Berita Yaman

Pasukan Ansarullah Akan Gulingkan Kerajaan Arab Saudi

Pasukan Ansarullah Yaman Akan Gulingkan Kerajaan Arab Saudi, Masuk ke Arab Saudi Itu Kemungkinan Nyata

Sejak 26 Maret, Arab Saudi dan beberapa sekutu Arab, termasuk UEA, melancarkan serangan udara mematikan di Yaman, membunuh warga sipil, anak-anak, wanita dan warga lanjut usia dan, juga menghacurkan pemukiman warga dan gedung-gedung di negara miskin itu.

 

Islam-Institute, YAMAN – Anggota senior Ansarullah memperingatkan Arab Saudi bahwa gerakan revolusi Yaman dapat mengambil insiatif lebih keras jika rezim Arab Saudi terus menerus membantai rakyat Yaman. Bahkan, penggulingan rezim al-Saud menjadi sasaran strategis Ansarullah dalam kasus tersebut.

BACA :  Bom Cluster Arab Saudi Tewaskan Anak-Anak di Sa’ada

“Jika Saudi terus melanjutkan perang, menghacurkan dan membunuh warga Yaman, maka tujuan utama kita, akan menggulingkan al-Saud, yang merupakan tujuan strategis,” kata Abdulrahman Mokhtar, perwakilan Ansarullah dalam pembicaraan nasional Yaman kepada Tasnimnews, Senin, 02/11/15.

 

 

Namun, menurut Mokhtar, bagaimanapun juga, tujuan strategis itu, baru bisa dicapai dalam waktu yang cukup lama.

banner gif 160 600 b - Pasukan Ansarullah Akan Gulingkan Kerajaan Arab Saudi

Jika serangan tanpa henti Arab Saudi mewajibkan gerakan Ansarullah memilih pilihan untuk menjatuhkan rezim al-Saud, maka pasukan Yaman akan mengambil kesempatan dari posisi geografis, dan bergerak maju jauh ke wilayah Arab Saudi untuk menargetkan pemerintahnya, terang Mokhtar.

BACA :  Jamaah Haji Indonesia yang Syahid dalam Tragedi Mina 41 Orang

Masuk ke wilayah Arab Saudi adalah kemungkinan nyata, tambahnya, dan pasukan Ansarullah sudah melakukan operasi tersebut.

Mokhtar kemudian menjelaskan bahwa pasukan Ansarullah saat ini sudah memasuki 15 kilometer ke dalam wilayah Arab Saudi, di satu daerah dengan luas 220 kilometer dan menguasai basis Arab Saudi yang digunakan untuk menyerang provinsi Yaman, Saada.

“Ansarullah memiliki 50.000 pejuang yang tersembunyi dan belum digunakan untuk aksi militer”, tegasnya.

BACA :  Tragedi Mina Salah Siapa Kalau Bukan Salah Arab Saudi ?

Dan mereka akan dipanggil untuk serangan darat jika diperlukan untuk melawan Arab Saudi, tambah Mokhtar lagi.

Sejak 26 Maret, Arab Saudi dan beberapa sekutu Arab, termasuk UEA, melancarkan serangan udara mematikan di Yaman, membunuh warga sipil, anak-anak, wanita dan warga lanjut usia dan, juga menghacurkan pemukiman warga dan gedung-gedung di negara miskin itu.

Menurut Kementerian Kesehatan Yaman, jumlah korban tewas akibat serangan Arab Saudi, sejauh ini telah mencapai 7.000 orang, termasuk ratusan perempuan dan anak-anak.  (AL/Sfa/tasnim)

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker