Berita Suriah

Oposisi Suriah Dukungan AS Penggal Kepala Bocah Pengungsi Palestina

SURIAH TERKINI– Oposisi Suriah Dukungan AS penggal kepala bocah pengungsi Palestina. Sebuah video yang baru-baru ini diposting online di You Tube menunjukkan teroris dari oposisi Suriah dukungan AS di Suriah secara brutal menyembelih seorang anak kecil, bocah pengungsi Palestina berusia 12 tahun.

Rekaman penggal kepala bocah 12 tahun yang beredar di media sosial pada hari Selasa, menunjukkan anggota dari ekstrimis Nureddin al-Zenki kelompok militan yang disebut “oposisi suriah dukungan AS“, memenggal kepala seorang anak kecil dengan pisau di jalanan umum di daerah yang dikuasai oposisi di Aleppo.

Sebelum dibunuh, anak berbadan kurus dan berwajah pucat itu diperlihatkan di bagian belakang sebuah truk, diejek oleh militan teroris dari oposisi Suriah dukungan AS tersebut, dengan menuduhnya sebagai anggota Brigade al-Quds, sayap bersenjata perlawanan Palestina Jihad Islam, yang berjuang bersama pasukan pemerintah Suriah.

Namun, kelompok Palestina mengeluarkan pernyataan yang menyangkal bahwa anak itu bukan anggota Brigade al-Quds, melainkan mengidentifikasinya sebagai pengungsi Palestina yang berumur 12 tahun.

Penduduk lokal di daerah Aleppo yang dikuasai militan itu mengecam penyembelihan itu, dengan mengatakan hal itu menodai citra oposisi Suriah dukuingan AS.

BACA :  3 Negara Ini Bertanggung Jawab atas Nasib Rakyat Suriah

“Bagaimana mereka bisa menyembelih anak seperti ini?” ujar Bassel Zein, seorang tukang cukur di al-Kalasseh, daerah yang dikuasai oposisi di Aleppo, dan menambahkan, “Dia diperlakukan dengan cara yang adil” dan mungkin dipertukarkan dalam pertukaran tawanan, kalau demikian “bukan tindakan keji ini.”

Imam masjid Aleppo, Mohamed Badawi juga menyatakan eksekusi semena-mena tanpa pengadilan dilarang dalam agama suci Islam, sebagai pekerjaan penjahat.

Kelompok Nureddin al-Zenki adalah kelompok militan dari oposisi Suriah dukungan AS, yang sebagian besar berbasis di provinsi Aleppo. Mereka telah menerima dukungan militer berupa persenjataan yang disalurkan melalui Turki, termasuk rudal anti-tank buatan AS.

Lihat video pemenggalan kepala bocah pengungsi Palestina berisia 12 tahun : https://www.youtube.com/watch?v=X5NOvdgab4I

Awal bulan ini, Amnesty International mengatakan kelompok militan itu yang dikatakan sebagai “oposisi” melakukan kejahatan perang dan pelanggaran hukum internasional lainnya.

Suriah telah dicengkeram oleh militansi yang didukung Barat dan sekutu regionalnya sejak Maret 2011.

BACA :  Rudal Jelajah Rusia ke Basis ISIS Bikin Pejabat AS Kagum

Unsur-unsur teroris di Suriah telah mengalami kemunduran besar selama beberapa bulan terakhir, setelah tentara Suriah berhasil membebaskan sejumlah daerah dari cengkeraman kelompok-kelompok teroris ekstrim.

banner gif 160 600 b - Oposisi Suriah Dukungan AS Penggal Kepala Bocah Pengungsi Palestina

 

Oposisi Suriah Dukungan AS Diancam Tidak Mendapat Bantuan Pasca Eksekusi Sadis Bocah 12 Tahun

 

palestinian boy - Oposisi Suriah Dukungan AS Penggal Kepala Bocah Pengungsi Palestina
Oposisi Suriah dukungan AS lakukan pembunuhan sadis dengan memenggal kepala bocah Palestian berusia 12 tahun.

 

WASHINGTON DC – Bantuan dan persenjataan untuk masa depan Oposisi Suriah dukungan AS tampaknya mulai terancam setelah muncul berita pembunuhan sadis terhadap anak kecil Palestina. diberitakan bahwa kelompok pemberontak “moderat” (dalam tanda kutip) terkemuka dan merupakan kelompok pemberontak dukungan Amerika Serikat di Suriah, telah memenggal kepala seorang anak Palestina berusia 12 tahun, Abdallah Issa, di kamp Handarat di Aleppo utara kemarin.

Nour al-Din al-Zinki, faksi moderat disebut-sebut sebagai pihak Oposisi Suriah dukungan AS, diyakini telah melakukan pemenggalan kepala bocah Palestina tersebut.

Departemen Luar Negeri AS berjanji akan memberi “konsekuensi berat” terhadap kelompok oposisi Suriah dukungan AS tersebut jika video mengerikan itu ternyata asli.

BACA :  Pengalihan Fakta ISIS dengan Dokumen Pembentukan ISIS

“Jika kita dapat membuktikan memang itulah yang terjadi dan kelompok ini (al-Zinki : kelompok oposisi Suriah dukungan AS) terlibat di dalamnya, hal itu akan membuat kami memberi penangguhan bantuan atau hingga jelas mengenai keterlibatan lebih lanjut,” ungkap pejabat AS Mark Toner kepada wartawan pada konferensi pers hari Rabu (20/07) kemarin.

“Saya tidak bisa mengatakan seperti apa konsekuensi ini nantinya, tapi ini pasti akan memberikan jeda dan kami akan mempertimbangkan kembali afiliasi atau kerja sama apa pun dengan kelompok ini,” ia menegaskan.

Akhir-akhir ini, Tentara Arab Suriah (SAA) telah menguasai di sekitar wilayah yang dikuasai pemberontak dan sudah mengarah ke kota Aleppo – dengan demikian, pemenggalan kepala yang dilakukan oleh kelompok oposisi Suriah dukungan AS tersebut bisa dilihat sebagai tanda putus asa sebelum pengepungan full-blown Aleppo yang dikuasai pemberontak.

Semoga Suriah segera mendapatkan kembali kedamaian seperti sebelum terjadinya krisis sejak 2011, dan tentara Suriah mampu mengatasi kejahatan Oposisi Suriah dukungan AS. (al/arn/sn/tc) 

 

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker