selamatan, tahlilan yang ada dari kitab2 hindu samaweda, upanisad dll… g pecaya tanya ke matan penndeta hindu Ustadz abdul Aziz. Beliau lebih tau daripada Pak Habib dalam ibadah hindu. jadi saran ana sebaiknya pak habib belajar dengan beliau dan buktikan, jangn cuma Alasan perut, adat, kehormatan dan uang yang jadi penghalang bib untuk mencari keridhoan Allah azzawajalla.
    wallahualam

  96. darimana ahlusunnah mulai beribadah selametan tumpengan, baca yasin di rumah duka. bukannya bantu ini malah nambah beban orang yang terkena musibah..pake alasan menghibur segala lah, bukannya mereka yang terkena musibah di buatkan makanan eehhh… ini boro2 buatin malah makan dari makanan yang mereka buat untuk yang katanya sang penghibur ini.
    ============================
    yah….mas abu jufri belum tau…
    lha wong kemarin saya abis ngadain acara tahlillan….
    tau ga???????
    kue, makanan itu pada datang dianterin ama tetangga, teman dan kerabat….
    dan umumnya begitu….
    para tetangga juga paham bagaimana mereka menjaga perasaan shahibul musibah….
    makanya para tetangga, teman, kerabat dengan senang hati membantu semampunya agar shahibul mushibah terhibur dan tidak berlarut dalam kesedihan….gitu

    semua itu dilakukan tanpa diminta, tanpa pamrih dan itulah makna persaudaraan yang sesungguhnya bagi sesama muslim….

    indah bukan????

    itu baru 1 pengalaman pribadi saya mengenai acara tahlilan…

    saya masih punya buannyak kisah menarik lainnya
    tentang ” merajut ukhuwah,menjalin silaturrahim dalam TAHLILAN”

    he…..he….he….

    santai aja baca komen saya
    jangan panas ya

  97. @abu jufri
    wah kenapa wan abu yang sewot, yang tahlil kan kami, yang berbelasungkawa kami juga. klo emang tidak suka dengan tahlil, yang g apa2, kami juga tidak maksa kok. Dan maaf, untuk sekedar saling mengingatkan, mohon jangan suul adab dengan sesama muslim terlebih dengan dzurriyah rosul.

  98. @Jafar
    Benar ana sewot kalo selamtan Berasalan dari Agama Hindu itu di atasnamakan dalam Agama islam. Jadi jika kalian mengklain itu adalah ibadahnya Agama Islam Jelas aja ana sewot, wong dari hindu dklaim jadi Islam. dan jika kalian katakan itu ibadah yang suka2 kami ya silahkan tapi jangan mengatasnamakan Islam.
    maaf juga bilang sama Pak Habib juga jangan cuma bisa fitnah dan buat bantahan g ilmiah untuk Ulama Ahlusunnah dan juga tolong kasih tau ama pak habib yah itu rupanya Ajaran dari Hindu mudah2an Pak habib tersebut bisa merenung jangan dibilang itu dari Islam yah kan katanya Dzururiyat.. terima kasih

    1. abu jufri@

      Nte kebakaran jenggot ya karena Bin Baz dikritik Habib Munzir? Lagian siapa yg bilang Bin Baz itu Ulama Ahlussunnah, bukankah dunia Islam mengenalnya dia Iyu Ulama/dedengkot Wahabi sang pembawa dan penyebar fitnah Islam?

      Nih bukti finah dari Wahabi, Kesaksian Mantan Hindu “Tahlilan Bukan Dari Islam” ; Korban Brainwoshing Kalangan Wahhabi Akhirnya Minta Maaf

      Abdul ‘Aziz – Mantan Pendeta Hindu
      Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah. Kejadian ini merupakan pelajaran berharga bagi kaum Muslimin lainnya. Beredar sebuah video acara diskusi diyoutube dengan alamat http://www.youtube.com/watch?v=GvCGzLFTRlA. Didalam video yang diberi judul dengan Kesaksian Mantan Hindu – Tahlilan Bukan Dari Islam ini, nampak sebagai pembicara adalah Ustadz Afrokhi Abdul Ghani dan seorang mantan Hindu yang bernama Ustadz Abdul ‘Aziz, Semoga Allah merahmati dan memberikan hidayah kepada keduanya, Amin. Hal yang di diskusikan memang sangat krusial dan bisa memicu pergesekan antara umat Islam, sebab tahlilan sendiri yang menjadi inti pembahasan acara tersebut merupakan amaliyah umat Islam kebanyakan.

      Afrokhi Abdul Ghani adalah penulis buku yang berjudul “BUKU PUTIH KIYAI NU” yang katanya juga pengasuh pondok pesantren “Rahmatullah” yang memiliki keberanian besar menentang arus ajaran para kiayi yang tidak sejalan dengan al-Qur’an dan As-Sunnah. Kiyai yang mengaku sebagai mantan kiayi NU ini pernah di datangi oleh Tim Sarkubiyah dengan dipimpin oleh KH. Thobary Syadzili bersama asatidz lainnya, namun ternyata tidak di temui. Hasil investigasi terhadap Afrokhi bisa di baca disini. Dan guna mengcounter kekeliruan buku yang di tulis Arfokhi tersebut, maka di terbitkan juga buku berjudul ” MELURUSKAN KESALAHAN BUKU PUTIH KIAI NU (karya Afrokhi A. Ghoni) | Penulis: Tim FMPP (Forum Musy Pon.Pes. ) Pare Kedir [1].

      Adapun Ustadz Abdul ‘Aziz merupakan mantan hindu yang merupakan “korban” brainwoshing kalangan Wahhabi sehingga dalam tausiyahnya menjelek-jelekkan NU. Namun, Ustadz Abdul ‘Aziz telah meminta maaf kepada warga NU karena tausiyahnya tersebut yang dilakukan di Masjid Bina Patra Cepu. Ia telah mengakui kesalahannya dalam menafsiri Al-Qur’an dan Hadits. Pengakuan tersebut dilakukan di hadapan Rahmatullah Muhammad Iwan Sa’adullah bahkan ia juga memiliki kesimpulan bahwa orang NU adalah benar serta ajarannya merupakan ajaran Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa Sallam dengan di lengkapi sanad dan silsilah keilmuan. Selain itu, ia juga mengakui bahwa selama ini ia menafsiriAl-Qur’an dan Hadits dengan akalnya sendiri dan banyak salahnya.

      Lebih jauh lagi, ia juga meminta maaf karena tidak bisa menghentikan profesinya yakni menjadi ustadz gadungan wahhabi karena perluan materi. Semoga Allah memberikan petunjuk kepadanya. Amin.

      Catatan Kaki :
      [1.] Editor: Dafid Fuadi & LBM NU Jember | Penerbit: BINA ASWAJA Surabaya 2011 | Tebal: 299 hal |Harga : Rp. 42.000,- |Pemesanan menghubungi : Ust. Syafeq 087 853 372 523

      lebih lengkap lihat disini: http://ashhabur-royi.blogspot.com/2011/05/kesaksian-mantan-hindu-tahlilan-bukan.html

  99. @Joko:
    Kalau seseorang berada dalam lingkungan yg baik,,Insya Allah akan ikut baik juga
    Pun sebaliknya demikian.

    Joko :
    selama ana ngaji di pengajian salaf,blm pernah mendengar sekalipun dari mulut2 ustd salaf menuduh kaum muslimin ini dng tuduhan yg nt sebutkan td,kalau lah ada kata2 bidah,syirik dan lainnya,mereka hanya menyampaikan apa yg ada dikitab2 para ulama,dan ingat kitab yg di pelajari bukan hanya kitab
    Syaikh Albani,syaikh Muhammad,tapi banyak dari ulama ahlussunnah yg lain.

    Sekarang saya mau tanya. Klo seseorang membaca kitab-kitab yg penuh cacian,,ikut kajian-kajian yg isinya membid’ahkan-mensesatkan-memusyrikkan-mengkafirkan Muslim lainnya,,apakah orang tsb akan bisa menjaga lisannya??

    Justru itulah yg dibahas oleh buku di atas dan Admin @Ummati,,apakah benar dalam buku yg dibahas dalam kajian Salafi-Wahabi itu asli?? Sedangkan dalam salah 1 video postingan @Ummati telah dibahas Albani memalsukan kitab Imam Bukhari “Adab al-Mufrad”,,belum lagi yg lain.

    http://www.youtube.com/watch?v=yyxjkQqptgI&feature=related

    Insya Allah saya percaya klo kajian Sa-Wah itu mengkaji kitab Ulama’ Aswaja,,tapi pertanyaan saya,,apakah kitab tersebut dapat dipegang originalitas isinya?? Mungkin saja dalam kajian yg ente ikutin mengkaji kitab “Adab al-Mufrad” nya Imam Bukhari,,tapi sudah copy-paste oleh Albani dengan hawa nafsunya,,seperti contoh yg diberikan oleh @Ummati. Wallahu A’lam.

  100. @abu jufri

    abu jufri :
    @Jafar
    Benar ana sewot kalo selamtan Berasalan dari Agama Hindu itu di atasnamakan dalam Agama islam. Jadi jika kalian mengklain itu adalah ibadahnya Agama Islam Jelas aja ana sewot, wong dari hindu dklaim jadi Islam. dan jika kalian katakan itu ibadah yang suka2 kami ya silahkan tapi jangan mengatasnamakan Islam.

    mas/pa/om Abu, mo nanya nih, pernah ga sih ikut tahlilan? atau sekedar lewat mendengar jama`ah yang sedang tahlilan? apa sih yang dibaca? apakah puji-pujian terhadap dewa Brahma, Wisnu atau Shiwa?

    abu jufri :
    @Jafar

    maaf juga bilang sama Pak Habib juga jangan cuma bisa fitnah dan buat bantahan g ilmiah untuk Ulama Ahlusunnah dan juga tolong kasih tau ama pak habib yah itu rupanya Ajaran dari Hindu mudah2an Pak habib tersebut bisa merenung jangan dibilang itu dari Islam yah kan katanya Dzururiyat.. terima kasih

    maaf juga, silakan sampaikan sendiri sama beliau ya, saya tidak menerima amanat. 🙂

  101. Tahlilan, yasinan, mauludan, dll….. adalah gabungan dari ibadah2 yang diperintah seperti, membaca Al-Qur’an, tausiyah, sholawat, berdoa dan mendo’akan, silaturrahim, dan lain-lain ibadah yang tidak dibatasi oleh waktu secara syari’at. ( Tidak seperti sholat atau pergi haji, misalnya ). Jadi sesuai syariat boleh dilakukan kapan saja… pagi, siang, sore, ba’da Isya,… hari kesatu, hari kedua, hari ketiga, hari ke tujuh belas …
    Ummat Islam udah ngerti hal2 tersebut..dan ga berani ngerubah syari’at…
    Kalo ada yang berani ngelarang-larang itu namanya udah ngerubah syariat…. silakan berurusan dengan Allah aja sendiri….
    Orang Hindu aja gada yang berani ngelarang2…. bahkan dulu waktu kerajaan Hindu lagi jaya2nya pun….

    Di luar negeri yang berani ngerubah syariat cuma Yahudi… contoh remaja ga boleh sholat di Masjid AlAqsa… itu ngerubah syariat… ga boleh khotbah begini… begitu… dll

    Eh, ternyata di Indonesia ada juga lho yang berani ngerubah syariat Allah, katanya ga boleh membaca Al-Qur’an, tausiyah, sholawat, berdoa dan mendo’akan, silaturrahim, di hari ketiga, ketujuh, …. dst, dst…

    Kok bisa sama ya keberaniannya ngerubah syariat Allah, sama yang di luar negeri?? jangan-jangan sama-sama …..

  102. Mambaul@nt jam segitu tulis komentar,sholat jumat dimana ya? ,ana balik nanya, antum pernah ikut kajian salaf belum,kalo belum denger aja rodja 756am,jangan radio rasil ya,awas ketuker.terutama malam kamis ustd zainal yg mantan kyai nu.simak baik2 ada ga cacian didalamnya.

    1. Joko@

      Jam 11.49 masih bisa kirim komennt sebab adzan jum’at jam 12.00. Apalagi jika mesjidnya dekat, kalau mau kritik mikir dulu kenapa sih Mas Joko? Mungkin setelah kirim koment Mas Mambaul langsung berasng ke masjid, gitu Mas Joko.

      Oh, jadi antum anti Radio Rasil, pantesan kalian susah diajak bersatu dalam Islam yg rahmatan lil alamin. Padahal Radio Rasil menyerukan kerukunan antara sesama Muslim dan iotulah missi utamanya, terbukti yg mengisi ada Wahabi moderatnya kalau pagi jam 6 s/d jam 7, berarti kalian Salafi Wahabi ini ternyata Wahabi keras kepala ajaran dari Saudi Arabia. Kalau Wahabi yg ngisi Rasil itu Wahabi dari Yaman masih bisa diajak kerja sama dalam dakwah tauhid.

      Saya sendiri sudah dengerin Radio Roja sejak tahun 2006 setiap hari, tapi kok kagak terpengaruh sama sekali ya, itu karena saya sudah punya “filter”, sedangkan Nte langsung telan mentah2 apa yg dikatakan Amir abda, abdul qodir jawwas, badrus salam, zaenal abidin, bahkan sampai sekarang pun saya masih dengerin itu radio Roja. Sekarang Radio tsb ngomongin isu-isu bid’ahnya pada tengah malam sampai dini hari. Koplak deh wahabi-wahabi itu, sembunyi-sembunyi pada waktu tengah malam, padahal saya pun sering nguping juga. Ajaran yagn benar-benar menyesatkan ummat, tetapi yg disesatkan malah pada merasa bangga, sungguh mengherankan orang2 yg gak mampu berpikir itu bagaikan kebo dicucuk hidungnya nurut apa kata mereka yg dibayar fulus Saudi, sungguh kasihan sekali para pengikut ini.

      1. Al-Afwu,,saya lupa untuk menanggapi..
        Ini dikarenakan koneksi internet yg lemot,,saya sudah kirim comment tapi g jalan-jalan,,akhirnya saya tinggal jum’atan..

        1. Insyaallah setiap muslim akan menerima kebenaran. kebekuan hati itu terjadi bila kita fanatik dengan suatu golongan tanpa memahami pandangan kelompok lain, kebekuan hati terjadi bila kita merasa paling suci dan merasa menjadi orang yang paling tahu akan kebenaran disisi lain kita tidak mau menerima pendapat dan pemahaman yang berbeda terhadap suatu masalah dimana sumber hukumnya sama yaitu Al Quran dan Sunnah. kebekuan hati juga terjadi bila kita menolak akal sehat kita dan hati nurani kita dalam menanggapi perbedaan.

  103. akhirnya abu jufri harus mengakui keungguan all aswaja setelah all aswaja menampilkan bukti video dari seorang mantan Hindu yang bernama Ustadz Abdul‘Aziz he…he…he…

    rasa-rasanya jadi malu dech….he he he

  104. orang-orang SA-WAH itu biasanya susah kembali ke ASWAJA dan membaur dengan majelis-majelis itu karena kebanyakan udah terlanjur malu….gengsi….
    padahal sudah ditunjukin dalil, scan kitab, bukti-bukti/data-data valid dan otentik

    nah ini ni yang repot……….dan suse ngobatinnye

  105. syariat yng gmana p’de ,ktka rosululloh wafat para sahabt beliau yng dijamin surga oleh ALLOH AZZA WA JALLA ngadaken yasinan am tahlilan ngk p’de ?

    1. Syariat yang ini nih, membaca Al-Qur’an, tausiyah, sholawat, berdoa dan mendo’akan, silaturrahim, ada kah dibatasi hanya pada waktu2 tertentu saja ( seperti sholat atau naik haji misalnya )? Barangkali menurut wahabi ibadah2 tersebut ada batasan2 waktunya ??

    2. anti nu@

      Bid’ah yg sesat itu yg melenceng/menyelisihi syare’at. Terus apanya Ysinan n tahlilan yg menyelishi syare’at? Coba tunjukkan yg mana dari yasinann / tahlilan itu yg menyelishi syare’at?

      Kalau jalian para Wahabi itu benar-benar memiliki ilmu agama yg memadai mustahil akan mengatakan baca ysin n tahlil itu bid’ah (sesat). Kenapa kalian berkata demikian itu akibat pemahaman ilmu kalian yg sempit.

  106. @abu juhri:
    Mulut ente kayaknya sering diraut ama kata-kata bid’ah-sesat-musyrik-kafir,,makanya tuh mulut runcing bener.
    Makanya klo kumpul itu sama orang Islam,,
    ,,klo tahlilan baca Qur’an. Eh ente kumpul ama orang Hindu,,klo kumpul y baca kitabnya & muja dewanya.
    ,,klo Mauludan memperingati Nabi Muhammad SAW & baca shalawat. Eh ente kumpul ama orang Nasara,,boro-boro shalawat,,klo misa yg ada ingat Yesus & baca Injil.

    Intinya,,ente tuh salah bergaul. Orang non-Islam ente gaulin,,akhirnya orang Islam ente kafirin.

    @abah asra:
    ..sama-sama musuh Islam.
    Yah mereka kan tahu seluk-beluk kehidupan Rasulullah SAW. Rasulullah berdo’a jam berapa aja,,hari apa,,do’anya gimana,,dst.
    Klo orang-orangan Sa-Wah ada video rekaman Nabi Muhammad SAW,,g usah pelit lah dibagi disini,,supaya kita g tersesat bid’ah versi Sa-Wah.

    @Joko:
    Shalat di masjid yang adzannya 2x,,sebelum naik khatib mimbar dibacain hadits Nabi dulu,,yang jamaahnya klo wiridan pake tasbih & angkat tangan juga usap muka waktu berdoa. Napa?? Mo ikut jumatan kemari??
    Maaf,,saya tidak punya radio. Mending baca kitab Ulama’ Aswaja (yg asli) atau ikut kajian ‘Kyai NU’ klo ada waktu kosong daripada mendengarkan bualan orang yg ngaku ‘Mantan Kyai NU’.

  107. nyang ana tanyain para sahabat ktka rosululloh meninggal malemnya dibacain yasin ama tahlil nggk?bkn yang lain p’de aswaja

  108. Antum dan para Wahabi sendiri apakah juga melihat setelah Wafatnya Nabi Saw tidak dibacakan Yasin ama tahlil? Jawab!!!

  109. Abusyamil@hidayah itu milik Allah,bukan milik rodja atau siapapun.rodja hanyalah wasilah.
    Mambaul@nt tadi
    Jadi khotib ya,pantesan datangnya belakangan.(memang benar,ketika satu bidah muncul,maka satu sunnah hilang)siapa lagi yg akan menghidupkan sunnah ini,berpikirlah wahai aswaja.

    1. Joko@

      Roja itulah yg sebenarnya penyebar bid’ah yg sesungguhnya. Kalian aja yg gak ngerti karena kurang ilmu, ilmu yg sempit menyebabkan menelan mentah-mentah apa-apa yg disampaikan oleh para pembohong.

  110. @Ustadz Abu Jufri. Saya hanya ingin tanya, darimana Ustadz tau kalo sohibul musibah menyediakan makanan, terus kami yang hadir semua memakan dan membebani sohibul musibah. Wallaahi!! saya bersumpah, bahwa makanan yang disediakan adalah bawaan para peta’ziah setelah adanya permintaan dari sohibul musibah meminta diadakan acara tahlilan di rumahnya, mengingat merasa kehilangan suami/ayah, sementara tetangga sekelilingnya non muslim semua. Saya tidak tahu kenapa Anda menghubung2kan dengan Habib Munzir Al Musawa. Kalo memang saya dan para jamaah menyelisihi syariat, harusnya cukup kami yang Anda hujat. Jangan Habib Munzir Al Musawa.

  111. lha wong saya nanya mlh ditanya., p’de?
    aswaja kan srng yasinan ama tahlilan jd lbh tahu dong
    …klo ae ngk yasin ame tahlil jd ngk tau p’de

    1. Antinu, itu berarti ente juga gak tahu/gak lihat sendiri keadaan waktu itu. Juga tidak ada haditsnya yg mengabarkan bahwa waktu itu tidak dibacakan Yasin n tahlil. Juga tidak ada hadits atau ayat qur’an yg melarang yasinan n tahlilan, hukum asal ibadah itu boleh kecuali ada larangan. Hal ini sudah dibahas panjang lebar antara Mas baihaqi VS Dufall AlWahabi, akhirnya dufall KO di sini

  112. p’de abu ibadah boleh kcali ad larangan ,dan semua ibdah yng wajib atw sunnah pasty ad dalil dan contohnya dr rosululloh dan 4 sahabat ,yasinan dan tahlilan dicontohkan nggk?

  113. saya pernah ngadaain tahlilan untuk ayah saya. kami sekeluarga sangat berterima kasih atas kedatangan para tamu yang dengan ikhlas datang untuk membaca tahlil dan mendoakan ayah saya. adapun makanan yang kami suguhkan tiada lain adalah tanda terima kasih kami terhadap hadirin yang datang dan adab apabila ada tamu datang untuk kami jamu dan kami niatkan shodakoh kami tidak merasa berat dan repot karena kami menyakini bahwa makanan yang kami siapkan dan hidangkan pahalanya akan sampai pada ayah kami.
    jadi klo ada yang tidak senang pada tahlilan dan membicarakan bahwa para tamu yang tahlilan memberatkan dan menambah beban kepada ahli musibah perkataan itu bohong belaka dan hanya datang dari orang yang pelit dan bodoh.

    1. Setuju Mas Roni, tidak ada yg ngomong keberatan masalah memberi hidangan kecuali orang-orang yg memang sudah ada penyakit pelit/kikir dalam hatinya. Lagian kalau memang yg ngadain tahlilan itu orang miskin tentunya yg hadir juga tidak ada yg mengharap disuguhi makanan sebagaimana ketika kita tahlilan di rumah orang kaya pun tidak berharap disuguhi makanan, kalau ada tuduhan semacam itu hanya keluar dari orang-orang yang hatinya berpenyaki akibat serangan virus Wahabi.

      Ada kejadian nyata nih, tetangga saya yg ngontrak dekat rumah saya, istrinya meninggal. Mereka sungguh miskin, kontrakannya saja belum bayar tiga bulan. Bisa dibayangkan bagaimana krisisnya keuangan keluarga tersebut. Alhamdulillah, tahlilan 7 hari di rumah kontrakannya juga bisa berjalan lancar dan ramai/membludak hadirin dg suguhan yg disumbang oleh para tetangga. Dan hari selasa depan (10 Mei 2011) adalah hari ke 40, juga akan diselenggarakan tahlilan. Coba deh cocokkan teori Wahabi yg kalian desas-deseskan dengan fakta kejadian tetangga saya, betapa ajaibnya, dan bagaimana melesetnya tuduhan kalian. Semoga kalian sadar akan kekeliruan kalian dalam menilai tahlilan berdasar teori kalian itu.

  114. nah lho ,yng yasinan ama tahlilan ditanya
    malah ngebantah yng ae tnyken kan gmpang tnggal jwab ..ad/tidak ad cñthnya gitu aj koq mbulet p’de ..

    1. dalam hal ibadah yg bukan ibadah mahdloh walaupun tidak ada contohnya asalkan tidak ada larangannya tentu boleh dilakukan. Nah, adakah larangannya tahlilan dan yasinan? Sebutkan haditsnya, kalau tidak ada yg shohih atau dhoif yg maudlu’ juga boleh, silahkan…..

  115. di daerah ae yasinan ama tahlil ad tarifnya
    1,2,3…7 hari beda tarifnya , boro 2 bw makanan yng lain pd yasinan ee diluar ngarokok ama ngabisin makanan ,
    ngk percaya??

    1. kamu mas anti nu kalo ada yang bilangin ulama kamu ini itu udah ada faktanya kamu bilang fitnah fitnah. eh sendirinya ngomongin apa apa ngak ada buktinya apa itu bukan fitnah bukan kah kelompok anda bilang fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan?
      dasar tukan standar ganda

    2. Yang lagi diomongin kan masalah ibadahnya seperti membaca Al-Qur’an, tausiyah, sholawat, berdoa dan mendo’akan, silaturrahim, kenapa ngebahas yang di luar, yang lagi makan? Sekalian aja bahas tukang jualan, hansip, orang lewat, dll… Tapi itu masalah lain, dibahas di bab lainnya donk….

  116. nggak percaya!!! Tidak masuk akal, mana ada orang beragama Islam berbuat seperti itu, setahu saya di daerah sunda daerah nte tidak seperti dalam gambaran nte itu. Saya tinggal di daerah Sukabumi hampir dua tahun dan gaul dg masyrakat di beberapa desa tidak seperti itu. Nte ngibul n dusta.

  117. Hei, jangan kabur Nte, jangan malu-maluin orang Sunda Nte, Orang-orang Sun da yg ane kenal di Jakarta semuanya pada tahlilan n Yasinan. Mereka orang sholih dan rajin ibadah dan kelakuannya tidak seperti Nte…..

  118. He he he …. keder ya, makanya jangan banyak omong ngawur Nte, diladenin malah ngacir tanpa pamit, welleh welleh….

  119. Maaf para penonton, si antu nu-nya sudah kabur, jadi saya pamit undur dulu. Orang tidak berhadapan langsung aja keder gemana kalau berhadapan langsung, pasti tidak bisa ngomong lagi. Yah begitulah mereka itu, seperti pintar kalau ngomong sendirian, giliaran dialog langsung keder deh. Pertanda ilmunya kering ….
    wasslam….

  120. for All Wahabbi..
    yg mengatakan tahlilan 3,5,7,40,100,1000 hari ajaran dr agama hindu/budha silahkan tunjukkan di kitab weda dan tripitaka mana ? halaman berapa? tolong tunjukkan disini,biar kita semua baca,jangan cuma ngoceh2 doang nggak karuan,kalo nggak nemu silahkan tanya sama ustadz2 wahabbi ente kali aja die2 pada tahu…

  121. Bismillah..
    Tampakanya ana musti jawab satu persatu pertanyaan ustadz-ustadz Aswaja neh..
    @saepul
    ustadz apa hubunganya dengan link yg antum kasih? ustad abdul aziz telah memberitahukan ITULAH CARA BERAGAMA DARI HINDU..!!!. soal klaim bahwa ustad tersebut minta maaf ya g da hubungannya yang jelas beliau menjelaskan bahwa itu adalah berasal dari AGAM HINDU.
    1. tahlilan/selamatan 1,3,7,40,100,1000 hari.
    2. Tingkepan/mitoni/ 7 bulan/nujuh bulan kandungan
    3. HAUL/danyangan
    4. bawa keranda dipayungin
    5. nerobos dibawah keranda waktu mulai keluar dari rumah duka
    6. gelang pawitra/ Tamimah/Azimat yang dikalungkan pada bayi di lengan/pinggang
    7. memberi penerangan lampu pada kuburan Ari2 bayi
    8. percaya pada ruh leluhur/nenek moyang mengawasi
    9. ritual sesajen dan ritual pada bayi meengurung, menginjak tangga kecil
    10..dll….
    Kalo ada dalil ya monggo ustad disebutkan darimana asal ritual ini.. monggo tak tungguin.
    @Abu Syamil
    http://bantahansalafytobat.wordpress.com/2011/01/05/bantahan-terhadap-buku-meniti-kesempurnaan-iman-karya-habib-munzir-al-musawa-bag-i-istighotsah/
    http://kajiansurabaya.wordpress.com/2011/01/24/bantahan-terhadap-buku-%E2%80%98meniti-kesempurnaan-iman%E2%80%99-bagian-ii/
    pak ustad.. mungkin bener kata pak ustad kalo sufiah itu otaknya ditaruh deket dengkul ato pantat masa katanya Allah bersatu dengan mahluk,, sippplah ustad atas masukannya jazakallahkhair.. o iya ustadz syaik bin bazz emang g diakui oleh ahli nasi tumpengan dan ahli natal nabi sebagai ulama karena proyek mereka udah ancur gara2 fatwa tauhid yang hanya minta ridho dari Allah bukan dari ahli nasi tumpengan ahli model dan fulus juga dengan ahli doyan kawin kontrak.
    @Mambaul Ilmi Zulfitri
    https://bantahansalafytobat.wordpress.com/2010/10/20/bantahan-6-kedustaan-tuduhan-al-albany-mengkafirkan-al-bukhari/
    apa ada yang salah..??? ustad..ustad…. ada-adaaaa aja…
    @Jafar
    ustad.. bukan itu yang jadi masalah
    Kenapa kita harus berbuat bid’ah? Coba kita renungkan kisah berikut ini!
    Pada suatu hari Said bin Musayyib (seorang tokoh dari kalangan tabi’in) -sesudah adzan subuh- melihat seorang laki-laki shalat dua rakaat kemudian salam, lalu dia kembali mengulangi shalat dua rakaat kemudian salam, dan begitu seterusnya
    Kemudian Said bin Musayyib pun berkata kepadanya: “Jangan engkau lakukan hal yang demikian!”
    Maka orang tersebut pun berkata: “Wahai Abu Muhammad! Apakah Allah azza wa jalla akan mengazabku karena aku shalat?”
    Ketika kita menegur seseorang ketika ia melakukan suatu perkara bid’ah, seperti dzikir berjamaah, dan maulid Nabi, mereka justru berkata: “Apakah Allah azza wa jalla akan mengazabku karena ibadah ini?”
    Coba kita renungkan jawaban Said bin Musayyib yang menggambarkan kesungguhan di dalam mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau berkata: “Tidak, Allah azza wa jalla tidak akan mengazabmu karena shalat, akan tetapi engkau akan mendapatkan azab karena engkau menyelisihi sunnah.”
    “Man ‘amila amalan laysa alayhi amruna fa huwa raddun” yang artinya
    “Barangsiapa beramal yang mana tidak ada contohnya dari kami maka ia
    tertolak” (HR. Muslim).”

    Dari Jarir bin Abdullah Al Bajaliy, ia berkata : ” Kami (yakni para shahabat semuanya) memandang/menganggap (yakni menurut madzhab kami para shahabat) bahwa berkumpul-kumpul di tempat ahli mayit dan membuatkan makanan sesudah ditanamnya mayit termasuk dari bagian meratap”
    TAKHRIJ HADITS
    Hadits ini atau atsar di atas dikeluarkan oleh Imam Ibnu Majah (No. 1612 dan ini adalah lafadzhnya) dan Imam Ahmad di musnadnya (2/204 dan riwayat yang kedua bersama tambahannya keduanya adalah dari riwayat beliau), dari jalan Ismail bin Abi Khalid dari Qais bin Abi Hazim dari Jarir sebagaimana tersebut di atas.
    @abah zahra
    ustad.. tulung difahami dulu jawabnay sama dengan nyang diatas noh, kalo namanya syariat yah musti ada dalil dong bukan cuma omdo, syariat dari kiainya kali ustad, afwan
    @Abu Syamil
    Iya ustad emang benerrr banget ana setuju dengan ucapan antum ..Sungguh mengherankan orang2 yg gak mampu berpikir itu bagaikan kebo dicucuk hidungnya nurut apa kata Kiai,habib ato nenek moyang mereka pake embel cinta n yang pasti Nasi juga fulus..bener-bener aneh yah ustadz dikasih dalil eh bukanya ngikut malah nyeloteh di hati n ngedumel tapi g berani ngejawab n g tau apa yang mau dijawab.. aneh yah orang2 itu.
    @Naulil
    wah pak ustad berlebih banget pujiannya. g da yang malu, g da yang unggul, g da yang valid apalagi bukti2 murahan gitu, jauh dari kebenaran pak ustadz. soal ustad abdul aziz itu udah bener dan bagus kok sudah mengungkapkan kedok serigala berbulu domba para pengejar nasi tumpengan, jadi model di acara HAUL, Raup Fulus amplop Tebel pulangnya.. apa g asyik tuh proyek. dan Sumbernya g jelas juga menunjukan bahwa ustad tersebut rujuk dari ceramahnya (biasalah kan suka yang g jelas/mutsyabihat. barakalahufikm
    @Mambaul Ilmi Zulfitri
    afwan.. emang ana sering ngumpul dengan yang ber KTP nya Islam tapi ibadahnya cara Hindu (Selamatan), nashrani (maulidan/natal)..? piye gini pak..? o iya pak kok bise ngomong gini ke ana? (“Intinya,,ente tuh salah bergaul. Orang non-Islam ente gaulin,,akhirnya orang Islam ente kafirin.”). ===> jangan malu2 ah kalo mau antum aja yang mau kan sebenarnya …? dah geram…? silahkan monggo….
    @Bima AsSyafi’i
    pak ustad.. yang ana katakan itu kebiasaan bukan personal apalagi ke tema orang yang sedang dalam pembicaraan..intinya kalou memang begitu realitanya ya baguslah TETAPI jagan katakan itu adalah ibadah dari Islam tapi katakanlah itu cara kami sendiri dalam beribadah terhadap karib kami. afwan kalo udah kesinggung
    #Abu Syamil
    (Ada kejadian nyata nih, tetangga saya yg ngontrak dekat rumah saya, istrinya meninggal. Mereka sungguh miskin, kontrakannya saja belum bayar tiga bulan. Bisa dibayangkan bagaimana krisisnya keuangan keluarga tersebut. Alhamdulillah, tahlilan 7 hari di rumah kontrakannya juga bisa berjalan lancar dan ramai/membludak hadirin dg suguhan yg disumbang oleh para tetangga. Dan hari selasa depan (10 Mei 2011) adalah hari ke 40, juga akan diselenggarakan tahlilan. Coba deh cocokkan teori Wahabi yg kalian desas-deseskan dengan fakta kejadian tetangga saya, betapa ajaibnya, dan bagaimana melesetnya tuduhan kalian. Semoga kalian sadar akan kekeliruan kalian dalam menilai tahlilan berdasar teori kalian itu)
    ===============
    SUBHANALLAH LAHAULAWALQUATAILLABILLAHI… Akhiii!!! coba pikir baik2? mereka udah 3 bulan masih nunggak g bayar sewa rumah, miskin lagi, Kenapa mereka menyumbangkan sumbangan yang pada akhirnya untuk diberikan pada penyumbang lagi secara umum..?? bukaknkah yang namanya meringankan itu sebaiknya digunakan untuk bayar sewa rumah 3 bulan, membeli barang keperluan sehari2..dsb.. dimana letak akal dan pikir…ups mungkin bener apa yang antum katakan pada komentya, di …tat ato di ….kull ? pilih ajalah salah satunya..
    kalo beribadah ntu bukannya yang ditanya mana larangannya wahai pak ustad, tapi dalil yang memerintahkan kita agar mengerjakan perintah tadi. Maksudnya selamatan tumpengan dan yasinan dalam selamatan bukan ibadah mahdloh??? darimna antum katakan bukan mahdloh?
    coba antum simak baik2 salah satu terdapat ciri ibadah tersebut pasti mahdloh.
    1. waktu
    2. jenis
    3. sifat
    4. jumlah
    5. tempat
    6. tata caranya.
    mau g mau kembali lagi hadits tersebut… kena lagi
    O iya pak dari tadi antum ngomong ndiri yah ngapain tuh. udahlah liat tuh di desa2 nyang udah biasa, ana juga pernah nemui begitu. jadi tanya pade masing2 yah ada g nyang begituan.
    Maaf yah jika terlalu panjang
    Wallahualam

    1. Rumah kontrakannya sudah lunas sekarang, dan kisah ini benar 100%!!! Nte boleh cek ke TKP, Jl. H. Dogon No. 17 Rt 11/2 Pondok Kelapa Jaktim, di situ ada rumah baru besar tingkat 2, itu rumah saya. Agak masuk 5 rumah di situ ada kontrakan petak 6 rumah, di situlah keluarga itu tinggal. Silahkan cek nanti sekalian mampir ke rumah saya n kita bisa diskusi, Oke?

      Nah, yg bikin kacau agama ini, pernyataan Nte tahlilan Yasinan termasuk ibadah mahdloh, he he he…. Nte belajar agama yg bener. Coba tanya ke Abdul Hakim Amir Abdat atau Abdul Qodir Jawwas biar Nte paham apa itu ibadah Mahdloh.

      Mengenai tuduhan Nte saya ngomong sendiri, coba Nte periksa kiriman koment saya. Tadinya saya dialog langsung dg si @Antunu, tiba-tiba dia ngilang n kabur.

    1. wkwkwk..
      silahkan ente tulis itu bacaan kitab disini,..nggak ada ya…
      wkwkwk..ente tahu nggak upanishad dlm kitab hindu itu bagian yg mana..??

  122. prass@

    Mas Pras, yang harus segera disadari oleh seluruh kaum muslimin adalah bahwa dakwah Salafy Wahabi adalah dakwah rekayasa kebohongan atas nama kebenaran. Kebenaran yang yg mereka klaim tidak ada yg terbukti.

    Mereka mengklaim paling bertauhid ternyata tauhidnya TRINITAS (tauhid 3 (tiga). Mereka mengklaim memerangi bid’ah terbukti mereka adalah ahli bid’ah yg paling transparan/jelas. Mereka mengaku ahlussunnah ternyata yg sebenarnya mereka adalah ahlu ingkar sunnah. Itulah yg sebenarnya mereka itu, apakah pihak Salafy Wahabi ada yg mau membantah kenyataan yg saya katakan ini? Silahkan, kalau dirasa perlu silahkan Ustdaz Amir Abdat maju untuk membantah, saya tunggu.

  123. @prass
    pak ustad sabar yah. coba cari buku dan sumbernya yah. semangatt…
    1. MAhanarayana Upanisad
    2. manawadarma sastra wedasemerti hal: 99,192,193
    3. Buku karya Ali Suripto (duta dari agama hindu) “NILAI2 HINDU DALAM BUDAYA JAWA”
    DIBELAKANG BUKU TSBT ADA NO TELP BELIAU. Silahkan di gugat kalo itu milik islam
    4. samaweda 373 ayat pertama.
    afwan ini bukan berarti ana mengetahui asal (utama) muasal ibadah tersebut dari ini jadi g mau jalani (termasuk salahsatu), TETAPI DIKARENAKAN LARANGAN RASULULLAH SALLALLAHUALAHIWASALAM DAN TIDAK ADA CONTOHNYA JUGA TERTOLAK DAN DI ANCAM DENGAN NERAKA.
    Wallahualam

    1. Abu Jufri@

      Mana hadits Rasulullah Saw yang melarang tahlilan, coba sebutkan dalilnya sebab kata Nte di atas karena tahlilan dilarang oleh Rasulullah Saw.

      Mungkin Nte terobsesi keterangan sang Mantan Hindu yg jadi korban kebohongan Wahabi ya? Dia namanya Ustadz Abdul ‘Aziz sang mantan hindu yang merupakan “korban” brainwoshing kalangan Wahhabi sehingga dalam tausiyahnya menjelek-jelekkan NU. Namun, Ustadz Abdul ‘Aziz telah meminta maaf kepada warga NU karena tausiyahnya tersebut yang dilakukan di Masjid Bina Patra Cepu. Ia telah mengakui kesalahannya dalam menafsiri Al-Qur’an dan Hadits. Pengakuan tersebut dilakukan di hadapan Rahmatullah Muhammad Iwan Sa’adullah bahkan ia juga memiliki kesimpulan bahwa orang NU adalah benar serta ajarannya merupakan ajaran Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa Sallam dengan di lengkapi sanad dan silsilah keilmuan. Selain itu, ia juga mengakui bahwa selama ini ia menafsiriAl-Qur’an dan Hadits dengan akalnya sendiri dan banyak salahnya.

      Lebih jauh lagi, ia juga meminta maaf karena tidak bisa menghentikan profesinya yakni menjadi ustadz gadungan wahhabi karena perluan materi. Semoga Allah memberikan petunjuk kepadanya. Amin….
      Ane dapat dari sini nih: http://ashhabur-royi.blogspot.com/2011/05/kesaksian-mantan-hindu-tahlilan-bukan.htm

    2. boss tulis aja bacaannya,..
      ntar juga kita akan ketahui kitab pokok hukum hindu ada berapa,..yg ente tulis itu termasuk yg mana,..kitab purana bagian yg mana,…
      seperti di dlm agama kita, ada alqur’nya,ada seperti hadit nya,atau pendpat para ulamanya,atau ustadz2 nya..begitu,..
      nah yg ente tulis ntar ketahuan bagian pokok atau hanya pendapat para pendeta/rahibnya aja,bgt boss…

      1. skalian tulisan aslinya lalu artinya ya jangan artiannya aja,mis hal 99 tertulis..hal 192 tertulis..hal 193 tertulis…
        bukan cuma artian : termashurlah….dst biar kita tahu semua,thanks

  124. assalamualaikum,…

    buat perbandingan di atas,silahkan baca di tanya jawab islam-hindu di sini :

    Insya Allah kita akan temui jawabannya,…apakah benar ataukah tidak..

    wassalamu alaikum…

  125. sekali lagi ya, ibadah membaca Al-Qur’an, berdzikir, tausiyah, sholawat, berdoa dan mendo’akan, silaturrahim, dll adalah ibadah yang secara syariat tidak dibatasi waktu, boleh pagi, siang, malam, ba’da isya, subuh, zuhur, hari kesatu, kedua, kedua ribu, ke lima puluh ribu,… semuanya boleh…. gada urusan sama agama lain, misalnya hindu atau apalah…dan juga masalah amplop, makan diluar… juga gada hubungannya dengan pembahasan….
    sama aja dengan adzan… ternyata menurut penelitian lebah kawin pada waktu masuknya sholat / adzan, terus gara2 ada yang bilang sholatnya orang Islam sama waktunya dengan lebah kawin maka kita jadi ga sholat di awal waktu?
    atau karena ulos adalah pakaian tradisional batak / agama palbegu maka ga boleh nutup aurat ( pake jilbab ) make kain ulos?
    atau karena celana jeans asalnya celana koboi, kita ga boleh nutup aurat ( dan sholat ) pake celana jeans ?

  126. P’DE syamil ae kg kbur ,ae hdup ditengah ahli yasin dan tahlil ,jd ae tau kebiasaan mereka ini bkn fitnah,orang islam blm tentu baik smemuanya ,rampok ktp islam,koruptor ,maling sm jg .yng ae bahas kan berhubngan am yasin tahlil

    1. Lha tadi malam kita kan dialog langsung, tiba-tiba Nte ngilang gak muncul-muncul, itu namanya apa, kabur apa ngacir heh?

      Ok, kalau gak berani dialog langsung tidak apa, masih membahas masalah Tahlil dan yasin, coba sebutkan dalil yg melarang baca Yasin dan Tahlil.

  127. @prass
    Mangkanya kalo ustad prass g tau TANYA AMA AHLINYA DAN BUKUNYA UDAH ADA TINGGAL GOGLING BENTUK COVER BUKUNYA N CARI BELI. KALO G TAU BAHASANYA BELAJAR DAHULU KALO MAU CARI YANG LEBIH CEPAT YA TANYA USTAD ABDUL AZIZ, ANA UDAH KASIH RUJUKANNYA MASIH NGEYEL N NYOLLETEH. UDAH LIAT VIDEO LENGKAPNYA (Ustad Abdul Aziz ceramah sendiri)?? disana di scan juga kitab dan bacaanya coba cari sana (berusaha jangan manja).

    @abah zahra”
    “Lebih jauh lagi, ia juga meminta maaf karena tidak bisa menghentikan profesinya yakni menjadi ustadz gadungan wahhabi karena perluan materi. Semoga Allah memberikan petunjuk kepadanya. Amin….”
    ========
    Apa maksudnya…? DASAR TUKANG FITNAH..!! SUMBER G VALID SUMBER KACANG-KACANGAN.. BELAJAR DIMANA ANTUM NEH SAPA GURUNYA..??? AMA HABIB SAPA??
    KALO MAU MEMBUKTIKAN ITU DENGAN JELAS DAN VALID JUGA BISA DIPERTANGGUNG JAWABKAN, BUKAN CUMA TULISAN MURAHAN GINI. GIMANA MAU ILMIAH DAN BAWA BUKTI YANG SHARIH, BEGINI AJA MASIH BELEPOTAN NGURUSNYA.. PANTESAN AJA BUKU DIATAS LARIS .. WONG POLA PIKIRANNYA JUGA SAMA, MANA PENGARANGNYA BENTUKNYA CUMA KHAYALAN LAGI, MASYAALLAH…
    @abah zahra
    “sekali lagi ya, ibadah membaca Al-Qur’an, berdzikir, tausiyah, sholawat, berdoa dan mendo’akan, silaturrahim, dll adalah ibadah yang secara syariat tidak dibatasi waktu”
    ==========
    MOHON DI CEK LAGI PERKATAANYA “tidak dibatasi waktu” …?????????????
    nyang antum lakukan selamtan tumpengan nasi itu dilakukan
    1. setiap apa?
    2. jenisnya Apa?
    3. tempatnya dimana?
    4. baca2annya apa aja?
    5. harinya berapa aja?
    6. Mulainya waktu/jam berapa?
    MANGKANYA CEK DULU PERKATAANNYA BISA JADI BUMERANG ..
    Pak ustad yang saya hormati.. Agama Islam sudah sempurna dan sudah dipaketin Ma Allah daN RasulNya Shallallahualahiwasalam, Setiap yang diperintahkannya Wajib di ikuti dan Setiap Larangan Kita wajib Menjauhi. jadi Apabila Sang Pembawa Syariat menyuruh kita Sholat Awal Waktu masuknya ya Sami’na Wa Atho’na, dan jika sang pembuat Syariat memerintahkan kita menutup Aurat Sami’na Wa Atho’na… g da hubungannya dengan orang kuufar yang memakai pakaian yang mirip dengan perintah Allah dan RasulNya Shallallahualahiwasalam Kaum muslimin jadi inggin menyelisihi mereka.
    Rasulullah Shallallahualahiwasalam bersabda : Apakah kalian ingin mengatakan sebagaimana yang dikatakan Ahli Kitab sebelum kamu; kami dengar namun kami durhaka? Tetapi katakanlah ‘kami dengar dan patuh, Wahai Rabb, kami mohon ampunan-Mu dan kepada-Mu tempat kembali.’ Tatkala mereka mengukuhkan hal itu dan lisan mereka telah kelu, turunlah setelah itu ayat ‘Aamanar Rasuul…sampai al-Mashiir. (al-Baqarah:285)’ Dan tatkala mereka melakukan hal itu, Allah pun menghapus (hukum)-nya dengan menurunkan firman-Nya, “Laa Yukallifullah…hingga selesai.(al-Baqarah:286)” [HR.Muslim, no.125 dan Ahmad, II/412].
    jadi fahamilah dahulu tentang Kaidah Ushul Fiqih yaitu dilarang beribadah sampai adanya dalil yang memerintahkannya dan juga sebaliknya di halalkan dalam muamalah sampai ada dalil yang melarangnya. jadi setelah tahu tidak terdapat dalil sahih dari Alqur’an dan Sunnah serta Faham Salaf dan rupanya malah terdapat larangan dan tasyabuh pada Agama Hindu jadi berlipat2 kesalahannya, mudah2an bisa menjadi renungan dan bermanfaat.
    Wallahu alam.

      1. @aj
        duh abang ane nanya ame ente kiranya ente itu tahu semua nya bukan cuma bla3x aja,..
        kalo gitu mah yaah podo wae kang…
        yo wis baca tuh di link yg bang gondrong kasih ya…thanks

        1. ane ambil cuplikannya aja ya biar pd tahu semua..dr link yg bang gondrong kasih..
          ———————–
          “Setelah tak ubek² Manawa Dharmasastra tidak menemukan yang tentang itu, cuman menemukan bahwa upacara peringatan kepada leluhur (upacara sradha) adalah tanggalan pertama setiap awal bulan (MD III, sloka 122 dan sloka 127), nah pada sloka selanjutnya disebutkan juga tentang penghormatan leluhur yang dilakukan 3 kali setahun (awal musim hujan, musim panas dan musim dingin), kemudian dijelaskan pula tentang apa yang dipersembahkan pada setiap bulan dalam tahun pertama…
          ————
          kembali lagi, karena budaya Hindu sudah berasimilasi dengan banyak budaya yang ada sehingga menjadikan Hindu memiliki keberagaman.
          namun sejauh yang saya tau dalam Hindu tidak diterangkan akan adanya Peringatan kematian 1.3.7.40 Dst
          ———–
          sippp… jadi gini gan
          seperti yang ane bilang tadi jadi dalam ajaran Hindu (setau ane) peace
          tidak ditemukan adanya peringatan kematian 1.3.7 dst
          ———–
          biar jelas semuanya,..
          tak ada itu…

    1. masalah Ustadz Abdul Aziz, maaf bukan ane yang ngasih longk nya, tapi ane percaya juga sih sama isinya, kalo ga percaya ente cek aja langsung ke orangnya…
      masalah tahlilan yang isinya ibadah membaca Al-Qur’an, berdzikir, tausiyah, sholawat, berdoa dan mendo’akan, silaturrahim, dll emang bener kan ga dibatasi waktu? sebulan yg lalu ane ikut tahlilan, tetangga ane udah lama tinggal di bogor karena anak2nya udah di bogor, meninggal kamis, di depok bikin tahlilan 3 hari doank, isinya ngaji, tausyiah, dzikir, terus permohonan maaf dari anak2nya, mohon diikhlaskan kesalahan si mayit, silaturrahim… udah gitu doank… cuman 3 hari sampe malam minggu doank karena hari minggunya anak-anaknya udah pada balik ke bogor….
      gada make tumpengan segala… makanya ane udah bilang masalah tumpengan, masalah orang jongkok di luar pada makan, masalah rokok di taro di gelas, masalah tarif, masalah selamatan, itu dibahas di bab lain… jangan di campur2….

    1. hukum asal ibadah adalah boleh kecuali ada dalil yg melarangnya. Mana dalil yg melarang tahlilan n Yasinan.

    1. mbah redhy abu jamal@

      Betul mBah, kacau nih, gara-gara meladeni wahabi ane kebawa sama gaya Wahabi, he he he….

      Lagian mereka memang gak bakalan bisa membantah apa yg ada di artikel di atas kok, dijamin deh mereka KO soal pemalsuan kitab-kitab Ulama sebab buktinya sangat banyak. Salam kenal mbah Redhy.

  128. Buat ane ga usah terlalu rumit dan berbelit. Ane kelak ridho kok bila di masukkan neraka hanya karena ane melakukan tahlil dan yasinan buat kedua orang tua ane. Toh niat ane melakukan itu sebagai bakti anak kpd orang tua. Gitu aja kok repot he he he.

    Coba, apa nt dari sal-wah. Bagaimana jika kelak nt dimasukkan neraka karena keyakinan nt tentang tauhid yg dibagi 3 dan Allah betempat?

  129. He he he, all salafy-wahaby.

    Bukankah puasa hari asy syura itu sebelumnya puasanya umat Yahudi? Lalu beliau juga puasa tetapi biar beda dengan kaum Yahudi ditambah 1 hari dan kitapun sampai hari ini juga berpuasa hari asy syura?.

    Apa menurut nt, Nabi kita meniru kaum Yahudi…?

  130. Buat all wahabiyun,

    APAKAH NT SEMUA SUDAH YAQIN 1000% DAN SUDAH DIBERITAHU OLEH ALLAH SECARA LANGSUNG JIKA SEBAGIAN UMAT MUHAMMAD SAW MASUK NERAKA JAHANAM HANYA GARA-GARA MELAKUKAN SELAMATAN BUAT ORANG TUANYA DENGAN BACAAN YASIN DAN TAHLIL?

  131. p’de syamil TDK AD dalil melarang yasinan am tahlilan berarti boleh..menurut aswaja.skrng ae tanya dalìl untk yasinan ama tahlil stelah kematian menurut rosululloh AD/TIDAK …BESERTA CONTOHNYA AD/TDK.

    1. @ANTI NU

      Apa bedanya dapet ilmu dari sekedar membaca kitab dengan mendengar langsung dari ulama yg memang ahli dalam kitab tersebut?

      Apakah ajaran Islam itu sesempit sebagaimana tampak pada kaum wahabiyun?

      Sekiranya Nabi Muhammad saw masih hidup pada jaman ini, menurut nt sudah pasti melarang yasinan dan tahlilan?

      Nah, tauhid dibagi menjadi 3 itu ada contohnya dari Nabi tidak mas?

      Perlu nt pahami, mengakui Rububiyah kok tidak berubudiyah artinya dah KAFIR.

  132. @ mas jufri
    katanya tahlilan ngak boleh satunya, duanya, tujuhnya, empat puluhnya, terus kalo anda shodakoh untuk dihadiahkan pahalanya untuk mayit keberapanya mas???
    mohon dijawab

    untuk ngikutin umat hindu udah dijawab tuh ama mbah rendy

    sekali lagi takut lupa tolong dijawab pertanyaan saya diatas

  133. Mas Anti nu
    Setelah ane amati, ternyata membuat Tahlilan 1,3,7,40 n 1000 hari ada maknanya.
    hari 1 mayit masuk lubang kubur, hari 3 jasad mayit mulai bengkak, hari 7 jasad mayit mulai pecah n bau dan hari 40 jasad (non tulang n rambut) mulai jadi tanah, hari 100 rambut jadi tanah, hari 1000 tulang-tulang bersatu seperti ditarik kesatu titik (berkumpul). Ini sudah terbukti didunia kedokteran dan waktu melihat tragedi tsunami aceh – masya Allah, juga waktu menggali kubur (kenapa tulang berkumpul jadi satu tumpukan?)
    Tentang dalil, coba lihat kumpulan hadist qudsi no. 1 dan 2 karangan Imam Nawawi dan Asqalani.
    Ente jangan munafik, ente yakin tahlilan bid’ah, tapi mengucapkan salam kepada yang mati sering diucapkan 5 waktu, Assalamulaika ayuhan Nabiyyu Warahmatullahi wabarakatuh, asalamualaina wa’ala ibadishalahin,
    Saya mau tanya, adakah nabi yang masih hidup dan kata assalamualaina untuk siapa? berdasarkan Ilmu Nahwu n Lughah.
    Wassalam.

  134. Apa iya ulama-ulama yg membolehkan yasinan dan tahlilan itu semua BODOH dan TOLOL tentang Al Qur’an dan al Hadits serta Ijma’ ulama?
    Emang cuman ulama salafy wahabi doang yang paling memahami tentang kedua sumber suci hukum Islam itu?

    Apa iya ulama2 yg membolehkan yasinan, tahlilan dan haul itu BODOH mengenai ilmu tauhid sehingga mengorbankan tauhidnya demi mengadopsi ajaran Hindu? Ayo sebutkan siapa ulama yg mengadopsi dan mencampurkan ajaran hindu dengan Islam.

    Seperti halnya istilah fana, dalam Hindu juga ada. Demikian juga dalam ilmu tasawuf juga ada, TETAPI KEDUANYA SANGAT JAUH BERBEDA BAGAI LANGIT DAN BUMI. Dan istilah fana dalam tasawuf bukan diambil dari ajaran Hindu karena TIDAK ADA SATU TOKOH ULAMA SUFI YG MEMPUNYAI KAITAN DENGAN HINDUISME.

    YG MENGATAKAN BAHWA AJARAN TASAWUF KENA PENGARUH HINDU DAN YUNANI, SUNGGUH TOLOL DAN DANGKAL ILMUNYA BIARPUN BERGELAS SYEKH ATAU DOKTOR SEKALIPUN.

  135. Tentang prakteknya, dalam beberapa malam rasulullah saw selalu pergi kemakam Baqi (makam para suhada), yang sekarang ditutup pagar tembok oleh kerajaan Arab Saudi.
    Wassalam

  136. ‘AJARAN WAHIDIYAH’
    LILLAH: segala perbuatan daniati ibadah pd Alloh SWT, kecuali yg dilarang, kecuali yg tdk diridloi Alloh SWT wa Rosuulihi SAW,
    BILLAH : segala perbuatan disadari dirasakan bahwa yang menciptakan segala sesuatu adalah Alloh SWT.(termasuk gerakan kita)
    LIRROSUL: segala perbuatan diniati mengikuti Rosuulalloh SAW, kecuali yg dilarang/ yg tdk diridloi Alloh SWT wa Rosuulihi SAW,
    BIRROSUL : segala gerak perbuatan di sadari bahwa mendapat jasa dari Rosuulalloh SAW, kecuali yg tdk diridloi Alloh SWT wa Rosuulihi SAW,
    …………………..
    http://WWW.WAHIDIYAH.ORG

  137. Mas anti nu, kan salah satu dari banyak dalil n prakteknya sudah ane sebutkan diatas, masa mesti nulis panjang-panjang, kan nanti gak ngarti juga ente.
    Ini kan bab khilafiyah, ente punya dalil ane punya dalil, mau dikerjakan syukur n gak dikerjakan syukur, Toh Allah SWT yang menentukan dosanya, bid’ah, syirik atau munafik, fasik and Kafir.
    Wassalam

  138. Kalau dalilnya selamatan/sedekah buat orang meninggal ada kok. Ga percaya ya……

    Nt cari aja di Bukhori-Muslim dan riwayat dari Imam Ahmad bin Hanbal. kalau nt wahabiyun membaca semuanya dengan teliti pasti nemukan kok. Kalau ndak berarti kurang banyak mempelajari kitab he he he he

  139. Itulah Mas mbah rendhy, Kaum yang mengaku salafy/wahaby. Kalau saya pelajari mereka dicekoki ocehan guru-gurunya, tanpa membaca kitab-kitab sebagai bekal ilmu tapi mereka sudah berani dan yakin bisa berdebat/bicara sama lawan bicaranya seolah-olah mereka sudah jago sama Islam bahkan merasa lebih tahu tentang Islam. yang paling jengkel kalau bicaranya sampai memvonis hukum bid’ah, sesat sampai kafir, tanpa melihat kajian ilmu.
    Bedanya Salafussalih mengislamkan orang kafir, tapi ini mengkafirkan orang Islam — MasyaAllah.

  140. Seandainya dibiarkan saja tanpa dikritik pun ajaran Wahabi pasti akan menemui ajalnya. Akhirnya kebenaranlah yg akan muncul sebagai pemenang abadi. Kontradiksi sesama Wahabi pun itu sudah menunjukkan tanda-tanda akan datangnya ajal Wahabisme.

    Orang yg mau merenung dan berpikir pasti akan menemui kejanggalan-kejanggalan ajaran Wahabisme, pada saat itulah Hidayah Allah swt masuk dalam hatinya. Hanya orang-orang yg malas mikir saja yg masih bersedia mengikuti ajaran Wahabisme.

  141. mengapa syaikh Idahram menyamarkan namanya alasannya kita semua belum tau, baru dalam tahap menerka2, yang membuat ana bertanya-tanya kenapa dalam pengantar buku-beliau diambil dari orang dengan firqoh JIL, apakah JIL dan teman2nya yang paling senang dengan terbitnya buku ini, berburuk sangka itu tercela, tetapi tentunya perbuatan yang menimbulkan prasangka buruk juga harus dijauhi, banyak yang berharap kita semua mengedepankan metode ilmiah umtuk mendapatkan ilmu, apalagi untuk menghukumi suatu golongan, tetapi sayang jika sanadnya tidak jelas permasalahan juga akan menjadi kabur, ditambah pengantarnya/JIL dikenal dengan golongan yang menjauhkan islam dari pemeluknya dengan rayuan kebebasan, ana berharap ada alasan yang bisa diterima untuk menjelaskan permasalahan ini ya akhi, syukron

    1. Pertanyaan aneh ini diulang lagi.
      Emang siapa yg JIL?? Pengantarnya itu ketua PBNU & guru besar UIN Syarif Hidayatullah

      Emang ente ngasih pengantar juga,,kok katanya ada JIL?? jangan ngarang..

      1. Emang siapa yang JIl?
        Ana cuma “pengantar bagi pembaca untuk berfikir objektif dan meneliti berita yang sampai kepada kita” tidak satupun tulisan di sini yang merupakan hasil karya karangan ana.
        Ini tulisan dari Da’i ASWAJA
        “Membuka Kedok Tokoh-Tokoh Liberal dalam Tubuh NU” karya KH. Muh. Najih Maimoen”

  142. @abu jufri:
    haduh,,ane g ada budget buat dibuang-buang beli kitabnya Albani. Ente bela pun ane g peduli,,yg penting ane sama sekali g yakin ama Albani.
    “Ini tidak sepatutnya dilakukan seorang Muslim yg beriman”,,lantas Albani mo sebut apa Imam Bukhari?? G usah ngeles,,bolak-balik klarifikasi gara-gara bolak-balik kafir-kafirin orang..

    Ni,,Albani…

    @ucep:
    Saya setuju,,kan tiap tahiyat kita emang salam pada Rasulullah. Tapi saya dengar-dengar katanya Wahabiyyun mo ganti kalimat itu,,gara-gara kalimat itu dianggap Syirik. Akhirnya mereka mo ngerubah apa yg sudah ditetapkan Nabi,,tapi orang lain dikafirin,,wkwkwk

    @All Sa-Wah:
    Hukum asal ibadah adalah dilarang selama tak ada perintah,,tak terkecuali,,iya kan??
    Ada dalil tentang baca mushaf Qur’an?? Karena Nabi tak pernah contohkan..
    Ada dalil yg menasakh hukum tulis hadits?? Karena Nabi telah me-mansukh hukum tulis hadits,,lihat shahih Imam Muslim (yg asli lo ya,,jgn editan Albani or Wahabiyyun)??

    Saya tunggu jawabannya Sa-Wah.

  143. tuduhan wahaby mengkafirkan orang islam adlh fitnah ,dan itu adlh senjata ampuh untk memusuhi wahaby,wahaby plng berhati2 mengkafirkan ssorng bkn individu yng memvonis kfr tdknya seseorang.al-Imam asy-syafi’i
    ”dan saya membenci berkumpul2 dalam kematian sekalipun tanpa diiringi tangisan …..(AL-Umm1/318)

    1. Bismillah Ar-rahmaan Ar-rahiim.

      1. Soal “wahhabiyyun mengkafirkan orang Islam adalah fitnah.”

      Fakta kok dibilang fitnah lho…. banyak bukti lho…ini saya kasih bukti kalau ulama’ wahhabiyyun itu suka melakukan TAKFIR terhadap umat Islam:

      Petikan ini diambil dari kitab “Liqa al-Bab al-Maftuh” karya AL-UTSAIMIN, cet. Dar al-Wathan, Riyadl, 1414 H, halaman 42).
      =================================================================================
      Soal: “Apakah Ibn Hajar al-‘Asqalani dan an-Nawawi dari golongan Ahlussunnah atau bukan?”.
      Jawab (‘Utsaimin): “Dilihat dari metode keduanya dalam menetapkan Nama-Nama dan Sifat-Sifat Allah maka keduanya bukan dari golongan Ahlussunnah”.
      =================================================================================
      Lihat, bagaimana Utsaimin dengan enteng mengatakan “KEDUANYA (ibn Hajar al-Asqolani dan imam an-Nawawi) BUKAN DARI GOLONGAN AHLUSSUNNAH. ”

      Nah, Kalau bukan dari golongan Ahlussunnah, terus mereka (ibn Hajar al-Asqolani dan imam an-Nawawi) masuk golongan mana? Wal iyaadzu billaah dari prasangka demikian.

      Bukankah ini bukti kalau wahhabiyyun MELAKUKAN TAKFIR TERHADAP UMAT ISLAM? BAHKAN YANG DIKAFIRKAN ADALAH ULAMA’.

      2. Antum menukil pendapat al-Imaam asy-Syafi’i rahimahullaah dengan menuliskan referensi “Kitab Al Umm juz 1 halaman 318”.

      Langsung saja ana Buka kitab al-Umm yang saya punya, cetakan Daar al-Wafaa’ Almanshuurah Mesir. Ternyata disitu untuk juz 1 hanya sampai halaman 118 saja. Dan juz 1 itupun secara garis besar berisi biografi al-Imaam asy-Syafi’i rahimahullah.

      Baiklah, saya berprasangka baik kepada antum, mungkin antum salah ketik. Kemudian saya lanjutkan membuka juz 2 halaman 318, disitu justru al-Imaam asy-Syaafi’i rahimahullah membahas tentang SHOLAT, khususnya lagi membahas tentang sholatnya para musafir.

      Sekarang, antum harus secara jujur dan inshof wajib mengklarifikasi referensi antum tersebut.

      1. Mas “jam Kampung@

        Siip Mas, bonkar terus kebohongan anak-anak Wahabi sampai akar-akarnya, he he he…. Mantab, barokallohu fik.

  144. saya sering bc artikel d sini dan mengagumi keluasan ilmu tmn2 semua..u mas ahmad,momo,abah,arumi,farid,duffal,ajam,abu hanan, gondrong dll jazakumullah tlh memberikan ilmu meski terkadang berbeda pendapat. sungguh sy respek dgn anda2 semua…tetap d jalur diskusi biar sy yg awam ini dpt mengambil manfaat dr diskusi ini..@admin saya juga respek dgn admin ummati…

  145. @anti nu:
    lihat nama ente aja udah getem-getem ane,,untung ni semua cuma comment..
    jawab pertanyaan ane,,jangan ngeles. Ane punya Al-Umm lo ya,,cuma ane g hafal (pastinya),,ntar di rumah ane cek,,ketahuan bohong nambah daftar kebodohan & kebohongan Wahabiyyun lo ya..

    Nah,,mumpung di tangan ente ada Al-Umm,,bisa cek ada g dalil baca mushaf Qur’an & tulis hadits???

    Oh ya,,cek dulu pen-tahqiq Al-Umm yg ente pegang,,jangan-jangan di tahqiq Albani,,dibuang aja klo ada nama Nashiruddin Al-Albani disitu,,ntar ane ganti deh,,janji…

  146. Mas anti nu, berapa banyak kata kafir dalam kitab Fatawa Albani ?
    ente mengiringi Kitab Al Umm jilid 1 hal 318 – Isinya pembahasan tentang “mendahulukan Imam ke depan pada shalat Khauf” tidak ada kata-kata yang menerangkan tulisan ente atau saya yang salah baca, maaf nih mas.
    Mas Mamba’ul, memang saya dengar juga begitu, padahal itu dari Rasulullah saw.

  147. mang ucep@ustdz wahby tlh mengecek kitab syu’abul Iman karya al-iman al-Baihaqi,bhkan melacak melalui program’maktabah syamilah yng menghmpn rbuan ktab ,syang hadist dng redaksi diatas tdk ditmkan .
    bgmana mgkn al-waqidi lngsng merwyatkan dr Rosululloh pdhal al-waqidi wafat th 207 H ,al waqidi tlh dilemahkan hdstnya oleh mayoritas ulama ahli hadist ,al Bukhori,an-nasai,ad-daroqutni,dll

  148. @anti nu:
    Nah,,ketahuan ente bohong ni,,untung akhi @ucep segera kroscek.
    Ente baca & nukil langsung dari kitab kah?? Ato ente salah ingat?? Ato kami yg salah baca??
    Ato ente berguru ama mbah Google,,trus ente copas?? G heran ente bebal…

    Kesempatan klarifikasi deh,,coba ente nukil yg bener,,jilid berapa-bab apa??
    Oh ya,,ente kan pandai smpe berani ANTI NU,,coba cari dalil yg saya tanyakan di atas,,& jangan cari sama mbah Google or di kitab Albani lo ya..

    @ucep:
    Terimakasih mas @ucep,,sudah kroscek Al-Umm. Saya di warnet ni,,maklum g pasang internet d rumah.
    Saya juga kaget dengar berita itu dari ustadz saya. Wahabiyyun itu tiap ada apa aja minta dalil,,tapi yg sudah ada dirubah-rubah. Maklum,,surga kan punya si Albani,,hha… Aneh bin ajaib.

  149. Wah bener-bener ente, ingat mas neraka itu panaaaas, jangan sembarangan ente bicara ini agama yang sudah jelas mas.
    Bagaimana kitab Al Umm yang ente baca ? ane belum ketemu yang ente tulis itu.

  150. saya mau tanya ke semuanya baik @admin,salafi,maupun aswaja…jika seseorang sakratul maut mengucapkan la ilaha illALLAH dan saat d mandikan terlihat senyuman bahagia apa itu artinya husnulkhatimah? tlng jwb y…syukron

    1. Hanya Allah yg menentukan apakah itu Khusnulkhatimah nya. Saya tidak berani menjawab.
      Mungkin ada ikhwah Aswaja yg mw menambahkan??

      Jangan tanya Salafi-Wahabi,,karena saya pernah baca artikel Wahabi,,katanya pendiri Wahabi,,MiAW:
      “Aku tidak mengerti arti kata Laa Ilaaha Illallahu, sampai aku menemukan & menyebarkan ajaran (Wahabi) ini. Begitu pula seluruh guru-guruku.”

      Intinya,,wlpn Muslim,,bersyahadat 1000x,,ucap kalimat tahlil Laa Ilaaha Illallahu,,tapi g masuk/menerima ajaran Wahabi,,itu di-cap KAFIR.

      Na’udzubillah.

      1. Mamba’ul Ilmi Zulfitri@

        Mas MIZ, itulah kacaunya balaunya Syaikh MiAW, karena ucapannya itu secara otomatis mengaggap salah berat Ulama-ulama Sebelum Syaikh MiAW, dan ini hal yg mustahil sebab agama Islam ini diturunkan dari generasi ke generasi berikutnya secara bersanad. Sedangkan MiAW itu tidak memiliki sanad keilmuan alias nyempal/memisahkan diri dari pemahaman para Ulama sebelumnya.

        Ketika saya masih sebagai Salafy saya tidak menyadari kesalahan Syaikh MiAW sampai akhirnya saya menemukan blog-blog ASWAJA seperti Ummati, Abu Salafy, Salafy Tobat, Mutiara Zuhud, Sufi Muda dll. Sejak itulah kesadaran saya muncul secara perlahan setelah memikirkan secara serius apa-apa informasi dari bloh-blog tersebut. Memang sangat kritis dan menjengkelkan blog-blog ASWAJA ini bagi mereka yg belum menemui kesadarannya, tapi begitu hati ini tercerahkan kita menjadi sadar dan bisa melihat kesalahan-kesalahan ajaran Wahabi.

        Saya dan keluarga juga teman-teman saya jadi rajin berkunjung ke blog-blog seperti ini sebab informasinya sangat menarik dan menggugah kesadaran-kesadaran baru. Terima kasih untuk segalanya yg telah saya ambil manfaatnya dari blog-blog seperti Ummati Press dan blog ASWAJA lainnya.

    2. Ada hadits shohih seperti di bawah ini yg menjelaskan ciri-ciri seperti yg antum tanyakan:

      ???? ????? ????? ????????? ??? ?????? ?????? ????? ?????? ?????????

      “Barang siapa yang akhir perkataannya (menjelang maut) adalah ‘lailaha illallah’, maka dia akan masuk surga.” (HR. Abu Daud)

      Berdasarkan hadits ini, insyaalloh orang tersebut khusnul khotimah, amin…..

    3. Mas farhan

      Insya Allah khusnul khotimah mas, karena mengucapkan kalimah Laa ilaha ilallah dengan ikhlas itu ya pada saat sakarotul maut. Nah, jika mampu ya insya Allah akan khusnul khotimah dan semoga kelak masuk syurga mas

  151. @anti nu:
    WOE,,DIMANA ENTE??
    Ente punya PR ni…
    1. Klarifikasi nukilan Al-Umm ente comment di atas.

    2. Cari dalil baca mushaf Qur’an yg sekarang ramai beredar,,apakah ada dalil baca mushaf?? Trus mushaf Qur’an udah g karu-karuan,,ada titik-titiknya,,ada harakat-harakatnya. BAGAIMANA HUKUM BACANYA???

    3. Cari dalil hukum tulis hadits,,karena Nabi bersabda:
    “Jangan kalian tuliskan perkataanku selain Al-Qur’an, barangsiapa yg telah terlanjur menuliskannya hendaklah dihapuskan, dan kalian boleh meriwayatkan perkataanku secara lisan. Barangsiapa yang dengan sengaja mendustaiku, maka tempatnya di neraka.” (HR. Imam Muslim)

    Hadits di atas jelas menunjukkan hukum menasakh bolehnya tulis hadits,,lalu ada kah hadits yg men-nasakh boleh tulis hadits lagi??

    Forum Wahabi di FB kocar-kacir jawab ini,,sampe bawa-bawa atsar untuk membantah. Ingat,,Kitabullah hny bisa dinasakh oleh Kitabullah,,Sunnah juga hanya bisa dinasakh oleh Sunnah,,maka saya minta Hadits yg nasakh ini,,oke??

    1. Larangan Menulis Hadits
      Ketika para sahanat belajar pada Nabi dengan menerima hadist-hadist, mereka menerimanya dengan panca indera saja. Alasan larangan menulis hadist ini mempunyai legimitasi kuat dari Nabi ketika itu dengan beberapa ultimatum antara lain:

      “Jangan kamu tulis sesuatu yg telah kamu terima dariku selain Al-Qur’an.”

      “Barang siapa menuliskan yg ia terima dariku selain Al-Quran hendaklah ia hapus.”

      “Ceritakan saja yg kamu terima dariku tidak mengapa. Barang siapa yg sengaja berdusta atas namaku maka hendaklah ia menduduki tempat duduknya di neraka.”

      Alasan larangan penulisan hadist ini agar terhindar kemungkinan sebagian sahabat penulis wahyu memasukkan hadist ke dalam lembaran-lembaran Al-Quran. Karena ada anggapan sebagian sahabat ketika itu bahwa semua yang dikatakan Rasulullah Saw adalah wahtu semua sehingga dimungkinkan tercampur antara tulisan Al-Qur’an dan Hadist. Dan mungkin saja pada generasi mendatang yang tidak menyaksikan turunya Al-Qur’an tidak mustahil adanya dugaan bahwa seluruh yg tertulis adalah wahyu semuanya hingga bercampur aduk antara Al-Quran denagn hadis.

      Sebagian Sahabat Diperintah Menulis Hadist
      Namun ada beberapa orang sahabat tertentu yang diperintahkan menulis hadist. Misalnya hadist riwayat Abu Hurairah yang menerangkan bahwa ketika kota Mekah telah dikuasai oleh Rasulullah Saw., Beliau berpidato di hadapan para sahabat. Ketika berpidato, tiba-tiba berdiri seseorang yang berasal dari Yaman bernama Abu Syah. Kemudian dia bertanya kepada Rasulullah Saw. ujarnya Ya Rasulullah! Tulislah untukku! Rasulullah menjawab, “ Tulislah oleh kalian untuknya!
      Menurut Abu Abdir Rahman, tidak ada satu riwayat tentang perintah menulis hadis dengan riwayat paling sahih kecuali hadist ini. Sebab Rasulullah Saw. dengan tegas memerintahkannya.
      Sejarahpun mencatat ada beberapa naskah tulisan hadis yang milik pribadi yang ditulis beberapa sahabat dan tabi’i. Para sahabat yg mempunyai naskah hadis antara lain:

      Abdullah bin Amr bin Ash
      Abdullah bin Amr bin Ash adalah salah seorang sahabat yg selalu menulis apa yg pernah didengarnya dari Nabi Saw. Tindakan ini pernah didengar oleh orang-orang Quraisy ujarnya, “ Apakah kau tulis apa yang kaudengar dari Nabi? Sedang beliau itu sebagai manusia kadang-kadang berbicara dalam suasana suka dan kadang-kadang berbicara dalan suasana duka? Atas teguran tersebut ia segera menanyakan tentang tindakannya kepada Nabi Saw . Jawab Rasulullah saw. “Tulislah! Demi Zat yg nyawaku ada di tangan-Nya tidaklah keluar daripadanya selain hak.”
      Nabi Saw. mengizinkan Abdullah bin Amr bin Ash menulis hadist karena ia telah bisa membaca dan menulis.
      Naskah Abdullah bin Amr dinamai Shahifah Shadiqah /Buku yang benar karena ditulis langsung dari Nabi Saw. Naskah ini berisi sebanyak 1000 hadis dan dihafal serta dipelihara oleh keluarganya sepeninggal penulisnya. Cucunya yaNg bernama Amr bin Syu’aib meriwayatkan hadis-hadis tersebut sebanyak 500 hadis.
      Bila naskah Shadiqah tidak sampai kepada kita menurut bentuk aslinya maka dapatlah kita temukan secara kutipan pada kitab Musnad Ahmad Sunan Abu Dawud Sunan An-Nasai Sunan At-Tirmuzi dan Sunan Ibnu Majah.

      Jabir bin Abdullah al-Anshari
      Naskah hadis Jabir bin Abdullah al-Anshari dinamai. Shahifah Jabir
      Imam Ahmad di dalam musnadnya menukil hadis-hadis Humam bin Munabbih keseluruhannya. Dan Imam Bukhari banyak sekali menukil hadis-hadis tersebut ke dalam kitab sahihnya terdapat dalam beberapa bab.
      Ketiga buah naskah hadis tersebut di atas merupakan di antara sekian banyak tulisan hadist yg ditulis secara pribadi oleh para sahabat dan tabi’i yg muncul pada abad pertama.

      Kompromi Antara Larangan Atau Perintah Menulis Hadist
      Dalil-dalil larangan menulis hadist di satu pihak dan adanya suruhan di pihak lain bukanlah dalil yang saling bertentangan akan justeru saling menguatkan dan dapat dikompromikan yaitu:

      # Bahwa larangan menulis hadist terjadi pada awal turunya Islam utk memelihara agar hadist tidak bercampur dgn Alquran. Tetapi setelah bertambahnya kaum muslimin dan telah banyak yg mengenal Al-Quran maka hukum melarang menulisnya telah dihapus dengan perintah yg membolehkannya.

      # Bahwa larangan hadis itu bersifat umum sedang perizinan menulisnya bersifat khusus bagi orang yg mempunyai keahlian tulis-menulis hingga terjaga dari kekeliruan dalam menulisnya dan tidak dikhawatirkan akan salah seperti Abdullah bin Amr bin Ash.

      # Bahwa larangan menulis hadis ditujukan kepada orang yangg lebih kuat menghafalnya daripada menulisnya sedang izin menulisnya diberikan kepada orang yangg tidak kuat hafalannya seperti Abu Syah.

      sumber:http://www.facebook.com/note.php?note_id=154181891574&_fb_noscript=1

    2. dalil membaca mushaf

      Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi bahwa sahaya Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu ‘anha yang bernama Zakwan telah shalat menjadi imam bagi Aisyah ra. di bulan Ramadhan. Dia menjadi imam sambil membaca Al-Quran dari mushaf. Hal yang sama juga dalam shalat nafilah (sunnah) yang lain.

      Riwayat ini sampai kepada kita lewat hadits yang dikeluarkan oleh Al-Baihaqi (2/253).

      sumber:http://www.ustsarwat.com/web/ust.php?id=1162516244

      1. @deto:
        to,,deto,,nama aja g mirip manusia. lain kali g usah pake ilmu copas khas Wahabiyyun,,pusing ane bacanya.

        1. Al-Qur’an nya yg seperti apa to?? Yg sudah di-mushaf kan?? Yg ada titik-titik dan harakatnya?? pasti bukan kan.
        Trus ente baca Qur’an yg sperti apa?? Bid’ah itu neraka lo.

        2. Yg diminta Abu Syah itu penulisan seluruh hadits ato cuma pidato Nabi?? Atas dasar apa kamu mengatakan klo riwayat itu dan lainnya adalah bukti nasakh nya halal tulis hadits??

        Ente berani bilang kompromi masalah agama?? Bukannya ente kata semua yg tidak dicontohkan Nabi itu BID’AH dan masuk NERAKA?? Ente Wahabiyyun klo sudah seenak jidatnya langsung ngomong kompromi,,sementara lain ente kafirin.

        Klo kami para Aswaja sih gampang jawabnya,,itu semua adalah BID’AH HASANAH.
        Tapi ente & Wahabiyyun kata tak ada bid’ah yg baik kan?? Semua masuk neraka??

        So,,klo ente baca mushaf Qur’an yg penuh bid’ah (titik-titik dan harakat),,trus baca hadits,,ingat klo ente bakal masuk neraka ya..Hahaha…

  152. Mas Farhanalfaris,
    Ini saya ambil dari Kitab “Tafsir Kalimat Tauhid – karangan Imam Fakhrurudin Ar Razi Bab 8 hal 179″ – Al Imam Muhammad bin Ali Al Hakim Al Tarmidzi meriwayatkan dari Mu’az bin jabal bahwa Rasulullah saw bersabda ” setiap jiwa yang mati dalam keadaan menyaksi bahwa Tidak ada tuhan selain Allah dan bahwa aku adalah Rasulullah, serta kesaksiannya itu dipersaksikan dengan hati yang yakin, pasti Allah akan mengampuninya.
    Syahadat yang dipersaksikan dengan hati yang yakin ini adalah syahadat yang dipersaksikan saat maut, saat jiwa telah mati dari syahwat, saat jiwa yang mengelak dari ketakutan akan maut telah pasrah, saat keinginan telah musnah. Disaat-saat menjelang kematian, sebuah kesaksian menjadi kesaksian puncak sehingga jika seseorang mengucapkan kesaksian saat maut tentu akan mendapat ampunan Allah.”
    Ini yang dapat saya bantu mas.

  153. kitab IHYA ULUMUDDIN yang jadi kitab suci kaum asy’ariyun banyak dicela oleh para ulama ahlus sunnah, bahkan ulama syafi’iyyah sendiri seperti An Nawawi dan Adz Dzahabi. tapi kenapa hanya wahabi saja yang jadi sasaran celaan asy’ariyun???

    1. Aku Adalah Salafi@ alias @Ibnu abi irfan alias @’Ajam
      (orang Salafy Wahabi yg satu ini gonta-ganti nama sampai kehabisan nama akhirnya pakai nama yg lucu: Aku Adalah Salafy! he he he …)

      Nte suka ngomong ngawur dan mengekor hawa nafsu, makin kacau ente, prutasi ya, he he he ….

      Mana ada orang Islam yg anggap Ihya’ Ulumuddin sebagai kitab suci, Nte kebanyakan menghayal dan terobsesi yg aneh-aneh kaya’nya. Ane punya saran, sebaiknya antum segera pergi ke psikiater untuk periksa kejiwaan sepertinya ada gangguan.

      Setahu ane tidak ada ulama Ahlussunnah Waljamaah yg mencela Ihya’ ulumuddin, kalau ulama Wahabi tuh baru benar mereka memang mencela, bahkan lebih dari itu mereka mengnggap Imam Gozali (penulis Ihya’) sesat dan kafir. Apakah Nte gak merasa aneh dan janggal dg Ulama-ulama Salafy Wahabi yg gampang mencela sesama ulama? Atau mungkin Nte justru bangga dg ulama seperti itu? Celaka deh, na’dzubillah min dzalik….

      1. tanggapan lucu dari sorang Asy’ariyun ketika dikatakan padanya bahwa kitab IHYA’ mengandung hadits2 palsu bahkan tiada sanad, dia berkata “Ah, yang menilai palsu itu kan Al Albani si tukang jam”.

        tapi ketika disodorkan padanya salah satu contoh hadits tanpa sanad dalam IHYA’ dan ana menyuruhnya untuk membawakan sanadnya, dia diam saja.

  154. @Aku adalah salafi, Waduh bener-bener PEMBOHONG/PENDUSTA ente, masa Kitab Ihya Ulumudin dibilang / dianggap kitab suci, ente sama tuh dengan @anti nu. Ingat mas hadist “Sekali kita berbohong, maka 10 malaikat lari darinya”, jadi nanti banyakan IBLIS nya dari pada malaikat di diri ente.
    Wassalam

  155. mudah2an gak ada kata2 yg kotor dan hujat menghujat dalam diskusi ini. Karna bg sya yg baru mengerti sdikit ilmu agama, hati sya sangat miris,,, semoga Allah memberi hidayah kpd kta smua..

  156. Bismillah..
    nampaknya udah selesai. batas disini ngasih pengertiannya.. mudah2an bermanfaat.. bagi para muqollid agar lebih mengerti akan bahayanya Praktek Syirik dan Bid’ah, Hanya Dari Allahlah hidayah itu datang jangan adakan penghalang2 hidayah tersebut mampir pada diri kita. kuncinya ber Ittiba dan ikhlas, berilmu, memahami, meneliti dan mengamalkan jgn ta’asub buta.
    wallahualam

    1. abu jufri n All Wahabi@

      Abu Jufri, aqidah tauhid 3, rububiyah, uluhiyah, asama wa sifat adalah pangkal praktek kemusyrikan, sadarilah oleh kalian wahai para pengikut Wahabisme. Ajaran tauhid 3 bukan ajaran Islam, Nabi Saw tidak pernah mengajarkan tauhid semacam itu. Tidak pernah dikenal ajaran tauhid 3 (trinitas) dalam Islam, sejak zaman Nabi Saw, Sahabat, Tabi’in, tabi’ut Tabi’in, dan ajaran itu muncul sejak sang Ahli Bid’ah Sejati Ibnu Taymiyah mengajarkan tauhid 3 (trinitas). Sadarilah oleh kalian wahai para pengikut Wahabisme. Ajaran Tauhid tiga itu adalah pangkal praktek kemusyrikan yg sesungguhnya. Yang bisa terjerumus dalam praktek musyrik itu bukan hanya saat pergi berziarah, saat tawassul, saat bertabarruk, bahkan dalam rumah kalian pun kalian bisa terjerumus dalam praktek musyrik, lebih-lebih jika aqidah kalian itu tauhid trinitas. Camkan ini dan renungkan, pikirkan secara mendalam sebab ini menyangkut amal ibadah kalian apakah akan sia-sia atau diterima disisi Allah Swt.

    2. Mas Abu Jufri@,
      Ane ingin bertanya, seringkah kata syirik itu anda ucapkan. Kalau sering apa menurut anda tentang syirik, baik secara bahasa maupun secara Lughah. Ane mau tahu, karena ane ingin belajar karena itu sangat berat buat saya yang tidak mengerti tentang syirik.
      Wassalam

  157. jazakumullah mas ucep,mamba’ul ilmi,@admin atas jwbnnya dan perlu saudara2 ku seiman baik salaf maupun aswaja ketahui bhwa mayit itu adlh bpk saya, yang sering ziarah kubur ke para waliullah n habaib,memimpin tahlilan yasinan,menghadiri maulid Nabi,tabaruk, yg semua ini d anggap bid’ah oleh saudara2 seiman dari salaf…dan saya menyaksikan sendiri bpk sy sakratul maut serta memandikan jasadnya..SubhanALLAH…

    1. farhanalfarisi@

      Alhamdulillah…, kami ikut bahagia…. Semoga ayah antum kelak ditempatkan di sorga tertinggi bertetangga dg Rasulullah Saw, amin…

      Kunci ibadah yg diterima Allah Swt itu adalah niat ikhlas lillahi ta’la (niat ikhlas tertuju kepada Allah Swt semata-mata, dan Allah Swt maha tahu apa yg tergerak dalam hati hamba-hambanya).

      Terimakasih sharingnya, semoga bermanfaat bagi pengunjung yg lain, barokallohu fik.

    2. Subhanalloh, Alhamdulillah…. Sharing yg luar biasa sampai merinding saya, terimakasih. Setuju dg Mas Admin, kuncinya niyat yg ikhlas karena Allah Swt.

  158. Bukankah yang berkomentar disini semua pakai nama samaran? anti nu, ajam, deto, ibnu abi irfan, abu jufri, abu syamil, farhanalfarisi, ummati, ‘Ajam Kampung dll.

    Apakah ada masalah dengan nama samaran?

  159. amiin…smga mas @admin serta semua saudara2 ku seiman baik aswaja maupun salafi ttp istiqamah n amanah dlm menyampaikan ilmu…sekarang saya tanya khusus kpd sdra ku seiman dr salafi, dgn kejadian bpk saya yg mengucapkan kalimah tauhid saat sakratul maut n tersenyum bahagia saat d mandikan pdhal bpk sy sering ziarah kubur, tabaruk,tahlilan,menghadiri maulid Nabi,isra mi’raj…jk btl semua itu bid’ah tntu bpk sy tdk sprti itu saat sakratul maut krna semua bid’ah adalah sesat dlm pndngan salafi..syukron.

  160. ‘Ajam Kampung@

    Mas, tidak masalah dg nama samaran (nick name). Mengenai sebutan saya di atas antara Ibnu abi irfan, Aku Adalah Salafi dan ‘Ajam adalah sama orangnya. Hal ini pernah ketahuan dari grafatarnya yg sama di antara ketiga nama itu pada komentar-komentar di bulan-bulan yg telah lewat. Ibnu Abi irfan pernah diskusi dg Ahmad syahid di blog ini secara alot karena si IAI ngeyel. Kemudian ‘Ajam diskusi dg Mutiara Zuhud (Mas Zon Jonggol) juga alot dan ngeyel. Kemudian yg terakhir dia pakai nama: “Aku Adalah salafi”. Sepandai-pandai tupai melompat akhirnya akan jatuh juga, begitulah kra-kira prbahasa yg pas untuk orang yg mengaku: Aku Adalah Salafi.

    Oh ya Mas Ajam Kampung, antum bukan ‘Ajam yg debat dg Mas Zon itu kan? Pasti bukan, sebab gaya antum beda dg ‘Ajam yg itu.

    Tapi saya sarankan, sebaiknya agar antum ganti nama samaran dg nama manusia aja biar tambah siiip gitu. Hal ini sebenarnya pernah di”undangkan” oleh admin agar pakai nama manusia. Sebab dulu blog ini pernah kacau oleh nick nama yg bukan nama manusia. Coba lihat di sini: http://www.ummatipress.com/2011/02/20/peraturan-baru-bagi-para-pengirim-komentar-di-ummati-press/

    1. Maksud saya begini lho mas, komentator disini seperti anti nu, Ajam, ibnu abi irfan, dkk khan pakai nama samaran ngga ada masalah. Lha kenapa pada saat pengarang buku tersebut menggunnakan nama samaran “syech Idahram” hal ini menjadi masalah?

      Bukankah orang-orang seperti anti nu dkk yang notabene pakai nama samaran juga membawakan kebenaran versi mereka sendiri. Dan bukankah mereka juga tidak punya sanad atas ilmu yang sampai kepada mereka?

      1. ‘Ajam Kampung@

        Waladalah, Mas Mas, he he he….sampai gak enak ane pada antum. Thank you ya atas klarifikasinya, sudah jelas kok sekarang, lain kali ditujukan yg lebih jelas biar gak salah paham lagi.

  161. maaf mas bukan salafi tapi wahabi salafiyun, terlalu terhormat menyebut mereka salafi(org2 terdahulu) mereka susah mas menjawabnya, karena masih ada hasad dan dengki dari hati para wahabi salafiyun, terutama kepada para Aswaja Asya’irah al maturydiah as sufiiyah, pengennya mereka yg wafat sepeti itu, tp hati mereka lalai dan berpaling dr kebenaran, wong mereka aja melakukan bi’ah tp tdk mengakui, celana cangkring nggak ada zaman nabi tapi mereka pake, mereka merubah tempat saii, menembok tempat melontar jumroh tapi mereka nggak nyadar, pake Al Qur’an digital, bikin radio, bikin partai untuk memecah belah umat padahal tidak ada dizaman Rosullullah dan masih banyak lagi, sementara kita melakukan apa yg diperbolehkan Rosullullah, siapa yg membuat tradisi-tradisi yg baik dalam islam maka mereka akan mendapatkan pahalanya,

    1. Tuk Mas Ferry ASWAJA
      Minta tolong dicek dikitab-kitab Hadits tentang Celana Cingkrang (Musbil) :

      Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

      “Artinya : Apa yang ada di bawah kedua mata kaki berupa sarung (kain) maka tempatnya di neraka” [Hadits Riwayat Bukhari]

      Dan beliau juga berkata lagi:

      “Artinya : Allah tidak akan melihat orang yang menyeret sarungnya karena sombong”.

      Dan dalam sebuah riwayat yang berbunyi :

      “Artinya : Allah tidak akan melihat di hari kiamat kepada orang-orang yang menyeret pakaiannya karena sombong.” [Hadits Riwayat Malik, Bukhari, dan Muslim]

      Dan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda :

      “Artinya : Ada tiga golongan yang tidak akan dilihat oleh Allah hari kiamat, tidak dilihat dan tidak disucikan (dari dosa) serta mendapatkan azab yang sangat pedih, yaitu pelaku Isbal (musbil), pengungkit pemberian dan orang yang menjual barang dagangannya dengan sumpah palsu.” [Hadits Riwayat Muslim, Abu Dawud, Turmudzi, Ibn Majah, Nasa’i]

      “Artinya : Sesungguhnya Allah tidak menerima shalat seseorang yang melakukan Isbal.” [Hadits Riwayat Abu Dawud dengan sanad yang shahih. Imam Nawawi mengatakan di dalam Riyadlush Shalihin dengan tahqiq Al Arnauth hal: 358]

      Mudah-mudahan aja kita bisa meneladani Beliau Rosululloh Sollallohu ‘alaihi wassallam..

      1. Yang jelas, tidak ada riwayat Nabi dan para Sahabatnya memakai celana cingkrang, celana cingkrang tidak ada contoh dari Nabi Saw jagi para Sahabatnya.

        Kalian dikerjain Yahudi disuruh pakai celana cingkrang biar kelihatan lucu (LC).

    2. Gak apa-apa kok mas ferry, Salafy kan singkatan dari Salah Fikir kan, makanya kalau mereka memberi jawaban kan selalu muter-muter.

  162. Kiye edi@, ente lihat kata kunci dari hadist-hadist yang ente sebutkan “Sombong”, kata sombong dalam ilmu kalam hanya ada dihati kan. Kalau pakai celana cingkrang tapi dengan kesombongan atau pakai sarung yang terbuat dari sutra dengan kesombongan atau pakai Jubah dengan cingkrang dengan kesombongan atau pakai topi/kopiah dengan kesombongan bagaimana mas?

    1. ucep@ isbal yang dimaksud bukan hanya karena kesombongan, coba baca yang lain,
      abu syamil@ & ‘ajam kampung, untuk orang sekelas beliau yang menulis buku setebal itu bila menggunakan nama samaran akan mendatangkan prasangka buruk, orang akan bertanya sanadnya dan tidak ketemu karena tidak jelas siapa beliau, mudah2an bisa difahami pernyataan ana.
      untuk yang sudah jelas sanadnya saja masih dituduh tanpa sanad, http://bantahansalafytobat.wordpress.com/2011/01/05/nasehat-terhadap-tim-bahtsul-masa%E2%80%99il-pcnu-jember-tentang-syaikh-al-albany-bagian-i/
      link penjelasan tengang wahabi http://bantahansalafytobat.wordpress.com/2011/03/14/perbedaan-wahabi-dan-salafy/ semoga bermanfaat, barokallahu fiikum

  163. y iyalah harus dibakar dan dilenyapkan, krn klau tidak dilakukan demikian niscaya akan membawa mudaharat yang besar di muka bumi milik Alloh ta’ala ini.

    ‘Ulama antum pun ane yakin ingin bersikap demikina terhadap kitab-kitab ‘ulama kami.
    jadi sebelum berkata lebih baik berkaca dahulu.

    ‘ulama kalian sangat membenci ‘ulama ahlus sunnah
    begitupun ‘ulama kami sangat membencu ‘ulama ahli bid’ah.

    1. logika yang menyesatkan…….insyaAlloh ulama Ahlusunah Waljama’ah tidak akan membenci siapapun meskipun mereka non muslim apalagi sesama muslim yang sudah bersyahadat ………semua itu kehendak Alloh ta’ala ….

      1. akhi mamo@
        kutipan …….insyaAlloh ulama Ahlusunah Waljama’ah tidak akan membenci siapapun meskipun mereka non muslim apalagi sesama muslim yang sudah bersyahadat ………
        lalu bagaimana penjelasan dari hadis ini ya akhi “Barangsiapa yang memberi karena Allah, menahan karena Allah, membenci karena Allah dan menikah karena Allah, maka telah sempurna keimanannya.” (HR Ahmad, At Tirmidzi, Al Hakim Abu Dawud)

        Imam an-Nawawi rahimahullâh menyebutkan, termasuk nasihat untuk Allâh Ta’ala adalah dengan berjihad melawan orang-orang yang kufur kepada-Nya dan berdakwah mengajak manusia ke jalan Allâh Ta’ala. Adapun makna nasihat untuk Allâh Ta’ala, ialah beriman kepada Allâh Ta’ala, menafikan sekutu bagi-Nya, tidak mengingkari sifat-sifat- Nya, mensifatkan Allâh Ta’ala dengan seluruh sifat yang sempurna dan mulia, mensucikan Allâh Ta’ala dari semua sifat-sifat yang kurang, melaksanakan ketaatan kepada-Nya, menjauhkan maksiat, mencintai karena Allâh Ta’ala, benci karena-Nya, loyal (mencintai) orang yang taat kepada-Nya, memusuhi orang yang durhaka kepada-Nya, berjihad melawan orang yang kufur kepada-Nya, mengakui nikmat-Nya, dan bersyukur atas segala nikmat-Nya …
        Semoga Allah memberikan ilmu yang bermanfaat kepada kita semua

        1. @deto dalam memahami Al Qur’an dan hadits tidak semudah dgn menterjemahkan saja namun perlu ilmu mas …….tidak hanya dgn memori aja mas harus oleh orang2 yang berkompeten dan ahlinya dalam bidangnya terkadang menurut aqal orang awam spt saya keliatan benar namun belum tentu menurut yang ahlinya ……..Kita sebaiknya tidak membenci orang kafir atau mereka yang murtad sehingga tidak dapat berlaku adil. Bagaimana mengelola kebencian dapat ditemukan dalam tulisan pada
          http://mutiarazuhud.wordpress.com/2011/02/11/mengelola-kebencian/

          Perlakuan kita terhadap orang kafir maupun mereka yang murtad adalah sebagaimana perlakuan terhadap kaum non muslim. Sebagai contoh dapat dilihat dalam tulisan pada
          http://mutiarazuhud.wordpress.com/2010/05/07/2009/10/03/etik-dengan-non-muslim/
          nah @ deto belajarlah ilmu islam kepada yang betul2 ahli dalam bidangnya ….salam

          1. wa ‘alaykum salam
            akhi mamo@
            mari kita satukan pandangan
            ana setuju kita harus mengelola kebencian, bukan untuk dilampiaskan sekehendak kita sehingga mengambil hak yang bukan milik kita, seperti menegakkan hukuman itu adalah hak penguasa, tetapi tentunya antum juga setuju jika dalam hati kita pasti ada kebencian terhadap apa2 yang dibenci Allah, ana yakin itu, bentuk pengelolaan juga tidak menafikkan adanya kebencian tersebut, tetapi bagaimana kita mengarahkannya kepada jalan yang diridhoi Allah, bukan melawan apa2 yang dibenci Allah dengan sesuatu yang dibenci Allah pula, semoga kita sepakat dalam hal ini.

          2. afwan, ada sedikit tambahan, untuk menasihati penguasa yang berlaku kurang adil, sebaiknya jangan didepan masyarakat umum (demo di jalan atau di atas mimbar) atau lewat media masa (koran, televisi, web dsb) karena akan menimbulkan gelisah bagi masyarakat juga rasa tidak senang pada penguasa karena kewibawaanya kita rampas, kita datangi baik2 kemudian sampaikan maksud kita dengan cara yang baik juga, jika itu tidak berhasil ya sudah tugas kita cuma sampai disitu, barokallahu fiik

          3. @deto semua itu kehendak Alloh SWT tinggal bagaimana kita mensikapinya dan Kita paham sesungguhnya apa yang mereka lakukan adalah dorongan kewajiban mempraktekkan amar ma’ruf nahi munkar. Namun hal yang harus kita ingat bersama dalam mempraktekkan amar ma’ruf nahi munkar sebaiknya dilakukan dengan cara-cara yang bijak dan tutur kata yang baik ( bil hikmah wal mau’idzoh al – hasanah ).nah @ deto semoga bermanfaat …dan link yan ana berikan silahkan nt pelajari insyaAlloh menambah ketenangan dalam jiwa…wassalam .

          4. deto@

            Kamu ini ngomomg apa kok kaya ngmongnya bin Baz,utsaimin n Albani dalam membela para penguasa Arab saudi?

  164. kiye edi@ hadist yg dibaca jangan setengah2 kan ada lanjutannya, yg berkenaan dng sayidina Abu Bakar sidiq, jaman dahulu org2 kaya pake baju menjulur ketanah dan menyombongkan diri, sedangkan yg pake celana pendek org2 miskin ttp sekarang yg pake celana menjulur ketanah tdk hanya org kaya saja, skrg org2 miskin aja pake celana menjulur ketanah, jd intinya terletak pd kata kunci yaitu “kesombongan”. apakah kita bisa m’baca hati seseorang apakah sombong atau tdk, hendaknya kita jgn menilai seseorang dari tampilan luarnya saja,,bagaimana dengan org pake cingkrang tp hatinya mempunyai sifat yg merendahkan org lain, meremehkan org lain menganggap yg lain ahlul bid’ah dan menganggap diri dan kelompoknya paling nyalaf paling sunnah bukankah itu bentuk suatu kesombongan????

    1. ferry aswaja@
      Menjulurkan celana di bawah mata kaki tanpa sombong

      Dari Abu Huroiroh radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

      ??? ???????? ???? ????????????? ???? ????????? ????? ????????

      “Kain yang berada di bawah mata kaki itu berada di neraka.” (HR. Bukhari no. 5787)

      Dari hadits-hadits di atas terdapat dua bentuk menjulurkan celana dan masing-masing memiliki konsekuensi yang berbeda. Kasus yang pertama -sebagaimana terdapat dalam hadits Ibnu Umar di atas- yaitu menjulurkan celana di bawah mata kaki (isbal) dengan sombong. Hukuman untuk kasus pertama ini sangat berat yaitu Allah tidak akan berbicara dengannya, juga tidak akan melihatnya dan tidak akan disucikan serta baginya azab (siksaan) yang pedih. Bentuk pertama ini termasuk dosa besar.

      Kasus yang kedua adalah apabila seseorang menjulurkan celananya tanpa sombong. Maka ini juga dikhawatirkan termasuk dosa besar karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengancam perbuatan semacam ini dengan neraka.

      Perhatikan bahwasanya hukum di antara dua kasus ini berbeda. Tidak bisa kita membawa hadits muthlaq dari Abu Huroiroh pada kasus kedua ke hadits muqoyyad dari Ibnu Umar pada kasus pertama karena hukum masing-masing berbeda. Bahkan ada sebuah hadits dari Abu Sa’id Al Khudri yang menjelaskan dua kasus ini sekaligus dan membedakan hukum masing-masing. Lihatlah hadits yang dimaksud sebagai berikut.

      ???????? ??????????? ????? ?????? ???????? ????? ?????? – ???? ??? ??????? – ?????? ???????? ???????? ????????????? ??? ????? ???????? ???? ????????????? ?????? ??? ???????? ???? ????? ????????? ??????? ???? ???????? ??????? ????????

      “Pakaian seorang muslim adalah hingga setengah betis. Tidaklah mengapa jika diturunkan antara setengah betis dan dua mata kaki. Jika pakaian tersebut berada di bawah mata kaki maka tempatnya di neraka. Dan apabila pakaian itu diseret dalam keadaan sombong, Allah tidak akan melihat kepadanya (pada hari kiamat nanti).” (HR. Abu Daud no. 4095. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih Al Jami’ Ash Shogir, 921)

      Jika kita perhatikan dalam hadits ini, terlihat bahwa hukum untuk kasus pertama dan kedua berbeda.

      Sebagian ulama ada yang berpendapat bahwa jika menjulurkan celana tanpa sombong maka hukumnya makruh karena menganggap bahwa hadits Abu Huroiroh pada kasus kedua dapat dibawa ke hadits Ibnu Umar pada kasus pertama. Maka berarti yang dimaksudkan dengan menjulurkan celana di bawah mata kaki sehingga mendapat ancaman (siksaan) adalah yang menjulurkan celananya dengan sombong. Jika tidak dilakukan dengan sombong, hukumnya makruh. Hal inilah yang dipilih oleh An Nawawi dalam Syarh Muslim dan Riyadhus Shalihin, juga merupakan pendapat Imam Syafi’i serta pendapat ini juga dipilih oleh Syaikh Abdullah Ali Bassam di Tawdhihul Ahkam min Bulughil Marom -semoga Allah merahmati mereka-.

      Namun, pendapat ini kurang tepat. Jika kita melihat dari hadits-hadits yang ada menunjukkan bahwa hukum masing-masing kasus berbeda. Jika hal ini dilakukan dengan sombong, hukumannya sendiri. Jika dilakukan tidak dengan sombong, maka kembali ke hadits mutlak yang menunjukkan adanya ancaman neraka. Bahkan dalam hadits Abu Sa’id Al Khudri dibedakan hukum di antara dua kasus ini. Perhatikan baik-baik hadits Abu Sa’id di atas: Jika pakaian tersebut berada di bawah mata kaki maka tempatnya di neraka. Dan apabila pakaian itu diseret dalam keadaan sombong, Allah tidak akan melihat kepadanya (pada hari kiamat nanti). Jadi, yang menjulurkan celana dengan sombong ataupun tidak, tetap mendapatkan hukuman. Wallahu a’lam bish showab.

      Catatan: Perlu kami tambahkan bahwa para ulama yang menyatakan makruh seperti An Nawawi dan lainnya, mereka tidak pernah menyatakan bahwa hukum isbal adalah boleh kalau tidak dengan sombong. Mohon, jangan disalahpahami maksud ulama yang mengatakan demikian. Ingatlah bahwa para ulama tersebut hanya menyatakan makruh dan bukan menyatakan boleh berisbal. Ini yang banyak salah dipahami oleh sebagian orang yang mengikuti pendapat mereka. Maka hendaklah perkara makruh itu dijauhi, jika memang kita masih memilih pendapat yang lemah tersebut. Janganlah terus-menerus dalam melakukan yang makruh. Semoga Allah memberi taufik kepada kita semua.

      Sedikit Kerancuan, Abu Bakar Pernah Menjulurkan Celana Hingga di Bawah Mata Kaki

      Bagaimana jika ada yang berdalil dengan perbuatan Abu Bakr di mana Abu Bakr dahulu pernah menjulurkan celana hingga di bawah mata kaki?

      Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah pernah mendapat pertanyaan semacam ini, lalu beliau memberikan jawaban sebagai berikut.

      Adapun yang berdalil dengan hadits Abu Bakr radhiyallahu ‘anhu, maka kami katakan tidak ada baginya hujjah (pembela atau dalil) ditinjau dari dua sisi.

      Pertama, Abu Bakr radhiyallahu ‘anhu mengatakan, ”Sesungguhnya salah satu ujung sarungku biasa melorot kecuali jika aku menjaga dengan seksama.” Maka ini bukan berarti dia melorotkan (menjulurkan) sarungnya karena kemauan dia. Namun sarungnya tersebut melorot dan selalu dijaga. Orang-orang yang isbal (menjulurkan celana hingga di bawah mata kaki, pen) biasa menganggap bahwa mereka tidaklah menjulurkan pakaian mereka karena maksud sombong. Kami katakan kepada orang semacam ini : Jika kalian maksudkan menjulurkan celana hingga berada di bawah mata kaki tanpa bermaksud sombong, maka bagian yang melorot tersebut akan disiksa di neraka. Namun jika kalian menjulurkan celana tersebut dengan sombong, maka kalian akan disiksa dengan azab (siksaan) yang lebih pedih daripada itu yaitu Allah tidak akan berbicara dengan kalian pada hari kiamat, tidak akan melihat kalian, tidak akan mensucikan kalian dan bagi kalian siksaan yang pedih.

      Kedua, Sesungguhnya Abu Bakr sudah diberi tazkiyah (rekomendasi atau penilaian baik) dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallamdan sudah diakui bahwa Abu Bakr tidaklah melakukannya karena sombong. Lalu apakah di antara mereka yang berperilaku seperti di atas (dengan menjulurkan celana dan tidak bermaksud sombong, pen) sudah mendapatkan tazkiyah dan syahadah(rekomendasi)?! Akan tetapi syaithon membuka jalan untuk sebagian orang agar mengikuti ayat atau hadits yang samar (dalam pandangan mereka, pen) lalu ayat atau hadits tersebut digunakan untuk membenarkan apa yang mereka lakukan. Allah-llah yang memberi petunjuk ke jalan yang lurus kepada siapa yang Allah kehendaki. Kita memohon kepada Allah agar mendapatkan petunjuk dan ampunan. (Lihat Fatawal Aqidah wa Arkanil Islam, Darul Aqidah, hal. 547-548).

      Marilah Mengagungkan dan Melaksanakan Ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

      Allah Ta’ala berfirman,

      ???? ?????? ?????????? ?????? ??????? ???????

      “Barangsiapa yang menta’ati Rasul, sesungguhnya ia telah menta’ati Allah.” (QS. An Nisa’ [4] : 80)

      ???????????? ????????? ???????????? ???? ???????? ???? ??????????? ???????? ???? ??????????? ??????? ???????

      “Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintahnya takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih.” (QS. An Nur [24] : 63)

      ?????? ?????????? ?????????? ????? ????? ?????????? ?????? ?????????? ??????????

      “Dan jika kamu ta’at kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajiban rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang.” (QS. An Nur [24] : 54)

      Hal ini juga dapat dilihat dalam hadits Al ‘Irbadh bin Sariyah radhiyallahu ‘anhu seolah-olah inilah nasehat terakhir Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menasehati para sahabat radhiyallahu ‘anhum,

      ???????????? ?????????? ????????? ???????????? ????????????? ??????????????? ??????? ????????? ??????????????

      “Berpegangteguhlah dengan sunnahku dan sunnah khulafa’ur rosyidin yang mendapatkan petunjuk (dalam ilmu dan amal). Pegang teguhlah sunnah tersebut dengan gigi geraham kalian.” (HR. Abu Daud, At Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban. At Tirmidizi mengatakan hadits ini hasan shohih. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shohih. Lihat Shohih At Targhib wa At Tarhib no. 37)

      Salah seorang khulafa’ur rosyidin dan manusia terbaik setelah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakar Ash Shiddiqradhiyallahu ‘anhu mengatakan,

      ?????? ???????? ??????? ????? ???????? ????? ?????? ????? ???????? ?? ??????? ???????? ???? ?????? ???????? ???? ?????? ??????? ???? ???????? ??????? ???? ???????? ???? ????????

      ”Aku tidaklah biarkan satupun yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam amalkan kecuali aku mengamalkannya karena aku takut jika meninggalkannya sedikit saja, aku akan menyimpang.” (Lihat Shohih wa Dho’if Sunan Abi Daud, Syaikh Al Albani mengatakan bahwa atsar ini shohih)

      Sahabat Sangat Perhatian dengan Masalah Celana

      Sebagai penutup dari pembahasan ini, kami akan membawakan sebuah kisah yang menceritakan sangat perhatiannya salaf (shahabat) dengan masalah celana di atas mata kaki, sampai-sampai di ujung kematian masih memperingatkan hal ini.

      Dalam shohih Bukhari dan shohih Ibnu Hibban, dikisahkan mengenai kematian Umar bin Al Khaththab setelah dibunuh seseorang ketika shalat. Lalu orang-orang mendatanginya di saat menjelang kematiannya. Lalu datanglah pula seorang pemuda. Setelah Umar ngobrol sebentar dengannya, ketika dia beranjak pergi, terlihat pakaiannya menyeret tanah (dalam keadaan isbal). Lalu Umar berkata,

      ??????? ??????? ??????????

      “Panggil pemuda tadi!” Lalu Umar berkata,

      ????? ????? ??????? ???????? ? ????????? ??????? ?????????? ????????? ????????? ?

      “Wahai anak saudaraku. Tinggikanlah pakaianmu! Sesungguhnya itu akan lebih mengawetkan pakaianmu dan akan lebih bertakwa kepada Rabbmu.”

      Jadi, masalah isbal (celana menyeret tanah) adalah perkara yang amat penting. Jika ada yang mengatakan ‘kok masalah celana saja dipermasalahkan?’ Maka cukup kisah ini sebagai jawabannya. Kita menekankan masalah ini karena salaf (shahabat) juga menekankannya. -Semoga kita dimudahkan dalam melaksanakan ketaatan kepada Allah-
      sumber:http://ahndiyaz.blogspot.com/2010/07/isbal-tanpa-bermaksud-sombong.html

      1. sedikit mengomentari @deto…..maaf apa iya dahulu sudah tercipta/ ada yang membuat celana seperti yang ada pada masa sekarang ??? kalaupun ada insyaAlloh akan susah apabila kain celana model sekarang dijulurkan/diseret (kayaknya nggak ada ) buat berjalan aja susah . terus hukum itu termasuk apa ??? wajib , sunah ,atau apa ??? semua ada aturan berikut konsekwensinya ….maaf bila nggak berkenan ……bukan berarti membenarkan isbal cuma pemahamannya yang sedikit berbeda wallohu’alam …

      2. Panjang amat komentnya deto, nte sendiri udah baca koment-mu ini? Kalau aku ogah deh, baru lihat aja udah nggak menarik buat dibaca.

        Coba inti dari koment.mu di atas itu apa, kalau memang you udah baca koment sendiri?

    2. komentar ana tentang isbal tidak disetujui ya akh, ko dihapus
      isbal tanpa rasa sombong submer:http://ustadzkholid.com/tanya-ustadz/fiqih-tanya-ustadz/isbal-tanpa-bermaksud-sombong/
      sebagai manusia kita pasti memiliki kesalahan, kita menasehati bukan karena benci, tetapi karena sesama muslim harus saling menasihati, menolak kebenaran juga bentuk kesombongan selain merendahkan orang lain, jangan disembunyikan dari para pencari ilmu, kita menasihati bagi yang masih isbal karena tidak sesuai sunnah, lalu mengapa nasihat agar jangan isbal ditentang. Mudah2an komentar ini tidak dihapus lagi, Barokallahu fiikum

      1. deto@

        deto manyun, itu di atas koment Isbal Copy Paste Nte masih ada, kok tega amat nuduh Mas Admin mendeletenya? Coment COPAS model deto ini kalau saya jadi adminnya sudah pasti gak saya kasih ampun, langsung sadelete tanpa konfirmasi biar tahu diri. Komentar COPAS segitu panjangnya siapa mau baca, baru lihat aja udah pingin muntah dan mumet kok.

        Lain kali kalau gak bisa koment, janga koment lagi ya? Atau yang mau Nte COPAS itu baca dulu, lalu ambil intinya dan pakai deh itu koment, oke? Masa gitu aja harus saya ajarin, cape deh ngurusin anak-anak wahabi.

      2. Betulkan solusi isbal itu mesti pakai celana cingkrang? Kalau menurut saya pakai celana cingkrang itu tidak harus, bahkan bisa menimbulkan problem psikologis. Malu deh rasanya pakai celana cingkrang, nggak keren gitu loh?

        Kalau saya pribadi lebih pas paka sarung yg panjangnya di atas tumit kalau lagi sholat. Kalau jalan2 ya pakai celana yg keren biar pantes tapi tidak ada rasa sombong dg celana yang pantas tersebut. Udah kebiasaan jadi sudah pasti nggak ada rasa sombong memakainya. Biasa ajalah orang lain lain juga pada pakai celana panjang lebih keren ketimbang celana cingkrang.

  165. Abu Hurairah :
    y iyalah harus dibakar dan dilenyapkan,

    waduh provokatif banget

    Abu Hurairah :
    ‘Ulama antum pun ane yakin ingin bersikap demikina terhadap kitab-kitab ‘ulama kami.

    Yang ini lebih tendesius dan menjurus ke fitnah, bisa dikemukakan faktanya? karena fakta yang ada dalam buku ini justru menujukkan penghapusan atau perubahan isi dari karya para `Ulama yang diaanggap tidak sesuai dengan paham Wahabi.

  166. Abu Hurairah@
    Lebih dekat mana, ulama-ulama klasik dengan Ibnu taimiyah (H.728) atau Muhammad ibn Abdul Wahab (H.1115). Sabda Rasulullah saw : Umat yang terbaik dizamanku, kemudian setelah itu, dst……”. Sekarang lebih percaya mana ente? yang klasik lebih dekat zaman Rasulullah atau yang baru-baru ini.
    Kalau ane lebih percaya hadist, makanya buku klasik selalu ane cari n beli.

    1. Enggak ada satupun buku2 faham wahabi yg dipalsu, diubah dan diedit oleh ulama2 faham ahlusunnah waljamaah yg asli, tapi sebaliknya kitab2 ulama ahlusunnah yang asli banyak dipalsukan oleh ulama2 yg ngaku-ngaku ahlusunnah (albani, bin baz, utsaimin dll misioner wahabi) di toko2 gramedia banyak bertebaran kitab2 ulama klasik ASWAJA yg diterbitkan oleh penerbit wahabi yg isinnya tentu sudah diubah sesuai dgn faham wahabi misalnya kitab Imam Nawawi, kitab Imam Syafe’i, yg ditahkik oleh albani, kurang ajarnya lagi ada penerbit yg menamakan “Pustaka Imam Syafe’i”.

  167. Like Father Like Son
    Buah Jatuh tdk jauh dr pohonnya
    Guru Kencing Berdiri, Murid kecing berlari..
    Nah..

    Kenapa Org2 SaWahh sampe sedemikian kelakuannya!!
    [ngeyell, walo fakta didepan mata.. , hoby bohong dan sejenisnya]
    yaa.. karna guru2nya spt itu. Wajar sobat!
    Mereka sebenarnya butuh difahami, dimaklumi..
    Bukankah begitu?

  168. setuju bgt mas miftah…
    salam kenal

    orang sawah ya gitu, diajak diskusi klo udah mentok dalilnya….e ngless langsung pindah tema…udah gitu mentok lagi ngless pindah tema lagi…terus gitu mlu

    Judulnya udaha jelas diatas itu….
    “Pemalsuan Kitab-kitab Ulama Oleh Tangan-tangan Salafy Wahabi”
    e…..bahasnya melenceng kemana-mana…
    ya harap dimaklumi karena udah terlanjur malu ma gengsi, klo ulama-ulama mereka paling demen tuh ngerubah, ngebajak karya ulama-ulama ASWAJA…
    dari sini sebenarnya udah ketauan klo PINTU HIDAYAH udah dibuka lebar-lebar
    tapi anehnya neh….mereka seolah-oleh ga pernah mau tahu klo ulama-ulamanya tuh jago ngerubah, ngebajak kitab-kitab ulama ASWAJA

    lebih parahnya lagi neh kitab bajakan itu buat pegangan dalam berdalil untuk menyerang AWSAJA….
    ya ga lucu lah…
    dikira ualama ASWAJA bisa ditipu, dibodohin gitu…
    sorry ya kitab yang asli masih ada tuh ama ulama-ulama ASWAJA

    udahlah saudara-saudariku SAWAH kembalilah ke jalan salafus salih yang ajarannya bersambung sanadnya sampai RASULULLAH SAW

    ikutilah ulama-ulama ASWAJA, yang disana banyak ahli bait Nabi SAW, dan Nabi SAW sudah memerintahkan kita untuk membawa bekal Al-QURAN dan SUNNAH serta AL-QURAN dan AHLI BAIT sebagai jalan menuju keselamatan dan menghindari KESESATAN

    semoga saudara-saudari kita SAWAH mendapat pencerahan…

      1. abah asra@
        ana pengin penjelasan tentang perkataan antum “maklum saja, dinasti saudi sebagai biangnya wahabi masih keturunannya muawiyah yang berdarah yahudi” tuduhan tentang wahabi sudah ana jawab di koment no #333, kenapa sekarang bawa2 nama sahabat muawiyah kemudian dihubungkan kepada yahudi, bukankan jika ada perselisihan diantara para sahabat kita disuruh diam, tidak sepantasnya kita mengucapkan apa2 yang bukan menjadi hak kita, dan bukankah para sahabat sudah mendapatkan gelar orang2 yang ridho kepada Allah dan Allah pun ridho kepada mereka, apa yang membuat kita yang bermahzab 4 ini merasa lebih baik dari para sahabat, semoga Allah menunjukimu.

  169. Like Father Like Son
    Buah Jatuh tdk jauh dr pohonnya
    Guru Kencing Berdiri, Murid kecing berlari..
    Nah..

    Kenapa Org2 SaWahh sampe sedemikian kelakuannya!!
    [ngeyell, walo fakta didepan mata.. , hoby bohong dan sejenisnya]
    yaa.. karna guru2nya spt itu. Wajar sobat!
    Mereka sebenarnya butuh difahami, dimaklumi..
    Bukankah begitu?
    ==============
    Like Father Like Son
    Buah Jatuh tdk jauh dr pohonnya
    Guru Kencing Berdiri, Murid kecing berlari..
    Nah.. Itulah Yang dilakukan para Ahli Bid’ah dalam ketidakmampuan mereka Ta’asub buta ama yang digelari mereka syaik (GURU) dalam menghadapi Amanat yang mulia ini hujjah yang terang benderang yang ditinggalkan oleh Rasullullah Salallahualahiwasalam malamnya bagai di siang hari.
    PERHATIKAN LIHAT PARA AHLI BID’AH KETIKA MEREKA SEDANG BERHADAPAN DENGAN PARA SYAIKHUL ISLAM .. APA YANG MEREKA PERBUAT….?? TIDAK LAEN MEREKA TIDAK BERKUTIK SAMA SEKALI DALAM MENGHADAPI PARA ILMU SYAKHUL ISLAM, DIKARENAKAN MEREKA TAK MAMPU LAGI MELAWAN HUJJAH DARI AL QUR’AN DAN SUNNAH YANG DENGAN FAHAM SALAFIAH.. MEREKA HENDAK PUTUS ASA TETAPI ADA IDE (DARI SYETAN)UNTUK MELAWAN AHLI TAUHID AGAR SYUBUHAT AHLI AHWA DAN AHLI BID’AH TETAP TERJAGA YAITU DENGAN MENUDUH BAHWA PARA SYAIKHUL ISLAM TELAH MEROBAH KITAB2 KLASIK KARYA PARA ULAMA (SENJATA TERAKHIR).
    LIHAT…….. BAGAIMANA KALIAN MERIWAYATKAN BANYAK HADITS2 MAUDHU DAN DHAIFF DAN SANGAAATTT GEMAR SEKALI MEMBAWAKANNYA TANPA MENJELASKAN DERAJAT HADITS TSBT… MANA GHIRAH KALIAN YANG KATANYA AMANAH…? MANA KEADILAN DAN AKHLAQ KALIAN YANG KATANYA ASWAJA (AHLUS-SUFI-WAL-JAMAA’AH). TAPI MENUDUH AHLUSUUNAH MEMALSUKAN KITAB ULAMA…?? INGETT YANG KALIAN SERING BAWAKAN HADITS..HADITS…HADITSS AKHII….. KALO HADITS UDAH PALSU DIGEMARI APA LAGI YANG SEPERTI KITAB2…
    TABAYYUN AKHI JANGAN MENGIKUTI AL AHWA INGET AYAT : janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya (Al-Israa’: 36).
    WALLAHU A’LAM

    1. @ abu jupri
      siapa yang ente maksud syaikhul islam, apakah ibnu tai miyah yang ente maksud ?
      kalo ibnu tai miyah, hebat sekali beliau itu sampai kalian gelari syaikul islam sedangkan Nabi Muhammad SAW, disebut Saidina kalian bid’ahkan karena dianggap mengkultuskan beliau SAW. jadi kesimpulannya ibnu tai miyah lebih mulia dari Rosulullah SAW bagi kalian pengikut wahabi sesat. apa gak salah ?

    2. Abu Juprit ente itu ngomong apa…ngga jelas ngalor ngidul…

      Bagi kami kaum ahlussunnah wal jama’ah, hadits maudhu’ tidak kami jadikan sebagai landasan/hujjah. Akan tetapi, terhadap hadits dhoif, kami kaum ahlussunnah wal jama’ah menjadikannya sebagai dalil fadho’il al-a’maal. Perlu diperhatikan disini, bahwasanya HADITS MAUDHU’ itu sangat berbeda dengan HADITS DHOIF.

      Kami kaum ahlussunnah wal jama’ah, tidak pernah berani mengutak-atik hadits-hadits shohih untuk dijadikan hadits dhoif bahkan maudhu’. Kami menganggap bahwa semua hadits-hadits shohih yang termaktub di dalam kitab al-Jamii’ ash-Shohiih al-Bukhari wa Muslim adalah SHOHIH SEMUANYA, TIDAK ADA YANG DHOIF MAUPUN MAUDHU’.

      Dan tidak ada satupun ulama’ Ahlussunnah wal jama’ah dari zaman dahulu sampai zaman sekarang yang berani mengutak-atik keshohihan hadits-hadits di dalam kitab tersebut.

      Akan tetapi sangat berbeda dengan zaman sekarang, ini adalah FAKTA, bahwasanya al-Albani ulama’ kaum Wahhabiyyun dengan sangat LANCANG, mencoreng keshohihan hadits-hadits di dalam kitab tersebut. Dan kenyataannya pula, sekarang, muncul BID’AH baru, yaitu: “Bagi kaum wahhabi, sebuah hadits kalau tidak ada EMBEL-EMBEL DISHOHIHKAN oleh al-Albani, maka DERAJAT HADITS TERSEBUT DINYATAKAN DHOIF BAHKAN MAUDHU’, MESKIPUN HADITS TERSEBUT TERMAKTUB DI DALAM KITAB al-Jamii’ ash-shohiih al-Bukhari wa Muslim.”

      FAKTANYA, sekali lagi ingat ini adalah FAKTA! al-Albani berani sekali dan LANCANG MENDHOIFKAN BAHKAN ME-MAUDHU’-KAN Hadits-hadits yang nyata-nyata SHOHIH.

      Tentu, kami kaum ahlussunnah wal jama’ah, di dalam menilai kedalaman keilmuan tentang ad-diin, tentunya keilmuan al-Imaam al-Bukhari dan al-Imaam Muslim rahimahumullaah jauh lebih unggul dari pada keilmuannya al-Albani. Maka, tindakan al-Albani di dalam menghukumi hadits-hadits SHOHIH menjadi DHOIF dan MAUDHU’ di dalam kitab tersebut adalah BATHIL.

    3. @ jufri
      tolong sebelum koar-koar lagi kemana-mana jawab dulu pertanyaan saya
      pertanyaannya simple kok
      kalo anda sedekah untuk mayit keberapanya?
      klo ngak bisa jawab tolong jangan bicara macem-macem, keliaatan bodonya.
      saran saya mah kalo bodomah jangan teriak teriak ini itu tambah tambah dosa
      diem aja cukup

  170. Abu Jufri@
    “PERHATIKAN LIHAT PARA AHLI BID’AH KETIKA MEREKA SEDANG BERHADAPAN DENGAN PARA SYAIKHUL ISLAM .. APA YANG MEREKA PERBUAT….?? TIDAK LAEN MEREKA TIDAK BERKUTIK SAMA SEKALI DALAM MENGHADAPI PARA ILMU SYAKHUL ISLAM, DIKARENAKAN MEREKA TAK MAMPU LAGI MELAWAN HUJJAH DARI AL QUR’AN DAN SUNNAH YANG DENGAN FAHAM SALAFIAH.. MEREKA HENDAK PUTUS ASA TETAPI ADA IDE (DARI SYETAN)UNTUK MELAWAN AHLI TAUHID AGAR SYUBUHAT AHLI AHWA DAN AHLI BID’AH TETAP TERJAGA YAITU DENGAN MENUDUH BAHWA PARA SYAIKHUL ISLAM TELAH MEROBAH KITAB2 KLASIK KARYA PARA ULAMA (SENJATA TERAKHIR).”
    Apa yang ente maksud disini, ahli tauhid dan kata syubuhat ?
    Wassalam

  171. khususon @abu jupri al wahabi ndablegi …….Masih saja ada ulama yang gemar menjuluki saudara muslim lainnya sebagai ahlul bid’ah namun mereka sendiri belum paham tentang bid’ah bahkan pada akhirnya mereka sendiri pun tanpa disadari telah melakukan bid’ah dlolalah karena menyembah kepada selainNya. Mau tahu bagaimana pada akhirnya mereka menyembah kepada selainNya silahkan simak tulisan kami berikut ini.

    naaaaaah selanjutnya klik http://mutiarazuhud.wordpress.com/2011/05/03/lagi-tentang-bidah/
    jangan nggak dibaca ya @jup …..salam ..

  172. @abu jupri

    Ya memang seperti itulah isi hampir semua buku terbitan wahabi di Indonesia. Terkesan sekali sangat diagungkan ibnu taymiyah seperti tidak ada ulama lain yg lebih hebat dari ibnu taymiyah.

    Pemujaan yg sangat berlebihan tp anehnya banyak tulisan karya ulama wahabi yg mengecam tasawuf yg katanya sangat mengagungkan gurunya. Tuduhan yg salah kaprah dan gebyah uyah/generalisir. Kaum sufi bukan mengagungkan guru tetapi selalu menjaga adab dan tata krama dengan guru dan itu ada aturan dan petunjuknya.

  173. @Abu Jufri:
    Paham Aswaja itu paham Salaf ASLI,,bukankah Imam Abu Hanifah,,Imam Malik ibn Anas,,Imam Asy-Syafi’i,,Imam Ahmad ibn Hanbal,,adalah generasi Salaf ASLI??

    Dan paham ente berakar dari Ibn Taimiyyah,,ditambah Muhammad ibn Abdul Wahhab,,Nashiruddin Al-Albani,,& kroco-kroconya??

    Tapi anehnya,,ente & Wahabiyyun kata fiqh 4 Madzhab adalah bid’ah & sesat,,seluruh muqallid kalian kafirin.
    Sementara kalian menganut paham Ibn Taimiyyah,,MiAW,,Albani,,merasa paling benar,,paling mirip generasi Salaf,,paling pantas berijtihad??

    Akar Ulama’ kalian,,Ibn Taimiyyah,,dibanding Imam Asy-Syafi’i,,lahir lebih dulu mana?? Lebih Salaf mana??? lebih ASLI mana??
    Apalagi si MiAW?? Albani g usah ditanya…

    Sadar OY,,kami para Aswaja lah yg mengikuti paham generasi Salaf ASLI.
    Sementara ente & Wahabiyyun itu sok ikut manhaj Salaf,,padahal Salaf ABAL-ABAL!!

  174. @abu jufri:
    Ibn Taimiyyah,,Muhammad ibn Abdul Wahhab,,Nashiruddin Al-Albani
    dibanding
    Imam Abu Hanifah,,Imam Malik ibn Anas,,Imam Asy-Syafi’i,,Imam Ahmad ibn Hanbal

    Lebih salaf mana??
    Bukan kah ke-4 Imam Madzhab adalah generasi Salaf ASLI??
    Dan bukankah Ibn Taimiyyah,,MiAW,,Albani apalagi,,hanyalah berkoar salaf,,padahal hanyalah Salaf ABAL-ABAL??

    Tapi anehnya,,pengikut Salaf ABAL-ABAL sukanya membid’ah-sesat-musyrik-kafirkan pengikut Salaf ASLI??

    Memang,,kebenaran Islam itu hanya untuk orang-orang yg berfikir menggunakan akal & otaknya,,bukan untuk orang-orang yg berfikir menggunakan hawa nafsunya & pantatnya

  175. @abu jufri:
    Ibn Taimiyyah,,Muhammad ibn Abdul Wahhab,,Nashiruddin Al-Albani
    dibanding
    Imam Abu Hanifah,,Imam Malik ibn Anas,,Imam Asy-Syafi’i,,Imam Ahmad ibn Hanbal

    Lebih salaf mana??
    Bukan kah ke-4 Imam Madzhab adalah generasi Salaf ASLI??
    Dan bukankah Ibn Taimiyyah,,MiAW,,Albani apalagi,,hanyalah berkoar salaf,,padahal hanyalah Salaf ABAL-ABAL??

    Tapi anehnya,,pengikut Salaf ABAL-ABAL sukanya membid’ah-sesat-musyrik-kafirkan pengikut Salaf ASLI??

    Memang,,kebenaran Islam itu hanya untuk orang-orang yg berfikir menggunakan akal & otaknya,,bukan untuk orang-orang yg berfikir menggunakan hawa nafsunya & pantatnya..

  176. @abu jufri:
    Ibn Taimiyyah,,Muhammad ibn Abdul Wahhab,,Nashiruddin Al-Albani
    dibanding
    Imam Abu Hanifah,,Imam Malik ibn Anas,,Imam Asy-Syafi’i,,Imam Ahmad ibn Hanbal

    Lebih salaf mana??
    Bukan kah ke-4 Imam Madzhab adalah generasi Salaf ASLI??
    Dan bukankah Ibn Taimiyyah,,MiAW,,Albani apalagi,,hanyalah berkoar salaf,,padahal hanyalah Salaf ABAL-ABAL??

    Tapi anehnya,,pengikut Salaf ABAL-ABAL sukanya membid’ah-sesat-musyrik-kafirkan pengikut Salaf ASLI??

    Memang,,kebenaran Islam itu hanya untuk orang-orang yg berfikir menggunakan akal & otaknya,,bukan untuk orang-orang yg berfikir menggunakan hawa nafsunya & pantatnya.

  177. @rony
    antum tanya aja ama admintny, mangkanya ana jawab sebelum postigin lagi yang diats noh ana tulis “TEST DULU” “TEST LAGI” karena dah lengkap jwaban tuk antum.
    KOAR2…??? BAHLUL…???? AKHI..AKHII.. JAZAKALLAHU KHAIRAN
    @Ajam Kampung
    ANTUM UDAH LIAT GURUNYA HASAN ASSAQOFF….???? ????? ???????
    AL KAUTSARI NEH GURUNYA YANG MURIDNYA AMPE NGATAIN SYAIKH AL BANY MELEMAHKAN HADIST BUKHARI…LIAT BAGAIMANA DIA MENENTANG DENGAN HAWA NAFSUNYA (BUKAN ILMIAH).DAN MENGANGGAP LEMAH BERDASARKAN AKALNYA SAJA….???? ANTUM TAU G AL KAUTSARI INI SIAPA..??? BUKAKNKAH BELIAU ULAMA KALIAN!!!!????????????????????
    BUKA MATA LEBAR2 BERWDU DULU YAH …DAN BACA BISMILLAH
    1. Hadits ”Allah menciptakan debu…” yang diriwayatkan oleh Imam Muslim yang ditolaknya di dalam kitab gelapnya al-Asma’ wash Shifaat. (hal. 26,383).

    2. Hadits kisah tentang Musa menyebabkan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam kembali kepada Allah pada malam Israa’ tentang kewajiban sholat 50 rakaat, yang muttafaq ’alaihi, namun ditolaknya di dalam al-Asma’ wash Shifaat (hal. 189)

    3. Hadits tentang dilihatnya Allah pada hari kiamat yang Muttafaq ’alaihi, ditolaknya di dalam al-Asma’ wash Shifat (hal. 292).

    4. Hadits tentang hari kiamat bumi akan menjadi dataran putih yang dikeluarkan oleh Bukhari Muslim, ditolaknya dalam al-Asma’ wash Shifat (hal. 320)

    5. Hadits tentang ”dimana Allah” kepada seorang budak sahaya wanita yang masih anak-anak yang dikeluarkan oleh Muslim, ditolaknya di dalam al-Asma’ wash Shifat (hal. 421)
    @ucep
    ANTUM LEBIH MENGERTI.. PIKIR AJA NDIRI KAN DAH DEWASA..JGN JADI KURA2 DALAM PERAHU.
    @mbah redhy abu jamal
    Dalam sufi, murid yang baik adalah murid yang memiliki ketaatan kepada guru sebagaimana ketaatan jenazah di hadapan orang-orang yang memandikannya.SUFI..SUFIII

    1. abu jufri n all Wahabiyyun@

      – Kalau menulis koment gunakan tata bahasa yg baik biar enak dibaca.

      – Kalau hobby copas artikel, jangan digunakan buat koment, bikinlah blog sendiri dan silahkan copas artikel2 sebanyak-banyaknya di blog antum.

      @admin, kalau ada koment COPAS artikel terlalu panjang kaya si deto dan all Wahabiyyun, didelete aja juga nggak apa-apa. Mereka gak sopan main copas ngotorin blog orang aja, benar-benar pada gak tahu diri deh para Wahabiyyun itu. Baru lihat Copasan segitu banyaknya sudah bikin pusing, boro-boro baca, males ah. Orang yg Copas sendiri juga belum tentu baca semua apa yg dicopasnya itu.

    2. @ jufri
      ente ngarang lagi bilangin koment ngak masuk lah, makanya ada test test lagi
      klo niat mau jawabnya tinggal jawab lagi aja masukin lagi.
      klo alesannya cape ngetik, itu bisa ngetik panjang lebar meskipun ngak tau ujungnya kemana.
      ketik aja lagi gitu aja kok repot………
      sekali lagi jangan banyak alesan

    3. Abu Jufri@
      Ane pnya buku nih judulnya :
      1. Manhaj & Aqidah Imam Syafi’i karangan Dr Muhammad AW Aqil
      2. Syarah Aqidah Ahlus Sunnah Waljamaah karangan Abdul Qadis Jawas
      3. Ensklopedi Larangan menurut Alquran dan Sunnah karangan Syaikh Salim
      4. Hukum & Tata cara mengurus Jenazah karangan Albani
      Isinya jauh dari yang pernah ane pelajarin dibuku-buku klasik, buku itu dah ane potong 2, mau potongannya itu, nti ane kirim.
      Ente jawab dulu pertanyaan ane dong, ane mau belajar nih.

    4. @abu juper

      Masih mending kaum sufi daripada wahabiyun yg ga percaya diri. Tauhid aja dibagi 3 tapi ditanya arti rububiyah, uluhiyah aja ga ada yg brani jawab. Maklum ilmu cuman dari syekh google aja he he he.

  178. abu jufrit@

    Copasnya nggak sukses tuh, kacau banget tulisannya gemana bunyinya tu? lain kali baca bismillah dulu biar dapat ridlo-NYA.

  179. Imam Abu Hanifah,,Imam Malik ibn Anas,,Imam Asy-Syafi’i,,Imam Ahmad ibn Hanbal
    vs
    Ibn Taimiyyah,,Muhammad ibn Abdul Wahhab,,Nashiruddin Al-Albani

    Yang mana Salaf ASLI,,yg mana Salaf ABAL-ABAL??
    Siapa penganut faham Salaf ASLI,,siapa penganut ‘salaf-salafan’ tapi ngaku paling mirip Salaf??

    Siapa yg suka baca kitab,,siapa yg bisanya hanya COPAS??

  180. semua ASWAJA@
    akhi2 semua, tolong diingatkan jika ada tulisan yang menyeret kita kepada pemahaman untuk menghakimi sahabat seperti koment #354, ana kecewa berat, para sahabat adalah salaf buat kita semua, lebih salaf dibanding imam 4 mahzab, dialog tentang wahabi dll silahkan, tetapi jika koment seperti ini dibiarkan ana mengajak semua untuk keluar dari majelis ini karena takut hati kita akan dipalingkan dari kebenaran, jazakallahu khoiron

    1. deto@

      saya maklum kalau you kecewa berat karena Yau memang Wahabi yg selalu marah jika ada yg mengkritis Mu’awiyah. Para Sahabat Nabi adalah baik semuanya, tapi khususnya Mu’awiyah memang perlu dicermati secara obyektif berdasar sejarah biografi para sahabat Nabi. Bukankah keburukan Sahabat yg satu ini bisa dibaca dalam sejarah atau biografiya?

    1. deto@
      Masalah celana cingkrang, kta lihat aja ya
      1. Ahmad dinnejab Presiden (syiah), selalu & pasti pakai celana cingkrang, walau acara kenegaraan
      2. Raja Faizal bin Abdul Aziz Al Saud (Wahabi), jangankan mata kakinya sepatu aja gak kelihatan
      3. Yusuf Qardawi Guru bersar Al Azhar (ASWAJA), terlihat sepatunya
      Jadi bagaimana ini? jadi hadist itu siapa yang mempromosikan, Syiah kah?, Wahabi kah? atau ASWAJA?. tinggal pilih aja

  181. lihatlah para shahabat yang shalat dengan celana yang biasa dipakai orang-orang Persia ketika berhasil menakhlukkan wilayah mereka. Kaum muslimin saat ini memakai pakaian yang mulanya merupakan pakaian non muslim. Para sahabat ketika memasuki kota persia mereka melakukan salat dengan memakai celana orang-orang persia. Para ulama juga menyebutkan jika terdapat kesepakatan masyarakat untuk memanjangkan sebagian jenis pakaian yang biasa dipakai, sehingga setiap masyarakat memliki ciri khas tersendiri yang diketahui oleh mereka, maka hal itu tidak diharamkan, tapi yang diharamkan adalah yang digunakan dengan niat menyombongkan diri.

    Saya berkata : Bukankah para sahabat adalah salaf shaleh?

    Wallahu ta’ala a’lam

    Dar Al-Iftaa | ??? ??????? ???????

  182. percayalah semakin nampakakan semakin jelas kebohonganya ,percayalah murid manhaj salaf pasti akan membantahnya cepat atau lambat,dan akan menterjemahkan dalam bahasa indonesia yang bantahan tersebut telah lama beredar di timur tengah

    1. Manhaj salaf?? Emang salaf itu aliran??

      Bisa disebutkan 1 dalil ttg yang disebut ‘manhaj salaf’??
      Saya orang awam,,tolong diberikan dalilnya.

  183. BENARKAH MEREKA PARA ULAMA PEMBELA ISLAM?!

    Saya lanjutkan menukil penyebutan al-Mudzabdzab terhadap kitab-kitab dan ulama yang berlawanan dengan Syaikh al-Albani, dia menyebutkan diantara ulama yang membantah Syaikh al-Albani rahimahullahu :

    1.Ulama Ahli Hadits India, Habiburrahman al-Azhami yang menulis kitab Al-Albani Syudzudzuhu wa Akhtha’uhu (Keganjilan dan kekeliruan Albani) dalam 4 jilid.

    2. Ulama Siria yaitu DR. Muhammad Said Ramadhani al-Buthi yang mengarang al-Laamadzhabiyyah Akhtaru Bid’atin Tuhaddidu asy-Syari’atal Islamiyyah (Tidak bermadzhab bid’ah terbahaya yang menentang Syariat Islam) dan kitab As-Salafiyyatu Marhalatun Zamaniyyatun Mubarakatun La Madzhabun Islamiyyi (Salafiyah adalah tahapan zaman yang penuh berkah bukan madzhab Islami)

    3.Ulama Ahli Hadits Maroko yaitu Abdullah bin Shiddiq al-Ghumari yang menulis Irghamul Mubtadi’ al-Ghabi bi Jawazit Tawassul bin Nabiy fir Raddi ’ala al-Albani al-Wabi (Pukulan Terhadap Pelaku Bid’ah yang Dungu Tentang Bolehnya Bertawasul Dengan Nabi Sebagai Bantahan Terhadap Albani Yang Jahat), al-Qoulul Muqni’ fir Raddi ’ala al-Albani al-Mubtadi’ (Perkataan Yang Terang Di Dalam Membantah Albani Si Pelaku Bid’ah) dan Itqaan as-Sun’ah fi Tahqiqi Ma’nal Bid’ah (Aktivitas Yang Mulia di dalam Penelitian Makna Bid’ah)

    4.Abdul Aziz bin Muhammad bin Shiddiq al-Ghumari yang menulis Bayaanu Naqdul Naaqish al-Mu’tadi (Penjelasan Tentang Kritikan Terhadap Penentang Yang Lemah)

    5. Ulama Siria yaitu Abdul Fattah Abu Ghuddah yang menulis ar-Radd ’alal Abaathil wa iftiraa`at Nashir Albani wa Shahibihi Zuhair asy-Syawisy wa Mu’azirihima (Bantahan Terhadap Kebatilan dan Kedustaan Nashir Albani dan Sahabat Lamanya Zuhair Syawisy dan Para Pengikut Keduanya).

    6. Ulama Mesir yaitu Muhammad Awwama yang menulis Adabul Ikhtilaaf (Etika Bertikai).

    7. Ulama Mesir yaitu Mamduh Sa’id Mamduh yang menulis Wushul at-Tahani bi Itsbaati Sunniyat as-Subhah war Radd ’alal Albani (Meraih Cahaya Manfaat dan Ketetapan Sunnahnya Tasbih dan Bantahan Terhadap Albani) dan Tanbiihul Muslim ila Ta’addil Albani ’ala Shahih Muslim (Peringatan Terhadap Muslim Tentang Kelancangan Albani Terhadap Shahih Muslim).

    8.Ahli Hadits Saudi yaitu Ismail Muhammad al-Anshari yang menulis Ta’aqqubaat ’ala Silsilatil Ahaadits adl-Dlaaifah wal Maudlu’ lil Albani (Kerancuan Silsilah Hadits-Hadits Lemah dan Palsu Karya Albani), Tashhih Sholaatit Taraawih Isyriina Rak’atan war Raddu ’alal Albani fi Tadl’ifihi (Pensahihahan Sholat Tarawih 20 Raka’at dan Bantahan Terhadap Albani Atas Pendhaifannya) dan Ibaahatut Tahalli bidz Dzahab al-Muhallaq lin Nisaa’ war Raddu ’alal Albani fi Tahriimihi (Bolehnya Memakai Emas Melingkar Bagi Wanita dan Bantahan Terhadap Albani Atas Pengharamannya).

    9.Ulama Siria yaitu Badruddin Hasan Diab yang menulis Anwaarul Mashaabih ’ala Zhulumaatil Albani fi Shalatit Tarawih (Pelita Penerang Terhadap Kegelapan Albani Di Dalam Masalah Shalat Tarawih).

    10.Direktur Urusan Keagamaan di Dubai, yaitu Isa bin Abdullah bin Mani’ al-Himyari yang menulis al-I’lam bil Istihbaabi Syaddur Rihaal li Ziyaarati Qobri Khayral Anaam Shallallahu ‘alaihi wa Sallam (Penjelasan Tentang Bolehnya Bepergian Jauh Dalam Rangka Berziarah ke Kubur Manusia Terbaik Shallallahu ‘alaihi wa Sallam) dan al-Bi’datul Hasanah Ashlun Min Ushulutit Tasyri’ (Bid’ah Hasanah adalah Pokok dari Pokok-Pokok Dasar Pensyariatan).
    11.

    Menteri Urusan Islam dan Keagamaan di Uni Emirat Arab yaitu Muhammad bin Ahmad al-Khazraji yang menulis sebuah artikel berjudul al-Albani : Tatharuffatuhu (Al-Albani : keekstrimannya)
    12.

    Ulama Siria yaitu Firad Muhammad Walid Ways dalam kitabnya Ibnul Mulaqqin yang berjudul Sunniyatul Jum’ah al-Qobliyah (Sunnahnya Sholat Qabliyah Jum’at).
    13.Ulama Siria yaitu Samir al-Istanbuli yang menulis al-Ahad, al-Ijma’ wan Naskhu

    14. Ulama Yordania yaitu Hasan Ali as-Saqqof yang menulis 2 jilid buku berjudul Tanaqudlaat al-Albani al-Wadlihah fima waqo’a fi tashiihil Ahaadits wa tadl’ifiha minal Akhtho’ wal Gholath (Kontradiksi Nyata Albani Di Dalam Kekeliruan dan Kesalahan Pensahihan dan Pendhaifan Hadits-Hadits), Ihtijaajul Kha’ib bi Ibaarati Man-idda’al Ijma’ fahuwa Kaadzib (Pendalilan Yang Lemah Terhadap Ungkapan Barangsiapa Yang Mengaku Adanya Ijma’ Maka Dia Telah Berdusta), al-Qoulu ats-Tsabt fi Shiyaami Yawmis Sabti (Ucapan Yang Mantap Tentang Berpuasa Pada Hari Sabtu), al-Lajif adh-Dhu’af al-Mutala’ib bi Ahkamil I’tikaaf (Pukulan Yang Mematikan Bagi Orang-Orang Yang Bermain-Main Dengan Hukum I’tikaf), Shahih Shifatus Sholatin Nabi, I’lamul Kha’id bi Tahrimil Qur’an ’alal Junub wal Ha’idl (Penjelasan Yang Terang Tentang Haramnya al-Qur’an Bagi Orang Yang Junub dan Haidh), Shahih Syarh Aqidah
    ath-Thohawiyah.

    Setelah mencomot nukilan-nukilan di atas, si Mudzabdzab ini berkomentar :

    Alhamdulilah, telah bangkit para ulama pembela Islam untuk meluruskan penyimpangan-penyimpangan yang disebarkan oleh ’orang yang tidak bertanggung jawab’, sehingga ummat ini tetap dalam jalan yang sesuai dengan al-Haq yaitu al-Kitab dan as-Sunnah

    Saya Jawab :
    http://abusalma.wordpress.com/2007/03/12/perisai-penangkis-di-dalam-membela-al-imam-al-albani-dari-kejahatan-%E2%80%9Dal-mudzabdzab%E2%80%9D-at-tahriri-2/

    1. MIZ n Jafar@

      Betul mas-mas semua, Koment COPAS gaya wahabi ini memang harus diperangi. Jangan ditriru kelakuan Wahabi model yg pada koment di sini. Sebaiknya di delete aja tanpa dikasih notes. Mau enaknya aja mereka cuma pakai jurus: pencet Ctrl+C trus Ctrl+V. Kalau gak ada ilmu tak usah koment biar urtadz2 kalian aja yg koment di sini.

      Jangan ustadz2 kalian juga tukang COPAS makanya kalian ikutu ya?

    2. Mau tahu kenapa antek Wahabiyyun rada error??
      Penyebabnya adalah:
      1. Berguru pada blog-blog sesat sehingga mereka sesat & menyesatkan
      2. Menimba ilmu dari mbah Google sehingga jangan pernah bertanya sanad keilmuan pada mereka
      3. Karena 2 sebab di atas,,mengakibatkan otak mereka tidak berfungsi dengan seharusnya apalagi utk memahami Al-Qur’an & Sunnah,,sehingga tidak mampu berargumen daripada sekedar COPAS!!

    3. saya jawab : Alhamdulillah sudah banyak ulama yang membongkar kedok ulama SAWAH, semakin keliatan klo SAWAH memang biang keladi munculnya keresahan,percekcokan, cacian, makian, permusuhan didunia ini.

      dimana ada SAWAH disitu muncul keresahan, apalagi orang-orangnya pada BELAGU bawa dalil INI BIDAH ITU SYIRIK

      padahal….

  184. @Admin UMMATI:
    Tolong yg mengeluarkan jurus COPAS dihapus saja,,otaknya ada di jari,,pencet Ctrl+C trus Ctrl+V

    @all antek Wahabiyyun:
    Bisanya menghujat,,ditambah jurus COPAS,,dimana wibawa ente??
    Mengotori diskusi dengan jurus COPAS?? Klo masih punya malu mending angkat kaki daripada bisanya cuman COPAS mulu!!

  185. @MIZ
    iya nih setuju mas, silakan berpendapat bagi all SA-WAH, tapi etika berdiskusi di ranah maya mohon diperhatikan pula. Saya kira cukup dengan menuliskan komentar sendiri dan sebutkan referensinya.

    1. MIZ n Jafar@

      Betul mas-mas ASWAJA semua, Koment COPAS gaya wahabi ini memang harus diperangi.

      Jangan ditriru kelakuan Wahabi model yg pada koment di sini. Saya setuju sebaiknya di delete aja tanpa dikasih notes. Mau enaknya aja mereka cuma pakai jurus: pencet Ctrl+C trus Ctrl+V. Kalau gak ada ilmu tak usah koment biar urtadz2 kalian aja yg pada koment di sini. Kalian nyimak aja oke?

      Jangan2 ustadz2 kalian juga yg ngajari kalian jadi tukang COPAS makanya kalian ikutu ya?

  186. halah-halah SAWAH SAWAH…..
    dikasi tau baik-baik malah NGEYEL…
    mana ada orang SAWAH dialog,Tabayun,Mudzakarah…mau????
    diajak paling-paling ngibrit….
    klo ngga 1000 alasan kaga mau hadir….
    klo ngga ya datang sekali…besok ga dateng lagi…
    ya maklum daripada malu…kehabisan dalil…udah gitu salah nempatin dalilnya…
    dah gitu lucunya lagi kitab yang dibawa BAJAKAN ckckckckckck….

    ga ada AMANAH ILMIAHnya gitu kug koar-koar ngajak debat ILMIAH…

    dikit-dikit ngomong ini BIDAH itu SYIRIK, lha wong dia sendiri pelakunya kaga NYADAR….walah-walah…saena’e udele dewe klo ngomong

    kaga nerima pembagian BIDAH dari Imam madzhab 4. lucunya dia bagi BIDAH jadi 2. padahal dalil yang mereka pake SEMUA BIDAH SESAT….????coba mas pikir nyambung kaga? mikir mas mikir….???

    e dia ngomongin TAWASUL ama orang meninggal SYIRIK, dikasi dalil shohih kaga terima malah di Dhoifkan….

    yang lucu lagi neh…..
    klo ditempat q mereka masih mau shalat dibelakang ASWAJA…giliran abis shalat kaga mau SALAMAN, kaga mau DZIKIR BERJAMAAH…
    pas Imam baca DOA…..coba apa yang mereka lakukan? mereka langsung keluar dan NGOBROL diluar tanpa ada rasa HORMAT dan TA’DZIM.

    seolah-olah doanya orang ASWAJA bagi mereka itu GA MAKBUL x ye…
    atau berbau SYIRIK hahahahahhahaa…….

    harusnya kaidahnya dirubah sekalian “tidak boleh makmum dengan orang ASWAJA karena mereka AHLUL BID’AH AHLI KESESATAN….AHLI NERAKA….”

    IRONIS sekali……..

    gini kug pengikut SUNNAH???

    Pantesan ya mereka jauh dari HIDAYAH, ada orang mendoakan e dia ngibrit, ada pengajian diundang juga kaga pernah hadir……

    ya akhirnya jadi KATAK dalam TEMPURUNG

    sok tinggi…sok pinter berkoar-koar
    ga taunya pinternya cuman setinggi-seluas TEMPURUNG doank ckcckckckkc

    sorry sobat-sobat, klo baca komen saya….dibwt santai aja
    jangan ESMOSI….he2x

  187. ini lagi ngomongin HADIS DHAIF, HADIS PALSU…
    udah jelas ulama ASWAJA itu kaga make HADIS PALSU….
    klo HADIS DHAIF ya dipake bwt FADHOILUL AMAL…

    yang lucu ulame SAWAH bikn hadis SHOHIH jadi pada DHAIF gara-gara biar sesuai dengan kepentingan ckckcckcck……ya ngejar target

    ulama ASWAJA itu tau gmn kug menempatkan HADIS DHAIF. mereka tidak make dalam masalah Hukum.

    klo orang SAWAH itu kaga ada yang make HADIS DHAIF itulah bedanya dengan ASWAJA.

    bisa bayangkan HADIS itu kan jutaan….tapi berapa banyak coba yang sampai pada kita???? berapa banyak hadis yang dihafal para MUHADDIS ASWAJA….ta yang sampai pada kita cuman ribuan saja…..sisanya kemana???

    Makanya saya mengikuti imam madzhab 4 karena saya yakin banyak perbuatan mereka yang berdasarkan hadis….
    tapi riwayat hadisnya tidak sampai kepada kita…

    makanya saya juga ga ALERGI ma hadis dhaif apalagi matannya tidak bertentangan dengan Al-Qur’an atau Hadis shahih……

    INGET YA ULAMA ASWAJA KAGA MAKE YANG NAMANYA HADIS MAUDLU. jgn dicampur aduk ye…

  188. SAWAH SAWAH
    ibarat bocah masih BAU KENCUR
    ibarat tanaman masih SEUMUR JAGUNG
    ibarat katak dalam TEMPURUNG

    saran saya belajarlah dari ulama ASWAJA. agar khazanah wawasan pemikiran SAWAH semakin luas, semakin toleran, semakin bisa meghargai perbedaan, semakin bisa mejaga perasaan.

    KITA semua saudara seiman jangan jadikan ini perusak dan penghambat dakwah Islam.

    harusnya ulama ASWAJA bisa lebih fokus dakwah dikalangan Non Muslim. tapi waktuny habis hanya gara-gara meladeni SAWAH yang mengusik ketenangan padahal SAWAH masih seiman. cobalah SAWAH ngertiin dan memahami ada tugas ulama ASWAJA yang harus diteruskan ada perbaikan akidah, akhlak, ekonomi, sosial dlsb.

    tugas ulama ASWAJA masih banyak dan berat, janganlah SAWAH menghambat dengan memuculkan masalah-masalah KHILAFIYAH yang sudah lama diPendam dan diPETI ESkan.

    janganlah menjadi penghambat DAKWAH ISLAM, para ulama ASWAJA telah mengislamkan 90% penduduk indonesia. masih ada 10% lagi itulah tugas DAKWAH kita. para ulama pendahulu kita mengISLAMKAN penduduk indonesia tanpa kekerasan, tanpa makian dan cacian.

    Tapi lihatlah hasilnya bumi Nusantara ini mayoritas Islam bahkan di dunia.
    Apa SAWAH ingin ISLAM bercerai berai sehinga sisanya yang 10% non Muslim jadi enggan karena melihat ISLAM yang terpecah belah dan saling mencaci.

    Mari saudaraku SAWAH, jika memang SAWAH benar-benar saudara SEIMAN maka SAWAH akan memahami keadaan ASWAJA….bantu DAKWAH ASWAJA…
    untuk mengislamkan yang 10% lagi…

  189. WAKAKAKAKAKAKAKA….GILE BENER NIH POST, DIKOMENIN BANYAK BANGET…DEBAT KUSIR…WAKAKAKKAWAKAKAKA
    ORANG2 KERAS KEPALA PADA RIBUT GAK MUTU GINIH…TETANGGA (KRISTEN, HINDU, BUDHA DE EL EL) PADA RUKUN, EH KITA MALAH RIBUT NGURUSIN SUNAHLAH…FATWALAH…HAHAHAHA…

  190. abah asra :
    maklum saja, dinasti saudi sebagai biangnya wahabi masih keturunannya muawiyah yang berdarah yahudi.

    oted :
    deto@
    saya maklum kalau you kecewa berat karena Yau memang Wahabi yg selalu marah jika ada yg mengkritis Mu’awiyah. Para Sahabat Nabi adalah baik semuanya, tapi khususnya Mu’awiyah memang perlu dicermati secara obyektif berdasar sejarah biografi para sahabat Nabi. Bukankah keburukan Sahabat yg satu ini bisa dibaca dalam sejarah atau biografiya?

    ana tidak akan melanjutkan dialog, meskipun para sahabat tidak terlepas dari kesalahan, tapi Allah telah meridhoi mereka, maka mencela sahabat bukanlah akhlaq ahlus sunnah wal jamaah, semoga Allah menunjuki kita semua jalan yang lurus

    1. Sebaiknya itu diserukan pada Wahabiyyun saja,,karena mereka lah yg lebih gemar mengkafirkan orang yg ziarah kubur-istighatsah-tawassul. Padahal para sahabat pun banyak yg bertawassul-ziarah kubur-istighatsah,,maka Wahabiyyun juga mengkafirkan mayoritas sahabat trmasuk Khulafa’ ar-Rasyidin.

    2. @ deto
      para wahabiyun terutama dinasti saud, memang sangat menghormati bahkan memuliakan Muawiyah ketimbang Rosulullah SAW dan Ahlul Baitnya sebab muawiyah yang yahudi adalah nenek moyang dari dinasti saud, pennjajah dua kota suci Mekah dan Madinah sekarang ini, atas dukungan Israel(Yahudi) dan Amerika juga demi minyak yang melimpah di saudi. sedangkan dinasti saud ingin berkusa turun temurun di saudi arabia selama-lamanya. Semoga reformasi yg terjadi di Mesir dan Tunisia terjadi juga di Saudi, berganti menjadi Republik Islam yg lebih baik dan demokratis.

      1. Betul mas, sungguh memprihatinkan bahwa pusat Islam takluk dikaki Yahudi dan pada gila harta dunia.

        Lihat aja, negara tujuan TKW kita yg paling bejad adalah Arab Saudi. Korban pelecehan sexual paling top he he he.

        1. Ya itulah faham Wahabi yg beratuhid tiga(Trinitas) yg merasa paling benar sendiri. bagi yg tidak safaham halal dibunuh dan diperlakukan keji, contoh paling nyata TKW kita disiksa, diperkosa upahnya tidak dibayar bahkan dibunuh jadi rasa kemanusiaannya tidak ada sama sekali karena kaum yg tidak dari mereka dianggap binatang.

  191. abeeayang@

    Agama yg kalian ikuti tidak ada ilmunya, jadi tidak perlu ada yg diributkan. Agama kalian itu 100% doktrin gak dinamis sama seperti Salafy Wahabi, sama-sama doktrin. Hanya orang-orang jumud akalnya aja yg mau didoktrin, nurut, manut tanpa mikir….

  192. abah asra :
    maklum saja, dinasti saudi sebagai biangnya wahabi masih keturunannya muawiyah yang berdarah yahudi.

    oted :
    deto@
    saya maklum kalau you kecewa berat karena Yau memang Wahabi yg selalu marah jika ada yg mengkritis Mu’awiyah. Para Sahabat Nabi adalah baik semuanya, tapi khususnya Mu’awiyah memang perlu dicermati secara obyektif berdasar sejarah biografi para sahabat Nabi. Bukankah keburukan Sahabat yg satu ini bisa dibaca dalam sejarah atau biografiya?

    Subhanallah,
    ana tidak akan melanjutkan dialog, meskipun para sahabat tidak terlepas dari kesalahan, tapi Allah telah meridhoi mereka, maka mencela sahabat bukanlah akhlaq ahlus sunnah wal jamaah, semoga Allah menunjuki kita semua jalan yang lurus

  193. info yang dibingkai dengan bahasa orang awam…
    agar orang awam tidak terjebak dengan penampilan mereka…
    ketahuilah saudara-saudara kita terperangkap salah satunya dengan jerat penampilannya

    afwan for all

  194. tau ga teman-teman
    Ciri orang SAWAH dalam Shalat
    LUCU tau…..

    Klo bersedekap sambil membusungkan tangan diatas DADA…
    Klo berdiri kakinya SERAKAH banged sampe yang disampingnya kaga kebagian. Jatah 2 orang e ia pake sendiri.
    -Klo lagi sujud nech Tangannya MEKANGKANG sampe yang disampingnya kena sikutnya.
    -Klo lagi Tahiyat nech TELUNJUKnya bergoyang-goyang sampe pusing yang disampingnya.
    -Klo abis shalat nech kaga Mau SALAMAN cos gue kaga kenal ama elu…he2x
    -Abis gitu doa yang dibaca : ALLAHUMMA LANTAS JALAN……

    Ciri-ciri lainnya
    -Jenggotnya nech panjang-panjang pi AWUT-AWUTAN he2x kayaknya perlu disisir ma di shampoin
    -Jidatnya ada bekas kebentur lantai
    -Celananya kehabisan BAHAN sehingga NYINGKRANG

    temen-temen ada yang mau nambahain…..
    ntar kita bikin BUKU CIRI-CIRI ORANG SAWAH ckckcckccckccckkkkkk……

    1. Sebaiknya jangan saling mencaci akh,,
      Membenci Wahabiyyun boleh,,tapi alangkah baiknya kita benci kebiasaan mereka dalam mem-bid’ah-sesat-musyrik-kafir-kan saudara seimannya saja. Adapun kebiasaan mreka yg lain biarlah berjalan asal tidak mengkafir-kafirkan Muslim lainnya.

      Saran saja,,sehingga nanti kalo ada pngunjung baru blog ini tidak terkesan kita (Aswaja) sama dengan Wahabiyyun 🙂

      Al-Afwu apabila ada salah kata.

      1. @ Mambaul
        Nauli tidak sedang mencaci tapi sedang menunjukkan ciri khas pengikut aliran sesat wahabi. itu semua memang benar ciri khas wahabi.

        saya juga ada pengalaman shalat jamaah magrib bersebelahan dgn wahabi, dari rakaat pertama kaki saya udah ditempel, lalu saya tarik masih ditempel lagi sampai rakaat ke 3 ditempel terus sehingga kakinya mengangkang lebar banget karena merasa terganggu kakinya saya injak aja. setelah shalat matanya melotot aja ke saya, belon lagi waktu sujut tangannya menyikut.

        1. @abah asra

          Kwak ka ka kakakkkk kakkkk kakk kakk kakk…. Pengalaman yg sangat kocak abah asra.

          Hayo siapa lagi ada cerita pengalaman lucu saat berinteraksi dg Wahabi?

          Klau saya ada, tapi gak lucu. Begini, di suatu Masjid saya shalat sendiri karena shalat jamaah sudah lewat. Setelah shalat saya wiridan lalu berdo’a. Tiba-tiba setelah selesai saya dipanggil seseorang berjenggot berantakan dan wajahnya sangar dan saya pun ditegur menurutnya shalat saya bid’ah karena pakai wiridan yg lama. Itu bukan contoh dari Rasul Saw katanya.

          Wiridan yg saya lakukan tadi kan diluar Shalat? Kata saya. Dia bilang, tapi itu bagian dari shalat!!!

          Saya balik bertanya, bukankah difinisi shalat adalah dimulai dari takbiratul ikram dan diakhiri dg salam? Nah, yg wiridan yg saya lakukan tadi stelah salam kan Pak? (Hmm, saya gak mau kalah, he he he….)

          Dia menimpali: dasar tidak sami’na wa atho’na!!! lalu pergi sambil bersungut-sungut.

          Saya pun ngelus dada, kok ada seh zaman edan begini yg galak banget? Aduh, ngimpi apa aku semalam bisa ketemu orang berjenggot berantakan dan galak itu. Sekian….

  195. Mamba’ul Ilmi Zulfitri & Naulil n All Asawaja@

    Ya udah, kita saling memahami saja kalau ada kritik dari sesama teman sebaiknya kita sikapi dengan hati terbuka dan legowo, angap aja sebagai “rem cakram” agar tidak kebablasan. Dan tolong saya pun agar diingatkan/ditegur jika dalam koment-koment saya berikutnya atau yang sudah lewat ada koment yg “kelewatan/kebablasan”, terimakasih….

  196. Oke mas joy
    Sami’na Wa atho’na

    Mohon dimaklumi kadang-kadang saya lepas rem coz udah gregetan…ga kuat nahan gitu
    Tapi sebatas itu aja kug ga sampai mencaci dan memaki apalagi mengkafirkan he2x
    Paling sindiran-sindiran aja kug dengan bahasa orang yang lagi gregetan.

    1. Naulil@

      Ya Mas Naulil, setelah saya baca lagi ternyata itu bukan cacian, hanya sidiran yg cukup tajam, bagus kok untuk stimulasi agar kaum SAWAH mau mikir….. Agar mereka juga mikir kalau mau caci maki sebab mereka juga tidak sesemurna yg dibayangkannya sendiri.

    2. Sekali lagi saya minta maaf mas @Naulil.
      Setelah sekali lagi membaca memang hanya sindiran,,bukan cacian.

      Al-Afwu bagi mas @Naulil & mas @Joyo Marto karena kesalahan saya menafsirkan kata-kata.
      Salam ikhwah fillah Aswaja!

      1. Dengan senang hati saya terima sebagai nasehat dan masukan.
        Mudah2an Allah SWT menjaga lisan kita dari mencaci,mencela,dan merendahkan.

  197. For Ikhwan All SAWAH
    saya ada pertanyaan, Mohon dijawab dengan tulus dan kejujuran mungkin bisa menambah wawasan saya agar lebih memahami karakter orang SAWAH.

    1. Ditempat saya orang-orang SAWAH masih mau menjadi MAKMUM orang ASWAJA ketika shalat, bukankah menurut SAWAH orang ASWAJA adalah Ahlul Bid’ah dan Kesesatan? Tapi mengapa orqang SAWAH masih mau menjadi MAKMUM orang ASWAJA?

    2. Kenapa giliran IMAMnya ASWAJA lagi baca DOA setelah shalat. Orang-orang SAWAH tidak ada yang MAU mengaminkan, malah langsung keluar ngobrol-ngobrol disamping Mushala dengan orang SAWAH lainnya?

    Syukran,

    1. Naulil

      Saya juga sering menemukan kasus seperti nt. Kita masih berdzikir, eee mereka abis salam langsung kabur. Tapi ya saya ga merasa aneh karena itu sudah tabiatnya.

  198. Naulil

    Iya deh mas, marilah kita lebih sabar menghadapi kaum rendah diri (sal wah), kalau mereka mencaci ya kita ga usah ikut mencaci.

    YANG PASTI, SESEORANG KALAU AMAL SHOLEHNYA BENAR DAN DITERIMA ALLAH, SALAH SATU TANDANYA ADALAH UCAPANNYA TIDAK MENGANDUNG KEMUNGKARAN.
    CONTOHNYA ADALAH UCAPAN MENGKAFIRKAN SESAMA MUSLIM.
    NAH, MARILAH KITA SEMUA ALL ASWAJA SELALU INTROSPEKSI HATI KITA. BERJUANG MEMBELA AHLU SUNNAH WAL JAMAAH TETAP WAJIB DAN SELALU WAJIB TETAPI WAJIB PULA DENGAN AKHLAK SEBAGAIMANA DICONTOHKAN ROSUL, SAHABAT, TABIIN DAN JUGA PARA AULIYA.

  199. Thanks Mbah jamal nasehatnya…

    Saya sekarang lagi fokus mempersempit ruang gerak SAWAH didaerah saya.

    ya agar Virusnya tidak menyebar, masalahnya beberapa remaja temen saya udah mulai pada kena virus INI BIDAH ITU SYIRIK.

    Alhamdulillah ada beberapa temen yang masih bisa diOBATI. Walau rada sedih ada beberapa teman udah AKUT terjangkiti VIRUSnya. ya saya tinggal BERDOA saja semoga ALLAH berikan HIDAYAH ruju ilal HAQQ
    bi AQIDAH AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH. Aamiin

    1. Naulil :
      Walau rada sedih ada beberapa teman udah AKUT terjangkiti VIRUSnya. ya saya tinggal BERDOA saja semoga ALLAH berikan HIDAYAH ruju ilal HAQQ
      bi AQIDAH AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH. Aamiin

      Sudah KRONIS mas @Naulil, bukan AKUT.
      AKUT adalah infeksi penyakit yg menimbulkan gejala dalam waktu dekat, biasanya penyakit AKUT mudah diobati
      KRONIS adalah infeksi penyakit yg tidak menimbulkan gejala dalam waktu lebih dari 2 x 24 jam, & setelah menimbulkan gejala asimptomatik juga parah & sulit untuk diobati.

      Hha,,Al-Afwu terbawa konsep kuliah. Semoga bisa menjadi suasana segar & bisa tersenyum 🙂

    2. Dalam keluarga besar saya juga ada yg sawah, tampaknya aja khusyu lha kok selingkuh juga he he he he. Saya cuman merasa kasihan sekali. Coba mertuanya konsultasi ke saya, Insya Allah saya bisa nasehatin biar ga keterusan selingkuh. Soale saya dapat resep ampuh buat sembuhin lelaki selingkuh ha ha ha ha