Berita Suriah

Pasukan Koalisi Pimpinan AS Tak Mampu Melawan ISIS

Pasukan Koalisi Pimpinan AS Tak Mampu Melawan ISIS Setelah Setahun Beroperasi di Suriah

Pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia datang tak lama setelah Washington cemas atas bantuan militer Moskow kepada pemerintah Suriah.

Islam-institute.com, MOSKOW – Rusia menilai apa yang dilakukan pasukan koalisi pimpinan AS dalam melawan ISIS di Suriah, tidak ada kemajuan signifikan setelah setahun. Dalam masa itu juga  telah terbentuk front bersatu melawan ISIS militan yang beroperasi di negara yang dilanda perang itu.

BACA JUGA:  ISIS Susupkan Pembunuh ke Kamp Pengungsi PBB

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu (16/9/15) bahwa serangan udara koalisi belum berhasil menghentikan kelompok teroris dalam ‘ekspansinya’ di wilayah Suriah, kantor berita Rusia Sputnik melaporkan.

“Dalam hal ini, kami menegaskan kembali seruan kami kepada mitra regional dan internasional untuk melakukan konsolidasi dalam upaya memerangi ancaman terorisme global, berdasarkan kerangka kerja internasional yang relevan, dan dengan Dewan Keamanan PBB sebagai peran kuncinya,” demikian Kementerian Luar Negeri Rusia dalam pernyataannya.

BACA JUGA:  Rusia Bertanya: Apa Yang Dilakukan AS di Suriah dan Irak?

Pernyataan itu juga mengkritik koalisi pendukung kelompok anti-pemerintah yang memerangi tentara Suriah yang sedang berusaha menentang teroris ISIS, dan menggarisbawahi bahwa setiap tindakan yang melemahkan tentara akan mendestabilkan negara yang dilanda perang.

Pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia datang tak lama setelah Washington cemas atas bantuan militer Moskow kepada pemerintah Suriah.

BACA JUGA:  Pasukan Koalisi AS Gempur Basis ISIS 24 Jam Non Stop Tanpa Hasil?

Moskow telah menjadi salah satu pendukung utama Suriah sejak militansi yang didukung asing meletus di negara Arab itu pada Maret 2011.

Konflik berdarah tersebut telah merenggut nyawa sekitar 250.000 orang, dan menyebabkan hampir setengah dari 23 juta populasinya sebelum perang meninggalkan negara itu, dengan ribuan penduduknya berusaha mencapai Eropa.  (al/SFA/Ptv)

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker