Cerita Lucu

Panglima TNI Menolak Dipanggil Presiden

Dalam percakapan beberapa waktu lalu, Panglima TNI menyampaikan kembali keberatannya dipanggil Presiden.

Menurut informasi terakhir yang beredar, disebutkan bahwa Panglima TNI menolak dipanggil Presiden. Dalam suhu politik yang akhir-akhir ini sedang memanas, maka penolakan Panglima TNI atas panggilan Presiden tersebut menimbulkan multi tafsir.

Penolakan Panglima TNI atas panggilan Presiden makin menegangkan. Suhu politik dikhawatirkan mencapai titik tertinggi tidak lama lagi. Seperti dikatakan oleh Ketum PBNU, KH Said Aqil Sirodj, bahwa setahun lagi, yaitu tahun 2018 – 2019 menjadi tahun politik. Apakah penolakan Panglima TNI atas panggilan Presiden ada kaitannya dengan tahun politik 2018 – 2019 ?

BACA :  LOGIKA TAHLIL BOLEH, TAHLILAN TIDAK BOLEH

Dalam perbincangan beberapa waktu lalu, Panglima TNI kembali menyampaikan keberatannya dipanggil Presiden.

banner gif 160 600 b - Panglima TNI Menolak Dipanggil Presiden

“Apakah ini artinya Anda sedang merencanakan tindakan makar, dengan tidak mau dipanggil Presiden, Jenderal?” Tanya wartawan dari berbagai media yang mewawancarai Panglima TNI di kediamannya.

Panglima TNI terlihat menarik nafas panjang mendengar pertanyaan itu. Pandangan matanya diarahkan ke satu titik maya di depan sebelum akhirnya menjawab pertanyaan wartawan dalam satu helaan nafas.

BACA :  Kisah Santri Klasik, Minta Handuk Tapi Dikasih Telor

“Oh, bukan begitu. Saya ini kan Panglima, bukan Presiden. Makanya saya menolak di panggil “Presiden”. Panggil saya “Panglima” saja ya. Jangan Presiden, itu tidak tepat!” tegasnya.

He he he…. [guyon poltik].

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker