Kesehatan

Obat Keropos Tulang dari Jamur Tiram Diteliti Mahasiswa UGM

Yogyakarta – Obat keropos tulang dari jamur tiram sedang diteliti Mahasiswa UGM. Jamur tiram yang biasa dimasak sebagai sayuran ternyata jika diekstrak bisa menjadi obat untuk mencegah penyakit osteoporosis atau keropos tulang. Lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada meneliti jamur bernama Pleurotos ostreatus itu karena mengandung lovastatin yang dapat menghambat proses pembentukan osteoklas serta meningkatkan diferensiasi osteoblas.

“Sifatnya mencegah proses osteoklasgenesis,” kata Yana Bintoro Priyambodo, salah satu mahasiswa peneliti jamur tiram untuk Obat keropos tulang, Jumat, 29 Juli 2016.

Osteoblas merupakan sel mononucleated (nukleus tunggal) kecil, yaitu sel untuk pembentukan tulang. Selain itu, sel-sel tersebut penting untuk pemeliharaan, pertumbuhan, dan perbaikan tulang. Sedangkan osteoklas merupakan sel mitokondria berlimpah serta sejumlah besar vakuola dan lisosom.

 

Osteoporosis merupakan penyakit yang disebabkan reduksi massa tulang sehingga berisiko patah tulang. Penyakit ini terjadi karena kecepatan resorpsi tulang yang lebih cepat daripada pembangunan kalsium pada tulang. Untuk mencari obat keropos tulang, mahasiwa UGM kini sedang meneliti Obat keropos tulang dari jamur tiram.

Selama ini, kata dia, untuk mengurangi proses resorpsi (pemecahan) tulang, digunakan obat sintetik. Namun obat kimia ini mempunyai banyak efek samping. “Maka bisa dimanfaatkan obat dengan bahan alami karena lebih aman, efektif, dan efisien,” ujarnya optimis penelitiannya untuk menemukan obat keropos tulang dari jamur tiram.

BACA JUGA:  Cara Alami Turunkan Berat Badan dengan Makanan Manis

Menurut Rien Larasati Arini, peneliti jamur tiram lainnya, kemampuan penghambatan osteoklagenesis diamati melalui penghambatan pertumbuhan sel RAW264 yang diberi induksi ODF (osteoclast differensiation factor). Untuk melihat aktivitas osteoklagenesis, digunakan metode tartrate-resistant acid phosphatase staining.

“Interaksi ikatan antara lavostatin dan ras/P13K/GGPP dapat diketahui melalui molecular docking,” tutur Yana Bintoro Priyambodo.

Temuan ini, menurut Rien, bisa menambah referensi obat alami nonkimia untuk pencegahan keropos tulang. Memang masih ada langkah lain untuk uji klinis obat temuan lima mahasiswa ini. Namun obat tersebut diharapkan bisa menjadi obat alami bagi para penderita tulang rapuh.

BACA JUGA:  Ulama Afganistan: Mayoritas Rakyat Afganistan Cinta Damai

Selain Yana dan Rien adalah Aida Fathia, ada juga Devyanto Hadi Triutomo dan Asri Mega Putri Mahasiswa yang ikut meneliti jamur tiram untuk obat keropos tulang ini. Semuanya merupakan mahasiswa Fakultas Farmasi UGM (Universitas Gadjah Mada) angkatan 2012, 2013, dan 2014.

Demikian laporan Republika Online tentang Penelitian Mahasiswa UGM terhadap manfaat jamur tiram untuk obat keropos tulang.

 

 

Tags

Artikel Terkait :

loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker