Berita Indonesia

Panglima TNI Hadiri Hari Santri Bersama Pasukan Elit TNI

Panglima TNI Menghadiri Kirab Hari Santri Bersama Pasukan Elit TNI

Setelah memberikan sambutan, Panglima TNI Gatot Nurmantyo langsung meninggalkan acara menuju ke masjid Istiqlal untuk acara penetapan Hari Santri bersama presiden Joko Widodo.

Panglima TNI Menghadiri Kirab Santri Bersama Pasukan Elit TNI

Islam-Institute, Jakarta – Hari Santri perdana kali ini mendapat sambutan luar biasa dari pejabat pemerintahan RI. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menghadiri Kirab Hari Santri Nasional di Tugu Proklamasi dengan membawa pasukan elit TNI seperti Kostrad, dan Kopasus lengkap dengan persenjataan.

Dalam sambutanya, beliau menyampaikan bahwa semua pihak yang ikut berjuang untuk kemerdekaan Indonesia adalah ‘bapak kandung’ TNI. Termasuk di dalamnya para ulama dan Kiai. Semasa awal-awal munculnya TNI sekitar 60 Pimpinan TNI, 20 diantaranya adalah seorang Kiai NU.

“Perjuangan bangsa sejak proklamasi kemerdekaan bukan hanya TNI tapi semua komponen bangsa termasuk para ulama. Setelah merdeka baru TNI lahir. Semua yang memerdekakan Indonesia adalah bapak kandung TNI. TNI yang waktu itu dipimpin oleh panglima Sudirman juga seorang Kiai yang sangat taat beragama, sehingga panglima Sudirman ditakuti oleh Belanda,” kata panglima TNI Gatot di acara Kirab Hari Santri Nasional yang digelar di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2015).

banner gif 160 600 b - Panglima TNI Hadiri Hari Santri Bersama Pasukan Elit TNI

Panglima TNI Gatot Nurmantyo dalam sambutannya juga bercerita tentang Panglima Sudirman yang selalu selamat atas pengepungan pasukan Belanda. suatu ketika Panglima Sudirman ditanya oleh sahabatnya “jimat apa yang anda punya wahai panglima sehingga engkau selalu selamat dari kepungan pasukan belanda”

Panglima menjawab. saya punya 3 jimat/amalan yaitu. 1. saya tidak pernah meninggal wudhu 2. saya selalu sholat tepat waktu dan ke 3. saya selalu ikhlas dalam berjuang untuk negara Indonesia. demikian kata Panglima sudirman kepada sahabatnya.

“Saya menyampaikan rasa hormat, apresiasi tinggi para santri, generasi muda yang dengan teguh komitmen cinta pada pahlawan, salah satunya resolusi jihad Tugu Surabaya,” ujarnya.

“Tanpa resolusi jihad tak ada perlawanan heroik. Resolusi Jihad tak pernah dicabut, KH Hasyim Asyari mempunyai resolusi jihad visioner, sehingga tetap rtelevan dengan konteks yang berbeda (dengan sekarang),” kata panglima TNI.

Setelah memberikan sambutan, Panglima TNI Gatot nurmantyo langsung meninggalkan acara menuju ke masjid Istiqlal untuk acara penetapan Hari Santri bersama presiden Joko Widodo. (AL/MFA)

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker